BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 03 November 2026

DPRD Murung Raya Apresiasi Tujuh Medali RJB Mura di Kejurprov Bulutangkis Kalteng 2026

PURUK CAHU- DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) mengapresiasi prestasi atlet RJB Mura Badminton Club yang berhasil membawa pulang tujuh medali dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Kalimantan Tengah 2026. Capaian tersebut dinilai menjadi kebanggaan sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Murung Raya di tingkat provinsi.

Apresiasi tersebut disampaikan Sutrisno di Puruk Cahu, Senin (2/11/2026). Ia menilai, keberhasilan para atlet merupakan hasil dari latihan yang konsisten, kedisiplinan, serta dukungan berbagai pihak.

"Keberhasilan atlet tidak terlepas dari proses latihan, kedisiplinan, serta dukungan berbagai pihak. Karena itu, pembinaan olahraga perlu terus mendapat perhatian agar potensi atlet daerah dapat berkembang secara maksimal," ujar Sutrisno.

Menurutnya, prestasi yang diraih para atlet harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Murung Raya. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas pelatihan, pendampingan atlet secara berkelanjutan, serta penyediaan fasilitas olahraga yang memadai.

Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah, organisasi olahraga, pelatih, dan berbagai pihak terkait dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak atlet Murung Raya mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat regional maupun nasional.

Sutrisno juga berpesan agar capaian tersebut tidak membuat para atlet cepat berpuas diri, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Berdasarkan hasil kejuaraan, RJB Mura Badminton Club berhasil mengoleksi tujuh medali, terdiri atas tiga emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Tiga medali emas masing-masing diraih Lutfi Zaidan Kusuma pada kategori Tunggal Anak-anak Putra (TAPA), Alika Joselyn Imanuella pada kategori Tunggal Pemula Putri (TPI), serta Muhammad Sahal Firdaus pada kategori Tunggal Taruna Putra (TTA).

Sementara itu, medali perak diraih pasangan Haris Aflaha dan Alifah Humaira pada kategori Ganda Remaja Campuran (GRC). Adapun tiga medali perunggu lainnya diperoleh dari sejumlah nomor pertandingan.

Capaian tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi pengembangan olahraga bulutangkis di Murung Raya sekaligus memacu lahirnya atlet-atlet muda berprestasi yang mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi. (maya/jp). 

Bupati Seruyan Pimpin Patroli Udara, Perketat Pengawasan Wilayah Rawan Karhutla

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten Seruyan memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli udara untuk memantau wilayah rawan kebakaran sekaligus mendeteksi potensi titik api sejak dini.

Patroli udara tersebut dipimpin langsung Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, Agus Supriadi dan Kepala SPTN Wilayah II Kuala Pembuang, Balai Taman Nasional Tanjung Puting, Sugoro Sutoyo, Selasa (3/11/2026).

Pemantauan dari udara dinilai menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi potensi kebakaran lebih awal, mempercepat respons penanganan, serta memastikan kondisi wilayah rawan karhutla terpantau secara menyeluruh.

Dalam kegiatan tersebut, patroli menggunakan helikopter jenis AS350B3E dengan nomor registrasi PK-DAP milik Satuan Tugas (Satgas) Udara Kementerian Kehutanan yang dioperasikan Derazona Air Service. Penerbangan didukung pilot in command (PIC) Capt. Agung Putra W. dan Helicopter Landing Officer (HLO) Yudha Medistya P.

Patroli udara gabungan ini difokuskan pada sejumlah upaya, yakni memantau langsung kondisi wilayah yang masuk kategori rawan karhutla, mengidentifikasi potensi titik panas (hotspot), mengevaluasi kondisi lahan gambut yang rentan mengalami kekeringan, serta memastikan efektivitas langkah pencegahan dan pengendalian yang telah dilakukan petugas di lapangan.
Selain sebagai langkah deteksi dini, kegiatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kesiapsiagaan personel dan upaya penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan.

Melalui patroli tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, Kementerian Kehutanan, Balai Taman Nasional Tanjung Puting, serta seluruh unsur Satgas Karhutla diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan dan penanganan sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan dapat ditekan. (gan/jp). 

Fazlur Rahman Resmi Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Siap Kawal APBD 2027

BANJARMASIN- Fazlur Rahman, S.H., M.H., resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin melalui mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW), menggantikan almarhum H Taufik Husin dari Fraksi PDI Perjuangan untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode berjalan.

Pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin yang dipimpin Ketua DPRD Rikval Fachruri, Selasa (3/11/2026). 

Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, Wakil Wali Kota Hj Ananda, serta jajaran anggota DPRD.

Pengangkatan Fazlur sebagai anggota legislatif didasarkan pada mekanisme PAW dengan mempertimbangkan hasil perolehan suara pada Pemilihan Legislatif sebelumnya. Dalam pemilu tersebut, almarhum Taufik Husin memperoleh 2.880 suara sah, sedangkan Fazlur Rahman meraih 2.263 suara sah.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR berharap pelantikan anggota DPRD melalui mekanisme PAW ini semakin memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan legislatif.

Ia meminta Fazlur segera beradaptasi dengan lingkungan kerja DPRD agar dapat menjalankan tugas dan fungsi kedewanan serta bersama-sama mengawal program pembangunan daerah.

HM. Yamin menegaskan, Pemerintah Kota Banjarmasin terbuka terhadap komunikasi dengan DPRD, termasuk kritik, saran, pendapat, dan pengawasan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, perbedaan latar belakang maupun afiliasi politik tidak seharusnya menjadi penghalang bagi pemerintah dan legislatif untuk bekerja sama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Fazlur Rahman menyampaikan rasa syukur atas amanah yang kini dipercayakan kepadanya. Ia juga mengapresiasi para guru, Wali Kota Banjarmasin, pimpinan partai politik, serta pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah mendukung proses PAW tersebut.

Fazlur menegaskan, kehadirannya di lembaga legislatif bukan sekadar melanjutkan sisa masa jabatan, tetapi menjadi kesempatan untuk menunjukkan kinerja nyata dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Menurutnya, masyarakat saat ini tidak lagi cukup dengan janji, melainkan membutuhkan kerja nyata yang hasilnya dapat dirasakan secara langsung.

"Ini bukan sebuah perayaan bagi saya, tetapi sebagai bentuk rasa syukur. Kehadiran saya di tengah masa periode ini bukan untuk membuktikan kepada diri sendiri, melainkan kepada masyarakat. Karena hari ini masyarakat sudah cukup dengan janji-janji dan saatnya masuk dengan aksi nyata,” ungkap Fazlur.

Terkait penugasan kedewanan, Fazlur menyebut akan melanjutkan penempatan di Komisi III dan menjadi bagian dari Badan Musyawarah (Banmus), sesuai ketentuan serta mekanisme yang berlaku di DPRD.

Ia menyatakan siap langsung menjalankan tugas, terlebih DPRD bersama pemerintah daerah dalam waktu dekat akan menghadapi agenda pembahasan dan penetapan APBD Kota Banjarmasin Tahun Anggaran 2027.

Menurut Fazlur, pembahasan anggaran daerah merupakan agenda strategis yang membutuhkan perhatian serius dan keterlibatan berbagai pihak. Hal itu penting agar kebijakan anggaran yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen, mulai dari anggota DPRD, wartawan, satuan kerja perangkat daerah (SKPD), aktivis, hingga organisasi kepemudaan, untuk membangun komunikasi dan kerja sama dalam mengawal penyusunan APBD 2027.

Fazlur juga menyatakan dukungannya terhadap program Pemerintah Kota Banjarmasin sepanjang kebijakan tersebut memiliki landasan hukum yang jelas, perencanaan anggaran yang rasional, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

"Pada prinsipnya saya mendukung pemerintah kota selama program-programnya benar secara hukum, masuk akal secara anggaran, serta bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (lim/jp). 

Bupati Seruyan Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Ketahanan Keluarga dan Cegah Stunting

KUALA PEMBUANG- Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Seruyan.

Penegasan tersebut disampaikan Ahmad Selanorwanda saat menghadiri pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, pengukuhan Ayah-Bunda Genre dan Ayah-Bunda Gentic se-Kabupaten Seruyan Tahun 2026, yang dirangkai dengan workshop Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Lapangan Tenis Indoor, Kuala Pembuang, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah, para camat, pengurus TP-PKK, serta perwakilan pelajar tingkat SMP dan SMA.

Ahmad Selanorwanda menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Peningkatan kualitas SDM, penguatan ketahanan keluarga, dan pembinaan generasi muda juga harus menjadi prioritas.

Karena itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan TP-PKK, Posyandu, Genre, serta Gentic agar berbagai program pemberdayaan masyarakat, pelayanan kesehatan dasar, dan percepatan penurunan stunting dapat berjalan secara terpadu dan tepat sasaran.

"Jangan hanya mengukur keberhasilan dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari perubahan dan manfaat yang dirasakan masyarakat," tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan anggaran, pemetaan kebutuhan masyarakat di setiap kecamatan, serta evaluasi program secara berkelanjutan. Menurutnya, setiap kegiatan pemerintah harus memiliki target dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, mengatakan pelantikan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.

Selain itu, TP-PKK juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu melalui pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), memperkuat edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja, serta meningkatkan upaya pencegahan perkawinan usia anak.
Ia mendorong seluruh pengurus TP-PKK di 10 kecamatan untuk lebih aktif berkoordinasi dengan perangkat daerah, terutama dalam mendampingi keluarga berisiko stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pelantikan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal komitmen dan tanggung jawab untuk menggerakkan program pemberdayaan keluarga," ujarnya.

Melalui pelantikan, pengukuhan, dan workshop tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta mempersiapkan generasi muda Seruyan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (gan/jp). 

Bupati Barito Utara Pimpin Kaji Tiru ke RSUD Dr. Saiful Anwar, Targetkan Peningkatan Standar Layanan RSUD Muara Teweh

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan kunjungan kerja sekaligus kaji tiru ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Saiful Anwar, Malang, Selasa (3/11/2026). Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari praktik terbaik pengelolaan rumah sakit sebagai upaya meningkatkan mutu dan standar pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Barito Utara, Muara Teweh.

Rombongan dipimpin langsung Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, Sekda Muhlis, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Kabupaten Barito Utara beserta jajaran, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Kedatangan rombongan disambut jajaran manajemen RSUD Dr. Saiful Anwar Malang yang diwakili Wakil Direktur Pelayanan Penunjang sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan, dr. Widodo Budi Prasetyo, MMRS, di Aula Rapat RSUD Dr. Saiful Anwar.

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara menerapkan prinsip ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi) dengan mempelajari berbagai praktik baik (best practices), strategi, serta inovasi pelayanan yang telah diterapkan RSUD Dr. Saiful Anwar.

Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kinerja, kapasitas, dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Barito Utara.

Bupati menjelaskan, saat ini RSUD Kabupaten Barito Utara masih berstatus rumah sakit kelas C. Seiring penerapan standar klasifikasi rumah sakit berbasis kompetensi, masih terdapat sejumlah aspek dari 24 jenis layanan yang perlu ditingkatkan pemenuhan kompetensinya.

"Harapan kami, melalui kunjungan ini, RSUD Kabupaten Barito Utara dapat setidak-tidaknya mencapai standar kompetensi tingkat madya, lalu meningkat ke tingkat utama, hingga nantinya menuju tingkat paripurna secara bertahap," ujar H Shalahuddin.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas rumah sakit membutuhkan kesiapan berbagai aspek, mulai dari sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, hingga sistem tata kelola dan pelayanan.

Berbekal pengalamannya dalam pembangunan sejumlah rumah sakit di Kalimantan Tengah, Shalahuddin menilai pertukaran pengalaman dan pembelajaran dari RSUD Dr. Saiful Anwar dapat menjadi bahan evaluasi dalam merumuskan langkah pengembangan RSUD Kabupaten Barito Utara.

Sementara itu, dr. Widodo Budi Prasetyo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Barito Utara beserta jajaran. Menurutnya, kegiatan kaji tiru menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman, bertukar informasi, serta mempelajari inovasi dan sistem pengelolaan pelayanan kesehatan.

"Kami menyambut baik kunjungan ini. Semoga dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi, kerja sama antardaerah, serta langkah positif dalam mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan, pengembangan fasilitas, dan tata kelola rumah sakit yang semakin profesional," ungkap Widodo.

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan berbagai praktik baik yang diperoleh dapat diadaptasi sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah. Upaya ini diharapkan mendorong peningkatan kompetensi RSUD Kabupaten Barito Utara sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, profesional, dan mudah diakses masyarakat. (emca/jp). 

Sambut Dua ASN Mutasi, Kepala Kankemenhaj Bartim Tekankan Integritas dan Disiplin

TAMIANG LAYANG- Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kankemenhaj) Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Fauzi, menegaskan pentingnya integritas dan disiplin kerja kepada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru bergabung melalui seleksi Mutasi ASN Batch II Kementerian Haji dan Umrah RI.

Penegasan tersebut disampaikan H Ahmad Fauzi dalam kegiatan penyambutan sekaligus pembinaan ASN yang digelar di ruang rapat Kankemenhaj Barito Timur, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan dipimpin langsung H Ahmad Fauzi, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Munah, serta diikuti jajaran ASN di lingkungan Kankemenhaj Barito Timur.

H Ahmad Fauzi menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap kedua ASN yang baru bergabung dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.

Agenda penyambutan juga diisi dengan pengenalan lingkungan kantor, perkenalan jajaran pegawai, serta penjelasan mengenai pembagian tugas dan tanggung jawab (job description). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses adaptasi sekaligus memastikan pelaksanaan tugas kedinasan berjalan efektif.

Selain pengenalan lingkungan kerja, pembinaan difokuskan pada penguatan nilai integritas yang menjadi semangat dan identitas Kementerian Haji dan Umrah melalui moto "Kemenhaj Berwajah Integritas".

H Ahmad Fauzi menekankan bahwa integritas tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas sehari-hari.

Menurutnya, disiplin merupakan salah satu wujud nyata integritas yang harus dimiliki setiap ASN. Disiplin tersebut mencakup ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, kesungguhan dalam melaksanakan tugas, serta komitmen terhadap tanggung jawab yang telah diberikan.

Melalui kegiatan penyambutan dan pembinaan ini, Kankemenhaj Barito Timur berharap kehadiran dua ASN baru dapat memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendukung terwujudnya aparatur yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. (zi/jp). 

Bupati HSS Paparkan Strategi Pencegahan Korupsi dalam Penilaian Kabupaten Percontohan Ber-Aksi 2026

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor, memaparkan capaian dan strategi penguatan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dalam penilaian Kabupaten Percontohan Berani Berantas Korupsi (Ber-Aksi) Tahun 2026 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Selasa (3/11/2026).

Dalam pemaparan tersebut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS untuk memperkuat pencegahan korupsi melalui peningkatan kualitas pengawasan, pelayanan publik, budaya kerja antikorupsi, serta pelibatan masyarakat.

Sebelum tahapan pemaparan, tim penilai telah melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah perangkat daerah dan menggelar pertemuan konfirmasi. Kegiatan tersebut bertujuan menilai secara langsung penerapan program, sistem pengawasan, serta langkah pencegahan korupsi di lingkungan Pemkab HSS.

Tim penilai melibatkan unsur KPK RI, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PANRB, Kementerian Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, serta Ombudsman RI.

Bupati turut menyampaikan sejumlah capaian pembangunan daerah, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan keberhasilan Pemkab HSS mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah.

Menurut Bupati, terdapat lima komponen utama yang menjadi landasan Kabupaten HSS dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Kelima komponen tersebut meliputi penguatan kualitas pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan budaya kerja antikorupsi, peningkatan peran serta masyarakat, serta pemanfaatan kearifan lokal dalam membangun budaya integritas secara berkelanjutan.

"Lima komponen ini menjadi bagian penting dari komitmen kita dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat," ujar H Syafrudin Noor.

Setelah pemaparan, tim penilai melakukan pendalaman melalui sejumlah pertanyaan terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah dan implementasi program pencegahan korupsi. Bupati bersama pejabat terkait memberikan penjelasan sesuai dengan bidang dan kewenangan masing-masing.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, Wakil Bupati HSS, H Suriani beserta Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten HSS, Sekda HSS, Tim Pakar HSS, Ketua MUI Kabupaten HSS, kepala perangkat daerah, kepala bagian, camat, serta pejabat di lingkungan Pemkab HSS.

Melalui proses penilaian ini, Pemkab HSS berharap berbagai langkah penguatan pengawasan, pembenahan tata kelola pemerintahan, dan pencegahan korupsi dapat terus ditingkatkan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya pemerintahan daerah yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas. (ari/jp). 

Bapemperda DPRD Kalsel dan DPRD Kalteng Perkuat Sinergi Legislasi Daerah

BANJARMASIN- Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan kerja DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka kaji tiru terkait pelaksanaan fungsi legislasi, Selasa (3/11/2026).

Rombongan DPRD Kalteng dipimpin Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Riska Agustin. Kedatangan rombongan disambut Ketua Bapemperda DPRD Kalsel, H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, didampingi Wakil Ketua Bapemperda, Firman Yusi, serta Sekretaris DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Jaini. 

Pertemuan tersebut menjadi forum pertukaran informasi dan pengalaman antarlembaga legislatif daerah, khususnya dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi Bapemperda.

Dalam diskusi, kedua pihak membahas sejumlah aspek strategis terkait proses pembentukan peraturan daerah (Perda), mulai dari perencanaan program pembentukan peraturan daerah (Propemperda), penyusunan hingga pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda).

Selain fungsi legislasi, rombongan DPRD Kalteng juga menggali informasi mengenai pelaksanaan kegiatan kedewanan serta mekanisme kerja kelembagaan yang diterapkan di DPRD Provinsi Kalsel.

Melalui kaji tiru ini, kedua lembaga diharapkan dapat saling berbagi praktik dan pengalaman dalam mengoptimalkan fungsi legislasi. Pertukaran informasi tersebut juga diharapkan menjadi bahan referensi dalam mendorong pembentukan produk hukum daerah yang berkualitas, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

DPRD Provinsi Kalsel menyambut positif kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antarlembaga legislatif daerah. Kolaborasi dan pertukaran pengalaman dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih baik. (sar/ali/jp). 

Lima Kasus Baru HIV Ditemukan di Barito Timur Sepanjang 2026, Total Tercatat 43 Kasus

TAMIANG LAYANG- Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur mencatat lima kasus baru HIV sepanjang 2026. Dengan penambahan tersebut, total kasus HIV yang tercatat mencapai 43 kasus. Seluruh 43 orang yang terdata disebut telah mendapatkan layanan pengobatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, dr. Jimmi W.S Hutagalung, melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Mayerni kepada wartawan ini melalui sambungan via whatsapp, Selasa (3/11/2026). 

Menurut Mayerni, upaya penanggulangan HIV tidak hanya dilakukan melalui pengobatan terhadap pasien yang telah teridentifikasi positif, tetapi juga dengan memperluas pemeriksaan atau skrining terhadap kelompok sasaran.

Ia menjelaskan, bahwa salah satu langkah yang dilakukan adalah pemeriksaan Triple Eliminasi (3E) bagi seluruh ibu hamil. Skrining juga menyasar calon pengantin (catin), pasangan berisiko tinggi, pasien tuberkulosis (TB), serta warga binaan.

Selain pemeriksaan di fasilitas kesehatan, Dinkes Barito Timur bersama puskesmas juga melaksanakan layanan Mobile VCT (Voluntary Counseling and Testing) dengan sasaran perempuan pekerja seks (WPS) di wilayah lokalisasi yang ada di Kabupaten Barito Timur.

Mayerni menegaskan, setiap orang yang dinyatakan positif HIV perlu menjalani pengobatan secara rutin sesuai ketentuan medis. Kepatuhan terhadap terapi menjadi salah satu upaya penting untuk menekan risiko penularan HIV.

Upaya pencegahan juga dilakukan terhadap bayi yang lahir dari ibu dengan HIV. Salah satunya melalui pemberian terapi Zidovudine selama enam minggu sesuai protokol penanganan medis.

Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat terus diperkuat melalui penyuluhan dan sosialisasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat umum. Materi yang disampaikan mencakup bahaya HIV, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan.

Mayerni berharap melalui peningkatan skrining, akses pengobatan, dan edukasi yang berkelanjutan, kasus HIV dapat terdeteksi lebih dini dan risiko penularan di masyarakat dapat ditekan. (zi/jp). 

Polsek Benua Lima Lakukan Ground Check Dua Titik Hotspot Karhutla, Api Dipastikan Telah Padam

TAMIANG LAYANG- Personel Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, melakukan pengecekan lapangan (ground check) terhadap dua titik panas (hotspot) yang terdeteksi melalui data satelit NASA pada aplikasi Sipongi+ di wilayah Kecamatan Benua Lima, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan lima personel Polri dan lima anggota Masyarakat Peduli Api (MPA). Petugas menggunakan empat unit kendaraan roda dua untuk menjangkau lokasi yang berjarak sekitar 12 kilometer dari Mapolsek Benua Lima dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, dua titik hotspot tersebut berada di Desa Tewah Pupuh dan Desa Bamban.

Titik pertama berada di Desa Tewah Pupuh, tepatnya pada lahan milik warga berinisial Tahat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,5 hektare.

Sementara itu, titik kedua berada di Desa Bamban, pada lahan milik warga berinisial Pangguh yang beralamat di Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima. Luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut juga diperkirakan sekitar 0,5 hektare.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengecekan, area yang terdampak kebakaran merupakan lahan milik masyarakat yang terdiri atas lahan ladang, persawahan, pepohonan, serta semak belukar.

"Dari hasil pengecekan di kedua lokasi, kondisi terkini menunjukkan tidak ditemukan api yang masih menyala atau kebakaran telah padam," ujar Kapolsek. 

Kegiatan ground check ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menindaklanjuti informasi titik panas berdasarkan pemantauan satelit sekaligus memastikan kondisi faktual di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Benua Lima juga melakukan pemantauan terhadap wilayah yang terindikasi mengalami kebakaran hutan dan lahan guna mendukung upaya pencegahan serta penanganan karhutla di wilayah hukum Polsek Benua Lima, Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Peredaran Sabu di Lanpasa Seruyan Terbongkar! Dua Pria Diamankan, 53 Paket Diduga Sabu Disita

KUALA PEMBUANG- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Seruyan mengamankan dua pria berinisial MRFN (25) dan FTRP (33) yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu di Desa Lanpasa, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Senin (2/11/2026). Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 53 paket kecil kristal putih yang diduga sabu.

Penindakan berlangsung di sebuah jalan setapak di belakang permukiman warga RT 006. Operasi dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Seruyan, AKP Adhy Heriyanto, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Dari lokasi, petugas mengamankan barang bukti berupa 53 paket diduga sabu. Sebanyak 32 paket ditemukan di atas potongan batang kayu di dekat tempat kedua pria tersebut duduk, sedangkan 21 paket lainnya ditemukan di dalam sebuah dompet kecil berwarna krem.

Selain itu, polisi turut menyita uang tunai sebesar Rp2.825.000 yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika, dua unit telepon genggam, serta sejumlah perlengkapan yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu, di antaranya alat isap (bong), pipet kaca, sendok sabu, dan korek api.

Kasi Humas Polres Seruyan, AIPDA Ronny kepada wartawan ini, Selasa (3/11/2026) membenarkan penangkapan kedua pria tersebut. 

Ia mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh anggota Satresnarkoba.

*Benar, Satresnarkoba Polres Seruyan telah mengamankan dua orang terduga pelaku peredaran narkotika di Desa Lanpasa. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat, dan kami mengapresiasi kepedulian warga yang terus berperan aktif memberikan informasi,” ujar AIPDA Ronny.

Dalam proses penggeledahan, petugas turut menghadirkan Ketua RT setempat dan seorang warga sebagai saksi.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu unit telepon genggam dan uang tunai Rp2.825.000 dari MRFN. Sementara itu, dari FTRP ditemukan satu unit telepon genggam.

Saat dimintai keterangan mengenai keberadaan narkotika, keduanya menunjukkan lokasi penyimpanan di atas potongan batang kayu di dekat tempat mereka duduk. Di lokasi tersebut, petugas menemukan empat plastik klip bening ukuran sedang yang berisi 32 paket kecil kristal putih diduga sabu beserta sejumlah perlengkapan yang diakui milik MRFN.

Petugas kemudian menemukan sebuah dompet kecil berwarna krem berisi dua plastik klip bening dengan 21 paket kecil diduga sabu yang diakui milik FTRP.

"Saat ini kedua pria tersebut beserta seluruh barang bukti telah dibawa di Mapolres Seruyan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," tandasnya. (gan/jp). 

DPRD Banjarmasin Ucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026

JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila pada tanggal 01 Oktober 2026.

"Menjaga Pancasila berarti merawat masa depan bangsa." 

DPRD Banjarmasin Ucapkan Selamat Memperingati Sumpah Pemuda 2026

 

JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin mengucapakan Selamat Memperingati Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2026.

"Muda, berani berkarya, dan tetap saling menjaga." 

Jurnalispost.Online Ucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026

JURNALISPOST.ONLINE-Keluarga Besar Media Siber Jurnalispost.Online mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila pada tanggal 01 Oktober 2026.

"Dari langkah kecil yang kita lakikan bersama, lahir Indonesia yang semakin kuat dan maju. Selamat Hari Kesaktian Pancasila."

Jurnalispost.Online Ucapkan Selamat Memperingati Sumpah Pemuda 2026

JURNALISPOST.ONLINE-Keluarga Besar Media Siber Jurnalispost.Online mengucapkan Selamat Memperingati Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2026.

"Masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang mau belajar, berusaha, dan mengambil tindakan." 

BPKAD Banjarmasin Ucapkan Selamat Memperingati Sumpah Pemuda 2026

JURNALISPOST.ONLINE-Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Banjarmasin mengucapkan Selamat Memperingati Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2026.

"Sumpah Pemuda bukan sekadar catatan sejarah, melainkan janji persatuan yang harus terus diwujudkan." 

BPKAD Banjarmasin Ucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026

JURNALISPOST.ONLINE-Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Banjarmasin mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila pada tanggal 01 Oktober 2026.

"Bersatu dalam perbedaan, teguh dalam persatuan. Mari amalkan nilai-nilai Pancasila di setiap langkah. Selamat Hari Kesaktian Pancasila!" 

Pemkab Tabalong Ucapkan Selamat Memperingati Sumpah Pemuda 2026

JURNALISPOST.ONLINE-Pemerintah Kabupaten Tabalong mengucapkan Selamat Memperingati Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2026.

"Pemuda bergerak, Indonesia melangkah maju!" 

Pemkab Tabalong Ucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026

JURNALISPOST.ONLINE-Pemerintah Kabupaten Tabalong mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila pada tanggal 01 Oktober 2026.

"Pancasila tetap menjadi fondasi kokoh bagi kemajuan dan persatuan Indonesia." 

Senin, 02 November 2026

Polresta Banjarmasin Amankan Dua Pria Terkait Dugaan Peredaran Miras, Puluhan Botol Arak dan 23 Liter Tuak Disita

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran minuman keras (miras) dalam pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Senin (2/11/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Banjarmasin menyita puluhan botol minuman keras berbagai jenis serta dua jeriken berisi minuman tradisional jenis tuak dengan total volume sekitar 23 liter.

Operasi yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Syuaib Abdullah, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., itu menyasar sejumlah lokasi di wilayah hukum Polresta Banjarmasin.

Penindakan pertama dilakukan di Jalan Bandarmasih. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial DJ. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan barang bukti berupa 30 botol arak Flores berwarna bening, dua botol arak Flores berwarna gelap, serta satu botol berisi sisa campuran minuman keras jenis whisky.

Selanjutnya, petugas mengamankan pria berinisial MM di lokasi berbeda, yakni Jalan Gubernur Soebardjo, Banjarmasin. Dari tangan yang bersangkutan, petugas menyita dua jeriken berisi minuman tradisional jenis tuak dengan total volume kurang lebih 23 liter.

Kedua pria tersebut kemudian dibawa ke Polresta Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Melalui kegiatan KRYD, Polresta Banjarmasin terus mengintensifkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk peredaran minuman keras.

Langkah tersebut diharapkan dapat menekan peredaran miras sekaligus menjaga situasi kamtibmas di Kota Banjarmasin agar tetap aman dan kondusif. (fah/jp). 

Komisi I DPRD Murung Raya Dorong Bunda PAUD Aktif Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak

PURUK CAHU- Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) mendukung penguatan peran Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat kecamatan dan kelurahan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Rejekinoor, di Puruk Cahu, Senin (2/11/2026). Menurutnya, Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan, pengasuhan, serta pemenuhan hak-hak anak sejak usia dini.

"Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter, kecerdasan, dan tumbuh kembang anak,” ujar Rejekinoor.

Ia berharap, keberadaan Bunda PAUD tidak sebatas menjalankan kegiatan seremonial, tetapi mampu berkontribusi nyata melalui kegiatan sosialisasi, pendampingan, dan penggerakan masyarakat untuk mendukung pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, sinergi antara Bunda PAUD, pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar program pendidikan anak usia dini dapat terlaksana secara optimal.

Selain itu, Komisi I DPRD juga mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih terhadap peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penyediaan sarana dan prasarana PAUD, serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak di Kabupaten Murung Raya.

Rejekinoor menilai, dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas dan merata.

Dengan semakin optimalnya peran Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini semakin meningkat sehingga dapat mendukung lahirnya generasi Murung Raya yang cerdas, berkarakter, dan berkualitas. (maya/jp). 

Wakil Ketua I DPRD Mura Minta Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Aktif Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak

PURUK CAHU- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mendorong Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat kecamatan dan kelurahan agar berperan aktif dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di wilayah masing-masing.

Dorongan tersebut disampaikan Dina Maulidah usai menghadiri pengukuhan Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, Senin (2/11/2026).

Menurut Dina, pengukuhan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan komitmen bersama terhadap pentingnya pendidikan anak sejak usia dini.

"Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap pentingnya pendidikan anak sejak usia dini," ujar Dina.

Ia menilai, Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan berbagai pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.

Dina menegaskan, PAUD merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kepribadian anak sebagai generasi penerus bangsa. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan anak harus dimulai sejak dini melalui layanan pendidikan dan pengasuhan yang berkualitas.

Ia berharap para Bunda PAUD tidak hanya menjalankan peran dalam kegiatan seremonial, tetapi juga terlibat langsung melalui pendampingan, sosialisasi kepada masyarakat, serta mendorong peningkatan kualitas layanan PAUD di wilayah masing-masing.

Dina yang juga menjabat Ketua Kelompok Kerja (Pokja) PAUD Murung Raya itu menambahkan, keberhasilan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat.

Melalui pengukuhan Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan tersebut, ia berharap akses serta kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Murung Raya semakin meningkat sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter. (maya/jp). 

Warnita Heriyus Kukuhkan 19 Bunda PAUD, Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini di Murung Raya

PURUK CAHU- Bunda PAUD Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, mengukuhkan 10 Bunda PAUD Kecamatan dan 9 Bunda PAUD Kelurahan se-Kabupaten Murung Raya, Senin (2/11/2026). Pengukuhan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berkualitas dan merata.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Daerah Murung Raya, Lynda Kristiane, yang mewakili Bupati Murung Raya, Ketua Pokja Bunda PAUD Dina Maulidah, sejumlah kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta para Bunda PAUD yang dikukuhkan.

Dalam sambutan Bupati Murung Raya yang dibacakan Sekda Lynda Kristiane, ditegaskan bahwa pengukuhan Bunda PAUD bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk pemberian amanah dan tanggung jawab dalam mendukung pembangunan fondasi pendidikan anak sejak usia dini.

Bunda PAUD diharapkan mampu menjadi penggerak, motivator, sekaligus mitra pemerintah dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, merata, inklusif, dan berkelanjutan.

Menurutnya, peningkatan kualitas PAUD membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa, satuan pendidikan, kader Posyandu, orang tua, hingga masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor tersebut penting untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak yang setara dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, pengasuhan, dan perlindungan.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas dikukuhkannya 19 Bunda PAUD yang terdiri atas 10 Bunda PAUD Kecamatan dan 9 Bunda PAUD Kelurahan.

Ia berharap pengukuhan tersebut menjadi awal dari pengabdian nyata dalam mempersiapkan generasi penerus yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Warnita juga menekankan agar para Bunda PAUD berperan aktif dalam memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran yang aman dan menyenangkan, serta mengedukasi orang tua mengenai pentingnya pendidikan karakter dan pola pengasuhan penuh kasih sayang sejak dini.

"Saya berharap para Bunda PAUD tidak hanya hadir dalam kegiatan formal, tetapi benar-benar mengambil peran aktif melihat kondisi PAUD di wilayah masing-masing, mengidentifikasi permasalahan, serta mendorong lahirnya solusi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Melalui pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap para Bunda PAUD dapat menjalankan amanah secara optimal serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas kesempatan setiap anak di Murung Raya untuk memperoleh layanan pendidikan dan tumbuh kembang yang optimal sebagai fondasi dalam mencetak generasi unggul dan berkualitas bagi masa depan daerah. (maya/jp). 

Pemkab Barito Utara Kaji Tata Kelola dan Peningkatan Layanan Kesehatan di RS Lavalette Malang

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui kegiatan kaji tiru di Rumah Sakit (RS) Lavalette, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (2/11/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada pembelajaran tata kelola manajemen rumah sakit, pengembangan fasilitas medis, serta peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Rombongan dipimpin langsung Bupati Barito Utara, H Shalahuddin bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah dan manajemen RSUD Muara Teweh. Kedatangan rombongan disambut Direktur RS Lavalette, drg. Indra Gunawan, M.Kes., QHIA.

Dalam sambutannya Direktur RS Lavalette, drg. Indra Gunawan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang memilih RS Lavalette sebagai lokasi kaji tiru. Ia menjelaskan, rumah sakit tipe B yang berada di Kota Malang tersebut memiliki sejarah panjang, dengan usia operasional sekitar 180 tahun, dan saat ini berada dalam pengelolaan jaringan Indonesia Healthcare Corporation (IHC) yang menaungi sekitar 38 rumah sakit di Indonesia.

Menurutnya, RS Lavalette terus melakukan pembenahan melalui peningkatan mutu pelayanan, pengembangan fasilitas kesehatan, serta penguatan sistem manajemen rumah sakit yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

"RS Lavalette terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan fasilitas kesehatan, serta penguatan sistem manajemen rumah sakit secara profesional dan berorientasi pada kebutuhan pasien," ujar Indra Gunawan.

Sementara itu, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, mengatakan bahwa kunjungan kaji tiru tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong transformasi pelayanan kesehatan di RSUD Muara Teweh.

Ia menjelaskan, penyesuaian terhadap regulasi pelayanan kesehatan serta pemenuhan kebutuhan tenaga medis, khususnya dokter spesialis dan subspesialis, menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut.

"Kami ingin RSUD Muara Teweh tidak hanya megah secara fisik, tetapi diimbangi dengan kualitas SDM, ketersediaan dokter spesialis dan subspesialis, serta pelayanan yang ramah, cepat, dan tepat. Hal ini mendesak agar masyarakat tidak perlu dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis tertentu," jelas H Shalahuddin.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan dukungan anggaran sektor kesehatan guna menunjang pengembangan fasilitas dan kualitas pelayanan medis secara berkelanjutan.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, seperti jalan dan jembatan, tetapi juga harus diiringi dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.

"Tantangan kita saat ini adalah membebaskan masyarakat dari ketertinggalan dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan. Masyarakat harus merdeka dari ketertinggalan dan mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas. Kami berharap RSUD Muara Teweh secara bertahap mampu mengejar standar pelayanan tingkat provinsi hingga nasional," jelasnya.

Kegiatan kaji tiru tersebut dilanjutkan dengan pendalaman materi mengenai tata kelola pelayanan rumah sakit, peninjauan sejumlah fasilitas medis, serta diskusi teknis antara jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan manajemen RS Lavalette.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperoleh referensi dan praktik pengelolaan rumah sakit yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan RSUD Muara Teweh, terutama dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, kelengkapan fasilitas medis, dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (emca/jp). 

HSP ke-98, Pemkab Batola Beri Penghargaan kepada 36 Pemuda Berprestasi dan 12 Inovator Daerah

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) memberikan penghargaan kepada 36 pemuda berprestasi dan 12 pemenang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2026 dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kontribusi generasi muda dan masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah.

Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Barito Kuala, H Herman Susilo bersama jajaran undangan kehormatan dalam upacara peringatan HSP ke-98 di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Senin (2/11/2026).

Upacara yang mengusung tema nasional “Patriot, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” tersebut berlangsung khidmat dengan Herman Susilo bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Herman membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang mengingatkan kembali makna historis Sumpah Pemuda. Delapan puluh delapan tahun silam, para pemuda dari berbagai latar belakang mengikrarkan persatuan sebagai satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa, Indonesia.

Pesan tersebut menekankan bahwa kemajuan Indonesia tidak cukup diukur melalui pembangunan infrastruktur, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan sumber daya alam. Lebih dari itu, kemajuan bangsa harus dibangun melalui kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, memiliki semangat kebangsaan, dan kepedulian sosial.

"Kita ingin membangun Indonesia yang maju. Namun, kemajuan sejati dimulai dari manusia. Dari karakter. Dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama,” demikian pesan Menpora yang dibacakan Herman.

Dalam sambutan tersebut juga ditekankan tiga nilai utama yang perlu menjadi karakter generasi muda Indonesia, yakni patriotisme, kegigihan, dan empati.

Patriotisme diwujudkan melalui kecintaan terhadap tanah air yang dibuktikan dengan pengabdian dan tindakan nyata. Kegigihan tercermin dari sikap pantang menyerah dalam menghadapi tantangan serta kemampuan bangkit dari kegagalan. Sementara empati diwujudkan melalui kepedulian terhadap kondisi dan kebutuhan sesama.

"Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” lanjut Herman mengutip sambutan Menpora.

Melalui momentum peringatan HSP ke-98, generasi muda Barito Kuala juga didorong untuk berani bermimpi, bekerja keras, serta mengambil peran dalam pembangunan. Pemuda diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan untuk memimpin, tetapi juga kesediaan untuk melayani dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pemberian penghargaan kepada para pemuda berprestasi dan pemenang Lomba Inovasi Daerah menjadi salah satu bentuk dukungan Pemkab Batola terhadap pengembangan potensi, kreativitas, dan kontribusi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala BNNK Batola, Kepala Kantor Kementerian Agama Batola, perwakilan Yon TP KSW, perwakilan Kompi 1 Batalyon A Pelopor, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Ketua KNPI Batola, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan organisasi kepemudaan. (dsk/ali/jp). 

Pemkab Barito Utara Pelajari Teknologi dan Manajemen Tugu Tirta Malang, Targetkan Pembenahan Layanan Air Bersih pada 2027

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan kunjungan kaji tiru ke Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Senin (2/11/2026). Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari sistem pengelolaan, penerapan teknologi digital, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) guna meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Kabupaten Barito Utara.

Rombongan dipimpin langsung Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan. Kunjungan tersebut diterima Direktur Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo bersama jajaran terkait.

Direktur Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan kesiapan pihaknya berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pengelolaan perusahaan air minum, termasuk penerapan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pelayanan.

"Kaji tiru ini menjadi momentum penting untuk saling berbagi pengalaman. Kami menyambut hangat kehadiran Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan siap mendukung pembenahan tata kelola serta penerapan teknologi digitalisasi agar pelayanan air bersih dapat berjalan semakin profesional, andal, dan efisien," ujar Priyo.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan air bersih merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah. Upaya tersebut sejalan dengan Program Sebelas Dua Belas yang mencakup 11 program unggulan dan 12 kegiatan prioritas Pemkab Barito Utara.

H Shalahuddin menjelaskan, kapasitas produksi air di wilayah perkotaan Barito Utara saat ini mencapai 180 liter per detik. Kapasitas tersebut terdiri atas 130 liter per detik dari kapasitas daerah dan tambahan 50 liter per detik melalui dukungan APBN. Selain itu, pemerintah daerah juga mendapat dukungan pembangunan reservoir di Desa Jingah.

Menurutnya, peningkatan kapasitas produksi perlu diikuti pembenahan manajemen dan sistem hidrolika jaringan distribusi agar pasokan air dapat menjangkau masyarakat secara optimal. Hal tersebut menjadi perhatian penting mengingat jumlah penduduk Barito Utara mencapai sekitar 194 ribu jiwa.

"Pengelolaan dan pelayanan PDAM kita masih perlu banyak pembenahan. Target kami, pada tahun 2027 sudah terlihat perubahan signifikan, baik dari sisi manajemen, pelayanan, maupun infrastruktur pendukung," kata H Shalahuddin.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Bupati meminta percepatan penyusunan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) sebagai landasan kerja sama. Selain itu, diperlukan program kerja yang terukur, perencanaan teknis melalui penyusunan detail engineering design (DED), rencana anggaran biaya (RAB), serta business plan yang komprehensif dengan memperhatikan kemampuan anggaran daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan mengapresiasi penerapan sistem pengawasan terintegrasi dan teknologi sensor digital di Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

Ia menilai pemanfaatan teknologi tersebut dapat menjadi referensi bagi pengembangan sistem pengawasan dan pengendalian distribusi air di Barito Utara. Namun, menurutnya, modernisasi teknologi harus dibarengi peningkatan kompetensi tenaga kerja.

"Sistem pengawasan berbasis sensor dan panel kontrol terintegrasi di sini sangat modern dan sistematis, mirip dengan konsep smart farming. Namun, transformasi teknologi ini harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas SDM. Tidak mungkin teknologi berkembang pesat tetapi kemampuan tenaga teknis kita tertinggal. Keduanya harus beriringan agar pelayanan air minum yang aman dan berkualitas dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan," ungkap Felix.

Kunjungan tersebut dilanjutkan dengan diskusi teknis dan peninjauan ruang kendali (command center) serta instalasi pengolahan air Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

Hasil kunjungan ini diharapkan menjadi bahan penyusunan peta jalan pembenahan Perumda Tirta Mulia Kabupaten Barito Utara, mulai dari aspek tata kelola perusahaan, peningkatan kapasitas SDM, hingga penerapan teknologi pengawasan dan distribusi air. Pemerintah daerah menargetkan langkah pembenahan tersebut mulai menunjukkan hasil nyata pada 2027. (emca/jp). 

Pemkab Barito Utara Pelajari Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik Pemkot Malang

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan kunjungan kerja dan kaji tiru ke Pemerintah Kota Malang, Senin (2/11/2026), untuk mempelajari inovasi kebijakan, tata kelola pemerintahan, serta praktik pelayanan publik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan 11 program unggulan dan 12 kegiatan prioritas pembangunan daerah.

Rombongan Pemkab Barito Utara dipimpin langsung Bupati H Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. Kedatangan rombongan disambut Wali Kota Malang, H Wahyu Hidayat, bersama jajaran pejabat Pemkot Malang di Balai Kota Malang.

Kunjungan tersebut difokuskan pada pertukaran informasi, pengalaman, dan praktik baik penyelenggaraan pemerintahan daerah. Melalui kegiatan ini, Pemkab Barito Utara berupaya memperoleh referensi dalam mengembangkan kebijakan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemkab Barito Utara. Menurutnya, kegiatan kaji tiru tidak hanya menjadi kesempatan bagi daerah yang berkunjung untuk mempelajari inovasi, tetapi juga membuka ruang bagi kedua pemerintah daerah untuk saling berbagi pengalaman.

"Kegiatan ini bukan hanya kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk mempelajari berbagai program dan inovasi yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Malang, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar dari berbagai keunggulan dan pengalaman yang dimiliki Kabupaten Barito Utara," ujar Wahyu.

Ia juga memaparkan karakteristik Kota Malang sebagai kota terbesar kedua di Jawa Timur dengan visi pembangunan Malang Mbois Berkelas. Pembangunan daerah, kata dia, tidak hanya diarahkan pada aspek fisik, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, kenyamanan kota, penguatan pelayanan publik, dan pelestarian kearifan lokal.

Sementara itu, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menyampaikan terima kasih atas sambutan dan keterbukaan Pemerintah Kota Malang dalam berbagi pengalaman penyelenggaraan pemerintahan.

Ia menegaskan, kaji tiru tersebut merupakan salah satu langkah untuk memperluas wawasan dan memperoleh referensi dalam mengimplementasikan program pembangunan daerah, khususnya Program Sebelas Dua Belas Gaspol yang mencakup 11 program unggulan dan 12 kegiatan prioritas.

"Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan bahwa program-program yang telah direncanakan tidak hanya terlaksana secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," tegas H Shalahuddin.

Menurutnya, pertukaran pengetahuan dan pengalaman antardaerah diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Rangkaian kunjungan diisi dengan diskusi interaktif antara jajaran perangkat daerah kedua pemerintah kabupaten dan kota. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol hubungan kelembagaan dan komitmen untuk memperkuat komunikasi serta kerja sama dalam bidang pembangunan daerah.

Melalui kaji tiru ini, diharapkan berbagai praktik baik yang diperoleh dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan daerah, sehingga implementasi program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (emca/jp). 

Pisah Sambut Dandim 1005/Batola, Bupati dan Wabup Dorong Penguatan Sinergi TNI dan Pemda

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar acara pisah sambut Komandan Distrik Militer (Dandim) 1005/Barito Kuala dari pejabat lama Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., kepada pejabat baru Letkol Medan Fauzi Raspati Al’ansyori, S.Sos. Kegiatan dilaksanakan di Aula Selidah, Marabahan, Senin (2/11/2026).

Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi menyambut baik kehadiran Dandim yang baru. Ia mengapresiasi kerja sama dengan pejabat sebelumnya, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan daerah, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.

H Bahrul Ilmi menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk TNI, kejaksaan, pengadilan, serta instansi terkait lainnya. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam mendorong kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Kuala.

Selain penguatan koordinasi, Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan institusi TNI di Barito Kuala. Salah satunya melalui dukungan terhadap rencana pembentukan batalyon serta penyediaan lahan seluas 50 hektare.

Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat aspek pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat setempat.

"Harapan kita, dengan adanya dukungan dari semua pihak dan elemen masyarakat, Insya Allah Batola tidak ketinggalan dengan 13 kabupaten lainnya. Kita selalu terbuka, apa saja yang bisa dilaksanakan, kami siap berdua," ungkap H Bahrul Ilmi.
Sementara itu, Wakil Bupati Barito Kuala, H Herman Susilo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Letkol Inf Anton Mahriadi atas dedikasi serta sinergi yang telah terjalin dengan pemerintah daerah selama menjalankan tugas di Kabupaten Barito Kuala. Ia juga menyampaikan harapan agar Anton Mahriadi sukses dalam menjalankan penugasan selanjutnya di Balikpapan.

Kepada Dandim yang baru, Herman Susilo menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus mengajak untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.

"Kolonel Fauzi, selamat datang. Kita bisa bekerja sama lebih intens lagi, saling berkolaborasi, sehingga apa yang menjadi visi dan tujuan kita untuk menjadikan Kabupaten Barito Kuala lebih baik dan lebih sukses lagi dapat terwujud," ujar Herman Susilo.

Acara pisah sambut ditutup dengan penyerahan cenderamata oleh Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala kepada pejabat Dandim sebelumnya. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dari para tamu undangan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas pengabdian selama bertugas di Kabupaten Barito Kuala. (dsk/ali/jp). 

Tiang Listrik Keropos dan Berdiri di Tengah Jalan, Kades Belandean Kembali Ajukan Peremajaan Tiang Listrik ke PLN

BANJARMASIN- Kepala Desa Belandean, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Elly Rahmah, kembali memperjuangkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dengan mengusulkan peremajaan serta pemindahan sejumlah tiang listrik yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Usulan tersebut disampaikan melalui koordinasi dengan PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin, Senin (2/11/2026). Langkah ini dilakukan menyusul masih adanya tiang listrik yang berdiri di tengah badan jalan serta sejumlah tiang yang kondisinya sudah tua dan mengalami kerusakan akibat termakan usia.

Elly Rahmah mengatakan, keberadaan tiang listrik di tengah jalan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas sekaligus mengancam keselamatan pengendara, baik sepeda motor maupun mobil. Risiko tersebut semakin besar pada malam hari, terutama karena minimnya penerangan jalan umum di sejumlah titik.

"Posisi tiang listrik yang berada di tengah badan jalan sangat membahayakan pengguna jalan. Apalagi pada malam hari, ketika kondisi penerangan jalan masih minim, potensi terjadinya kecelakaan semakin besar," ungkap Elly.

Ia menjelaskan, usulan peremajaan dan penataan tiang listrik tersebut sebenarnya telah disampaikan sejak 2022 melalui proposal kepada PLN ULP Marabahan. Namun, hingga kini usulan tersebut belum mendapatkan tindak lanjut maupun realisasi.

Tidak berhenti di situ, pada awal 2026 Pemerintah Desa Belandean kembali memperjuangkan usulan tersebut dengan menyampaikan proposal kepada DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melalui anggota dewan daerah pemilihan Barito Kuala, H. Achmad Maulana.

"Kami berharap usulan yang sudah beberapa kali disampaikan ini mendapat perhatian serius dan bisa segera direalisasikan. Ini menyangkut keselamatan serta kepentingan masyarakat," harap Elly.

Sebagai bentuk keseriusan, Elly Rahmah kembali mendatangi kantor PLN UP3 Banjarmasin untuk melakukan koordinasi sekaligus menyampaikan permohonan tindak lanjut. Kedatangannya diterima oleh Taufik, salah seorang petugas pada bidang pemeliharaan PLN UP3 Banjarmasin.

Dalam pertemuan tersebut, Elly memaparkan kondisi tiang listrik di lapangan, khususnya yang posisinya berada di tengah badan jalan serta tiang-tiang yang sudah lama digunakan dan mengalami kerusakan atau keropos.
Ia berharap pihak PLN dapat segera melakukan survei lapangan untuk menilai kondisi tiang listrik tersebut, sekaligus mempertimbangkan langkah penataan, pemindahan, maupun penggantian dengan tiang baru sesuai kebutuhan dan ketentuan teknis.

Menurut Elly, upaya koordinasi tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab Pemerintah Desa Belandean dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, terutama terkait keselamatan pengguna jalan dan kelayakan fasilitas jaringan kelistrikan di wilayah desa.

"Kami berharap melalui koordinasi ini pihak PLN dapat menindaklanjuti usulan tersebut. Jangan sampai keberadaan tiang listrik yang berada di tengah jalan maupun kondisinya sudah tidak layak justru terus membahayakan masyarakat," pungkasnya. (lim/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes