BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 07 April 2026

Disdukcapil Barito Timur Jemput Bola ke Pelosok, Rekam KIA di Empat SD Dusun Timur

TAMIANG LAYANG- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Timur kembali melaksanakan layanan jemput bola melalui program PELANDUKMAS (Pelayanan Adminduk Masuk Sekolah) dengan menyasar sekolah-sekolah di wilayah terpencil Kecamatan Dusun Timur, Selasa (7/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, tim Disdukcapil memberikan layanan perekaman dan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) di empat sekolah dasar, yakni SDN 1 Jaweten, SDN 2 Jaweten, SDN 1 Didi, dan SDN Dorong. Program ini bertujuan memperluas akses layanan administrasi kependudukan bagi anak-anak di wilayah yang sulit dijangkau.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Barito Timur, Muhammad Mursalin, melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Parhinto, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan kepemilikan dokumen kependudukan bagi anak usia di bawah 17 tahun.

"Pada Maret hingga April 2026, kami menargetkan 27 sekolah dasar negeri di Kecamatan Dusun Timur dapat terlayani. Karena itu, kami turun langsung ke sekolah agar seluruh anak bisa memiliki KIA,” ujarnya.

Menurutnya, layanan langsung ke sekolah merupakan bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan.

"Ini juga menjadi komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang merata hingga ke wilayah pelosok,” tambahnya.

KIA sendiri merupakan identitas resmi bagi anak yang memiliki berbagai manfaat, antara lain untuk keperluan pendidikan dan akses layanan kesehatan. Melalui program ini, Disdukcapil berharap seluruh anak di Kabupaten Barito Timur dapat terdata secara akurat dan memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.

Program PELANDUKMAS menjadi salah satu strategi Disdukcapil Barito Timur dalam meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan, sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan merata. (zi/jp).

Direses Anggota DPRD Kalteng, Ampera A.Y Mebas, Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Desa Magantis

TAMIANG LAYANG- Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas, menyerap aspirasi masyarakat yang didominasi kebutuhan infrastruktur saat reses masa persidangan I tahun sidang 2026 di Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Magantis, Kecamatan Dusun Timur, Selasa (7/4/2026), mencatat sejumlah usulan prioritas warga untuk perencanaan anggaran tahun 2027, mulai dari perbaikan sungai, pengembangan pertanian, pengaspalan jalan, hingga pembangunan jembatan.

"Ada beberapa poin penting yang menjadi usulan masyarakat, mulai dari masalah sungai, pertanian, pengaspalan jalan, hingga pembangunan jembatan,” kata Ampera kepada wartawan.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat akan dihimpun dan dilaporkan dalam sidang paripurna DPRD Kalteng sebagai hasil resmi reses. Usulan tersebut, lanjutnya, akan diperjuangkan agar masuk dalam program pembangunan daerah tahun 2027.

"Mudah-mudahan ini bisa kami sampaikan di paripurna dan diperjuangkan dalam anggaran 2027,” ujarnya.

Dalam agenda reses tersebut, Ampera dijadwalkan mengunjungi delapan titik di daerah pemilihan IV, mayoritas berada di Barito Timur, serta satu titik di Kabupaten Barito Selatan, yakni wilayah Patas.

Ia juga menekankan pentingnya penyesuaian usulan berdasarkan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan, baik kabupaten, provinsi, maupun pusat.

"Aspirasi akan kami pilah sesuai kewenangan. Yang menjadi domain provinsi akan kami dorong di tingkat provinsi,” tegasnya.

Sebelumnya, Ampera menyebut, telah mengawal anggaran perbaikan jalan provinsi ruas Patung–Hayaping senilai sekitar Rp17,5 miliar pada tahun lalu.

Ia berharap, aspirasi masyarakat dalam reses tahun ini dapat direalisasikan guna meningkatkan kesejahteraan warga. (zi/jp). 

Wabup Batola Dorong Penilaian Kinerja ASN Objektif Lewat Percepatan Manajemen Talenta

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) menggelar kegiatan persiapan percepatan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (7/4/2026), di Aula Mufakat. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Barito Kuala, Herman Susilo.

Dalam sambutannya Wabup Herman Susilo, menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta berbasis aplikasi menjadi langkah strategis untuk mewujudkan sistem penilaian kinerja ASN yang objektif dan terukur.

Menurutnya, sistem yang terintegrasi akan membantu pemerintah daerah dalam mengidentifikasi kinerja, potensi, dan kompetensi pegawai secara lebih akurat.

"Manajemen talenta bukan sekadar instrumen pengisian jabatan, tetapi upaya membangun ekosistem kerja yang sehat, produktif, dan profesional,” ujar Herman.

Ia menjelaskan, implementasi manajemen talenta memiliki sejumlah urgensi bagi organisasi perangkat daerah. Pertama, menciptakan keadilan dalam penilaian kinerja sehingga hak dan kewajiban ASN dapat diberikan secara proporsional. Kedua, mendorong optimalisasi kontribusi ASN dalam pembangunan daerah.

Selain itu, sistem ini juga menjadi fondasi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pada akhirnya, penerapan manajemen talenta diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan profesional.

Herman berharap, dukungan dan asistensi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dapat memperkuat implementasi manajemen talenta di Barito Kuala agar selaras dengan kebijakan nasional.

"Kami optimistis langkah ini dapat mewujudkan birokrasi yang adaptif dan akuntabel dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKPP Barito Kuala, H Samson, perwakilan Kantor Regional VIII BKN Kalimantan Selatan, Kepala Bagian Hukum Setda, serta Tim Percepatan Manajemen Talenta. (dsk/ali/jp). 

Bayi Prematur 980 Gram di Barito Timur Berjuang Hidup, Pemkab Siapkan Bantuan Sosial

TAMIANG LAYANG- Seorang bayi prematur asal Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, tengah berjuang untuk tumbuh sehat setelah lahir pada usia kehamilan 28 minggu dengan berat hanya 980 gram.

Bayi yang tercatat sebagai anak dari Ny. Nola itu kini telah menjalani perawatan intensif selama 36 hari di rumah sakit rujukan di Kandangan.

Asisten I Sekretariat Daerah Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, mengatakan kondisi bayi mulai menunjukkan perkembangan positif setelah penanganan gangguan pernapasan berhasil dilakukan.

"Alhamdulillah kondisi napas sudah teratasi. Saat ini fokus perawatan pada penambahan berat badan dan metode kangguru,” ujarnya, Selasa (7/4/2026). 

Di tengah proses pemulihan, keluarga bayi menghadapi keterbatasan. Ibu bayi diketahui sedang berada di rumah tahanan, sementara nenek yang mendampingi mengalami kesulitan ekonomi.

Sejumlah kebutuhan di luar tanggungan BPJS, seperti popok, perlengkapan bayi, dan biaya transportasi dari Barito Timur ke Kandangan, menjadi beban tambahan bagi keluarga.

Selain itu, keterbatasan akses pendampingan di ruang NICU membuat keluarga harus menyesuaikan waktu kunjungan, seperti saat pemberian ASI dan penerapan metode kangguru, yang turut menambah kebutuhan biaya akomodasi.

Atas hal itu, Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, memberikan perhatian dan mendorong penyaluran bantuan bagi keluarga bayi.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur saat ini tengah memproses bantuan sosial, termasuk dukungan untuk kebutuhan bayi dan biaya akomodasi bagi nenek selama mendampingi perawatan di rumah sakit.

Pemantauan kondisi bayi terus dilakukan oleh tenaga medis di rumah sakit rujukan. Ke depan, bayi tersebut masih memerlukan perhatian khusus, termasuk kontrol rutin tumbuh kembang serta kemungkinan penggunaan susu formula khusus karena ibu belum dapat menyusui secara langsung. (zi/jp). 

Senin, 06 April 2026

BUMDes Semangat Bersama Wakili Alalak di Lomba Tingkat Kabupaten, Kembangkan 4 Unit Usaha dan Raih Pendapatan Rp32 Juta

MARABAHAN- BUMDes Semangat Bersama, Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, menunjukkan kinerja positif dengan mengembangkan empat unit usaha aktif hingga 2025 dan meraih pendapatan Rp32 juta. Capaian ini mengantarkan BUMDes tersebut mewakili Kecamatan Alalak dalam Lomba BUMDes tingkat kabupaten.

Penilaian lomba dilaksanakan di Aula Desa Semangat Dalam, Senin (6/4/2026), dihadiri Tim Penilai BUMDes Kabupaten Barito Kuala, Camat Alalak, kepala desa se-Kecamatan Alalak, BPD, perangkat desa, serta Babinsa.

Kepala Desa Semangat Dalam, Norman, mengatakan desa memiliki potensi ekonomi yang besar, didukung letak geografis strategis sebagai jalur penghubung dengan desa-desa sekitar, seperti Semangat Karya dan Semangat Bhakti.

"Potensi ini terus kami dorong agar BUMDes berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Camat Alalak, M. Didik Kaharudin, mengapresiasi perkembangan BUMDes Semangat Bersama. 

Ia berharap, lomba ini menjadi momentum peningkatan kualitas pengelolaan usaha desa.

"Semoga hasilnya maksimal dan menjadi motivasi untuk terus berkembang,” katanya.

Ketua APDESI Kecamatan Alalak, Arafik, juga menilai Desa Semangat Dalam sebagai salah satu desa dengan kemajuan pesat dalam pengelolaan BUMDes.

"Kami banyak belajar dari desa ini,” ungkapnya.

Direktur BUMDes Semangat Bersama, Rahmida, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mengelola potensi lokal.

Saat ini, BUMDes mengelola empat unit usaha, yakni sewa kios, retribusi pasar, warung BUMDes, serta penyewaan lokasi ATM. Dua unit usaha utama, sewa kios dan retribusi pasar, telah menghasilkan pendapatan Rp32 juta hingga 2025.

Selain berorientasi pada profit, BUMDes juga menjalankan fungsi sosial melalui program subsidi sewa kios bagi pelaku usaha baru. Dalam program ini, pelaku usaha mendapat keringanan biaya selama tahun pertama.

"Setelah berkembang, mereka diarahkan menyewa dengan harga normal dan tempatnya diberikan kepada pelaku usaha baru,” jelas Rahmida.

Namun, pengelolaan BUMDes juga menghadapi tantangan, salah satunya dampak kebijakan PMK 81 yang menyebabkan pemotongan Dana Desa tahap ketiga, sehingga menghambat rencana pembangunan kafe desa.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah desa mengalihkan fokus ke sektor ketahanan pangan dengan mengalokasikan Rp147 juta untuk pengembangan komoditas beras.

Rahmida menegaskan, keikutsertaan dalam lomba ini bukan semata mengejar prestasi, tetapi untuk menunjukkan potensi ekonomi desa yang dapat berkembang jika dikelola secara konsisten.

"Ini tentang membuktikan bahwa desa memiliki kekuatan ekonomi yang besar,” tandasnya. (lim/jp). 

DPRD Mura Dukung Program UPPKA Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM

PURUK CAHU- Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Lita Norfiana, menyampaikan dukungannya terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam Program UPPKA Naik Kelas.

Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan bersama Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah dalam pelatihan dan mentoring peningkatan ekonomi bagi pelaku usaha pemula di Kantor Bapperida setempat, Senin (6/4/2026).

Lita mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap antusiasme para peserta. Ia menilai, kehadiran peserta yang membawa produk UMKM masing-masing menjadi bukti keseriusan dalam mengembangkan usaha.

"Antusiasme peserta hari ini luar biasa. Kami mendukung penuh kegiatan ini, termasuk pendampingan selama tiga bulan ke depan. Mereka juga sudah membawa produk masing-masing, dan ini sangat membanggakan,” ujarnya.

Menurut Lita Norfiana, produk UMKM Murung Raya memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi oleh-oleh khas daerah yang diminati para pendatang.

"Kita berharap produk-produk ini bisa menjadi incaran para pengunjung. Jadi, setiap orang yang datang ke Murung Raya wajib membawa oleh-oleh dari UMKM lokal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lina menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Murung Raya akan terus memberikan dukungan, termasuk melakukan monitoring terhadap perkembangan peserta selama masa pelatihan.

"Selama tiga bulan ke depan, kami akan ikut memantau. Evaluasi bisa dilakukan setiap minggu, serta pertemuan bulanan untuk melihat perkembangan usaha mereka,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti sekitar 70 peserta dari tiga kecamatan, dengan mayoritas peserta merupakan pelaku usaha perempuan. (maya/jp). 

Pemkab Kapuas Gelar Banama Hai dan Ngarunya, Semarakkan HUT ke-220 Kuala Kapuas

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar prosesi adat Banama Hai dan Ngarunya untuk memperingati Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-75 Pemkab Kapuas, Senin (6/4/2025). 

Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat makna sebagai bentuk pelestarian budaya serta ungkapan syukur masyarakat.

Prosesi Banama Hai diawali dari Pelabuhan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir. Iring-iringan kapal bergerak menuju Pelabuhan KP3 dengan nuansa adat yang kental. Kegiatan ini melibatkan tokoh adat, unsur pemerintah daerah, dan masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya prosesi di sepanjang Sungai Kapuas.

Setibanya di Pelabuhan KP3, rangkaian dilanjutkan dengan ritual adat Ngarunya. Prosesi tersebut mengandung nilai spiritual sebagai wujud doa dan harapan agar daerah senantiasa diberi keselamatan, keberkahan, dan kemajuan.

Setelah ritual, kegiatan ditutup dengan ramah tamah di Aula Rumah Jabatan Bupati Kapuas. Suasana berlangsung hangat, dengan para undangan saling berinteraksi dan mempererat silaturahmi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap nilai-nilai budaya lokal tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi muda, sekaligus memperkuat persatuan dalam membangun daerah. (fah/hru/jp). 

Tiang Pertama Jembatan Garuda Ditancapkan, Barito Utara Menuju Konektivitas Lebih Baik

MUARA TEWEH- Tiang pertama Jembatan Garuda resmi ditancapkan yang menandai dimulainya pembangunan infrastruktur strategis untuk meningkatkan konektivitas di Barito Utara, Senin (6/4/2026). 

Acara ground breaking digelar di wilayah Kodim 1013/Muara Teweh. Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan untuk menandai momentum penting ini. Jembatan perintis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata dan adil di seluruh wilayah.

"Jembatan Garuda ini akan membuka akses bagi wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga lebih mudah, distribusi barang lebih lancar, dan perekonomian lokal diharapkan meningkat," ujar Wabup Felix mewakili Bupati H Shalahuddin. 

Menurut dia, pembangunan jembatan ini menjadi harapan warga Desa Liang Buah dan Kecamatan Teweh Baru untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. 

Ia mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi proses pembangunan agar berjalan lancar sesuai rencana.

Dengan berdirinya Jembatan Garuda, Barito Utara diharapkan lebih terkoneksi dan siap menatap masa depan yang lebih sejahtera. (dsk/emca/jp). 

Lensa Foto Kegiatan DPRD Kota Banjarmasin Bulan Maret 2026

 

LENSA FOTO KEGIATAN DPRD KOTA BANJARMASIN 

EDISI BULAN MARET 2026


 

Sejumlah anggota DPRD Kota Banjarmasin ikuti Rapat Paripurna Penetapan Perda Tentang Tata Tertib DPRD dan Penetapan Perubahan Perda Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Pajak Daerah.

  

Wali Kota H.M Yamin HR menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin yang di terima langsung oleh unsur Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri.

 

Wali Kota H.M Yamin HR menandatangani Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun 2025 bersama ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri dan unsur pimpinan lainnya dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin.

 

Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin, menghadiri acara buka puasa bersama warga yang digelar oleh H Faisal Hariyadi di kediamannya, Jalan Pulau Laut, Banjarmasin Tengah, pada Rabu (18/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Wali Kota untuk bersilaturahmi dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

   

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri menghadiri kegiatan gontong royong bersama perwakilan menteri lingkungan hidup RI bersih-bersih di Pasar Antasari Kota Banjarmasin, kegiatan ini merupakan bagian dari Rangkaian Kegiatan Indonesia Asri yang merupakan kegiatan nasional.

  

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri menghadiri kegiatan Apel sebagai bentuk dukungan serta komitmen lembaga legislatif dalam bersinergi dengan pemerintah kota banjarmasin untuk mendorong terwujudnya lingkungan kota yang bersih , sehat, dan tertata. 

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes