BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 16 Juni 2026

DPRD Kalsel Siap Jembatani Aspirasi BEM ke Pemerintah Pusat

BANJARMASIN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan siap mengawal dan menjembatani aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan untuk disampaikan kepada pemerintah pusat.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam aksi mahasiswa yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK bersama Wakil Ketua DPRD H Kartoyo dan H Alpiya Rakhman di Gedung DPRD Kalsel, Senin (15/6/2026). Sejumlah anggota dewan turut hadir dalam dialog tersebut.

Dalam pertemuan itu, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan, antara lain penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, pembatalan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta kebutuhan pokok, penolakan revisi Undang-Undang Kepolisian, serta peningkatan kesejahteraan pendidikan, khususnya di wilayah terpencil. Mahasiswa juga meminta kehadiran Anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Selatan untuk berdialog langsung.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, menegaskan pihaknya hanya memiliki kewenangan pada level daerah, namun tetap berkewajiban menyalurkan aspirasi masyarakat ke tingkat yang lebih tinggi.

"Ini bukan ranah perda atau pergub, melainkan kebijakan di tingkat undang-undang. Tugas kami adalah menerima dan menyampaikan aspirasi ini ke pihak terkait di pusat,” ujar H Supian HK.

Ia menambahkan, DPRD Kalsel juga akan berupaya mengundang Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan agar dapat berdialog langsung dengan mahasiswa dan mendengarkan aspirasi secara terbuka.

DPRD Kalsel menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi representasi, yakni menampung, menyalurkan, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme yang sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga. (sar/ali/jp). 

Polsek Dusun Timur Fasilitasi Perdamaian, Kasus Dugaan Penganiayaan Warga Sarapat Diselesaikan Kekeluargaan

TAMIANG LAYANG- Perselisihan antarwarga yang melibatkan dugaan penganiayaan di Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, diselesaikan secara damai melalui mekanisme problem solving yang difasilitasi Polsek Dusun Timur, Selasa (16/6/2026).

Proses mediasi digelar di Mapolsek Dusun Timur dan dipimpin AIPTU Wahyudi bersama Bhabinkamtibmas Desa Sarapat, BRIPDA Darma Andika, dan Bhabinkamtibmas Desa Murutuwu, BRIPTU Firhan Rizky Ramadhan. Mediasi ini menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan yang diajukan Tri Handayano (36), warga Desa Sarapat.

Dalam perkara tersebut, terlapor adalah Supriadi K. (48), warga Desa Murutuwu, dan Uhing (51), warga Desa Liang Buah, Kabupaten Barito Utara. Peristiwa yang dipersoalkan diduga dipicu kesalahpahaman hingga berujung penganiayaan.

Melalui proses mediasi, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Pihak terlapor menyampaikan permintaan maaf yang diterima oleh pelapor.

Selain itu, disepakati pula penggantian biaya pengobatan sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian tersebut. Pelapor kemudian menyatakan kesediaannya mencabut laporan polisi dan tidak melanjutkan proses hukum di kemudian hari.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, perkara dinyatakan selesai melalui pendekatan restorative justice di tingkat kepolisian sektor.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi menyambut baik penyelesaian damai tersebut. Ia menegaskan, bahwa pendekatan musyawarah dan kekeluargaan menjadi salah satu upaya menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat. (zi/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Buka Mukerda I MUI Kalsel, Tekankan Sinergi Ulama Umara Jaga Kebangsaan

BANJARBARU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) I dan Dialog Kebangsaan yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (15/6/2026), di Hotel Grand Qinn Q Mall Banjarbaru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan, pengurus MUI se-Kalimantan Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam.

Dalam sambutannya H Supian HK, menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di Kalimantan Selatan. Ia menekankan bahwa kolaborasi tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan daerah yang religius, toleran, dan harmonis.

"Ulama dan umara harus berjalan beriringan. Melalui Mukerda dan dialog kebangsaan ini, kita satukan langkah untuk menjaga Kalimantan Selatan yang aman, toleran, dan maju,” ujarnya.

Mukerda I dan Dialog Kebangsaan ini menjadi forum strategis bagi MUI Kalsel dalam merumuskan program kerja ke depan, sekaligus memperkuat peran ulama dalam merespons isu-isu kebangsaan. 

DPRD Kalsel berharap rekomendasi yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta memperkokoh kerukunan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Dialog Kebangsaan Mukerda I MUI Kalsel. (sar/ali/jp). 

Polsek Benua Lima Gencarkan Sosialisasi Zona Integritas, Ajak Warga Tolak Korupsi dan Laporkan Pungli

TAMIANG LAYANG- Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) melalui sosialisasi kepada masyarakat di Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan BRIPKA Wahyu tersebut menyasar masyarakat di seluruh kelurahan dan desa di Kecamatan Benua Lima. Dalam sosialisasi itu, warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mendukung pelayanan publik yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

BRIPKA Wahyu menegaskan bahwa seluruh layanan kepolisian yang diberikan Polres Barito Timur maupun Polsek Benua Lima dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pungutan biaya maupun imbalan dalam bentuk apa pun.

"Masyarakat diimbau tidak memberikan uang, hadiah, atau bentuk gratifikasi lainnya kepada petugas dalam proses pelayanan,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan kampanye antikorupsi melalui aksi foto bersama sambil membentangkan pesan “Stop Korupsi” sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Zona Integritas di lingkungan Polres Barito Timur.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diajak berperan aktif mengawasi jalannya pelayanan publik. Warga diminta segera melapor apabila menemukan adanya pungutan liar (pungli), penyimpangan, atau tindakan yang tidak sesuai dengan prinsip pelayanan yang profesional dan berintegritas.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen nyata Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami bahwa seluruh pelayanan kepolisian diberikan sesuai aturan dan tidak dipungut biaya di luar ketentuan yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya penyimpangan dalam pelayanan,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan Zona Integritas menuju WBK. Partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

Dari hasil kegiatan tersebut, masyarakat memahami pentingnya pembangunan Zona Integritas serta mengetahui bahwa layanan kepolisian di Polres Barito Timur dan Polsek Benua Lima tidak dikenakan biaya di luar ketentuan yang berlaku. Warga juga menyatakan dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah nyata Polsek Benua Lima dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (zi/jp). 

Sambut 1 Muharram 1448 H, Ribuan Warga Meriahkan Pawai Ta’aruf di Kuala Pembuang

KUALA PEMBUANG- Suasana religius dan penuh semangat mewarnai Kota Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, saat ribuan warga mengikuti Pawai Ta’aruf dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam.

Kegiatan itu secara resmi dilepas oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda dari depan Stadion Gagah Lurus, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir.

Sebanyak 28 kelompok peserta ambil bagian dalam pawai tersebut. Mereka terdiri atas pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), remaja masjid, santri, pelajar, hingga masyarakat umum. Dengan membawa atribut bernuansa Islami, para peserta berjalan menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Kuala Pembuang.

Rute pawai dimulai dari Lapangan Gagah Lurus, kemudian melintasi Jalan MT Haryono, Jalan Ais Nasution, Jalan Adam Malik, dan kembali finis di Lapangan Gagah Lurus. Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta yang berlangsung tertib dan meriah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi bersama unsur Forkopimda dan sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran jajaran Polres Seruyan menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus memastikan pelaksanaannya berlangsung aman dan lancar.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Polres Seruyan menerjunkan personel di sepanjang rute pawai guna melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Pengamanan bahkan dipimpin langsung oleh Kapolres Seruyan.

AKBP Beddy Suwendi mengatakan, Pawai Ta’aruf merupakan salah satu bentuk syiar Islam yang memiliki makna penting dalam mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
"Pawai Ta’aruf ini bukan hanya tradisi menyambut Tahun Baru Islam, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh peserta dan masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

"Terima kasih kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Semoga Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, dan semangat baru bagi masyarakat Kabupaten Seruyan,” katanya.

Pawai Ta’aruf yang berlangsung meriah tersebut menjadi salah satu agenda syiar Islam yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kuala Pembuang, sekaligus menandai datangnya Tahun Baru Islam dengan penuh khidmat dan kebersamaan. (gan/jp). 

Peringati 1 Muharram 1448 H, Kapolres Bartim Ajak Personel Tingkatkan Iman dan Profesionalisme

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur (Bartim) menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Al-Harist Polres Bartim, Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh personel Polres Bartim yang beragama Islam sebagai upaya memperkuat keimanan, ketakwaan, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Peringatan Tahun Baru Islam tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat Tahun Baru Islam 1448 H Tahun 2026 Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa serta Kinerja Guna Mewujudkan Polri untuk Masyarakat".

Dalam sambutannya Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan momentum pergantian tahun Hijriah harus menjadi sarana introspeksi dan evaluasi bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian.

Menurutnya, nilai hijrah mengandung makna perubahan ke arah yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi maupun pelaksanaan tugas kedinasan. Karena itu, profesionalisme, integritas, dan pelayanan humanis kepada masyarakat harus terus ditingkatkan seiring perkembangan tantangan tugas kepolisian.

"Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, saya berharap seluruh personel Polres Barito Timur semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadikannya sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas. Mari bersama-sama membangun Polri yang semakin profesional, dekat, dan dicintai masyarakat,” ujar AKBP Eddy.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin yang dipandu Ustaz Hilmi. Seluruh peserta mengikuti pembacaan ayat suci Al-Qur’an dengan khusyuk di Masjid Al-Harist.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa akhir tahun dan doa awal tahun 1448 Hijriah. Doa dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon keberkahan, keselamatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pada tahun yang baru.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam tersebut, Polres Bartim berharap dapat memperkuat mental dan spiritual personel sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, profesional, dan humanis kepada masyarakat. (zi/jp). 

Senin, 15 Juni 2026

Wamenko Pangan RI Tinjau Sentra Cabai Desa Tawia, HSS Siap Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

KANDANGAN- Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau sentra budidaya cabai di Desa Tawia, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (15/6/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari identifikasi awal Program Prioritas Nasional Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN).

Dalam kunjungan tersebut, Hanif Faisol Nurofiq didampingi Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor dan Wakil Bupati H Suriani. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung potensi pertanian daerah serta kesiapan Kabupaten HSS dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.

Turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, H Syamsir Rahman, Wakil Ketua I DPRD HSS H Husnan, Sekretaris Daerah HSS H Muhammad Noor, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Di Desa Tawia, rombongan melakukan panen cabai bersama sekaligus berdialog dengan para petani. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi petani dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan daerah, sekaligus meninjau perkembangan budidaya cabai yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat setempat.

Desa Tawia merupakan lokasi kedua yang dikunjungi Wamenko Pangan selama berada di Kabupaten HSS. Sebelumnya, rombongan meninjau kawasan pertanian di Kecamatan Sungai Raya dan mengikuti panen padi bersama sebagai bagian dari pemetaan potensi wilayah yang mendukung pengembangan KSPEAN.

Kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat mendapat sambutan antusias dari para petani. Kunjungan tersebut dinilai menjadi dorongan bagi pelaku sektor pertanian untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di daerahnya. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki potensi pertanian yang besar dan siap mendukung program nasional. Kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pengembangan komoditas unggulan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat,” ujar H Syafrudin Noor.

Ia menambahkan, penguatan sektor pertanian melalui program-program strategis nasional diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (ari/jp). 

Wabup HSS Hadiri Peluncuran Buku "Turut Berduka Cita", Dorong Semangat Literasi Daerah

KANDANGAN- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani, menghadiri peluncuran buku "Turut Berduka Cita" karya Komunitas Penulis Hulu Sungai Selatan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten HSS, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan budaya literasi sekaligus apresiasi terhadap kreativitas penulis lokal.

Dalam sambutannya Wabup H Suriani, menyampaikan bahwa lahirnya buku karya putra daerah merupakan kontribusi nyata dalam memperkaya khazanah literasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Menurutnya, karya tulis tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga media untuk menyampaikan gagasan, nilai-nilai kehidupan, serta refleksi sosial kepada masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan memberikan apresiasi kepada seluruh penulis yang terlibat dalam penyusunan buku ini. Karya yang dihasilkan menjadi bukti bahwa semangat literasi di daerah terus tumbuh dan berkembang," ujarnya.

Ia menegaskan, buku memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan dan berbudaya. Karena itu, buku yang diluncurkan diharapkan tidak hanya menjadi koleksi perpustakaan, tetapi juga dibaca, didiskusikan, dan memberikan inspirasi bagi masyarakat luas.

Wakil Bupati juga berharap kehadiran buku "Turut Berduka Cita" dapat mendorong generasi muda untuk lebih aktif menulis dan berkarya. Menurutnya, literasi merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang kreatif, kritis, dan berdaya saing.

"Kepada seluruh penulis yang terlibat, saya mengucapkan selamat dan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan. Teruslah berkarya dan menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda Hulu Sungai Selatan," katanya.

Peluncuran buku berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten HSS, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSS, anggota Komunitas Penulis HSS, para guru, pegiat seni dan literasi, mahasiswa, pelajar, serta sejumlah tamu undangan.

Melalui peluncuran buku ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berharap ekosistem literasi daerah semakin berkembang dan mampu melahirkan lebih banyak karya berkualitas yang memberi manfaat bagi masyarakat. (ari/jp). 

Kepala Desa Kali Napu Ajak Warga Dukung dan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

TAMIANG LAYANG- Kepala Desa Kali Napu, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Hairollah, mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang akurat kepada petugas sensus yang bertugas di lapangan.

Ajakan tersebut disampaikan Hairollah kepada warga Desa Kali Napu sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperoleh data ekonomi yang lengkap dan terpercaya. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting untuk menyukseskan kegiatan sensus.

"Kami mengajak seluruh warga untuk memberikan data yang sebenarnya saat petugas sensus datang ke rumah," ujar Hairollah, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, data yang dikumpulkan melalui sensus akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Hairollah berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan keterangan yang sesuai dengan kondisi sebenarnya. Kejujuran dalam penyampaian data dinilai akan membantu menghasilkan informasi yang akurat dan bermanfaat.

Pemerintah desa, lanjutnya, siap mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Desa Kali Napu agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal bagi kepentingan pembangunan daerah maupun nasional. (zi/jp). 

Firman Yusi Tanam Pohon di SMKN 1 Muara Uya, Tekankan Pengamalan Nilai Pancasila Lewat Pelestarian Lingkungan

TABALONG- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Firman Yusi, menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila di SMKN 1 Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia melalui aksi penanaman pohon di lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan itu, Firman bersama siswa dan guru menanam sejumlah pohon buah sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Firman menegaskan, Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

"Menanam pohon adalah salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila. Pohon yang kita tanam hari ini tidak hanya bermanfaat bagi kita, tetapi juga bagi generasi yang akan datang. Ini mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap sesama,” ujar Firman Yusi.

Politisi Fraksi PKS itu juga mengajak pihak sekolah dan peserta didik untuk menjadikan kegiatan menanam serta merawat pohon sebagai kebiasaan berkelanjutan. Menurutnya, selain berdampak pada pelestarian lingkungan, pohon buah yang ditanam juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi lingkungan sekolah di masa mendatang.

Ia menambahkan, tantangan lingkungan saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan ruang hijau, hingga persoalan sampah. Karena itu, generasi muda dinilai perlu dilibatkan secara aktif dalam upaya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab kebangsaan.

"Nilai-nilai Pancasila mengajarkan kita untuk menghormati kehidupan dan menjaga keseimbangan alam. Ketika kita menjaga lingkungan, sesungguhnya kita sedang menjaga masa depan bangsa,” katanya.

Pihak SMKN 1 Muara Uya menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai kombinasi sosialisasi dan aksi nyata penanaman pohon dapat memperkuat pemahaman siswa tentang pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran di kalangan pelajar bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari pembentukan karakter warga negara yang berlandaskan Pancasila serta berorientasi pada keberlanjutan kehidupan. (sar/ali/jp). 

Jelang MTQ Korpri dan Sinode GKE, Pemkab Murung Raya Percepat Persiapan dan Penataan Kota

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri VII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) yang akan digelar dalam waktu dekat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Asisten I Setda Murung Raya, Rahmat K. Tambunan, saat memimpin apel gabungan rutin di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Senin (15/6/2026).

Dalam arahannya, Rahmat menyampaikan pesan Bupati terkait pentingnya kesiapan sarana pendukung, termasuk fasilitas penginapan bagi para peserta dan tamu yang akan menghadiri MTQ Korpri VII maupun Sinode Umum XXV GKE yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.

Menurutnya, kesiapan penyelenggaraan kedua agenda berskala besar tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat Murung Raya akan menjadi tuan rumah sekaligus wajah daerah di hadapan para tamu dari berbagai wilayah.

Selain memastikan kesiapan fasilitas pendukung, Bupati juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kegiatan kerja bakti dan mempercepat penataan kawasan perkotaan guna menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman.

"Seluruh organisasi perangkat daerah diminta meningkatkan kebersihan lingkungan kantor, melakukan penataan kawasan kota, pemangkasan pohon, serta pengangkutan sampah di sejumlah titik strategis di Puruk Cahu,” ujar Rahmat.

Adapun lokasi yang menjadi fokus penataan antara lain kawasan Simpang Pemda, Bundaran Batu Bara, Bundaran Emas, Alun-Alun Jorih Jerah, Kompleks Masjid Agung, area depan Rumah Jabatan Wakil Bupati, Kristian Center, hingga kawasan Bukit Jantur.

Rahmat menambahkan, upaya pembenahan tersebut juga merupakan bagian dari persiapan menyambut Hari Jadi Kabupaten Murung Raya, sehingga wajah ibu kota kabupaten dapat tampil lebih tertata dan representatif.

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah agar menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan secara cermat dan selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sehingga program pembangunan yang direncanakan memiliki arah dan dasar perencanaan yang jelas.

Menutup arahannya, Rahmat mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

"Keberhasilan penyelenggaraan berbagai agenda daerah tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas pelayanan dan sinergi seluruh aparatur pemerintah,” tegasnya. (dsk/maya/jp). 

Nobar Piala Dunia 2026, Polres Tabalong Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

TANJUNG- Polres Tabalong menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama berbagai elemen masyarakat di Aula Polres Tabalong, Jalan Ir. PHM Noor, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Tabalong Kompol Hasanuddin, S.H., para pejabat utama Polres Tabalong, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tabalong, Ketua Ormas Laung Kuning Tabalong Iberahim beserta anggota, anggota KNPI Kabupaten Tabalong, Komunitas Motor RX-King Tabalong, serta personel Polres Tabalong.

Ketua pelaksana kegiatan, AKP Asep Dedi Hermawan, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan turut menyukseskan acara tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan nobar ini,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menyaksikan pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 antara Tim Nasional Swedia melawan Tim Nasional Tunisia. Laga berlangsung menarik dan berakhir dengan kemenangan Swedia dengan skor telak 5-1.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan nobar menjadi salah satu upaya Polres Tabalong untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

"Kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan kebersamaan dalam menyaksikan ajang olahraga dunia, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Kami berharap hubungan yang harmonis serta kerja sama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tabalong dapat terus terjalin dengan baik,” katanya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan menjadi bukti kuatnya kemitraan antara Polres Tabalong dengan berbagai elemen masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tabalong berharap sinergi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat dapat terus ditingkatkan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tabalong. (fah/jp). 

Hadapi Puncak Kemarau 2026, Camat Pematang Karau Instruksikan Pos MPA Desa Tuyau Siaga 24 Jam

TAMIANG LAYANG- Camat Pematang Karau, Setia Murni, S.IP., M.M., menegaskan Pos Lapangan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Tuyau harus aktif dan siaga selama 24 jam untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat pada puncak musim kemarau 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Camat Setia Murni saat memberikan arahan kepada pengurus dan anggota Pos Lapangan MPA Desa Tuyau, Senin (15/6/2026). 

Menurutnya, wilayah Bambulung dan sekitarnya merupakan kawasan yang setiap tahun menghadapi risiko tinggi terjadinya karhutla saat musim kemarau.

Mengacu pada data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau tahun 2026 diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September. Karena itu, seluruh unsur penanggulangan karhutla diminta meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini.

"Api kecil yang dianggap sepele dapat berkembang menjadi bencana besar. Waktu kita tidak banyak. Semua pihak harus siap sebelum memasuki puncak musim kemarau,” tegas Camat.

Camat juga memberikan empat penekanan utama kepada Pos Lapangan MPA Desa Tuyau. Pertama, memperkuat deteksi dini dan mempercepat pelaporan setiap indikasi kebakaran. Anggota MPA diminta rutin melakukan patroli serta memantau titik-titik rawan kebakaran.

Menurutnya, keberhasilan pengendalian karhutla sangat ditentukan oleh kecepatan informasi yang diterima petugas di lapangan.

"Begitu menemukan asap atau aktivitas pembakaran, segera laporkan kepada pemerintah kecamatan, BPBD, Polsek dan Koramil. Semakin cepat laporan disampaikan, semakin besar peluang mencegah kebakaran meluas,” ujarnya.

Penekanan kedua adalah penerapan prinsip “Cegah, Tangani dan Tindak”. Upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika terjadi kebakaran, anggota MPA diminta segera melakukan penanganan awal sebelum api membesar.

Sementara terhadap pelaku pembakaran lahan, Camat meminta adanya koordinasi dengan aparat TNI dan Polri untuk proses penegakan hukum.

"Tidak boleh ada toleransi terhadap tindakan pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan bencana,” katanya.

Selain itu, Camat menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam penanganan karhutla. Ia menyebut, bahwa pengendalian kebakaran tidak bisa dibebankan kepada pemerintah, TNI atau Polri semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif MPA, relawan, perusahaan dan masyarakat.

"Semua harus bergerak bersama dalam satu koordinasi agar upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla berjalan efektif,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat juga mengingatkan pentingnya keselamatan petugas selama bertugas di lapangan. Anggota MPA diminta menggunakan alat pelindung diri (APD), membawa perlengkapan pendukung yang memadai dan tidak bekerja sendiri, terutama saat melakukan patroli di kawasan lahan gambut.

Sebagai bentuk penguatan kesiapsiagaan, Camat meminta Kepala Desa Tuyau memastikan Pos Lapangan MPA beroperasi selama 24 jam selama periode rawan karhutla. Sistem absensi, logbook patroli dan laporan harian juga diwajibkan berjalan secara tertib sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi.

Di akhir arahannya, Camat menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota MPA dan relawan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

"Peran MPA dan relawan sangat penting. Tanpa dukungan mereka, pemerintah tidak mungkin mampu mengawasi seluruh wilayah yang rawan karhutla,” pungkasnya. (zi/jp). 

Kapolres Bartim Hadiri Pelepasan Siswa TK Kemala Bhayangkari 21, Tekankan Pentingnya Pendidikan Usia Dini

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur menghadiri kegiatan pelepasan siswa TK Kemala Bhayangkari 21 di Aula Pratisarawirya Polres Barito Timur, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momen penting bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan anak usia dini sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah dasar. Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa, seperti tarian, pembacaan doa, pertunjukan kreativitas, dan persembahan lagu yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan.

Dalam sambutannya AKBP Eddy Santoso, menegaskan bahwa pendidikan usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta kepercayaan diri anak.

"Pelepasan ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal perjalanan pendidikan yang lebih panjang. Kami berharap anak-anak terus belajar, berprestasi, menghormati orang tua dan guru, serta menjadi generasi yang membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa,” ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada para guru TK Kemala Bhayangkari 21 atas dedikasi mereka dalam mendidik dan membimbing anak-anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan dan peran aktif keluarga.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur, menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat taman kanak-kanak. 

Ia berharap, ilmu dan nilai-nilai karakter yang ditanamkan selama masa belajar dapat menjadi bekal bagi anak-anak dalam menempuh pendidikan berikutnya.

Prosesi pelepasan dan penyerahan piagam penghargaan menjadi momen yang paling mengharukan bagi para orang tua. Suasana penuh kebahagiaan dan kebersamaan mewarnai acara hingga selesai.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Barito Timur bersama Bhayangkari menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini sebagai investasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berkarakter.

Acara berlangsung lancar, aman, dan penuh kehangatan, ditutup dengan kebahagiaan para siswa, guru, serta orang tua yang menyaksikan langkah awal anak-anak menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (zi/jp). 

Kejari Bartim Selamatkan Aset Daerah Rp35,7 Miliar, Lahan 44,77 Hektare Kembali ke Pemkab

TAMIANG LAYANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Timur berhasil menyelamatkan aset milik Pemerintah Kabupaten Barito Timur berupa lahan seluas 44,77 hektare dengan nilai mencapai Rp35,759 miliar. Aset tersebut kini resmi kembali dalam penguasaan pemerintah daerah setelah melalui proses pendampingan hukum dan mediasi yang dilakukan kejaksaan.

Penyerahan aset dilakukan secara simbolis di Ruang Rapat Kantor Bupati Barito Timur, Senin (15/6/2026), dan dihadiri Bupati Barito Timur, M. Yamin, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, Sekretaris Daerah Misnohartaku, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat.

Lahan yang berhasil dipulihkan tersebut berada di bawah pengelolaan UPTD Pengembangan Ternak Bangi, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur.

Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Rahmad Isnaini, mengatakan keberhasilan pengembalian aset itu berawal dari Surat Kuasa Khusus (SKK) yang diberikan pemerintah daerah kepada kejaksaan untuk melakukan pendampingan dan upaya penyelamatan aset yang selama ini dikuasai pihak tertentu.

Menurut Rahmad, proses pemulihan aset tidak berjalan mudah. Kejaksaan harus melakukan empat kali mediasi sebelum akhirnya pihak yang menguasai lahan mengakui bahwa tanah tersebut merupakan aset sah milik Pemerintah Kabupaten Barito Timur.

"Pengambilalihan aset ini sesuai Surat Kuasa Khusus yang diberikan pemerintah daerah kepada kejaksaan. Dalam prosesnya memang tidak mudah, tetapi akhirnya aset tersebut dapat kembali kepada pemerintah daerah,” ujar Rahmad.

Ia menjelaskan, lahan tersebut berasal dari hibah masyarakat sebelum Kabupaten Barito Timur terbentuk dan masih menjadi bagian dari Kabupaten Barito Selatan. Saat itu, masyarakat menghibahkan lahan seluas sekitar 150 hektare untuk kepentingan pemerintah.

Dari total luasan tersebut, lahan yang masuk dalam Surat Kuasa Khusus dan berhasil dipulihkan saat ini mencapai 44,77 hektare.

"Untuk lahan lain di luar luasan tersebut, tentu akan kami tindak lanjuti apabila ada permintaan kembali dari pemerintah daerah,” katanya.

Keberhasilan penyelamatan aset ini diharapkan dapat memperkuat pengamanan barang milik daerah sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset pemerintah untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah. (zi/jp)..

Bupati Heriyus Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV, Murung Raya Catat Sejarah Baru

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Murung Raya yang akan memperkuat Kontingen Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, Senin (15/6/2026).

Pelepasan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya dan dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Wanita Heriyus, pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD), peserta kontingen, serta sejumlah undangan.

Dalam sambutannya Bupati Heriyus, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh peserta yang dipercaya mewakili daerah pada ajang nasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam Pesparawi menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk membawa nama baik Kabupaten Murung Raya dan Provinsi Kalimantan Tengah.

"Berikan penampilan terbaik, jaga kekompakan, disiplin, dan semangat pelayanan. Bawalah nama baik Murung Raya, Kalimantan Tengah, sekaligus memuliakan nama Tuhan melalui talenta yang dimiliki,” ujar Heriyus.

Tahun ini, Kabupaten Murung Raya kembali dipercaya memperkuat Kontingen Kalimantan Tengah pada kategori Solo Remaja Putri dan Paduan Suara Wanita. Kepercayaan tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan seni paduan suara gerejawi yang terus berkembang di daerah tersebut.

Heriyus juga mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih kontingen Murung Raya. Untuk pertama kalinya, kategori Paduan Suara Wanita dari Kabupaten Murung Raya mendapat kesempatan tampil pada ajang Pesparawi tingkat nasional, sebuah capaian yang dinilai sebagai sejarah baru bagi daerah.

Menurutnya, Pesparawi tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat iman, mengembangkan talenta, serta mempererat persaudaraan umat Kristiani dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati berharap seluruh peserta dapat menjaga kesehatan, fokus selama mengikuti rangkaian kegiatan, serta mampu memberikan hasil terbaik bagi Kalimantan Tengah.

Ia juga mengajak masyarakat dan jemaat gereja di Murung Raya untuk memberikan dukungan dan doa agar seluruh kontingen diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran selama mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.

Keikutsertaan kontingen Murung Raya pada ajang nasional tersebut diharapkan tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi di bidang seni, budaya, dan pelayanan keagamaan. (dsk/maya/jp). 

Pemkab Bartim Terima Kembali Aset Tanah Bangi Wao, Bupati Tekankan Pengelolaan Optimal

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur resmi menerima penyerahan aset tanah UPT Pengembangan Ternak Bangi Wao dari Kejaksaan Negeri Barito Timur, di Aula Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Senin (15/6/2026).

Penyerahan aset tersebut menjadi langkah penting dalam upaya penyelamatan dan pemulihan aset daerah sekaligus memperkuat pemanfaatannya untuk mendukung pembangunan sektor peternakan dan ketahanan pangan di Kabupaten Barito Timur.

Acara tersebut dihadiri Bupati Barito Timur, M. Yamin, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, jajaran Kejaksaan Negeri Barito Timur, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati M. Yamin, menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Barito Timur atas dukungan dan pendampingan yang diberikan hingga aset tersebut kembali menjadi aset pemerintah daerah.

"Peran Kejaksaan dalam pemulihan aset negara dan daerah merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Menurut M. Yamin, aset tanah UPT Pengembangan Ternak Bangi Wao memiliki nilai strategis karena dapat mendukung pengembangan sektor peternakan, peningkatan ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta kesejahteraan petani dan peternak.

Ia menegaskan, pengembalian aset tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatannya sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dengan kembalinya aset ini ke dalam penguasaan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, kita memiliki tanggung jawab bersama untuk mengelola, memanfaatkan, dan mengamankannya secara optimal,” katanya.

Bupati juga menginstruksikan organisasi perangkat daerah terkait untuk segera melakukan penataan administrasi, pengamanan fisik, pencatatan aset, serta menyusun rencana pemanfaatan yang produktif agar keberadaan aset tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, M. Yamin menekankan bahwa setiap aset daerah merupakan milik masyarakat yang harus dikelola secara tertib, profesional, dan bertanggung jawab.

Ia berharap, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barito Timur dan Kejaksaan Negeri Barito Timur terus diperkuat, tidak hanya dalam penyelamatan aset daerah, tetapi juga dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik yang lebih berkualitas.

Pada kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur beserta jajaran atas komitmen dan dedikasi dalam membantu pemerintah daerah menjaga serta mengamankan aset daerah demi kemajuan Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Polsek Muara Uya Pantau Pertumbuhan Jagung Pakan di Tabalong, Dukung Ketahanan Pangan

TANJUNG- Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Uya melakukan monitoring dan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pakan di Desa Simpung Layung, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Senin (15/6/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Monitoring dilakukan di lahan seluas sekitar 2 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Lumbung Rejeki yang bekerja sama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Tabalong.

Kapolsek Muara Uya, IPDA Rahmadi Ansyar, S.H., menugaskan Aiptu Teguh R dan Brigadir Hendri untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung yang telah berusia sekitar 53 hari dan diproyeksikan panen pada Agustus 2026.

Tanaman jagung pakan tersebut ditanam dengan pola monokultur menggunakan pengolahan lahan berbasis traktor, sementara pemeliharaan dilakukan secara mandiri oleh anggota kelompok tani.

Hasil pemantauan menunjukkan tanaman tumbuh dengan baik. Namun, petani masih menghadapi sejumlah kendala, terutama ketergantungan pada air hujan serta ancaman serangan hama yang dapat memengaruhi produktivitas.

Terpisah, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Polri terus mendukung program pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan.

"Polri hadir melalui pendampingan dan monitoring agar program ketahanan pangan berjalan optimal. Sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bagian dari upaya mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan di daerah. (fah/jp). 

Dana Desa Barito Timur 2026 Capai Rp27 Miliar, Tahap II Masih Berproses di Delapan Desa

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dan Sosial menyampaikan perkembangan penyaluran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2026.

Kepala Bidang Informasi, Pembangunan, dan Kawasan Perdesaan pada DPMDSos Barito Timur, Peri Rusiani, mengatakan total pagu Dana Desa tahun 2026 untuk 100 desa di Kabupaten Barito Timur mencapai Rp27.076.246.000.

Menurut Peri, penyaluran Dana Desa dilakukan dalam dua tahap. Pada Tahap I, dana sebesar Rp11.256.556.400 telah disalurkan kepada seluruh 100 desa di Kabupaten Barito Timur.

Sementara itu, untuk Tahap II, penyaluran telah terealisasi kepada 98 desa. Adapun delapan desa lainnya masih dalam proses penyaluran.

Selain Dana Desa, Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga mengalokasikan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2026 sebesar Rp60.617.300.400. Penyaluran ADD dilakukan dalam tiga tahap.

"Penyaluran Tahap I sebesar 40 persen telah dilaksanakan pada Maret hingga April 2026 dan seluruh desa telah menerima dana tersebut,” ujar Peri, Senin (15/6/2026). 

Selanjutnya, penyaluran Tahap II sebesar 40 persen dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 dan saat ini masih dalam proses penyaluran.

Adapun penyaluran Tahap III sebesar 20 persen direncanakan dilakukan pada Oktober 2026.

Peri berharap, seluruh proses penyaluran Dana Desa dan ADD dapat berjalan lancar sehingga mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. (zi/jp). 

Kapolsek Pematang Karau dan Bhayangkari Salurkan Bansos ke Warga Muara Palantau Jelang Hari Bhayangkara ke-80

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, bersama jajaran dan Bhayangkari Ranting Pematang Karau menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga Desa Muara Palantau, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Penyaluran bantuan dilakukan dengan menggunakan speedboat karena akses menuju desa tersebut sebagian besar hanya dapat ditempuh melalui jalur sungai. Kondisi ini tidak menghalangi jajaran Polsek untuk menjangkau warga di wilayah terpencil.

Bantuan diserahkan langsung di kediaman warga penerima, Mama Riki, oleh Kapolsek Pematang Karau didampingi Ketua Ranting Bhayangkari, anggota Bhayangkari, Kasium, serta Bhabinkamtibmas setempat. Kegiatan juga dirangkai dengan silaturahmi dan dialog bersama warga.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek IPDA Rikardo Hutahaean, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan,” ujar IPDA Rikardo Hutahaean.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban warga serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Pematang Karau.

Warga penerima menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka menilai kegiatan tersebut menunjukkan kedekatan Polri dengan masyarakat di tingkat desa. (zi/jp). 

Bunda Guru Barito Timur Tegaskan Komitmen Perkuat Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

TAMIANG LAYANG- Bunda Guru Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty, menegaskan komitmennya untuk berperan aktif sebagai penggerak, motivator, sekaligus mitra strategis dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Ny. Misnawaty dalam acara Pengukuhan Bunda Guru PGRI Kabupaten Barito Timur beserta kelengkapan organisasi, di Aula Rumah Jabatan Bupati setempat, Senin(15/6/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati, Wabup Barito Timur, sekda, kepala OPD, pengurus PGRI, serta para pendidik dari berbagai jenjang pendidikan, dan tamu undangan lainnya. 

Ny. Misnawaty menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai Bunda Guru PGRI Kabupaten Barito Timur. Ia menilai, amanah tersebut bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan dedikasi dan keikhlasan.

"Peran Bunda Guru bukan hanya simbol, tetapi juga sebagai penggerak, motivator, dan mitra strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa Bunda Guru diharapkan dapat memperkuat semangat para pendidik serta menjadi jembatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, guru tidak hanya berperan dalam transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan karakter, akhlak mulia, serta masa depan generasi muda.

Melalui organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ny. Misnawaty juga berharap adanya sinergi yang lebih kuat dalam merumuskan program-program yang berfokus pada peningkatan mutu pendidikan serta kesejahteraan guru.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan terhadap dunia pendidikan demi mewujudkan generasi Barito Timur yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan berdaya saing.

"Bersama Bunda Guru, kita dukung guru yang berdedikasi, kita kuatkan pendidikan yang berkualitas, dan kita wujudkan generasi Barito Timur yang unggul dan berkarakter,” tegasnya. (zi/jp). 

Hadapi Musim Kemarau 2026, Pos Lapangan Karhutla Barito Timur Resmi Diaktifkan di Pematang Karau

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama TNI, Polri, BPBD, dan unsur terkait menggelar Apel Aktivasi Pos Lapangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor Kecamatan Pematang Karau, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau 2026.

Apel dihadiri BPBD Barito Timur, Camat Pematang Karau, Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, unsur Muspika, personel TNI-Polri, relawan, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta sejumlah tamu undangan.

Aktivasi Pos Lapangan Karhutla menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung upaya pencegahan, deteksi dini, pemantauan wilayah rawan, hingga percepatan penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan kesiapan personel, peralatan, serta sistem koordinasi yang akan digunakan selama masa siaga Karhutla. Langkah ini dinilai penting mengingat Kecamatan Pematang Karau memiliki kawasan hutan dan lahan yang cukup luas dan berpotensi terdampak kebakaran saat musim kemarau.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, mengatakan pencegahan Karhutla memerlukan keterlibatan seluruh pihak, termasuk masyarakat.

"Apel ini menjadi wujud kesiapan bersama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, relawan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya pencegahan maupun penanggulangan Karhutla,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Dengan diaktifkannya Pos Lapangan Karhutla, diharapkan respons terhadap kejadian kebakaran dapat dilakukan lebih cepat, terukur, dan terkoordinasi sehingga risiko Karhutla dapat ditekan semaksimal mungkin.

Apel tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga wilayah Barito Timur dari ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau 2026. (zi/jp). 

Gerak Cepat Tanpa Ampun! Dua Pelaku Curanmor di Bartim Dibekuk Polisi dalam Hitungan Jam

TAMIANG LAYANG- Jajaran Unit Reskrim Polsek Dusun Timur bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Barito Timur (Bartim) berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dan menangkap dua terduga pelaku kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.

Kedua pelaku berinisial AR (29) dan DW (26) diamankan di Desa Batu Putih, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Senin (15/6/2026). Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna merah-hitam bernomor polisi DA 4576 UA beserta STNK dan BPKB.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H. melalui Kasihumas Polres Bartim AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan korban yang kehilangan sepeda motor di kawasan Jalan Patianom, Gang Sejahtera, Kelurahan Tamiang Layang.

Berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/08/VI/2026, peristiwa terjadi pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelum kejadian, pelaku AR diketahui datang ke kontrakan korban dengan alasan berkunjung. Tak lama kemudian, AR berpamitan untuk pergi ke warung. Namun, saat korban keluar rumah, sepeda motor yang sebelumnya terparkir di teras bersama kunci kontaknya sudah tidak berada di tempat.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp6 juta dan segera melaporkannya ke Polsek Dusun Timur.

"Begitu menerima laporan, Kapolres memerintahkan pembentukan tim gabungan untuk melakukan penyelidikan. Tim Reskrim Polsek Dusun Timur yang dibackup Resmob Polres Bartim dan Reskrim Polsek Ampah langsung bergerak melakukan pelacakan terhadap pelaku,” ujar AKP Eko.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku. Tim kemudian melakukan pengejaran dan mengamankan AR serta DW di Desa Batu Putih.

"Saat ini kedua pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Polsek Dusun Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian kendaraan bermotor lainnya,” tambahnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan melanggar Pasal 477 huruf e dan/atau huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

AKP Eko menegaskan komitmen Polres Bartim dalam memberantas tindak pidana pencurian, termasuk curas, curat, dan curanmor.

"Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan. Masyarakat diimbau selalu memarkir kendaraan di tempat aman, menggunakan kunci ganda, serta segera melapor melalui Call Center 110 apabila melihat aktivitas mencurigakan,” tegasnya. (zi/jp). 

Pengukuhan Bunda Guru dan Pengurus PGRI, Bupati M. Yamin Tekankan Penguatan SDM Unggul di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk terus memperkuat kualitas pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui sinergi antara pemerintah daerah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan.

Penegasan tersebut disampaikan saat pengukuhan Bunda Guru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Timur, melantik kelengkapan organisasi PGRI, serta membuka Konferensi Kerja PGRI Barito Timur di Aula Rumah Jabatan Bupati, Senin (15/6/2026).

Acara tersebut dihadiri Wabup Bartim, Sekda, kepala OPD, pengurus PGRI, dan tamu undangan lainnya. 

M. Yamin menegaskan, bahwa pengukuhan Bunda Guru dan pelantikan pengurus PGRI tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Barito Timur.

"Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk PGRI,” tegasnya.

Menurutnya, Bunda Guru bersama jajaran organisasi PGRI memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pembentukan karakter peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan berpihak kepada anak. Kehadiran Bunda Guru diharapkan mampu menjadi penggerak sekaligus teladan dalam mendukung tugas guru mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kabupaten Barito Timur yang selama ini konsisten berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan dan meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik di daerah.

Ia berharap, kepengurusan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

"Saya percaya dengan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan dedikasi yang tinggi, Bunda Guru dan seluruh pengurus PGRI dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun generasi Barito Timur yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing di masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, M. Yamin menekankan pentingnya peran PGRI sebagai organisasi profesi yang solid, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut insan pendidikan untuk terus berinovasi tanpa mengabaikan pembentukan karakter dan nilai moral peserta didik.

Melalui Konferensi Kerja PGRI tersebut, Bupati berharap lahir berbagai program kerja yang inovatif dan selaras dengan kebutuhan pendidikan masa kini, sehingga mampu memperkuat upaya peningkatan kualitas SDM di Barito Timur.

"Pendidikan akan terus menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah untuk mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (zi/jp). 

Polsek Benua Lima Tutup Turnamen Voli dalam Rangka Memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80

TAMIANG LAYANG- Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, menutup turnamen bola voli putra dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan Voli Polsek Benua Lima, Minggu (14/6/2026) sore.

Penutupan turnamen dihadiri Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu beserta istri, Sekretaris Kecamatan Benua Lima, Kapolsek Benua Lima IPDA Ichvan Herianto, perwakilan Danramil Pasar Panas, Ketua Karang Taruna Kecamatan Benua Lima, anggota Yonif 924/Uria Mapas, anggota Koramil Pasar Panas, personel Polsek Benua Lima, serta masyarakat setempat.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan turnamen tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

"Turnamen ini menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan dan sportivitas, sekaligus mempererat hubungan antarwilayah dan instansi," ujarnya.

Sebanyak 14 tim voli putra berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Peserta berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Timur, yakni Kecamatan Benua Lima, Patangkep Tutui, Awang, dan Dusun Timur, serta dari Yonif TP 924/Uria Mapas, Kabupaten Tabalong, dan Kabupaten Balangan.
Setelah melalui rangkaian pertandingan yang berlangsung kompetitif, Tim Juna Asla Tabalong berhasil meraih gelar juara I. Posisi juara II ditempati Tim Polsek Benua Lima A, disusul Tim Batalyon TP 924/Uria Mapas sebagai juara III. Sementara itu, Tim Falcon B Benua Lima meraih predikat juara harapan I.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Melalui kegiatan olahraga tersebut, Polsek Benua Lima berharap sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp).

Minggu, 14 Juni 2026

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Dusun Timur Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu di wilayah hukumnya, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E., didampingi Ketua Ranting Bhayangkari Cabang Dusun Timur beserta jajaran. Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok dan bantuan sosial lainnya untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E., mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

"Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat, sehingga terjalin hubungan yang semakin harmonis dan saling mendukung dalam menjaga keamanan lingkungan.

Warga penerima bantuan menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Polsek Dusun Timur. Mereka berharap program serupa dapat terus dilaksanakan karena dinilai membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polsek Dusun Timur berharap dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80. (zi/jp). 

Kloter Terakhir Jemaah Haji Kapuas Tiba di Tanah Air, Pemulangan Berjalan Lancar

BANJARMASIN- Sebanyak 35 jemaah haji asal Kabupaten Kapuas yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 8 Embarkasi Banjarmasin (BDJ) tiba di tanah air, Minggu (14/6/2026). Kedatangan kloter terakhir tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji Kabupaten Kapuas tahun 2026 yang berlangsung aman dan lancar.

Para jemaah disambut keluarga, kerabat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin. Penyambutan dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Kabupaten Kapuas, Romulus, yang hadir mewakili Bupati Kapuas.

Romulus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah ke daerah asal.

Menurutnya, pengalaman spiritual yang diperoleh selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan jemaah, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

"Kami bersyukur seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT dan para jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur," ujar Romulus.

Ia juga menyampaikan salam dan ucapan selamat dari Bupati dan Wakil Bupati Kapuas kepada seluruh jemaah yang telah kembali ke tanah air.

Suasana haru dan bahagia mewarnai penyambutan jemaah. Keluarga yang telah menunggu kepulangan para jemaah tampak antusias menyambut anggota keluarga mereka yang kembali dari Tanah Suci.

Romulus berharap, para jemaah dapat menjaga kemabruran hajinya dan menjadi teladan di tengah masyarakat melalui sikap, perilaku, serta semangat kebersamaan yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kapuas, Sutrisno, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan kloter terakhir jemaah haji asal Kapuas dalam kondisi selamat.

"Kami bersyukur seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, petugas haji, tenaga kesehatan, hingga keluarga jemaah yang senantiasa memberikan dukungan dan doa," katanya.

Sutrisno berharap, seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh serta mampu menjadi teladan dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah memberikan pelayanan kepada jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

"Dengan tibanya kloter terakhir ini, seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji Kabupaten Kapuas tahun 2026 telah selesai. Semoga para jemaah senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam suasana penuh kebahagiaan," tutupnya.

Kepulangan Kloter 8 BDJ sekaligus menandai berakhirnya seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Kabupaten Kapuas tahun 2026 dengan lancar dan selamat hingga kembali ke daerah asal. (fah/hru/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes