BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Minggu, 08 Februari 2026

Kasat Lantas Polres Bartim Pimpin Program Polantas Menyapa di GKE Maranatha, Dukung Operasi Keselamatan Telabang 2026

TAMIANG LAYANG- Satlantas Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah melaksanakan Program Polantas Menyapa pada rangkaian Operasi Keselamatan Telabang Tahun 2026, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja GKE Maranatha Tamiang Layang, Jalan Pancasila, dengan sasaran jemaat gereja. Program Polantas Menyapa bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi dan imbauan terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Barito Timur menyapa secara langsung jemaat GKE Maranatha Tamiang Layang serta menyampaikan imbauan Kamseltibcarlantas sehubungan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Telabang Tahun 2026. 

Imbauan yang disampaikan antara lain pentingnya tertib berlalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara, serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.

Kegiatan Polantas Menyapa tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Barito Timur, AKP Asri Putra Bahari, S.Tr.K., S.I.K., dan diikuti oleh personel Satlantas Polres Bartim, yaitu AIPTU Imron, AIPTU Heriadi, S.P., AIPDA Rudi S., dan BRIGPOL Nana S.

Kasat Lantas Polres Barito Timur, AKP Asri Putra Bahari, menyampaikan bahwa Program Polantas Menyapa merupakan salah satu upaya preventif dan edukatif Polri dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

"Melalui Program Polantas Menyapa ini, kami memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat, khususnya jemaat gereja, agar selalu tertib berlalu lintas dan mematuhi peraturan yang berlaku. Hal ini sejalan dengan tujuan Operasi Keselamatan Telabang 2026, yaitu menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif,” ujar AKP Asri Putra Bahari. 

Ia menjelaskan, bahwa Satlantas Polres Barito Timur akan terus melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Empat Organisasi Perempuan Periode 2025–2030

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, melantik pengurus empat organisasi perempuan sekaligus, yakni Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), dan Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) masa bakti 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Minggu (8/2/2026).

Dalam sambutannya Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan bahwa perempuan, khususnya kaum ibu, memiliki peran strategis dalam menentukan arah kemajuan daerah.

Ia menyampaikan, bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilepaskan dari peran keluarga dan pendidikan sejak usia dini.

Bupati menjelaskan, terdapat tiga pilar utama dalam pembentukan karakter generasi bangsa, yaitu lingkungan keluarga sebagai fondasi dasar, pendidikan yang mencakup jalur formal, nonformal, dan informal, serta penanaman nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, keempat organisasi yang dilantik memiliki posisi penting dalam menjaga dan menguatkan ketiga pilar tersebut.

"Ibu-ibu pengurus yang hari ini dilantik merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya anak-anak usia PAUD, sekaligus berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan kerajinan lokal,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan bahwa organisasi perempuan bukan sekadar mitra pemerintah daerah, melainkan agen perubahan yang mampu mendorong kesejahteraan keluarga dan meningkatkan daya saing daerah, termasuk membawa produk kerajinan lokal Barito Utara agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Bupati berharap, para pengurus yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, berinovasi dalam program kerja, serta bersinergi dengan pemerintah daerah demi terwujudnya keluarga sejahtera dan Barito Utara yang semakin maju. (dsk/emca/jp). 

Sabtu, 07 Februari 2026

HPN 2026 Banten, SMSI Resmikan Monumen Media Siber

GILEGON- Pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi moment bersejarah bagi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Di sela rangkaian HPN 2026, SMSI meresmikan Monumen Media Siber Indonesia di Alun-alun Kota Cilegon, Banten, Sabtu, 7 Februari 2026.

Menariknya, simbol kokoh berbahan baja ringan itu menjadi catatan sejarah karena merupakan Tugu Media Siber Pertama di Indonesia. Bertambah spesial, tonggak sejarah ini disaksikan oleh perwakilan SMSI di se- Indonesia.

Ketua Umum SMSI Firdaus, menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran SMSI se-Indonesia di Kota Cilegon.

Kata Firdaus, monumen merupakan sebuah nilai yang diwujudkan dalam bentuk simbol yang akan jadi legacy (warisan). Keberhasilan pembangunan ini juga tak lepas dari peran Pemda dan stakeholder terkait.

"Monumen SMSI ini merupakan tugu media siber pertama di Indonesia," sebutnya.

Dikatakannya, peresmian sengaja bertepatan dengan rangkaian kegiatan HPN tahun 2026 ini, merupakan perayaan paling bersejarah bagi SMSI.

Mengingat setelah usainya dinamika di tubuh PWI sebagai organisasi pers tertua di tanah air, Banten diberi kepercayaan untuk menjadi tuan rumah HPN.

Sementara itu, Wakil Walikota Banten, Jafar Hadi Prabowo yang mewakili Pemkot Cilegon, menyebut bahwa hubungan media massa dengan Pemkot bukanlah sebagai lawan namun menjadi teman diskusi, pemberi kritik dan saran baik kebaikan daerah. Oleh karena itu, pembangunan tugu pers berjalan dengan lancar dan baik.

Dikatakan Fajar, monumen tugu SMSI penuh makna. Seperti heksagonal jumlah sudut semua punya arti.

"Ini bukan sekedar monumen yang ada di Cilegon tapi merupakan bukti nyata, mengingatkan kita Kota Cilegon ambil andil untuk terus mengawal demokrasi dan ini suatu kebanggaan bagi saya,” sebut Fajar.

Tugu pers ini diresmikan secara langsung oleh Walikota Cilegon Robinsar dan disambut khidmat Ketua dan pengurus SMSI se-Indonesia.

Ketua SMSI Kalsel, Anang Fadilah, menyambut bahagia, bahwa peresmian monumen media siber merupakan momentum bersejarah di HPN 2026 Banten.

Anang bersyukur bisa langsung menyaksikan dimana monumen tersebut yang pertama didirikan di Banten.

"Alhamdulillah, ini momentum bersejarah. SMSI Kalsel juga turut menyaksikan peresmian monumen media siber di HPN 2026,” tutupnya. (rls/jp). 

Kapolres Barito Timur Hadiri Pengukuhan Tim Tanggap Bencana

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, menghadiri kegiatan pengukuhan Tim Tanggap Bencana Kabupaten Barito Timur yang dipimpin langsung oleh Bupati Barito Timur, M. Yamin, di Lapangan Expo, Jalan Patianom, Tamiang Layang, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan pengukuhan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Timur, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tim BASARNAS Provinsi Kalimantan Tengah, BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, relawan, pelajar dan tamu undangan lainnya. 

Turut hadir pimpinan perbankan se-Kabupaten Barito Timur, pelaku usaha di bidang pertambangan dan perkebunan, pengurus PGRI dan IGI Kabupaten Barito Timur, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai unsur relawan. 

Unsur relawan yang hadir antara lain ORARI/RAPI, Tagana, anggota Pramuka dari SMAN 1 Tamiang Layang dan SMKN 1 Tamiang Layang, Paskibraka Kabupaten Barito Timur, anggota BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur, rekan-rekan media, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Barito Timur, M. Yamin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak dan relawan yang tergabung dalam Tim Tanggap Bencana Kabupaten Barito Timur atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam penanganan serta penanggulangan bencana.

"Semangat para relawan membawa harapan dan cahaya di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak ketiga atas peran, bantuan, dukungan, dan kepeduliannya selama ini dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana,” ujar Bupati.

Bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur selaku penyelenggara kegiatan pengukuhan Tim Tanggap Bencana tersebut. 

Ia menegaskan, bahwa ancaman multidimensi, termasuk bencana alam, terus meningkat setiap tahun dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat serta pembangunan daerah. Oleh karena itu, penanganan bencana harus dilakukan secara komprehensif, multisektor, terpadu, dan terintegrasi.

"Pembentukan Tim Tanggap Bencana ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk menghadapi tantangan kebencanaan yang semakin kompleks,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, menyatakan bahwa Polri siap mendukung dan bersinergi dengan seluruh unsur yang tergabung dalam Tim Tanggap Bencana Kabupaten Barito Timur. 

Kehadiran Polri, menurutnya, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam membantu evakuasi, pengamanan lokasi bencana, pendistribusian bantuan, serta pemulihan situasi pascabencana.

Pengukuhan Tim Tanggap Bencana Kabupaten Barito Timur ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana. 

Tim ini menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan evakuasi, pertolongan pertama, kaji cepat, penyebaran informasi, distribusi bantuan, hingga pemulihan awal pascabencana demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Barito Timur. (zi/jp). 

Dinkes Bartim Siagakan Layanan Kesehatan pada Pengukuhan Tim Tanggap Bencana

TAMIANG LAYANG- Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur menyiapkan layanan kesehatan dalam kegiatan pengukuhan Tim Tanggap Bencana Kabupaten Barito Timur yang dirangkaikan dengan simulasi penanganan bencana, Sabtu (7/2/2026), di Lapangan Expo, Jalan Patianom.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, dr. Jimmi W.S. Hutagalung, M.M.Kes, mengatakan pihaknya memberikan dukungan kesehatan secara optimal, baik dari sisi tenaga medis, sarana dan prasarana, hingga sistem rujukan kegawatdaruratan.

"Dalam kegiatan ini kami menyiagakan tenaga kesehatan, obat-obatan, serta peralatan medis untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan tepat apabila dibutuhkan,” ujarnya.

Menurut dr. Jimmi, keterlibatan Dinas Kesehatan dalam pengukuhan dan simulasi tersebut merupakan bagian penting dari upaya mitigasi dan penanganan bencana, khususnya pada aspek pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, simulasi penanganan bencana menjadi sarana strategis untuk melatih koordinasi antarinstansi serta memastikan seluruh petugas memahami peran dan alur penanganan korban bencana, mulai dari proses evakuasi, pertolongan pertama, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh petugas siap bertindak sesuai prosedur dan mampu bekerja secara terpadu di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Jimmi menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur secara berkelanjutan akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kesehatan melalui berbagai pelatihan dan pembinaan guna menghadapi berbagai potensi bencana di daerah.

"Dinas Kesehatan siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam setiap upaya penanggulangan bencana, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas serta memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal,” pungkasnya. (zi/jp). 

CAA Group Terima Penghargaan Pemkab Bartim atas Kontribusi Penanganan Banjir

TAMIANG LAYANG- Sejumlah perusahaan di wilayah Kabupaten Barito Timur telah menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur atas kontribusinya membantu masyarakat terdampak banjir. Salah satunya Ciliandry Anki Abadi (CAA) Group melalui anak perusahaannya, PT Borneo Ketapang Indah (BKI). 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Barito Timur, M. Yamin, pada momentum pengukuhan Tim Reaksi Cepat (TRC) serta simulasi penanganan bencana yang digelar di Stadion Patianom, Sabtu (7/2/2026).

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran dunia usaha, khususnya CAA Group yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, dalam mendukung penanganan bencana serta pemulihan kondisi masyarakat terdampak.

Senior Manager Corporate Affair CAA Group Region Barito Timur, Hendra, menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk bisa terlibat aktif dalam penanganan bencana, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Hendra.

Sementara itu, Bupati Barito Timur, M. Yamin, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Barito Timur.

Menurutnya, keterlibatan pihak swasta dalam kegiatan kemanusiaan merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam penanggulangan bencana.

Ia berharap dukungan dunia usaha terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan dan kebencanaan dapat terus berlanjut guna membantu pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. (zi/jp). 

Bupati M. Yamin Kukuhkan Tim Tanggap Bencana Kabupaten Bartim

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, secara resmi mengukuhkan Tim Tanggap Bencana Kabupaten Barito Timur dan simulasi penanganan bencana di Lapangan Expo Jalan Patianom, Sabtu (7/2/2026).

Pengukuhan tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, Tim Basarnas Provinsi Kalimantan Tengah, Tim BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat, pimpinan perbankan, pelaku usaha, kepala desa, relawan, pelajar, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati M. Yamin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak serta relawan yang tergabung dalam Tim Tanggap Bencana atas dedikasi dan komitmen mereka dalam penanganan dan penanggulangan bencana.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh relawan dan pihak terkait. Dedikasi dan semangat kalian membawa harapan serta cahaya di tengah kesulitan masyarakat saat bencana terjadi,” ujar Yamin.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak ketiga yang selama ini telah berperan aktif memberikan bantuan, dukungan, dan kepedulian kepada para korban bencana di Kabupaten Barito Timur.

Bupati M. Yamin menjelaskan, Tim Tanggap Bencana merupakan kelompok terlatih yang terdiri dari berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah, organisasi non-profit, lembaga pendidikan, hingga relawan komunitas. Tim ini bekerja dengan prinsip sigap, tepat, dan terkoordinasi dalam menghadapi situasi darurat.

"Tim tersebut menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana, mulai dari evakuasi, pertolongan pertama, kaji cepat, penyebaran informasi, koordinasi lintas sektor, pendistribusian bantuan, hingga pemulihan awal aktivitas masyarakat pascabencana," katanya. 

Bupati juga menegaskan, bahwa pembentukan dan pengukuhan Tim Tanggap Bencana ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mengintegrasikan penanganan darurat bencana secara efektif dan efisien guna meminimalkan dampak bencana.

"Saya menyambut positif terbentuknya Tim Tanggap Bencana Kabupaten Barito Timur sebagai upaya pengendalian risiko dan penanganan bencana secara terpadu,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur selaku leading sector yang telah menyelenggarakan kegiatan pengukuhan tersebut.

Menurutnya, ancaman bencana bersifat multidimensi dan cenderung meningkat setiap tahun, sehingga memerlukan penanganan yang komprehensif, lintas sektor, dan terintegrasi.

Dengan telah dikukuhkannya Tim Tanggap Bencana Kabupaten Barito Timur, Bupati berharap tim tersebut dapat melaksanakan tugas secara profesional, berorientasi pada pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan masyarakat sesuai kondisi darurat yang dihadapi.

Bupati juga berpesan kepada BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur agar terus memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kelembagaan tim tanggap bencana.

"Dengan sinergi yang kuat, kita wujudkan penanganan bencana yang andal demi mendukung terwujudnya Bartim Segah, Barito Timur Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis menuju Gumi Jari Janang Kalalawah,” pungkasnya. (zi/jp).

Jumat, 06 Februari 2026

Banjarbaru Dorong Cempaka Jadi Living Museum, Wali Kota Temui Menteri Kebudayaan RI

BANJARBARU- Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat komitmen menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. 

Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, bersama Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Banjarbaru melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta, Jum'at (6/2/2026).

Rombongan diterima langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Pertemuan tersebut bertujuan meminta dukungan pemerintah pusat dalam rencana penetapan Kecamatan Cempaka sebagai Living Museum, yakni kawasan budaya hidup berbasis sejarah, tradisi, dan kearifan lokal masyarakat.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa, menegaskan bahwa pengembangan Cempaka sebagai Living Museum tidak hanya berorientasi pada pelestarian sejarah, tetapi merupakan langkah strategis pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan budaya, edukasi, dan ekonomi kreatif.

"Kehadiran kami adalah upaya menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah agar pembangunan kebudayaan di Banjarbaru dapat berjalan seiring dan saling menguatkan,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan, pengembangan Living Museum Cempaka juga menjadi bagian dari visi Banjarbaru menuju Kota Kreatif Nasional 2027.

"Kami berharap Cempaka dapat menjadi ruang hidup kebudayaan yang berkelanjutan sekaligus penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya,” katanya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kota Banjarbaru dan KEK Banjarbaru yang dinilai serius menempatkan kebudayaan sebagai kekuatan strategis pembangunan daerah.

"Kementerian Kebudayaan terbuka memberikan dukungan, termasuk pendampingan teknis, agar pengembangan Cempaka dapat berjalan terarah dan berkelanjutan. Kami mendorong koordinasi aktif dengan satuan kerja Kementerian di daerah agar langkah yang diambil lebih optimal,” ujarnya.

Kecamatan Cempaka, khususnya kawasan Pumpung, dikenal sebagai pusat pendulangan intan tradisional. Dari kawasan ini ditemukan Intan Trisakti, intan mentah terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia dengan berat 166,75 karat.

Intan tersebut ditemukan pada 26 Agustus 1965 oleh 24 pendulang yang dipimpin H Matsam dan dinamai langsung oleh Presiden Soekarno sebagai simbol kesaktian dan kedaulatan bangsa. Nilainya ditaksir mencapai Rp10 triliun.

Namun, di balik sejarah besar tersebut, tersimpan kisah perjuangan para pendulang yang selama ini belum banyak terekspos.

Melalui konsep Cempaka Living Museum, sejarah itu dihidupkan kembali sebagai ruang edukasi, destinasi wisata sejarah, serta motor penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya. Konsep ini diharapkan mampu menjadikan Cempaka sebagai laboratorium kebudayaan terbuka yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.

Dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, Pemerintah Kota Banjarbaru optimistis Cempaka akan berkembang tidak hanya sebagai saksi sejarah, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan kebudayaan dan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan. (mc/jp). 

Bupati Kapuas Terima Audiensi BNN Provinsi Kalteng, Bahas Dukungan Gedung dan Penguatan Kelembagaan

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno menerima audiensi dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, beserta jajaran, di Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Jum'at (6/2/2026).

Pertemuan ini membahas penguatan sinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Kapuas. Turut hadir, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, Sekretaris Daerah, Usis I. Sangkai, serta didampingi kepala organisasi perangkat daerah dilingkup terkait, serta Camat Selat.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, menyampaikan sejumlah poin strategis, di antaranya permohonan dukungan pemerintah daerah berupa penyediaan gedung operasional BNN Kabupaten Kapuas serta percepatan pembentukan dan penetapan susunan kepengurusan BNN di tingkat kabupaten.

Mada Roostanto juga menyampaikan, bahwa keberadaan gedung dan struktur organisasi yang definitif sangat penting untuk mengoptimalkan pelayanan serta pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

"Kami berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas berupa penyediaan gedung kantor BNN Kabupaten, sekaligus fasilitasi pembentukan susunan kepengurusan. Hal ini menjadi dasar penting agar program P4GN dapat berjalan lebih maksimal dan terkoordinasi," ujar perwakilan BNN Provinsi Kalimantan Tengah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kapuas, HM. Wiyatno, menyambut baik audiensi yang dilakukan BNN Provinsi Kalteng dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung upaya pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Kapuas.

"Pemerintah Kabupaten Kapuas siap bersinergi dengan BNN dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Terkait permohonan gedung dan susunan kepengurusan, akan kami kami tindak lanjuti bersama perangkat daerah terkait sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Bupati Kapuas.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pengecekan gedung yang direncakan untuk gedung operasional BNN Kabupaten Kapuas sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah kepada BNN.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kelembagaan BNN di Kabupaten Kapuas, sekaligus mempererat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba. (fah/hru/jp).

Wabup Barito Kuala Buka Sosialisasi Transaksi Non-Tunai bagi Pemerintah Desa

MARABAHAN- Wakil Bupati Barito Kuala, Herman Susilo, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Implementasi Transaksi Non-Tunai bagi Pemerintah Desa se-Kabupaten Barito Kuala di Aula Selidah, Marabahan, Jum'at (6/2/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Herman Susilo, menegaskan bahwa penerapan transaksi non-tunai merupakan kewajiban pemerintah daerah sebagai tindak lanjut kebijakan dan instruksi pemerintah pusat. Melalui kegiatan ini, ia berharap aparatur pemerintah desa dapat meningkatkan pemahaman, khususnya dalam pengelolaan administrasi dan keuangan desa.

Ia mengungkapkan, masih ditemukan berbagai permasalahan dalam pengelolaan keuangan desa yang berujung pada temuan dan pengembalian. Menurutnya, hal tersebut bukan semata-mata karena kesengajaan, melainkan dapat disebabkan oleh miskomunikasi atau pelaporan yang kurang tepat.

"Dengan penerapan transaksi non-tunai, pelaporan keuangan diharapkan lebih terukur, tertata, dan meminimalkan potensi kesalahan,” ujarnya.

Herman Susilo juga menekankan, bahwa sistem non-tunai mampu mengurangi kelemahan pencatatan manual yang sangat bergantung pada daya ingat manusia. Sistem yang terintegrasi dinilai dapat mendorong transparansi, akuntabilitas, serta kemudahan pertanggungjawaban keuangan desa.

Selain itu, ia menanggapi keluhan pemerintah desa terkait keterlambatan pencairan anggaran desa. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Kuala tidak menahan anggaran desa, melainkan terus menyampaikan aspirasi dan kendala tersebut kepada pemerintah pusat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

"Desa adalah ujung tombak pembangunan. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa perhatian serius kepada desa. Saya berharap Dinas PMD terus melakukan pendampingan dan pengawasan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pengelola keuangan desa agar selalu melakukan pengecekan dan verifikasi data sebelum diinput dan dilaporkan, mengingat pengelolaan keuangan harus dilakukan secara akurat dan seimbang.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Barito Kuala, M. Mujiburrahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.3.13/4910/SJ tanggal 8 September 2025 tentang Implementasi Transaksi Non-Tunai dalam Pengelolaan Keuangan Desa.

Ia menyebutkan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan melalui penerapan transaksi non-tunai menggunakan Cash Management System (CMS) Bank Kalsel, sekaligus memenuhi indikator CMS dalam Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan selama satu hari dan diikuti oleh perwakilan dari 195 desa, khususnya Kaur Keuangan Pemerintah Desa. Narasumber berasal dari tenaga teknis Bank Kalsel Kantor Pusat Banjarmasin yang didampingi oleh Bank Kalsel Cabang Marabahan.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Bank Kalsel Kantor Pusat Banjarmasin, pimpinan SOPD terkait, Pimpinan Bank Kalsel Cabang Marabahan, Koordinator Camat se-Kabupaten Barito Kuala, Ketua APDESI, serta Ketua PABPDSI Kabupaten Barito Kuala. (dsk/ali/jp). 

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Bupati Kapuas Buka Bimtek PPID Perangkat Daerah dan Desa

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada Perangkat Daerah dan Desa, Jum'at (6/2/2026) pagi, di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas. 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno dan dihadiri Wakil Bupati Kapuas, Dodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa  undangan terkait lainnya.

Bimtek tersebut menghadirkan narasumber Komisioner Komisi Informasi Pusat RI Rospita Vici Paulyn, Komisioner sekaligus Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Tengah Linggarjati, serta Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus PPID Utama Provinsi Kalimantan Tengah Erwindy.

Dalam sambutannya Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, mengapresiasi pelaksanaan bimtek tersebut sebagai langkah penting untuk memperkuat keterbukaan informasi publik dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi lingkungan pemerintahan daerah hingga desa.

"Keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Perangkat daerah dan desa sebagai ujung tombak pelayanan publik memiliki peran strategis dalam menyediakan informasi yang akurat, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat," ucap Bupati.

Bupati juga menegaskan, bahwa pelaksanaan keterbukaan informasi publik merupakan amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008, sehingga setiap badan publik wajib memiliki PPID sebagai pengelola layanan informasi dan dokumentasi.

"Melalui Bimtek ini, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu dan pengalaman dari para narasumber, serta mampu menerapkannya secara nyata. Jadikan PPID sebagai sarana untuk membangun pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfosantik Kabupaten Kapuas selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan bimtek dilaksanakan selama satu hari dengan tujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola PPID pada perangkat daerah dan des terutama dalam tata kelola layanan informasi publik, klasifikasi informasi, penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), pengelolaan permohonan informasi, hingga penanganan keberatan dan sengketa informasi.

"Dari total 214 desa di Kabupaten Kapuas, sebanyak 105 desa telah membentuk PPID desa. Capaian ini menjadi prestasi yang membanggakan karena Kabupaten Kapuas menjadi kabupaten pertama di Kalimantan Tengah yang telah membentuk PPID di tingkat desa sekaligus melaksanakan bimtek pengelolaannya," ujar Kepala Dinas Kominfosantik dalam laporannya.

Rangkaian kegiatan pembukaan juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada perangkat daerah, kelurahan, serta desa terbaik dalam pengelolaan layanan informasi, pengaduan, dan kehumasan Tahun 2025, serta penandatanganan deklarasi keterbukaan informasi publik.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap pengelolaan PPID pada perangkat daerah dan desa semakin kuat dan profesional, sehingga keterbukaan informasi publik dapat berjalan optimal dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan. (fah/hru/jp). 

Musrenbang Montallat 2027, Bupati Barito Utara Tekankan Sinkronisasi Program dan Keberlanjutan Pembangunan

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan antarwilayah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027 tingkat Kecamatan Montallat yang digelar di Tumpung Laung II, Jum'at (6/2/2026).

Menurut Bupati, sistem perencanaan daerah harus mampu menjamin keterpaduan program dari tingkat desa hingga kabupaten agar pembangunan berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari jajaran pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh pemuda untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan yang bersifat prioritas serta realistis. Seluruh masukan itu akan diseleksi dan dirumuskan sebagai program prioritas pembangunan tahun 2027.

"Musrenbang merupakan wadah strategis untuk menyelaraskan usulan masyarakat dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, sehingga setiap program yang direncanakan benar-benar terarah, terukur, dan akuntabel,” ujar H Shalahuddin.

Bupati juga menekankan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 merupakan bagian dari keberlanjutan capaian pembangunan pada tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah daerah, kata dia, tetap berkomitmen mengawal pelaksanaan 11 Program Unggulan dan 12 Program Prioritas hingga akhir masa kepemimpinan.

Dengan perencanaan yang terintegrasi dan sinkron, Bupati optimistis pembangunan di Kecamatan Montallat dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (dsk/emca/jp). 

Wujudkan Banjarmasin Bersih, Pemkot Lirik Teknologi Pirolisis Olah Sampah Plastik

BALI- Pemerintah Kota Banjarmasin terus berupaya mencari solusi terbaik dalam menangani permasalahan sampah yang kian kompleks. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mempelajari teknologi pirolisis yang dapat mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) berkualitas tinggi di Get Foundation Jl. Raya Gering, Siabng Kaja, Bali, Jum'at (6/2/2026) .

Teknologi pirolisis ini telah dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan telah diuji coba di beberapa daerah, termasuk Banjarnegara dan Semarang. Teknologi ini menggunakan proses pirolisis untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar cair setara solar, yang dapat digunakan sebagai alternatif bahan bakar bagi masyarakat . 

Dalam peninjauan terbaru bersama yayasan pengelola "Get Plastic", Mesin pirolisis mampu memproses 10 kg hingga 200 kg sampah plastik dalam durasi 3 hingga 5 jam melalui proses pembakaran tanpa oksigen. Selain itu, Mesin pirolisis juga menghasilkan produk black carbon (residu) yang bisa  di diolah menjadi asbak, plakat, kulit sintetis, bricket, hingga paving block. 

Pemkot Banjarmasin berencana untuk mengadopsi teknologi ini sebagai salah satu solusi untuk mengurangi volume sampah plastik di kota. 

"Perlu dikaji lagi, jangan sampai kita terapkan sekarang ujung-ujungnya salah. Sayang dana kita terbuang sia-sia apalagi cukup besar. Jadi harus benar-benar untuk pengembangannya di Kota Banjarmasin," tegas Wali Kota Banjarmasin . 

Dengan adanya teknologi pirolisis ini, diharapkan dapat membantu mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Banjarmasin. (prkm/ali/jp). 

Bupati Yamin : LKPj Harus Jadi Arah Perbaikan Kinerja Daerah, Bukan Sekadar Laporan

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar Rapat Verifikasi Data Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun 2025 di Aula Bapplitbangda, Jum'at (6/2/2026). Rapat ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas dan akurasi laporan kinerja pemerintahan daerah.

Rapat tersebut dihadiri Bupati Barito Timur M. Yamin, Wakil Bupati, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kabupaten Barito Timur.

Dalam arahannya, Bupati M. Yamin, menegaskan bahwa LKPj tidak boleh dipandang sebatas kewajiban administratif tahunan, melainkan harus menjadi instrumen evaluasi sekaligus peta jalan perbaikan kinerja pemerintahan dan pembangunan daerah.

"Capaian program dan kegiatan harus mencerminkan kinerja riil perangkat daerah. Rekomendasi DPRD atas LKPj harus ditindaklanjuti secara serius dan dijadikan dasar perbaikan serta peningkatan kinerja pada tahun berikutnya,” tegas Yamin.

Sementara itu, Kepala Bapplitbangda Kabupaten Barito Timur, Franz Sila Utama, menyampaikan bahwa rapat verifikasi bertujuan memastikan keakuratan, kelengkapan, dan kesesuaian data capaian kinerja perangkat daerah yang akan menjadi bahan utama penyusunan LKPj Tahun 2025.

Ia menjelaskan, verifikasi data menjadi krusial agar LKPj yang disusun valid, tepat waktu, dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Franz juga mengungkapkan sejumlah kendala yang masih dihadapi dalam penyusunan LKPj, di antaranya belum tersedianya laporan realisasi anggaran unaudited Tahun 2025, belum dirilisnya data indikator makro oleh Badan Pusat Statistik (BPS), serta masih adanya perangkat daerah yang belum menyampaikan tindak lanjut rekomendasi DPRD atas LKPj Tahun 2024.

Melalui rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Timur menargetkan seluruh data dapat dimutakhirkan dan disempurnakan, sehingga LKPj Tahun 2025 dapat disampaikan kepada DPRD dalam rapat paripurna paling lambat pertengahan Maret 2026. (zi/jp). 

Bupati Barito Utara Tekankan Sinkronisasi dan Keberlanjutan Program pada Musrenbang RKPD 2027 di Montallat

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menekankan pentingnya sinkronisasi pembangunan dan keberlanjutan program dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar di Tumpung Laung II, Kecamatan Montallat, Jum'at (6/2/2026).

Musrenbang tersebut menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan usulan pembangunan daerah agar sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin, menyampaikan apresiasi kepada Camat Montallat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda yang aktif menyampaikan masukan dan kebutuhan wilayah. Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan elemen penting dalam merumuskan program prioritas pembangunan daerah.

"Seluruh usulan yang disampaikan harus berada dalam koridor GASPOL 11.12 serta selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah. Pembangunan harus berkelanjutan dan terintegrasi antarwilayah, sehingga tidak terjadi pemborosan anggaran akibat program yang tidak sinkron,” tegasnya.

Bupati juga menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan proses strategis untuk memastikan pembangunan berjalan terencana, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap seluruh rencana yang dirumuskan dapat menjadi langkah konkret dalam mendorong kemajuan Kecamatan Montallat serta mewujudkan Barito Utara yang semakin sejahtera. (dsk/emca/jp). 

Sambut Ramadan, TP PKK Barito Utara Perkuat Konsolidasi dan Kebersamaan Pengurus

MUARA TEWEH- Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara menggelar acara ramah tamah bersama seluruh jajaran pengurus. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Jum'at (6/2/2026).

Acara ramah tamah ini diprakarsai oleh Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Ny. Hj Maya Savitri Shalahuddin, sebagai upaya mempererat silaturahmi antar pengurus sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam pelaksanaan program-program PKK ke depan, khususnya di momentum Ramadan yang sarat nilai spiritual dan sosial.

Dalam sambutannya Ny. Hj Maya Savitri Shalahuddin, menegaskan pentingnya kebersamaan dan sinergi seluruh pengurus dalam menjalankan program PKK yang berdampak langsung bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

"Ramah tamah ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi, serta menyatukan komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan program-program PKK yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Selain ramah tamah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan audiensi bersama pengurus TP PKK Kabupaten Barito Utara. Audiensi membahas rencana aksi dan arah kebijakan organisasi ke depan, meliputi penguatan program kerja, peningkatan sinergi lintas sektor, serta strategi pemberdayaan keluarga dan masyarakat secara berkelanjutan.

Sebagai penutup, TP PKK Kabupaten Barito Utara menyerahkan cinderamata kepada sejumlah anggota TP PKK yang telah mengakhiri masa kepengurusan periode 2018–2025. Penyerahan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi mereka dalam mendukung pelaksanaan program PKK di Kabupaten Barito Utara.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Barito Utara diharapkan semakin solid, terarah, dan mampu menjadi motor penggerak dalam mendukung pembangunan keluarga, sosial, dan ekonomi masyarakat di daerah tersebut. (dsk/emca/jp). 

Bhabinkamtibmas Desa Sarapat Hadiri Pemilihan Pangulu dan Mantir Adat

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Desa Sarapat, Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, BRIPDA Darma Andika menghadiri kegiatan Pemilihan Pangulu dan Mantir Adat Desa Sarapat yang berlangsung di Balai Desa Sarapat, Jum'at (6/2/2026).

Pemilihan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pembentukan struktur lembaga adat desa yang kredibel, sekaligus sebagai sarana penyelesaian permasalahan masyarakat melalui mekanisme hukum adat sebelum menempuh jalur hukum formal.

Dalam kesempatan itu, BRIPDA Darma Andika menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mengajak warga untuk terus menjalin kedekatan dan kemitraan dengan Polri dalam menjaga situasi desa yang aman dan kondusif. 

Ia juga mensosialisasikan layanan cepat Polri Call Center 110 sebagai sarana penyampaian laporan dan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan adat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian nilai-nilai adat, sekaligus penguatan sinergi antara kepolisian dan lembaga adat di tingkat desa.

"Pembentukan struktur adat ini bertujuan untuk menciptakan penyelesaian konflik secara kekeluargaan melalui jalur adat, serta menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar IPDA Sulkhan.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan terpilihnya figur pemimpin adat yang bertanggung jawab dalam memelihara norma, tradisi, serta hukum adat Dayak di Desa Sarapat.

Menurutnya, sinergi antara lembaga adat dan kepolisian diharapkan mampu mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Dusun Timur.

Sebagai informasi, pemilihan Pangulu dan Mantir Adat Desa Sarapat diikuti oleh delapan calon dan dilaksanakan melalui mekanisme pencoblosan surat suara. Hasil perolehan suara menetapkan Wilnarius H sebagai Pangulu dengan 32 suara. Sementara itu, Mantir Adat terpilih, yakni Indahto (29 suara) sebagai Mantir I, Kuristinus (24 suara) sebagai Mantir II, Erayunitanani (22 suara) sebagai Mantir III, dan Metro (21 suara) sebagai Mantir IV. (zi/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Perkuat Sinergi Lintas Instansi dengan APH Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Rutan Kelas IIB Tamiang Layang terus memperkuat sinergi lintas instansi guna menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib). Upaya tersebut diwujudkan melalui koordinasi langsung dengan aparat penegak hukum (APH) di Kabupaten Barito Timur, Jum'at (6/2/2026).

Kegiatan koordinasi dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) Dhimas Calandra Anggita bersama Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan (Kasubsi Yantah) Junaidi. Koordinasi ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan melalui pertukaran informasi serta antisipasi potensi gangguan kamtib di lingkungan rutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Polres Barito Timur yang diterima langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Hengky Prasetyo. 

Dalam pertemuan tersebut, dibahas penguatan pola pengamanan terpadu serta mekanisme respons cepat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Selanjutnya, tim Rutan Kelas IIB Tamiang Layang melanjutkan koordinasi ke Kejaksaan Negeri Barito Timur dan bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri Rahmad Isnaini didampingi Kepala Seksi Intelijen Sodiq Suksmana Hadi. Pembahasan difokuskan pada pentingnya sinergi operasional dan komunikasi yang efektif antarinstansi penegak hukum.

Melalui koordinasi ini, seluruh pihak sepakat untuk meningkatkan kewaspadaan petugas serta memperkuat komunikasi berjenjang guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing secara optimal.

Plh. Ka.KPR dan Kasubsi Yantah, menegaskan komitmen Rutan Kelas IIB Tamiang Layang untuk menindaklanjuti hasil koordinasi serta terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan sesuai ketentuan yang berlaku. (zi/jp). 

Disdik Barito Timur Akan Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Ratusan Siswa SD Kurang Mampu

TAMIANG LAYANG- Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur (Bartim) akan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa Sekolah Dasar (SD) kurang mampu pada tahun anggaran 2026. Bantuan tersebut berupa sepatu, kaos, buku, seragam sekolah, topi, dan alat tulis.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Bartim, H Bunyamin, melalui Kepala Bidang Sekolah Dasar, Erik Bimantara, mengatakan bantuan ini akan diberikan kepada sekitar 500 siswa yang tersebar di 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Barito Timur.

"Data calon penerima kami minta langsung dari pihak sekolah agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” kata Erik Bimantara kepada wartawan ini, Jum'at (6/2/2025).

Ia menjelaskan, siswa penerima bantuan merupakan peserta didik kurang mampu yang tidak sedang menerima bantuan dari Program Indonesia Pintar (PIP).

"Bantuan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni Kabupaten Barito Timur Tahun Anggaran 2026,” ujarnya.

Menurut Erik, program bantuan perlengkapan sekolah tersebut telah berjalan selama lima tahun terakhir sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

"Rencananya bantuan akan disalurkan pada awal tahun ajaran 2026/2027,” tutupnya. (zi/jp). 

Polsek Patangkep Tutui Gelar Kurvey Bersama Gerakan Indonesia ASRI

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Polsek Patangkep Tutui, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan kurvey bersama yang melibatkan unsur pemerintah kecamatan, TNI, Polri, pengelola pasar, serta pelajar di wilayah Kecamatan Patangkep Tutui, Jum'at (6/2/2026). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jum'at, 6 Februari 2026, bertempat di Pasar RAI Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur. 

Pelaksanaan kurvey bersama ini difokuskan pada pembersihan lingkungan pasar dan area sekitarnya sebagai ruang publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. 

Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang sehat, tertata, dan nyaman, sehingga dapat meningkatkan daya tarik ruang publik dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Gerakan Indonesia ASRI merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah secara serius dan terintegrasi. 

Program ini diarahkan pada aksi rutin yang meliputi pembersihan sampah terpadu, penertiban baliho dan poster liar, serta penataan fasilitas umum di ruang publik.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan kurvey bersama ini merupakan wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung program nasional serta menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

"Gerakan Indonesia ASRI ini tidak hanya tentang kebersihan, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menjaga ruang publik agar tetap aman, sehat, rapi, dan indah," ujar IPDA Bambang Wahyudi.

"Polsek Patangkep Tutui siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program ini," tandasnya. (zi/jp). 

Empat Pejabat Struktural Kejari HSS Resmi Dilantik, Kajari Tekankan Integritas dan Profesionalisme

KANDANGAN- Sebanyak empat pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta penguatan kinerja institusi.

Pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) dipimpin langsung oleh Kepala Kejari HSS, Rustandi Gustawirya, dan dihadiri seluruh pegawai Kejari HSS, berlangsung khidmat di Aula Adhyaksa Kejari HSS, Jum'at (6/2/2026).

Adapun pejabat yang dilantik, yakni Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari HSS dijabat oleh Bayu Indra Sukma, sebelumnya bertugas di Kejari Kepulauan Anambas.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Tipidum) diemban oleh Lalu Iriawan Suyadi, sebelumnya bertugas di Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) dijabat oleh Robin Pratama Hutagalung, sebelumnya bertugas di Kejaksaan Negeri Sanggau.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) ditempati oleh Joni Eko Waluyo, sebelumnya bertugas di Kejaksaan Negeri Dompu.

Dalam kesempatan tersebut, Rustandi Gustawirya, menegaskan bahwa para pejabat struktural yang baru dilantik wajib menjalankan tugas dan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta menjunjung tinggi integritas sesuai aturan dan prinsip Tri Krama Adhyaksa, yakni Satya, Adhi, dan Wicaksana.

Rustandi Gustawirya juga mengingatkan seluruh pegawai agar senantiasa menjaga integritas sebagai fondasi utama dalam penegakan hukum dan pelaksanaan tugas.

"Dengan integritas, kita berupaya mewujudkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang bersih, adil, dan terpercaya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, rotasi dan pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi sebagai bagian dari penyegaran, pengembangan karier, serta peningkatan kinerja institusi. (ari/jp). 

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Polsek Pematang Karau Bersama Muspika Gelar Kurvey di Ruang Publik

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan kurvey bersama, Jum'at (6/2/2026). 

Kegiatan tersebut dengan sasaran ruang terbuka hijau, pinggir jalan umum, serta rumah ibadah yang berada di wilayah Kecamatan Pematang Karau, dan diikuti kurang lebih 100 orang peserta, terdiri dari unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, perangkat desa, petugas pemadam kebakaran, serta siswa-siswi SMAN dan SMPN se-Kecamatan Pematang Karau.

Pelaksanaan kurvey bersama ini merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kebersihan dan penataan lingkungan. Selain pembersihan sampah secara terpadu, kegiatan juga diarahkan pada penataan ruang publik agar lebih rapi, sehat, dan nyaman, sehingga dapat meningkatkan daya tarik lingkungan serta mendukung potensi pariwisata daerah.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai upaya serius dan terintegrasi pemerintah dalam menangani persoalan sampah dan penataan lingkungan. 

Gerakan ini difokuskan pada aksi rutin mingguan yang meliputi pembersihan sampah, penertiban baliho dan poster liar, serta penataan fasilitas umum di ruang publik.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, namun juga menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya lingkungan yang aman dan sehat.

"Gerakan Indonesia ASRI ini bukan hanya tentang kebersihan semata, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, rapi, dan indah," ujarnya. 

"Polsek Pematang Karau siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program ini bersama seluruh unsur Muspika dan masyarakat,” tambah IPDA Rikardo Hutahaean. (zi/jp). 

Swasembada Jagung Pakan, Polsek Dusun Timur Siap Distribusikan Hasil Panen ke Bulog

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah mendukung program swasembada jagung pakan nasional dengan menyalurkan hasil panen jagung seberat kurang lebih 1 ton ke Perum Bulog di Buntok, Kabupaten Barito Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari sinergi kepolisian dengan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung pakan ternak.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E., menyampaikan bahwa distribusi jagung ke Bulog dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor pertanian dan pangan.

"Jagung pakan yang dihasilkan ini akan kami distribusikan ke Bulog sebagai upaya mendukung ketersediaan stok nasional serta menstabilkan pasokan dan harga jagung di pasaran,” ujar Kapolsek IPDA Sulkhan Sururi kepada wartawan ini. 

Ia menjelaskan, keterlibatan Polsek Dusun Timur dalam program swasembada jagung pakan tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga pendampingan dan pengawasan terhadap proses penanaman hingga panen, bekerja sama dengan para petani setempat dan instansi terkait.

Menurutnya, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain itu, penyaluran ke Bulog dinilai penting agar hasil panen terserap dengan baik dan memiliki kepastian pasar.

"Dengan adanya distribusi ke Bulog, petani tidak perlu khawatir terhadap penyerapan hasil panen. Kami berharap program ini dapat berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Polsek Dusun Timur berkomitmen untuk terus mendukung program swasembada pangan sebagai bagian dari tugas Polri dalam menjaga stabilitas nasional, termasuk di bidang ekonomi dan pangan. (zi/jp). 

Polsek Dusun Tengah Gelar Kurvey Bersama Dukung Gerakan Indonesia ASRI

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur bersama unsur Forkopimcam melaksanakan kegiatan kurvey atau kerja bakti bersama dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Jum'at (6/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Bundaran Simpang Tiga Ampah serta sepanjang ruas jalan berlubang dari Bundaran Simpang Tiga hingga Pasar Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Kurvey bersama ini dihadiri oleh Camat Dusun Tengah, Prismayandi, Danramil Ampah, Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, Personel Polsek Dusun Tengah, personel Koramil Dusun Tengah, Satpol PP, serta pegawai Kecamatan Dusun Tengah.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Tengah IPTU Suprayitno, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan, sekaligus mendukung program nasional Gerakan Indonesia ASRI.

"Gerakan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga penataan ruang publik agar lebih tertib, aman, dan memiliki daya tarik. Kegiatan meliputi pembersihan sampah, penertiban baliho dan poster liar, serta penataan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Gerakan Indonesia ASRI merupakan program nasional yang dicanangkan pemerintah pusat sebagai upaya terpadu dalam penanganan persoalan lingkungan. 

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani masalah sampah secara serius dan berkelanjutan, sebagaimana disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. (zi/jp). 

Antisipasi Kematian Ikan, Dinas Perikanan dan Peternakan Bartim Imbau Pembudidaya Rutin Pantau Keramba dan Kesehatan Ikan

TAMIANG LAYANG- Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur mengimbau para pembudidaya ikan keramba untuk rutin memantau kondisi air dan kesehatan ikan peliharaan, sebagai langkah antisipasi kematian massal ikan.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Bartim, Abianhin, menegaskan pentingnya laporan cepat jika ditemukan kejanggalan atau kematian ikan. 

"Segera laporkan ke dinas agar tim kami dapat turun langsung melakukan pengecekan penyebab dan jika memungkinkan untuk menentukan langkah pengendalian yang tepat," ujar Abianhin kepada wartawan ini, Jum'at (6/2/2026) 

Imbauan ini muncul menyusul sejumlah peristiwa kematian ikan, termasuk kasus terbaru di Desa Ramania, di mana ikan keramba warga mati secara massal. 

"Berdasarkan investigasi penyuluh perikanan dan tim teknis, kematian ikan tersebut disebabkan oleh penyakit," jelas Abianhin.

Abianhin juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar keramba, termasuk aliran air hulu. 

"Kebersihan keramba harus diperhatikan. Saat air dangkal pasca air tinggi lumpur mudah terlarut, apalagi setelah hujan, dan kondisi ini berpotensi memicu penyakit pada ikan," pungkasnya. (zi/jp). 

Polsek Dusun Timur Gelar Kurvey Bersama Dukung Gerakan Indonesia ASRI

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan kurvey bersama dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Jum'at (6/2/2026) pagi. 

Kegiatan tersebut dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Nansarunai Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 150 peserta dari berbagai unsur, antara lain Camat Dusun Timur, Danramil Tamiang Layang, Kapolsek Dusun Timur, Kepala SMK Negeri 2 Tamiang Layang, personel Polsek Dusun Timur, personel Koramil Dusun Timur, pegawai Kecamatan Dusun Timur, serta siswa-siswi SMK Negeri 2 Tamiang Layang.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E, memimpin langsung pelaksanaan kurvey yang difokuskan pada pembersihan lingkungan ruang publik sebagai bagian dari aksi nyata Gerakan Indonesia ASRI. 

"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan, keindahan, serta daya tarik ruang terbuka hijau sebagai fasilitas publik," ujar Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E.

Menurut dia, Gerakan Indonesia ASRI merupakan program nasional yang menekankan aksi rutin dan terpadu, meliputi pembersihan sampah, penertiban baliho, iklan dan poster liar, serta penataan lingkungan agar lebih tertib dan estetis. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi. 

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, sekaligus menandai peluncuran Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan nasional. (zi/jp). 

Satresnarkoba Polres Kapuas Pasang Spanduk Hidup Sehat Tanpa Narkoba di Kapuas Timur

KUALA KAPUAS- Dalam upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, Personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas bersama Personel Polsek Kapuas Timur, Pegawai Kecamatan, serta Perangkat Desa melaksanakan pemasangan spanduk imbauan “Hidup Sehat Tanpa Narkoba” di sejumlah lokasi strategis di Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Jum'at (6/2/2026). 

Pemasangan spanduk ini merupakan langkah preventif sebagai bagian dari program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika), yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba sekaligus mendorong peran aktif warga dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkotika.

Spanduk dipasang di lokasi-lokasi strategis, khususnya area yang dinilai rawan peredaran narkoba serta di pintu masuk kampung dan desa. Pesan yang disampaikan berisi ajakan kepada masyarakat untuk hidup bersih, sehat, berprestasi, serta berani mengatakan “tidak” terhadap narkoba demi masa depan yang lebih baik.

Selain pemasangan spanduk, petugas juga melakukan pendekatan humanis dan edukasi langsung kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan upaya membangun kesadaran kolektif. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya “Kampung Tangguh Bebas Narkoba” di wilayah Kecamatan Kapuas Timur.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Polres Kapuas dalam melindungi generasi muda dan masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika. (fah/jp). 

Wujudkan Indonesia Asri, Polres Barito Timur Gelar Aksi Bersih-bersih di Wisata Rumah Betang Pasar Panas

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan hidup serta menjaga kebersihan dan keasrian, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah menggelar Gerakan Indonesia Asri. Salah satunya di areal Objek Wisata Rumah Betang Pasar Panas Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Jum'at (6/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimipin oleh Wakapolres Barito Timur, KOMPOL Alexander Ferdianta Sitepu, dan diikuti oleh seluruh personel Polres Barito Timur, personel Polsek Benua Lima, serta melibatkan unsur Koramil Pasar Panas dan Dinas Pariwisata Kabupaten Barito Timur. 

Aksi ini menjadi bentuk nyata sinergitas lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal.

Dalam pelaksanaannya, para peserta kegiatan bersama-sama melakukan pembersihan lingkungan di sekitar kawasan Rumah Betang, mulai dari area halaman, jalur akses wisata, hingga fasilitas umum. Selain membersihkan sampah, kegiatan juga diisi dengan penataan lingkungan agar kawasan wisata terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, melalui Wakapolres Bartim, KOMPOL Alexander Ferdianta Sitepu, menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia Asri ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus perintah langsung dari Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. 

"Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Kawasan wisata seperti Rumah Betang ini merupakan aset daerah yang harus kita rawat bersama agar tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar KOMPOL Alexander.

Wakapolres menekankan, bahwa kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan mendukung pertumbuhan pariwisata lokal yang berkelanjutan. (zi/jp). 

Kamis, 05 Februari 2026

Komisi III DPRD Kalsel Bahas Keluhan U-Turn Handil Bakti, Dua Jalur Putar Balik Segera Diuji Coba

BANJARMASIN- Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait keberadaan putaran balik (U-Turn) di Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti, yang dinilai kurang tepat dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dinas terkait.

Keluhan tersebut muncul karena banyaknya pengguna kendaraan roda dua yang nekat melawan arus saat menyeberang, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.

RDP dilaksanakan di Ruang Rapat Ismail Abdullah, Lantai 4 Gedung B DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (5/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati langkah uji coba dengan membuka dua U-Turn baru sebagai solusi sementara untuk mengurai permasalahan lalu lintas di Handil Bakti.

"Hasil rapat ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita akan melakukan uji coba dengan membuka dua U-Turn baru. Pelaksanaannya dalam waktu satu minggu, paling lambat dua minggu. Jadi sebelum bulan puasa sudah dibuka,” ujar H Supian HK.

Ia menegaskan, pelaksanaan uji coba tersebut akan dipantau secara intensif. Apabila dalam kurun waktu satu hingga tiga bulan setelah pembukaan terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas, maka kebijakan tersebut akan dievaluasi dan U-Turn yang dibuka dapat ditutup kembali.

"Kalau nanti setelah dibuka ternyata dalam satu sampai tiga bulan angka kecelakaan meningkat, maka akan kita tutup kembali,” tegasnya.

Lebih lanjut H Supian HK juga menyampaikan rencana jangka panjang guna meningkatkan keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan warga sekitar.

"Untuk jangka panjang, setelah dilakukan penataan, akan dibangun jembatan penyeberangan. Ini untuk memudahkan anak-anak sekolah, sehingga para ibu tidak perlu lagi menyeberang jalan yang berbahaya,” pungkasnya. (sar/ali/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes