BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Senin, 25 Mei 2026

Bupati Barito Utara Tekankan Efisiensi Anggaran dan Percepatan Program dalam Rakor Bersama Camat

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan pentingnya efisiensi anggaran serta percepatan pelaksanaan program pembangunan.

Hal itu disampaikan Bupati H Shalahuddin saat memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh camat se-Barito Utara di Ruang Rapat A Setda setempat, Senin (25/5/2026).

Rakor tersebut digelar untuk memperkuat sinkronisasi program, kegiatan, dan penganggaran agar selaras dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Barito Utara.

Bupati H Shalahuddin juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menghentikan program yang bersifat rutinitas maupun seremonial tanpa target yang jelas dan terukur.

Ia menekankan agar penggunaan anggaran dilakukan secara efektif, transparan, dan akuntabel. Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta menghindari pemborosan serta belanja non-prioritas yang tidak mendukung capaian pembangunan daerah.

"Anggaran harus digunakan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran agar hasil pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat tanpa mengalami keterlambatan.

Menurutnya, rakor tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang lebih efektif, terarah, dan berdampak bagi masyarakat Barito Utara.

"Mari bekerja sungguh-sungguh dengan semangat kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Barito Utara yang kita cintai,” ujar H Shalahuddin. (emca/jp). 

BULOG Barsel Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Februari–Maret 2026, Realisasi Bartim Capai 98,32 Persen

BUNTOK- Perum BULOG Kantor Cabang Barito Selatan mempercepat penyaluran Bantuan Pangan alokasi Februari–Maret 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur.

Sebagai bagian dari pengawasan distribusi, BULOG Barito Selatan pada Senin (25/5/2026) melaksanakan monitoring dan evaluasi penyaluran bantuan pangan di sejumlah desa di Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan. Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan pemerintah.

Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Barito Selatan, Fariz Jaya Permana, mengatakan bahwa hingga 25 Mei 2026 realisasi penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Barito Timur telah mencapai 98,32 persen. Adapun realisasi penyaluran di Kabupaten Barito Selatan mencapai 66,66 persen.

"Percepatan distribusi terus kami lakukan agar bantuan pangan dapat diterima masyarakat tepat waktu,” ujar Fariz.

Menurut dia, BULOG bersama pemerintah daerah, aparat kecamatan, pemerintah desa, dan pihak terkait terus memperkuat koordinasi guna mempercepat penyaluran bantuan di lapangan.

"Upaya percepatan dilakukan melalui pemantauan langsung ke titik distribusi dan koordinasi intensif dengan petugas penyalur,” katanya.

BULOG Barito Selatan menargetkan seluruh penyaluran Bantuan Pangan alokasi Februari–Maret 2026 dapat diselesaikan pada akhir Mei 2026.

Program Bantuan Pangan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan pokok penerima manfaat. (zi/jp). 

Pemkab Batola Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Tekankan Kemandirian dan Perlindungan Generasi Muda

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar upacara gabungan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Senin (25/5/2026). Upacara mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, dan diikuti Forkopimda, ASN lingkup Pemkab, serta personel TNI Kodim 1005 Barito Kuala.

Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid.

Dalam sambutan tersebut, disampaikan bahwa Harkitnas menjadi momentum untuk mengenang lahirnya kesadaran kebangsaan melalui berdirinya Budi Utomo pada 1908 sebagai awal kebangkitan nasional.

"Kebangkitan nasional merupakan proses dinamis yang menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Kebangkitan berarti keberanian untuk keluar dari ketertinggalan dan ketidaktahuan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, pentingnya menjaga generasi muda sebagai “tunas bangsa” melalui penguatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan perlindungan di ruang digital.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah disebut terus mendorong kemandirian bangsa melalui berbagai program strategis, seperti makan bergizi gratis, pembangunan sekolah rakyat dan sekolah garuda, peningkatan kualitas guru, serta penyediaan beasiswa.

Di sektor kesehatan, pemerintah menghadirkan layanan cek kesehatan gratis serta penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Selain itu, pemerintah juga menekankan perlindungan anak di ruang digital, termasuk pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan aman. (dsk/ali/jp). 

Anak 5 Tahun Tewas Ditebas Parang di Bintang Ara, Pelaku Masih Dalam Pengejaran Polisi

TABALONG- Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun tewas dalam insiden penganiayaan di Desa Dambung Raya, Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Senin (25/5/2026) pagi. Pelaku yang diduga merupakan paman korban masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menjelaskan korban mengalami luka tebas di bagian leher akibat serangan senjata tajam jenis parang dan meninggal di tempat kejadian.

Selain korban, dua warga lainnya turut menjadi korban. BER (50) mengalami luka bacok di bagian kepala dan harus mendapat sekitar 30 jahitan, sementara NOR (36) yang merupakan ibu korban mengalami luka pada tangan kanan saat berusaha merebut parang dari pelaku.

Pelaku berinisial WE (37) diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, yakni paman korban.

Peristiwa bermula saat korban keluar rumah menuju teras untuk buang air kecil. Pelaku kemudian tiba-tiba menarik korban ke jalan sambil membawa parang. Ibu korban yang melihat kejadian tersebut berusaha menyelamatkan anaknya, namun justru mengalami luka pada tangan akibat perlawanan pelaku.

Pelaku kemudian mengayunkan parang ke leher korban hingga meninggal di lokasi. Setelah itu, pelaku juga menyerang BER yang melintas di sekitar lokasi hingga mengalami luka serius di kepala.

Warga sempat berupaya melerai, namun pelaku kembali mengejar sehingga beberapa saksi melarikan diri ke rumah warga. Usai kejadian, pelaku melarikan diri ke arah Jembatan Sekuyah dan sempat mencoba menyerang warga lain di sebuah warung, namun tidak mengenai sasaran.

Polsek Bintang Ara bersama Satreskrim Polres Tabalong dan Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban luka telah mendapat perawatan medis di Puskesmas Panaan, sementara jenazah korban dilakukan visum luar.

Hingga kini, polisi bersama warga masih melakukan pencarian terhadap pelaku. Dari keterangan awal, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan, namun kepolisian masih mendalami motif dan akan melakukan pemeriksaan kejiwaan melalui ahli setelah pelaku ditemukan. (fah/jp).

Polsek Dusun Timur Verifikasi Hotspot di Desa Sarapat, Api Sudah Padam

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, bergerak cepat menindaklanjuti temuan titik panas (hotspot) di Desa Sarapat RT. 04, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Senin (25/5/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Informasi hotspot diperoleh dari pemantauan Satelit NASA-SNPP yang mendeteksi satu titik dengan tingkat kepercayaan medium pada koordinat -2.09189, 115.12374. Titik tersebut terpantau selama satu hari dengan jarak sekitar lima kilometer dari akses terdekat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sarapat, Bripda Darma Andika bersama Kepala Dusun Sarapat, Amarto serta relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Sarapat langsung menuju lokasi menggunakan tiga unit sepeda motor untuk melakukan verifikasi lapangan.

Setibanya di lokasi, tim menemukan bekas kebakaran pada lahan milik warga bernama Depri Imanuel alias Bapak Mario dengan luas sekitar 50 x 30 meter. Api telah padam dan tidak ditemukan asap maupun titik api aktif. Petugas tetap melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi menyala kembali.

Selain pengecekan, petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa serta memberikan imbauan kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi lahan kering dapat mempercepat penyebaran api.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan verifikasi hotspot dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah meluasnya karhutla.

"Kami bergerak cepat setiap ada deteksi hotspot untuk memastikan kondisi di lapangan. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko menimbulkan kebakaran dan memiliki konsekuensi hukum,” ujarnya.

Ia menambahkan, aktivitas pembukaan lahan masih kerap terjadi saat kondisi cuaca tidak stabil, sehingga pihak kepolisian bersama stakeholder terkait terus meningkatkan patroli, pemantauan, dan sosialisasi pencegahan karhutla.

Sinergi aparat kepolisian, pemerintah desa, dan relawan diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Barito Timur. (zi/jp). 

Pemkab Seruyan Gelar Upacara Peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalteng, Tekankan Sinergi Pembangunan dan Ketahanan Pangan

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (25/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momentum memperkuat sinergi pembangunan daerah dan nasional.

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran. 

Dalam amanat tersebut, ditegaskan bahwa pembangunan daerah merupakan proses terencana dan berkelanjutan yang harus tetap dijalankan secara efektif, meski di tengah tantangan fiskal.

"Pemerintah tetap berkomitmen menjalankan pembangunan secara efektif melalui efisiensi anggaran yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Selain itu, pemerintah daerah diminta mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat akselerasi pembangunan.

Sejumlah pesan strategis juga disampaikan, di antaranya imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta larangan keras membuka lahan dengan cara membakar.

Masyarakat juga diajak memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam komoditas pangan seperti cabai, sayur, dan buah-buahan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Di bidang sumber daya manusia, generasi muda Kalimantan Tengah diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan inovasi tanpa meninggalkan nilai serta identitas budaya lokal.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dalam semangat filosofi Huma Betang guna mewujudkan Kalimantan Tengah yang maju dan sejahtera.

Upacara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, ASN, TNI-Polri, organisasi masyarakat, serta pelajar. Turut mendampingi Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda.

Pembacaan Undang-undang Dasar 1945 dilakukan oleh Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi. Perwira upacara dijabat Didi Darmadi, sedangkan komandan upacara dipimpin Ridwan. Pembacaan sejarah singkat Provinsi Kalimantan Tengah disampaikan Agus Dianto, doa dipimpin Nor Tajeli, dan pembawa acara oleh Nur Ahyanti.  (gan/jp). 

DPRD Tabalong Fasilitasi Kesepakatan Penyelesaian Hak Karyawan PT BBP

TANJUNG- DPRD Kabupaten Tabalong memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) antara manajemen PT Bagas Bumi Persada (BBP) dan perwakilan karyawan, menyusul aksi unjuk rasa damai terkait tuntutan pembayaran hak pekerja, Senin (25/5/2026) di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Tabalong, Mabuun, Murung Pudak.

Rapat yang dimulai pukul 10.05 Wita tersebut dihadiri Wakil Bupati Tabalong, pimpinan DPRD, Kapolres Tabalong, Kajari Tabalong, Dandim 1008/Tabalong, Dinas Tenaga Kerja, manajemen perusahaan, serikat pekerja, serta perwakilan karyawan.

Dalam forum tersebut, kedua belah pihak menyepakati berita acara kesepakatan bersama yang ditandatangani manajemen PT BBP Site Tanjung dan perwakilan karyawan.

Manajemen mengakui masih memiliki kewajiban pembayaran gaji dan tunjangan karyawan untuk periode Maret hingga Mei 2026. Perusahaan juga berkomitmen mencari dana pinjaman atau dana talangan dari sumber yang sah untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Jika upaya itu belum berhasil, manajemen akan mengajukan permohonan kepada Satgas PKH agar sebagian hasil penjualan atau lelang aset perusahaan dapat dialokasikan untuk pembayaran hak pekerja.

Selain itu, Head Office PT BBP Site Tanjung akan menyampaikan surat resmi kepada Satgas PKH serta menggelar rapat internal di Jakarta guna membahas penyelesaian persoalan ketenagakerjaan dalam waktu 14 hari kerja sejak kesepakatan ditandatangani.

RDP berakhir pukul 14.05 Wita dengan kesepakatan tercapai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Sementara itu, aksi unjuk rasa damai yang digelar karyawan PT BBP bersama serikat pekerja sebelumnya juga berlangsung tertib dengan fokus pada tuntutan pembayaran hak-hak pekerja.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, menegaskan bahwa kepolisian mengawal penuh proses penyampaian aspirasi secara humanis.

"Polres Tabalong memastikan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pendekatan humanis,” ujarnya. (fah/jp). 

Bupati Barito Utara Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Akurasi dan Integritas Data

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan pendataan ekonomi di wilayah Kabupaten Barito Utara, Senin (25/5/2026). 

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin, menekankan pentingnya akurasi data sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah yang efektif dan tepat sasaran.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, ia berharap dapat memperoleh gambaran komprehensif mengenai potensi ekonomi daerah, struktur usaha masyarakat, perkembangan UMKM, tingkat produktivitas sektor ekonomi, penyerapan tenaga kerja, hingga berbagai tantangan yang dihadapi para pelaku usaha di lapangan.

H Shalahuddin menegaskan, bahwa petugas sensus memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan pendataan.

"Petugas sensus adalah ujung tombak keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Dibutuhkan dedikasi, ketelitian, integritas, serta kemampuan komunikasi yang baik dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan sensus, Bupati H Shalahuddin juga menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga desa, untuk berperan aktif melalui koordinasi dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergi antarinstansi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.

"Pembangunan yang baik selalu diawali dengan data yang baik. Karena itu, sinergi dan kolaborasi seluruh pihak harus terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan daerah yang lebih efektif dan tepat sasaran,” pungkas H Shalahuddin. (emca/jp). 

Antisipasi Antrean Pemilih Pemula, Disdukcapil Bartim Genjot Perekaman KTP-el Sejak Usia 16 Tahun

TAMIANG LAYANG- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Timur (Bartim) mempercepat layanan perekaman data biometrik KTP elektronik (KTP-el) dengan menyasar pelajar sejak usia 16 tahun. Program ini dilakukan untuk memastikan data kependudukan generasi muda telah terekam lebih awal sebelum memasuki usia wajib KTP pada 17 tahun.

Plt. Kepala Disdukcapil Barito Timur, M. Mursalin, mengatakan perekaman biometrik meliputi sidik jari, pemindaian iris mata, dan tanda tangan digital. Salah satu kegiatan dilakukan di SMA Negeri 1 Tamiang Layang.

"Langkah ini dilakukan agar data kependudukan warga muda sudah tersimpan lebih awal dalam sistem, sehingga pencetakan KTP dapat dilakukan tepat saat mereka genap berusia 17 tahun,” ujar M. Mursalin, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan ini juga merujuk pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013.

Menurutnya, percepatan perekaman sejak usia 16 tahun memiliki sejumlah tujuan strategis. Pertama, menghindari penumpukan antrean saat warga memasuki usia wajib KTP. Kedua, mempermudah akses layanan publik seperti pembuatan SIM, pendaftaran beasiswa, layanan perbankan, hingga Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Ketiga, mendukung pemutakhiran data pemilih pemula dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu mendatang.

Sementara itu, Kabid PIAK Disdukcapil Bartim, Hajar Gunawan, menegaskan bahwa KTP memiliki fungsi vital sebagai identitas resmi warga negara yang digunakan dalam berbagai layanan administrasi.

"KTP bukan hanya identitas diri, tetapi juga menjadi syarat utama dalam mengakses berbagai layanan publik,” ujarnya.

Ia merinci, KTP digunakan untuk pengurusan paspor, SIM, NPWP, hingga BPJS. Dalam sektor ekonomi, KTP diperlukan untuk pembukaan rekening bank, pengajuan pinjaman, dan layanan asuransi. Sedangkan dalam aspek politik dan sipil, KTP menjadi syarat penggunaan hak pilih serta berbagai urusan administrasi lainnya.

Hajar Gunawan juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menjaga data pribadi, khususnya informasi kependudukan.

"Kami mengimbau warga tidak sembarangan membagikan foto atau salinan KTP kepada pihak yang tidak jelas kredibilitasnya,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang meminta data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau kode OTP dengan dalih verifikasi bantuan atau aktivasi layanan tertentu.

"Instansi kami tidak pernah meminta data sensitif melalui telepon atau pesan singkat. Seluruh layanan Disdukcapil Bartim juga tidak dipungut biaya alias gratis,” tegasnya. (zi/jp). 

Kapolres Tabalong Kawal Aksi Damai Karyawan PT BBP Tuntut Tiga Bulan Gaji Tertunggak di DPRD

TANJUNG- Ratusan karyawan PT Bagas Bumi Persada (BBP) site PT MCM bersama Serikat Pekerja menggelar aksi damai di Gedung DPRD Kabupaten Tabalong, Senin (25/5/2026), menuntut pembayaran gaji yang belum dibayarkan selama tiga bulan.

Massa aksi berangkat berjalan kaki dari Taman Tanjung Bersinar Park menuju Gedung DPRD Tabalong dengan pengawalan personel Polres Tabalong dan Polsek Murung Pudak untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Setibanya di lokasi, massa aksi disambut Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana bersama Ketua DPRD Tabalong, H Riza Fahlipi, Dandim 1008/Tanjung, Letkol Alexander Allan Primadi, serta sejumlah anggota dewan.

Perwakilan aksi, Lindang, menyampaikan bahwa para pekerja menuntut hak pembayaran gaji yang belum diterima selama tiga bulan terakhir. Ia menegaskan, para karyawan tetap menjalankan kewajiban kerja meski hak mereka belum dibayarkan.

"Selama tiga bulan kami tidak menerima gaji. Kami berharap pemerintah daerah dan DPRD dapat memperjuangkan hak kami,” ujarnya.

Menanggapi aksi tersebut, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib dalam menyampaikan pendapat dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Ia menegaskan kepolisian hadir untuk memberikan pengamanan secara humanis.

Sementara itu, Ketua DPRD Tabalong, H Riza Fahlipi, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti dan mengawal aspirasi para pekerja, khususnya terkait hak-hak ketenagakerjaan.

Usai penyampaian orasi, perwakilan massa aksi dipersilakan mengikuti audiensi bersama pimpinan DPRD untuk membahas tuntutan yang disampaikan.

Kasi Humas Polres Tabalong, IPTU Heri Siswoyo, menegaskan bahwa pengamanan aksi merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk menjamin kebebasan berpendapat tetap berjalan aman dan tertib.

"Polres Tabalong berkomitmen mengawal setiap kegiatan penyampaian aspirasi secara humanis agar situasi tetap kondusif,” ujarnya. (fah/jp). 

Peredaran Sabu di Seruyan Tengah Digulung, Polisi Sita 1,43 Gram Narkotika

KUALA PEMBUANG- Jajaran Polsek Seruyan Tengah, Polres Seruyan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku peredaran narkotika jenis sabu di Jalan Batu Beliung, RT. 004 RW. 001, Kelurahan Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, Jum'at (23/5/2026) malam. Operasi penindakan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Seruyan Tengah, IPDA Martono.

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang diterima polisi sekitar pukul 19.00 WIB terkait dugaan aktivitas peredaran sabu di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsek Seruyan Tengah berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Seruyan dan langsung melakukan penyelidikan.

Sekitar pukul 20.00 WIB, petugas mengamankan seorang pria berinisial RR (34) di kediamannya. Sebelum penggeledahan dilakukan, aparat menghadirkan Ketua RT dan lurah setempat sebagai saksi.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu wadah minyak rambut berisi plastik klip kosong, satu bendel plastik klip bening berisi sabu, serta potongan sedotan berwarna biru di kantong celana kiri terduga pelaku. Sementara dari kantong kanan, petugas menyita uang tunai sebesar Rp221 ribu dan satu unit telepon genggam.

Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke kamar pelaku. Polisi kembali menemukan satu paket sabu di bawah kasur, 99 plastik klip kosong, satu alat hisap bong, dan korek api gas. Total barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan memiliki berat bruto 1,43 gram.

Selain dua paket sabu, polisi juga menyita sejumlah alat yang diduga digunakan untuk aktivitas penyalahgunaan narkotika, satu unit handphone Vivo Y03T, serta uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba.

Atas perbuatannya, RR disangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Penyidik juga menerapkan Pasal 609 Ayat (1) huruf a KUHP.

Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Seruyan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolsek Seruyan Tengah, IPDA Martono, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil tindak lanjut cepat atas informasi masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, Senin (25/5/2026), mengapresiasi kinerja jajaran Polsek Seruyan Tengah dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukumnya.

"Kami akan terus mempersempit ruang gerak para pelaku narkoba. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkotika. Informasi dari warga sangat membantu proses pengungkapan kasus,” ujar Kapolres. (gan/jp). 

Polsek Banua Lawas dan Poktan Sumber Rezeki Tanam Jagung Serentak, Dukung Swasembada Pangan 2026

TANJUNG- Polsek Banua Lawas, Polres Tabalong bersama Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rezeki melaksanakan penanaman jagung serentak Kuartal II Tahun 2026 di Desa Batang Banyu, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional 2026, khususnya pada sektor ketahanan pangan tanaman jagung pakan.

Penanaman dilakukan di lahan milik Poktan Sumber Rezeki seluas sekitar satu hektare. Jagung yang ditanam merupakan varietas hibrida merek Titian 19 dengan kebutuhan bibit sebanyak tiga kilogram. Proses tanam dilakukan secara manual menggunakan pola tugal, sementara kebutuhan air masih mengandalkan tadah hujan dan penyiraman manual. Panen diperkirakan berlangsung pada September 2026.

Kegiatan itu dihadiri Camat Banua Lawas, Arianto, S.STP., M.M. beserta jajaran kecamatan, Kapolsek Banua Lawas IPTU Gigih Sutanto, Bhabinkamtibmas Desa Batang Banyu Bripka Dwi Sasmito bersama personel Polsek Banua Lawas, pihak Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Banua Lawas, aparat Desa Batang Banyu, Ketua Poktan Sumber Rezeki Tajudin, serta anggota kelompok tani.

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, pengelolaan dan pemeliharaan tanaman jagung dilakukan langsung oleh Poktan Sumber Rezeki dengan pendampingan dari Polsek Banua Lawas sebagai bentuk sinergi mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

Meski demikian, terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan budidaya jagung tersebut. Ketersediaan air masih menjadi tantangan utama karena lahan bergantung pada curah hujan dan penyiraman manual. Kondisi itu berpotensi menyebabkan kekurangan air saat musim kemarau panjang. Selain itu, penyiraman manual dinilai kurang merata sehingga dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman dan membutuhkan tenaga kerja lebih banyak. Pengawasan terhadap serangan hama juga perlu dilakukan secara intensif.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan penanaman jagung merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional.

"Polri melalui jajaran Polsek terus mendukung program swasembada pangan nasional dengan bersinergi bersama kelompok tani dan instansi terkait. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan hasil pertanian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tabalong,” ujarnya. (fah/jp). 

Bupati Kapuas Lantik Damang Pulau Petak Masa Bakti 2026–2032

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno melantik dan mengambil sumpah/janji Damang Kepala Adat Kecamatan Pulau Petak masa bakti 2026–2032 di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Senin (25/5/2026).

Usai pelantikan, Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai melaksanakan pengukuhan terhadap Damang Kepala Adat yang baru.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo, unsur Forkopimda, sejumlah kepala perangkat daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati HM. Wiyatno, menegaskan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Damang Kepala Adat merupakan amanat Peraturan Daerah Kabupaten Kapuas Nomor 3 Tahun 2015 tentang Kelembagaan Adat Dayak di Kabupaten Kapuas.

Menurutnya, Damang Kepala Adat memiliki peran strategis dalam menjaga dan melestarikan budaya Huma Betang serta nilai Belom Bahadat melalui pemberdayaan, pelestarian, dan pengembangan adat istiadat maupun kelembagaan hukum adat.

"Para damang dan kelembagaan adat memiliki peran penting sebagai penjaga keharmonisan serta teladan dalam menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat,” ujar Wiyatno.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antar suku, adat, budaya, dan agama dengan berpegang pada nilai Pancasila, semangat kebhinekaan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, Bupati berharap Damang, DAD, dan seluruh kelembagaan adat Dayak dapat terus bersinergi mendukung program pembangunan dan program strategis Pemerintah Kabupaten Kapuas, mulai tingkat desa hingga kabupaten.

Wiyatno juga meminta seluruh perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, pihak swasta, maupun penyelenggara kegiatan agar melibatkan damang dan kelembagaan adat dalam kegiatan penyambutan tamu maupun kegiatan adat lainnya.

"Hal ini penting sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal serta menjaga martabat budaya di Kabupaten Kapuas,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kapuas, Fery Noah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi ketentuan peraturan perundang-undangan terkait kelembagaan adat Dayak di Kabupaten Kapuas.

Menurutnya, pelantikan dan pengukuhan Damang Kepala Adat juga menjadi upaya memperkuat eksistensi, fungsi, dan peran damang dalam mewujudkan kehidupan masyarakat adat yang harmonis, tertib, dan berkeadilan.

"Sekaligus menjadi pengesahan resmi kepemimpinan Damang Kepala Adat hasil pemilihan masyarakat adat agar dapat menjalankan tugas, kewenangan, hak, dan kewajibannya sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Fery. (fah/hru/jp). 

Kapolsek Dusun Timur dan Petani Gotong Royong Tanam Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026

TAMIANG LAYANG- Jajaran Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, bersama petani binaan Polri melaksanakan penanaman jagung kuartal II di Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Senin (25/5/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan 2026.

Kegiatan penanaman dilakukan secara gotong royong di lahan milik warga binaan Polri, Ebiyana, seluas sekitar dua hektare. Personel kepolisian bersama masyarakat menanam bibit jagung pakan guna mendukung program pemerintah di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 15 bungkus bibit jagung pakan kemasan satu kilogram ditanam di lahan pertanian warga. Selain membantu proses penanaman, Polsek Dusun Timur juga menyalurkan bantuan berupa 11 bungkus benih jagung hibrida merek Titan 19 serta tujuh botol herbisida merek Basmilah kemasan satu liter kepada petani binaan.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Penanaman jagung ini menjadi wujud sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan tahun 2026. Kami berharap bantuan bibit dan sarana pertanian yang diberikan dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polri akan terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pembinaan kepada petani di wilayah hukum Polsek Dusun Timur.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan dan perekonomian masyarakat sehingga diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar program ketahanan pangan berjalan optimal.

Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan dan semangat gotong royong antara personel kepolisian dan masyarakat setempat. (zi/jp). 

Rutan Tamiang Layang Perkuat Pengamanan Jelang Iduladha 1447 H, Tegaskan Komitmen Zero HALINAR

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang mengikuti Apel Siaga Pengamanan Libur Nasional Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi secara virtual, Senin (25/5/2026). Kegiatan yang digelar di Aula Rutan Tamiang Layang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana.

Apel siaga diikuti Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto bersama pejabat struktural, jajaran JFU, JFT, serta CPNS. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif untuk memperkuat keamanan dan ketertiban selama masa libur nasional Iduladha.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah menekankan pentingnya pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Seluruh jajaran pemasyarakatan juga diminta meningkatkan kewaspadaan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Selain itu, sejumlah poin strategis menjadi perhatian dalam apel siaga, di antaranya penguatan bantuan pengamanan, peningkatan intensitas penggeledahan rutin maupun insidentil di kamar hunian warga binaan, serta penguatan komitmen mewujudkan Zero HALINAR, yakni bebas handphone, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Jajaran petugas juga diingatkan untuk menjaga profesionalisme serta menghindari penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan tugas.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan kesiapan seluruh petugas dalam menjalankan arahan pimpinan demi menjaga kondisi rutan tetap aman dan kondusif selama libur Iduladha.

"Melalui apel siaga ini, kami memperkuat komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Tamiang Layang selama libur nasional. Seluruh petugas diminta meningkatkan kewaspadaan, disiplin, dan menjalankan tugas sesuai SOP,” ujar Agung.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan petugas menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan pemasyarakatan tetap berjalan optimal, baik bagi masyarakat maupun warga binaan pemasyarakatan.

Dengan digelarnya apel siaga tersebut, Rutan Tamiang Layang diharapkan semakin siap menghadapi potensi gangguan kamtib sekaligus memperkuat integritas dan profesionalisme petugas pemasyarakatan. (zi/jp). 

BPS Barito Timur Kerahkan 115 Petugas Sensus, Warga Diminta Berikan Data Akurat

TAMIANG LAYANG- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Timur akan melaksanakan pendataan sensus secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 115 petugas diterjunkan dan tersebar di 10 kecamatan di wilayah Barito Timur.

Kepala BPS Barito Timur, Yulianto, mengimbau masyarakat agar menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan data yang jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.

Menurutnya, data yang akurat sangat penting karena menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan dan bahan evaluasi pemerintah di berbagai sektor.

"Data yang diberikan masyarakat akan menjadi dasar perencanaan berbagai program pembangunan, sehingga diharapkan masyarakat dapat memberikan informasi apa adanya,” ujar Yulianto kepada wartawan, Senin (26/5/2026). 

Ia menjelaskan, seluruh petugas sensus akan dilengkapi atribut resmi seperti name tag dan perlengkapan identitas lainnya sebagai tanda pengenal dari BPS.

Yulianto menambahkan, konsentrasi petugas terbanyak ditempatkan di Kecamatan Dusun Timur dan Dusun Tengah karena kedua wilayah tersebut memiliki cakupan area yang lebih luas dibanding kecamatan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas akan mendata seluruh usaha sosial ekonomi serta rumah tangga secara langsung dari rumah ke rumah.

"Apabila saat pendataan penghuni rumah tidak berada di tempat, petugas akan melakukan kunjungan ulang. Petugas juga akan berkoordinasi dengan ketua RT setempat untuk mengetahui waktu keberadaan penghuni rumah agar proses pendataan dapat dilakukan dengan optimal," tandasnya. (zi/jp). 

Polsek Muara Uya Mediasi Kasus Pencurian dalam Keluarga, Berakhir Damai

TANJUNG- Polsek Muara Uya, Polres Tabalong memediasi penyelesaian kasus pencurian dalam lingkup keluarga yang terjadi di Desa Santuun, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Permasalahan tersebut akhirnya diselesaikan secara damai melalui pendekatan kekeluargaan.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa itu diketahui pada Senin (18/5/2026) malam. Korban berinisial HAL (45) menyadari uang sebesar Rp500 ribu yang disimpan di dalam dompet di tas miliknya hilang setelah pulang dari pasar dan memeriksa barang-barang di kamar rumahnya.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian mendatangi Polsek Muara Uya untuk meminta solusi dan petunjuk penyelesaian.

Menindaklanjuti laporan itu, pada Minggu (24/5/2026) siang, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Uya, BRIPKA Donny Rekha melaksanakan mediasi di rumah Kepala Desa Santuun.

Dalam mediasi tersebut terungkap bahwa pelaku merupakan keponakan korban yang masih berstatus pelajar Madrasah Tsanawiyah berusia 15 tahun. Remaja tersebut mengakui telah masuk ke rumah korban dan mengambil uang milik korban.

Melalui fasilitasi Polsek Muara Uya dengan pendekatan kekeluargaan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dengan menandatangani surat kesepakatan bersama.

Pihak orang tua pelaku mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban serta berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa. Korban pun menerima permintaan maaf tersebut dan menyetujui penyelesaian damai.

Kedua belah pihak juga menyepakati bahwa apabila di kemudian hari ada pihak yang mengingkari isi perjanjian, maka permasalahan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

IPTU Heri Siswoyo mengatakan penyelesaian secara kekeluargaan merupakan bentuk pendekatan humanis Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, khususnya terhadap persoalan sosial yang masih dapat diselesaikan melalui musyawarah keluarga. (fah/jp). 

Kapolres Bartim Hadiri Apel Sensus Ekonomi 2026, Tegaskan Dukungan untuk Pendataan Akurat

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso menghadiri Apel Sensus Ekonomi 2026 di halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Timur, Senin (25/5/2026). 

Kegiatan tersebut dipimpin Bupati Barito Timur, M. Yamin dan diikuti unsur Forkopimda, instansi pemerintah, serta sejumlah elemen terkait.

Apel digelar sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, program nasional yang bertujuan menghasilkan data ekonomi akurat dan valid sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.

Dalam amanatnya, Bupati Barito Timur, M. Yamin, menegaskan pentingnya Sensus Ekonomi untuk memetakan kondisi perekonomian masyarakat, perkembangan usaha, serta potensi daerah di berbagai sektor produktif.

"Data hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bartim, AKBP Eddy Santoso, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus di wilayahnya. Menurut dia, data yang akurat sangat dibutuhkan guna mendukung proses perencanaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Data ekonomi yang valid akan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat. Polres Bartim siap mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kabupaten Barito Timur,” kata AKBP Eddy Santoso.

Ia menambahkan, keberhasilan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait agar proses pendataan berjalan optimal.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi yang benar dan kooperatif kepada petugas sensus demi menghasilkan data berkualitas.

Kegiatan apel tersebut selain menjadi penanda dimulainya rangkaian Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Barito Timur, apel tersebut juga mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait dalam mendukung program strategis nasional.

Dengan dukungan lintas sektor, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Barito Timur diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat sebagai landasan pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan. (zi/jp). 

Bupati Barito Timur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 guna mewujudkan pembangunan daerah yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati M. Yamin saat memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Barito Timur, Senin (25/5/2026).

Menurut M. Yamin, Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda pendataan rutin, melainkan momentum strategis untuk memetakan kondisi riil perekonomian masyarakat di tengah perkembangan teknologi digital, transformasi usaha, tantangan lingkungan, dan dinamika pasar global.

"Data menjadi fondasi utama dalam mengambil kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menilai, Kabupaten Barito Timur memiliki potensi ekonomi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, perdagangan, jasa, UMKM, hingga pariwisata lokal. Namun, potensi tersebut hanya dapat dikembangkan secara optimal apabila didukung data yang akurat, lengkap, dan terpercaya.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah daerah ingin mengetahui perkembangan usaha masyarakat, persebaran aktivitas ekonomi antarwilayah, serta sektor-sektor yang perlu diperkuat untuk mendorong pemerataan pembangunan ekonomi di Barito Timur.

M. Yamin menegaskan, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah sekaligus mendukung visi pembangunan Kabupaten Barito Timur melalui program unggulan SEGAH, yakni Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis.

Selain itu, ia menyebut pemerintah daerah saat ini tengah fokus menjalankan sejumlah program prioritas, seperti pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, modernisasi pasar, penguatan UMKM, bantuan sektor pertanian, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga pemberdayaan pemuda dan masyarakat desa.

"Seluruh program tersebut membutuhkan dukungan data yang valid agar benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, M. Yamin juga mengajak organisasi perangkat daerah, aparat kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, pelaku usaha, insan pers, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga Barito Timur untuk menyukseskan agenda nasional tersebut dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus.

Kepada para petugas Sensus Ekonomi 2026, ia berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, menjunjung tinggi etika, serta mengedepankan sikap santun dan profesional saat berada di tengah masyarakat.

"Jadilah pejuang data yang jujur, disiplin, dan berdedikasi,” pesannya.

Ia berharap, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Barito Timur berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas demi mendukung pembangunan daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Turut hadir dalam apel tersebut Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, perwakilan kejaksaan, perwakilan Kodim 1012/Buntok, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Kepala BPS Barito Timur beserta jajaran, petugas sensus, serta tamu undangan lainnya. (zi/jp).

Minggu, 24 Mei 2026

10 Hari Hilang, Nenek 73 Tahun di Barito Timur Ditemukan Meninggal di Semak Belukar

TAMIANG LAYANG- Setelah dilaporkan hilang selama 10 hari, seorang lanjut usia (lansia) asal Desa Wuran, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, ditemukan meninggal dunia di kawasan semak belukar di area kebun warga, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban diketahui bernama Rawita Sidum RS (73), warga RT. 02 Desa Wuran, Kecamatan Karusen Janang. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah tidak kunjung pulang ke rumah sejak 15 Mei 2026.

Menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan jasad korban, personel Polres Barito Timur bersama anggota Polsek Dusun Tengah, Koramil, aparat desa, dan warga setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area semak belukar. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan visum untuk memastikan penyebab kematian. Pihak keluarga juga telah memastikan identitas korban.

Proses penanganan di lapangan dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) IPTU Albertus C. Dwi M., S.E., bersama Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno dan personel gabungan yang terlibat dalam evakuasi serta pengamanan lokasi.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Piket Pawas, mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima informasi dari warga.

"Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, membantu proses evakuasi korban, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan visum,” ujar IPTU Albertus C. Dwi M., S.E.

Polres Barito Timur mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada aparat apabila menemukan hal mencurigakan atau mengetahui adanya warga yang belum diketahui keberadaannya, sehingga langkah pencarian dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat.(zi/jp). 

Teror Monyet Liar Resahkan Warga Kuala Pembuang, Empat Ponsel Dilaporkan Raib

KUALA PEMBUANG- Warga Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, dihebohkan dengan kemunculan seekor monyet liar yang hingga kini belum berhasil ditangkap. Teror satwa tersebut telah berlangsung sejak akhir Maret 2026 dan terus berlanjut hingga Minggu (24/5/2026), sehingga membuat warga hidup dalam ketakutan.

Monyet liar yang dikenal lincah itu kerap berpindah-pindah lokasi dan masuk ke kawasan permukiman warga. Selain meresahkan lingkungan perumahan dan pertokoan, satwa tersebut juga sempat membuat heboh di sejumlah fasilitas umum, termasuk kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kuala Pembuang beberapa waktu lalu.

Salah seorang warga, Dimas, mengatakan perilaku monyet tersebut sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Satwa liar itu disebut sering mengacak-acak rumah dan warung milik warga, mencuri makanan, hingga membawa kabur jemuran pakaian.

"Selain masuk ke rumah warga, monyet itu juga sering mengejar pengendara sepeda motor yang melintas di jalan. Ini tentu membahayakan keselamatan warga,” ujarnya.

Pada Minggu (24/5/2026), monyet liar tersebut dilaporkan semakin nekat dengan mencuri barang elektronik milik warga, seperti telepon genggam dan barang lainnya di kawasan perumahan maupun pertokoan.

"Sudah ada empat HP yang diambil monyet tersebut,” kata Dimas.

Warga berharap, instansi terkait segera mengambil langkah cepat untuk menangani keberadaan satwa liar tersebut sebelum menimbulkan korban maupun kerugian yang lebih besar.

"Semoga dinas terkait segera merespons dan menangkap monyet liar ini karena sudah sangat meresahkan warga Kuala Pembuang,” harapnya.

Upaya evakuasi telah berulang kali dilakukan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Bahkan telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pencarian dan penangkapan.

Namun, hingga kini proses penangkapan belum membuahkan hasil. Kelincahan dan perilaku liar satwa tersebut membuat monyet itu selalu berhasil meloloskan diri setiap kali petugas tiba di lokasi.

Warga diimbau tetap waspada dengan menutup rapat pintu dan jendela rumah serta tidak meletakkan makanan maupun barang berharga di tempat yang mudah dijangkau satwa liar tersebut. (gan/jp). 

Barito Utara Raih Juara Umum Festival Budaya Isen Mulang 2026

PALANGKA RAYA- Kabupaten Barito Utara berhasil meraih predikat Juara Umum pada ajang Festival Budaya Isen Mulang 2026. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Barito Utara setelah kontingen daerah tampil unggul di berbagai cabang lomba budaya dan tradisi.

Keberhasilan ini diraih melalui persiapan matang serta kerja keras seluruh peserta yang mewakili Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Selain menyabet gelar Juara Umum, kontingen Barito Utara juga meraih sejumlah prestasi, di antaranya Juara I Karnaval Budaya, Manyipet kategori putra dan putri, serta Besei Kambe Putri. Kemudian Juara II Sepak Sawut dan Mangaruhi Putri, serta Juara III Balogo Putra.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjadi Juara Umum merupakan hasil dari dedikasi, semangat, dan kerja keras seluruh kontingen selama mengikuti festival budaya tahunan itu.

"Prestasi ini adalah kebanggaan bagi masyarakat Barito Utara. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen yang telah berjuang membawa nama daerah dengan sangat baik,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026) malam. 

Bupati H Shalahuddin juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan doa dan dukungan selama pelaksanaan festival. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus melestarikan seni, adat, dan budaya lokal Kalimantan Tengah.

Dengan capaian ini, Barito Utara kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah di tingkat provinsi. (emca/jp). 

Polres Tabalong Siagakan Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di DPRD Tabalong

TANJUNG- Polres Tabalong menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan aksi unjuk rasa damai karyawan PT Bagas Bumi Persada (BBP) site PT MCM bersama serikat pekerja dan aliansi sopir truk Kabupaten Tabalong, Minggu (24/5/2026). Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Tabalong dan dipimpin Wakapolres Tabalong, Kompol H Hasanuddin. 

Apel digelar sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengamanan menjelang aksi unjuk rasa yang direncanakan berlangsung pada 25–26 Mei 2026 di Kantor DPRD Tabalong.

Selain personel Polres Tabalong, apel juga diikuti personel Batalyon C Satbrimob Polda Kalimantan Selatan, Kodim 1008/Tabalong, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tabalong, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong.

Dalam amanatnya, Wakapolres Tabalong, Kompol H Hasanuddin, menekankan agar seluruh personel pengamanan mengedepankan sikap profesional, persuasif, humanis, dan tetap tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga mengingatkan personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi kamtibmas, tidak mudah terprovokasi, serta menjaga sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Tabalong.

"Seluruh personel pengamanan agar melaksanakan tugas dengan penuh semangat, disiplin, tulus dan ikhlas serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta aksi unjuk rasa damai dengan tetap bersikap netral dan profesional,” tegas Kompol H Hasanuddin.

Melalui apel gelar pasukan tersebut, diharapkan pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa dapat berjalan tertib, aman, lancar, dan kondusif sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Tabalong tetap terjaga. (fah/jp). 

Sabtu, 23 Mei 2026

Banua QRIStival 2026, Gubernur Dorong Literasi Keuangan Digital dan Perluasan QRIS di Kalsel

BANJARMASIN- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong percepatan digitalisasi pembayaran melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). 

Komitmen tersebut ditegaskan dalam puncak kegiatan Banua QRIStival 2026 yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Kilometer 0 Banjarmasin, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan dibuka Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin diwakili Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Subhan Noor Yaumil. Ribuan masyarakat dari Banjarmasin dan sekitarnya turut memeriahkan acara yang diawali dengan jalan santai sejauh sekitar lima kilometer, kemudian dilanjutkan pengundian hadiah dan berbagai hiburan.

Dalam sambutannya Subhan menyampaikan apresiasi Gubernur H Muhidin terhadap penyelenggaraan Banua QRIStival 2026 yang diinisiasi Bank Indonesia bersama perbankan di Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut dinilai berhasil mendorong perluasan digitalisasi sistem pembayaran sekaligus meningkatkan penggunaan QRIS di tengah masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga edukasi mengenai kemudahan dan keamanan transaksi non tunai menggunakan QRIS,” ujarnya.

Menurutnya, metode pembayaran QRIS memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya praktis, cepat, universal karena dapat digunakan lintas aplikasi pembayaran, serta lebih aman dalam bertransaksi.

Usai mengibarkan bendera start di titik Kilometer 0 Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, turut mengikuti jalan santai dengan rute Jalan Jenderal Sudirman, Jalan A. Yani Musaffa, Jalan Djok Mentaya, Jalan RE Martadinata, Jalan Lambung Mangkurat, dan kembali finis di titik awal.

Fadjar Majardi mengungkapkan, hingga saat ini jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Selatan telah mencapai 832 ribu pengguna. Sementara itu, jumlah merchant yang menggunakan layanan QRIS tercatat sekitar 560 ribu merchant dengan total transaksi mencapai 24,7 juta transaksi.

"Pertumbuhan transaksi digital melalui QRIS terus meningkat. Kami akan terus mendorong perluasan penggunaan QRIS agar pemanfaatannya semakin luas di Kalimantan Selatan,” kata Fadjar.

Ia menambahkan, Banua QRIStival 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga sarana memperkuat literasi keuangan digital masyarakat sekaligus mendukung percepatan transformasi digital sistem pembayaran di daerah.

Banua QRIStival 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 24 Mei 2026 dengan menghadirkan sejumlah kegiatan, seperti lomba band musik tradisional kontemporer Kalimantan Selatan, lomba tari kreasi, permainan tradisional, hingga fashion show sasirangan. (an/ali/jp). 

Bupati Mura Sambut Pembangunan Rindam XXII/Tambun Bungai di Kalteng

PALANGKA RAYA- Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus menyambut baik rencana pembangunan Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) XXII/Tambun Bungai di Kalimantan Tengah.

Hal tersebut disampaikan Heriyus usai menghadiri penandatanganan Nota Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026).

Penandatanganan nota kesepakatan hibah tersebut bertujuan mempercepat pembangunan sarana dan prasarana Rindam XXII/TB, meningkatkan efisiensi anggaran melalui sinergi pertahanan dan sipil, serta memperkuat kerja sama antara TNI AD dan pemerintah daerah.

Pangdam XXII/TB, Zainul Arifin, mengatakan pembangunan Rindam di Kalimantan Tengah merupakan langkah strategis seiring rencana pembentukan Kodam di Kalimantan Selatan pada 2027.

"Penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi momentum bersejarah dan strategis bagi Kodam XXII/Tambun Bungai dalam memperkuat pilar pertahanan negara sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Ia menegaskan pelaksanaan pembangunan harus dilakukan secara transparan, akuntabel, tepat waktu, serta tetap memperhatikan kearifan lokal dan kelestarian lingkungan.

"Atas nama keluarga besar Kodam XXII/TB, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan Rindam ini,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, menyebut bahwa penandatanganan kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI untuk menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Usai kegiatan, Bupati Mura, Heriyus, menilai keberadaan Rindam XXII/TB nantinya tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan prajurit TNI AD, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Rindam ini diharapkan dapat membuka peluang bagi generasi muda, khususnya dalam menyiapkan calon bintara dan tamtama TNI AD,” kata Heriyus. (dsk/maya/jp). 

Murung Raya Raih Juara I Stand Terbaik di Kalteng Expo 2026

PALANGKA RAYA- Kabupaten Murung Raya (Mura) kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dengan meraih Juara I Stand Terbaik pada ajang Kalteng Expo 2026 yang digelar di halaman GOR Indoor Serbaguna, Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026) malam. 

Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mempromosikan potensi daerah melalui produk UMKM, kerajinan khas, budaya lokal hingga sektor pariwisata.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Murung Raya, Roy Cahyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan stand pameran hingga berhasil meraih penghargaan tertinggi pada kegiatan tersebut.

"Prestasi ini merupakan hasil kerja sama seluruh tim, pelaku UMKM, pengrajin dan masyarakat Murung Raya yang bersama-sama memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas. Kami ingin menampilkan identitas Murung Raya sebagai daerah yang kaya budaya, kreatif dan memiliki produk unggulan yang mampu bersaing,” ujar Roy Cahyadi. 

Ia menambahkan, partisipasi Murung Raya dalam Kalteng Expo tidak sekadar mengikuti pameran, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperluas promosi daerah, menarik minat investor, dan membuka peluang pemasaran produk lokal.

Terpisah, Bupati Murung Raya, Heriyus, mengaku bangga atas capaian tersebut dan mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat.

"Penghargaan Juara I Stand Terbaik ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menggali dan mempromosikan potensi daerah. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah, pelaku UMKM, seniman dan masyarakat yang telah memberikan kontribusi terbaik untuk Kabupaten Murung Raya,” kata Heriyus.

Keberhasilan tersebut diharapkan semakin memperkuat citra Murung Raya sebagai daerah yang memiliki potensi ekonomi kreatif, budaya, dan produk unggulan yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. (dsk/maya/jp). 

Bupati Barito Utara Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-69 Kalteng, Tekankan Semangat Isen Mulang dan Iya Mulik Bengkang Turan

PALANGKA RAYA- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperingati Hari Jadi ke-69, Sabtu (23/5/2026), melalui upacara khidmat yang digelar di Kota Palangka Raya. 

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran kepala daerah se-Kalimantan Tengah.

Dalam momentum peringatan hari jadi provinsi itu, H Shalahuddin, menegaskan bahwa semangat “Isen Mulang” yang menjadi filosofi masyarakat Kalimantan Tengah selaras dengan nilai perjuangan masyarakat Barito Utara, yakni “Iya Mulik Bengkang Turan” yang bermakna pantang mundur sebelum berhasil.

Menurutnya, semangat tersebut harus terus ditanamkan, khususnya kepada generasi muda, agar mampu menghadapi tantangan zaman dan bersaing di tingkat nasional maupun global.

"Semangat Isen Mulang sangat sejalan dengan napas perjuangan masyarakat Barito Utara, yaitu Iya Mulik Bengkang Turan. Kami ingin generasi muda memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dan berprestasi,” ujar H Shalahuddin.

Ia juga berharap, Hari Jadi ke-69 Kalimantan Tengah menjadi momentum memperkuat persatuan, mempercepat pembangunan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Kalteng Berkah, Barito Utara makin maju,” tutupnya. (emca/jp). 

Bupati Murung Raya Hadiri Upacara HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya

PALANGKA RAY- Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, menghadiri upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Upacara dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, dan dihadiri unsur Forkopimda, para bupati/wali kota se-Kalteng, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya Gubernur Agustiar Sabran, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir serta penghormatan kepada para pendiri dan pejuang yang telah meletakkan dasar pembangunan Kalimantan Tengah.

"Enam puluh sembilan tahun merupakan perjalanan panjang yang mengajarkan arti perjuangan dan harapan. Daerah ini dibangun dengan semangat Isen Mulang untuk bertahan dan bangkit dari berbagai keterbatasan, baik infrastruktur, tantangan geografis, maupun dinamika zaman,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa pembangunan Kalimantan Tengah harus terus dilanjutkan secara terencana melalui tahapan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan yang berkesinambungan.

Usai upacara, Bupati Murung Raya, Heriyus, menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, baik atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

"Semoga Kalimantan Tengah semakin berkah dan semakin maju. Betang Huma Itah,” kata Heriyus. (dsk/maya/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes