BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Rabu, 10 Juni 2026

DPRD Kalsel dan HPI Bahas Penguatan Regulasi Pariwisata serta Standarisasi Tarif Pramuwisata

BANJARMASIN- Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Selatan untuk membahas pengembangan sektor pariwisata daerah, khususnya terkait profesi pramuwisata (tour guide), Rabu (10/6/2026).

Audiensi tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, H Suripno Sumas, didampingi sejumlah anggota komisi. Sementara dari pihak HPI Kalsel hadir Ketua DPD HPI, Ariefa Gramenia, beserta jajaran pengurus.

Dalam pertemuan itu, HPI menyampaikan sejumlah usulan strategis, di antaranya dorongan penyusunan dan penguatan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kepariwisataan. Regulasi tersebut dinilai penting untuk menyesuaikan perkembangan industri pariwisata sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha dan profesi di sektor pariwisata.

HPI juga mengusulkan penetapan standar tarif jasa pramuwisata. Menurut organisasi tersebut, standar tarif diperlukan untuk mencegah persaingan tidak sehat, memberikan kepastian bagi wisatawan, serta meningkatkan penghargaan terhadap profesi pemandu wisata.

Ketua DPD HPI Kalsel, Ariefa Gramenia, menegaskan bahwa pramuwisata merupakan garda terdepan dalam memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan kearifan lokal Kalimantan Selatan. Karena itu, diperlukan dukungan regulasi yang kuat agar profesi tersebut dapat berkembang secara profesional dan berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, H Suripno Sumas, menyambut baik aspirasi yang disampaikan HPI. Ia menilai sektor pariwisata memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja.

Komisi II DPRD Kalsel berkomitmen untuk menelaah dan mengkaji seluruh masukan yang disampaikan, termasuk terkait kebutuhan regulasi dan perlindungan profesi pramuwisata. Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan organisasi profesi diharapkan dapat memperkuat pembangunan sektor pariwisata yang lebih maju, berdaya saing, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. (sar/ali/jp). 

Komisi IV DPRD Kalsel Dorong Penambahan Anggaran Literasi, Targetkan Peningkatan IPLM

BANJARMASIN- Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong penguatan program literasi masyarakat melalui peningkatan dukungan anggaran. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas akses literasi publik sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Banua.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, usai rapat kerja bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel yang membahas realisasi anggaran Tahun Anggaran 2026 di Banjarmasin, Rabu (10/6/2026).

Dalam rapat itu, Dispersip Kalsel memaparkan pagu anggaran tahun 2026 sebesar Rp23 miliar dengan realisasi hingga Juli sekitar Rp7,5 miliar. Sebagian besar anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja pegawai serta program wajib pemerintahan.

Jihan menilai, program literasi berbasis masyarakat masih perlu diperkuat karena porsi kegiatan yang langsung menyentuh publik dinilai belum optimal. Oleh karena itu, Komisi IV DPRD Kalsel mendorong adanya penambahan anggaran pada perubahan APBD 2026 agar program literasi dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat lebih luas.

"Dari hasil rapat tadi, kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang berkaitan dengan literasi masih relatif kurang. Karena itu, kami mendorong pada perubahan anggaran nanti agar ada penambahan, sehingga program literasi termasuk yang mendukung peningkatan IPLM bisa lebih maksimal,” ujar Jihan.

Selain itu, Komisi IV DPRD Kalsel juga mendorong penguatan literasi melalui alokasi minimal lima persen dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pengembangan perpustakaan sekolah. Kebijakan ini dinilai strategis dalam menumbuhkan minat baca sejak usia dini.

Melalui penguatan anggaran dan optimalisasi program literasi, DPRD Kalsel berharap kualitas sumber daya manusia di daerah terus meningkat, tidak hanya dalam hal pengetahuan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan daya saing. (sar/ali/jp). 

Tak Bisa Kabur, Pengedar Sabu 20 Gram Diringkus Satresnarkoba Polres Batola di Tengah Operasi Senyap

MARABAHAN- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Kuala (Batola) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Marabahan, Selasa (9/6/2026) 

Dalam pengungkapan itu, polisi mengamankan seorang pria beserta barang bukti sabu seberat 20 gram.

Tersangka diketahui berinisial HD alias UN (43), warga Desa Sungai Sahurai, Kecamatan Rantau Badauh. Ia diamankan saat berada di kawasan Jalan Veteran, Marabahan, setelah petugas melakukan penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut.

Kapolres Batola, AKBP Anib Bastian melalui Kasi Humas IPTU Mego Budi Susanto, menjelaskan petugas lebih dahulu melakukan pemantauan di lapangan sebelum mencurigai seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 warna putih biru. Gerak-gerik pelaku yang berhenti di pinggir jalan sambil menunggu seseorang kemudian memperkuat kecurigaan petugas.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu kotak rokok berisi empat paket serbuk kristal putih bening yang diduga sabu. Barang bukti tersebut disimpan di dalam boks dashboard sepeda motor pelaku,” ujar IPTU Mego, Rabu (10/6/2026).

Tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Batola untuk proses penyidikan lebih lanjut. 

Atas perbuatannya, pelaku HD dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan penyesuaian pidana dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026. (hru/jp). 

DPK Barito Timur Gelar Pelatihan Literasi Inklusi Sosial di Desa Bamban, Dorong Peningkatan Kesejahteraan Warga

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) menggelar kegiatan Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial di Perpustakaan Desa Bamban, Kecamatan Benua Lima, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada pelatihan keterampilan praktis serta pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya Sistem Informasi Manajemen (SIM) perpustakaan desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala DPK Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, Plt. Sekretaris DPK beserta jajaran, para kepala desa, pengelola perpustakaan desa, pengurus PKK, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ari Panan Putut Lelu, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari agenda prioritas nasional sekaligus masuk dalam 20 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur.

"Program ini dirancang untuk memperkuat peran perpustakaan, tidak hanya sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) yang mampu meningkatkan kecakapan literasi dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama yang bersifat aplikatif. Pertama, pelatihan keterampilan kuliner bertajuk “JASUKE CREAMY” (Jagung Susu Keju Creamy) yang menjadi implementasi literasi berbasis inklusi sosial berbasis potensi ekonomi lokal. Materi ini disampaikan oleh Ana Ristayati, S.Sos., dan Lili Priani, S.Sos., MM.

Kedua, peserta juga dibekali materi teknologi informasi terkait Sistem Informasi Manajemen (SIM) perpustakaan desa. Materi ini disampaikan oleh Imanuel Fransisco, S.Kom., yang menekankan pentingnya digitalisasi administrasi dan pengelolaan data di tingkat desa.

Melalui kegiatan ini, DPK Barito Timur berharap perpustakaan desa dapat berkembang menjadi pusat literasi produktif yang mendorong peningkatan keterampilan dan ekonomi masyarakat. (zi/jp). 

Kapolsek Pematang Karau Patroli Sungai Karau, Pantau Debit Air dan Perkuat Kamtibmas di Desa Ketab

TAMIANG LAYANG- Jajaran Polsek Pematang Karau melaksanakan patroli perairan di aliran Sungai Karau, Desa Desa Ketab, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi banjir sekaligus memperkuat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat.

Patroli dipimpin langsung oleh Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean bersama personel, yakni AIPDA Untung K. dan BRIGPOL Sidik Ongki W. Patroli menggunakan speed boat dinas untuk menyusuri aliran sungai dan memantau kondisi debit air pascahujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Dari hasil pemantauan, kondisi debit air Sungai Karau masih berada dalam batas normal dan belum menunjukkan tanda-tanda potensi banjir. Meski demikian, kepolisian tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan apabila curah hujan kembali meningkat.

Selain pemantauan kondisi sungai, petugas juga menyambangi warga Desa Ketab untuk memperkuat komunikasi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, disampaikan imbauan kamtibmas agar warga turut menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan jika terjadi potensi gangguan keamanan maupun bencana alam.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, menegaskan bahwa patroli sungai merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mendeteksi dini potensi bencana sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.

"Patroli ini kami lakukan untuk memastikan kondisi sungai tetap aman pascahujan dengan intensitas tinggi. Selain itu, kami juga memperkuat komunikasi dengan masyarakat agar situasi kamtibmas tetap terjaga,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan serta memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat mendapat apresiasi warga yang menilai langkah tersebut tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam. (zi/jp). 

Penutupan U-Turn Km 8 Kertak Hanyar Tuai Pro dan Kontra, DPRD Kalsel Dorong Evaluasi

BANJARMASIN- Kebijakan penutupan putaran balik (U-Turn) di Kilometer 8, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, yang diberlakukan sejak 23 November 2023 oleh Pemerintah Kabupaten Banjar bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XV Kalimantan Selatan, menuai respons dari berbagai pihak.

Penutupan U-Turn tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan lalu lintas di kawasan tersebut, dengan melibatkan aparat kepolisian serta Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan. Lokasi itu sebelumnya dinilai rawan kecelakaan dan kerap menyebabkan kemacetan.

Namun demikian, kebijakan tersebut juga memunculkan keluhan dari warga sekitar yang menilai akses mobilitas mereka menjadi lebih terbatas akibat penutupan tersebut.

Anggota DPRD Kalimantan Selatan, Mustaqimah, menyampaikan bahwa aspirasi warga menginginkan adanya relokasi U-Turn ke titik lain yang berjarak sekitar 50 hingga 100 meter dari lokasi saat ini.

"Memang keinginan mereka (warga) ingin U-Turn itu segera dipindahkan,” ujar Mustaqimah usai rapat, Rabu (10/6/2026) pagi.

Menurut dia, usulan tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel untuk menilai kemungkinan teknis di lapangan.

"Terkait hal ini, kami akan terus berkoordinasi dengan BPJN Kalsel apakah bisa segera dieksekusi, karena kondisi ini dinilai membahayakan bagi masyarakat,” tambahnya.

Rapat pembahasan tersebut turut dihadiri Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalsel, BPTD Kelas II Kalsel, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, Lurah Manarap Lama Kertak Hanyar, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) setempat.

Pembahasan lanjutan dijadwalkan untuk mencari solusi yang mempertimbangkan aspek keselamatan lalu lintas sekaligus kemudahan akses warga. (sar/ali/jp). 

Pansus DPRD Kalsel Serap Masukan Organda dan ALFI/ILFA Terkait Distribusi BBM Subsidi

BANJARMASIN- Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terus menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan untuk mengurai persoalan distribusi BBM subsidi di daerah.

Dipimpin Ketua Pansus HM. Syaripuddin, S.E., M.A.P., Pansus menggelar rapat kerja bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kalsel serta Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) di Ruang Rapat Komisi III DPRD Kalsel, Rabu (10/6/2026).

Ketua Pansus yang akrab disapa Bang Dhin itu menyampaikan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya menggali informasi langsung dari pelaku lapangan terkait distribusi BBM bersubsidi.

Dari Organda, Pansus menerima sejumlah masukan, terutama terkait dasar perhitungan kuota BBM subsidi di daerah serta perlunya penguatan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM.

"Harapannya, tidak ada lagi penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Bang Dhin.

Sementara itu, ALFI/ILFA melaporkan sekitar 810 unit truk anggotanya telah terdata dan dilengkapi perangkat pengawasan internal untuk memastikan penggunaan BBM subsidi sesuai ketentuan. Sistem tersebut juga memungkinkan pembatasan akses pengisian jika ditemukan pelanggaran.

ALFI/ILFA turut mendorong penguatan regulasi serta evaluasi kuota BBM subsidi agar lebih transparan dan berkeadilan di setiap kabupaten/kota. Mereka juga menyoroti perlunya kejelasan aturan bagi kendaraan angkutan barang, khususnya kendaraan enam roda yang memiliki karakteristik operasional berbeda.

Menurut Bang Dhin, sejumlah masukan tersebut menjadi catatan penting, terutama terkait kebutuhan perhitungan kuota berbasis jumlah kendaraan dan kebutuhan riil di lapangan agar distribusi lebih tepat sasaran.

"Perhitungan kuota harus benar-benar berbasis data agar lebih adil dan sesuai kebutuhan daerah,” katanya.

Ia menegaskan, Pansus dibentuk untuk merespons berbagai keluhan masyarakat terkait distribusi BBM subsidi yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir. Karena itu, seluruh pihak terkait akan didengarkan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif sebelum penyusunan rekomendasi.

Sebelumnya, Pansus juga telah meminta keterangan dari Satgas Pengawasan BBM Subsidi, perwakilan pengemudi angkutan, serta sejumlah elemen masyarakat. Dalam waktu dekat, Pansus akan memanggil Pertamina, BPH Migas, AKR, dan Hiswana Migas guna melengkapi data pembahasan. (sar/ali/jp). 

Bupati Barito Utara Jadi Saksi Akad Nikah Ahmad Hijazi dan Salsabila

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, berkesempatan menjadi saksi dalam prosesi akad nikah pasangan Ahmad Hijazi dan Salsabila, S.T., yang digelar di Masjid Raya Shirathal Mustaqim, Rabu (10/6/2026).

Ahmad Hijazi merupakan putra ketiga dari pasangan H Muhammad Nor dan Hj Jakiah, sedangkan Salsabila, S.T., adalah putri ketiga dari almarhum H Fatchurrochman dan Hj Aida Ruswita. Prosesi akad nikah berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga, kerabat, serta para undangan yang turut memberikan doa dan restu kepada kedua mempelai.

Kehadiran Bupati Barito Utara sebagai saksi dalam akad nikah tersebut menjadi bagian dari dukungan dan penghormatan kepada keluarga kedua mempelai yang tengah melangsungkan salah satu momen penting dalam kehidupan mereka.

Pada kesempatan itu, H Shalahuddin menyampaikan ucapan selamat dan doa kepada pasangan pengantin yang baru saja mengikat janji suci pernikahan. Ia berharap rumah tangga yang dibangun dapat menjadi keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan.

"Semoga ikatan suci yang telah terjalin menjadi awal kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta senantiasa diberikan keberkahan, kebahagiaan, dan keturunan yang saleh serta salehah,” ujar H Shalahuddin.

Ia juga mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada kedua mempelai dan berharap pasangan tersebut dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh cinta, saling pengertian, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan bersama-sama. (emca/jp). 

Wabup Barito Utara Hadiri Rakerda APDESI Kalteng

PALANGKA RAYA- Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Rabu (10/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Felix Sonadie Y. Tingan, menegaskan bahwa Rakerda APDESI memiliki peran penting sebagai wadah koordinasi dan penguatan sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.

"Rakerda APDESI bukan hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga ruang strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah,” ujar Felix.

Menurutnya, melalui forum tersebut, seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama merumuskan rekomendasi kebijakan yang konstruktif, meningkatkan kapasitas aparatur desa, serta memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik dan profesional.

Ia juga menekankan pentingnya mendorong pembangunan desa yang efektif dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa, kata dia, merupakan ujung tombak pembangunan yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan kemajuan daerah.

Rakerda dan Dialog Interaktif DPD APDESI Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi dan program kerja yang mampu memperkuat kapasitas pemerintah desa serta mendukung percepatan pembangunan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. (emca/jp). 

Kabur ke Palangka Raya, Pelaku Curas di Rungan Ditangkap Polisi

KUALA KURUN- Pelarian pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) berinisial D (28) berakhir setelah Tim Macan Satreskrim Polres Gunung Mas bersama Polsek Rungan menangkapnya di Kota Palangka Raya, Rabu (10/6/2026).

Pelaku sebelumnya melarikan diri usai diduga menganiaya seorang ibu rumah tangga hingga mengalami luka berat dan merampas perhiasan emas milik korban.

Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rungan, IPDA Muhamad Helmi Hakim, S.H., membenarkan penangkapan tersebut.

"Kejadian bermula pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB di Desa Karya Bhakti, Kecamatan Rungan,” ujarnya.

Saat itu, pelaku diduga menyerang korban Nurwati (37), warga Desa Sei Antai, menggunakan balok kayu sepanjang sekitar satu meter. Korban dipukul berulang kali di bagian kepala sebelum pelaku membawa kabur emas seberat 12 gram senilai sekitar Rp20 juta.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek serius di bagian kepala dan sempat mendapat perawatan di Puskesmas Tumbang Jutuh sebelum dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan keluarga korban ke Polsek Rungan. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa balok kayu yang diduga digunakan pelaku.

*Dari hasil penyelidikan, identitas pelaku berhasil diketahui. Namun saat akan diamankan di rumahnya, pelaku sudah melarikan diri,” jelas Kapolsek.

Pencarian kemudian diperluas hingga ke Kota Palangka Raya. Sehari setelah kejadian, Senin (8/6/2026), polisi mendapat informasi keberadaan pelaku di sebuah penginapan.

Tim gabungan Polres Gunung Mas dan Polsek Rungan yang dibantu Polsek Pahandut Polresta Palangka Raya akhirnya berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan.

"Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat. Berkat kerja sama lintas wilayah, pelaku berhasil diamankan dengan cepat,” ujarnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Gunung Mas untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Pelaku dijerat Pasal pencurian dengan kekerasan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara. (emca/zi/jp). 

Bupati Heriyus Sambut Kepulangan Jemaah Haji Murung Raya 2026 di Puruk Cahu

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus menyambut kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Murung Raya tahun 2026 yang tiba di halaman Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu, Rabu (10/6/2026). Penyambutan berlangsung khidmat dan penuh haru setelah para jemaah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Murung Raya Warnita Heriyus, Penjabat Sekretaris Daerah Sarwo Mintarjo, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga jemaah haji.

Tahun ini, jemaah haji asal Murung Raya berjumlah 74 orang, terdiri dari 27 laki-laki dan 47 perempuan. Dari jumlah tersebut, 53 jemaah telah tiba dan disambut di Puruk Cahu, sementara 16 jemaah masih berada di Banjarmasin untuk beristirahat, dan 5 jemaah lainnya masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi.

Ketua Panitia Pemulangan Jemaah Haji Murung Raya, Pirman Prihatin, yang diwakili Asisten I Setda Murung Raya Rahmat K. Tambunan, menyampaikan bahwa proses pemulangan jemaah berjalan bertahap sesuai jadwal kedatangan dan kondisi kesehatan jemaah.

Dalam sambutannya Bupati Heriyus, menyampaikan ucapan selamat datang kepada para jemaah haji yang telah menunaikan rukun Islam kelima dengan lancar. 

Ia berharap, para jemaah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat setelah kembali ke daerah masing-masing.

"Semoga ibadah haji yang telah dilaksanakan membawa keberkahan dan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas keimanan serta memberi dampak positif dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Heriyus.

Ia juga bersyukur seluruh rangkaian keberangkatan hingga pemulangan jemaah haji tahun ini dapat berjalan dengan baik. Pemerintah daerah, lanjutnya, berharap kuota haji untuk masyarakat Murung Raya dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

"Semoga ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas hidup, dan memberikan kontribusi yang lebih baik bagi daerah,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam penyelenggaraan ibadah haji, termasuk dalam aspek pemberangkatan, pemulangan, serta pendampingan kesehatan jemaah. (dsk/emca/jp). 

Bupati Wiyatno Sambut Stranas PK, RSUD Kapuas Matangkan Sistem RME dan Ekspansi Fasilitas

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam memperkuat tata kelola layanan kesehatan berbasis digital melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi dan bebas dari praktik kecurangan (fraud). 

Komitmen tersebut disampaikan saat menerima kunjungan lapangan Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) di Paviliun RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Rabu (10/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawalan Aksi 9 Pencegahan Korupsi Berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), yang menitikberatkan pada implementasi penuh dokumen RME sebagai dasar verifikasi klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai, Koordinator Harian Stranas PK Sari Anggraini beserta jajaran, perwakilan Kementerian Kesehatan RI, BPJS Kesehatan, Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dr. Dellianae, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Koordinator Harian Stranas PK, Sari Anggraini, menegaskan bahwa kunjungan ke daerah bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan dan layanan publik, bukan mencari kesalahan.

"Semangat kami bukan mencari kesalahan, tetapi membangun tata kelola yang baik agar setiap rupiah yang dikeluarkan negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sari, implementasi RME secara menyeluruh menjadi instrumen penting untuk menutup celah terjadinya klaim fiktif (phantom billing) maupun manipulasi tindakan medis dalam sistem pelayanan kesehatan.

Dalam paparannya, Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. Dellianae, menyampaikan bahwa transformasi digital rumah sakit terus berkembang sejak migrasi ke Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Khanza Mandiri pada 2018. Bahkan, per 2 Juni 2026, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI menetapkan status tata kelola RME RSUD Kapuas dalam kategori valid.

Meski demikian, rumah sakit masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya angka klaim pending yang berkisar 10–12 persen akibat ketidaksesuaian koding dan rekam medis, serta persoalan sinkronisasi data NIK pasien dengan Master Patient Index (MPI) SATU SEHAT.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Wiyatno mengapresiasi pendampingan yang diberikan Stranas PK, Kementerian Kesehatan, dan BPJS Kesehatan. Ia meminta jajaran manajemen RSUD memanfaatkan kunjungan tersebut untuk memperkuat sistem administrasi dan meminimalkan potensi pelanggaran.

"Kami sangat berterima kasih atas pendampingan ini. Pencegahan tentu lebih baik daripada penindakan. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk berdiskusi dan memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan sehingga terhindar dari persoalan hukum,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Wiyatno juga mengungkapkan rencana perluasan dan penataan kawasan RSUD Kapuas guna mendukung transformasi layanan kesehatan jangka panjang. Pemkab Kapuas tengah menyiapkan skema tukar guling aset dengan Bank Kalteng seluas sekitar setengah hektare.

Melalui rencana yang ditargetkan terealisasi pada 2027 tersebut, gedung Bank Kalteng akan dialihfungsikan menjadi pusat manajemen rumah sakit modern. Sementara itu, 10 unit rumah dinas di kawasan belakang akan disiapkan sebagai hunian dokter spesialis guna mempercepat respons pelayanan medis dan mendukung operasional rumah sakit selama 24 jam. (fah/hru/jp). 

Satresnarkoba Polres Kapuas Pasang Stiker Imbauan Bahaya Narkoba di Tempat Usaha

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas melaksanakan kegiatan pemasangan stiker imbauan bahaya narkoba sebagai upaya preventif dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Kapuas, Rabu (10/6/2026). 

Kegiatan tersebut menyasar Rumah Makan (RM) Bundo yang berlokasi di Jalan Pemuda, Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas. Pemasangan stiker dilakukan langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, bersama KBO dan personel Satresnarkoba Polres Kapuas.

Kasat Resnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya narkoba.

Menurutnya, pemasangan stiker iimbauan ini tidak hanya berfungsi sebagai pengingat visual, tetapi juga sebagai sarana edukasi publik mengenai ancaman narkotika, termasuk informasi hukum dan sanksi bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba serta turut berperan aktif dalam upaya pencegahan di lingkungan masing-masing. Pencegahan jauh lebih penting sebelum terjadi penyalahgunaan,” ujar AKP Budi Utomo.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari implementasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang terus digalakkan oleh Polri.

Dengan adanya pemasangan stiker imbauan tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada serta turut membentengi diri dan lingkungannya dari ancaman peredaran narkoba. (fah/jp). 

Satlantas Polres Tabalong Gencarkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas untuk Tekan Angka Kecelakaan

TANJUNG- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabalong mengintensifkan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat melalui kegiatan penerangan keliling (penling), pemasangan spanduk, dan penggunaan hand banner di Simpang Mako Polres Tabalong, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Rabu (10/6/2026) pagi.

Kegiatan yang dipimpin Kasat Lantas Polres Tabalong AKP Oki Hermawan, tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dalam kegiatan itu, personel Satlantas menyampaikan berbagai imbauan kepada pengguna jalan, di antaranya kewajiban menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, memakai sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta pentingnya mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas.

Selain memberikan edukasi, kehadiran petugas di lapangan juga bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat serta memperkuat kedekatan antara Polri dan warga.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla. melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H. menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan salah satu upaya preventif untuk membangun budaya tertib berlalu lintas.

"Keselamatan harus menjadi kebutuhan dan prioritas setiap pengguna jalan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari pelanggaran, tetapi juga melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Kami berharap melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” ujar IPTU Heri Siswoyo.

Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan agenda rutin Satlantas Polres Tabalong sebagai langkah preventif dalam menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tabalong. (fah/jp). 

Komisi I DPRD Kalsel Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Lingkar Selatan, Sembilan Borongan Belum Terbayar

BANJARMASIN- Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar rapat lanjutan terkait persoalan pengalihan lahan di Jalan Gubernur Subardjo (Lingkar Selatan), Rabu (10/6/2026). Rapat tersebut digelar untuk memperjelas status lahan serta menyelesaikan hak para pihak yang terlibat, menyusul pembahasan serupa yang telah dilakukan sekitar dua bulan lalu.

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim. Ia mengungkapkan, bahwa persoalan pengalihan lahan tersebut telah berlangsung cukup lama dan melibatkan sejumlah tahapan administrasi lintas instansi karena lokasi lahan berada di wilayah Kabupaten Banjar.

"Permasalahan pengalihan lahan di Jalan Gubernur Subardjo telah berlangsung sejak awal 1990-an dan pada tahun 2015 tercatat telah beralih ke Kementerian PUPR,” ujar Hamid.

Menurutnya, dari total 25 borongan lahan yang tercatat, masih terdapat sembilan borongan yang hingga kini belum menerima pembayaran. Di sisi lain, para ahli waris mengaku belum pernah menerima ganti rugi atas lahan tersebut dan tetap menuntut pemenuhan hak mereka.

"Hingga saat ini masih terdapat sejumlah persoalan yang belum terselesaikan, khususnya terkait pembayaran,” katanya.

Hamid menegaskan, Komisi I DPRD Kalsel akan terus memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut. Bahkan, pihaknya siap memberikan pendampingan dan fasilitasi apabila para ahli waris memilih menempuh jalur hukum untuk memperjuangkan hak mereka.

Rapat turut dihadiri perwakilan Biro Hukum Provinsi Kalsel, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalsel, BPM Provinsi Kalsel, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Banjar. (sar/ali/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus melalui Penyuluhan Kesehatan

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur untuk memberikan penyuluhan pencegahan Hantavirus dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada warga binaan, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Klinik Panyanware tersebut merupakan tindak lanjut Surat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah terkait peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan Hantavirus di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Pelayanan Tahanan (Ka. Yantah) Rutan Tamiang Layang, Junaidi, yang mewakili Kepala Rutan, mengatakan edukasi kesehatan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran warga binaan dalam mencegah penyebaran penyakit menular.

"Kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini kami berharap warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan guna mencegah berbagai penyakit, termasuk Hantavirus,” ujarnya.

Materi penyuluhan disampaikan oleh tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Anita Santi, S.KM., M.M. dan Harni Seyla Anugerahni, S.Kep., didampingi petugas kesehatan Rutan Tamiang Layang.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa Hantavirus merupakan penyakit yang dapat menular melalui paparan urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai gejala penyakit, langkah pencegahan, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk menekan risiko penularan.

Selain itu, warga binaan mendapat edukasi mengenai penerapan PHBS, seperti menjaga kebersihan kamar hunian, mencuci tangan dengan benar, mengelola sampah secara baik, menjaga sanitasi lingkungan, serta melakukan pengendalian hama dan tikus di area hunian.

Sebanyak 38 peserta yang terdiri dari warga binaan dan pegawai Rutan mengikuti kegiatan tersebut. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi dan tanya jawab selama penyuluhan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, Rutan Tamiang Layang berupaya memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pemasyarakatan. Selain meningkatkan pengawasan kebersihan blok hunian, pihak rutan juga akan terus menggencarkan edukasi kesehatan sebagai langkah preventif untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari risiko penyakit menular.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Rutan Tamiang Layang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dalam mendukung pelayanan kesehatan serta pembinaan warga binaan secara berkelanjutan. (zi/jp). 

Lepas Kontingen Pesoda 2026, Wabup HSS Bidik Hattrick Juara Umum Kalsel

KANDANGAN- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani, secara resmi melepas kontingen atlet Pekan Olahraga Special Olympics Daerah (Pesoda) Kabupaten HSS yang akan berlaga pada Pesoda Provinsi Kalimantan Selatan 2026. Pelepasan berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati HSS, Rabu (10/6/2026).

Pada ajang yang akan digelar 12–15 Juni 2026 di Banjarbaru dan Martapura tersebut, Kabupaten HSS menargetkan mampu mempertahankan gelar Juara Umum yang telah diraih selama dua tahun berturut-turut.

Kontingen HSS dipimpin Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) HSS, Dody Puriyandhani, didampingi jajaran official, guru pendamping dari SLB Kandangan dan SLB Nagara, serta pelatih.

Dalam sambutannya Wakil Bupati HSS, H Suriani mengapresiasi kesiapan atlet, pelatih, dan pendamping yang telah menjalani pembinaan serta persiapan menjelang keberangkatan. Ia meminta seluruh atlet tampil percaya diri dan menjadikan ajang tersebut sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

"Pertahankan prestasi yang sudah ada. Kita patut berbangga karena anak-anak berkebutuhan khusus ini mampu menunjukkan prestasi yang luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa mereka memiliki potensi besar yang sangat membanggakan,” kata H Suriani.

Selain menargetkan prestasi, H Suriani juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti pertandingan. Ia meminta para pendamping dan guru terus memberikan motivasi agar kondisi mental dan psikologis atlet tetap terjaga.

Dalam dialog bersama para pendamping, H Suriani turut mendengarkan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pembinaan atlet berkebutuhan khusus. Salah seorang guru pendamping menyampaikan bahwa proses pembinaan memerlukan kesabaran dan perhatian khusus karena kondisi psikologis atlet yang dinamis.

H Suriani menyampaikan apresiasi kepada para guru, pelatih, dan pendamping yang dinilai memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi atlet. Suasana pelepasan pun berlangsung hangat ketika Wakil Bupati berinteraksi langsung dengan para atlet, memberikan semangat dan motivasi menjelang keberangkatan mereka ke ajang Pesoda Kalimantan Selatan 2026.

Sebelumnya, Dody, menyampaikan bahwa HSS mengirimkan 10 atlet terbaik yang akan bertanding pada tiga cabang olahraga, yakni atletik, renang, dan bocce. Para atlet akan didampingi enam orang pendamping selama mengikuti kompetisi.

"Kami optimistis kontingen HSS mampu kembali meraih hasil terbaik. Modal kami adalah prestasi sebagai Juara Umum Pesoda Kalimantan Selatan pada 2024 dan 2025,” ujar Dody.

Keikutsertaan kontingen HSS pada Pesoda 2026 diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan gelar juara umum, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepercayaan diri dan prestasi atlet-atlet berkebutuhan khusus di tingkat provinsi. (ari/jp). 

Bupati HSS Terima Kunjungan Dua Mantan Bupati Tanah Laut, Bahas Sinergi Pembangunan Daerah

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor, menerima kunjungan silaturahmi dua mantan Bupati Tanah Laut, H Adriansyah dan H Sukamta, di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antartokoh daerah di Kalimantan Selatan.

Dalam pertemuan itu, ketiganya bertukar pandangan mengenai perkembangan daerah serta pentingnya menjaga sinergi dan komunikasi antardaerah guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Kolaborasi antar pemimpin daerah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati HSS, H Syafrudin Noor mengapresiasi kunjungan kedua mantan kepala daerah tersebut. Menurutnya, silaturahmi yang terjalin tidak hanya mempererat hubungan personal, tetapi juga membuka ruang diskusi yang konstruktif terkait pembangunan daerah.

"Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga komunikasi dan mempererat persaudaraan. Semoga hubungan baik yang terjalin dapat terus memberikan manfaat bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata H Syafrudin Noor.

Ia berharap, hubungan baik antar tokoh daerah di Kalimantan Selatan terus terjaga dan menjadi modal penting dalam memperkuat kerja sama serta mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor demi kepentingan masyarakat. (ari/jp). 

Kapolres Bartim Pererat Sinergi TNI-Polri, Kunjungi Mako Yon TP 624/Uria Mapas

TAMIANG LAYANG- Upaya memperkuat sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri terus dilakukan di Kabupaten Barito Timur. Salah satunya melalui kunjungan silaturahmi yang dilakukan Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., ke Markas Komando Batalyon TP 624/Uria Mapas, Rabu (10/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Barito Timur, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, dan Kasi Propam Polres Barito Timur. Kedatangan rombongan disambut jajaran Yon TP 624/Uria Mapas dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Pertemuan itu dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara kedua institusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Barito Timur. Selain membahas situasi keamanan daerah, kedua pihak juga bertukar pandangan terkait penguatan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara TNI dan Polri. Dengan komunikasi dan koordinasi yang kuat, kami dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Eddy Santoso.

Menurutnya, tantangan tugas yang semakin kompleks menuntut kolaborasi yang lebih erat antara TNI dan Polri, sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.

Ia menegaskan, Polres Barito Timur berkomitmen menjaga kekompakan dan soliditas bersama TNI demi mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk dalam menjaga keamanan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

"Kami berkomitmen untuk terus menjaga kekompakan, kebersamaan, dan soliditas TNI-Polri. Sinergi yang kuat akan semakin memperkuat pelaksanaan tugas di lapangan dalam menjaga keamanan masyarakat serta mendukung program pembangunan di Kabupaten Barito Timur,” tegasnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi simbol kuatnya kemitraan antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah, memperkokoh persatuan, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Gempur Narkoba, Polres Bartim Sikat Dua Pengedar Sabu 54 Gram Lebih Jaringan Lintas Provinsi

TAMIANG LAYANG- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Timur (Bartim), Polda Kalimantan Tengah, menangkap dua tersangka pengedar narkotika jenis sabu berinisial AR (38) dan SA (36). Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu seberat 54,43 gram bruto yang diduga berasal dari jaringan lintas provinsi.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB di depan Mapolres Bartim, Jalan Ahmad Yani, Desa Sumur, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur.

Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Ismail Lubis, S.H., mengatakan pengungkapan kasus berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah Tamiang Layang.

"Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka AR di depan Mapolres Bartim,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Dari hasil penggeledahan yang disaksikan aparat desa, petugas menemukan 24 paket sabu yang terdiri dari 10 paket besar, satu paket sedang, dan 13 paket kecil yang disimpan dalam tas punggung milik tersangka. Polisi juga menyita uang tunai Rp650 ribu, satu unit telepon genggam, dan sepeda motor Yamaha NMAX.

Pengembangan kasus kemudian dilakukan ke Desa Teluk Karya, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan tersangka SA beserta barang bukti tambahan berupa timbangan digital, plastik klip bening, telepon genggam, serta uang tunai Rp13,2 juta yang diduga terkait aktivitas peredaran narkotika.

Secara keseluruhan, polisi mengamankan sabu seberat 54,43 gram bruto, dua unit telepon genggam, satu timbangan digital, plastik klip bening, satu sepeda motor, serta uang tunai Rp13,85 juta.

Kedua tersangka kini ditahan di Mapolres Barito Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga melakukan tes urine, uji laboratorium forensik terhadap barang bukti, serta pengembangan jaringan peredaran narkotika lintas wilayah.

Atas perbuatannya, AR dan SA dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 132 ayat (1) UU yang sama, dengan ancaman pidana minimal lima tahun penjara hingga seumur hidup atau hukuman mati. (zi/jp). 

Polsek Pugaan Cek Pertumbuhan Jagung Hibrida, Tinggi Tanaman Capai 2 Meter

TANJUNG- Polsek Pugaan melakukan penyiraman dan pemantauan perkembangan tanaman jagung pakan hibrida di lahan seluas 1 hektare di Desa Pugaan RT. 03, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

Pemantauan dipimpin Kapolsek Pugaan, IPTU Abu Hurairoh bersama personel Polsek Pugaan. Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung hibrida yang ditanam secara swadaya tumbuh baik dan merata dengan tinggi rata-rata mencapai lebih dari 200 sentimeter.

Selain telah memasuki fase berbunga, kondisi tanaman secara umum dinilai subur berkat ketersediaan air yang mencukupi dan dukungan musim tanam yang sesuai. Meski demikian, petugas menemukan sebagian tanaman mengalami serangan hama ulat jagung sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut untuk mencegah gangguan terhadap hasil panen.

Panen jagung diperkirakan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, mengatakan Polri berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Melalui pendampingan dan pemantauan secara berkelanjutan terhadap lahan pertanian binaan, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga turut berkontribusi meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong,” ujarnya.

Polres Tabalong bersama jajaran Polsek akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan tanaman hingga masa panen guna memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal. (fah/jp). 

Pilkades Serentak Barito Kuala Berjalan Lancar, 25 Desa Pilih Kepala Desa Baru

MARABAHAN- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Barito Kuala berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Sebanyak 25 desa di 12 kecamatan melaksanakan Pilkades serentak, sementara Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) digelar di 12 desa yang tersebar pada delapan kecamatan.

Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melakukan monitoring langsung ke sejumlah lokasi pemungutan suara pada Minggu (7/6/2026). Pemantauan dipimpin oleh Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi dan Wakil Bupati H Herman Susilo yang dibagi dalam dua tim.

Sebanyak tujuh desa pada Pilkades tahun ini menerapkan sistem e-voting, yakni Desa Sungai Telan Besar, Sungai Teras Luar, Beringin, Batik, Indah Sari, Karya Maju, dan Sidomakmur.

Tim 1 dipimpin Bupati Barito Kuala bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), meliputi Kajari, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1005/Barito Kuala, dan Ketua Pengadilan Negeri. Tim ini melakukan pemantauan di Desa Sungai Pantai (Kecamatan Rantau Badauh), Desa Karang Bunga (Mandastana), Desa Beringin (Alalak), Desa Tinggiran Tengah (Mekarsari), serta Desa Purwosari 1 (Tamban).

Tim tersebut juga didampingi sejumlah koordinator lapangan dari berbagai instansi, antara lain Badan Kesbangpol, Satpol PP, serta unsur intelijen dan operasional TNI, Polri, dan Kejaksaan.

Sementara itu, Tim 2 yang dipimpin Wakil Bupati bersama Sekretaris Daerah dan Danyon melakukan monitoring di Desa Karya Maju dan Sidomakmur (Marabahan), Desa Kolam Kiri (Wanaraya), serta Desa Anjir Muara Kota Tengah (Anjir Muara).

Pada titik monitoring terakhir di Desa Purwosari 1, Kecamatan Tamban, Bupati H Bahrul Ilmi meninjau langsung proses pemungutan hingga penghitungan suara.

Menurutnya, pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini berjalan tertib dan mendapat partisipasi masyarakat yang baik. Hasil pemilihan telah menghasilkan kepala desa terpilih di 25 desa yang mengikuti Pilkades serentak.
Beberapa kepala desa terpilih di antaranya Darun (Desa Sungai Telan Besar), Anang Muhdiansyah (Desa Sungai Teras Luar), Mahrina (Desa Tamban Muara Baru), Yusuf (Desa Indah Sari), Muhammad Hadimulah (Desa Beringin), Idayanti (Desa Karang Bunga), Fauzi (Desa Sungai Pantai), Sudalwanto (Desa Karya Maju), Sunarto (Desa Sidomakmur), serta Mariah (Desa Batik).

Selain Pilkades serentak, Pemkab Barito Kuala juga melaksanakan Pilkades PAW di 12 desa. Beberapa kepala desa PAW yang terpilih antara lain Muhammad Supian (Desa Tabunganen Muara), Ferry Haryudi (Desa Purwosari 1), Taufik Rahman (Desa Anjir Seberang Pasar II), Abdul Kadir (Desa Anjir Muara Kota Tengah), dan Dimas Lutfi Mulianurrahman (Desa Kolam Kiri).

Namun, untuk Pilkades PAW Desa Bahalayung, Kecamatan Bakumpai, pemilihan harus diulang karena dua calon memperoleh jumlah suara yang sama, yakni H. Saparudin dan Muhammad Fauji. Pemungutan suara ulang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juni 2026.

Bupati H Bahrul Ilmi mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkades, mulai dari panitia, aparat keamanan, hingga masyarakat yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses demokrasi berlangsung. (dis/ali/jp). 

Gerak Kilat Resmob Seruyan, Pembobol Rumah Dibekuk Kurang dari 24 Jam

KUALA PEMBUANG- Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Seruyan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan menangkap terduga pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.

Terduga pelaku berinisial W.S. (24) ditangkap pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 22.30 WIB di kawasan Pematang Panjang, Kuala Pembuang, tanpa perlawanan.

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K. mengapresiasi kinerja cepat dan profesional jajaran Resmob dalam mengungkap kasus tersebut.

"Penangkapan pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam merupakan bukti keseriusan kami dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Polres Seruyan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Seruyan,” tegas Kapolres, Rabu (10/6/2026). 

Kasus pencurian itu diketahui pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB di sebuah rumah di Jalan Patimura, Kelurahan Kuala Pembuang I, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan.

Korban, seorang ibu rumah tangga berusia 52 tahun, diketahui meninggalkan rumah sejak 27 Mei 2026 untuk mengunjungi keluarga di Kota Sampit bersama anaknya. Saat berada di luar kota, korban mendapat informasi dari tetangga bahwa pintu depan rumahnya dalam keadaan terbuka.

Korban kemudian meminta anaknya yang berada di Desa Sungai Undang untuk memeriksa kondisi rumah. Dari hasil pengecekan diketahui rumah telah dibobol dengan kondisi sejumlah pintu terbuka paksa dan barang-barang di dalam rumah berantakan.

Sekitar pukul 13.30 WIB, korban tiba di rumah dan memastikan telah terjadi pencurian. Pelaku diduga masuk dengan merusak dua kunci gembok pada pintu depan rumah sebelum menggasak sejumlah barang berharga milik korban.

Barang yang dilaporkan hilang antara lain enam tas selempang berbagai merek, dua tabung gas LPG 3 kilogram, enam pasang sepatu berbagai merek, serta sejumlah barang lainnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp6 juta.

Menerima laporan korban, Tim Resmob Polres Seruyan segera melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV). Dari hasil penyelidikan tersebut, identitas terduga pelaku berhasil diketahui dan pelaku berhasil diamankan kurang dari satu hari setelah laporan diterima.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Saat ini W.S. telah diamankan di Polres Seruyan dan menjalani proses hukum. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 Ayat (2) KUHP.

Kapolres juga mengimbau masyarakat yang meninggalkan rumah dalam waktu lama agar memastikan keamanan rumah, termasuk menitipkan pengawasan kepada tetangga atau keluarga terdekat serta memastikan seluruh akses masuk dalam kondisi terkunci dengan baik.

"Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mencegah tindak kriminalitas. Kami mengajak warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar,” pungkasnya. (gan/jp). 

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bartim Gelar Bhakti Religi dan Serahkan Bantuan Kebersihan di Masjid Jabal Noor

TAMIANG LAYANG- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Barito Timur (Bartim) menggelar kegiatan Bhakti Religi di Masjid Jabal Noor Km 4, Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kasubbag Kerma Polres Bartim, IPTU Suryo, tersebut diikuti sejumlah personel Polres Bartim bersama pengurus masjid. Mereka melaksanakan kerja bakti membersihkan area dalam dan luar masjid, termasuk halaman, tempat wudhu, serta fasilitas umum yang digunakan jamaah.

Kehadiran personel Polri mendapat sambutan positif dari pengurus dan jamaah Masjid Jabal Noor. Mereka mengapresiasi kepedulian Polres Bartim terhadap kebersihan rumah ibadah dan lingkungan sekitar.

Selain kerja bakti, Polres Bartim juga menyerahkan bantuan berupa peralatan kebersihan kepada pengurus masjid. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemeliharaan kebersihan dan kenyamanan sarana ibadah secara berkelanjutan.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Kasubbag Kerma Polres Bartim, IPTU Suryo, mengatakan kegiatan Bhakti Religi merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud pengabdian Polri kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, berbagai kegiatan sosial yang digelar menjelang HUT Bhayangkara ke-80 merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan memberikan kontribusi positif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan Bhakti Religi tersebut, Polres Bartim berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat semakin kuat guna mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, serta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bartim Gelar Bhakti Religi di Gereja GKE Palanuangkai

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur (Bartim) menggelar kegiatan Bhakti Religi di Gereja GKE Palanuangkai, Tamiang Layang, Rabu (10/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Kegiatan yang dipimpin KBO Satresnarkoba Polres Bartim, Iptu Jefri Budi, S.I., tersebut diikuti sejumlah personel Polres Bartim bersama pengurus gereja. Mereka melaksanakan kerja bakti membersihkan area dalam dan luar gereja, halaman, serta fasilitas penunjang ibadah.

Selain membersihkan lingkungan gereja, Polres Bartim juga menyerahkan bantuan berupa peralatan kebersihan kepada pengurus Gereja GKE Palanuangkai. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemeliharaan kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah bagi jemaat.

Pengurus gereja menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Bartim yang melibatkan rumah ibadah dalam rangkaian kegiatan sosial menjelang HUT Bhayangkara ke-80.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui IPTU Yefri Budi Ismanto, mengatakan Bhakti Religi merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat silaturahmi, meningkatkan semangat gotong royong, serta memperkokoh toleransi antarumat beragama," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan Bhakti Religi yang dilaksanakan di berbagai rumah ibadah menjadi bagian dari komitmen Polres Bartim untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pelayanan publik yang humanis.

Personel Polres Bartim dan pengurus gereja bergotong royong membersihkan lingkungan gereja sekaligus mempererat komunikasi dalam menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Bartim berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat serta menumbuhkan nilai-nilai toleransi, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Selasa, 09 Juni 2026

Pimpin Apel BPBD HSS, Wabup Suriani Tekankan Disiplin, Profesionalisme, dan Kesiapsiagaan Bencana

KANDANGAN- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani, memimpin apel pagi di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten HSS, Selasa (9/6/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta penguatan sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.

H Suriani menyampaikan, bahwa BPBD memiliki peran strategis dalam penanggulangan bencana, mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana. Karena itu, seluruh personel BPBD diminta terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal.

"BPBD merupakan garda terdepan dalam upaya penanggulangan bencana. Profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kerja sama yang baik menjadi kunci dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya tertib administrasi dan pengelolaan keuangan yang akuntabel sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik. Seluruh personel juga diminta untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja serta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

H Suriani juga mendorong jajaran BPBD untuk terus meningkatkan kemampuan teknis, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta aktif melakukan identifikasi dan pelaporan potensi risiko bencana sebagai langkah mitigasi dan antisipasi dini.

Menurutnya, upaya tersebut penting untuk meminimalkan dampak bencana yang mungkin terjadi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Apel pagi tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh personel BPBD HSS dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan serta ketangguhan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana. (ari/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Apresiasi Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Perkuat Layanan Keuangan di Pulau Terluar

BANJARMASIN- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK, mengapresiasi pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Selatan bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL). Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga kedaulatan rupiah sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Apresiasi tersebut disampaikan Supian HK saat menghadiri pelepasan Kapal Hiu Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (9/6/2026).

Ekspedisi yang berlangsung pada 9–15 Juni 2026 itu akan menjangkau lima pulau terluar di Kalimantan Selatan, yakni Pulau Kerayaan, Pulau Kerasian, Pulau Matasiri, Pulau Marabatuan, dan Pulau Laut Timur. Seluruh wilayah tersebut masuk kategori daerah 3T yang memiliki tantangan tersendiri dalam akses layanan keuangan dan distribusi uang layak edar.

Supian HK menilai, kehadiran Bank Indonesia dan TNI AL di wilayah-wilayah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen negara dalam menjaga kedaulatan ekonomi hingga ke pelosok daerah.

"Ini bentuk nyata menjaga kedaulatan rupiah sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air sampai ke pulau-pulau terluar Bumi Lambung Mangkurat,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai layanan yang dibawa dalam ekspedisi tersebut, seperti kas keliling, penukaran uang layak edar, edukasi program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah), hingga pemusnahan uang tidak layak edar, memiliki manfaat besar bagi masyarakat setempat.

"Warga di wilayah 3T berhak mendapatkan akses layanan keuangan yang memadai serta pemahaman yang baik mengenai rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. DPRD Kalimantan Selatan mendukung penuh program ini,” tegasnya.

Ia berharap, Ekspedisi Rupiah Berdaulat tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan berupa peningkatan literasi keuangan, penguatan penggunaan rupiah, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjaga dan mencintai mata uang nasional.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan program rutin Bank Indonesia yang dilaksanakan bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut untuk memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar, memperluas layanan penukaran uang, serta meningkatkan edukasi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal di Indonesia. (sar/ali/jp). 

Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN, Kerja Keras dan Disiplin Kunci Keberhasilan

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara. 

Penegasan tersebut disampaikan Bupati H Shalahuddin saat memimpin apel pagi di halaman Dinas Lingkungan Hidup setempat, Selasa (9/6/2026). 

Bupati menyampaikan bahwa disiplin harus menjadi budaya kerja yang terus dijaga dan ditingkatkan oleh seluruh pegawai pemerintah daerah.

"Saya tidak henti-hentinya mengingatkan kita semua untuk selalu menjaga dan meningkatkan disiplin. Mulai dari hal kecil seperti kelengkapan seragam, ketepatan waktu masuk kerja, hingga pemanfaatan waktu kerja secara optimal,” ujar H Shalahuddin.

Ia menekankan, kedisiplinan dan kerja keras merupakan kunci dalam mencapai tujuan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, komitmen tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi seluruh ASN agar bekerja lebih profesional, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan demikian, hasil kerja pemerintah daerah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Barito Utara. (emca/jp). 

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes