BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Minggu, 28 Juni 2026

Festival Bamboo Rafting Loksado Resmi Masuk KEN 2026, Gubernur Kalsel : Perkuat Daya Tarik Wisata Nasional

KANDANGAN- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, membuka Festival Bamboo Rafting Loksado 2026 di Alam Roh 7, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Minggu (28/6/2026). Pembukaan festival menjadi momentum penting setelah ajang tersebut resmi masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, kalender pariwisata nasional yang disusun Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Peresmian itu ditandai dengan penyerahan Piagam KEN 2026 kepada Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor. Festival Bamboo Rafting Loksado menjadi satu dari tiga agenda unggulan Kalimantan Selatan yang terpilih dalam KEN 2026.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh adat, pelaku usaha pariwisata, serta masyarakat.

Selain pembukaan festival, pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan stimulan, meliputi paket sembako bagi kader PKK dan pendidik PAUD, perlengkapan sekolah untuk siswa kurang mampu dan penyandang disabilitas, serta bantuan rehabilitasi sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Bupati HSS, H Syafrudin Noor, mengatakan masuknya Festival Bamboo Rafting Loksado ke dalam KEN 2026 merupakan pengakuan atas potensi pariwisata daerah sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan sektor wisata yang berkelanjutan.

"Loksado dianugerahi alam yang luar biasa dan kini diakui sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark Meratus. Tugas kita bersama adalah menjaga kelestarian ini. Kami berharap pariwisata HSS terus berkembang, memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat tanpa kehilangan jati diri budayanya," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam menjaga kelestarian alam, budaya, dan tradisi masyarakat Loksado. Menurutnya, kawasan wisata Loksado telah berkembang menjadi salah satu ikon pariwisata Kalimantan Selatan yang dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Sebagai puncak acara, lebih dari 100 rakit bambu diberangkatkan menyusuri Sungai Loksado. Gubernur bersama Bupati HSS dan jajaran juga turut mengikuti pengarungan menggunakan rakit bambu sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan wisata berbasis alam sekaligus memastikan pelaksanaan festival berlangsung aman dan lancar.

Masuknya Festival Bamboo Rafting Loksado dalam Kharisma Event Nusantara 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Loksado sebagai destinasi wisata unggulan Kalimantan Selatan. Status tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkenalkan kekayaan budaya dan keindahan alam Hulu Sungai Selatan ke tingkat nasional maupun internasional. (ari/jp).

Bhabinkamtibmas Desa Tuyau Patroli dan Cek Embung, Pastikan Wilayah Bebas Titik Panas Karhutla

TAMIANG LAYANG- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Tuyau, patroli terpadu, pengecekan embung, serta sosialisasi kepada masyarakat digelar untuk mengantisipasi munculnya titik api di wilayah Desa Tuyau, Kecamatan Pematang Karau, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan dipimpin Bhabinkamtibmas Desa Tuyau, Brigpol Yunus Ardianto, yang terlebih dahulu mengikuti Apel Siaga Karhutla Masyarakat Peduli Api se-Kalimantan Tengah di Posko Relawan Darul Wustha Desa Tuyau.

Usai apel, Brigpol Yunus bersama unsur terkait melaksanakan patroli ke sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi karhutla. Patroli dilakukan untuk memantau kondisi lapangan sekaligus memastikan tidak terdapat titik panas (hotspot) maupun indikasi kebakaran.

Selain menyisir kawasan rawan, petugas juga mengecek kondisi embung dan saluran irigasi sebagai sumber pasokan air yang dapat dimanfaatkan apabila terjadi kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut berkoordinasi dengan warga terkait potensi munculnya titik panas serta memberikan edukasi mengenai bahaya karhutla. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secara cepat.

Dari hasil patroli, tidak ditemukan titik panas maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Tuyau. Situasi kamtibmas selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, mengatakan pencegahan menjadi langkah utama dalam mengendalikan karhutla sehingga Polri terus mengedepankan patroli rutin, sosialisasi, dan kolaborasi dengan masyarakat.

"Kami mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan dalam pencegahan karhutla melalui patroli rutin, pengecekan sarana pendukung, serta edukasi kepada masyarakat. Partisipasi aktif warga sangat penting untuk mendeteksi dini potensi kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat. Hasil patroli menunjukkan tidak ditemukan titik panas di Desa Tuyau dan situasi tetap aman serta kondusif. Sinergi ini akan terus kami perkuat demi melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat," ujar IPDA Rikardo. (zi/jp). 

Kapolres Bartim Buka Turnamen Burung Berkicau Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Peserta Ramaikan Lomba

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, secara resmi membuka Turnamen Lomba Burung Berkicau dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Gantang Sadewa BC, Tamiang Layang, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.

Pembukaan turnamen dihadiri Wakapolres Barito Timur, para pejabat utama Polres Bartim, Kapolsek Dusun Timur, panitia penyelenggara, serta komunitas pecinta burung berkicau. Acara ditandai dengan pelepasan simbolis sebagai tanda dimulainya perlombaan.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan turnamen tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menjadikan Hari Bhayangkara sebagai momentum mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Lomba burung berkicau bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah memperkuat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Kapolres.

Perlombaan dipimpin juri profesional Rajawali dari Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, yang berpengalaman menangani berbagai kejuaraan burung berkicau tingkat regional maupun nasional.

Panitia mempertandingkan sejumlah kelas, antara lain Kelas Bhayangkara, Executive, Sadewa, Bintang, Favorit, Sejati, dan Komunitas, dengan kategori Murai Borneo serta Cucak Hijau. Selain memperebutkan gelar juara di setiap kelas, peserta juga bersaing meraih predikat Juara Club, Juara Single Fighter, dan Juara Burung Terbaik.

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia menyediakan berbagai doorprize, dengan hadiah utama berupa satu unit kulkas, satu unit mesin cuci, sangkar burung, serta hadiah menarik lainnya.

Turnamen berlangsung tertib dan sportif. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi bagi komunitas pecinta burung berkicau sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Barito Timur.

Kapolres mengapresiasi seluruh peserta, panitia, juri, dan komunitas burung berkicau yang telah berpartisipasi menyukseskan turnamen. 

Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai media mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat. (zi/jp). 

Bupati Barito Utara Berbaur Bersama Ribuan Masyarakat Jalan Sehat HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi untuk Masyarakat

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, turut berbaur bersama ribuan masyarakat dalam kegiatan senam bersama dan jalan sehat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Bundaran Buah Muara Teweh, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" itu berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto. Seluruh peserta berjalan bersama masyarakat sepanjang rute yang telah ditentukan sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah, Polri, dan warga.

Bupati H Shalahuddin menyampaikan, bahwa peringatan HUT Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada Polri atas pengabdiannya kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ajang memperkuat sinergi seluruh elemen daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan.

"Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting dalam membangun Barito Utara yang aman, harmonis, dan sejahtera. Pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan Polri dan seluruh elemen masyarakat demi mendukung pembangunan daerah," ujar H Shalahuddin. 

Suasana semakin semarak dengan penampilan grup musik The Virgin yang menghibur ribuan peserta. Selain itu, panitia juga membagikan berbagai doorprize dengan hadiah utama enam unit sepeda motor, serta hadiah menarik lainnya seperti sepeda gunung, televisi LED, kulkas, kipas angin, dan puluhan hadiah hiburan.

Antusiasme masyarakat yang memadati Bundaran Buah menunjukkan tingginya dukungan terhadap kegiatan yang mengedepankan semangat persatuan, kesehatan, dan kebersamaan tersebut. 

Momentum HUT Bhayangkara ke-80 pun menjadi bukti eratnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang aman, nyaman, dan semakin maju. (emca/jp). 

Polres Batola Pererat Kebersamaan Lewat Jalan Santai dan Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

MARABAHAN- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai halaman Markas Polres Barito Kuala (Batola), Minggu (28/6/2026), saat jajaran kepolisian bersama keluarga besar Bhayangkari mengikuti kegiatan jalan santai dan olahraga bersama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat soliditas, memperkuat silaturahmi, serta membangun kebersamaan di lingkungan Polres Barito Kuala.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Barito Kuala, AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Barito Kuala Ny. Elok Anib, para Pejabat Utama Polres Batola, seluruh personel, anggota Bhayangkari, serta keluarga besar Polres Barito Kuala.

Rangkaian acara diawali dengan jalan santai dan senam bersama yang diikuti ratusan peserta dengan penuh antusias. Suasana semakin meriah saat berbagai perlombaan digelar dan melibatkan seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak hingga para pejabat kepolisian.

Adapun perlombaan yang diselenggarakan antara lain lomba mewarnai untuk anak-anak, lomba makan kerupuk yang diikuti para Kapolsek, pejabat utama, anggota Bhayangkari, dan anak-anak, lomba memasukkan pensil ke dalam botol, serta berbagai hiburan yang mengundang gelak tawa dan keceriaan peserta.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba. Kemeriahan acara juga semakin lengkap dengan pembagian doorprize yang disambut antusias oleh peserta. Berbagai hadiah menarik disiapkan, di antaranya sepeda listrik, televisi, kulkas, serta hadiah hiburan lainnya.

Kapolres Barito Kuala, AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum kebersamaan yang sengaja digelar untuk mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polres Barito Kuala.

"Ini adalah acara dari kita untuk kita. Mari kita laksanakan dengan bahagia, penuh kegembiraan, dan dinikmati bersama. Harapannya silaturahmi di antara kita semakin erat. Momen seperti ini sangat jarang ditemukan karena kita bisa berkumpul, bercanda, dan tertawa bersama, baik personel yang bertugas di Polres maupun di Polsek," ujar Kapolres. 

Kapolres berharap kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat solidaritas dan menjadi energi positif bagi seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di akhir kegiatan, Kapolres juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh personel Polri. 

Ia berharap, semangat pengabdian yang diusung pada peringatan tahun ini semakin memperkuat komitmen Polri untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, humanis, serta semakin dicintai masyarakat.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Barito Kuala ingin menunjukkan bahwa kekompakan dan keharmonisan keluarga besar kepolisian merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang Presisi. (hru/jp).

Ketua KPPS Pilkades Desa Pematang Limau 2026 Resmi Dilantik, Bhabinkamtibmas Pastikan Tahapan Berjalan Aman

KUALA PEMBUANG- Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Pematang Limau resmi melantik Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebagai bagian dari tahapan persiapan Pilkades Serentak Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Pematang Limau, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Minggu (28/6/2026).

Pelantikan dihadiri Sekretaris Desa Pematang Limau Kamarudin, Ketua Panitia Pilkades Akhmad Roni Fadianur beserta anggota, Wakil Ketua Desa Pematang Limau Wahyunita, para Ketua RT dan RW, serta Ketua KPPS dari setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Pematang Limau.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Pematang Limau, Brigpol Yohanes Werren, turut melakukan pendampingan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Pelantikan Ketua KPPS menjadi salah satu tahapan penting dalam penyelenggaraan Pilkades Serentak Tahun 2026. 

Keberadaan KPPS diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, netral, dan bertanggung jawab demi mewujudkan proses pemungutan suara yang jujur, adil, serta demokratis. (gan/jp). 

Kafilah Barito Timur Raih Sejumlah Prestasi pada Ajang MTQ KORPRI VIII Tingkat Kalteng

TAMIANG LAYANG- Kafilah Kabupaten Barito Timur berhasil menorehkan sejumlah prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, pada 23–28 Juni 2026. Prestasi tersebut diraih dari berbagai cabang lomba yang diikuti para peserta.

Pada cabang Tartil Putra, Edy Sugara berhasil meraih Juara Harapan I. Sementara itu, pada cabang Hafalan Surah Al-Baqarah Putri, Ismawardah berhasil meraih Juara I. Di cabang Hafalan Surah An-Nisa Putra, H Ahmad Fauzi berhasil membawa pulang gelar Juara III.

Prestasi lainnya diraih Rusdiana yang tampil sebagai Juara I pada cabang Hafalan Tujuh Surah Pilihan Putri. Adapun pada cabang Hafalan Hadits Putra, Abdi Muhaimin berhasil meraih Juara II, menambah perolehan prestasi bagi kafilah Barito Timur.

Ketua Kafilah Kabupaten Barito Timur, Amrullah, mengapresiasi perjuangan seluruh peserta yang telah tampil maksimal selama mengikuti MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari persiapan, latihan, dan kerja keras yang dilakukan para peserta.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan persiapan menghadapi MTQ KORPRI pada masa mendatang.

"Kalau persiapan baik, Insya Allah hasilnya pun juga baik," ujarnya, Sabtu (28/6/2026) siang. 

MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah menjadi ajang pembinaan mental dan spiritual bagi aparatur sipil negara (ASN), sekaligus mempererat silaturahmi antarkafilah KORPRI dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Ajang ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas tilawah, hafalan Al-Qur'an, dan pemahaman hadis di kalangan anggota KORPRI. (zi/jp). 

Sabtu, 27 Juni 2026

Bupati HSS Buka Festival Mahumbal 2026, Angkat Budaya Dayak Meratus dan Pariwisata Loksado

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor, resmi membuka Festival Mahumbal 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Bamboo Rafting 2026 di Alam Roh 7, Desa Loklahung, Kecamatan Loksado, Sabtu (27/6/2026).

Festival Mahumbal 2026 merupakan salah satu agenda yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sekaligus menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata unggulan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dalam pembukaan festival, Bupati didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten HSS Drs. H Muhammad Noor, M.AP., Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten HSS Hj Elyani Yustiska M. Noor, Kepala Kantor Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Selatan, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan, jajaran kepala organisasi perangkat daerah, Camat Loksado, kepala desa se-Kecamatan Loksado, serta ratusan warga dan wisatawan.

Festival yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten HSS itu menampilkan beragam seni pertunjukan, budaya, dan tradisi khas masyarakat Dayak Meratus. Berbagai atraksi budaya tersebut menjadi daya tarik utama untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas sekaligus meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan Loksado.

Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menilai Festival Mahumbal tidak hanya menjadi ruang pelestarian adat dan budaya masyarakat Loksado, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

Melalui penyelenggaraan festival ini, ia berharap promosi destinasi wisata HSS semakin luas hingga tingkat nasional. Peningkatan kunjungan wisatawan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor jasa pariwisata.

H Syafrudin Noor juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pengembangan pariwisata yang berdaya saing, berkelanjutan, serta menjadi identitas dan kebanggaan Bumi Rakat Mufakat. (ari/jp). 

Pastikan Kesiapan Batara Expo dan Hari Jadi ke-76, Bupati Barito Utara Tinjau Lokasi Sembari Gowes Pagi

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, memimpin langsung peninjauan kesiapan infrastruktur dan fasilitas menjelang gelaran akbar Batara Expo 2026 dan Upacara Peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara, Sabtu (27/6/2026). 

Uniknya, kegiatan pemantauan lapangan ini dilakukan oleh bupati bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah sembari melaksanakan gowes pagi bersama, guna memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai target.

​Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk menyukseskan dua agenda besar daerah tersebut. Dengan bersepeda, rombongan dapat dengan mudah mengakses dan melihat langsung detail kondisi di lapangan, sekaligus berinteraksi dengan para petugas yang sedang mempersiapkan sarana dan prasarana di lokasi acara.

​Titik pertama yang menjadi fokus peninjauan adalah kawasan eks Bandara Beringin Muara Teweh, yang tahun ini diproyeksikan sebagai pusat pelaksanaan Batara Expo 2026. Di lokasi ini, H Shalahuddin memeriksa secara saksama pemetaan stan pameran, kantong parkir, hingga aksesibilitas pengunjung agar jalannya pameran pembangunan tahunan tersebut dapat menampung antusiasme masyarakat dengan tertib.

​Setelah memastikan kesiapan di kawasan eks bandara, rombongan gowes bupati melanjutkan perjalanan menuju Arena Tiara Batara. Lokasi ini dijadwalkan akan menjadi pusat pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara. 

Peninjauan di arena ini difokuskan pada kesiapan panggung utama, tata letak barisan upacara, serta fasilitas pendukung kenyamanan para tamu undangan.

​Di sela-sela peninjauan, H Shalahuddin, menegaskan bahwa pengecekan secara langsung ini sangat penting untuk mengantisipasi dan meminimalisasi kendala teknis sekecil apa pun di hari pelaksanaan. 

Ia meminta seluruh panitia dan dinas terkait untuk saling bersinergi dan menjaga komunikasi demi kelancaran rangkaian acara yang dinantikan oleh seluruh masyarakat Barito Utara.

​Melalui persiapan yang matang dan pengawasan yang ketat ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimis seluruh rangkaian perayaan Hari Jadi ke-76 dan Batara Expo 2026 dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses. 

Agenda ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan dan seremonial semata, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian serta mempererat kebersamaan masyarakat di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. (emca/jp). 

HANI 2026, Ketua DPRD Barito Timur Serukan Perang Total Melawan Narkoba, Selamatkan Generasi Muda

TAMIANG LAYANG- Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat komitmen dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Ajakan itu disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati setiap 26 Juni.

HANI 2026 mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas". Menurut Nursulistio, peringatan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat edukasi, sosialisasi, dan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

"Kita sadar betul bahwa narkoba adalah ancaman yang sangat membahayakan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Karena itu, pengawasan, sosialisasi, edukasi, dan pencegahan merupakan tanggung jawab kita bersama," ujar Nursulistio kepada wartawan ini, Sabtu (27/6/2026).

Politisi Partai Golkar itu menegaskan, masa depan daerah dan bangsa berada di tangan generasi muda. Oleh sebab itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, serta keluarga untuk membentengi generasi muda dari bahaya narkoba.

Ia menilai keluarga memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mengawasi pergaulan anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

"Mari bersama-sama melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi agar tidak mendekati, apalagi terlibat penyalahgunaan narkoba. Peran orang tua sangat menentukan dalam mengawasi pergaulan anak-anak di lingkungannya," katanya.

Nursulistio juga mengingatkan dampak serius yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba. Selain berhadapan dengan proses hukum dan ancaman pidana, penyalahgunaan narkoba juga berdampak pada kerusakan fisik, mental, serta menimbulkan sanksi sosial bagi pelakunya.

"Narkoba adalah musuh masyarakat. Dampaknya sangat merusak, baik secara fisik maupun mental. Jangan sampai barang haram ini menyasar teman, kerabat, terlebih keluarga kita," tegasnya.

Ia berharap, peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam memberantas peredaran narkoba demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. (zi/jp). 

Bupati Barito Utara Saksikan Lomba Besei Kambe pada Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara menghadiri dan menyaksikan pelaksanaan Lomba Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan di kawasan Water Front City (WFC) Siring Muara Teweh, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melestarikan budaya dan tradisi lokal.

Salah satu atraksi yang menyita perhatian masyarakat adalah Lomba Besei Kambe. Perlombaan ini menampilkan kekayaan budaya daerah yang sarat dengan nilai-nilai tradisi, kebersamaan, serta semangat gotong royong yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Barito Utara.

Ratusan warga tampak memadati kawasan WFC Siring Muara Teweh untuk menyaksikan jalannya perlombaan. Antusiasme masyarakat dan para peserta mencerminkan tingginya kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan.

Bupati H Shalahuddin menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta serta dukungan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, festival budaya menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas daerah sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

"Kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam menjaga kelestarian budaya daerah. Saya berharap masyarakat, khususnya generasi muda, terus mencintai dan melestarikan tradisi yang menjadi identitas Kabupaten Barito Utara," ujar H Shalahuddin.

Melalui penyelenggaraan Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan, ia berharap berbagai tradisi dan kearifan lokal tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang. 

"Selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat rasa persatuan dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya daerah," tandasnya. (emca/jp). 

Bhabinkamtibmas Desa Bagok Perkuat Sinergi dengan Security dan Warga, Sosialisasikan Kamtibmas hingga Pencegahan Karhutla

TAMIANG LAYANG- Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif terus dilakukan jajaran Polsek Benua Lima. Salah satunya melalui kegiatan sambang yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Bagok, Bripka Mujiono, di Pos Security A5 PT DKP Jalur Hauling Road PT Adaro Site Taniran Pasar Panas, Desa Bagok RT. 01, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (27/6/2026).

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan kegiatan sambang dan sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif Polri untuk mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat dan petugas keamanan untuk terus bersinergi menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Mujiono menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada petugas keamanan dan warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan Desa Bagok.

Selain itu, masyarakat diberikan edukasi mengenai larangan membuka hutan dan lahan dengan cara dibakar sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama memasuki musim kemarau.

Bhabinkamtibmas juga mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tidak menyebarkan berita atau isu yang belum terverifikasi guna mencegah penyebaran hoaks.

Sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Bripka Mujiono turut menyosialisasikan layanan Call Center 110 Polres Barito Timur yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian maupun memperoleh bantuan kepolisian secara cepat dalam kondisi darurat.

Melalui kegiatan sambang tersebut, hubungan dan koordinasi antara Polri dengan masyarakat semakin erat. Warga diharapkan semakin aktif berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan, memahami pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya di media sosial, serta memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan kepada kepolisian. (zi/jp). 

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satresnarkoba Polres Kapuas Bersama Perpedayak Gelar Bakti Religi di Rumah Betang

KUALA KAPUAS- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas menggelar kegiatan Bakti Religi di kawasan cagar budaya Rumah Betang Menggatang Utus, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Sabtu (27/6/2026) pagi.

Kegiatan yang melibatkan organisasi masyarakat Pertahanan Pedalaman Dayak (Perpedayak) serta warga setempat tersebut diwujudkan melalui aksi gotong royong membersihkan halaman, fasilitas umum, dan seluruh area di dalam maupun di sekitar Rumah Betang sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, mengatakan Bakti Religi merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara sekaligus implementasi Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

"Kegiatan Bakti Religi ini bertujuan mempererat sinergitas antara Polri dan elemen masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian cagar budaya serta memperkuat kerukunan di wilayah hukum Polres Kapuas," ujar AKP Budi Utomo.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satresnarkoba, anggota Perpedayak, dan masyarakat bersama-sama menyapu halaman, memangkas rumput, serta membersihkan bagian dalam bangunan Rumah Betang agar tetap terawat dan nyaman digunakan.

Selain kerja bakti, Satresnarkoba Polres Kapuas juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket perlengkapan kebersihan kepada pengurus Rumah Betang Menggatang Utus sebagai dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan cagar budaya tersebut.

Melalui kegiatan ini, Polres Kapuas berharap sinergi antara Polri, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian bersama dalam melestarikan nilai-nilai budaya serta memperkokoh kerukunan antarwarga di Kabupaten Kapuas. (fah/jp). 

904 Rider Meriahkan Bhayangkara Trail Adventure HUT Bhayangkara ke-80 di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Sebanyak lebih dari 904 rider dari berbagai daerah di Pulau Kalimantan ambil bagian dalam Bhayangkara Trail Adventure yang digelar Polres Barito Timur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan dimulai dari kawasan Longkang dengan menempuh lintasan sepanjang sekitar 35 kilometer. Para peserta berasal dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri Asisten I Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Pejabat Utama (PJU) Polres Barito Timur, para Kapolsek jajaran, Danyon TP 924/Uria Mapas, serta ratusan peserta.

Dalam sambutannya AKBP Eddy Santoso, mengapresiasi antusiasme para rider yang hadir dan berharap kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus mempromosikan potensi wisata alam Kabupaten Barito Timur.

"Selamat datang kepada seluruh rider yang telah hadir dan berpartisipasi dalam Bhayangkara Trail Adventure. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkenalkan potensi alam Kabupaten Barito Timur," ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan selama melintasi rute yang telah disiapkan panitia.

"Tetap utamakan keselamatan, patuhi seluruh arahan panitia, dan ikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab agar berjalan aman, tertib, dan lancar," pesannya.

Eddy Santoso turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur atas dukungan dan sinergi yang diberikan sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Tumpeng dipotong oleh Kapolres Barito Timur dan diserahkan kepada Asisten I Pemerintah Kabupaten Barito Timur yang mewakili Bupati Barito Timur.

Suasana semakin semarak dengan pembagian doorprize kepada peserta. Panitia menyiapkan berbagai hadiah, mulai dari sepeda motor, sepeda listrik, sepeda gunung, hingga hadiah menarik lainnya yang disambut antusias para rider.

Melalui Bhayangkara Trail Adventure, Polres Barito Timur tidak hanya memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Kabupaten Barito Timur kepada peserta dari berbagai wilayah di Kalimantan. (zi/jp). 

Trail Adventure Hari Bhayangkara ke-80 Resmi Dibuka, Pemkab Bartim Dorong Sport Tourism

TAMIANG LAYANG- Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, secara resmi membuka ajang Trail Adventure "One Day Adventure Katac Lintas Batas" dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ini menjadi wujud sinergi antara Polri, Pemerintah Kabupaten Barito Timur, komunitas trail, dan berbagai elemen masyarakat menjelang puncak peringatan pada 1 Juli 2026.

Dalam sambutan tertulis Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu yang dibacakan Ari Panan Putut Lelu, menyampaikan apresiasi kepada Polres Barito Timur, panitia pelaksana, komunitas trail, serta para sponsor yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

"Peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang aman, tertib, maju, dan sejahtera," ujar Ari.

Ia mengatakan, memasuki usia ke-80, Polri telah menunjukkan komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan yang terjaga menjadi fondasi penting bagi percepatan pembangunan, termasuk di Kabupaten Barito Timur.

Ari Panan juga menilai Trail Adventure "One Day Adventure Katac Lintas Batas" tidak hanya menjadi ajang penyaluran hobi otomotif, tetapi juga memiliki potensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui konsep sport tourism. Kegiatan tersebut diyakini mampu menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, kuliner, hingga industri kreatif.

"Barito Timur memiliki potensi alam yang menantang dan layak dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk menarik kunjungan wisatawan regional maupun nasional sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Menurut Ari Panan, pengembangan sport tourism sejalan dengan visi pembangunan daerah "Bartim SEGAH", yakni Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis.

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengutamakan keselamatan selama melintasi jalur yang telah disiapkan panitia. Para rider diminta mematuhi aturan, menjaga sportivitas, serta ikut menjaga kelestarian lingkungan.

"Mari kita buktikan bahwa komunitas trail adalah komunitas yang tertib, disiplin, berwawasan lingkungan, sekaligus mampu menjadi duta wisata Kabupaten Barito Timur," ujarnya.

Pembukaan Trail Adventure turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Barito Timur, Wadanyon C Pelopor Brimob Polda Kalimantan Tengah, serta tamu undangan lainnya. (zi/jp). 

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polres HSS Gelar Lomba Balogo Libatkan Masyarakat dan Dihadiri Bupati

KANDANGAN- Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar lomba balogo dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri Bupati HSS, H Syafrudin Noor, jajaran Forkopimda, unsur TNI-Polri, serta masyarakat.

Lomba balogo menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres HSS sebagai upaya mempererat kebersamaan sekaligus melestarikan olahraga tradisional khas Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya Bupati H Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi kepada Polres HSS atas penyelenggaraan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres HSS yang telah menggelar berbagai kegiatan. Sebelumnya juga telah dilaksanakan lomba menimba, balap sepeda, tenis hingga bulu tangkis. Ini menjadi bukti kedekatan Polri dengan masyarakat," ujarnya.

Menurut Bupati, berbagai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang peringatan HUT Bhayangkara, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.

Ia juga menegaskan, Polri yang berdiri sejak 1946 memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran Polri, kata dia, memberikan rasa aman sekaligus menjadi garda terdepan dalam mencegah tindak kriminalitas.

Pada kesempatan itu, Bupati turut mengapresiasi Kapolres HSS yang merupakan alumni Pondok Pesantren Assalam Solo. Menurutnya, lembaga pendidikan pesantren tidak hanya melahirkan ulama, tetapi juga mampu mencetak pemimpin, aparat penegak hukum, tenaga medis, dan berbagai profesi lain yang memiliki bekal keimanan serta akhlak yang baik.

Bupati juga menilai penyelenggaraan lomba balogo merupakan langkah positif dalam menjaga kelestarian budaya dan kearifan lokal Kalimantan Selatan agar tetap dikenal dan diminati generasi muda.

"Meski pada waktu yang sama terdapat beberapa agenda pemerintahan, saya memilih hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan masyarakat," katanya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati HSS dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Pembukaan ditandai dengan pukulan balogo pertama bersama Kapolres HSS sebagai simbol dimulainya perlombaan.

Lomba balogo diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari semarak peringatan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta menjaga warisan budaya daerah agar terus lestari di tengah masyarakat. (ari/jp). 

Jumat, 26 Juni 2026

Masuk Radar Mabes Polri, Selat Utara Kapuas Dibidik Jadi Percontohan Kampung Bebas Narkoba Nasional

KUALA KAPUAS- Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, masuk radar Markas Besar Polri sebagai calon percontohan (role model) Kampung Bebas dari Narkoba tingkat nasional. Tim Penilai Mabes Polri turun langsung melakukan verifikasi lapangan terhadap kesiapan posko, keterlibatan masyarakat, dan sinergi lintas sektor di wilayah tersebut, Jum'at (26/6/2026).

Verifikasi dipusatkan di Kantor Kelurahan Selat Utara yang difungsikan sebagai Posko Utama serta Pos Kamling RT. 04 yang menjadi pusat kegiatan keamanan lingkungan berbasis masyarakat.

Ketua Tim Penilai Mabes Polri, Kombes Pol. Witarsa Aji, S.I.K., didampingi tim dari Polda Kalimantan Tengah yang dipimpin AKBP Rian Tohari, S.P., meninjau langsung implementasi program Kampung Bebas dari Narkoba dan peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan peredaran narkotika.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo, mengatakan Kelurahan Selat Utara dipilih karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam mendukung pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

"Penilaian ini bukan sekadar rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi bagian dari langkah strategis untuk memastikan Kelurahan Selat Utara siap menjadi penggerak program Bersih Narkoba (Bersinar) yang berbasis partisipasi masyarakat," ujar AKP Budi Utomo.

Penilaian tersebut juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir dalam kegiatan itu Bupati Kapuas, anggota DPRD Kabupaten Kapuas, jajaran organisasi perangkat daerah, Camat Selat, Kapolsek Selat, Danramil Kota, Lurah Selat Utara, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.

Melalui program Kampung Bebas dari Narkoba, Kelurahan Selat Utara didorong memperkuat implementasi tiga pilar utama P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). Fokusnya meliputi peningkatan edukasi mengenai bahaya narkoba, penguatan kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mencegah peredaran narkotika serta aksi premanisme, hingga mendorong keberanian warga melaporkan setiap dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

Seluruh rangkaian verifikasi, termasuk dialog dengan warga di Pos Kamling RT 04, berlangsung aman dan lancar. Hasil penilaian ini menjadi salah satu tahapan penting bagi Kelurahan Selat Utara untuk menjadi percontohan Kampung Bebas dari Narkoba di tingkat nasional. (fah/jp). 

Bupati Kapuas Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lanjut Dibahas

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno menyampaikan jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kapuas, Jum'at (26/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas menyampaikan apresiasi atas sikap seluruh fraksi DPRD yang menerima dan menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 untuk dibahas pada tahapan selanjutnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kapuas bersama unsur pimpinan DPRD serta dihadiri Wakil Bupati Kapuas, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah, dan tamu undangan lainnya.

Bupati HM. Wiyatno menyampaikan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD atas masukan, saran, dan dukungan yang diberikan terhadap Raperda tersebut. Menurutnya, pandangan fraksi menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh fraksi DPRD atas pemandangan umum yang telah disampaikan. Masukan, saran, dan dukungan tersebut merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab," ujar HM. Wiyatno.

Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan tanggapan atas pandangan umum yang disampaikan tujuh fraksi DPRD, yakni Fraksi Partai Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi NasDem, Fraksi Gerindra, Fraksi PAN, Fraksi PKB, serta Fraksi Nurani Bintang Demokrat Pembangunan Sejahtera.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga mengapresiasi dukungan DPRD atas keberhasilan daerah mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Tengah terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Menurut HM. Wiyatno, capaian tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.

Ia menegaskan, seluruh rekomendasi dan masukan DPRD akan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya penyempurnaan pengelolaan keuangan daerah.

"Pemerintah Kabupaten Kapuas mengapresiasi rekomendasi yang telah disampaikan DPRD. Seluruh masukan dan hasil pembahasan akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah," katanya.

Bupati berharap pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat berlangsung lancar melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif, sehingga menghasilkan kebijakan yang mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. (fah/hru/jp). 

Safari Jumat di Gunung Purei, Bupati Barito Utara Tekankan Percepatan Pembangunan Infrastruktur

PURUK CAHU- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis melaksanakan Safari Salat Jumat di Kecamatan Gunung Purei, Jum'at (26/6/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda ibadah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meninjau langsung kondisi infrastruktur di wilayah setempat.

Usai melaksanakan Salat Jumat, Bupati bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau akses jalan di Kilometer 30 yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur. Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana.

Dalam kesempatan itu, Bupati H Shalahuddin menginstruksikan Sekretaris Daerah agar memantau perkembangan pekerjaan secara intensif dan memastikan setiap kendala teknis segera ditangani. Ia menegaskan bahwa hambatan di lapangan harus segera dikomunikasikan agar solusi dapat diambil secara cepat dan tepat.

Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran OPD untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

"Turunnya kita ke lapangan hari ini adalah bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara hadir untuk menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi," tegas Bupati H Shalahuddin. 

Melalui Safari Jumat dan peninjauan lapangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal. (emca/jp). 

Ipda Marelo Antonius Resmi Jabat Kapolsek Tanah Siang Selatan, Gantikan Ipda Yusuf Ronie

PURUK CAHU- Kepemimpinan di Polsek Tanah Siang Selatan, Polres Murung Raya, resmi berganti. Jabatan Kapolsek kini diemban Ipda Marelo Antonius, S.H., yang menggantikan Ipda Yusuf Ronie setelah serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di halaman Mapolres Murung Raya, Jum'at (26/6/2026).

Upacara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolres Murung Raya, AKBP Franky M. Monathen, S.I.K. Dalam kegiatan tersebut, terdapat tiga pergantian jabatan di lingkungan Polres Murung Raya, yakni Kasat Reskrim, Kasat Resnarkoba, dan Kapolsek Tanah Siang Selatan.

Dalam sambutannya Kapolres AKBP Franky M. Monathen, mengatakan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme personel serta kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas. Kepada pejabat baru, Kapolres berharap dapat segera beradaptasi, menghadirkan inovasi, serta terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, kondusif, dan semakin mendapat kepercayaan publik.

Sementara itu, Kapolsek Tanah Siang Selatan yang baru, Ipda Marelo Antonius, mengaku siap mengemban amanah dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

"Menjalankan amanah baru ini tentu bukan hal yang mudah. Namun saya menyadari bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya serta mengajak seluruh unsur masyarakat, tokoh masyarakat, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan wilayah.

"Prioritas kami ke depan adalah menjaga stabilitas kamtibmas, melanjutkan sinergi dengan TNI, pemerintah kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat. Kami akan mengedepankan langkah-langkah persuasif, preventif, serta penegakan hukum yang berkeadilan demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif," tegas Marelo.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

"Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita agar tetap aman dan nyaman," pungkasnya. (maya/jp). 

Legislator Kalsel Ajak Remaja HSU Perkuat Persatuan dan Tangkal Hoaks Lewat Aktualisasi Nilai Pancasila

HSU- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Gerindra, Nor Fajri, menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila bertema "Pancasila dan Semangat Persatuan" di RT. 03, Kelurahan Paliwara, Kecamatan Amuntai Tengah, Jum'at (26/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para remaja Laskar Mandastana HSU sebagai upaya memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital.

Dalam pemaparannya, Nor Fajri, menegaskan bahwa persatuan merupakan fondasi utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, masyarakat, terutama generasi muda, diimbau agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang beredar di media digital.

"Persatuan harus kita jaga bersama. Banyak informasi yang beredar belum tentu benar dan berpotensi memecah belah. Jangan sampai perbedaan pendapat membuat kita terpecah. Mari tingkatkan literasi digital dan wawasan kebangsaan," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebatas pemahaman teori. Menurutnya, sikap toleransi, semangat gotong royong, serta rasa cinta tanah air harus terus ditanamkan sebagai bekal menghadapi tantangan di era digital.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Nor Fajri berharap para peserta mampu menjadi generasi yang kritis dalam menyaring informasi, sekaligus menjadi agen pemersatu di lingkungan masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara nyata. (sar/ali/jp). 

Dua Hari Berturut-turut, Jajaran Polres Barito Timur Pasok 8,3 Ton Jagung ke Bulog

TAMIANG LAYANG- Jajaran Polres Barito Timur (Bartim) terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dengan mengirimkan total 8,3 ton jagung ke Gudang Bulog Buntok, Kabupaten Barito Selatan, dalam dua hari berturut-turut. Pengiriman tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kepolisian dan petani untuk memastikan hasil panen terserap oleh pemerintah.

Pada pengiriman hari kedua, Kamis (26/6/2026), sebanyak 4,3 ton jagung diberangkatkan ke Bulog Buntok. Jagung tersebut berasal dari Polsek Dusun Tengah sebanyak 1,1 ton, Polsek Dusun Tengah 1 ton, Polsek Dusun Timur 1,2 ton, serta Polsek Benua Lima 1 ton.

Sehari sebelumnya Kamis (25/6/2026), jajaran Polres Bartim juga telah mengirimkan 4 ton jagung. Rinciannya, Polsek Pematang Karau menyuplai 1.600 kilogram, Polsek Awang 1.400 kilogram, dan Polsek Patangkep Tutui 1.000 kilogram.

Dengan tambahan pengiriman tersebut, total jagung yang berhasil disalurkan ke Bulog Buntok dalam dua hari mencapai 8,3 ton. Penyaluran ini diharapkan mampu mendukung ketersediaan cadangan pangan pemerintah sekaligus memberikan kepastian penyerapan hasil panen bagi petani di Barito Timur.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan pengiriman jagung ke Bulog merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain menjaga stabilitas pasokan pangan, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu petani memperoleh akses pasar melalui mekanisme penyerapan oleh Bulog.

Menurutnya, sinergi antara Polri, Bulog, pemerintah daerah, dan para petani akan terus diperkuat agar produksi pertanian di Barito Timur semakin meningkat. Dengan penyerapan hasil panen yang berkelanjutan, kesejahteraan petani diharapkan ikut meningkat, sementara ketersediaan pangan nasional tetap terjaga. (zi/jp). 

Tim Mabes Polri Nilai Kampung Bebas dari Narkoba di Kelurahan Selat Utara Kapuas

KUALA KAPUAS- Tim Penilai dari Mabes Polri melaksanakan kegiatan penilaian Kampung Bebas dari Narkoba di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Jum'at (26/6/2026). Kegiatan dipusatkan di Kantor Kelurahan Selat Utara yang menjadi Posko Kampung Bebas dari Narkoba serta Pos Kamling RT. 04.

Tim penilai dipimpin oleh Kombes Pol. Witarsa Aji, S.I.K. selaku Ketua Tim Penilai Mabes Polri, didampingi AKBP Rian Tohari, S.P. beserta tim pendamping dari Polda Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Kapuas, Bupati Kapuas, Anggota DPRD  Kapuas, jajaran Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kabupaten Kapuas, Kasatres Narkoba Polres Kapuas, Camat Selat, Kapolsek Selat, Danramil Kota, Lurah Selat Utara, para Ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua organisasi kemasyarakatan, serta warga Kelurahan Selat Utara.

Penilaian Kampung Bebas dari Narkoba merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Program ini menjadi langkah strategis Polri untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (Bersinar).

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memiliki peran aktif dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Selain meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, program ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menangkal ancaman narkoba maupun aksi premanisme.

Selain itu, masyarakat didorong menjadi agent of change atau agen perubahan yang mampu berperan aktif melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo, menyampaikan bahwa program Kampung Bebas dari Narkoba diharapkan mampu menjadi contoh dalam membangun partisipasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. (zi/jp). 

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolsek Dusun Timur Pimpin Kerja Bakti di Situs Makam Putri Mayang dan Salurkan Bansos

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, memimpin kegiatan kerja bakti di Situs Budaya Makam Putri Mayang, Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (26/6/2026) sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan kemitraan dengan masyarakat.

Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", kegiatan diikuti personel Polsek Dusun Timur dengan membersihkan area makam, memangkas rumput liar, mengumpulkan sampah, serta merapikan lingkungan di sekitar situs budaya yang menjadi salah satu peninggalan sejarah di wilayah tersebut.

Kerja bakti berlangsung dalam suasana gotong royong dan kebersamaan. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan sejarah dan budaya yang memiliki nilai penting bagi masyarakat setempat.

Usai kerja bakti, Kapolsek bersama personel melanjutkan kegiatan dengan menyerahkan bantuan sosial kepada juru kunci Makam Putri Mayang. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang selama ini berperan menjaga dan merawat kelestarian situs budaya.

Penyerahan bantuan berlangsung penuh keakraban. Momentum tersebut juga dimanfaatkan personel Polsek Dusun Timur untuk bersilaturahmi, berdialog, dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan kegiatan kerja bakti dan bakti sosial merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diwujudkan melalui aksi nyata dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

"Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap pelestarian budaya serta membantu warga yang membutuhkan. Kerja bakti di Situs Budaya Makam Putri Mayang dan pemberian bantuan sosial kepada juru kunci merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah sekaligus implementasi semangat Polri untuk Masyarakat," ujar Sulkhan.

Ia menegaskan, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Karena itu, Polsek Dusun Timur akan terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan pelestarian budaya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Dusun Timur berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap warisan budaya terus tumbuh di tengah masyarakat. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memperkuat komitmen Polri dalam mengabdi, melindungi, dan melayani masyarakat. (zi/jp). 

Kapolres Barito Timur Buka Lomba Mancing dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Barito Timur menggelar lomba mancing di Kolam Mancing Polres Bartim, Jum'at (26/6/2026). Kegiatan bertema "Polri untuk Masyarakat" itu menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas, serta membangun kebersamaan di lingkungan Polres Barito Timur.

Lomba yang diikuti puluhan personel dari berbagai satuan fungsi dan jajaran Polsek tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H. Pembukaan ditandai dengan pelemparan joran secara serentak bersama seluruh peserta.

Sejak pagi, suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan. Para peserta tampak antusias mengikuti perlombaan sambil saling bercengkerama. Sorak sorai dan tepuk tangan terdengar setiap kali peserta berhasil mendapatkan ikan, menciptakan suasana kompetitif yang tetap hangat dan penuh kekeluargaan.

Pada kategori ikan pertama, Aipda Salasa dari Polsek Dusun Tengah berhasil menjadi peserta tercepat memperoleh ikan dan berhak membawa pulang hadiah berupa satu unit kipas angin.

Sementara itu, kategori ikan terberat dimenangkan Bripda Heru yang sukses menangkap ikan dengan bobot paling besar. Atas prestasinya, ia menerima hadiah berupa satu unit mesin cuci.

Adapun kategori perolehan ikan terbanyak diraih PNS Jeki, yang berhasil mengumpulkan hasil tangkapan paling banyak sepanjang perlombaan. Ia memperoleh hadiah berupa satu unit kompor gas dua tungku.

Sementara hadiah utama untuk kategori ikan terbesar belum berhasil dimenangkan. Hingga perlombaan berakhir, tidak ada peserta yang mampu menangkap ikan sesuai kriteria yang telah ditetapkan panitia.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan lomba mancing merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dikemas dalam suasana sederhana namun sarat makna kebersamaan.

"Perlombaan mancing ini bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi pemenang, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di antara seluruh personel. Dengan kebersamaan yang kuat, kami optimistis dapat memberikan pelayanan yang semakin profesional, humanis, dan terbaik kepada masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 mengingatkan kita bahwa Polri hadir dan bekerja untuk masyarakat," ujar AKBP Eddy Santoso.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Barito Timur berharap semangat "Polri untuk Masyarakat" tidak berhenti sebagai tema peringatan Hari Bhayangkara, tetapi terus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. 

Soliditas internal yang semakin kuat diharapkan menjadi modal dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Barito Timur. (zi/jp). 

Kamis, 25 Juni 2026

Banjarmasin Juara Umum MTQ ke-37 Kalsel, Barito Kuala Raih Peringkat Ketiga

MARABAHAN- Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan resmi ditutup di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kamis (25/6/2026) malam. Kota Banjarmasin keluar sebagai juara umum dengan perolehan nilai tertinggi, yakni 553 poin, sedangkan tuan rumah Barito Kuala menempati peringkat ketiga.

Selain meraih gelar juara umum, Banjarmasin juga mencatat prestasi sebagai juara perorangan melalui Nida Khairiyah pada Cabang Qira'ah Puteri Golongan Dewasa dengan nilai tertinggi 97,83 poin.

Keberhasilan tersebut mengantarkan Banjarmasin menggeser Kabupaten Banjar, yang sebelumnya tiga kali berturut-turut menjadi juara umum, ke posisi kedua. Piala tetap dan piala bergilir diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, HM Syarifuddin.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melalui Sekda Provinsi HM. Syarifuddin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, masyarakat, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), dewan hakim, serta seluruh kafilah yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQN ke-37.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang, khususnya kafilah Kota Banjarmasin sebagai juara umum. Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan menjadi modal bagi Kalimantan Selatan untuk meraih hasil terbaik pada MTQ tingkat nasional.

"Semoga prestasi yang diraih mampu mengantarkan Provinsi Kalimantan Selatan meraih hasil yang membanggakan pada MTQ tingkat nasional mendatang," ujarnya.

Gubernur berharap capaian para peserta tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.

"Keberhasilan penyelenggaraan MTQN ke-37 ini bukan hanya milik Barito Kuala maupun para juara, tetapi merupakan keberhasilan bersama dalam upaya membumikan Al-Qur'an di Kalimantan Selatan," katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali membiasakan membaca Al-Qur'an secara istiqamah, khususnya setelah salat Magrib, agar nilai-nilai Al-Qur'an semakin mewarnai kehidupan keluarga dan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah MTQN ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Atas nama Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Barito Kuala, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, LPTQ, dewan hakim, peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan MTQ.

H Bahrul Ilmi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, baik dari sisi pelayanan maupun penyelenggaraan.

Kepada para juara, ia mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia mengajak agar tetap berlatih dan tidak patah semangat sehingga mampu meraih prestasi pada kesempatan berikutnya. (hru/jp).

Empat Pejabat dan Eks Pejabat PDAM Barito Kuala Ditahan, Diduga Korupsi Rp15,2 Miliar

MARABAHAN- Kejaksaan Negeri Barito Kuala menahan empat pejabat dan mantan pejabat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Kuala terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan perusahaan senilai Rp15,26 miliar.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Kejari Barito Kuala bersama Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan pada Kamis (25/6/2026) hingga Jum'at (26/6/2026) dini hari. Tindakan ini diambil setelah para tersangka berulang kali mangkir dari panggilan penyidik.

Keempat tersangka masing-masing berinisial N (mantan Direktur Utama periode 2014–2016 yang kini menjabat Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan), DJ (staf administrasi dan keuangan), Smd (mantan Direktur PDAM periode 2016–2020), dan Sdn (Kepala Subbagian Umum PDAM Barito Kuala).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Barito Kuala, Dikan Fadhli Nugraha, mengatakan penangkapan dilakukan karena para tersangka tidak kooperatif dalam proses penyidikan.

"Para tersangka berulang kali tidak memenuhi panggilan secara patut, sehingga dilakukan upaya paksa,” ujarnya, Jum'at (26/6/2026).

Berdasarkan hasil penyidikan, dugaan korupsi terjadi dalam pengelolaan keuangan PDAM Barito Kuala periode 2014–2025. Dari total pembayaran pelanggan sebesar Rp196,6 miliar melalui aplikasi Outlet Tirta Barito, sebagian dana tidak disetorkan ke rekening resmi PDAM di Bank Kalsel.

Penyidik menemukan aliran dana diduga dialihkan ke rekening pribadi para tersangka dan pihak terkait untuk kepentingan pribadi.

Untuk menutupi perbuatan tersebut, para tersangka diduga merekayasa laporan keuangan dengan selalu mencatatkan kerugian perusahaan, sehingga PDAM tidak pernah membagikan dividen kepada Pemerintah Kabupaten Barito Kuala sebagai pemilik modal.

Dalam konstruksi perkara, tersangka N disebut sebagai pihak yang berperan sentral. Saat menjabat direktur utama, ia diduga mengarahkan pembayaran pelanggan melalui skema kerja sama dengan Koperasi Tirta Barito yang disebut tidak memiliki legalitas resmi.

Dana kemudian dialihkan ke rekening pribadi sebelum disalurkan kembali ke sejumlah pihak, termasuk keluarga tersangka.

Selain itu, para tersangka juga diduga menyusun laporan keuangan tidak benar yang kemudian diaudit oleh kantor akuntan publik.

Berdasarkan perhitungan sementara, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp15.263.673.920. Nilai tersebut masih akan dihitung lebih lanjut oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Kejaksaan juga telah mengamankan uang titipan pengganti sebesar Rp768,6 juta yang disimpan di rekening penampungan kejaksaan. Dana itu berasal dari penyedia aplikasi serta hasil penggeledahan dari salah satu tersangka.

Untuk kepentingan penyidikan, keempat tersangka resmi ditahan selama 20 hari ke depan di Lapas Kelas IIA Banjarmasin. Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait tindak pidana korupsi dan KUHP. (hru/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes