BREAKING NEWS

Selasa, 25 Februari 2025

Kuota Guru 2025 di Barito Kuala 228, Lulut : Masih Banyak Formasi yang Tidak Terpenuhi

MARABAHAN- Kepala Dinas Pendidikan Barito Kuala, Aris Saputra, melalui Sekretarisnya Lulut Widiyanto Putro, mengungkapkan, bahwa kuota guru untuk tahun 2025, baik guru kelas maupun guru mata pelajaran berjumlah 228 orang.

Menurutnya, pada tahap pertama seleksi, banyak formasi yang tidak terpenuhi akibat berbagai persyaratan yang tidak bisa dipenuhi oleh para pelamar. 

"Salah satu kendalanya adalah guru yang mengajar di sekolah swasta tidak diperbolehkan mengikuti seleksi, dan hanya guru yang mengajar di sekolah negeri saja. Dan aturan ini memang berasal dari pusat," terang Lulut Widiyanto Putro saat diwawancarai awak media ini di ruang kerjanya, Selasa (25/2/2025). 

Lulut menyebut, bahwa pada tahap pertama seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hanya sekitar 70 orang yang dinyatakan lulus dari total kuota 228 orang. 

"Kekurangan ini terjadi karena hanya guru yang terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) 2022 yang memenuhi syarat," sebutnya. 

Lulut menambahkan, bahwa pada tahap kedua seleksi kemungkinan besar formasi tetap tidak terpenuhi, mengingat jumlah guru yang memenuhi syarat yakni, telah mengajar selama dua tahun di sekolah negeri, semakin berkurang. Sedangkan jumlah guru yang pensiun atau meninggal dunia justru bertambah tahun 2025 ini.

"Sehingga formasi guru akan tetap kurang, kecuali pada beberapa mata pelajaran tertentu seperti IPA dan Bahasa Inggris yang memang sudah terpenuhi," ungkapnya. 

Lulut mengatakan, bahwa kekurangan guru masih terjadi di mata pelajaran olahraga.

"Untuk itu, kita masih membutuhkan lebih banyak tenaga pengajar pada bidang olahraga," katanya. 

Lulut berharap, agar para guru yang telah lulus segera mendapatkan SK dan bagi mereka yang akan mengikuti tes dapat berhasil lulus. 

Dalam kesempatan itu, Lulut juga menyampaikan kabar baik terkait adanya kebijakan baru dari Menteri Pendidikan, yang mana guru yang kelebihan di sekolah negeri dapat ditempatkan di sekolah swasta. 

"Dengan demikian, peluang bagi guru swasta untuk mengikuti seleksi semakin terbuka di masa mendatang," demikian Lulut. (sal/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes