BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Senin, 19 Oktober 2026

Bupati Barito Utara Minta PUPR Percepat Proyek Fisik dan Serapan Anggaran

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera mengevaluasi progres pekerjaan fisik dan realisasi penyerapan anggaran menjelang akhir tahun. Evaluasi ini diperlukan untuk mengidentifikasi kendala sekaligus mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur sesuai target waktu dan mutu yang ditetapkan.

Bupati H Shalahudin menegaskan, setiap bidang di lingkungan Dinas PUPR harus mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pekerjaan, mulai dari perencanaan, ketersediaan material, hingga proses administrasi dan pembayaran.

"Kita harus mengevaluasi apa penyebab utama keterlambatan. Cari solusinya agar pekerjaan bisa segera diselesaikan dan permasalahan ini tidak terus berulang,” tegas H Shalahuddin, Senin (19/10/2026). 

Selain evaluasi menyeluruh, Bupati meminta agar kendala pengiriman material untuk pembangunan jembatan segera ditangani melalui koordinasi dengan pihak terkait. Ia juga menginstruksikan Dinas PUPR untuk memanggil kontraktor pelaksana proyek pelebaran jalan di dalam Kota Muara Teweh guna membahas langkah konkret percepatan pekerjaan.

"Ruas jalan yang memungkinkan untuk diaspal agar segera dikerjakan, sehingga progresnya bisa dipercepat,” ujarnya.

H Shalahuddin menekankan pentingnya pengawasan dan koordinasi yang lebih intensif antara Dinas PUPR dan kontraktor pelaksana. Menurutnya, setiap persoalan yang ditemukan di lapangan harus segera ditindaklanjuti agar tidak menghambat penyelesaian proyek maupun realisasi anggaran.

Evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar penentuan langkah percepatan yang terukur, baik dalam pelaksanaan pekerjaan fisik maupun penyerapan anggaran. Seluruh proyek juga harus tetap memenuhi spesifikasi teknis serta ketentuan yang berlaku.

Bupati meminta jajaran Dinas PUPR meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan kinerja dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan. 

Percepatan pekerjaan, menurut arahan tersebut, perlu disertai pengawasan yang konsisten agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat Barito Utara. (emca/jp). 

AKBP Gusti Agung Ayu Udayani Addi Resmi Jabat Kapolres Seruyan

KUALA PEMBUANG- Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat di lingkungan Polda Kalteng, termasuk Kapolres Seruyan, di Gedung Graha Bhayangkara, Senin (19/10/2026).

Dalam prosesi tersebut, jabatan Kapolres Seruyan resmi beralih dari AKBP Beddy Suwendi kepada AKBP Gusti Agung Ayu Udayani Addi, S.H., S.I.K. Pergantian ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus kesinambungan kepemimpinan dalam pelaksanaan tugas kepolisian di Kabupaten Seruyan.

Selain Kapolres Seruyan, sertijab juga mencakup sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polda Kalteng, yakni Wakapolda, Karo Ops, dan Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN).

Jabatan Wakapolda Kalteng yang sebelumnya diemban Irjen Pol Drs. Yosi Muhamartha diserahterimakan kepada Brigjen Pol Dr. Hendra Wirawan, S.H., S.I.K., M.H.

Kasi Humas Polres Seruyan, AIPDA Ronny, mengatakan pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Kami berharap di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru, soliditas seluruh personel Polres Seruyan tetap terjaga, program kerja dapat dilanjutkan, dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Ronny.

Ia menambahkan, dukungan seluruh personel serta sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Seruyan.

Dengan pergantian tersebut, Polres Seruyan diharapkan dapat menjaga kesinambungan program kerja, meningkatkan profesionalisme personel, serta memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (gan/jp). 

Kebakaran Rusak Gedung Disnaker, DPRD Seruyan Desak Seluruh Dinas Siaga Karhutla

KUALA PEMBUANG- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang merembet hingga merusak gedung Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menjadi peringatan serius bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). DPRD Seruyan meminta setiap instansi segera membersihkan lingkungan kantor, meningkatkan kewaspadaan, dan menyiapkan peralatan pemadam kebakaran untuk mencegah kejadian serupa.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi, menegaskan bahwa kondisi lingkungan perkantoran yang dipenuhi semak belukar dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama saat musim kering. Karena itu, langkah pencegahan harus segera dilakukan tanpa menunggu terjadinya kebakaran berikutnya.

Kebakaran terjadi pada Minggu sore (18/10/2026). Api dilaporkan meluas hingga ke bagian belakang kompleks perkantoran Pemkab Seruyan dan menjangkau gedung Disnaker, mengakibatkan kerusakan pada sebagian dinding dan plafon bangunan.

"Itu menjadi warning bagi kita semua. Wilayah perkantoran kita berada di area yang cukup rimbun dan gampang terbakar, yang menjadi salah satu penyebab terjadinya kebakaran yang sangat tidak kita inginkan,” ujar Harsandi kepada awak media seusai Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kuala Pembuang, Senin (19/10/2026).

Harsandi mengatakan, DPRD telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kepala daerah sejak Minggu malam untuk membahas penanganan serta langkah pencegahan pascakebakaran.

Ia meminta seluruh kepala OPD lebih memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar gedung perkantoran, terutama area yang ditumbuhi semak belukar dan vegetasi kering yang berpotensi mempercepat penjalaran api.

"Kami mencermati ada beberapa kantor dinas yang lingkungan sekitarnya terlalu rimbun. Ke depan, kami minta masing-masing dinas lebih perhatian terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya,” tegasnya.

Selain pembersihan lingkungan, DPRD Seruyan menyoroti keterbatasan pasokan dan akses air yang dapat menghambat proses pemadaman. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, DPRD mendorong setiap dinas menyediakan mesin pompa air sebagai sarana penanganan awal apabila terjadi kebakaran di sekitar kantor.

"Mulai tadi malam sudah kita bahas dalam rapat, termasuk pembahasan APBD dan rapat penanganan insiden ini. Kita upayakan agar setiap dinas memiliki mesin pompa air sendiri untuk mengantisipasi potensi kebakaran di lingkungan mereka,” kata Harsandi.

Menurutnya, ketersediaan peralatan pemadam perlu diimbangi dengan kesiapan sumber air, personel, serta koordinasi yang cepat dengan petugas pemadam kebakaran. Dengan demikian, penanganan awal dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas dan mengancam bangunan lain.

Kebakaran tersebut juga menimbulkan kekhawatiran karena lokasi kejadian berdekatan dengan sejumlah gedung pemerintahan dan fasilitas pelayanan publik. Di kawasan kompleks perkantoran itu terdapat sejumlah instansi, antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Disnaker, Dinas Perikanan, Bapperida, Inspektorat, DKPP, serta kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seruyan.

Kerusakan gedung Disnaker menjadi pengingat bahwa karhutla tidak hanya mengancam kawasan hutan dan lahan, tetapi juga berpotensi menjalar ke pusat pemerintahan serta mengganggu keberlangsungan pelayanan publik.

DPRD Seruyan berharap pemerintah daerah dan seluruh OPD segera menindaklanjuti langkah pencegahan melalui pembersihan lingkungan, penyediaan peralatan pemadam, dan pemastian ketersediaan sumber air.

Harsandi menekankan pentingnya membangun kesiapsiagaan sejak dini agar risiko kebakaran dapat ditekan dan aset pemerintah daerah serta fasilitas pelayanan masyarakat terlindungi. (gan/jp).

Polsek Banjarmasin Utara Edukasi Santri soal Bullying, Radikalisme, dan Bahaya Hoaks

BANJARMASIN- Polsek Banjarmasin Utara menggelar program Polisi Peduli Pendidikan di Pondok Pesantren Shiratut Thalibin, Jalan Alalak Utara RT 11 RW 01, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Senin (19/10/2026). 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum santri sekaligus mencegah perundungan, kenakalan remaja, paham radikalisme, dan penyebaran berita bohong atau hoaks.

Kegiatan dipimpin Kapolsek Banjarmasin Utara AKP Sunardi, S.A.P., bersama sejumlah personel. Dalam penyuluhan tersebut, para santri diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga perilaku, menghormati sesama, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Materi disampaikan oleh Panit Binmas dan Kanit Samapta Polsek Banjarmasin Utara. Para santri diingatkan agar tidak melakukan perundungan atau bullying, baik secara fisik maupun verbal, serta membangun hubungan yang saling menghargai di lingkungan pesantren.

Petugas juga memberikan edukasi mengenai dampak kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Para santri diimbau mengisi waktu dengan kegiatan positif dan menghindari perilaku yang bertentangan dengan hukum.

Selain itu, penggunaan telepon genggam dan media sosial menjadi salah satu perhatian dalam penyuluhan tersebut. Santri diimbau untuk bersikap bijak di ruang digital, memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, serta menghindari penyebaran hoaks yang berpotensi merugikan masyarakat dan menimbulkan konsekuensi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kegiatan itu, Polsek Banjarmasin Utara juga menyerahkan bantuan berupa alat tulis, sajadah, dan kertas HVS kepada Pondok Pesantren Shiratut Thalibin sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan di lingkungan pesantren.

Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi, S.A.P., berharap program Polisi Peduli Pendidikan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan lembaga pendidikan sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini.

"Edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, taat hukum, serta mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kanit Lantas IPTU Mangantar S., Kanit Intel IPDA R. Day Arie R., Kanit Samapta IPDA H. Anen, Panit Binmas IPDA Fitriansyah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Alalak Utara AIPTU Bambang S., serta personel Polsek Banjarmasin Utara lainnya.

Program ini sejalan dengan semangat Polresta Banjarmasin, yakni “Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan”, serta komitmen “Polisi Bersama Masyarakat” dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. (fah/jp). 

Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Tabalong Gelar Aksi Bersih Musala

TANJUNG- Memperingati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Tabalong menggelar bakti sosial berupa kerja bakti membersihkan Musala Polres Tabalong, Senin (19/10/2026) siang. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menjaga kenyamanan fasilitas ibadah.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasi Humas Polres Tabalong, IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., dan diikuti personel Polres Tabalong, personel Seksi Humas, serta petugas kebersihan.

Para peserta bergotong royong membersihkan bagian dalam dan area sekitar mushola. Pembersihan dilakukan untuk menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan tempat ibadah agar dapat digunakan dengan baik oleh personel maupun masyarakat.

Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Humas Polri, kegiatan ini juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan Polres Tabalong. Perawatan fasilitas ibadah diharapkan menjadi tanggung jawab bersama agar kebersihan dan kenyamanannya tetap terjaga.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa bakti sosial tersebut merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Humas Polri tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan institusi, tetapi juga memperkuat komitmen pengabdian melalui kegiatan nyata yang bermanfaat bagi lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Polres Tabalong berharap semangat kepedulian sosial dan gotong royong terus tumbuh di kalangan personel. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Polres Tabalong untuk menghadirkan pelayanan yang humanis serta mempererat hubungan dengan masyarakat.

Sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Tabalong terus berupaya menjaga kepercayaan publik dan mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif. (fah/jp). 

Pemkab Barito Timur Apresiasi Kejari atas Penanganan Sengketa Lahan Wisata Liang Saragi

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Pemkab Bartim) memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Timur atas peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam memberikan bantuan hukum pada perkara sengketa lahan akses menuju kawasan wisata Liang Saragi di Desa Ampari, Kecamatan Awang. Perkara tersebut memuat tuntutan ganti rugi sebesar Rp756 juta.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Barito Timur, M. Yamin, kepada Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Abdul Halim, di ruang rapat Kantor Bupati Barito Timur, Senin (19/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), jajaran Kejari, camat, kepala desa, dan undangan lainnya.

Bupati M. Yamin menyampaikan apresiasi atas profesionalisme JPN dalam mendampingi pemerintah daerah menghadapi persoalan hukum yang berpotensi berdampak pada keuangan daerah. 

Ia menegaskan, aset dan keuangan daerah merupakan amanah masyarakat yang harus dijaga melalui tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Timur, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Negeri Barito Timur, khususnya Jaksa Pengacara Negara, atas upaya dan profesionalisme dalam memberikan perlindungan hukum terhadap kepentingan pemerintah daerah,” ujarnya.

M. Yamin juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah memperkuat pengelolaan aset melalui pembenahan administrasi, kelengkapan dokumen, serta koordinasi dan konsultasi hukum sejak dini. Terkait sengketa Liang Saragi, ia mengingatkan bahwa putusan yang menyatakan gugatan tidak dapat diterima atau Niet Ontvankelijke Verklaard (NO) merupakan putusan berdasarkan pertimbangan formil dan tidak dengan sendirinya menentukan kepemilikan tanah dalam pokok perkara. Karena itu, setiap langkah lanjutan harus tetap mengedepankan kepastian hukum dan menghormati hak masyarakat.

Sementara itu, Kajari Barito Timur, Abdul Halim, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut berkaitan dengan penanganan perkara perdata Nomor 66/Pdt.G/2025/PN Tml di Pengadilan Negeri Tamiang Layang. 

Dalam perkara itu, Pemkab Barito Timur berkedudukan sebagai turut tergugat dan memberikan kuasa kepada JPN untuk mewakili kepentingan hukumnya. Berdasarkan putusan tertanggal 5 Juni 2026 yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, majelis hakim mengabulkan eksepsi para tergugat dan turut tergugat serta menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima.

Abdul Halim mengatakan, perkara tersebut menjadi perhatian karena memuat tuntutan ganti rugi sebesar Rp756 juta. Menurutnya, JPN menjalani proses hukum yang panjang untuk mempertahankan kepentingan pemerintah daerah, termasuk melalui tahapan upaya hukum hingga tingkat kasasi. Ia menilai pendampingan hukum tersebut penting untuk mengantisipasi potensi beban keuangan daerah, meskipun nilai tuntutan tidak serta-merta dapat disebut sebagai kerugian negara yang berhasil diselamatkan.

Ia menambahkan, objek sengketa merupakan lahan yang digunakan sebagai akses menuju kawasan goa Liang Saragi, yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata. 

"Apabila seluruh persyaratan hukum terpenuhi, pengembangan kawasan itu diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pariwisata, membuka peluang usaha, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar," jelasnya. (zi/jp). 

Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Polres Kapuas Edukasi Siswa SMA Negeri 1 Kapuas Hulu

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dengan menggelar penyuluhan di SMA Negeri 1 Kapuas Hulu, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Operasi Sarang Narkoba 2026 yang dilaksanakan Polsek Kapuas Hulu.

Penyuluhan tersebut menyasar siswa-siswi untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya narkoba, mengenali potensi penyalahgunaan, serta membangun keberanian menolak ajakan yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwirasari melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menyampaikan bahwa edukasi sejak dini menjadi salah satu langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kapuas Hulu bersama Bhabinkamtibmas memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba, psikotropika, zat adiktif, serta obat-obatan yang berpotensi disalahgunakan. Para siswa juga dibekali pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum bagi pihak yang terlibat sesuai ketentuan perundang-undangan.

Selain mengenali bahaya narkoba, para pelajar diingatkan agar waspada terhadap bujuk rayu, pengaruh pergaulan yang negatif, maupun modus pemberian barang atau makanan yang mencurigakan. Kewaspadaan tersebut dinilai penting untuk mencegah pelajar menjadi korban penyalahgunaan maupun sasaran peredaran narkoba.

Antusiasme siswa terlihat dalam sesi tanya jawab bersama Bhabinkamtibmas. Sejumlah siswa menanyakan cara melaporkan dugaan peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal mereka secara aman kepada pihak berwenang.

Dialog tersebut menjadi bagian penting dari edukasi agar pelajar tidak hanya memahami risiko narkoba, tetapi juga mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba di sekitarnya.

Pihak sekolah mengapresiasi pelaksanaan penyuluhan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk memperketat pengawasan terhadap peserta didik serta meningkatkan koordinasi dengan kepolisian apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba semakin meningkat. Sinergi antara kepolisian, sekolah, dan lingkungan masyarakat diharapkan mampu mempersempit ruang gerak peredaran narkoba sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. (fah/jp). 

Bhabinkamtibmas Desa Bagok Sosialisasikan Pencegahan Karhutla dan Imbau Warga Bijak Bermedia Sosial

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Desa Bagok, Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, melaksanakan kegiatan sambang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta Door to Door System (DDS) kepada perangkat Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh AIPDA Mujiono selaku Bhabinkamtibmas Desa Bagok tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sekaligus mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam kegiatan tersebut, AIPDA Mujiono menyosialisasikan larangan membuka hutan dan lahan dengan cara membakar serta menjelaskan sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan. Ia juga menyampaikan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah mengenai larangan membuka hutan dan lahan dengan cara dibakar.

Selain itu, masyarakat diimbau agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tidak ikut menyebarluaskan berita bohong atau isu yang belum terverifikasi.

Bhabinkamtibmas juga menyosialisasikan layanan Call Center 110 Polres Barito Timur sebagai sarana bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan dan layanan kepolisian, khususnya ketika menghadapi situasi darurat atau membutuhkan kehadiran petugas.

Terpisah, Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Benua Lima IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan sambang kamtibmas merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan pemerintah desa, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas).

"Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya dan konsekuensi hukum pembakaran hutan dan lahan, mampu menyikapi informasi di media sosial secara bijak, serta mengetahui pemanfaatan layanan Call Center 110 ketika membutuhkan bantuan kepolisian," ujarnya. 

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri dan Pemerintah Desa Bagok dalam mendukung program pemerintah, mencegah terjadinya karhutla, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Cegah Perundungan di Lingkungan Sekolah, Kapolsek Benua Lima Berikan Penyuluhan kepada Pelajar SMPN 1 Benua Lima

TAMIANG LAYANG- Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) tentang pencegahan perundungan (bullying) kepada para siswa dan siswi SMP Negeri 1 Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Senin (19/10/2026) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman SMP Negeri 1 Benua Lima tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pelajar tentang bahaya perundungan serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan.

Penyuluhan dipimpin oleh Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., bersama personel Polsek Benua Lima, yakni AIPDA Karna Mudi, AIPDA Budiasyah, dan AIPDA Body Satria Prawira Diharjo.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk perundungan, pentingnya menjaga sikap saling menghormati, serta larangan melakukan tindakan yang dapat menyakiti atau merugikan orang lain, baik terhadap sesama siswa maupun guru dan staf sekolah.

Petugas juga memberikan edukasi mengenai konsekuensi dan sanksi yang dapat dikenakan kepada pelaku perundungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui penyuluhan ini, para siswa diharapkan mampu memahami dampak negatif perundungan dan berperan aktif dalam mencegahnya di lingkungan sekolah.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Benua Lima IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., menekankan pentingnya edukasi sejak dini untuk membangun kesadaran pelajar agar tidak melakukan perundungan serta membiasakan perilaku saling menghargai.

"Melalui kegiatan binluh ini, kami berharap para pelajar SMP Negeri 1 Benua Lima dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik tanpa adanya tindakan perundungan," ujarnya. 

IPDA Ichvan juga mengimbau seluruh pelajar untuk menghindari segala bentuk perundungan, berani melaporkan apabila mengetahui adanya tindakan perundungan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah. (zi/jp). 

Cegah Kecelakaan dan Tingkatkan Disiplin Pengendara, Polsek Benua Lima Gelar Gatur Pagi

TAMIANG LAYANG- Guna meningkatkan disiplin berlalu lintas dan mengantisipasi potensi kecelakaan, Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur menggelar kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Pagi) di Simpang Tiga SDN 1 dan SDN 2 Pasar Panas, Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Senin (19/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., bersama AIPDA Karna Mudi, AIPDA Budiansyah, dan BRIPDA Supriyadi. Pengaturan lalu lintas difokuskan pada kelancaran arus kendaraan serta keselamatan pengguna jalan, terutama pelajar dan masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari.

Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, personel kepolisian juga memberikan teguran lisan kepada pengendara sepeda motor yang tidak mematuhi ketentuan keselamatan dan kelengkapan kendaraan. Petugas mengingatkan pengendara agar menggunakan helm serta memastikan kendaraan dilengkapi pelat nomor dan kaca spion, serta menggunakan knalpot sesuai standar.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.

"Penegakan disiplin melalui teguran dan edukasi di jalan diharapkan dapat mendorong pengendara lebih bertanggung jawab dalam berkendara, sekaligus menekan potensi pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ujarnya. 

Ia menjelaskan, kegiatan Gatur Pagi juga menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam aktivitas sekolah dan mobilitas warga meningkat. 

"Melalui pengaturan lalu lintas dan penyampaian imbauan secara langsung, kami berupaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polsek Benua Lima," ujar IPDA Ichvan. 

Kapolsek mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis demi keselamatan bersama. (zi/jp). 

Kapolres Tabalong Edukasi Siswa SMAN 1 Tanjung tentang Bahaya Judi Daring dan Penipuan Digital

TANJUNG- Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana mengedukasi siswa SMAN 1 Tanjung, Kabupaten Tabalong, tentang bahaya judi daring dan penipuan digital melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Senin (19/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai risiko kejahatan siber serta mendorong penggunaan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan itu, Kapolres Tabalong memberikan pemahaman mengenai dampak negatif judi daring, mulai dari terganggunya proses belajar, kerugian ekonomi bagi diri sendiri dan keluarga, hingga potensi permasalahan hukum. Para siswa juga diingatkan untuk tidak mudah tergiur dengan iming-iming kemenangan atau keuntungan besar yang ditawarkan melalui perjudian daring.

Selain judi daring, para pelajar mendapat edukasi mengenai berbagai modus penipuan digital yang kerap ditemukan di masyarakat. Modus tersebut antara lain tautan palsu, pesan berhadiah, akun media sosial palsu, penipuan jual beli daring, serta permintaan kode OTP, PIN, dan data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kapolres juga mengingatkan siswa agar tidak sembarangan mengeklik tautan mencurigakan maupun membagikan informasi pribadi dan kode keamanan kepada orang lain. Jika menemukan indikasi penipuan atau aktivitas digital yang mencurigakan, pelajar diimbau segera melapor kepada orang tua, guru, atau pihak kepolisian.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Tabalong berupaya memperkuat edukasi keamanan digital di lingkungan sekolah sekaligus membangun sinergi antara kepolisian dan tenaga pendidik dalam melindungi generasi muda dari ancaman kejahatan siber.

Polres Tabalong juga mengajak para pelajar memanfaatkan masa muda untuk kegiatan positif, meningkatkan prestasi, serta menghindari aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan pelajar terhadap praktik perjudian daring dan penipuan digital, sehingga mereka mampu memanfaatkan teknologi secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab. (fah/jp). 

DPK PPNI dan RSUD Tamiang Layang Sediakan Rumah Oksigen Gratis 24 Jam bagi Warga Terdampak Asap Karhutla

TAMIANG LAYANG- Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD Tamiang Layang bersama manajemen RSUD Tamiang Layang menyediakan layanan Rumah Oksigen Gratis selama 24 jam untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penyerahan tabung oksigen oleh jajaran DPK PPNI, dan dihadiri Direktur RSUD Tamiang Layang beserta jajaran manajemen rumah sakit, serta perwakilan Dewan Pengurus Komisariat PPNI RSUD Tamiang Layang.

Layanan ini disediakan sebagai bentuk kepedulian tenaga kesehatan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan oksigen di tengah kondisi udara yang tercemar asap. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut secara gratis di bekas Ruang Edelweis, RSUD Tamiang Layang.

Ketua DPK PPNI RSUD Tamiang Layang, Aprilianto, melalui Sekretaris DPK PPNI, Titis Dira Karruri, menyampaikan bahwa Rumah Oksigen Gratis merupakan hasil kerja sama antara DPK PPNI dan RSUD Tamiang Layang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan oksigen akibat asap karhutla.

"Ini merupakan kolaborasi DPK PPNI dan RSUD Tamiang Layang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan oksigen akibat asap karhutla," ujar Titis kepada wartawan ini, Senin (19/10/2026). 

Menurutnya, keberadaan layanan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh bantuan kesehatan, khususnya bagi mereka yang mengalami keluhan pernapasan akibat paparan asap.

Rumah Oksigen Gratis beroperasi selama 24 jam. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat langsung mendatangi bekas Ruang Edelweis di RSUD Tamiang Layang untuk mendapatkan pelayanan.

Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi salah satu upaya membantu masyarakat menghadapi dampak asap karhutla, sekaligus memperkuat peran tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Masyarakat juga diimbau mengurangi paparan asap dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan lainnya. (zi/jp). 

Kades Gumpa Apresiasi Pengaspalan Jalan Gumpa–Maragut, Berharap Dilanjutkan Tahun Depan

TAMIANG LAYANG- Kepala Desa Gumpa, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Imanuel, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas PUPR Perkim, khususnya Bidang Bina Marga, atas realisasi peningkatan jalan Gumpa–Maragut melalui pengaspalan.

Imanuel mengatakan, peningkatan jalan tersebut merupakan usulan yang telah disampaikan pemerintah desa selama kurang lebih tiga hingga lima tahun terakhir. Karena itu, realisasi pembangunan jalan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama dalam menunjang akses pendidikan dan perekonomian.

"Atas nama Pemerintah Desa Gumpa, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas PUPR Perkim, khususnya Bidang Bina Marga, yang telah merealisasikan peningkatan jalan Gumpa–Maragut berupa pengaspalan,” ujar Imanuel kepasa wartawan ini, Senin (19/10/2026). 

Meski demikian, ia berharap pembangunan jalan tersebut dapat kembali dilanjutkan pada tahun depan. Menurutnya, masih terdapat sekitar 2 kilometer lebih ruas jalan yang membutuhkan peningkatan, sementara bagian yang telah diaspal baru sekitar 380 meter.

"Kami berharap tahun depan peningkatan jalan ini bisa dilanjutkan kembali, karena masih ada sekitar 2 kilometer lebih yang perlu diaspal. Jalan ini merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, jalan Gumpa–Maragut memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga, khususnya anak-anak yang bersekolah. Sebagian pelajar dari Desa Gumpa menggunakan akses tersebut untuk menuju wilayah Maragut dan sebagian lainnya menuju Teweh Pupuh.

Selain menunjang pendidikan, kondisi jalan yang baik juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kelancaran akses transportasi akan memudahkan pedagang dan distribusi barang kebutuhan, sehingga aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih lancar.

Imanuel berharap perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Desa Gumpa dapat terus berlanjut secara bertahap. Dengan akses jalan yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaatnya, baik dalam kegiatan sehari-hari, pendidikan, maupun peningkatan perekonomian desa. (zi/jp). 

Murung Raya Raih Peringkat Ketiga di FSQ XII Kalteng 2026

PURUK CAHU- Kafilah Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni Qasidah Indonesia (DPD Lasqi) Nusantara Jaya Kabupaten Murung Raya meraih peringkat ketiga dalam klasemen juara umum Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) 2026. Sejumlah prestasi di cabang Pop Religi, Bintang Vokalis Gambus, dan Rebana Klasik mengantarkan Murung Raya masuk tiga besar pada festival yang berlangsung di Kuala Kapuas, 13–18 Oktober 2026.

Wakil Ketua DPD Lasqi Nusantara Jaya Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang membawa nama daerah dalam ajang tingkat provinsi tersebut.

"Saya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas torehan prestasi yang diraih para peserta. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, serta latihan konsisten seluruh kafilah, didukung doa dan apresiasi masyarakat Murung Raya,” kata Dina saat dihubungi dari Puruk Cahu, Senin (19/10/2026).

Pada cabang Pop Religi, Ghafur Safutra meraih juara pertama kategori Pop Religi Dewasa Putra. Sementara itu, Audia Riska Safitri, Althafun Nisa, dan Rama Fauziah masing-masing meraih juara ketiga. Adapun Hayfa Nur Afifa meraih juara harapan pertama kategori Pop Religi Anak Putri.

Prestasi juga diraih pada cabang Bintang Vokalis Gambus. Nayla Humaira Az Zahra berhasil meraih juara ketiga kategori Bintang Vokalis Gambus Putri Remaja.

Selain juara utama, sejumlah peserta Murung Raya turut membawa pulang penghargaan juara harapan. Annisa Husnul Khotimah meraih harapan pertama kategori Anak Putri, Helen Agustin harapan pertama kategori Dewasa Putri, Nuryadin Cahaya Fadhilah harapan ketiga kategori Dewasa Putra, serta M. Gigih Roviki harapan ketiga kategori Remaja Putra.

Di cabang Rebana Klasik, kafilah Murung Raya juga menunjukkan performa positif. Tim Rebana Klasik Remaja Putra dan Tim Rebana Klasik Remaja Putri sama-sama meraih juara kedua di kategori masing-masing.

Menurut Dina, capaian tersebut merupakan hasil pembinaan dan kerja keras para peserta yang patut diapresiasi. Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan seni Islami sekaligus meningkatkan kemampuan para peserta agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

"Kami berharap para peserta tidak cepat berpuas diri, tetapi terus berlatih dan mengasah kemampuan sehingga ke depan dapat kembali mengharumkan nama Kabupaten Murung Raya, bahkan hingga tingkat nasional,” ujar Dina, yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya.

Prestasi di FSQ XII Kalteng 2026 ini diharapkan menjadi momentum bagi Lasqi Nusantara Jaya Kabupaten Murung Raya untuk memperkuat pembinaan talenta seni Islami dan mempertahankan prestasi pada kompetisi mendatang. (maya/jp). 

Polsek Dusun Tengah Atur Lalu Lintas di Depan SMAN 1 Dusun Tengah

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur menggelar pengaturan lalu lintas di depan SMAN 1 Dusun Tengah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan pada pagi hari.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M bersama personel piket turun langsung ke lokasi untuk mengatur arus kendaraan dan membantu menciptakan situasi lalu lintas yang tertib dan kondusif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan dan meminimalkan potensi gangguan keselamatan di jalan raya.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M, menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas menjadi salah satu bentuk pelayanan kepolisian untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Dusun Tengah mengharapkan pengguna jalan semakin tertib dan disiplin dalam berkendara sehingga situasi lalu lintas di wilayah Kecamatan Dusun Tengah tetap aman dan lancar. (zi/jp).

Cegah Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba, Kapolsek Patangkep Tutui Sambangi SMAN 1 Patangkep Tutui

TAMIANG LAYANG- Polsek Patangkep Tutui, Polres Barito Timur mengintensifkan upaya pencegahan perundungan (bullying), tawuran, kekerasan antarpelajar, dan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di SMAN 1 Patangkep Tutui, Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Senin (19/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, S.H., bersama personel Polsek Patangkep Tutui. Penyuluhan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Patangkep Tutui IPDA Bambang Wahyudi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman sekaligus mencegah perilaku negatif di kalangan remaja.

"Penyuluhan kamtibmas ini menitikberatkan pada pencegahan perundungan, tawuran, serta berbagai bentuk kekerasan antarpelajar yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar. Para pelajar juga didorong untuk meningkatkan kedisiplinan, menaati peraturan, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan bertanggung jawab," ujar IPDA Bambang. 

Selain itu, kata IPDA Bambang, pihaknya juga memberikan perhatian terhadap pencegahan penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan zat adiktif lainnya. 

"Pemahaman mengenai dampak negatif penyalahgunaan zat tersebut diharapkan dapat mendorong pelajar untuk menjauhi perilaku berisiko dan turut berperan dalam menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat," jelasnya. 

Melalui program Police Goes to School, Polsek Patangkep Tutui berupaya memperkuat pendekatan preventif dengan membangun kesadaran kamtibmas sejak usia sekolah. 

"Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar dalam mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan pendidikan," ujar IPDA Bambang. 

Ia juga berharap penyuluhan ini dapat menumbuhkan karakter pelajar yang disiplin, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban, sehingga lingkungan sekolah tetap kondusif dan mendukung kegiatan belajar mengajar. (zi/jp). 

Wakapolres Bartim Pimpin Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Depan SDN 3 Tamiang Layang

TAMIANG LAYANG- Wakapolres Barito Timur, KOMPOL Alexander Ferdiasnta Sitepu turun langsung melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan A. Yani, tepat di depan SDN 3 Tamiang Layang, Senin (19/10/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat, khususnya pada jam aktivitas pagi hari.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Kasat Samapta, AKP Kuslan, S.H., M.M., Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, serta AIPDA Andi Mustofa, BRIGPOL Nana Suharna, dan BRIPDA Ahmad Muhsin Harmain.

Pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari Program Quick Wins 1.1 tentang pengaturan lalu lintas yang dilaksanakan Kapolres dan Wakapolres Barito Timur.

Selain mengatur arus kendaraan, petugas memberikan imbauan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Teguran secara simpatik juga diberikan kepada pengguna jalan yang melanggar aturan, termasuk pengguna sepeda listrik.

Petugas turut membantu masyarakat menyeberangi jalan guna meminimalkan risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan di sekitar kawasan sekolah.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Plt. Kasatlantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, terutama di titik yang membutuhkan pengaturan lalu lintas pada jam sibuk pagi hari.

Melalui kegiatan tersebut, IPDA Dika menegaskan, sebagai upaya meningkatkan disiplin pengguna jalan sekaligus mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Kapolsek Patangkep Tutui Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Simpang Tiga Bentot, Cegah Kemacetan Pagi Hari

TAMIANG LAYANG- Polsek Patangkep Tutui, Polres Barito Timur menggelar pengaturan lalu lintas di Simpang Tiga Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan pada pagi hari.

Kapolsek Patangkep Tutui IPDA Bambang Wahyudi, S.H., bersama personel piket turun langsung ke lokasi untuk mengatur arus kendaraan dan membantu menciptakan situasi lalu lintas yang tertib dan kondusif.

Sebanyak enam personel terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni IPDA Bambang Wahyudi, S.H., AIPTU Didik Kardiono, AIPDA Tamrin, BRIPDA Dendi Oktriadi, BRIPDA Gemilang Daya Anugrah, dan BRIPDA Dede Randi.

Selain mengatur arus lalu lintas, personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada pengendara agar mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan dan meminimalkan potensi gangguan keselamatan di jalan raya.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, S.H., menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas menjadi salah satu bentuk pelayanan kepolisian untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Patangkep Tutui mengharapkan pengguna jalan semakin tertib dan disiplin dalam berkendara sehingga situasi lalu lintas di wilayah Kecamatan Patangkep Tutui tetap aman dan lancar. (zi/jp).

Implementasikan Program Quick Wins 1.1, Kapolres Bartim Turun Langsung Atur Lalu Lintas Pagi Hari, Pastikan Aktivitas Masyarakat Lancar

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., turun langsung mengatur arus lalu lintas pada Senin (19/10/2026) pagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan A. Yani, kawasan Simpang Munsit hingga SMK Jajaka, Kabupaten Barito Timur, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang memulai aktivitas pagi.

Kapolres turun bersama sejumlah personel kepolisian melakukan pengaturan di titik yang rawan kepadatan, sekaligus membantu masyarakat menyeberangi jalan.

Kehadiran langsung Kapolres di lapangan merupakan bagian dari pelaksanaan Program Quick Wins 1.1, yakni pengaturan lalu lintas oleh Kapolres atau Wakapolres sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Selain mengurai kepadatan kendaraan, personel juga memberikan teguran secara simpatik kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas, termasuk pengguna sepeda listrik. Imbauan terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) turut disampaikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kasatlantas Polres Barito Timur, IPDA Suksino Hendika, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk pagi hari.

Pengaturan lalu lintas dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar, sekaligus meminimalkan potensi kemacetan dan risiko kecelakaan di jalan raya.

Kehadiran personel kepolisian di lokasi diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Polri.

IPDA Dika menegaskan, bahwa Polres Barito Timur terus berupaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan pengaturan lalu lintas, edukasi, dan imbauan keselamatan berkendara, terutama pada titik-titik rawan kepadatan kendaraan. (zi/jp). 

Minggu, 18 Oktober 2026

Polres Barito Timur Siaga 24 Jam, Drone dan X-Fire Dikerahkan untuk Tekan Karhutla

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli selama 24 jam, pemantauan menggunakan drone, serta pemanfaatan cairan X-Fire untuk membantu proses pemadaman. Langkah ini dilakukan di tengah kondisi tanggap darurat karhutla guna mendeteksi titik api lebih dini dan mencegah kebakaran meluas.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers penanganan karhutla di D’Lounge Polres Bartim, Minggu (18/10/2026). Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Bartim.

AKBP Iqbal mengatakan, kepolisian memperkuat kesiapan sarana dan prasarana serta meningkatkan upaya pencegahan dan pemantauan di wilayah rawan kebakaran. Salah satu langkah yang dilakukan ialah memanfaatkan cairan X-Fire untuk mendukung efektivitas pemadaman di lapangan.

"Patroli pencegahan dilakukan secara rutin selama 24 jam dengan melibatkan dua regu, baik dari Polres maupun polsek jajaran. Personel juga ditempatkan di pos-pos lapangan untuk mempercepat pemantauan kondisi wilayah yang rawan terjadi kebakaran,” kata Iqbal.

Selain patroli darat, Polres Bartim mengerahkan drone untuk memantau kondisi wilayah dan mendeteksi titik api dari udara. Pemantauan tersebut diharapkan membantu petugas menentukan langkah penanganan secara lebih cepat dan tepat.

Kapolres bersama pejabat utama juga turun langsung memantau dan mengendalikan penanganan karhutla. Dalam pelaksanaannya, Polres Bartim berkoordinasi dengan satuan tugas (satgas) kabupaten, Manggala Agni, TNI, serta unsur terkait lainnya untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemadaman.

Di sisi penegakan hukum, Polres Bartim menangani satu laporan polisi terkait dugaan pembakaran lahan. Menurut AKBP Iqbal, dalam perkara tersebut, terduga pelaku tertangkap tangan dan proses pemberkasan masih berlangsung.

Penanganan perkara tersebut menjadi bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus pencegahan agar praktik pembakaran lahan tidak kembali terjadi. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

AKBP Iqbal menegaskan, penanggulangan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya mengandalkan aparat. Karena itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan.

Selain menangani karhutla, Polres Bartim menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di lima desa yang membutuhkan pasokan air selama musim kemarau.

Bantuan tersebut didistribusikan ke Desa Mungkur Nanakan sebanyak 1.800 liter, Desa Bangkirayen 1.200 liter, Desa Bantai Karau 2.400 liter, Desa Dorong 5.000 liter, dan Desa Mangkarap 5.000 liter.

Penyaluran air bersih itu merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air selama kemarau.

Polres Bartim juga menyatakan terus melakukan pemantauan terhadap penanganan perkara pembakaran lahan sebagai bagian dari upaya mencegah kejadian serupa terulang.

Melalui patroli, pemantauan udara, penegakan hukum, dan bantuan kepada masyarakat, Polres Bartim berupaya menekan risiko karhutla beserta dampaknya terhadap kesehatan dan aktivitas warga. (zi/jp). 

Polres Seruyan Bersama TNI dan Satpol PP Sisir Sejumlah Tempat Nongkrong, Sosialisasikan Bahaya Narkoba

KUALA PEMBUANG- Polres Seruyan bersama TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika melalui sosialisasi langsung ke sejumlah tempat berkumpul masyarakat di Kuala Pembuang, Sabtu (17/10/2026) malam.

Kegiatan tersebut melibatkan KBO Satresnarkoba Polres Seruyan, IPTU Dwi Priyono, bersama personel kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Petugas menyambangi sejumlah lokasi, yakni Angkringan Cangkruk, Coffee Beranda Kopi, Coffee Omon, serta kedai kopi di Jalan Patimura.

Di setiap lokasi, petugas memberikan imbauan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus mengajak masyarakat dan pelaku usaha berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman peredaran barang terlarang.

Sosialisasi ini juga bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat agar tempat usaha, lokasi hiburan, dan ruang publik tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang berkaitan dengan narkotika.

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi melalui Kasat Resnarkoba Polres Seruyan, AKP Adhy Heriyanto, menegaskan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga harus disertai kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

"Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba. Jangan sampai tempat yang seharusnya menjadi ruang berkumpul dan bersosialisasi justru disalahgunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum. Jika mengetahui adanya indikasi peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Adhy.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Kapolri untuk mencegah terbentuknya kampung atau lokasi yang menjadi pusat peredaran narkoba, termasuk mencegah penyalahgunaan tempat hiburan sebagai lokasi pesta narkotika.

Sinergi antara Polri, TNI, dan Satpol PP diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan, meningkatkan pengawasan lingkungan, serta mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Seruyan.

Polres Seruyan pun mengimbau masyarakat agar tidak bersikap acuh terhadap potensi penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Partisipasi aktif warga dalam memberikan informasi kepada aparat penegak hukum dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan bebas dari narkotika. (gan/jp). 

BKMT Seruyan Bentuk Pengurus Permata di Mekar Indah, Gelar Gerakan Pangan Murah

KUALA PEMBUANG- Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Seruyan membentuk kepengurusan Persatuan Majelis Taklim (Permata) BKMT di Desa Mekar Indah, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Minggu (18/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Muhajirin tersebut dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan itu dihadiri Ketua Pengurus Daerah (PD) BKMT Kabupaten Seruyan, Dra. Hj Norhayati Supian, bersama jajaran pengurus, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaah majelis taklim setempat.

Pelaksanaan GPM merupakan hasil kerja sama BKMT Kabupaten Seruyan dengan Bulog Sampit dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Dalam sambutannya Hj Norhayati, mengatakan pembentukan kepengurusan Permata BKMT dan pelaksanaan GPM merupakan dua agenda yang saling melengkapi, yakni memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

"Hari ini merupakan momentum yang sangat bersejarah dan strategis bagi kita semua. Ada dua agenda besar yang kita laksanakan, yang menyentuh dua aspek penting dalam kehidupan, yaitu aspek spiritual keagamaan dan aspek sosial ekonomi,” ujarnya.

Menurut Hj Norhayati, Permata BKMT menjadi wadah untuk menghimpun majelis taklim di tingkat desa atau kelurahan dalam satu struktur organisasi. Dengan kepengurusan yang terbentuk, kegiatan pembinaan keagamaan, pemberdayaan perempuan, dan pelayanan sosial diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan menjangkau masyarakat secara luas.

"Permata BKMT adalah ujung tombak perjuangan kita di tingkat desa atau kelurahan. Dengan terbentuknya kepengurusan yang baru, kita berharap syiar Islam dan roda organisasi BKMT akan bergerak lebih lincah, lebih dekat, dan langsung menyentuh lapisan masyarakat bawah,” katanya.

Ia menegaskan, peran BKMT tidak terbatas pada kegiatan keagamaan, seperti pengajian dan zikir rutin. Organisasi tersebut juga diharapkan berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan, pengembangan keterampilan, kegiatan sosial, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hj Norhayati berpesan kepada pengurus Permata BKMT yang baru agar menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, dan menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap kepengurusan tersebut mampu menjadi penggerak kegiatan keagamaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Terkait GPM, Hj Norhayati menyebut program tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian BKMT terhadap kebutuhan rumah tangga, khususnya dalam menghadapi perubahan harga bahan pokok. Melalui kerja sama dengan Bulog Sampit dan DKPP Kabupaten Seruyan, masyarakat diharapkan dapat mengakses sejumlah kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

"Kami memahami bahwa tugas BKMT tidak hanya memakmurkan masjid dan majelis taklim secara spiritual, tetapi juga harus peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial BKMT Kabupaten Seruyan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga,” tuturnya.

Hj Norhayati turut mengapresiasi dukungan seluruh pihak, instansi terkait, dan pemerintah desa dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program GPM secara tertib dan bijak.

Melalui pembentukan Permata BKMT dan pelaksanaan GPM, Hj Norhayati berharap penguatan kehidupan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kepedulian sosial dan upaya mewujudkan masyarakat Desa Mekar Indah yang mandiri serta sejahtera. (gan/jp). 

Kapolres Kapuas Cek Kesiapan 48 Personel Brimob NTB untuk Penanganan Karhutla

KUALA KAPUAS- Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari mengecek kesiapan 48 personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diperbantukan melalui penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) di wilayah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Minggu (18/10/2026) pagi. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam mendukung penanggulangan kebakaran hutan, lahan, dan perkebunan (karhutla).

Kegiatan berlangsung di Posko Induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Jalan Kasturi. Dalam apel tersebut, Kapolres memeriksa kesiapan personel, kekuatan pasukan, serta kelengkapan pendukung tugas di lapangan.

Sebanyak 48 personel Brimob Polda NTB disiagakan untuk membantu penanganan karhutla, mulai dari pemadaman hingga proses pendinginan (cooling) di lokasi terdampak. Langkah ini diharapkan mendukung penanganan kebakaran secara cepat dan terkoordinasi, terutama di wilayah yang membutuhkan penanganan segera.

Dalam arahannya, AKBP Rina Perwitasari, menekankan pentingnya kesiapsiagaan, disiplin, koordinasi, dan keselamatan personel selama menjalankan tugas. Ia meminta seluruh anggota melaksanakan penanganan karhutla secara terukur serta bersinergi dengan instansi terkait.

"Apel pengecekan ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh personel siap melaksanakan tugas dalam penanggulangan kebakaran hutan, lahan, dan perkebunan di Kabupaten Kapuas. Saya berharap kehadiran 48 personel Satbrimob Polda NTB dapat semakin memperkuat upaya kita dalam menangani kebakaran, khususnya di wilayah yang membutuhkan penanganan cepat dan terukur,” ujar Rina.

Ia juga mengingatkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi harus disertai upaya pencegahan dan pendinginan guna mengurangi risiko api kembali menyala.

Untuk mendukung upaya tersebut, personel diminta memperkuat koordinasi dengan TNI, BPBD, pemerintah daerah, Manggala Agni, masyarakat peduli api, serta unsur terkait lainnya.

Kapolres Kapuas turut mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan agar dapat segera ditindaklanjuti.

Pengecekan kesiapan ini menjadi bagian dari upaya Polres Kapuas dalam mengoptimalkan dukungan personel BKO untuk penanggulangan karhutla serta memperkuat koordinasi lintas instansi demi melindungi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Kapuas. (fah/jp). 

Minggu Kasih di GKE Sinta, Kapolres Kapuas Ajak Warga Cegah Karhutla

KUALA KAPUAS- Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Ajakan tersebut disampaikan AKBP Rina dalam kegiatan Minggu Kasih Polri Bersama Masyarakat di Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Sinta, Jalan Ahmad Yani No. 079–081, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Minggu (18/10/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi sarana dialog dan silaturahmi antara kepolisian dan jemaat untuk mempererat kemitraan, menyerap aspirasi, serta menyampaikan imbauan terkait keamanan lingkungan dan pencegahan karhutla.

Dalam pertemuan itu, Kapolres AKBP Rina, menekankan bahwa menjaga kamtibmas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Warga diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kerukunan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Melalui program Minggu Kasih, Polres Kapuas juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar aspirasi, keluhan, dan permasalahan yang berkaitan dengan kamtibmas dapat disampaikan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Selain itu, Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut berisiko memicu kebakaran yang meluas, mengancam permukiman, mengganggu kesehatan, serta merusak lingkungan, terutama ketika kondisi lahan kering.

Masyarakat juga diimbau mematuhi maklumat Kapolda Kalimantan Tengah tentang larangan membakar hutan dan lahan. Jika menemukan titik api atau indikasi karhutla, warga diminta segera melapor kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Polres Kapuas mendorong sinergi antara kepolisian dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah sekaligus menekan risiko kebakaran hutan dan lahan. Pendekatan dialogis melalui Minggu Kasih diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Kapuas, Kasi Humas Polres Kapuas, dan Kasi Propam Polres Kapuas. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib.

Melalui kegiatan ini, Polres Kapuas mengajak masyarakat terus menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, dan berperan aktif dalam mencegah karhutla di Kabupaten Kapuas. (fah/jp). 

Polresta Banjarmasin Gelar Patroli KRYD Gabungan, Sasar Tempat Hiburan Malam

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin bersama sejumlah instansi terkait menggelar patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Banjarmasin, Minggu (18/10/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba dan mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli tersebut dipimpin langsung Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono. 

Kegiatan melibatkan personel Ditresnarkoba Polda Kalimantan Selatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), personel K9, Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan identitas, penggeledahan badan dan barang bawaan sesuai prosedur, serta tes urine terhadap pengunjung. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat hiburan malam.

Patroli gabungan ini juga menjadi bentuk sinergi lintas instansi dalam mengawasi aktivitas di tempat hiburan malam agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi pelanggaran hukum serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Polresta Banjarmasin mengimbau masyarakat, khususnya pengunjung tempat hiburan malam, agar menjaga ketertiban, tidak menyalahgunakan narkoba, dan mematuhi peraturan perundang-undangan. Pengelola tempat hiburan malam juga diharapkan bertanggung jawab terhadap keamanan dan ketertiban di tempat usahanya serta menjalin koordinasi dengan aparat terkait.

Melalui patroli KRYD secara terpadu, Polresta Banjarmasin bersama instansi terkait berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat demi mewujudkan Kota Banjarmasin yang aman dan kondusif. (fah/jp). 

Patroli Antinarkoba Polres Kapuas, 26 Orang Jalani Tes Urine, Satu Positif Metamfetamina

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas bersama tim gabungan menggelar patroli antinarkoba di sejumlah titik di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu (17/10/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, satu dari 26 orang yang menjalani tes urine terdeteksi positif metamfetamina.

Patroli melibatkan personel Polres Kapuas dari sejumlah satuan fungsi, Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI Kuala Kapuas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta organisasi kemasyarakatan. Petugas menyasar Jalan Trans Kalimantan di Desa Pulau Telo Baru dan Cafe Borneo di Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, sekaligus mengantisipasi potensi penyalahgunaan tempat keramaian dan hiburan untuk aktivitas terkait narkoba.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo, mengatakan patroli dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Kapuas.

"Kami menyambangi sejumlah titik keramaian dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkotika, baik sebagai bandar, kurir, maupun pengguna,” ujar AKP Budi.

Dari 26 orang yang menjalani tes urine, sebanyak 25 orang dinyatakan negatif, sedangkan satu orang menunjukkan hasil positif metamfetamina, zat stimulan yang terkandung dalam narkotika jenis sabu.

Menurut AKP Budi, orang yang memperoleh hasil tes urine positif tersebut akan diarahkan ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Kabupaten Kapuas untuk menjalani asesmen lebih lanjut.

Ia menegaskan, hasil tes urine positif tidak serta-merta membuktikan seseorang terlibat dalam tindak pidana narkotika. Penanganan selanjutnya harus dilakukan sesuai prosedur dan berdasarkan hasil asesmen oleh pihak berwenang.

"Penanganan selanjutnya perlu dilakukan sesuai prosedur dan hasil asesmen oleh pihak berwenang,” kata AKP Budi. 

Polres Kapuas, lanjut AKP Budi, akan terus melakukan patroli, penertiban, dan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan untuk menekan peredaran serta penyalahgunaan narkotika.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui dugaan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

"Kami mengharapkan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkoba guna mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Kapuas,” pungkasnya. (fah/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes