Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan akan terus bersinergi dengan para wartawan yang tergabung dalam press room DPRD Provinsi Kalsel. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu mengajak para wartawan press room DPRD Kalsel melakukan study komparasi ke sekretariat DPRD Provinsi Bali,
Senin ( 14/10).
Kabag Rumah Tangga &
Tata Usaha Kehumasan
Sekretariat DPRD Provinsi
Kalsel. Riduansyah, mengatakan bahwa kunjungan ke Pulau Dewata atau studi banding ini, bertujuan untuk menimba ilmu pengetahuan terkait kebijakan wisata yang diterapkan oleh DPRD Bali, sekaligus komunikasi dengan mitra kerja kepada awak media setempat.
Tentunya setiap perjalanan dinas selalu ada laporan, kalau bagus diterapkan di Kalsel. Sekwan menyampaikan ke Sekda apakah dapat ditindak lanjuti karena Paman Birin ingin gencar mengembangkan pariwisata di Kalimantan Selatan ini.
Kunjungan Sekretariat DPRD Kalsel ke Bali sebanyak 31 orang, 19 diantaranya adalah wartawan
press room DPRD, baik media cetak, elektronik maupun online dan selebihnya staf sekretariat
DPRD, dipimpin sebagai ketua rombongan Kabag Rumah Tangga & Tata Usaha Kehumasan
Sekretariat DPRD Kalsel Riduansyah.
“Memang selama ini tugas kami sangat terbantu, dengan kehadiran para wartawan press room DPRD Kalsel, mereka-mereka memberitakan setiap ada kegiatan di dewan. Selain kami mendapat dukungan para wartawan, juga banyak mendapat masukan serta kritikan yang sifatnya membangun,” ungkapnya.
Kedatangan rombongan sekretariat DPRD Kalsel beserta awak media di sekretariat DPRD Provinsi Bali, disambut Kasubag TU Kepegawaian Humas dan Protokol DPRD Bali I Kadek Putra Suantara
ini merupakan wujud silaturrahmi antara sekretariat dewan dan antara wartawan yang tergabung
dalam press room.
I Kadek Putra Suantara, menjelaskan di Provinsi Bali tak beda dengan Kalsel, juga melayani
55 oanggota dewan secara tepologi, begitu pula peran media massa sangat penting dalam menunjang kinerja kedewanan dalam menyampaikan informasi ke publik sebagai perpanjangan.
“Keberadaan wartawan dari berbagai media setempat ini, sangat dibutuhkan sekali oleh sekretariat dewan setempat.
Mengenai pariwisata ucap Kadek, kesadaran masyarakat di Bali akan potensi wisata sangatlah
tinggi dengan mendukung penuh dalam tata kelola serta di topang pemerintah daerah,”Ucapnya
.
Dia juga menambahkan untuk kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali masih didominasi sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor
(BBNKB) ditambah sektor Pariwisata.
“Sedangkan kepariwisataan di Bali menurut Kadek, identik dengan kebudayaannya , seperti membuat
desa adat yang terikat secara emosional atau kultural maupun tempat atau monumen persembahyangan serta Pantai Kute yang mendunia,”Pungkasnya.
(bn/jp)