BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Senin, 16 Februari 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Dusun Tengah Fasilitasi Mediasi Sengketa Tanah di Desa Turan Amis

TAMIANG LAYANG- Personel Bhabinkamtibmas Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur, melaksanakan kegiatan mediasi terkait sengketa sertifikat tanah hak milik di Desa Turan Amis, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin, 16 Februari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Turan Amis dengan tujuan menyelesaikan permasalahan sertifikat tanah atas nama SUBAIRI yang menjadi objek sengketa antara Sdri. Engkan Kartika dan Sdra. Eko Purwanto di RT 03 Desa Turan Amis.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Turan Amis, Ketua BPD, Ketua RT. 03, pihak yang bersengketa, saksi bertambitan, serta Litmas, sebagai bagian dari upaya transparansi dan penyelesaian yang adil.

Mediasi yang difasilitasi oleh Bhabinkamtibmas Desa Turan Amis, AIPDA M. Nisfi, berhasil memperoleh kesepakatan bersama antara kedua pihak terkait hak kepemilikan tanah. Kesepakatan ini diharapkan mampu mencegah timbulnya konflik lanjutan dan menjaga situasi tetap aman di lingkungan Desa Turan Amis.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi fasilitator dalam penyelesaian masalah masyarakat secara damai.

"Melalui mediasi yang dipandu Bhabinkamtibmas, masyarakat dapat menyelesaikan sengketa secara kekeluargaan dan kondusif," ujarnya. 

"Kehadiran polisi di tengah masyarakat selain memberikan rasa aman juga menjadi jembatan komunikasi untuk penyelesaian masalah secara damai,” tandasnya. (zi/jp). 

Satresnarkoba Polres Barito Kuala Tangkap Pengedar 5,02 Gram Sabu di Alalak

MARABAHAN- Satuan Reserse Narkoba Polres Barito Kuala menangkap seorang perempuan berinisial NH (31) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

Tersangka diamankan di pinggir Jalan Mawar Raya, Kelurahan Handil Bakti, setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di kawasan tersebut.

Kapolres Barito Kuala AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Marum, Senin (16/2/2026), membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebutkan, operasi penindakan dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Iptu Joko Sunarwan.

“Petugas melakukan observasi berdasarkan laporan masyarakat. Tim kemudian mencurigai seorang perempuan yang melintas menggunakan sepeda motor Honda Genio warna hitam sesuai ciri-ciri yang diperoleh,” ujar AKP Marum.

Saat tersangka berhenti di tepi jalan yang diduga untuk menunggu pembeli, petugas segera melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu paket sabu seberat bruto 5,02 gram yang disimpan dalam plastik hitam dan dimasukkan ke bekas kotak pulpen, lalu diletakkan di dashboard kiri sepeda motor.

NH yang diketahui beralamat di Jalan Sutoyo S, Kota Banjarmasin, diduga hendak mengantarkan sabu kepada pemesan. Kepada petugas, tersangka mengakui barang tersebut rencananya akan diserahkan kepada pembeli.

Selain sabu, polisi turut menyita satu unit telepon genggam Infinix Hot 30i, satu bekas kotak pulpen, satu lembar plastik hitam, serta satu unit sepeda motor Honda Genio warna hitam yang digunakan tersangka.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Barito Kuala untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, NH dijerat Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana berat sesuai ketentuan yang berlaku. (hru/jp). 

Wali Kota Tinjau Aksi Bersih Sungai Lumbah di Banjarmasin Timur

BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR meninjau langsung kegiatan aksi bersih-bersih di Sungai Lumbah, tepatnya di Jalan Mahatkasan, Komplek Permata Hijau Ujung, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Senin (16/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Camat Banjarmasin Timur, pihak kelurahan terkait, warga sekitar, hingga sejumlah instansi seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam peninjauannya, Wali Kota HM. Yamin, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai bagian dari upaya mencegah banjir dan menjaga kelestarian lingkungan. Sungai Lumbah yang terletak di Kelurahan Kuripan diketahui terhubung dengan Kelurahan Sungai Lulut dan Kelurahan Pengambangan, sehingga kebersihannya menjadi tanggung jawab bersama lintas wilayah.

"Kegiatan seperti ini bukan hanya seremonial, tetapi harus menjadi gerakan bersama dan berkelanjutan. Sungai adalah urat nadi kota kita, sehingga perlu dijaga agar tetap bersih dan berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih tersebut difokuskan pada pengangkatan sampah, pembersihan sedimentasi ringan, serta penataan bantaran sungai. Petugas gabungan bersama warga tampak bergotong royong membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.

Camat Banjarmasin Timur, Roenissa, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut. 

Ia berharap, kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan semakin meningkat, terutama karena Sungai Lumbah menjadi jalur penghubung antarwilayah yang cukup vital.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai, sekaligus mengantisipasi potensi genangan dan banjir di kawasan Banjarmasin Timur. (prkm/ali/jp). 

101 JCH Bartim Ikuti Manasik Hari Ketiga, Bahas Tata Cara Lempar Jumrah dan Pengelolaan Dam

TAMIANG LAYANG- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Barito Timur melaksanakan manasik haji tingkat kecamatan memasuki hari ketiga, Senin (16/2/2026). 

Kegiatan berlangsung di Aula PLHUT Tamiang Layang dan diikuti 101 jemaah calon haji (JCH) 1447 Hijriah/2026 Masehi asal Kabupaten Barito Timur.

Pada sesi kali ini, panitia menghadirkan narasumber H Aspahani yang menyampaikan materi seputar rangkaian kegiatan jemaah haji di Mina. 

Materi tersebut meliputi ketentuan melontar Jumrah Aqabah pada 10 Dzulhijjah, tahapan tahallul atau cukur rambut, hingga ketentuan melontar jumrah bagi jemaah yang uzur.

Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai Tanazul Mina, Nafar Awal dan Nafar Tsani, serta tata cara dan pengelolaan dam sesuai ketentuan syariat.

Secara terpisah, Kepala Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan manasik ini bertujuan membekali jemaah calon haji agar memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji secara benar, tertib, dan sesuai aturan, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan mandiri. (zi/jp). 

Warga Tamiang Layang Minta Peningkatan dan Perawatan Jalan Permukiman Sepanjang 2 Km

TAMIANG LAYANG- Warga RT. 022, Jalan Komplek Perumahan DPR tembus Bangi Wao Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur meminta pemerintah setempat segera melakukan peningkatan dan perawatan infrastruktur jalan di kawasan tersebut.

Salah satu warga, M. Haris, menyampaikan bahwa kondisi jalan di lingkungan mereka memerlukan perhatian serius. 

Ruas jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer itu dinilai membutuhkan perkerasan serta pembenahan agar lebih layak dilalui, terutama saat musim hujan.

Menurutnya, selain perbaikan fisik jalan, warga juga berharap adanya pengembangan kawasan permukiman secara menyeluruh. Hal ini dinilai penting untuk menunjang kenyamanan, keselamatan, serta aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Kami berharap ada peningkatan jalan, perawatan rutin, dan pengembangan kawasan permukiman agar akses warga lebih baik,” ujar M. Haris kepada wartawan ini, Senin (16/2/2026). 

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera menindaklanjuti aspirasi tersebut guna mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Tamiang Layang. (zi/jp). 

Bupati Barito Timur Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H

TAMIANG LAYANG- Kabupaten Barito Timur resmi mengatur penyesuaian jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Pengaturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Barito Timur Nomor 000.8.3/82/ORG/2026 tentang Jam Kerja pada Bulan Ramadan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.

Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai Aparatur Sipil Negara, serta mempertimbangkan kelancaran pelaksanaan ibadah puasa tanpa mengganggu pelayanan publik.

Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa jumlah jam kerja ASN selama Ramadhan ditetapkan sebanyak 32 jam 30 menit per minggu, tidak termasuk waktu istirahat.

Adapun rincian jam kerja. Yakni Unit kerja dengan 5 hari kerja; Senin–Kamis: pukul 08.00–15.00 WIB; Istirahat: pukul 12.00–12.30 WIB; Jumat: pukul 08.00–15.30 WIB; dan Istirahat: pukul 11.30–12.30 WIB

Unit kerja dengan 6 hari kerja; Senin–Kamis dan Sabtu: pukul 08.00–14.00 WIB; Istirahat: pukul 12.00–12.30 WIB; Jumat: pukul 08.00–14.30 WIB; dan Istirahat: pukul 11.30–12.30 WIB.

Bupati M. Ya min menegaskan, khusus bagi unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti rumah sakit, puskesmas, pemadam kebakaran, serta unsur keamanan dan ketertiban, agar mengatur jadwal penugasan pegawai secara proporsional. Penyesuaian jam kerja diminta tidak mengganggu kualitas pelayanan publik selama Ramadhan.

Selain itu, kegiatan upacara dan olahraga untuk sementara ditiadakan dan akan kembali dilaksanakan seperti biasa setelah bulan Ramadhan berakhir.

ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga diimbau untuk tetap menjaga suasana kerja yang kondusif serta saling menghormati, khususnya terhadap pegawai yang menjalankan ibadah puasa. (zi/jp). 

Minggu, 15 Februari 2026

Wali Kota Banjarmasin Pantau Kerja Bakti Bersihkan Sungai Benawa

BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin, memantau kerja bakti atau gotong royong membersihkan Sungai Benawa di kawasan Kampung Gadang Banjarmasin Tengah, Minggu (15/2/2026). 

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Banjarmasin meninjau langsung kondisi sungai dan bangunan di sekitarnya, serta memantau sampah dan gaya hidup warga setempat.

Wali Kota Banjarmasin berencana membuat 3R (Reduce, Reuse, Recycle) agar lebih aktif lagi dan membangun semacam rumah pengelolaan sampah tersendiri di ujung Kampung Gadang. 

"Kami ingin warga dapat mengelola sampah sendiri dan mendapatkan manfaat dari hasil penjualan sampah tersebut," ujarnya.

Gotong royong ini dibantu oleh Pasukan Turbo Dinas PUPR Kota Banjarmasin, yang terdiri dari 6 tim dengan kekuatan 42 orang. Mereka akan terus membersihkan Sungai Benawa yang sudah dipantau oleh Wali Kota Banjarmasin.

Untuk menarik perhatian masyarakat, Lurah Gadang Anisa  memberikan doorprize pada kegiatan bersih-bersih ini. 

"Kami ingin masyarakat aktif dalam gotong royong dan peduli dengan kebersihan lingkungan," katanya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Wali Kota Banjarmasin dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup warga Banjarmasin. (prkm/ali/jp). 

Puncak HUT ke-53, PAM Bandarmasih Tegaskan Komitmen Tingkatkan Distribusi Air hingga Ujung Jaringan

BANJARMASIN- Memperingati puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, PAM Bandarmasih menggelar kegiatan family gathering di halaman kantor setempat, Minggu (15/2/2026) pagi.

Momentum ini dimanfaatkan manajemen untuk menegaskan komitmen peningkatan pelayanan distribusi air bersih hingga ke wilayah ujung jaringan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, Dewan Komisaris, jajaran direksi, serta seluruh karyawan. Dalam acara itu, manajemen juga membagikan sejumlah hadiah kepada karyawan, mulai dari voucher belanja hingga dua unit sepeda motor sebagai hadiah utama.

Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-53 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan semangat baru bagi seluruh jajaran perusahaan daerah tersebut.

"Sesuai tema ‘Back To The Future’, pengalaman yang telah dilalui harus menjadi pembelajaran untuk memperbaiki sistem pelayanan ke depan, khususnya dalam penyaluran air bersih hingga ke ujung jaringan,” ujarnya.

Menurut Yamin, seiring perkembangan zaman, perusahaan dituntut menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam meningkatkan kualitas layanan. Ia menyoroti masih adanya laporan masyarakat terkait distribusi air bersih, kebocoran pipa, hingga pencurian meter air.

"Permasalahan tersebut harus menjadi fokus pembenahan agar pelayanan semakin optimal dan merata,” tegasnya.

Sementara itu, Komisaris Utama, Edy Wibowo, menyebutkan bahwa kegiatan kebersamaan seperti family gathering penting untuk memperkuat soliditas internal perusahaan.

"Perusahaan tidak akan maju jika berjalan sendiri. Seluruh karyawan, dari tingkat bawah hingga pimpinan, harus bersatu dan saling mendukung,” katanya.

Plh Direktur Utama, Zulbadi, menambahkan bahwa pada 2026 pihaknya akan memprioritaskan tujuh program strategis yang difokuskan pada pemerataan distribusi air bersih.

"Salah satu program yang akan dijalankan adalah peningkatan pelayanan di wilayah Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Barat agar distribusi air lebih merata hingga ke ujung pelayanan,” jelasnya.

Ia menekankan, pelaksanaan program strategis tersebut membutuhkan dukungan lintas sektor. 

"Peningkatan pelayanan tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama, koordinasi, dan komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya. (hru/jp). 

Pemkab HSS Ucapkan Selamat Kepada Ketua MUI Kalsel Terpilih


JURNALISPOST.ONLINE-Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya KH. Ahmad Syairazi sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dengan masa khidmat 2026-2031.

Jurnalis Post Ucapkan Selamat Kepada Ketua MUI Kalsel Terpilih


JURNALISPOST.ONLINE-Keluarga Besar Media Siber Jurnalispost.Online mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya KH. Ahmad Syairazi sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dengan masa khidmat 2026-2031.

"Maju Banuanya. Baiman Warganya."

Polres Tabalong Amankan Dua Motor Tak Standar, Cegah Balap Liar hingga Dini Hari

TANJUNG- Polres Tabalong menindak tegas kendaraan bermotor yang tidak sesuai standar serta mengantisipasi aksi balap liar melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (14/2/2026) malam hingga Minggu (15/2/2026) dini hari.

Kegiatan yang berlangsung pukul 23.00 hingga 04.00 Wita itu dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) IPTU Adi Lesmana, S.H., dengan melibatkan personel Samapta, UKL, anggota piket satuan fungsi, serta jajaran Polsek Murung Pudak. 

Patroli menyasar titik-titik keramaian dan lokasi yang dinilai rawan terjadinya balap liar di wilayah hukum Polres Tabalong.

Selain patroli dialogis, petugas juga menggelar Blue Light Patrol sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari.

Dari hasil patroli, petugas mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau standar pabrikan. Kendaraan tersebut diamankan guna mencegah potensi balap liar maupun gangguan ketertiban lainnya.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menegaskan bahwa KRYD akan terus dilaksanakan secara berkala untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Tabalong.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan aksi balap liar karena membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Mari bersama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Polres Tabalong memastikan kegiatan patroli dan penindakan akan terus ditingkatkan guna menekan potensi gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat. (fah/jp). 

101 JCH Bartim Ikuti Manasik Hari Kedua, Bahas Rangkaian Perjalanan hingga Mabit di Mina

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 101 jemaah calon haji (JCH) 1447 H/2026 M mengikuti manasik haji hari kedua tingkat kecamatan yang digelar oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Timur, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula PLHUT Tamiang Layang tersebut menghadirkan narasumber, H Ustuhri, S.Ag, yang menyampaikan materi terkait rangkaian perjalanan ibadah haji, mulai dari keberangkatan menuju Makkah hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Dalam pemaparannya, Ustuhri, menjelaskan tahapan pelaksanaan umrah wajib, meliputi fiqih thawaf, sa’i, dan tahalul. 

Ia juga menguraikan keutamaan beribadah di Kota Suci Makkah serta pentingnya menjaga sikap dan kekhusyukan selama menjalankan ibadah.

Selain itu, materi mencakup antisipasi berbagai kemungkinan kasus yang dapat terjadi selama di Tanah Suci, serta persiapan menjelang wukuf di Arafah. 

Para JCH juga dibekali pemahaman tentang niat ihram, rangkaian kegiatan di Arafah, hingga ketentuan mabit di Mina, termasuk tanazul, murur, dan ketentuan hukumnya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengatakan manasik haji bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para JCH agar dapat melaksanakan ibadah secara mandiri dan sesuai tuntunan.

"Melalui manasik ini, kami berharap seluruh jemaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji, sehingga dapat menjalankan setiap rukun dan wajib haji dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan manasik akan terus dilaksanakan sesuai jadwal sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. (zi/jp). 

Polres Barito Kuala Ringkus Dua Pelaku Curas, Modus Kenalan Suami Gasak Rp6 Juta dan Aniaya Korban di Anjir Muara

MARABAHAN- Kurang dari tiga hari setelah kejadian, jajaran Polsek Anjir Muara yang dibackup Tim Opsnal Satreskrim Polres Barito Kuala dan Unit Reskrim Polsek Binuang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan juncto pencurian dengan kekerasan (curat–curas) di Desa Anjir Muara Lama, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala.

Peristiwa terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 09.30 Wita di Jalan Trans Kalimantan No. 14 RT. 004. Korbannya adalah Jaliha (44), ibu rumah tangga asal Kabupaten Katingan. 

Kapolres Barito Kuala, AKBP Anib Bastian melalui Kasi Humas AKP Marum, menjelaskan pelaku berinisial BK (38), warga Kota Pasuruan, Jawa Timur, dan NH (50), warga Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, masuk ke rumah korban setelah memperkenalkan diri dan mengaku sebagai kenalan suaminya.


"Korban merasa curiga dan sempat menghubungi saksi untuk datang ke rumah. Namun sebelum saksi tiba, kedua pelaku sudah berada di dalam rumah korban,” ujar AKP Marum kepada wartawan ini, Minggu (15/2/2026). 

Tak lama kemudian, kedua pelaku pamit. Saat itu korban hendak memberikan sejumlah uang dan masuk ke kamar untuk mengambilnya. Namun korban mendapati uang tunai Rp6.000.000 yang disimpan di dalam dompet telah raib.

Korban langsung mengejar pelaku hingga ke halaman rumah dan menarik tas milik BK. Saat ditegur, pelaku pria memaki dan memukul tangan serta dada korban agar tasnya terlepas. Setelah berhasil merebut kembali tasnya, kedua pelaku melarikan diri berboncengan menggunakan sepeda motor.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp6 juta dan trauma akibat kekerasan fisik. Laporan resmi dibuat ke Polsek Anjir Muara pada pukul 14.00 Wita di hari yang sama.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pelacakan, tim gabungan memperoleh informasi keberadaan pelaku di Desa Tungkap, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.

Selanjutnya, pada Jum'at, 13 Februari 2026 sekitar pukul 21.03 Wita, tim bergerak cepat ke lokasi dan berhasil mengamankan kedua terduga pelaku tanpa perlawanan. Keduanya langsung dibawa ke Polres Barito Kuala untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Selain itu, turut diamankan barang bukti satu dompet kecil warna putih tanpa merek, dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang digunakan saat melarikan diri.

AKP Marum menyebutkan, bahwa saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku serta kemungkinan keterlibatan dalam tindak pidana serupa di wilayah lain. 

"Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal pencurian dengan pemberatan juncto pencurian dengan kekerasan sesuai ketentuan KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun," demikian AKP Marum. (ali/jp). 

Penanganan Anak Jalanan di Kota Banjarmasin Dinilai Belum Komprehensif, Pemkot Didesak Susun Strategi Humanis dan Berkelanjutan

BANJARMASIN- Penanganan persoalan anak jalanan, pengamen, dan pengemis di Kota Banjarmasin dinilai belum dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Sejumlah pihak menyampaikan keprihatinan sekaligus evaluasi terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemko) yang dianggap masih bertumpu pada penertiban sementara.

Meningkatnya keberadaan anak jalanan, pengamen, dan pengemis di sejumlah titik kota disebut menjadi indikator bahwa pendekatan yang diterapkan selama ini belum menyentuh akar persoalan. Penertiban tanpa diikuti program pembinaan berkelanjutan dinilai hanya memindahkan masalah dari satu lokasi ke lokasi lain.

Persoalan tersebut dinilai tidak semata-mata berkaitan dengan ketertiban umum, melainkan juga menyangkut aspek kemanusiaan dan perlindungan sosial. Anak-anak yang berada di jalanan disebut sebagai kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan, akses pendidikan, serta jaminan masa depan yang lebih layak.

"Anak-anak di jalan bukan objek razia, tetapi subjek yang harus diberdayakan melalui kebijakan yang tepat dan berkelanjutan,” ujar Mukarramah, S.Pd, Ketua Kopri PMII Komisariat UIN Antasari Banjarmasin

Untuk itu, Pemkot Banjarmasin didorong menyusun strategi terpadu dengan melibatkan dinas sosial, dinas pendidikan, aparat penegak peraturan daerah, serta bersinergi dengan lembaga sosial dan tokoh masyarakat. 

Program pemberdayaan keluarga, pelatihan keterampilan, pendampingan psikososial, serta perluasan akses bantuan sosial dinilai perlu diperkuat guna menghadirkan solusi jangka panjang.

Selain penguatan program ujar Mukarramah, transparansi pelaksanaan kebijakan juga dianggap penting agar masyarakat mengetahui langkah konkret yang telah dan akan dilakukan pemerintah. Evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan penanganan sosial yang berjalan saat ini dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

"Kami meminta Pemerintah Kota Banjarmasin untuk menghadirkan pendekatan yang lebih humanis, terukur, dan berorientasi pada pemberdayaan. Penanganan kelompok rentan dinilai menjadi indikator penting bagi kemajuan sebuah kota, tidak hanya dari aspek ketertiban fisik, tetapi juga dari sisi perlindungan dan peningkatan kesejahteraan warganya," demikian Mukarramah. (rls/zi/jp). 

Polwan Polres Barito Timur Gelar Minggu Kasih di Gereja Immanuel Haringen, Sampaikan Pesan Kamtibmas Humanis

TAMIANG LAYANG- Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) dari Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Immanuel Haringen, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan dan kemitraan Polri dengan masyarakat lintas agama. Kehadiran para Polwan disambut hangat oleh jemaat yang tengah mengikuti ibadah Minggu.

Dalam kesempatan itu, Polwan berdialog langsung dengan jemaat, baik orang tua maupun anak-anak. Mereka menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara persuasif, serta mengajak warga menjaga toleransi antarumat beragama dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.

Selain itu, jemaat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, seperti pencurian, penyalahgunaan narkotika, dan kenakalan remaja. Warga juga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program Minggu Kasih merupakan komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang terbuka dan humanis dengan masyarakat.

"Kami ingin memastikan Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Melalui Minggu Kasih, kami mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi, serta menyampaikan pesan kamtibmas secara santun dan empatik,” ujarnya.

Ia menambahkan, stabilitas kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama antara kepolisian dan masyarakat. Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Barito Timur.

Melalui kegiatan ini, Polres Barito Timur berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin erat serta kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat. (zi/jp). 

Kapolres Barito Timur Tegaskan Hindari Judi Online, Ancaman Masa Depan dan Keluarga

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk menjauhi praktik judi online yang semakin marak dan meresahkan. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan solusi masalah ekonomi, justru berisiko merusak masa depan dan keharmonisan keluarga.

"Stop judi online karena merusak masa depan. Sekali terjebak, sulit keluar dari lingkarannya,” tegas AKBP Eddy Santoso kepada wartawan, Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan, banyak orang awalnya hanya mencoba-coba, namun kebiasaan tersebut dapat berkembang menjadi kecanduan yang sulit dihentikan. Selain itu, judi online berpotensi menimbulkan kerugian finansial yang besar dan dapat menghancurkan hubungan keluarga.

"Judi online dapat membuat seseorang kehilangan uang, harta benda, bahkan keluarga,” ujar Kapolres.

AKBP Eddy Santoso juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas judi online, baik bermain, mempromosikan, maupun mendukungnya. Warga diminta waspada terhadap tawaran dan iklan judi online yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan, serta tidak memberikan data pribadi atau informasi keuangan kepada pihak tidak dikenal.

Melalui imbauan ini, Eddy berharap masyarakat semakin memahami dampak negatif judi online dan mampu melindungi diri serta keluarga. Polres Barito Timur pun akan terus meningkatkan patroli dan sosialisasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pilih kerja keras, bukan jalan pintas. Hentikan sekarang, lindungi diri dan keluarga,” pungkas AKBP Eddy Santoso. (zi/jp). 

Sabtu, 14 Februari 2026

Bersama Ulama dan Jemaah, Wagub Kalsel Hadiri Haul Abah Guru Zuhdi

BANJARMASIN- Wakil Gubernur Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman nampak khusyuk dan khidmat mengikuti rangkaian peringatan haul ke-6 almarhum KH Zuhdiannor atau Abah Guru Zuhdi, Sabtu (14/2/2026) malam di kawasan kubah belakang Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin.

Peringatan haul yang diawali dengan salat magrib itu dipimpin Adik kandung Abah Guru Zuhi, KH Muhammad As'ad atau Guru As 'ad, dihadiri para habib dan ulama serta ribuan masyarakat Kalsel dan sekitarnya.

Abah Guru Zuhdi meninggal dunia pada tanggal 2 Mei 2020 atau bertepatan dengan 9 Ramadan 1441 Hijriah. Waktu pelaksanaan sengaja dimajukan dari tanggal wafat, yakni  memasuki bulan ramadan 1447 hijriah tahun ini.

Semasa hidup, Abah Guru Zuhdi mengisi banyak pengajian agama Islam seperti di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Masjid Harun Aliyah, Masjid Ar-Raudhah, dan Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin. Sosok ulama ini pun banyak disukai masyarakat, dalam dan luar Provinsi Kalsel.

Sebelum pelaksanaan haul, Wagub Hasnuryadi menyampaikan imbauan kepada jemaah yang akan hadir, selain mendoakan para ulama yang telah wafat, juga menjadikan momentum ini untuk mempererat persatuan dan kebersamaan umat.

Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov), Wagub Hasnuryadi berharap seluruh jemaah dapat menjaga keselamatan, kesehatan, dan keamanan, mengingat jumlah jemaah yang sangat banyak itu.

Prosesi haul diawali pembacaan syair manawi yang mengisahkan riwayat hidup, akhlak, dan karomah Abah Guru Zuhdi, dilanjutkan pelantunan shalawat Fatih yang menjadi salah satu amalan khas. Pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan tahlil yang ditujukan untuk almarhum, dirangkai doa-doa.

Kehadiran Wagub Hasnuryadi di haul Guru Zahdi ini bukan kali pertama, pada momentum sebelumnya pun turut hadiri. Seperti peringatan haul ke-5 tahun lalu, Wagub Hasnuryadi mendatangi kegiatan dengan menaiki speed boat. (sal/ali/jp). 

Manasik Tingkat Kecamatan, Abdi Muhaimin Beri Pembekalan Persiapan Haji Bagi 101 JCH Barito Timur 1447 H/2026 M

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 101 jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Barito Timur mengikuti manasik haji tingkat kecamatan yang digelar oleh Kantor Kementerian Haji da Umrah (Kemenhaj) Barito Timur, Sabtu (14/2/2026), di Aula PLHUT Tamiang Layang.

Kegiatan ini menghadirkan Abdi Muhaimin, S.Ag, yang menyampaikan materi persiapan keberangkatan haji 1447 H/2026 M, dengan fokus pada kesiapan fisik, mental, dan spiritual para jemaah.

Dalam pemaparannya, Abdi menekankan sejumlah hal penting. Antara lain Bekal fisik dan pengetahuan: menjaga kebugaran tubuh dan memahami tata cara ibadah haji.

Manasik haji, praktik langsung ibadah, termasuk tayamum dan salat qashar selama di pesawat.

Persiapan perjalanan: meliputi dokumen, obat-obatan, dan adat safar dari keberangkatan rumah hingga Madinah.

Ibadah di Madinah: kegiatan Arbain, salat berjamaah di Masjid Nabawi, dan kunjungan ke Raudhah.

Persiapan Ihram, niat Ihram di Bir Ali.

Kasus fiqih, solusi bagi jemaah yang tidak bisa mengikuti Arbain, wanita haid yang ingin memasuki Raudhah, dan kondisi lainnya.

Terpisah, Kepala Kantor Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengimbau kepada para jemaah calon haji agar mengikuti kegiatan manasik tersebut dengan bersungguh-sungguh. 

Selain itu, H Ahmad Fauzi juga meminta agar jemaah calon haji selalu menjaga kesehatan, memahami prosedur ibadah, dan mempersiapkan mental sebelum keberangkatan.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memastikan jemaah calon haji Barito Timur siap secara fisik, mental, dan spiritual dalam menunaikan ibadah haji,” ujar H Ahmad Fauzi. (zi/jp). 

Pemkab Barito Utara Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H, Pelayanan Publik Tetap Optimal

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menetapkan penyesuaian jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran resmi sebagai langkah untuk mendukung kelancaran ibadah puasa pegawai, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penyesuaian jam kerja dilakukan dengan mempertimbangkan efektivitas pelaksanaan tugas serta optimalisasi kinerja perangkat daerah. Pemerintah daerah menegaskan bahwa meskipun terdapat perubahan waktu kerja, disiplin pegawai dan standar pelayanan publik harus tetap terjaga.

"Penyesuaian ini bertujuan memberikan ruang bagi ASN untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi pemerintah daerah.

Pemkab Barito Utara juga mengimbau seluruh ASN untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan integritas, etos kerja, dan komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Dengan kebijakan ini, diharapkan keseimbangan antara pelaksanaan ibadah dan tanggung jawab sebagai pelayan publik dapat berjalan seiring selama bulan suci Ramadan. (dsk/emca/jp). 

Wali Kota Banjarmasin Tekankan Kolaborasi dan Kepemimpinan untuk Perkuat Layanan Publik Tingkat RT

BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, menekankan pentingnya kolaborasi dan kepemimpinan dalam penguatan tata kelola layanan publik di tingkat RT. 

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Layanan Publik Lingkup RT, yang digelar di Aula Kayuh Baimbai Pemkot Banjarmasin, Sabtu (14/2/2026) siang, dihadiri kepala dinas, kepala badan, camat, lurah, perwakilan RT, dan LPMK se-Kota Banjarmasin.

Narasumber rapat, Dr. Taufiq Supriadi, S.E., S.H., M.T., Ak., memaparkan pengalaman dan studi kasus pengelolaan lingkungan di tingkat RT. 

Ia menegaskan, keberhasilan tata kelola di level paling dasar pemerintahan ditentukan oleh empat kunci utama: kolaborasi, transparansi, insentif, dan kepemimpinan. Pendekatan partisipatif dari warga menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan bersih dan tertata.

Wali Kota Yamin menyoroti sejumlah isu strategis, termasuk pembangunan TPS3R yang sempat ditolak warga. Sebagai alternatif, Pemkot mendorong pengolahan sampah organik secara mandiri melalui pembuatan kompos di rumah tangga.

"Kita akan lebih agresif dalam pengelolaan sampah organik di Banjarmasin. Jika tidak diolah, sampah menimbulkan bau dan masalah lingkungan. Namun jika dikelola menjadi kompos, bisa menjadi pupuk untuk pemanfaatan sendiri atau bahkan bernilai jual,” kata Wali Kota.

Ia menegaskan, bahwa Surat Edaran Darurat Sampah masih berlaku karena persoalan pengelolaan sampah belum tuntas. Seluruh elemen diminta aktif menyosialisasikan pengolahan sampah organik menjadi kompos, khususnya di kelurahan yang belum mampu memproduksi kompos secara mandiri.

Wali Kota juga menyoroti laporan LPMK mengenai satuan tugas kebersihan di salah satu kelurahan yang dinilai belum optimal, sebagai catatan evaluasi untuk segera diperbaiki.

Saat ini, Kota Banjarmasin memiliki 52 kelurahan, 52 LPMK, dan 1.563 RT. Wali Kota menegaskan, seluruh lurah dan RT harus menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Banjarmasin yang bersih dan tertata.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kominfo, serta para kepala bagian di lingkungan Pemkot.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkot Banjarmasin berharap penguatan tata kelola layanan publik di tingkat RT dapat berjalan lebih efektif, responsif, dan berkelanjutan, demi peningkatan kualitas hidup masyarakat. (prkm/ali/jp). 

SMSI Kalsel Bagikan Ratusan Sajadah dan Kopiah Sambut Haul ke-6 Akhmad Zuhdiannor

BANJARMASIN- Menyambut Haul ke-6 Akhmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan membagikan ratusan sajadah, kopiah, dan tasbih kepada para jemaah, Sabtu (14/2/2026).

Pembagian suvenir Islami tersebut dilaksanakan usai Salat Asar di kawasan perempatan Pasar Lama, Banjarmasin. Kegiatan dipimpin langsung Ketua SMSI Kalsel, Anang Fadilah didampingi Sekretaris SMSI Kalsel, Hamdani, serta anggota Munawar Khalil dan Nanang Shalokal.

Ketua SMSI Kalsel, Anang Fadilah, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para jemaah yang datang dari berbagai daerah untuk menghadiri haul.

"Semoga ini menjadi amal ibadah bagi kita semua dan semakin mempererat persaudaraan sesama muslim, sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota SMSI,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota SMSI Kalsel yang telah berpartisipasi dan menyisihkan rezeki demi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, SMSI tidak hanya berperan menyajikan informasi dan berita yang edukatif kepada masyarakat, tetapi juga berupaya menghadirkan aksi sosial yang memberi manfaat langsung.

"Kami berharap SMSI terus konsisten memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tutupnya. (ali/jp). 

Bhabinkamtibmas Desa Murutuwu Pantau Lahan Demplot Jagung Komposit

TAMIANG LAYANG- BRIPTU Firhan Rizky Ramadhan, Bhabinkamtibmas Desa Murutuwu, Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur melaksanakan pemantauan progres lahan demplot ketahanan pangan jagung komposit pakan ternak varietas Bisi 2 pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program swasembada pangan dan memastikan pertumbuhan tanaman jagung di wilayah Desa Murutuwu berjalan optimal.

Pemantauan dilakukan di lahan milik Sdr. Bertolumeus seluas kurang lebih 2 hektare, dengan area tanam sekitar 1,5 hektare. Saat kegiatan, tanaman jagung sudah memasuki usia 79 hari setelah tanam (HST) dengan ketinggian mencapai kurang lebih 160 cm. Berdasarkan pengamatan, tanaman diperkirakan siap untuk panen pada bulan Maret mendatang.

Bhabinkamtibmas Desa Murutuwu bersama stakeholder terkait berencana melakukan pemantauan rutin secara berkala untuk memastikan pertumbuhan tanaman tetap sehat dan produktif. Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara petani dan aparat keamanan untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program nasional sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama proses tanam hingga panen.

"Pemantauan ini penting agar tanaman jagung tumbuh dengan baik, mendukung swasembada pangan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa,” ujar IPDA Sulkhan Sururi. (zi/jp). 

Polres Tabalong Amankan Fun Run Bulan K3 2026 PT Adaro Indonesia, Ribuan Peserta Ramaikan Tiga Kategori Lomba

TANJUNG- Polres Tabalong mengamankan kegiatan Fun Run dalam rangka Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) 2026 yang digelar PT Adaro Indonesia di Taman Tanjung Expo Center, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Sabtu (14/2/2026) pagi. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta dari karyawan, mitra kerja, subkontraktor, hingga masyarakat umum.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, mengingat rute lomba melintasi sejumlah ruas jalan utama di wilayah Tabalong.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tabalong atau yang mewakili, Wakapolres Tabalong Kompol H Hasanuddin, Kabag Ops Kompol Abdul Fatah, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Adaro Indonesia, Deny Widihatmoko, Direktur Operasional PT Adaro Indonesia, Wayu Sulistyo, Kapolsek Murung Pudak, AKP Sunaryo, Danramil Tanta–Murung Pudak, Kapten Infanteri Dwi Prayitno, jajaran direksi Adaro Group, serta tamu undangan lainnya.

Panitia menyiapkan tiga kategori jarak tempuh, yakni 5 kilometer, 10 kilometer, dan 21 kilometer (half marathon).
Rute 5 kilometer: Start dari Taman Tanjung Expo Center menuju depan Kantor DPRD Tabalong, Kantor Dinas Perhubungan, Simpang 4 Islamic Center, dan kembali finis di lokasi start.

Rute 10 kilometer: Melintasi Jalan A. Yani, depan Kantor DPRD, Dinas Perhubungan, Simpang 4 Islamic Center, Jalan Nan Sarunai, Simpang 4 Samsat Lama, Bundaran Obor Mabuun, Guru Danau, Bundaran Obor Mati Mabuun, dan finis di Taman Tanjung Expo Center.

Rute 21 kilometer: Menempuh jalur hingga Jalan Limau Manis Tanta, Sulingan, Taman Tanjung, arah Mapolres Tabalong, Bundaran Obor Mabuun, Guru Danau, Bundaran Obor Mati Mabuun, dan kembali finis di titik awal.

Selain medali bagi finisher, panitia juga menyediakan berbagai hadiah doorprize untuk peserta.

Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polres Tabalong bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong, Polsek Murung Pudak, dan Polsek Tanjung. Pengamanan dipimpin Perwira Pengendali Kasat Lantas Polres Tabalong AKP Oki Hermawan bersama Kapolsek Murung Pudak AKP Sunaryo. 

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menegaskan komitmen jajarannya dalam memberikan pengamanan maksimal pada setiap kegiatan masyarakat.

"Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan menjadi kunci terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya. (fah/jp). 

Jumat, 13 Februari 2026

Gubernur Kalsel Buka Musda XI MUI, Tegaskan Penguatan Sinergi Wujudkan Banua Religius dan Sejahtera

HSS- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan, Jum'at (13/2/2026) malam.

Pembukaan Musda ditandai dengan pemukulan rebana oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Syarifuddin, yang mewakili Gubernur.

Musda yang digelar setiap lima tahun ini menandai berakhirnya masa khidmat Dewan Pimpinan MUI Kalsel periode 2021–2026. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 13–15 Februari 2026, mengusung tema “Meneguhkan Peran Ulama untuk Mewujudkan Kemakmuran Banua dan Kesejahteraan Masyarakat”.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda, Gubernur H Muhidin, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi pengurus MUI selama lima tahun terakhir dalam membina umat dan menjaga kondusivitas kehidupan beragama di Banua.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus MUI periode 2021–2026 atas pengabdian dan kontribusinya,” ujar Muhidin.

Menurutnya, MUI merupakan mitra strategis pemerintah daerah, baik dalam memberikan pandangan dan fatwa keagamaan, menjaga harmoni sosial, maupun mendukung program pembangunan.

Ia menegaskan, Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi momentum evaluasi dan perumusan arah kebijakan serta kepemimpinan lima tahun ke depan.

"Di tengah perkembangan zaman dan persoalan sosial yang semakin kompleks, peran ulama semakin strategis sebagai penuntun umat dan penjaga moralitas bangsa. Kepemimpinan MUI ke depan harus adaptif, bijaksana, serta tetap berpegang pada prinsip syariat dan nilai kebangsaan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjutnya, berkomitmen memperkuat sinergi dengan MUI guna mewujudkan masyarakat yang religius, sejahtera, dan berkeadilan. Ia berharap Musda XI melahirkan kepengurusan baru yang amanah, solid, dan mampu melanjutkan capaian sebelumnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah Musda, Ma’ruf, menyampaikan bahwa MUI terus menjalankan fungsinya sebagai Khadimul Ummah (pelayan umat), Shodiqul Hukumah (mitra pemerintah), dan Himayatul Ummah (penjaga umat) dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Ia menuturkan, sejumlah isu krusial di daerah serta tantangan transformasi digital menjadi latar belakang pelaksanaan Musda tahun ini. Kondisi tersebut, katanya, menuntut MUI dan organisasi kemasyarakatan Islam untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Berbagai persoalan tersebut menuntut peran ulama yang lebih aktif, solutif, dan responsif agar kehadiran MUI benar-benar dirasakan umat,” ujarnya.

Musda XI ini bertujuan memperkuat konsolidasi internal organisasi, menyusun kebijakan umum MUI Kalsel periode mendatang, serta menjadi forum pertukaran gagasan dalam merumuskan solusi atas persoalan umat dan mendukung agenda pembangunan daerah.

Pada kesempatan itu, MUI Kalimantan Selatan juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur H Muhidin yang diterima Sekretaris Daerah sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi Pemerintah Provinsi dalam pembinaan umat dan kehidupan keagamaan.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, perwakilan MUI Pusat, Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor, jajaran pengurus MUI kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, pimpinan pondok pesantren, perwakilan perbankan syariah dan konvensional, serta tamu undangan lainnya. (rfq/ali/jp). 

Bupati Murung Raya Resmikan Tiga Sarana dan Prasarana di DKOP

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus resmikan gedung kantor baru Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, GOR fitness dan launching objek wisata Pasir Putih, Jum'at (13/2/2026). 

Dalam sambutannya Bupati Heriyus, mengatakan pembangunan sarana dan prasarana gedung kantor oleh pemerintah daerah bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik efisiensi kinerja birokrasi serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi ASN. 

Selain itu, pembangunan ini juga bertujuan untuk memperbarui infrastruktur yang sudah mengalami penurunan fungsi agar kembali optimal.

"Oleh karena itu, setiap kegiatan yang melibatkan pemuda di dalamnya maka pemerintah wajib memberikan dukungan" ujar Heriyus. 

Pemerintah daerah juga membangun sarana dan prasarana olahraga seperti gedung olahraga (GOR) dan pusat kebugaran fitness center indoor. 

Dengan tujuan utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,melalui penyediaan fasilitas fisik yang representative aman dan dapat digunakan kapan saja.

Pembangunan sarana dan prasarana objek wisata oleh pemerintah daerah bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan melalui peningkatan kenyamanan dan aksebilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah meningkatkan pendapatan asli daerah menciptakan lapangan kerja masyarakat lokal serta meningkatkan kualitas hidup penduduk melalui perbaikan infrastruktur. 

"Tiga sarana dan prasarana pada DKOP yang baru diresmikan semua anggaran untuk membangunnya dibebankan pada APBD kabupaten Murung Raya," kataHeriyus. 

Heriyus berpesan kepada OPD penerima manfaat khususnya DKOP agar bisa menggunakan sarana dan prasarana tersebut semaksimal mungkin, sehingga bisa meningkatkan pelayanan publik dan meningkatkan kinerja ASN serta dengan pengelolaan yang teratur ke depan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah. 

Dari laporan Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata lanjut Heriyus, masih ada beberapa kendala pembangunan sarana dan prasarana penunjang. 

"Sehingga perlu kami sampaikan bahwa saat ini memang terjadi pemangkasan dana transfer ke daerah kurang lebih 40% oleh pemerintah pusat yang hampir merata di seluruh Indonesia," katanya. 

"Oleh karena itu pada tahun 2026 kita masih mengurangi belanja pembangunan atau fisik tetapi tetap fokus pada kebutuhan dasar masyarakat," jelas Heriyus.

"Saat ini kita di tuntut bagaimana daerah mampu menjalankan roda pemerintahan dengan anggaran yang terbatas. Maka dari itu, saya berpesan agar semua OPD memiliki inovasi program dan kegiatan yang berbasis kemandirian ekonomi, sehingga kedepan kita tidak tergantung lagi sepenuhnya pada dana transfer ke daerah," tambahnya. 

"Renovasi ini diwujudkan melalui pembaharuan penyelenggaraan pemerintah terutama dalam pengelolaan potensi lokal peningkatanperanan publik dan pemberdayaan masyarakat," jelasnya

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Heriyus juga menyerahkan bantuan berupa 7 unit sepeda motor viar kepada kelompok tani di tujuh desa.(maya/jp). 

Sinergi Ulama dan Pemerintah Menguat, Musda XI MUI Kalsel Resmi Dibuka di HSS

KANDANGAN- Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan resmi dibuka di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Jum'at (13/2/2026). 

Pembukaan dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mewakili Gubernur Kalimantan Selatan.

Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Peran Ulama untuk Mewujudkan Kemakmuran Banua dan Kesejahteraan Masyarakat” itu dihadiri Bupati HSS, Syafrudin Noor, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan MUI Pusat, serta pengurus MUI kabupaten/kota se-Kalsel.

Dalam sambutannya Bupati Syafrudin Noor, menegaskan Musda bukan sekadar agenda organisasi lima tahunan, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan peran MUI di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Ia mengapresiasi kontribusi MUI dalam membimbing umat serta menjaga harmoni kehidupan beragama di daerah. Menurutnya, tantangan masyarakat kian kompleks, mulai dari persoalan sosial dan ekonomi hingga derasnya arus informasi di era digital.

"Peran ulama sangat dibutuhkan untuk menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat persatuan umat,” ujar Syafrudin.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten HSS untuk memperkuat kolaborasi dengan MUI, khususnya dalam pembinaan keagamaan, pendidikan karakter, dan menjaga kerukunan antarumat beragama.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan hubungan harmonis antara ulama dan pemerintah selama ini berkontribusi terhadap stabilitas dan pembangunan daerah. 

Ia berharap, kemitraan tersebut semakin diperkuat guna menjawab berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.

"Sinergi ulama dan umaro harus terus dijaga dan diperkuat demi kemaslahatan masyarakat,” katanya.

Musda XI MUI Kalsel dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 13–15 Februari 2026, dengan agenda evaluasi program kerja serta pemilihan kepengurusan baru untuk masa bakti berikutnya. 

Forum ini diharapkan menghasilkan kepengurusan yang solid dan responsif terhadap tantangan zaman, sekaligus memperkuat peran MUI dalam menjaga persatuan dan keharmonisan umat di Banua. (ari/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Apresiasi Diluncurkannya 1.779 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri

BANJARBARU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK apresiasi diluncurkannya 1.779 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Jum’at (13/2/2026).

H Supian HK yang turut menghadiri peluncuran SPPG secara daring bersama Kapolda dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya-upaya pemerintah pusat yang dalam hal ini melalui instansi kepolisian, meningkatkan kualitas gizi dan kualitas hidup anak bangsa.

Menurut Supian HK, hal ini diharapkan meningkatkan kualitas generasi muda dimasa mendatang, mengingat Indonesia mendapat bonus demografi pada tahun 2045, yang dicanangkan pemerintah pusat sebagai Indonesia Emas.

"Kami apresiasi diluncurkannya SPPG POLRI oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Tentunya kami berharap dapat membantu peningkatan gizi dan kualitas hidup generasi muda penerus bangsa, menyongsong bonus demografi Indonesia emas 2045 mendatang," ungkap Supian HK.

Politisi senior Kalsel tersebut berpesan, agar pelaksanaannya diawasi dengan baik, sehingga program unggulan dari Presiden Prabowo ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

"Selain itu, juga berdampak langsung kepada masyarakat dan kualitas generasi muda mendatang," jelas Supian HK.

Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto menghadiri secara langsung acara peresmian dan groundbreaking yang digelar di SPPG Palmerah, Polsek Palmerah, Jakarta Barat, pada pukul 09.05 WIB. 

Kedatangan Prabowo disambut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta sejumlah anggota Kabinet Merah Putih yang hadir, antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Pratikno, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala BGN Dadan Hindayana, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Staf Kepresidenan M Qodari. Hadir pula Wagub DKI Jakarta Rano Karno. (sar/ali/jp).
 

Wali Kota Banjarmasin Tinjau Pengerukan Sungai Guring-Pekapuran, Pemkot Perkuat Upaya Pengendalian Banjir 2026

BANJARMASIN- Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mengintensifkan pengerukan dan pembersihan sungai sebagai langkah strategis mengendalikan banjir serta menjaga kelancaran aliran air di Kota Seribu Sungai. Fokus utama tahun 2026 ini adalah pengerukan Sungai Guring hingga kawasan Sungai Pekapuran.

Kegiatan pengerukan dipantau langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, Jum'at (13/2/2026) pagi. Turut hadir Kepala Dinas PUPR, Camat Banjarmasin Tengah, dan Lurah Sungai Baru untuk memastikan proses berjalan sesuai target.

Pengerukan dilakukan dari hulu Sungai Guring hingga kawasan Pekapuran, termasuk Pekapuran Laut yang padat penduduk. Wilayah ini menjadi titik krusial karena pendangkalan sungai sering memicu genangan air saat hujan deras.

Pemkot menurunkan dua unit alat berat untuk mempercepat pengerukan sedimen dan sampah yang menghambat aliran air. Material hasil kerukan kemudian diangkut menggunakan kendaraan pikap ke lokasi pembuangan yang telah ditetapkan.

Wali Kota HM. Yamin HR, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot menjaga kapasitas sungai tetap optimal. Menurutnya, pengendalian banjir tidak hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga pemeliharaan rutin sungai yang ada.

"Kita ingin memastikan aliran sungai tetap lancar, sehingga saat curah hujan tinggi, air bisa cepat surut dan tidak menimbulkan genangan berkepanjangan,” ujarnya saat peninjauan.

Dinas PUPR juga menargetkan pengerukan di titik-titik krusial lain sepanjang tahun, terutama di kawasan yang mengalami sedimentasi tinggi. Pemkot mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai guna menjaga kebersihan dan fungsi drainase alami kota. (prkm/ali/jp). 

Bupati Murung Raya Launching Objek Wisata Taman Kota Pasir Putih

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus, me-launching Objek Wisata Taman Kota Pasir Putih, Jum'at (13/2/2026).

Diketahui, objek wisata pasir putih memiliki luas tana kurang lebih 5.000 m2 dengan sarana dan prasarana yang telah dibangun antara lain rumah jaga, titian dan gazebo utama, gazebo kecil, jembatan penyeberangan, pendopo, kantin dan toilet, pagar keliling serta plang nama objek wisata.

Bupati Mura, Heriyus, mengatakan pembangunan sarana dan prasarana objek wisata oleh Pemda bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan melalui peningkatan kenyamanan dan aksesibilitas.

Kemudian, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta meningkatkan kualitas hidup penduduk melalui perbaikan infrastruktur.

Heriyus juga menyampaikan agar sarana dan prasarana di objek wisata Taman Kota Pasir Putih dipelihara dengan baik bertujuan utama untuk menciptakan kenyamanan, kepuasan, keamanan wisatawan, serta memastikan fasilitas tetap layak guna.

Dikatakan Bupati Mura, objek wisata taman kota pasir putih sebagai zona kreatif mengintegrasikan unsur seni, budaya dan industri kreatif lokal ke dalam atraksi wisata, seperti workshop kerajinan, pertunjukan seni dan kuliner, guna memberikan pengalaman mendalam bagi pengunjung.

"Saya berpesan kepada masayarakat agar selalu menjaga kebersihan. Objek wisata ini menjadi ruang partisipatif yang mendukung ekonomi kreatif dan interaksi sosial,” ucap Heriyus. (dsk/maya/jp). 

Menuju Pembangunan Stadion Berskala International Kebanggaan Banua, Komisi III Pelajari Tata Kelola JIS

‎JAKARTA- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta dalam rangka studi banding terkait teknis pembangunan dan pengelolaan stadion berskala besar. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi III, Mustaqimah, bersama jajaran anggota, Dinas PUPR Provinsi Kalsel dan staf ahli gubernur, Jum'at (13/2/2026).
‎Rombongan Komisi III diterima langsung oleh I Gede Adi Adnyana selaku Direktur Bisnis dan Operasional JIS, serta Shinta Syamsul Arif selaku Vice President JIS d Ddan jajarannya.  

Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen JIS memaparkan secara komprehensif proses pembangunan stadion, mulai dari perencanaan desain arsitektur, tahapan konstruksi, penganggaran, hingga sistem pengelolaan operasional yang diterapkan saat ini.
‎I Gede Adi Adyana menjelaskan, bahwa pengelolaan stadion modern menuntut perencanaan bisnis yang matang agar fasilitas tetap produktif dan berkelanjutan.
"Dalam hal pengelolaan dalam pembuatan stadion modern atau yang bertaraf international segala halnya harus diperhitungkan dengan masak dan matang, tidak asal asalan agar fasilitas yang akan kita bangun itu menjadi produktif dan berkelanjutan," ujar I Gede Adyana.
‎Sementara itu, Shinta Syamsul Arif, menambahkan bahwa strategi pengembangan event menjadi kunci utama dalam memaksimalkan fungsi stadion, tidak hanya untuk pertandingan olahraga, tetapi juga konser musik, kegiatan sosial, hingga agenda berskala internasional.
"Startegi pengembangan event akan menjadi kunci utama dan semaksimal mungkin untuk memfungsikan suatu stadion, jadi tidak hanya untuk event olah raga saja, namun juga untuk konser musik, kegiatan sosial dan kemasyarakatan hingga scara yang berskala nasional dan international," kata Shinta Syamsul Arif. 
‎H Kartoyo S.M, Wakil Ketua DPRD Kalsel, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah penting dalam menggali referensi dan praktik terbaik sebagai bahan perencanaan pembangunan stadion di Kalimantan Selatan. Menurutnya, pembangunan stadion berskala besar harus disertai sistem pengelolaan profesional agar mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
"Di sini kita mengkaji, mengevaluasi dan Kita berharap kunjungan ini tidak kali ini saja, namun kita usahakan akan berkelajutan. Jadi kita tidak ingin di Kalimantan bisa di bangun tapi tidak bisa di kelola. Kita harus multi fungsi. Kita akan bergerak dari regulasi dulu atau pergubnya itu yang akan kita kaji lebih awal. Ini akan menjadi langkah penting Untuk menggali referensi dan praktik yang baik dalam hal perencanaan pembangunan stadion modern berskala international, sehingga akan terwujudnya stadion kebanggaan benua," paparnya. 
‎Melalui studi banding ini, Komisi III DPRD Kalsel berharap dapat mengadopsi konsep pembangunan dan manajemen stadion yang modern, efisien, serta berorientasi pada pelayanan publik dan peningkatan pendapatan daerah, sehingga ke depan Kalimantan Selatan dapat memiliki infrastruktur olahraga yang representatif dan membanggakan. (sar/ali/jp).

Optimalkan Potensi Lahan, Komisi II DPRD Kalsel Bahas Strategi Perkebunan Bernilai Tinggi

PALANGKA RAYA- Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan studi komparasi ke Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Jum'at (13/2/2026). Kunjungan tersebut membahas pengembangan budidaya tanaman serta potensi komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Rombongan Komisi II yang dipimpin Sekretaris Komisi II, H Jahrian, disambut langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, H Rizky Ramadhana Badjuri, beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, H Jahrian, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi banding terkait upaya peningkatan hasil sektor perkebunan, khususnya pada komoditas kelapa sawit serta komoditas strategis lainnya.

"Kunjungan ini sebagai bagian dari studi banding untuk melihat bagaimana peningkatan hasil perkebunan, terutama kelapa sawit dan komoditas strategis lainnya. Kami melihat potensi lahan di Kalimantan Tengah sangat luas dan memiliki peluang besar untuk dikembangkan,” ujarnya.

Selain membahas kelapa sawit, Komisi II juga menyoroti perkembangan budidaya tanaman kratom yang saat ini masih dalam tahap uji coba dan belum dipasarkan secara luas. H. Jahrian berharap ke depan terdapat komoditas lain yang berorientasi ekspor dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Ia mencontohkan tanaman daun gelinggang atau yang dikenal masyarakat sebagai ketepeng Cina, yang dinilai memiliki permintaan cukup tinggi di pasar Jepang. Namun, produksi di Kalimantan Selatan masih terbatas sehingga diperlukan pengembangan budidaya di daerah lain, termasuk Kalimantan Tengah.

Sementara itu, H Rizky Ramadhana Badjuri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antardaerah dalam pengembangan sektor perkebunan.

"Kami mengapresiasi kunjungan ini sebagai bentuk dukungan dan kolaborasi yang positif. Diskusi yang berlangsung mencakup berbagai aspek, mulai dari hulu hingga hilirisasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembahasan juga menyentuh soal komunitas kratom serta upaya mendorong para pekebun, termasuk pekebun karet, untuk bangkit melalui pengembangan komoditas alternatif yang bernilai ekonomi.

"Semoga pertemuan ini menjadi penyemangat bersama dalam memperkuat sektor perkebunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (sar/ali/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes