BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Jumat, 11 September 2026

Bupati Barito Timur Sambut Kapolres Baru, Apresiasi Pengabdian AKBP Eddy Santoso

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin menyambut kedatangan AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.H. sebagai Kapolres Barito Timur yang baru.

Hal itu disampaikan M. Yamin didampingi istri dan Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu beserta istri dalam sambutannya pada acara Kenal Pamit Kapolres Barito Timur, di Aula Rumah Jabatan Bupati Bartim, Jum'at (11/9/2026) malam. 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Timur, pribadi, dan seluruh masyarakat Kabupaten Barito Timur, saya menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.H. sebagai Kapolres Barito Timur yang baru,” kata M. Yamin.

M. Yamin berharap kehadiran Kapolres baru dapat semakin memperkuat kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif.

Menurutnya, Barito Timur memiliki wilayah yang cukup luas dengan karakteristik masyarakat yang beragam. Di sisi lain, pembangunan daerah juga terus berkembang sehingga membutuhkan koordinasi dan kolaborasi dari berbagai pihak.

Karena itu, ia berharap hubungan baik antara Pemerintah Kabupaten Barito Timur dan Polres Barito Timur yang selama ini telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di bawah kepemimpinan AKBP Iqbal Sengaji.

"Kepada AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.H., kami menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Timur siap mendukung dan memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian,” ujarnya.

M. Yamin juga meminta Kapolres baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan mengenal karakteristik wilayah serta masyarakat Barito Timur. Ia berharap berbagai program dan kerja sama yang telah berjalan dengan baik dapat dilanjutkan.

"Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Barito Timur menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., atas pengabdian dan dedikasinya selama menjabat sebagai Kapolres Barito Timur.

M. Yamin mengapresiasi kerja sama serta kontribusi yang telah diberikan Eddy Santoso dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kepada AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., selamat jalan, selamat bertugas pada penugasan yang baru serta saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas pengabdian, dedikasi, kerja sama dan prestasi yang telah diberikan selama memimpin Polres Barito Timur,” ucapnya.

Menurut M. Yamin, tugas sebagai Kapolres bukanlah tanggung jawab ringan. Selain menjaga keamanan dan menegakkan hukum, Kapolres juga memiliki tanggung jawab memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat serta membangun kepercayaan publik.

Ia menilai Eddy Santoso beserta keluarga telah menjadi bagian dari perjalanan Kabupaten Barito Timur. Kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin selama bertugas di daerah tersebut diharapkan menjadi kenangan yang baik.

M. Yamin juga mendoakan agar Eddy Santoso beserta keluarga diberikan kesehatan, keselamatan, kesuksesan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas di tempat yang baru.

Bupati menegaskan, bahwa pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, menurutnya, pergantian tersebut tidak boleh mengubah semangat pengabdian dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia mengajak pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Barito Timur agar tetap aman, damai, tertib, dan kondusif.

"Marilah kita jadikan acara kenal pamit ini sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Barito Timur,” pungkasnya.

Acara Kenal Pamit Kapolres Barito Timur tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Polres Barito Timur, unsur TNI dan Brimob, kepala organisasi perangkat daerah, camat, pimpinan instansi vertikal, perbankan dan perusahaan, serta tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama. (zi/jp). 

Cegah Stunting Sejak Dini, Pemkab Seruyan Dorong Konsumsi Ikan melalui GEMARIKAN

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Perikanan mendorong pembiasaan konsumsi ikan sejak usia dini sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan gizi anak dan mencegah stunting. Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Gerakan Masyarakat Makan Ikan (GEMARIKAN) di TK Kartini Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Jum'at (11/9/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Ketua TP PKK Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda. Turut hadir Kepala Dinas Perikanan Seruyan Taufik Kurahman, para guru, orang tua murid, serta puluhan siswa TK Kartini.

Welduline mengatakan, ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, kebiasaan mengonsumsi ikan perlu ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari pola makan sehat dan pemenuhan gizi anak.

"Anak-anak adalah generasi penerus kita. Ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Konsumsi ikan yang cukup menjadi bagian penting dalam pemenuhan gizi untuk mencegah stunting sejak dini,” kata Welduline.

Ia juga mengajak guru dan orang tua untuk lebih kreatif dalam mengolah dan menyajikan ikan agar lebih menarik serta disukai anak-anak.

"Melalui kegiatan ini, kita mengajak para guru dan orang tua untuk bersama-sama membangun kebiasaan makan sehat. Mari kita memberikan contoh yang baik dengan membiasakan konsumsi ikan dalam menu keluarga agar tumbuh generasi Seruyan yang sehat, cerdas, aktif, dan berkualitas,” ujarnya.

Sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa mendapatkan edukasi mengenai manfaat mengonsumsi ikan bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh melalui penyampaian materi yang disesuaikan dengan usia anak.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan apresiasi kepada Dinas Perikanan dan pihak TK Kartini atas dukungan dalam pelaksanaan sosialisasi GEMARIKAN. (gan/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Perkuat Kompetensi Jajaran, Dorong Tata Kelola dan Pengamanan yang Profesional

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang memperkuat kompetensi dan profesionalisme jajaran melalui Pengembangan Kompetensi (PK Bangkom) bertema “Transformasi Pemasyarakatan: Mengintegrasikan Manajemen Pengelolaan, Sistem Pengamanan dan Kualitas Pelayanan Tahanan”, Jum'at (11/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung 1 Rutan Tamiang Layang itu diikuti seluruh pejabat struktural, pegawai fungsional umum, pegawai fungsional tertentu, serta CPNS. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan pegawai dalam menghadapi dinamika penyelenggaraan Pemasyarakatan.

Dalam PK Bangkom, peserta mendapatkan materi terkait transformasi tata kelola dan manajemen, penguatan sistem pengamanan dan ketertiban, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan profesionalisme dan integritas petugas. Materi juga mencakup pemanfaatan teknologi dan digitalisasi serta penerapan manajemen berbasis data dan risiko.

Materi disampaikan oleh Junaidi selaku Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Sri Rahayu selaku Kepala Subseksi Pengelolaan, dan Zidan Jabal Attoriq Baskara selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan.

Selain pemaparan materi, kegiatan diisi dengan diskusi dan tanya jawab. Peserta menyampaikan pertanyaan, tanggapan, serta pengalaman terkait pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Forum tersebut dimanfaatkan untuk mengidentifikasi tantangan di lapangan sekaligus membahas solusi yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.

"Transformasi Pemasyarakatan harus didukung oleh kompetensi dan komitmen seluruh jajaran. Melalui kegiatan ini, kita memperkuat pemahaman bersama agar pengelolaan, pengamanan, dan pelayanan dapat berjalan secara terintegrasi, profesional, dan terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Agung.

Ia berharap hasil PK Bangkom tidak berhenti pada peningkatan pemahaman, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Setiap materi dan hasil diskusi diharapkan menjadi bekal bagi seluruh pegawai untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas serta memberikan pelayanan yang semakin baik,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan perumusan kesimpulan dan rekomendasi sebagai bahan tindak lanjut. Melalui kegiatan tersebut, Rutan Tamiang Layang memperkuat komitmen jajaran untuk mewujudkan penyelenggaraan Pemasyarakatan yang profesional, aman, humanis, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (zi/jp). 

AKBP Iqbal Sengaji Resmi Pimpin Polres Bartim, Disambut Tradisi Pedang Pora

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur yang baru, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., resmi memasuki Markas Komando (Mako) Polres Barito Timur, Jum'at (11/9/2026). Kedatangannya disambut melalui tradisi Pedang Pora yang diikuti pejabat utama, para perwira, Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan tertib. AKBP Iqbal Sengaji berjalan melewati barisan perwira yang mengangkat pedang sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan terhadap pimpinan baru Polres Barito Timur.

Penyambutan tersebut turut dihadiri Bupati Barito Timur, Wakil Bupati Barito Timur, unsur Muspida, pejabat utama Polres Barito Timur, para perwira, Kapolsek jajaran, dan Bhayangkari.

Tradisi Pedang Pora merupakan bagian dari tradisi kedinasan Polri dalam menyambut pejabat yang baru. Dalam prosesi tersebut, barisan perwira membentuk jalur penghormatan bagi pejabat yang memasuki satuan kerja sebagai simbol penerimaan dan penghormatan kedinasan.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait dalam penyambutan tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya sinergi lintas sektoral dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Barito Timur.

Setelah resmi memasuki Mako Polres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji akan menjalankan tugas sebagai pimpinan tertinggi di tingkat kewilayahan dengan tanggung jawab menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional.

Dalam pelaksanaan tugas, koordinasi dengan Polsek jajaran menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan dan penanganan berbagai persoalan kamtibmas berjalan efektif hingga tingkat wilayah.

Selain penguatan internal, sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat juga diperlukan untuk mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Bagi jajaran Polres Barito Timur, kedatangan pimpinan baru menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan meningkatkan kinerja dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.

Kehadiran Bhayangkari dalam rangkaian penyambutan turut memberikan dukungan moril bagi AKBP Iqbal Sengaji dalam mengemban tugas barunya sebagai Kapolres Barito Timur.

Tradisi Pedang Pora yang mengiringi kedatangan AKBP Iqbal Sengaji menandai dimulainya masa tugasnya memimpin Polres Barito Timur. Kepemimpinan baru tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat profesionalisme, soliditas, dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., selanjutnya akan memimpin jajaran Polres Barito Timur dalam menghadapi berbagai dinamika kamtibmas sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp).

Cekcok Antrean BBM di SPBU Seradang Tabalong, Pria Bawa Parang dan Tombak Diamankan Polisi

TANJUNG- Perselisihan antarwarga saat antrean pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU Desa Seradang, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, berujung pada penetapan seorang pria berinisial AP (40) sebagai tersangka.

AP, warga Desa Seradang, Kecamatan Haruai, diamankan polisi setelah diduga datang kembali ke lokasi SPBU dengan membawa sebilah parang dan sebatang tombak kayu menyusul perselisihan yang terjadi saat antrean pembelian BBM, Rabu (9/9/2026).

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan, penanganan dilakukan setelah polisi menerima informasi serta video perselisihan yang beredar di media sosial.

"Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sejumlah saksi, perselisihan berawal dari dugaan pemotongan antrean saat proses pembelian BBM jenis Pertalite,” jelas IPTU Heri di Tanjung, Jum'at (11/9/2026). 

Menindaklanjuti informasi tersebut, Polsek Haruai yang dipimpin Kapolsek IPDA M. Faizal Rahman, mendatangi lokasi SPBU untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dari keterangan yang dihimpun, saat antrean berlangsung, pria berinisial DU (34), warga Desa Marindi, Kecamatan Haruai, diduga melakukan pemotongan antrean. Kondisi tersebut kemudian memicu cekcok antara DU dengan salah seorang pembeli berinisial TUK.

Saat perselisihan berlangsung, AP yang berada di lokasi berupaya melerai. Namun, TUK diduga menuduh AP sebagai pihak yang menyuruh DU memotong antrean dan berusaha menyerangnya.

Merasa keberatan dengan tuduhan tersebut, AP kemudian meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah. Tidak lama berselang, AP kembali ke SPBU dengan membawa sebilah parang dan sebatang tombak kayu.

Kehadiran AP dengan membawa benda tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di sekitar SPBU. Karyawan atau operator SPBU kemudian berupaya menenangkan pihak-pihak yang terlibat agar perselisihan tidak berkembang menjadi bentrokan fisik.

Setelah dilakukan upaya penenangan, AP meninggalkan area SPBU sehingga situasi kembali aman dan kondusif.

Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo, S.Sos., M.M., kemudian melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi dan pihak-pihak yang terlibat. Setelah dilakukan gelar perkara, AP ditetapkan sebagai tersangka.

"AP saat ini telah diamankan di Rutan Polres Tabalong untuk menjalani proses hukum. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu batang tombak dan satu buah parang,” kata IPTU Heri.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan persoalan, khususnya di tempat umum.

Kepolisian memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Haruai, khususnya di sekitar SPBU Desa Seradang, saat ini aman dan kondusif. Polisi juga terus melakukan pemantauan serta langkah preventif guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas lanjutan. (fah/jp). 

Tiga Jabatan Berganti di Polres Tabalong, Kapolres Tekankan Profesionalisme

TANJUNG- Tiga jabatan di lingkungan Polres Tabalong mengalami pergantian. Serah terima jabatan (sertijab) dan pengucapan sumpah/janji pejabat dipimpin Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, Jum'at (11/9/2026) pagi di halaman Mapolres Tabalong.

Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran untuk mendukung peningkatan kinerja serta efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam sertijab tersebut, IPTU Gigih Sutanto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Banua Lawas mendapat tugas baru sebagai Kasatbinmas Polres Tabalong. Ia menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa purnatugas.

Posisi Kapolsek Banua Lawas selanjutnya dijabat IPTU Sardi Abdul Karim, S.Pd.I., M.M.

Sementara itu, IPDA M. Rusdi, S.Sos., dipercaya sebagai Kapolsek Muara Uya Polres Tabalong menggantikan IPDA Rahmadi Ansyar, S.H.

Dalam amanatnya, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, meminta para pejabat yang baru segera beradaptasi dengan lingkungan dan tempat kerja masing-masing. 

Ia menekankan agar amanah jabatan dijalankan secara profesional, penuh tanggung jawab, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Setiap jabatan adalah amanah. Saya yakin dan percaya, dengan pengalaman yang saudara miliki, saudara dapat melaksanakan tugas yang baru dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” ujar Wahyu.

Kapolres juga berharap para pejabat baru mampu memberikan kontribusi positif, meningkatkan kinerja, serta memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di jajaran Polres Tabalong.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi, kinerja, dan pengabdian selama menjalankan tugas.

Salah satunya IPDA Rahmadi Ansyar, S.H., yang selanjutnya mendapat penugasan sebagai Kapolsek Sungai Pandan, Polres Hulu Sungai Utara.

Menurut Kapolres, mutasi dan sertijab merupakan bagian dari pembinaan organisasi di lingkungan Polri. Pergantian jabatan diharapkan memberikan penyegaran, meningkatkan motivasi personel, serta memperkuat pelaksanaan tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya pergantian tersebut, Polres Tabalong diharapkan terus memperkuat soliditas, profesionalisme, dan kinerja personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Tabalong. (fah/jp).

Kamis, 10 September 2026

Maulid Nabi 1448 H, Bupati Bartim Ajak ASN Teladani Rasulullah dan Cegah Karhutla

TAMIANG LAYANG- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kabupaten Barito Timur tidak hanya menjadi momentum meningkatkan keimanan, tetapi juga ajang mengajak aparatur sipil negara (ASN) memperkuat integritas dan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pesan tersebut disampaikan Bupati Barito Timur, M. Yamin saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Kamis (10/9/2026) malam. 

M. Yamin mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum introspeksi untuk meningkatkan kualitas pengabdian.

"Jadikan Maulid Nabi ini sebagai cermin untuk melakukan introspeksi terhadap kinerja dan integritas kita sebagai abdi negara dan masyarakat. Mari menjadi insan yang Siddiq, Amanah, dan Fathonah—jujur, bertanggung jawab, profesional, dan cerdas,” ujar Yamin.

Selain menekankan pentingnya akhlak dan integritas, Yamin mengingatkan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah ancaman karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Menurutnya, pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, TNI, Polri, maupun petugas pemadam kebakaran. Upaya tersebut membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

Ia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah meluasnya kebakaran sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

"Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama agar Gumi Jari Janang Kalalawah menjadi bumi yang makmur, subur, lestari, dan terjaga,” tegasnya.

M. Yamin juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kebersamaan dan saling membantu dalam membangun daerah. Ia mengutip pesan Rasulullah SAW tentang pentingnya menjadi manusia yang memberikan manfaat bagi sesama.

Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan, kepedulian sosial, serta komitmen menjaga lingkungan.

"Dengan semangat kebersamaan dan keteladanan Rasulullah SAW, cita-cita mewujudkan Barito Timur yang SEGAH Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonisdapat terus kita wujudkan bersama,” katanya.

Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu bersama istri, unsur Forkopimda, kepala OPD, Camat, dan ratusan tamu undangan lainnya. (zi/jp). 

Maulid Nabi, Ketua DPRD Bartim Serukan Persatuan dan Kerukunan di Tengah Keberagaman

TAMIANG LAYANG- Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah sekaligus memperkuat silaturahmi dan kerukunan di tengah keberagaman.

Hal tersebut disampaikan Nursulistio usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Kamis (10/9/2026).

Peringatan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta ratusan jemaah.

Nursulistio menyambut baik pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan keagamaan itu dapat dilaksanakan bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.

"Tentu kita menyambut dengan bahagia dan rasa syukur dengan pelaksanaan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar Nursulistio.

Menurutnya, Maulid Nabi merupakan momentum yang mulia dan penuh hikmah untuk kembali mengingat perjuangan serta keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam memberikan tuntunan kehidupan kepada umat manusia.

"Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kita mengingat kembali sosok yang menuntun dan mengajarkan kita tujuan hidup. Beliau membawa syariat Islam, kedamaian, dan hikmah yang mulia kepada umat manusia,” katanya.

Ia mengatakan, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang memiliki keteladanan dan kemuliaan sehingga patut dijadikan panutan dalam kehidupan sehari-hari.

Nursulistio menambahkan, wahyu yang diterima Nabi Muhammad SAW menjadi syariat sekaligus tuntunan bagi umat Islam, baik dalam bermuamalah dengan sesama manusia maupun dalam menjalankan hubungan dengan Allah SWT.

"Beliau juga mencontohkan melalui sunnah, tingkah laku, dan perilaku yang semuanya tentu menjadi panutan dan tuntunan dalam kehidupan kita sehari-hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi di tengah perkembangan zaman yang semakin maju dan modern, serta kehidupan sosial yang penuh keberagaman dan tantangan.

Menurutnya, sikap saling menghormati, menyayangi, dan mengasihi menjadi modal penting untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.

"Mari kita perkuat silaturahmi, kita saling menghormati satu sama lain agar tercipta kehidupan yang rukun, damai, dan saling menghargai,” ajaknya.

Ia menilai keberagaman yang ada di Kabupaten Barito Timur harus menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang semakin tenteram dan kokoh.

"Dengan keberagaman pula kita semakin kuat dengan rasa menghormati, rasa menyayangi, dan rasa mengasihi. Kita semakin tenteram dan juga semakin kokoh,” pungkasnya. (zi/jp). 

DPRD dan Pemkab Barito Timur Bedah APBD Perubahan 2026, Fokus Penyesuaian Kebijakan Fiskal

TAMIANG LAYANG- DPRD Kabupaten Barito Timur bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur mulai membahas secara intensif Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Pembahasan difokuskan pada penyesuaian struktur anggaran menyusul dinamika kebijakan fiskal pemerintah pusat, termasuk terbitnya Keputusan Menteri Keuangan (KMK) terbaru.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat kerja lanjutan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Barito Timur, Kamis (10/9/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Barito Timur Nursulistyo.

Dari jajaran eksekutif, hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Timur, Misnohartaku bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), para asisten, staf ahli bupati, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pada awal rapat, pimpinan meminta pihak eksekutif memaparkan gambaran umum perubahan APBD, termasuk alasan dan dasar penyesuaian struktur anggaran akibat perubahan kebijakan pemerintah pusat.

Sekda Misnohartaku kemudian menyampaikan ringkasan perubahan anggaran, khususnya pos-pos yang terdampak penyesuaian kebijakan fiskal nasional.

Pembahasan Raperda APBD Perubahan 2026 dinilai penting untuk memastikan program dan kegiatan pemerintah daerah tetap berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah. Selain itu, penyesuaian anggaran diperlukan agar kebijakan pembangunan daerah tetap sejalan dengan arah kebijakan fiskal pemerintah pusat.

Melalui APBD Perubahan, pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan anggaran yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik hingga akhir tahun anggaran.

Hingga berita ini ditulis, rapat kerja DPRD bersama Pemkab Barito Timur masih berlangsung. (zi/jp). 

Bupati Heriyus Dorong Sinergi Dunia Usaha untuk Perkuat Kesejahteraan Masyarakat Mura

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) menyatakan siap membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha. Regulasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Murung Raya, Heriyus dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Murung Raya ke-3 Masa Sidang III Tahun 2026, Kamis (10/9/2026).

Heriyus mengapresiasi DPRD Murung Raya yang telah menginisiasi penyusunan Raperda tersebut. Menurutnya, regulasi ini diperlukan sebagai landasan untuk memperjelas sekaligus memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah, badan usaha, dan masyarakat.

"Pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, hubungan antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat perlu dibangun secara harmonis, konstruktif, dan saling memberikan manfaat,” ujar Heriyus.

Ia menegaskan, keberadaan badan usaha tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap aspek sosial dan lingkungan di wilayah operasionalnya.

Karena itu, Heriyus mendorong agar pelaksanaan tanggung jawab sosial badan usaha diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah. Dengan demikian, berbagai program yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran, tidak tumpang tindih, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan.

"Program tanggung jawab sosial badan usaha harus disinergikan dengan kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah, sehingga pelaksanaannya lebih tepat sasaran, tidak tumpang tindih, dan memberikan dampak yang berkelanjutan,” tegasnya.

Dalam Raperda tersebut, tanggung jawab sosial dan lingkungan badan usaha diarahkan pada sejumlah sektor, antara lain pendidikan, kesehatan, sosial dan kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan usaha mikro, kecil, dan koperasi, lingkungan hidup, peningkatan sumber daya manusia, infrastruktur sosial, hingga penanggulangan bencana.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya juga mendukung pembentukan Tim Fasilitasi dan Forum sebagai wadah koordinasi dan kemitraan antara pemerintah daerah, badan usaha, dan masyarakat. Pembentukan wadah tersebut, kata Heriyus, tetap harus memperhatikan batas kewenangan masing-masing pihak.

Selain sinergi program, Heriyus menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan badan usaha.

 Menurutnya, sistem informasi yang terintegrasi perlu memuat data badan usaha, rencana dan pelaksanaan program, lokasi kegiatan, sasaran penerima manfaat, bentuk kontribusi, serta laporan dan dokumentasi pelaksanaan.

"Dengan adanya sistem informasi yang transparan dan akuntabel, pelaksanaan program dapat dipantau dan dievaluasi secara lebih baik, sekaligus memastikan kontribusi dunia usaha benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Heriyus berharap pembahasan Raperda bersama DPRD dapat menghasilkan regulasi yang implementatif, tidak sekadar menjadi aturan administratif, tetapi mampu mendorong keterlibatan nyata dunia usaha dalam pembangunan Murung Raya.

Dengan regulasi yang jelas dan koordinasi yang kuat, pemerintah daerah berharap kontribusi dunia usaha dapat semakin terarah dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, perlindungan lingkungan, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (dsk/maya/jp).

APBD Perubahan 2026 Murung Raya Naik, Pendapatan Transfer dan SiLPA Jadi Penopang

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) mengajukan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dengan penyesuaian pada pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah. Kenaikan pendapatan transfer dan pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya menjadi bagian dari perubahan struktur anggaran tersebut.

Bupati Murung Raya, Heriyus menyampaikan hal itu dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Sidang III Tahun 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Murung Raya, Kamis (10/9/2026).

Dalam pengantar Nota Keuangan, Heriyus mengatakan perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan anggaran dengan perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan selama 2026. Penyesuaian tersebut diarahkan agar pengelolaan anggaran tetap responsif terhadap kebutuhan pembangunan dan masyarakat.

"Penyusunan Rancangan Perubahan APBD tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas dan efisiensi,” kata Heriyus.

Menurut dia, penyusunan Rancangan Perubahan APBD 2026 berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, serta Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026.

Pada sisi pendapatan, perubahan APBD 2026 mencatat peningkatan yang terutama dipengaruhi kenaikan pendapatan transfer. Sementara itu, penyesuaian belanja diarahkan untuk mendukung program pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pemenuhan kebutuhan prioritas daerah.

Pada sektor pembiayaan, penerimaan pembiayaan meningkat melalui pemanfaatan SiLPA tahun sebelumnya. Sementara pengeluaran pembiayaan tidak lagi dialokasikan dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, didampingi Wakil Ketua I Dina Maulidah dan Wakil Ketua II Likon. Rapat dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, pejabat di lingkungan Pemkab Murung Raya, tokoh masyarakat, insan pers, serta tamu undangan.

Rancangan Perubahan APBD 2026 selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Murung Raya sebagai bagian dari proses penetapan kebijakan anggaran daerah. (dsk/maya/jp). 

DPRD Banjarmasin Ucapkan Selamat Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-81

JURNALISPOST.ONLINE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjarmasin mengucapkan Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81 pada tanggal 02 September 2026.

Pemdes Belandean Ucapkan Selamat Ulang Tahun Wakil Bupati Batola Ke-54

JURNALISPOST.ONLINE - Pemerintah Desa Belandean Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Selamat Ulang Tahun Wakil Bupati Barito Kuala, Bapak Herman Susilo, S.M ke-54 pada tanggal 09 September 2026. 

"Selamat ulang tahun ke-54 Wakil Bupati Barito Kuala. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan dalam mengemban amanah serta mengabdi untuk masyarakat dan Kabupaten Barito Kuala. Semoga semakin sukses dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa."

Pemkab Seruyan Salurkan 34 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan dan Air Payau

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten Seruyan menyalurkan 34 unit mesin pompa air kepada Brigade Pangan dan kelompok tani sebagai langkah mengantisipasi keterbatasan pasokan air selama musim kemarau. Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) tersebut diharapkan dapat menjaga produktivitas lahan sekaligus menekan risiko gagal panen.

Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Seruyan Hilir, Kamis (10/9/2026). Bantuan tersebut merupakan dukungan pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat sarana produksi pertanian di Kabupaten Seruyan.

Dari 34 unit pompa yang disalurkan, sebanyak 12 unit berukuran 4 inci diberikan kepada lima Brigade Pangan. Sementara 22 unit pompa berukuran 6 inci diserahkan kepada 22 kelompok tani.

Wakil Bupati Seruyan, H Supian, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sri Susanti beserta jajaran, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat mempermudah petani dalam mengelola lahan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

"Mesin pompa ini diberikan agar bisa meningkatkan produktivitas dan mempermudah petani mengolah lahan. Harapan kita, upaya ini dapat menyejahterakan kehidupan para petani," ujar H Supian seusai kegiatan.

Dalam kesempatan itu, H Supian juga menyerahkan data bantuan alsintan kepada Kelompok Tani Pematang Panjang melalui Kepala Desa Pematang Panjang Syarif Hidayatullah.

H Supian mengapresiasi langkah Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan yang bergerak cepat mengupayakan alokasi bantuan tersebut dari pemerintah pusat.

Menurutnya, ketersediaan air menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi sektor pertanian Seruyan ketika memasuki musim kemarau. Kondisi tersebut, khususnya di Kecamatan Seruyan Hilir, dapat berdampak terhadap produktivitas dan hasil panen petani.

"Potensi penurunan hasil panen cukup tinggi jika lahan kekurangan pasokan air, khususnya di wilayah seperti Kecamatan Seruyan Hilir," katanya.

Ia menambahkan, persoalan pertanian di Seruyan Hilir saat musim kemarau tidak hanya berkaitan dengan kekeringan. Kualitas air juga menjadi perhatian karena sumber air yang tersedia berpotensi berubah menjadi payau atau asin sehingga tidak optimal untuk kebutuhan tanaman.

"Daerah Seruyan Hilir ini, kendala saat kemarau bukan cuma kekeringan. Air yang ada berkemungkinan besar berubah menjadi agak payau atau asin sehingga tentu tidak optimal untuk tanaman. Oleh karena itu, hadirnya pompa air ini diharapkan bisa membantu memanfaatkan sumber air yang masih layak dipakai secara maksimal," jelas H Supian.

H Supian menegaskan, seluruh alsintan yang diterima merupakan aset kelompok yang harus dimanfaatkan secara bersama-sama dan dirawat dengan baik. Ia meminta kelompok penerima tidak menggunakan bantuan tersebut untuk kepentingan pribadi.

"Bantuan ini adalah aset kelompok, bukan perorangan. Manfaatkan secara bersama-sama dan jaga agar bisa digunakan dalam jangka panjang," tegasnya.

Untuk memastikan bantuan digunakan secara efektif dan tepat sasaran, Pemkab Seruyan meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terus memberikan pendampingan teknis kepada kelompok tani penerima.

Pendampingan tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan pompa air, terutama dalam memenuhi kebutuhan irigasi selama musim kemarau, sehingga produktivitas pertanian dan hasil panen petani di Kabupaten Seruyan dapat tetap terjaga. (gan/jp). 

Jurnalispost.Online Ucapkan Selamat Ulang Tahun Wakil Bupati Batola Ke-54

JURNALISPOST.ONLINE - Keluarga Besar Media Siber Jurnalispost.Online mengucapkan Selamat Ulang Tahun Wakil Bupati Barito Kuala, Bapak Herman Susilo, S.M ke-54 pada tanggal 09 September 2026. 

 "Selamat ulang tahun ke-54 Bapak Wakil Bupati Barito Kuala. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, umur yang berkah, serta kekuatan dan kebijakan dalam mengemban amanah dan mengabdi untuk masyarakat. Sehat, sukses, dan terus menjadi inspirasi bagi Barito Kuala."

Jurnalispost.Online Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kapolres Batola Ke-47

JURNALISPOST.ONLINE - Keluarga Besar Media Siber Jurnalispost.Online mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kapolres Barito Kuala, AKBP Susilawati, S.H., M.H ke-47 tahun pada tanggal 09 September 2026.

"HBD ke-47 tahun Kapolres Barito Kuala. Sehat, sukses, amanah dan berkah selalu. Terima kasih atas pengabdian untuk Barito Kuala."

Pemdes Belandean Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kapolres Batola Ke-47

JURNALISPOST.ONLINE - Pemerintah Desa Belandean Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kapolres Barito Kuala, AKBP Susilawati, S.H., M.H ke-47 tahun pada tanggal 09 September 2026.

"Selamat ulang tahun ke-47 Kapolres Barito Kuala. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian untuk menjaga keamanan Barito Kuala. Semoga panjang umur, sehat selalu, dan semakin amanah dalam memimpin. Barokallah fii umrik."

Komisi III DPRD Kalsel Bedah Program dan Anggaran 2027, Tekankan Belanja Tepat Sasaran

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menajamkan pembahasan program kerja dan kebutuhan anggaran Tahun Anggaran 2027 bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) serta UPTD Kebun Raya Banua, Kamis (10/9/2026).

Pembahasan diarahkan untuk memastikan setiap program yang diusulkan memiliki sasaran yang jelas, realistis untuk dilaksanakan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kalimantan Selatan.

Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, dan dihadiri Kepala BRIDA Provinsi Kalsel, H Thaufik Hidayat serta Kepala UPTD Kebun Raya Banua Rahmat Maidiyanto.

Mustaqimah menegaskan, pembahasan anggaran tidak sekadar mencermati besaran kebutuhan belanja, tetapi juga memastikan program yang dirancang selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

"Kami ingin setiap program yang diusulkan benar-benar memiliki manfaat dan dapat dilaksanakan secara optimal. Karena itu, pembahasan bersama mitra kerja perlu dilakukan secara cermat agar anggaran yang dialokasikan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, BRIDA memaparkan rencana kerja di bidang riset dan inovasi daerah. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan Kalimantan Selatan.

Sementara itu, UPTD Kebun Raya Banua memaparkan rencana pengelolaan dan pengembangan kebun raya, termasuk kebutuhan pendukung untuk memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang konservasi, edukasi, penelitian, dan wisata.

Komisi III menilai penyusunan program dan anggaran perlu dilakukan secara terukur agar alokasi APBD tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional perangkat daerah, tetapi juga menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Hasil pembahasan bersama BRIDA dan UPTD Kebun Raya Banua selanjutnya menjadi bahan Komisi III dalam penyempurnaan penyusunan APBD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2027.

Langkah tersebut diharapkan dapat menghasilkan perencanaan anggaran yang lebih efektif, efisien, dan sejalan dengan target pembangunan daerah. (sar/ali/jp). 

Bupati Barito Timur Ikuti Sensus Ekonomi 2026, Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Timur di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (10/9/2026).

M. Yamin menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan SE2026. Ia menilai data ekonomi yang akurat dan komprehensif penting sebagai bahan evaluasi sekaligus pijakan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.

"Kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Barito Timur. Data yang akurat dan komprehensif dari BPS sangat kami perlukan sebagai bahan evaluasi serta pijakan strategis dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Barito Timur,” kata M. Yamin seusai mengikuti pendataan.

M. Yamin juga mengimbau seluruh pelaku usaha di Barito Timur, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan berskala besar, untuk berpartisipasi aktif dalam SE2026.

Ia meminta pelaku usaha memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi usaha kepada petugas sensus. Menurutnya, kualitas data yang dihimpun akan menentukan akurasi gambaran perekonomian daerah.

"Partisipasi pelaku usaha sangat penting agar pemerintah memiliki gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi dan potensi ekonomi daerah. Karena itu, saya mengajak seluruh pelaku usaha untuk memberikan data secara terbuka dan benar kepada petugas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Humas dan PPID BPS Kabupaten Barito Timur, Very Isa Hatini, mengapresiasi dukungan Bupati M. Yamin terhadap pelaksanaan SE2026.

"Partisipasi Bupati Barito Timur merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan SE2026. Data yang dikumpulkan melalui sensus ini akan menjadi dasar dalam memotret kondisi dan potensi perekonomian Indonesia pada umumnya, dan Kabupaten Barito Timur pada khususnya,” ujar Very Isa.

Ia mengatakan keterbukaan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang valid akan membantu BPS memetakan struktur serta potensi ekonomi daerah secara lebih akurat.

"Data yang akurat sangat diperlukan agar perencanaan pembangunan dapat lebih tepat sasaran, termasuk dalam menentukan sektor-sektor ekonomi yang potensial untuk dikembangkan dan sektor yang membutuhkan perhatian,” katanya. (zi/jp).

Atasi Kelangkaan BBM, Bupati Barito Utara Instruksikan Pembentukan Satgas BBM dan LPG

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara bergerak cepat menangani kelangkaan dan keterbatasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah. 

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menginstruksikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) BBM dan LPG untuk memperkuat pengawasan serta pengendalian distribusi di daerah.

Instruksi tersebut disampaikan Bupati H Shalahuddin saat memimpin rapat koordinasi terkait ketersediaan dan distribusi BBM dan LPG di Kabupaten Barito Utara, Kamis (10/9/2026).

Bupati menegaskan, persoalan ketersediaan BBM harus segera ditangani melalui langkah konkret dan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

"Kita harus segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan kelangkaan BBM ini. Jangan sampai masyarakat menjadi pihak yang dirugikan,” tegas H Shalahuddin.

Pembentukan Satgas BBM dan LPG akan diarahkan untuk memperketat pengawasan terhadap seluruh rantai distribusi, mulai dari ketersediaan, penyaluran hingga pemanfaatan BBM dan LPG di tingkat masyarakat.

Satgas juga diharapkan dapat mencegah penyimpangan atau praktik yang berpotensi menghambat distribusi dan merugikan masyarakat. Selain itu, keberadaan satgas akan menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk memantau kondisi di lapangan, mengidentifikasi kendala distribusi, serta mengambil langkah cepat ketika terjadi gangguan pasokan.

Bupati meminta instansi terkait tidak ragu mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran dalam proses distribusi BBM dan LPG.

"Apabila ditemukan adanya penyelewengan, lakukan penegakan hukum dan berikan sanksi tegas kepada pelakunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

H Shalahuddin berharap seluruh instansi terkait menjalankan tugas secara optimal dan membangun koordinasi yang solid. Dengan demikian, distribusi BBM dan LPG di Kabupaten Barito Utara dapat berlangsung aman, tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

"Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas. Kita tidak boleh membiarkan kelangkaan ini terus berlarut-larut,” pungkasnya. (emca/jp). 

Wapres Gibran Tinjau Penanganan Karhutla Kalsel, Kapolda Peragakan Surfaktan dan Drone Thermal di Lahan Gambut

BANJARBARU- Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, Kamis (10/9/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memperagakan penggunaan cairan surfaktan untuk membantu pemadaman lahan gambut yang dipantau menggunakan drone thermal.

Penggunaan dua teknologi tersebut menjadi bagian dari langkah Polda Kalsel dalam meningkatkan efektivitas penanganan karhutla, khususnya pada lahan gambut yang memiliki potensi menyimpan bara api di bawah permukaan.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Wakapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsuddin Noor, Danlanal Banjarmasin, Kepala BPBD Kalsel, serta sejumlah pejabat utama Polda Kalsel.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan penanganan karhutla sekaligus memastikan langkah di lapangan berjalan optimal. Keselamatan personel pemadam, kesehatan masyarakat, serta perlindungan satwa dan habitat menjadi bagian penting yang turut menjadi perhatian.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M., mengatakan formulasi cairan surfaktan tersebut dirancang untuk membantu proses pemadaman kebakaran pada lahan gambut.

"Formulasi ini membantu mempercepat pembasahan lapisan gambut, sehingga air lebih mudah menjangkau bagian yang terbakar di bawah permukaan. Di permukaan, cairan juga membentuk busa yang membantu proses pendinginan,” jelasnya.

Proses pemadaman kemudian dipantau menggunakan drone thermal untuk mengetahui perubahan suhu pada area yang ditangani. Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, suhu area gambut yang sebelumnya berada di kisaran 130 derajat Celsius tercatat turun hingga sekitar 30 derajat Celsius dalam waktu kurang lebih satu menit setelah aplikasi.

Data perubahan suhu tersebut diperlihatkan kepada Wapres sebagai salah satu indikator dalam pemantauan proses penanganan titik api.

Gibran mengapresiasi upaya pengembangan metode penanganan karhutla tersebut. Namun, dia menekankan bahwa setiap inovasi harus memiliki indikator keberhasilan yang terukur, diterapkan sesuai standar operasional prosedur (SOP), dan tidak mengabaikan keselamatan personel.

"Setiap metode harus bisa diukur hasilnya dan diterapkan sesuai SOP. Keselamatan petugas tetap menjadi prioritas,” ujar Gibran.

Selain penanganan teknis titik api, Wapres meminta pemerintah memastikan perlindungan terhadap masyarakat terdampak karhutla, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

Pemenuhan kebutuhan dasar warga, mulai dari layanan kesehatan, keberlangsungan pendidikan, masker, vitamin, air bersih hingga logistik harian, diminta tetap menjadi perhatian selama periode karhutla.

Memasuki fase kewaspadaan yang diproyeksikan berlangsung hingga awal 2027, Gibran juga mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Upaya pencegahan melalui peningkatan patroli, pemetaan wilayah rawan karhutla, serta edukasi kepada masyarakat perlu diperkuat untuk menekan potensi kebakaran.

Penanganan karhutla, kata Wapres, tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman ketika titik api muncul. Kesiapsiagaan dan pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga lingkungan. (fah/jp). 

SIAP KERJA MURA Diluncurkan, Pemkab Murung Raya Integrasikan Informasi Pasar Kerja

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja meluncurkan Website Sistem Integrasi Akselerasi dan Kompetensi Tenaga Kerja Murung Raya (SIAP KERJA MURA) untuk mempermudah akses layanan sekaligus mengintegrasikan informasi ketenagakerjaan dan pasar kerja di daerah.

Peluncuran SIAP KERJA MURA digelar bersamaan dengan kegiatan sosialisasi di Aula A Setda Murung Raya, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Hendra Hadikusuma, Kepala BPS Murung Raya, perwakilan perusahaan, kepala perangkat daerah, lembaga pelatihan, peserta pelatihan, pencari kerja, serta sejumlah tamu undangan.

Bupati Murung Raya, Heriyus melalui Pj Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo mengapresiasi pengembangan layanan digital tersebut. Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu diarahkan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik.

"Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ujar Sarwo.

Ia berharap SIAP KERJA MURA tidak berhenti pada tahap peluncuran, tetapi terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun dunia usaha.

Menurut Sarwo, transformasi digital di bidang ketenagakerjaan harus memberikan manfaat langsung, terutama dalam mempercepat akses masyarakat terhadap informasi pekerjaan, pelatihan, dan peningkatan kompetensi.

"Transformasi digital tidak hanya memberikan kemudahan akses informasi, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan mempercepat penyampaian informasi ketenagakerjaan,” katanya.

Melalui SIAP KERJA MURA, Pemkab Murung Raya mendorong terbentuknya layanan ketenagakerjaan yang lebih terintegrasi antara pemerintah, pencari kerja, lembaga pelatihan, dan dunia usaha. Keberlanjutan pemutakhiran data dan informasi menjadi bagian penting agar platform tersebut dapat berfungsi secara optimal sebagai sumber informasi pasar kerja di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Murung Raya Hendra Hadikusuma mengatakan, SIAP KERJA MURA dikembangkan sebagai layanan digital untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan layanan di bidang ketenagakerjaan.

Menurut Hendra, platform tersebut dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan industri. Informasi yang tersedia mencakup lowongan pekerjaan, pelatihan, kompetensi, serta informasi lain yang berkaitan dengan ketenagakerjaan.

"SIAP KERJA MURA merupakan inovasi pelayanan untuk memberikan akses informasi ketenagakerjaan yang lebih mudah, cepat, transparan, dan terintegrasi bagi masyarakat,” kata Hendra.

Dengan adanya platform tersebut, pencari kerja diharapkan dapat memperoleh informasi mengenai peluang kerja dan pengembangan kompetensi melalui satu layanan. Di sisi lain, dunia usaha dapat memanfaatkannya untuk memperoleh informasi terkait ketersediaan tenaga kerja sesuai kebutuhan. (dsk/maya/jp). 
 

Cegah Bahaya Narkoba Sejak Dini, Satresnarkoba Polres Kapuas Edukasi Siswa SMAN 1 Kapuas Hilir

KUALA KAPUAS- Maraknya ancaman narkotika di lingkaran remaja disikapi serius oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas. Guna memperkuat benteng pertahanan generasi muda, jajaran kepolisian menggelar sosialisasi edukatif di halaman SMAN 1 Kapuas Hilir, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan ini dirancang untuk mengikis potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sejak dari bangku sekolah.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menegaskan bahwa edukasi langsung ke sekolah menjadi langkah krusial dalam memutus rantai peredaran narkotika. 

Jajarannya ujar AKP Budi Utomo, tidak hanya mengenalkan jenis-jenis narkotika, tetapi juga memaparkan dampak fatalnya terhadap kesehatan, karier, hingga ancaman pidana yang mengintai.

"Para siswa didorong untuk berani menolak tegas segala bentuk tawaran narkoba, selektif dalam bergaul, serta sigap melapor ke kepolisian jika menemukan indikasi peredaran di lingkungan mereka,” tegas AKP Budi Utomo.

Ratusan pelajar tampak antusias menyimak materi interaktif yang disampaikan personel. Lewat kegiatan ini, Polres Kapuas berkomitmen mencetak generasi muda yang sadar hukum, berprestasi, dan sepenuhnya bersih dari cengkeraman narkoba. (fah/jp). 

Data SILPA Berbeda, Banggar DPRD Seruyan Minta Dokumen Perubahan APBD 2026 Disesuaikan

KUALA PEMBUANG- Perbedaan data Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) menjadi sorotan dalam pembahasan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2026.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Seruyan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas penyesuaian tersebut dalam rapat kerja di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Seruyan, Kamis (10/9/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo dan dihadiri jajaran anggota Banggar DPRD. Dari pihak eksekutif hadir Plh. Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas, Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekda Seruyan, Yudiansyah, serta sejumlah pejabat terkait.

Plh. Sekda Seruyan dr. Bahrun Abbas mengatakan, pembahasan perubahan APBD 2026 salah satunya difokuskan pada penyesuaian angka SILPA dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan tahun anggaran sebelumnya.

"Hari ini pembahasan kebijakan umum Perubahan APBD 2026. Kita menyempurnakan perencanaan APBD murni dengan menyesuaikan nilai SILPA dan variabel lainnya sesuai dengan angka riil hasil audit BPK,” ujar Bahrun kepada wartawan.

Menurut Bahrun, angka SILPA dan sejumlah variabel anggaran perlu disesuaikan agar dokumen Perubahan APBD 2026 mencerminkan kondisi riil keuangan daerah.

Selain penyesuaian SILPA, pemerintah daerah memprioritaskan anggaran perubahan untuk memenuhi belanja wajib dan mengikat. Kebutuhan tersebut antara lain belanja pegawai ASN, PPPK paruh waktu, dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

"Prioritas di perubahan jelas untuk kegiatan wajib dan mengikat, seperti belanja pegawai ASN, P3K paruh waktu, hingga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Setelah itu terpenuhi, baru kita masuk ke program pembangunan prioritas yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo mengatakan, persoalan SILPA sebelumnya telah menjadi catatan jajaran komisi DPRD, khususnya Komisi B, saat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Daerah (LKPD).

Zuli Eko mengungkapkan, terdapat perbedaan antara angka SILPA yang disampaikan TAPD dalam pembahasan dengan angka yang tercantum dalam dokumen. Perbedaan tersebut kemudian diklarifikasi dalam rapat bersama Banggar dan TAPD.

"Munculnya catatan SILPA ini berangkat dari pembahasan awal teman-teman komisi. Ada perbedaan antara angka yang disampaikan TAPD saat pembahasan dengan penyajian di dokumen. Namun tadi sudah diklarifikasi dan dijelaskan langsung oleh Ketua TAPD,” ungkap Zuli Eko. 

Ia menegaskan, dokumen anggaran akan direvisi dan disesuaikan dengan kondisi riil keuangan daerah. Menurutnya, angka SILPA harus mencerminkan sisa penggunaan anggaran tahun sebelumnya yang telah diketahui secara konkret.

"Pasti diperbaiki, karena SILPA itu kan sisa penggunaan anggaran tahun lalu yang nilainya konkret, tidak mungkin nihil. Hal itulah yang kemarin dipertanyakan oleh teman-teman di DPRD,” tegasnya.

Pembahasan perubahan APBD tersebut menjadi bagian dari proses penyempurnaan dokumen anggaran sebelum ditetapkan, dengan memastikan angka-angka dalam dokumen sesuai dengan kondisi keuangan daerah dan hasil audit BPK. (gan/jp). 

Buka Bimtek Satlinmas HSS, Wabup Tekankan Tugas Linmas Harus Tangguh dan Humanis

KANDANGAN- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani menekankan pentingnya penguatan kapasitas dan sikap humanis anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan H Suriani saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Satlinmas se-Kabupaten HSS di Aula Kantor Kecamatan Kandangan, Kamis (10/9/2026).

Mengusung tema “Menumbuhkan Semangat Pengabdian Satlinmas yang Tangguh, Profesional, dan Humanis dalam Mendukung Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan”. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan anggota Satlinmas dari seluruh wilayah HSS.

Turut hadir Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten HSS beserta jajaran, Kasatlantas Polres HSS, para camat, serta unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya, H Suriani mengatakan, tugas Satlinmas tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan fisik. Anggota Satlinmas juga dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi, kesabaran, serta sikap yang mampu membangun kepercayaan masyarakat.

"Menjadi Satlinmas bukan hanya soal kekuatan fisik. Senyum, kesabaran, komunikasi yang baik, serta sikap humanis juga menjadi kekuatan dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Menurutnya, Satlinmas memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan menjadi salah satu unsur yang membantu menjaga ketenteraman dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Karena itu, ia meminta anggota Satlinmas terus membangun kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Pendekatan yang humanis dinilai penting agar pelaksanaan tugas dapat berjalan efektif sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.

"Satlinmas adalah bagian dari kekuatan masyarakat yang hadir langsung di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Karena itu, kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat harus terus dibangun,” katanya.

Ia berharap pelaksanaan Bimtek dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalitas anggota Satlinmas dalam melaksanakan tugas. Selain itu, anggota Satlinmas diharapkan semakin responsif dalam menghadapi berbagai situasi serta mampu memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

H Suriani juga mengajak seluruh anggota Satlinmas menjaga semangat pengabdian dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, keberadaan Satlinmas diharapkan semakin optimal dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten HSS. (ari/jp). 

Bupati HSS Dorong Masjid Jadi Pusat Ilmu dan Pembinaan Umat

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor mendorong masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, ilmu, dan pembinaan umat.

Hal itu disampaikan H Syafrudin Noor saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mustaghfirin, Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kamis (10/9/2026).

Peringatan Maulid tersebut dihadiri masyarakat setempat dan diisi tausiah oleh Tuan Guru H Ahmad Syairaji, Pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan.

H Syafrudin Noor mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut perlu dimaknai dengan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menekankan pentingnya mengoptimalkan fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran, pembinaan umat, serta pengembangan berbagai kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam, H Syafrudin Noor menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten HSS mulai 2027 akan mengalokasikan bantuan bagi masjid dan langgar yang menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Kebijakan tersebut diharapkan dapat semakin menghidupkan kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat peran masjid dan langgar sebagai pusat pembinaan umat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” ujarnya.

Ia berharap semangat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW dapat terus diwujudkan melalui peningkatan kualitas kehidupan beragama, penguatan ukhuwah, dan kegiatan keumatan yang berdampak positif bagi masyarakat. (ari/jp). 

Disdik Barito Timur Gelar Apresiasi dan Penyerahan Hadiah Pemenang OSN dan FLS3N 2026

TAMIANG LAYANG- Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur memberikan apresiasi dan menyerahkan hadiah kepada 28 siswa yang berhasil meraih prestasi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat kabupaten tahun 2026.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Kamis (10/9/2026), dan dihadiri Kepala Bidang SMP, Kepala Bidang SD, Kepala Bidang PAUD, jajaran Dinas Pendidikan Barito Timur, guru pendamping, serta para siswa penerima penghargaan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, H Bunyamin, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bidang PPSD, Erik Bimantara, mengatakan pemberian apresiasi tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan prestasi peserta didik secara berkelanjutan.

Menurutnya, ajang OSN dan FLS3N tidak hanya menjadi wadah untuk mengukur kemampuan siswa, tetapi juga menjadi momentum untuk menggali dan mengembangkan bakat serta potensi peserta didik.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan prestasi yang berkelanjutan dan memiliki andil besar dalam membentuk karakter peserta didik menuju Profil Pelajar Pancasila sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka," tutur Erik.

Ia berharap kepala sekolah dan guru pendamping terus meningkatkan pembinaan terhadap siswa agar potensi dan prestasi yang telah diraih dapat dikembangkan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Kami juga mengimbau peserta didik untuk terus berkarya, belajar giat, serta mengembangkan jiwa yang kreatif dan inovatif agar dapat bersaing hingga ke tingkat nasional," jelasnya.

Sebelumnya, Kasi Kurikulum dan Peserta Didik SD Disdik Barito Timur, Justinus Purba, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Nomor 800/1137/1.1/disdik/2026 dan Nomor 800/1151/1.1/disdik/2026 tertanggal 29 dan 30 Juni 2026 tentang Penetapan Pemenang OSN dan FLS3N Jenjang SD Tingkat Kabupaten Tahun 2026.

"Total peserta penerima penghargaan berjumlah 28 siswa, yang terdiri dari 9 pemenang OSN dan 19 pemenang FLS3N," ujar Justinus.

Ia menjelaskan, pemberian penghargaan tersebut bertujuan memberikan apresiasi kepada peserta didik atas dedikasi dan prestasi yang telah diraih sekaligus mendorong siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan.

"Selain itu, juga mendorong semangat belajar dan menstimulasi prestasi siswa," tandasnya. (zi/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes