BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Kamis, 05 Februari 2026

Musrenbangcam Pematang Karau 2026 Himpun 287 Usulan Pembangunan Senilai Rp236,7 Miliar

TAMIANG LAYANG- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pematang Karau Tahun 2026 resmi digelar, Kamis (5/2/2026). 

Kegiatan tersebut sebagai forum strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat untuk perencanaan pembangunan tahun mendatang.

Dalam sambutannya Camat Setia Murni, menyampaikan bahwa Musrenbang Kecamatan merupakan tahapan penting yang menjembatani usulan masyarakat dari desa menuju perencanaan pembangunan daerah. Musrenbang ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang Desa yang telah dilaksanakan pada 15–25 Januari 2026 di 13 desa se-Kecamatan Pematang Karau.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, total usulan yang dihimpun sebanyak 287 usulan dengan nilai anggaran mencapai Rp236 miliar. Usulan tersebut berasal dari berbagai sektor pembangunan yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat.

Rincian usulan tersebut meliputi 16 usulan prioritas kecamatan dengan nilai Rp81,15 miliar. Sektor Pekerjaan Umum, Bina Marga, Sarana dan Prasarana mendominasi dengan 90 usulan senilai Rp144,09 miliar. Selanjutnya sektor Pendidikan sebanyak 38 usulan senilai Rp10,7 miliar, sektor Pertanian sebanyak 107 usulan dengan nilai Rp45,16 miliar, sektor Kesehatan sebanyak 35 usulan senilai Rp29,88 miliar, serta sektor Pemerintahan dan bidang lainnya sebanyak 17 usulan dengan nilai Rp6,94 miliar.

Camat Setia Murni juga memaparkan kondisi wilayah Kecamatan Pematang Karau yang memiliki luas sekitar 579 km², terdiri dari 13 desa dengan 70 RT dan 14 RW. Dari sisi potensi wilayah, sektor pertanian dan perkebunan menjadi penyumbang penting terhadap PDRB kecamatan, dengan komoditas utama berupa padi dan tanaman hortikultura. Sementara itu, sektor peternakan masih didominasi oleh ternak unggas, seperti ayam dan bebek.

Selain sektor pertanian, Kecamatan Pematang Karau juga ditetapkan sebagai kawasan industri, perdagangan, jasa, dan permukiman berdasarkan RTRW Kabupaten Barito Timur serta Masterplan Kawasan Industri, dengan peringkat tertinggi sebagai kawasan industri di daerah.

"Melalui Musrenbang ini, kami berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi secara aktif dan proaktif, sehingga usulan yang dihasilkan benar-benar terukur, realistis, dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Setia Murni.

Ia menegaskan, bahwa pembahasan usulan difokuskan pada kegiatan yang sumber pembiayaannya berasal dari APBD Kabupaten Barito Timur, APBD Provinsi Kalimantan Tengah, APBN, serta sumber pendanaan lain yang sah.

Camat Pematang Karau berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Musrenbang di Kecamatan Pematang Karau tersebut di buka oleh Asisten II Setda Bartim, Amrullah mewakili Bupati Bartim, M. Yamin. usai acara pembukaan kegiatan dipandu oleh Kepala Bapplitbanda Kabupaten Bartim, Franz Sila Utama. 

Hadir dalam musrenbangcam tersebut, Kepala OPD, Forkopimcam, Kepala Desa/BPD se-Kecamatan Pematang Karau dan tamu undangan lainnya. (zi/jp).

Polres Barito Timur Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak, 20 Adegan Diperagakan

TAMIANG LAYANG- Kepolisian Resor (Polres) Barito Timur menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap seorang anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kabupaten Barito Timur, beberapa waktu lalu, Kamis (5/2/2026). 

Rekonstruksi berlangsung di lokasi kejadian perkara dan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Barito Timur, AKP Hengky Prasetyo. Dalam kegiatan tersebut, tersangka dihadirkan untuk memperagakan seluruh rangkaian peristiwa sesuai dengan keterangan yang tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Sebanyak 20 adegan diperagakan, mulai dari awal kejadian hingga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Proses rekonstruksi berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Sejumlah pihak terkait turut hadir menyaksikan rekonstruksi, di antaranya jaksa penuntut umum, penasihat hukum, Kapolsek Dusun Timur beserta jajaran, serta masyarakat sekitar lokasi kejadian.

"Kami bersyukur rekonstruksi berjalan aman, lancar, dan kondusif. Total ada 20 adegan yang menggambarkan secara rinci rangkaian peristiwa dalam kasus ini,” ujar AKP Hengky Prasetyo kepada wartawan.

Ia menambahkan, hasil rekonstruksi tersebut akan menjadi bahan pendalaman lebih lanjut dalam proses penyidikan sebelum perkara dilimpahkan ke tahap selanjutnya.

Pada kesempatan itu, AKP Hengky juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya dalam aktivitas dan pergaulan sehari-hari.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno, menjelaskan bahwa salah satu tujuan rekonstruksi adalah untuk menguji kebenaran keterangan tersangka sekaligus memberikan gambaran utuh secara visual mengenai peran masing-masing pihak dalam peristiwa pidana tersebut.

"Rekonstruksi ini diharapkan dapat memperjelas tindak pidana yang terjadi sebagai bagian dari pembuktian pada tahap penuntutan dan persidangan di Pengadilan Negeri nantinya,” kata AKP Eko.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar memastikan anak-anak sudah berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB serta meningkatkan pengawasan lingkungan.

"Termasuk di lingkungan tempat tinggal dan rumah kos, masyarakat diharapkan tidak bersikap apatis agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (zi/jp). 

Ikan Karamba Mati Massal di Desa Ramania Barito Timur, Pembudidaya Rugi Belasan Juta Rupiah

TAMIANG LAYANG-Ratusan ikan peliharaan dalam karamba di Desa Ramania, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, mati mendadak dalam beberapa hari terakhir. Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur langsung menurunkan tim untuk menyelidiki penyebab kematian massal tersebut.

Pada Kamis (5/2/2026), tim investigasi segera melakukan pemeriksaan menyeluruh setelah menerima laporan kejadian. Pemeriksaan difokuskan pada dugaan penyebab kematian ikan yang dipelihara dalam karamba milik pembudidaya setempat.

Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Ramania Berkah Mas, Bahrani, menjelaskan kejadian bermula saat debit air sungai menyusut. Kondisi ini memicu serangan penyakit jamur insang dan jamur kulit pada ikan peliharaan. 

"Situasi makin parah saat datang hujan dengan curah tinggi beberapa hari kemudian. Akibatnya, kematian ikan meluas di beberapa karamba pemeliharaan," katanya.

Bahrani mengaku merugi belasan juta rupiah untuk dirinya sendiri, belum termasuk kerugian yang dialami anggota kelompok lainnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur, Noveta Wijayanti, S.Pi, yang memimpin tim investigasi, menyampaikan hasil pemeriksaan awal. Menurutnya, kematian ikan karamba kemungkinan besar disebabkan kualitas air buruk yang memicu serangan jamur pada kulit dan insang.

"Serangan hanya berdampak pada ikan mas, sementara ikan nila di lokasi yang sama tidak terpengaruh. Curah hujan tinggi memperparah kondisi dan menyebabkan kematian dalam jumlah banyak pada ikan mas," ujarnya.

Senada, Koordinator Penyuluh Perikanan Barito Timur, Pardiono, S.Pi, menyampaikan bahwa kondisi air kurang baik saat debit surut menyebabkan produksi lendir pada kulit atau sisik ikan terganggu, sehingga jamur mudah menempel. 

"Saat curah hujan tinggi, pH air turun dan kekeruhan meningkat. Ikan yang sudah terserang jamur insang dan jamur sisik akan mengalami kematian," ujarnya.

Pardiono juga menyayangkan keterlambatan informasi dari pembudidaya saat serangan awal terjadi. Akibatnya, tim tidak sempat melakukan pengukuran kualitas air yang lebih akurat. 

"Kami tidak dapat memastikan apakah ada dugaan dampak dari aktivitas pertambangan di bagian hulu atau murni karena kualitas air buruk secara alami," ungkapnya.

Tim Dinas Perikanan dan Peternakan akan terus melakukan monitoring dan memberikan pendampingan kepada pembudidaya ikan di wilayah tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang. (zi/jp). 

Bupati Barito Utara Pimpin Apel Pagi, Tekankan Soliditas dan Harmonisasi Kerja di Lingkungan Setda

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, memimpin apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Barito Utara, Kamis (5/2/2026) pagi. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pejabat struktural dan staf Setda. 

Dalam arahannya, Bupati H Shalahuddin, menegaskan pentingnya menjaga soliditas, kekompakan, serta harmonisasi kerja antarbagian di lingkup Setda sebagai pusat administrasi pemerintahan daerah. 

Menurutnya, Setda memiliki peran strategis dalam memastikan setiap kebijakan pemerintah daerah dapat diimplementasikan secara efektif dan tepat sasaran kepada masyarakat.

"Setda merupakan jantung administrasi pemerintahan. Karena itu, dibutuhkan koordinasi yang kuat, kerja sama yang solid, dan keselarasan langkah agar pelayanan publik dapat berjalan optimal,” ujar H Shalahuddin.

Ia juga mengingatkan bahwa berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan harus dihadapi dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung antarpegawai. Dengan kekompakan dan komunikasi yang baik, setiap hambatan diyakini dapat diatasi.

Apel pagi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Setda dalam meningkatkan kinerja dan profesionalisme, sekaligus menumbuhkan semangat kerja di awal pekan. (dsk/emca/jp). 

Sejak Dibuka 2023, Jalan Alternatif Kotam- Jango Belum Dilanjutkan, Warga Harap Perhatian Pemda

TAMIANG LAYANG- Ruas jalan alternatif penghubung Desa Kotam–Jango hingga Lalap di Kecamatan Patangkep Tutui belum mendapat kelanjutan pembangunan sejak pertama kali dibuka pada 2023 lalu. Kondisi ini dikeluhkan warga karena hingga kini belum ada peningkatan dari pemerintah daerah.

Adapun ruas jalan yang belum tersentuh pembangunan lanjutan tersebut meliputi Kotam–Jango, Lalap–Kotam, Lalap–Mawani, Simpang Lalap–Lalap, hingga Bentot–Lalap.

Hairul Anwar, warga Desa Jango, mengatakan masyarakat sangat berharap pemerintah daerah .elanjutkan pembangunan jalan tersebut karena kondisinya masih memprihatinkan.

"Warga sangat mengharapkan agar pembangunan jalan tersebut bisa kembali dilanjutkan dan ditingkatkan,” ujar Hairul Anwar kepada wartawan ini, Kamis (4/2/2026). 

Menurut Hairul, peningkatan jalan tidak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga berpengaruh besar terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat.

"Kami berharap pemerintah daerah memberi perhatian serius. Jalan ini bukan hanya untuk mobilitas warga, tetapi juga sangat penting dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (zi/jp). 

Wabup HSS Hadiri INACRAFT 2026, Dekranasda Tampilkan Kriya Unggulan Anak Banua

KANDANGAN- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ambil bagian dalam pameran kerajinan terbesar di Indonesia, INACRAFT 2026, yang digelar selama lima hari, 4–8 Februari 2026.

Kehadiran Dekranasda HSS mendapat dukungan langsung dari Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H Suriani, yang turut menghadiri kegiatan tersebut bersama Wakil Ketua Dekranasda HSS, Hj Misnawati Suriani. 

Turut mendampingi, Wakil Ketua Harian Dekranasda Yuniati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan HSS sekaligus Ketua Harian Dekranasda Sudiono, serta jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten HSS.

Pada ajang ini, Dekranasda HSS menghadirkan satu stan pameran yang menampilkan beragam produk kriya unggulan hasil kreativitas perajin lokal. Produk yang dipamerkan meliputi kain dan busana sasirangan, tas berbahan dasar iling, peci berbahan nilon dan rotan, hingga baling-baling logam motor kapal. Seluruhnya mencerminkan kekayaan budaya serta keterampilan perajin Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Antusiasme pengunjung terhadap stan Dekranasda HSS terbilang tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pengunjung yang mendatangi stan dan melakukan pembelian, khususnya produk sasirangan, baik kain maupun jaket, yang menjadi produk favorit selama pameran berlangsung.

Di tengah kunjungannya, Wakil Bupati HSS, H Suriani, turut membeli jaket kasual bermotif sasirangan khas Kalimantan dan langsung mengenakannya sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup H Suriani, menyampaikan bahwa INACRAFT 2026 diikuti oleh 1.013 stan peserta, terdiri atas 788 peserta individu, 208 stan kementerian, BUMN, dan dinas, serta 10 stan peserta luar negeri. Selain itu, terdapat 21 island pameran yang diisi oleh berbagai kementerian, BUMN, dinas, dan mitra INACRAFT.

"Melalui keikutsertaan dalam INACRAFT 2026, kami berharap produk kriya lokal Kabupaten Hulu Sungai Selatan semakin dikenal luas, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menembus pasar nasional hingga internasional,” ujar H Suriani. (ari/jp). 

Bupati dan Wabup Bartim Tinjau Kesiapan Pengukuhan TRC di Lapangan Expo

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Pengukuhan Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Barito Timur di Lapangan Bartim Expo, Jalan Patianom, Tamiang Layang, Kamis (5/2/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati mengecek kesiapan sarana dan prasarana, logistik, hingga formasi pasukan yang akan terlibat dalam rangkaian kegiatan pengukuhan dan simulasi penanganan bencana yang dijadwalkan Sabtu (7/2/2026).

Bupati turut didampingi Asisten I Setda Bartim, Ari Panan, Staf Ahli Bupati Alvianson, Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Kabupaten Barito Timur serta para kepala organisasi perangkat daerah dan jajaran terkait.

Dalam kesempatan itu, Bupati M. Yamin menekankan pentingnya kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan pengukuhan TRC berjalan lancar, tertib, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana.

"Pengukuhan TRC bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat sistem respons cepat di daerah. Karena itu, semua unsur harus benar-benar siap, baik personel, peralatan, maupun mekanisme koordinasinya,” ujar Bupati di sela peninjauan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Bartim, H Ahmad Gazali, menyampaikan bahwa pihaknya bersama lintas organisasi perangkat daerah juga melaksanakan gotong royong di lokasi kegiatan, meliputi pembersihan area, penataan lokasi, serta pemasangan tenda dan sarana pendukung.

"Ini bentuk komitmen bersama untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” katanya.

Pengukuhan TRC Kabupaten Barito Timur nantinya akan dipimpin langsung oleh Bupati Barito Timur dan dirangkaikan dengan simulasi penanganan bencana. Kegiatan ini mengacu pada Surat Menteri Dalam Negeri RI Nomor 360/1809/BAK Tahun 2022 tentang pembentukan TRC di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

TRC Bartim akan melibatkan unsur Forkopimda, perangkat daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, relawan, serta kelompok masyarakat sebagai bagian dari upaya terpadu memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan bencana di daerah. (zi/jp).

Pemkab Barito Timur Siapkan Kerja Sama Pengelolaan Kolam Renang Patianom

TAMIANG LAYANG- Di sela meninjau kesiapan Pengukuhan Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Barito Timur di Lapangan Bartim Expo, Bupati Barito Timur, M. Yamin bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu meninjau langsung kolam renang yang berada di kawasan tersebut, Kamis (5/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati M. Yamin, menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk menjalin kerja sama pengelolaan kolam renang dengan TNI atau Polri agar fasilitas tersebut dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Menurutnya, kolam renang ini nantinya tidak hanya difungsikan sebagai sarana olahraga masyarakat, tetapi juga dipersiapkan sebagai tempat latihan fisik bagi putra-putri Barito Timur yang ingin mengikuti seleksi masuk TNI maupun Polri.

"Melalui kerja sama ini, kita ingin menyiapkan generasi muda Bartim agar lebih siap secara fisik menghadapi seleksi TNI dan Polri, sekaligus memastikan fasilitas ini terawat dengan baik,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, biaya perawatan dan operasional kolam renang tergolong cukup besar, sehingga diperlukan pola pengelolaan yang efektif dan berkesinambungan. Dengan melibatkan institusi TNI atau Polri, diharapkan kolam renang Stadion Patianom dapat dimanfaatkan secara optimal serta menjadi aset daerah yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Senada, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu turut mendukung rencana tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta pemanfaatan sarana olahraga publik di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Satresnarkoba Polres Kapuas Gandeng Kejari Kapuas Edukasi Bahaya Narkoba Lewat Program “Jaksa Menyapa”

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kapuas menggelar kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba melalui program podcast Jaksa Menyapa di Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kapuas 97,1 FM, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung RSPD Kapuas, Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas. Sasaran kegiatan adalah masyarakat luas, khususnya pendengar setia RSPD Kapuas.

Sosialisasi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Kasatresnarkoba Polres Kapuas Nomor Sprin/01/II/RES.4.2./2026 tanggal 5 Februari 2026 serta surat permohonan dari Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Nomor B-281/0.2.12/Dsb.4/02/2026 tanggal 3 Februari 2026 terkait permintaan narasumber penyuluhan hukum.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satresnarkoba Polres Kapuas yang dipimpin oleh KBO Satresnarkoba menyampaikan materi edukasi terkait bahaya penyalahgunaan narkotika, baik dari aspek hukum, kesehatan, maupun dampak sosial.

Adapun materi yang disampaikan meliputi penekanan pada ancaman pidana berat berupa hukuman penjara dan denda maksimal sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, bahaya fisik dan psikologis akibat penyalahgunaan narkoba seperti sabu, ganja, dan pil ekstasi, serta dampak sosial yang dapat merusak masa depan dan keharmonisan keluarga.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya preventif dan preemtif kepolisian dalam menekan angka penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Kapuas.

"Melalui kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Kapuas dalam program Jaksa Menyapa, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan mewujudkan lingkungan yang sehat serta bebas dari narkotika,” ujarnya.

Melalui edukasi berkelanjutan ini, diharapkan komitmen masyarakat Kabupaten Kapuas untuk hidup sehat tanpa narkoba semakin tertanam kuat. (fah/jp). 

Operasi Jaran Intan 2026, Polres HSS Amankan Sejumlah R2 dan R4

KANDANGAN- Kepolisian Resor Hulu Sungai Selatan (Polres HSS) mengamankan sejumlah barang bukti kendaraan bermotor roda dua (R2) dan roda empat (R4) dalam pelaksanaan Operasi Jaran Intan Tahun 2026.

Kapolres HSS, AKBP Awaluddin Syam, S.I.K., M.M. mengatakan bahwa hasil operasi tahun ini terbilang istimewa karena Polres HSS untuk pertama kalinya berhasil mengamankan kendaraan roda empat dalam jumlah cukup banyak.

"Pada Operasi Jaran Intan 2026 ini kami mengamankan empat unit R4. Biasanya hasil operasi didominasi kendaraan roda dua. Dari seluruh barang bukti, satu unit R2 dan satu unit R4 telah dilengkapi laporan polisi,” ujar Kapolres HSS saat konferensi pers.

Selain kendaraan yang telah memiliki laporan polisi, polisi juga mengamankan sejumlah kendaraan hasil temuan. Kapolres berharap kendaraan tersebut dapat segera dikembalikan kepada pemiliknya.

"Untuk salah satu kendaraan roda empat sudah diketahui pemiliknya dan akan segera kami serahkan. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan agar segera melapor ke Polres HSS,” katanya.

Dalam konferensi pers tersebut, Polres HSS menampilkan barang bukti berupa tiga unit R2 dan empat unit R4. Operasi Jaran Intan dilaksanakan selama 12 hari dengan sasaran kendaraan bermotor bermasalah, baik roda dua, roda empat, maupun roda enam.

Selama operasi berlangsung, polisi juga mengungkap satu kasus pencurian kendaraan bermotor roda empat yang terjadi di sebuah showroom di wilayah hukum Polres HSS. Kasat Reskrim Polres HSS menjelaskan, kasus tersebut berhasil diungkap dalam waktu singkat meskipun pelaku sempat melarikan diri lintas wilayah.

"Tersangka sempat kabur ke wilayah hukum Polres Seruyan, Kalimantan Tengah. Alhamdulillah berhasil kami amankan. Pengungkapan ini dilakukan lintas wilayah Polda,” tegasnya.

Dari hasil penyelidikan, modus pelaku yakni berpura-pura datang ke showroom, kemudian memanfaatkan kunci duplikat yang tersimpan di dashboard kendaraan. Setelah berhasil menyalakan mobil, pelaku membawa kabur kendaraan dan menyimpannya di wilayah Polres tetangga sebelum melarikan diri ke Kalimantan Tengah.

Selain kendaraan hasil kejahatan tersebut, polisi juga mengamankan dua unit mobil lainnya, masing-masing Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, yang hingga kini belum diketahui pemiliknya. Sementara satu unit Honda Brio diketahui berstatus kredit macet, dan satu unit kendaraan double cabin masih digunakan sebagai barang bukti karena proses penyidikan masih berjalan.

Ia menambahkan, salah satu tersangka merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor yang sebelumnya menjalani hukuman di Lapas Teluk Dalam, Banjarmasin.

"Setelah bebas, yang bersangkutan kembali melakukan tindak pidana dan langsung kami proses sesuai hukum. Sesuai ketentuan KUHAP terbaru, tersangka tidak lagi ditampilkan ke publik,” jelasnya.

Terkait jaringan pelaku, polisi memastikan bahwa kasus curanmor yang diungkap masih bersifat perorangan dan belum mengarah pada sindikat terorganisir.

Menutup konferensi pers, Kapolres HSS mengimbau masyarakat agar tidak membeli kendaraan tanpa kelengkapan surat resmi.

"Membeli kendaraan tanpa surat sama dengan membuka peluang terjadinya pencurian kendaraan bermotor. Mari bersama-sama menutup celah curanmor dengan hanya membeli kendaraan yang sah dan lengkap surat-suratnya,” pungkas Kapolres. (ari/jp). 

Asisten I Setda Barito Timur Sambangi Keluarga Warga Desa Jango yang Hilang Sejak Delapan Hari

TAMIANG LAYANG- Asisten I Setda Kabupaten Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, bersama Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi dan Bhabinkamtibmas Desa Jango melakukan konfirmasi terkait laporan hilangnya seorang warga Desa Janggo, Kecamatan Patangkep Tutui, Rabu (4/2/2026) malam.

Warga yang dilaporkan hilang tersebut bernama Hani Safitri (20). Ia merupakan anak berkebutuhan khusus yang mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi.

Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P. Lelu, mengatakan berdasarkan keterangan keluarga, Safitri telah beberapa kali meninggalkan rumah sebelumnya namun selalu kembali.

"Informasi dari orang tua, yang bersangkutan sudah tiga kali pernah hilang dan kembali. Ini merupakan kejadian keempat, dan hingga saat ini sudah memasuki hari kesembilan belum ditemukan,” ujar Ari Panan kepada wartawan ini, Kamis (5/2/2026). 

Ia menambahkan, warga sempat melihat Safitri berada di wilayah Rakutat, namun kemudian kembali menghilang meski telah dilakukan pencarian.

"Sempat ada warga yang melihat Safitri muncul di Rakutat, tetapi setelah dicari kembali tidak ditemukan,” tambahnya.

Ari menjelaskan, hingga saat ini upaya pencarian hanya dilakukan oleh pihak keluarga dengan dibantu warga desa sekitar. Sementara itu, pencarian oleh Basarnas dan tim relawan telah dihentikan.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupaten Barito Timur memberikan bantuan berupa logistik kepada warga yang masih terlibat dalam pencarian.

"Pemkab Bartim turut prihatin atas kejadian ini dan memberikan bantuan logistik kepada warga yang membantu proses pencarian,” jelas Ari.

Sebagai informasi, Safitri dilaporkan hilang sejak Rabu, 28 Januari 2026. Hingga Rabu (4/2/2026), atau hari kedelapan pencarian, yang bersangkutan belum ditemukan. (zi/jp). 

Rabu, 04 Februari 2026

Perkuat SDM Birokrasi, Bupati Barito Utara Tekankan Evaluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menggelar ramah tamah sekaligus diskusi bersama Tim Evaluasi Kinerja dan Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Rabu (4/2/2026) malam.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memastikan kualitas kepemimpinan birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H Shalahuddin, menyampaikan empat kunci utama keberhasilan pembangunan daerah. Pertama, ketersediaan anggaran yang memadai. Kedua, penyusunan program yang berkualitas dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Ketiga, percepatan penyerapan anggaran yang tetap tepat sasaran. Keempat, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang unggul sebagai pelaksana kebijakan.

Menurut Bupati, aspek SDM menjadi fokus utama saat ini. Ia menegaskan, bahwa pejabat pimpinan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kemampuan konseptual, tetapi juga harus tangkas di lapangan serta peka terhadap aspirasi dan keluhan masyarakat.

"Pemimpin birokrasi harus mampu bekerja cepat, tepat, dan berempati. Teori saja tidak cukup, perlu kehadiran nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.

Melalui evaluasi kinerja dan kompetensi ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap dapat mendorong transformasi birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan melayani, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. (dsk/emca/jp). 

Pemkab Barito Kuala Lepas Purna Tugas Suyud Sugiono

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menyelenggarakan acara pelepasan purna tugas Pejabat Eselon II lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Rabu (4/2/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Aula Selidah, Marabahan tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasi Bapak Suyud Sugiono yang telah memasuki masa purna tugas.

Acara pelepasan ini dilaksanakan secara khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan, serta menjadi momentum penghormatan atas kontribusi Bapak Suyud Sugiono selama menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Apresiasi juga diberikan kepada istri sebagai pendamping setia selama masa pengabdian.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, M. Wahyu Adibawono, para Asisten Bupati, Sekretaris DPRD, serta sejumlah Pejabat Eselon II lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala beserta istri, dan undangan lainnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, turut hadir dan memberikan sambutan secara virtual melalui sambungan panggilan video WhatsApp langsung dari Washington DC, Amerika Serikat.

Dalam sambutannya Plh. Sekretaris Daerah M. Wahyu Adibawono, menyampaikan bahwa sosok Bapak Suyud Sugiono merupakan figur yang memiliki banyak nilai keteladanan, khususnya dalam membina hubungan kerja dan merangkul para juniornya.

"Banyak hal positif yang dapat kita teladani dari Bapak Suyud. Beliau adalah pribadi yang sangat merangkul junior-juniornya. Pada kesempatan ini, atas nama seluruh rekan, baik Pejabat Eselon II, III, IV, maupun pelaksana lainnya, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Suyud beserta istri atas seluruh pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan,” ujar Wahyu.

Selanjutnya, Bapak Suyud Sugiono menyampaikan sambutan serta kesan dan pesan. Ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap Kabupaten Barito Kuala yang terus mengikuti perkembangan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami di Barito Kuala, bahwa pelaksanaan kegiatan pemerintahan telah memanfaatkan perkembangan teknologi. Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Barito Kuala tidak tertinggal dalam mengikuti kemajuan zaman,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Suyud juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekan kerja dan para pendamping apabila selama masa pengabdian terdapat kekurangan.

"Saya memohon maaf kepada rekan-rekan semuanya, baik yang berdinas maupun ibu-ibu pendamping, apabila selama kami berkiprah terdapat kekurangan. Jika ada hal-hal yang baik, silakan dimanfaatkan. Namun perlu dipahami bahwa setiap pimpinan memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda, dan perbedaan tersebut harus disikapi dengan bijak serta disesuaikan dengan kondisi yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, H Zulkipli Yadi Noor, dalam sambutannya secara virtual, menyampaikan bahwa setiap aparatur sipil negara pada waktunya akan memasuki masa purna tugas. Ia menekankan pentingnya nilai adab dalam menjalankan tugas pemerintahan.

"Kita semua nantinya juga akan sampai di titik ini. Saya berpesan bahwa adab itu lebih utama daripada ilmu. Kehadiran kita malam ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan kepada rekan kita yang telah memasuki masa purna tugas,” ujarnya.

Sekda juga menyampaikan, bahwa Bapak Suyud Sugiono telah menunjukkan keteladanan dalam menjalankan tugas dan melaksanakan perintah pimpinan dengan penuh tanggung jawab.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Suyud beserta istri atas kontribusi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini. Pelepasan purna tugas ini bukanlah untuk memutus silaturahmi, melainkan sebagai bentuk apresiasi secara kekeluargaan,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan serta ucapan selamat memasuki masa purna tugas kepada Bapak Suyud Sugiono sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian beliau kepada Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. (rnld/ali/jp). 

Bupati Barito Utara Buka Musrenbang RKPD 2027 di Lahei, Tekankan Sinkronisasi Program Pembangunan

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2027 yang digelar di Kecamatan Lahei, Rabu (4/2/2026).

Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema “Transparansi Pembangunan Barito Utara Berbasis Infrastruktur Berkualitas, SDM Unggul, Ekonomi Hijau, dan Tata Kelola Berkelanjutan”. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan usulan pembangunan kecamatan dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

Dalam arahannya, Bupati H Shalahuddin, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan harus disusun secara matang dan terukur. 

Ia menyampaikan, 11 program unggulan dan 12 program prioritas pemerintah daerah telah dirumuskan berdasarkan permasalahan nyata yang ditemui saat turun langsung ke masyarakat.

"Saya meminta agar perencanaan program di tingkat kecamatan disusun secara matang dan selaras dengan visi, misi, serta program prioritas dan unggulan yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara usulan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, keselarasan tersebut menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan terarah, transparan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkeadilan.

Musrenbang RKPD di Kecamatan Lahei ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program dan kegiatan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian target pembangunan Kabupaten Barito Utara Tahun 2027. (dsk/emca/jp). 

Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Pengadaan Tanah untuk Pelebaran Jalan Kota Muara Teweh

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar sosialisasi pengadaan tanah sebagai bagian dari rencana pembangunan pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh. 

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait rencana pembangunan guna meningkatkan kelancaran lalu lintas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (4/2/2026).

Dalam sambutan Bupati Barito Utara, H Shalahuddin yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Barito Utara, B.P. Girsang, disampaikan bahwa peningkatan jumlah kendaraan dan aktivitas masyarakat menyebabkan sejumlah ruas jalan di Kota Muara Teweh tidak lagi mampu menampung arus lalu lintas secara optimal.

"Kondisi tersebut menjadikan pelebaran jalan sebagai kebutuhan mendesak demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Rencana pelebaran jalan meliputi sejumlah ruas strategis, di antaranya Jalan Pramuka, Jalan Tumenggung Surapati, serta beberapa ruas jalan lain di dalam Kota Muara Teweh yang saat ini mengalami tingkat kepadatan lalu lintas cukup tinggi.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan bahwa proses pengadaan tanah akan dilaksanakan secara transparan, adil, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan teknis rencana pelebaran jalan oleh Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Badan Keuangan dan Aset, serta Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Barito Utara.

Selanjutnya, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan masukan melalui sesi diskusi dan tanya jawab guna menampung aspirasi serta memberikan kejelasan terkait rencana pelaksanaan proyek.

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Barito Utara berharap terbangun pemahaman bersama dan dukungan masyarakat, sehingga pembangunan pelebaran jalan dapat berjalan lancar demi terwujudnya infrastruktur perkotaan yang tertata, aman, dan berkelanjutan. (dsk/emca/jp). 

Kades Bagok Ikuti Studi Tiru Pengembangan Potensi Desa ke Yogyakarta

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Desa bersama lembaga desa yang masuk Ring 1 PT Adaro Indonesia di wilayah Kabupaten Barito Timur melaksanakan studi tiru pengembangan potensi desa ke Yogyakarta, Rabu (4/2/2026).

Desa dan kelurahan yang masuk Ring 1 PT Adaro Indonesia di Kabupaten Barito Timur terdiri dari tiga desa dan satu kelurahan, semuanya berada di Kecamatan Benua Lima. Salah satunya adalah Desa Bagok.

Kepala Desa Bagok, Risa Ramayati, mengatakan studi tiru ini merupakan program yang difasilitasi PT Adaro Indonesia bagi desa-desa yang masuk dalam wilayah Ring 1 perusahaan.

"Untuk wilayah Kabupaten Barito Timur, terdapat tiga desa dan satu kelurahan yang masuk Ring 1 PT Adaro Indonesia, seluruhnya berada di Kecamatan Benua Lima,” ujar Risa kepada wartawan melalui sambungan WhatsApp.

Menurut Risa, studi tiru tersebut bertujuan sebagai sarana bertukar pengalaman dan gagasan dalam rangka memperkuat program pembangunan desa, khususnya pengembangan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing desa.

"Melalui kegiatan ini, kami bisa saling berbagi dan belajar untuk memperkuat kegiatan desa ke depan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, PT Adaro Indonesia telah memberikan dukungan dalam berbagai akses dan program, sehingga cita-cita dan harapan desa-desa Ring 1 dapat terwujud secara selaras dengan program pemerintah daerah.

"Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan kemandirian desa,” pungkas Risa. (zi/jp)

Gus Muhaimin Lantik DPW PKB se-Indonesia, PKB Kalteng Tegaskan Siap Bekerja untuk Masyarakat Luas

JAKARTA- Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Muhaimin melantik jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia, Selasa (3/2/2026) di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Gus Muhaimin menekankan pentingnya penguatan peran partai dalam melayani dan mengabdi kepada masyarakat.

Muhaimin meminta seluruh jajaran DPW PKB di daerah terus membangun kedekatan dengan rakyat melalui kerja nyata dan pelayanan berkelanjutan. 

Cak Imin juga mengingatkan, bahwa PKB dilahirkan bukan hanya untuk mengejar kekuasaan. Dia pun meminta seluruh pengurus DPW mengingat hal tesebut.

"PKB dilahirkan bukan untuk hanya mengejar kekuasaan, melainkan untuk menghadirkan politik yang bermoral, beradab, dan berpihak kepada rakyat kecil," tuturnya. 

"Karena itu, kepemimpinan di PKB tidak hanya diukur dengan jumlah suara, kerasnya suara, melainkan dari keteguhan nilai dan keteladanan sikap," sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW PKB Kalteng yang baru saja di lantik Rahmanto Muhiddin, menyatakan jajaran PKB Kalimantan Tengah siap menjalankan arahan Ketua Umum secara tegak lurus. Menurut Rahmanto, pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan komitmen PKB Kalteng dalam melayani masyarakat.

"PKB Kalteng solid dan siap bekerja untuk umat serta masyarakat luas. Arahan Gus Muhaimin menjadi pedoman kami dalam memperkuat pengabdian dan pelayanan di daerah,” katanya, Rabu (4/2/2026). 

Rahmanto mengatakan, PKB Kalteng berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kerja nyata, pelayanan publik, serta penguatan nilai pengabdian sebagai ruh perjuangan partai.

Total ada 190 pengurus yang dilantik terdiri dari ketua dewan syuro, sekretaris dewan syuro, ketua, sekretaris, dan bendahara. (maya/jp). 

H Muhidin Terima Antasari Award 2026, Gubernur Visioner dalam Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Selatan

BANJARBARU- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, hadiri acara Antasari Award 2026 yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, di Hotel Treepark Banjarmasin, Rabu (4/2/2025) pagi. 

Pada Antasari Award 2026 yang mengusung tagline “Dari Mahasiswa, untuk Banua” ini, Gubernur Kalimantan Selatan, H.Muhidin berhasil menerima penghargaan pada Kategori Kepala Daerah, sebagai ‘Gubernur Visioner dalam Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Selatan’.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekdaprov Kalsel, disampaikan bahwa Antasari Award tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga refleksi atas tanggung jawab besar yang melekat pada setiap penerima.

Dukungan Gubernur H Muhidin pada kegiatan tersebut menjadi sebuah bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian bagi para tokoh serta lembaga yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembangunan daerah dan kemajuan Banua Kalimantan Selatan. 

"Hari ini kita menyaksikan penyerahan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dinilai layak dan pantas menerima Antasari Award 2026. Penghargaan ini kiranya dimaknai sebagai sebuah kehormatan sekaligus amanah besar untuk terus bekerja lebih baik demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar Gubernur. 

Gubernur menambahkan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa setiap capaian harus diiringi dengan komitmen yang semakin kuat dalam pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut H Muhidin, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, terus berupaya meningkatkan kinerja birokrasi, menjaga integritas aparatur, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Selain itu ujar H Muhidin, upaya menjaga keberlanjutan pembangunan juga menjadi perhatian utama, dengan mendorong program pembangunan strategis, di antaranya penyelesaian Jembatan Penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu, serta pembangunan Bendungan Riam Kiwa, serta penguatan ketahanan pangan daerah yang ditandai dengan surplus produksi beras setiap tahun.

"Mohon doa dan dukungan dari semua pihak, khususnya UIN Antasari Banjarmasin, agar kami dapat bekerja lebih maksimal dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga berharap Antasari Award 2026 dapat menjadi pemacu semangat bagi semua pihak untuk terus berinovasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara.

Ditemui usai acara, Sekdaprov M. Syarifuddin, menyampaikan bahwa Gubernur H Muhidin dan Pemprov Kalsel sangat mengapresiasi kegiatan ini, yang menunjukkan perhatian mahasiswa pada pembangunan di Kalsel. 

"Kita sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh UIN Antasari Banjarmasin, yakni Antasari Award 2026, yang untuk pertama kalinya dilaksanakan. Mudah-mudahan kegiatan ini lebih memotivasi khususnya teman-teman mahasiswa juga untuk turut serta memperhatikan pembangunan di Kalsel,” katanya.

Penghargaan kategori kepala daerah lainnya diberikan kepada Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru. Sementara itu, pada kategori perusahaan, penghargaan diserahkan kepada sejumlah BUMN dan BUMD, yakni PT Pelindo III, PT Bangun Banua, dan PT Ambapers.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada tokoh politik, yang diterima Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rais Ruhayat.

Acara ini turut dihadiri Direktur PT Bangun Banua, Afrizaldi, Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Hj Nida Mufidah, Wakil Rektor III UIN Antasari, Muhdi, perwakilan Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru, serta perwakilan sejumlah BUMN dan BUMD di Kalimantan Selatan selaku penerima penghargaan. (ran/ali/jp). 

Satresnarkoba Polres Kapuas Sosialisasikan Hidup Sehat Tanpa Narkoba kepada Atlet Voli

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas melaksanakan kegiatan sosialisasi hidup sehat tanpa narkoba kepada atlet bola voli, Rabu (4/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Voli Polres Kapuas.

Sosialisasi ini menyasar pemain bola voli dari Polres Kapuas serta atlet Tim Voli Kapuas (VOKA). Kegiatan dilaksanakan oleh personel Satresnarkoba Polres Kapuas sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemuda dan atlet olahraga.

Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, S.H., M.M, menyampaikan bahwa dunia olahraga memiliki risiko tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba maupun doping, sehingga edukasi sejak dini sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan prestasi atlet.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para atlet memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba serta menanamkan komitmen untuk menjalani pola hidup sehat tanpa narkoba,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba. (fah/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dan Pemkab Bartim Kerja Bakti Bersihkan Stadion Magantis

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar kerja bakti membersihkan kawasan Stadion Magantis, Rabu (4/2/2026). 

Kegiatan ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pariwisata sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang publik.

Kerja bakti tersebut diikuti oleh pejabat struktural dan jajaran pegawai Rutan Tamiang Layang, peserta magang, serta perwakilan dari masing-masing instansi terkait. Para peserta melakukan pembersihan menyeluruh di area stadion, meliputi pemangkasan rumput dan penataan lingkungan sekitar.

Untuk mendukung efektivitas kegiatan, Rutan Tamiang Layang turut melibatkan dua orang tamping yang dilengkapi alat pemangkas rumput. Pelibatan tamping dilakukan dengan pengawalan petugas sesuai prosedur keamanan dan pembinaan yang berlaku.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan kegiatan kerja bakti tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengenai pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Kerja bakti ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap arahan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan. Melalui sinergi lintas instansi, kami berharap dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat,” ujar Agung.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarinstansi di Kabupaten Barito Timur. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan ruang publik dapat terjaga kebersihannya secara berkelanjutan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. (zi/jp). 

Transformasi Digital Pemerintahan, Wabup Tabalong Minta ASN Tingkatkan Kinerja dengan Teknologi

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Aparatur Sipil Negara pun diminta untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dan digitalisasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tabalong mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam menunjang kinerja pemerintahan. Hal ini dinilai penting seiring perkembangan zaman yang menuntut pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan efisien.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, saat memimpin apel rutin pada Senin, 2 Februari 2026, di halaman Pendopo Bersinar, Pembataan. 

Ratusan Aparatur Sipil Negara dari berbagai organisasi perangkat daerah mengikuti apel ini. 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan agar ASN tidak lagi bertahan dengan pola kerja lama yang lambat dan tidak terintegrasi.

Menurutnya, teknologi dan digitalisasi memberikan banyak kemudahan, mulai dari administrasi pemerintahan, pengelolaan data, hingga pelayanan publik kepada masyarakat. Pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kinerja ASN.

"Memanfaatkan digitalisasi untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat, tinggalkan pola kerja yang lama yang lambat dan egosektoral. Jadi kita ini sebenarnya tim, kalau satu timnya macet, macet berataan, tidak jalan,” ujar Habib Muhammad Taufani Alkaf. 

Wakil Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar organisasi perangkat daerah. 

"Pemanfaatan teknologi akan lebih maksimal jika didukung kerja sama dan komunikasi yang baik antar ASN," demikian Wabup Tabalong. (dsk/fah/jp). 

Remaja Putri Warga Desa Jango Bartim yang Hilang Belum Ditemukan Setelah Sepekan Dilakukan Pencarian, Direncanakan Pencarian Dilanjutkan Sabtu

TAMIANG LAYANG- Seorang remaja perempuan bernama Safitri (20), warga Desa Jango, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, hingga kini masih belum ditemukan setelah dilaporkan hilang sejak Rabu (28/1/2026).

Upaya pencarian telah dilakukan selama tujuh hari oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD, TNI, Polri, relawan serta warga setempat. Namun, hingga Selasa (3/2/2026), pencarian tersebut belum membuahkan hasil dan belum ditemukan petunjuk yang mengarah pada keberadaan korban.

Memasuki hari kedelapan, pencarian diputuskan untuk dihentikan sementara selama tiga hari, terhitung mulai Rabu (4/2/2026) hingga Jum'at (6/2/2026).

"Untuk tiga hari ke depan, sejak hari ini sampai Jum'at, pencarian sementara dihentikan,” ujar Ukan, warga Desa Jango, kepada wartawan melalui sambungan WhatsApp, Rabu (4/2/2026) sore.

Ukan menyampaikan, pencarian terhadap Safitri direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (7/2/2026).

Diketahui, Safitri dilaporkan hilang pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga saat ini, keberadaan korban masih belum diketahui dan aparat maupun tim pencari belum menemukan tanda-tanda yang mengarah pada lokasi korban. (zi/jp). 

Wali Kota Banjarmasin Harapkan Kontribusi FK-PKBM di Dunia Pendidikan

BANJARMASIN- Usai meresmikan Gedung Yayasan Qathrun Nada, Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, turut menyaksikan secara langsung prosesi pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kota Banjarmasin periode 2026–2031. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Veteran, Komplek Wartawan Tembus SMPN 22 RT. 05 Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Rabu (4/2/2026) pagi.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pendidikan nonformal di Kota Banjarmasin, khususnya melalui keberadaan PKBM sebagai wadah pembelajaran masyarakat di berbagai jenjang dan latar belakang.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. 

Ia berharap, kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi serta mampu membawa FK PKBM Kota Banjarmasin semakin maju dan berkontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Saya mengucapkan selamat kepada pengurus DPD FK PKBM Kota Banjarmasin yang baru dilantik. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, dan komitmen untuk memajukan dunia pendidikan, khususnya pendidikan nonformal,” ujar HM. Yamin.

Menurutnya, PKBM memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah di bidang pendidikan, terutama dalam memberikan akses belajar bagi masyarakat yang belum terjangkau pendidikan formal.

"Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah formal, tetapi juga melalui PKBM yang hadir di tengah masyarakat. Keberadaan PKBM sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, berdaya saing, dan berkarakter,” tambahnya.

Wali Kota berharap, FK PKBM Kota Banjarmasin dapat menjadi mitra aktif Pemerintah Kota dalam menyukseskan berbagai program pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengentasan angka putus sekolah. (prkm/ali/jp). 

Musrenbangcam Paku Tekankan Skala Prioritas dan Sinergi Pembangunan

TAMIANG LAYANG- Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) hari ketiga di Kecamatan Paku digelar di GOR Tampa, Rabu (4/2/2026). Forum perencanaan ini menekankan pentingnya penyusunan usulan berbasis skala prioritas serta sinergi lintas sektor.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Barito Timur, Amrullah, dan dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Paku, para kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Barito Timur, M. Yamin, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Amrullah, menegaskan bahwa Musrenbangcam merupakan tahapan strategis dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Hasil forum ini akan menjadi dasar penyusunan dokumen perencanaan pembangunan pada tahapan selanjutnya.

Ia meminta agar setiap usulan yang diajukan disusun berdasarkan skala prioritas, selaras dengan visi dan misi kepala daerah, serta mendukung arah kebijakan pembangunan Kabupaten Barito Timur. 

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan perangkat daerah agar aspirasi masyarakat dapat terakomodasi secara optimal.

Sementara itu, Camat Paku, Paskariadi, menyampaikan bahwa Musrenbangcam merupakan ruang strategis bagi masyarakat dan pemerintah desa untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung, terukur, dan berorientasi pada hasil.

"Forum ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum menyatukan visi pembangunan desa dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Barito Timur,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap usulan hendaknya benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat, disusun berdasarkan skala prioritas, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Paskariadi juga mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah, perangkat kecamatan, desa, hingga tokoh masyarakat menjadi kunci terwujudnya perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Usai pembukaan, rapat Musrenbangcam dipandu oleh Kepala Bappelitbangda Barito Timur, Franz Sila Utama.

Melalui Musrenbangcam ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap perencanaan pembangunan di Kecamatan Paku semakin terarah, partisipatif, dan mampu memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (zi/jp). 

Wali Kota Banjarmasin Resmikan Gedung Yayasan Qathrun Nada

BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, meresmikan Gedung Yayasan Qathrun Nada yang berlokasi di Jalan Veteran, Komplek Wartawan Tembus SMPN 22, RT 05, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Rabu (4/2/2026) pagi.

Dalam sambutannya Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin memandang pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan seperti madrasah, memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi berakhlakul karimah.

"Lulusannya diharapkan memiliki akhlak yang baik. Dan hibah yang diberikan merupakan bentuk dukungan dan tanggung jawab pemerintah kota dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya fasilitas yang memadai, proses pembelajaran dapat berjalan lebih maksimal sehingga mampu melahirkan generasi Qurani yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

"Memang pemerintah kota masih memiliki banyak keterbatasan, namun menciptakan generasi yang unggul dan berkualitas adalah investasi jangka panjang demi kemajuan daerah,” katanya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah perkembangan zaman yang menuntut penguasaan teknologi dan inovasi.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Qathrun Nada, H Sakerani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Wali Kota Banjarmasin yang berkenan hadir langsung sekaligus memberikan dukungan selama proses pembangunan gedung tersebut.

"Terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah berhadir meskipun dalam kondisi hujan. Saat proses pembangunan, kami juga mendapat bantuan dari beliau, ini menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang besar bagi kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, gedung Yayasan Qathrun Nada nantinya akan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan keagamaan, seperti kegiatan pendidikan yang bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat sekitar, serta nanti akan digunakan untuk kegiatan majelis taklim.

"Bangunan ini insya allah akan memberikan manfaat dunia dan akhirat, tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk masyarakat luas,” jelasnya. (prkm/ali/jp). 

Anggota Satresnarkoba Polres Seruyan Jalani Tes Urine, Semua Negatif Narkoba

KUALA PEMBUANG- Guna menjaga integritas dan profesionalitas anggota serta memastikan lingkungan kerja bebas dari penyalahgunaan narkoba, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Seruyan melaksanakan tes urine terhadap personelnya, Rabu (4/2/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kantor Satresnarkoba Polres Seruyan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Seruyan, IPTU Dwi Triyanto, dengan pendampingan dari personel Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Seruyan.

Tes urine dilakukan secara transparan dan akurat menggunakan alat rapid test One Step Test Device satu parameter. Sebanyak 12 personel Satresnarkoba mengikuti pemeriksaan tersebut sebagai bagian dari tes urine wajib internal.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine dinyatakan negatif dari indikasi penggunaan narkotika, psikotropika, maupun zat adiktif dan obat terlarang lainnya.
Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi melalui Kasat Resnarkoba Polres Seruyan, IPTU Dwi Triyanto, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan konsistensi Satresnarkoba Polres Seruyan dalam memberantas peredaran narkoba, dimulai dari internal. 

"Sebagai penegak hukum di bidang narkotika, anggota harus bersih dan bebas dari narkoba. Hasil negatif ini membuktikan kesiapan serta kredibilitas personel dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas,” ujarnya.

Ia menambahkan, tes urine ini juga merupakan langkah preemtif dan preventif internal, sekaligus menjadi contoh dan keteladanan bagi masyarakat tentang pentingnya hidup tanpa narkoba.

Dengan kegiatan tersebut, Polres Seruyan berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan narkoba. (gan/jp). 

Selasa, 03 Februari 2026

PWRI Seruyan Gelar Silaturahmi dan Perpisahan Kasi Pidsus Kejari Seruyan

KUALA PEMBUANG- Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Seruyan menggelar acara silaturahmi sekaligus perpisahan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Seruyan, Raj Bobby Caesar Fardenias, Selasa (3/2/2026) malam. Kegiatan berlangsung di Sekretariat PWRI Kabupaten Seruyan, Jalan Abadi, Kuala Pembuang. 

Meski digelar secara sederhana, acara berlangsung khidmat dan sarat makna sebagai bentuk penghormatan atas hubungan kemitraan dan kebersamaan yang telah terjalin selama Raj Bobby bertugas di Kabupaten Seruyan.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan mitra strategis, di antaranya Kasi Humas Polres Seruyan, Ronny beserta jajaran, perwakilan Kejaksaan Negeri Seruyan, Ketua PWI Seruyan Hendri Editia, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Seruyan, Wikan, Kapolsek Seruyan Hilir, IPTU Pramono, Penjabat Kepala Desa Baung, Rahmad Fitrah Hadi, perwakilan SMSI Seruyan, anggota wartawan, serta tamu undangan lainnya.

Ketua PWRI Kabupaten Seruyan, Muhammad Yasir, didampingi Sekretaris Gajali Rahman dan jajaran pengurus, membuka acara dengan menekankan pentingnya menjaga hubungan persahabatan dan kemitraan yang telah terbangun.

"Acara ini kami selenggarakan sebagai bentuk penghormatan atas hubungan baik yang selama ini terjalin. Kami berharap persahabatan ini tidak terputus oleh jarak maupun perbedaan tugas,” ujar Yasir.

Sementara itu, Raj Bobby Caesar Fardenias, menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan PWRI Seruyan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi dan sinergi antara kejaksaan dan insan pers.

"Saya sangat terharu atas kegiatan ini. Di sinilah terlihat betapa pentingnya silaturahmi dan kerja sama yang harmonis, baik secara profesional maupun kekeluargaan,” ungkapnya.
Raj Bobby juga mengenang kebersamaan selama bertugas di Seruyan dan menyampaikan bahwa hubungan yang terjalin tidak pernah dibatasi oleh status atau jabatan.

"Banyak kenangan manis yang kita lalui bersama. Saya berharap kepindahan tugas ini tidak memutus tali persaudaraan yang telah terbangun,” tambahnya.

Ia turut menitipkan pesan agar sinergi antara Kejaksaan Negeri Seruyan dan awak media tetap terjaga, serta berharap pejabat penggantinya dapat melanjutkan hubungan baik yang telah ada.

Ucapan perpisahan disertai doa dan suasana penuh keakraban juga disampaikan oleh Kapolsek Seruyan Hilir, Ketua PWI Seruyan, perwakilan Diskominfo, serta Penjabat Kepala Desa Baung. Seluruh pihak mendoakan agar Raj Bobby senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas di tempat pengabdian yang baru.

Acara ditutup dengan makan bersama dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan yang tetap terjalin meski waktu dan tempat berbeda. (gan/jp). 

Pemkot Banjarmasin Dukung Perluasan Digitalisasi Bansos Nasional 2026

BANJARMASIN- Pemerintah Kota Banjarmasin menyatakan dukungan penuh terhadap perluasan proyek percontohan (pilot project) digitalisasi bantuan sosial (bansos) tahun 2026 yang diperluas ke 41 kabupaten/kota di 25 provinsi.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kehadiran Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR bersama Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin dalam kegiatan Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial dan Peran Pemerintah Daerah di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (3/2/2026) pagi.

Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung transformasi penyaluran bansos berbasis digital dan kecerdasan buatan (AI) agar lebih tepat sasaran, transparan, serta akuntabel. 

Penasehat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan, Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan kesiapan pemerintah daerah dalam penyediaan digital ID, interoperabilitas data, dan kesiapan operasional sebagai kunci keberhasilan program.

Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, menyambut baik kebijakan tersebut dan menyatakan kesiapan daerah untuk berperan aktif dalam mendukung digitalisasi bansos, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Kehadiran kepala daerah Kalimantan Selatan dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat daerah dalam mendukung agenda nasional pengentasan kemiskinan melalui transformasi digital yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, juga dihadiri Menteri PANRB RI, Rini Widyantini, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Ribka Huluk, serta kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik. (prkm/ali/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes