BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Senin, 27 Juli 2026

Pimpin Apel Pagi, Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin dan Peningkatan Kinerja ASN

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menekankan pentingnya disiplin, peningkatan kinerja, dan sinergi aparatur sipil negara (ASN). 

Hal itu disampaikan Bupati H Shalahuddin saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin (27/7/2026).

Bupati meminta seluruh ASN menjaga kedisiplinan, meningkatkan etos kerja, serta memperkuat koordinasi antarperangkat daerah guna mewujudkan pelayanan publik yang cepat, profesional, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, serta mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah agar berjalan optimal. 

Menurutnya, kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah menjadi kunci dalam mewujudkan Barito Utara yang semakin maju dan sejahtera.

Apel pagi berlangsung tertib dan khidmat serta menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (emca/jp). 

DPK Bartim Lakukan Pembinaan Perpustakaan SMPN 1 Tamiang Layang Jelang Lomba Tingkat Provinsi Kalteng

TAMIANG LAYANG- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur melaksanakan kegiatan pembinaan dan persiapan pemilihan perpustakaan sekolah terbaik tingkat SMP di SMP Negeri 1 Tamiang Layang, Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinkronisasi dan apresiasi perpustakaan tahun anggaran 2026 sebagai persiapan menghadapi penilaian lomba perpustakaan tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Selanjutnya, perpustakaan sekolah terbaik akan berkesempatan mengikuti penilaian tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt Sekretaris sekaligus Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Ernawaty, disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca pelajar, memperluas akses informasi, serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di Kabupaten Barito Timur.

"Perpustakaan bukan lagi sekadar gudang buku, tetapi perpustakaan adalah jantungnya sekolah. Di sanalah mimpi tumbuh, rasa ingin tahu terjawab, dan karakter dibangun,” ujar Ernawaty. 

Ia juga menyampaikan tiga pesan penting dalam pengembangan perpustakaan sekolah. Pertama, menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang nyaman dan menghadirkan berbagai kegiatan inovatif bagi peserta didik. Kedua, menjadikan perpustakaan sebagai tempat bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi. Ketiga, mengajak para pelajar menjadi duta baca, karena melalui buku seseorang dapat menjelajah dunia tanpa harus meninggalkan rumah.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMP Negeri 1 Tamiang Layang, Sumah Sasdipah, menyatakan kesiapan sekolahnya untuk mengikuti lomba pemilihan perpustakaan sekolah tingkat Provinsi Kalimantan Tengah sebagai perwakilan Kabupaten Barito Timur.

SMP Negeri 1 Tamiang Layang dipilih oleh tim DPK Kabupaten Barito Timur karena telah memenuhi tujuh kriteria penilaian utama dalam pemilihan perpustakaan sekolah tingkat SMP. Dengan terpenuhinya indikator tersebut, sekolah ini ditetapkan untuk mewakili Kabupaten Barito Timur dalam ajang lomba perpustakaan sekolah tingkat provinsi.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan perpustakaan sekolah semakin berkembang, tidak hanya sebagai pusat koleksi buku, tetapi juga sebagai pusat kreativitas, inovasi, dan penguatan budaya literasi bagi generasi muda. (zi/jp).

Komisi I DPRD Kalsel Dorong Program Prioritas Pelayanan Publik Tetap Didukung di Tengah Efisiensi Anggaran

BANJARMASIN- Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta mitra kerjanya memastikan program prioritas yang berdampak langsung kepada masyarakat tetap mendapat dukungan anggaran di tengah kebijakan efisiensi. Hal tersebut menjadi salah satu poin penting dalam rapat kerja bersama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalsel, Senin (27/7/2026).

Rapat yang berlangsung di DPRD Provinsi Kalsel tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, didampingi Ketua Komisi I DPRD Kalsel, H Rais Ruhayat. Pertemuan ini menjadi bagian dari pembahasan program kerja, capaian kinerja, serta kebutuhan anggaran mitra kerja Komisi I untuk Tahun Anggaran 2027.

Habib Hamid Bahasyim mengatakan, rapat kerja tersebut bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai program yang telah dirancang pemerintah daerah, termasuk program yang menjadi prioritas dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

"Informasi dari mitra kerja ini menjadi bahan bagi Komisi I dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran agar program yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dalam pembahasan, Komisi I mencermati adanya sejumlah program yang terdampak kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, legislatif menilai program strategis di bidang pemerintahan, administrasi kependudukan, dan pelayanan publik tetap perlu mendapat perhatian agar tidak menghambat pencapaian target pembangunan daerah.

Komisi I kemudian meminta Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah serta Disdukcapil Kalsel menyampaikan daftar program prioritas beserta kebutuhan anggaran secara terukur. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel.

Menurut Habib Hamid, langkah tersebut penting agar alokasi anggaran dapat diarahkan kepada program yang memiliki dampak nyata, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Kami ingin memastikan program-program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat dan mendukung program prioritas Gubernur Kalsel dapat berjalan optimal. Karena itu, kami meminta data dan kebutuhan yang terukur untuk menjadi bahan perjuangan bersama dalam pembahasan anggaran,” katanya.

Selain aspek penganggaran, Komisi I juga menyoroti peran strategis Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, termasuk penyelesaian berbagai urusan administrasi kewilayahan yang mendukung pembangunan daerah.

Sementara bersama Disdukcapil Kalsel, Komisi I memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan, termasuk pengembangan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Program tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan publik agar semakin cepat, efektif, dan mudah diakses masyarakat.

Komisi I berharap sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dapat memastikan setiap program yang disusun tetap berjalan optimal, meskipun daerah menghadapi tantangan dalam pengelolaan anggaran akibat kebijakan efisiensi. (sar/ali/jp).

Komisi II DPRD Kalsel Dorong Kenaikan Target Pendapatan APBD 2027 Jadi Rp8 Triliun

BANJARMASIN- Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong peningkatan target pendapatan daerah dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 dari pagu awal Rp7,6 triliun menjadi Rp8 triliun. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas ruang fiskal pemerintah daerah di tengah adanya efisiensi anggaran sejumlah Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, H Suripno Sumas usai memimpin rapat kerja bersama mitra kerja Komisi II terkait pembahasan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027 di Ruang Rapat Komisi II, Gedung A Lantai 4 DPRD Provinsi Kalsel, Banjarmasin, Senin (27/7/2026).

"Pada intinya kami ingin mengevaluasi anggaran yang diusulkan untuk kegiatan APBD Tahun 2027,” ujar H Suripno.

Menurutnya, evaluasi dilakukan menyusul adanya keluhan dari sejumlah SKPD mitra Komisi II terkait penurunan alokasi anggaran belanja maupun pembangunan akibat penyesuaian pagu awal APBD 2027 yang ditetapkan sebesar Rp7,6 triliun lebih.

Menyikapi kondisi tersebut, tiga anggota Komisi II yang tergabung dalam Badan Anggaran DPRD Provinsi Kalsel melakukan penyisiran terhadap sejumlah pos pendapatan daerah yang masih berpotensi ditingkatkan. Hasilnya, disepakati adanya kenaikan target pendapatan daerah menjadi Rp8 triliun.

"Akhirnya kita sepakati anggaran pendapatan daerah untuk tahun 2027 bisa dinaikkan menjadi sebesar Rp8 triliun,” ungkapnya.

H Suripno berharap peningkatan target pendapatan tersebut mampu memberikan tambahan ruang anggaran bagi SKPD untuk mempertahankan program prioritas yang berdampak langsung kepada masyarakat. Menurutnya, penguatan kapasitas fiskal daerah penting agar pembangunan tetap berjalan sesuai visi dan misi Gubernur Kalimantan Selatan serta arah kebijakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dalam rapat tersebut, sejumlah mitra kerja Komisi II juga menyampaikan kondisi efisiensi anggaran pada Renja Tahun 2027.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, Ramaddin, menyampaikan bahwa pagu Renja 2027 pada instansinya mengalami penurunan dibandingkan Tahun Anggaran 2026.

Hal serupa disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Selatan, Endri. Ia menjelaskan, efisiensi anggaran menyebabkan sejumlah program kegiatan harus dilakukan penyesuaian.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan, H Riandy Hidayat, menyebutkan pagu anggaran instansinya pada 2027 turun sekitar 9 persen. Jika pada 2026 anggaran mencapai Rp7,8 miliar lebih, maka pada 2027 menjadi sekitar Rp7,1 miliar lebih.

Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan berharap peningkatan target pendapatan APBD 2027 menjadi Rp8 triliun dapat menjadi solusi untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan. (sar/ali/jp). 

FAD Batola Resmi Dikukuhkan, Bupati Bahrul Ilmi Dorong Anak Jadi Pelopor dan Pelapor Menuju Kabupaten Layak Anak

MARABAHAN- Bupati Barito Kuala (Batola), H Bahrul Ilmi melantik Pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Barito Kuala periode 2026-2028 di Aula Selidah Kantor Bupati Batola, Senin (27/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat peran anak sebagai agen perubahan menuju terwujudnya Kabupaten Barito Kuala sebagai daerah layak anak.

Kegiatan yang digelar melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Barito Kuala itu dihadiri jajaran Forkopimda/perwakilan daerah, Sekretaris Daerah Batola beserta istri selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua TP PKK Batola, organisasi wanita, jajaran Dinas PPKBP3A, pimpinan instansi vertikal, pimpinan Bank Kalsel Cabang Marabahan, serta pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Batola.

Dalam sambutannya Bupati H Bahrul Ilmi, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada pengurus FAD yang telah dikukuhkan. Ia menegaskan, bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepercayaan pemerintah daerah kepada anak-anak Batola untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan.

"Pelantikan ini menjadi kehormatan sekaligus amanah besar bagi kalian sebagai wakil dari seluruh anak-anak di daerah ini. Jadilah agen perubahan, teladan, dan motivator bagi anak-anak lainnya,” ujar H Bahrul Ilmi.

Menurutnya, Forum Anak Daerah memiliki peran penting sebagai wadah penyampaian aspirasi anak agar suara, kebutuhan, dan berbagai persoalan yang dihadapi anak dapat tersampaikan secara efektif kepada pemerintah daerah.

Bupati juga menekankan pentingnya peran FAD sebagai 2P, yakni Pelopor dan Pelapor. Sebagai pelopor, anggota FAD diharapkan mampu menginisiasi berbagai kegiatan positif, membangun kebiasaan hidup sehat, serta menggunakan teknologi secara bijak. Sementara sebagai pelapor, mereka harus berani menyuarakan dan melaporkan apabila menemukan kasus kekerasan, perundungan, pelanggaran hak anak, maupun tindakan diskriminasi.

"Anak-anak harus menjadi bagian dari solusi. Berani menyampaikan hal yang benar dan ikut menjaga lingkungan agar tetap aman serta ramah bagi semua anak,” tegasnya.

Pemkab Barito Kuala, ujar H Bahrul Ilmi, berkomitmen untuk terus memperkuat berbagai program menuju Kabupaten Layak Anak melalui kolaborasi bersama seluruh pihak, termasuk Forum Anak Daerah. Dukungan terhadap kreativitas dan program kerja FAD diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing.

"Pemerintah daerah akan terus mendukung program dan kreativitas positif Forum Anak Daerah Kabupaten Barito Kuala demi mewujudkan generasi emas yang berkualitas,” tambah Bupati.

Rangkaian pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati Barito Kuala bersama para tamu undangan kepada pengurus FAD periode 2026-2028. (rnld/ali/jp). 

Di Momen HAN ke-42 di Batola, Sekda Zulkipli Sampaikan Pesan Anak Indonesia dan Pamit Purna Tugas

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 dengan meneguhkan komitmen perlindungan dan pemenuhan hak anak. Upacara peringatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Senin (27/7/2026), dan dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Batola, H Zulkipli Yadi Noor.

Upacara tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala, jajaran kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Batola.

Dalam amanatnya, Sekda Zulkipli membacakan pidato Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi. Dalam pesan tersebut disampaikan bahwa peringatan HAN menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak anak serta memberikan perlindungan khusus bagi anak-anak Indonesia.

"Selamat Hari Anak kepada seluruh anak-anak Indonesia. Semoga anak-anak di seluruh pelosok tanah air dapat merayakan, merasakan, dan memeriahkan hari istimewa ini secara serentak dan langsung,” ujar Sekda.

HAN ke-42 tahun 2026 mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan tagline “Sayang Anak Sayang Indonesia”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama, baik keluarga, masyarakat, maupun pemerintah.

Melalui momentum HAN, pemerintah juga terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #RANA) serta kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak). Gerakan ini mengajak seluruh pihak menjadikan perlindungan anak sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Anak-anak yang mengalami kekerasan atau merasa tidak aman juga diimbau untuk berani menyampaikan keluhan dan memanfaatkan layanan pengaduan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129.

Suasana peringatan HAN di Batola berlangsung penuh haru setelah penyampaian amanat Menteri PPPA. Sekda H Zulkipli Yadi Noor memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pamit kepada jajaran ASN Pemkab Batola seiring memasuki masa purna tugas pada 1 Agustus 2026.

H Zulkipli mengakhiri pengabdiannya sebagai ASN setelah menjalani masa kerja selama 35 tahun 7 bulan. Momen tersebut menjadi bagian emosional dalam rangkaian peringatan HAN tahun ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Suara Anak Barito Kuala oleh perwakilan siswa-siswi sekolah serta pembacaan doa yang dipimpin Kabag Kesra.

Peringatan HAN ke-42 di Kabupaten Barito Kuala ditutup dengan foto bersama Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan jajaran kepala SKPD, sekaligus menjadi momen penghormatan atas dedikasi panjang Sekda H Zulkipli Yadi Noor selama mengabdi bagi daerah. (dsk/ali/jp). 

Ketua DPRD Barito Timur Dorong DAD Perkuat Pelestarian Adat dan Bersinergi Bangun Daerah

TAMIANG LAYANG- Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, berharap Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Timur mampu menjadi organisasi yang memperkuat pelestarian adat dan budaya Dayak sekaligus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Harapan tersebut disampaikan Nursulistio usai menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Adat Dayak Kabupaten Barito Timur Masa Bakti 2026–2031 serta pelantikan pengurus DAD tingkat kecamatan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Tamiang Layang, Senin (27/7/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran DAD Provinsi Kalimantan Tengah, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Wakil Bupati Barito Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Batamad, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, pihak swasta, perbankan, damang kepala adat, mantir adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Nursulistio menyampaikan ucapan selamat kepada Hengky A. Garu beserta jajaran yang dikukuhkan sebagai pengurus DAD Kabupaten Barito Timur. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DAD tingkat kecamatan yang dilantik.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Hengky A. Garu beserta seluruh jajaran pengurus Dewan Adat Dayak Kabupaten Barito Timur dan pengurus DAD tingkat kecamatan. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Menurut Nursulistio, DAD memiliki peran penting sebagai wadah yang mampu mempererat persaudaraan, memperkuat silaturahmi, sekaligus mendekatkan organisasi kepada masyarakat melalui berbagai program kerja.

Ia menilai keberadaan DAD juga menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat, budaya, serta kearifan lokal masyarakat Dayak di Kabupaten Barito Timur.

"Melalui organisasi ini, kami berharap nilai-nilai falsafah dan adat Dayak tetap terjaga, terpelihara, dan diwariskan kepada generasi berikutnya," katanya.

Lebih lanjut, Nursulistio berharap kepengurusan DAD periode 2026–2031 mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga negara, maupun organisasi kemasyarakatan untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, sinergi tersebut penting agar DAD tidak hanya berperan dalam pelestarian adat dan budaya, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendukung program pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Timur.

"Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang baik, saya yakin DAD dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga adat istiadat sekaligus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Barito Timur," pungkasnya. (zi/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Salurkan Bansos kepada Masyarakat, Wujudkan Program Aksi Kemenimipas 2026

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada masyarakat sekitar dan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (27/7/2026). Kegiatan ini merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus penguatan peran pemasyarakatan di tengah masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan oleh jajaran Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dengan melibatkan Kepala Pelayanan Tahanan, Kepala Subseksi Pengelolaan, pejabat fungsional umum (JFU), pejabat fungsional tertentu (JFT), serta seluruh staf. Masyarakat dan keluarga WBP menjadi penerima manfaat dalam penyaluran bantuan tersebut.

Sebelum penyaluran, petugas melakukan persiapan di Aula Rutan Kelas IIB Tamiang Layang. Selanjutnya, paket sembako disalurkan secara langsung dengan mendatangi rumah penerima manfaat guna memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran.

Proses penyaluran berlangsung tertib, aman, dan lancar dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, profesional, serta sesuai standar operasional prosedur (SOP). Kolaborasi antara petugas dan masyarakat turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan penyaluran bantuan sosial merupakan komitmen nyata pemasyarakatan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Melalui kegiatan bantuan sosial ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan baik antara pemasyarakatan dengan masyarakat. Semoga semangat kepedulian dan kebersamaan ini terus terjaga sebagai bagian dari pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026," ujar Agung.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan di dalam rutan, tetapi juga berkontribusi dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (zi/jp). 

Kapolres Bartim, Bupati dan Wakil Bupati Asah Kemampuan Menembak, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso bersama Bupati Barito Timur, M. Yamin dan Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, mengikuti latihan menembak di Lapangan Tembak Sanika Satyawada Polres Barito Timur, Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.

Selain Kapolres, Bupati, dan Wakil Bupati, latihan juga diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Barito Timur. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan mengedepankan disiplin, keselamatan, serta kepatuhan terhadap standar operasional penggunaan senjata api.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan latihan menembak tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan personel dalam penggunaan senjata api, tetapi juga menjadi sarana mempererat koordinasi dan soliditas lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan koordinasi antara Polres Barito Timur dengan Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Selain mengasah kemampuan menembak, kami juga mempererat soliditas sebagai mitra dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Barito Timur," ujarnya.

Bupati Barito Timur, M. Yamin mengapresiasi penyelenggaraan latihan tersebut. Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Polri merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan sekaligus menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Barito Timur.

Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan latihan dengan antusias dan tetap mengutamakan aspek keselamatan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Diduga Korsleting Kelistrikan, Honda Beat Terbakar di Jalan Ampah–Buntok, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

TAMIANG LAYANG- Satu unit sepeda motor Honda Beat milik Gatot (38), warga RT. 08 Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, terbakar di Jalan Ampah–Buntok, Desa Bambulung, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Pematang Karau yang terdiri dari Aipda Ary Satrio dan Bripda Alghan Dwi segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan di tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, api diduga berasal dari korsleting pada sistem kelistrikan, tepatnya di bagian CDI sepeda motor. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, sementara kondisi di lokasi berhasil dikendalikan sehingga situasi tetap aman dan kondusif.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan guna memastikan penyebab kejadian sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Setiap laporan yang masuk akan kami respons dengan cepat. Dari hasil pengecekan sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting kelistrikan pada bagian CDI sepeda motor. Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi kelistrikan kendaraan untuk mencegah kejadian serupa. Syukurlah, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa dan situasi tetap aman serta kondusif," ujarnya.

Usai melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal, personel Polsek Pematang Karau memastikan situasi di lokasi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Polsek Pematang Karau juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi kendaraan, khususnya sistem kelistrikan, guna meminimalkan risiko kebakaran akibat korsleting. (zi/jp). 

Bupati Shalahuddin Lepas 63 Regu Gerak Jalan, Semarakkan Hari Jadi ke-76 Barito Utara dan HUT Ke-81 RI

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, secara resmi melepas 63 regu peserta Lomba Gerak Jalan Antarinstansi dan Umum dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin (27/7/2026).

Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati H Shalahuddin. Selanjutnya, seluruh regu yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kategori umum menempuh rute yang telah ditetapkan panitia dengan penuh semangat.

Bupati H Shalahuddin mengatakan, lomba gerak jalan merupakan salah satu agenda untuk menyemarakkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Barito Utara dan HUT Kemerdekaan RI. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana memperkuat disiplin, kekompakan, serta semangat gotong royong.

"Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarinstansi maupun masyarakat di Kabupaten Barito Utara," kata H Shalahuddin.

Ia mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dan dukungan masyarakat yang turut menyemarakkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

H Shalahuddin berharap seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara dan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.

"Semoga peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan serta semangat kebersamaan dalam membangun Barito Utara yang semakin maju dan sejahtera," ujarnya. (emca/jp). 

Bupati M. Yamin : DAD Barito Timur Harus Jadi Garda Terdepan Jaga Persatuan dan Budaya Dayak

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, menegaskan Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Timur harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan masyarakat, melestarikan adat dan budaya Dayak, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati M. Yamin didampingi Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Adat Dayak Kabupaten Barito Timur Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Tamiang Layang, Senin (27/7/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran DAD Provinsi Kalimantan Tengah, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Wakil Bupati Barito Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Batamad, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, pihak swasta, perbankan, damang kepala adat, mantir adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.

Bupati M. Yamin mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru mampu mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menjaga harkat, martabat, dan marwah masyarakat adat Dayak di Kabupaten Barito Timur.

Menurutnya, DAD memiliki posisi strategis sebagai lembaga adat yang tidak hanya bertugas melestarikan adat, budaya, dan tradisi, tetapi juga berperan menjaga stabilitas sosial, menegakkan hukum adat secara adil, serta memfasilitasi penyelesaian berbagai persoalan adat dan kemasyarakatan.

"Peran Dewan Adat Dayak tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan daerah yang aman, harmonis, dan kondusif," ujar M. Yamin.

Bupati menjelaskan, berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 1 Tahun 2010, DAD kabupaten/kota memiliki tugas mengoordinasikan dan melakukan supervisi terhadap DAD tingkat kecamatan dan kedamangan dalam pemberdayaan, pelestarian, pengembangan adat istiadat, serta pelaksanaan hukum adat Dayak.

Karena itu, ia meminta seluruh pengurus menjalankan fungsi organisasi secara maksimal, mulai dari melestarikan budaya, mengawal penegakan hukum adat, menyalurkan aspirasi masyarakat adat, hingga menjadi mediator dalam penyelesaian sengketa adat.

Menghadapi tantangan perkembangan zaman, M. Yamin menyampaikan tiga pesan penting kepada kepengurusan baru. Pertama, menjaga semangat Lewu Hante sebagai simbol persatuan dengan menjadikan DAD sebagai rumah bersama yang inklusif bagi seluruh elemen masyarakat. Kedua, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, damang, dan mantir adat dalam mendukung program pembangunan. Ketiga, melibatkan generasi muda agar bangga terhadap identitas budaya daerah sekaligus mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan pengukuhan tersebut sebagai momentum memperkokoh persatuan dan kebersamaan guna mendukung terwujudnya visi pembangunan Kabupaten Barito Timur, SEGAH.

Menutup sambutannya M. Yamin mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga keamanan dan ketertiban, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang dapat memecah belah persatuan.

"Persatuan dan kerukunan yang telah terbangun harus terus dijaga sebagai modal utama dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Barito Timur," tegasnya. (zi/jp). 

Operasi Antik Telabang 2026, Polres Kapuas Ungkap Tujuh Kasus Narkoba, Delapan Tersangka Ditangkap

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas mengungkap tujuh kasus peredaran gelap narkotika selama pelaksanaan Operasi Antik Telabang 2026 yang berlangsung pada 5–23 Juli 2026. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap delapan tersangka dan menyita sabu seberat 49,62 gram senilai sekitar Rp100 juta. Barang bukti itu diperkirakan mampu menyelamatkan sekitar 500 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari, mengatakan keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil intensifikasi pemberantasan narkoba yang dilakukan jajaran Satresnarkoba di wilayah Kecamatan Pulau Petak, Kapuas Timur, dan Selat.

"Dari tujuh laporan polisi yang berhasil kami ungkap selama Operasi Antik Telabang 2026, delapan orang berhasil diamankan beserta barang bukti sabu dengan berat total 49,62 gram. Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Kapuas dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum kami," ujar AKBP Rina saat konferensi pers didampingi pejabat utama (PJU) di Mapolres Kapuas, Senin (27/7/2026).

Selain sabu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti pendukung berupa timbangan digital, alat isap sabu, telepon genggam, plastik klip, uang tunai yang diduga hasil transaksi narkotika, satu unit mobil, serta beberapa sepeda motor yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas peredaran narkoba.

Berdasarkan hasil penyelidikan, para tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari pengedar hingga kurir. Mereka menjalankan aksinya dengan berbagai modus, antara lain sistem lempar ranjau dengan menempatkan paket sabu di lokasi yang telah disepakati, serta pasokan dari Kota Banjarmasin. Jalur distribusinya meliputi rute Banjarmasin–Kapuas Timur–Selat–Pulau transaksi secara langsung di rumah maupun tempat tertentu.

Kapolres mengungkapkan, jaringan narkoba yang berhasil dibongkar diduga memperoleh pasokan dari Kota Banjarmasin. Jalur distribusinya meliputi rute Banjarmasin- Kapuas Timur- Selat- Pulau Petak, Banjarmasin - Marabahan- Kapuas Murung, serta Banjarmasin - Kapuas Kuala.

Selama Operasi Antik Telabang 2026, Satresnarkoba Polres Kapuas mengungkap tujuh perkara. Pada 6 Juli 2026 di Desa Handiwung, Kecamatan Pulau Petak, polisi menangkap tersangka I (53) dengan barang bukti sabu seberat 0,73 gram. Selanjutnya, 8 Juli 2026 di Desa Anjir Mambulau Tengah, Kecamatan Kapuas Timur, polisi mengamankan IW (31) dengan barang bukti 2,75 gram sabu, timbangan digital, telepon genggam, dan uang tunai Rp3,7 juta.

Pada 14 Juli 2026 di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Selat, polisi menangkap IB (36) dengan barang bukti 5,77 gram sabu, satu unit mobil Honda Brio, telepon genggam, dan uang tunai. Empat hari kemudian, 18 Juli 2026 di Kelurahan Selat Tengah, polisi mengamankan MP (30) dengan barang bukti 9,22 gram sabu, alat isap, timbangan digital, telepon genggam, serta uang tunai Rp1,5 juta.

Pengungkapan berlanjut pada 20 Juli 2026 di Desa Mawar Mekar, Kecamatan Pulau Petak. Polisi lebih dulu menangkap LN (30) dengan barang bukti 0,38 gram sabu. Di hari dan lokasi yang sama, polisi kembali mengamankan dua tersangka, yakni AB (43) dan B (39). Dari keduanya disita 45 paket sabu dengan berat 28,58 gram, timbangan digital, telepon genggam, uang tunai Rp3,2 juta, serta satu unit sepeda motor.

Sementara itu, pada 22 Juli 2026 di Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat, polisi menangkap tersangka A (51) yang merupakan target Operasi Antik Telabang 2026. Dari tangan tersangka disita 11 paket sabu seberat 2,19 gram, telepon genggam, dan uang tunai Rp300 ribu.

AKBP Rina menyebut, bahwa barang bukti sabu yang disita diperkirakan bernilai sekitar Rp100 juta. Dengan pengungkapan tersebut, kepolisian memperkirakan telah mencegah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun hingga pidana mati atau penyalahgunaan narkotika oleh sekitar 500 orang.

Seluruh tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan/atau ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun hingga pidana mati atau penjara seumur hidup, bergantung pada peran dan jumlah barang bukti yang dikuasai.

Kapolres menegaskan, pengungkapan tujuh kasus tersebut tidak menghentikan upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Kapuas. Penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap pemasok dan jaringan yang lebih besar.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di Kabupaten Kapuas," katanya. (fah/jp). 

Bupati Barito Timur Minta DAD Jadi Garda Persatuan, Penjaga Adat, dan Mitra Strategis Pembangunan

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, menegaskan Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Timur harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan masyarakat, melestarikan adat dan budaya Dayak, serta berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

Penegasan tersebut disampaikan M. Yamin saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Adat Dayak Kabupaten Barito Timur Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Tamiang Layang, Senin (27/7/2026).

Acara pengukuhan dihadiri jajaran DAD Provinsi Kalimantan Tengah, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Wakil Bupati Barito Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Batamad, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, pihak swasta, perbankan, damang kepala adat, mantir adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.

Bupati M. Yamin juga mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru mampu mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga harkat, martabat, dan marwah masyarakat adat Dayak di Barito Timur.

Menurutnya, DAD memiliki posisi strategis sebagai lembaga yang tidak hanya melestarikan adat, budaya, dan tradisi, tetapi juga menjaga stabilitas sosial, menegakkan hukum adat secara adil, serta memfasilitasi penyelesaian berbagai persoalan adat dan kemasyarakatan.

"Peran Dewan Adat Dayak tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan daerah yang aman, harmonis, dan kondusif," ujar M. Yamin.

Ia menjelaskan, sesuai Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 1 Tahun 2010, DAD kabupaten/kota memiliki tugas mengoordinasikan dan melakukan supervisi terhadap DAD tingkat kecamatan dan kedamangan dalam pemberdayaan, pelestarian, pengembangan adat istiadat, serta pelaksanaan hukum adat Dayak.

Karena itu, Bupati menekankan agar pengurus DAD menjalankan seluruh fungsi organisasi secara optimal, mulai dari melestarikan budaya, mengawal penegakan hukum adat, menyalurkan aspirasi masyarakat adat, hingga menjadi mediator dalam penyelesaian sengketa adat.

Menghadapi tantangan perkembangan zaman, M. Yamin menyampaikan tiga pesan kepada kepengurusan baru. Pertama, menjaga semangat Lewu Hante sebagai simbol persatuan dengan menjadikan DAD sebagai rumah bersama yang inklusif bagi seluruh elemen masyarakat. Kedua, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, damang, dan mantir adat dalam mendukung program pembangunan. Ketiga, melibatkan generasi muda agar bangga terhadap identitas budaya daerah sekaligus mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan pengukuhan tersebut sebagai momentum memperkokoh persatuan dan kebersamaan untuk mendukung terwujudnya visi pembangunan Kabupaten Barito Timur, SEGAH.

Menutup sambutannya M. Yamin mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga keamanan dan ketertiban, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang dapat memecah belah persatuan.

"Persatuan dan kerukunan yang telah terbangun harus terus dijaga sebagai modal utama dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Barito Timur," tegasnya. (zi/jp). 

Kepala Kankemenhaj Bartim Ikuti Pembinaan Karakter ASN Regional Kalimantan, Tekankan Pelayanan Berintegritas

BANJARBARU- Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kankemenhaj) Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Fauzi, bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti kegiatan Character and Mental Building ASN Kemenhaj Regional Kalimantan Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, Jum'at hingga Minggu (24–26/7/2026).

Kegiatan tahunan tersebut dipusatkan di Asrama Haji Kelas I Banjarmasin dan Markas Rindam, serta diikuti ASN Kemenhaj dari tiga provinsi, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Kepala Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengatakan.pembinaan karakter menjadi bekal penting bagi ASN Kemenhaj dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya jemaah haji.

"Sebagai aparatur Kementerian Haji dan Umrah, kita dituntut memiliki high energy dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Pelayanan kepada masyarakat dan jemaah haji tidak hanya membutuhkan kompetensi, tetapi juga semangat, kepedulian, dan ketulusan," ujarnya, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, energi positif yang dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan budaya kerja yang produktif, meningkatkan mutu pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Haji dan Umrah RI.

Selama pelatihan, para peserta mengikuti sejumlah agenda pembinaan, di antaranya penguatan spiritual dan mental melalui sesi Emotional Spiritual Quotient (ESQ) bersama tim Ari Ginanjar, dilanjutkan dengan qiyamul lail dan salat berjamaah.

Selain itu, peserta juga mengikuti pelatihan bela negara dan kedisiplinan di Markas Rindam, meliputi praktik Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pembinaan disiplin, serta materi kepemimpinan. Kegiatan turut diisi malam keakraban yang menjadi ajang mempererat sinergi antarpeserta dan pimpinan Kemenhaj RI.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj RI, Ian Heriyawan, menegaskan bahwa pembinaan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk ASN Kemenhaj yang profesional.

"Disiplin, integritas, dan semangat bela negara harus menjadi karakter setiap ASN Kemenhaj dan petugas haji agar mampu memberikan pelayanan profesional, menjaga nama baik Indonesia, serta menghadapi berbagai tantangan penyelenggaraan haji dengan penuh tanggung jawab," tegasnya.

Kegiatan Character and Mental Building ASN Kemenhaj Regional Kalimantan 2026 resmi ditutup pada Minggu (26/7/2026) melalui upacara penutupan yang dipimpin Direktur Jenderal Pelayanan Haji bersama Kepala Kantor Wilayah, serta diikuti seluruh peserta. (zi/jp). 

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Desa Bagok Pasang Maklumat Kapolda dan Edukasi Warga Bijak Bermedia Sosial

TAMIANG LAYANG- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat jajaran Polres Barito Timur. Bhabinkamtibmas Desa Bagok, Polsek Benua Lima, Aipda Mujiono, memasang Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah tentang larangan membuka hutan dan lahan dengan cara membakar sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat di Kantor Desa Bagok, RT. 02, Kecamatan Benua Lima, Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bagok dan Sekretaris Desa Bagok sebagai bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah desa dalam memperkuat upaya pencegahan karhutla sejak dini.

Selain memasang maklumat, Aipda Mujiono mengimbau masyarakat agar tidak membuka hutan maupun lahan dengan cara membakar karena berpotensi menimbulkan kebakaran, merusak lingkungan, serta memiliki konsekuensi hukum. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla.

Dalam kesempatan yang sama, masyarakat juga diberikan sosialisasi mengenai pentingnya bijak menggunakan media sosial. Warga diingatkan agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari penyebaran hoaks yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, Bhabinkamtibmas turut mengenalkan layanan Call Center 110 Polres Barito Timur sebagai layanan kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan maupun keadaan darurat sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Melalui kegiatan tersebut, terjalin koordinasi dan komunikasi yang semakin erat antara Polri dengan Pemerintah Desa Bagok dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pencegahan karhutla, penggunaan media sosial secara bertanggung jawab, serta pemanfaatan layanan kepolisian melalui Call Center 110.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menegaskan bahwa kegiatan sambang dan edukasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran masyarakat dalam mencegah karhutla, menjaga stabilitas kamtibmas.

"Selain itu, juga memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif," ujarnya. (zi/jp). 

Minggu, 26 Juli 2026

Bupati Barito Utara Pimpin Gowes CFD, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Pererat Kebersamaan

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin memimpin kegiatan Gowes Santai dalam rangka Car Free Day (CFD), Minggu (26/7/2026), sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengampanyekan pola hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diawali dari Rumah Jabatan Bupati Barito Utara dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta komunitas sepeda di Muara Teweh.

Peserta gowes menempuh rute melalui Jalan Tumenggung Surapati, Jalan Dahlia, Polres Barito Utara, Karang Jawa, kawasan Water Front City (WFC) Jembatan Pengulu Iban, WFC Lanjas, Jalan Yetro Sinseng, Jalan Ahmad Yani, Bundaran Rumah Jabatan Bupati, hingga finis di Bundaran Buah Muara Teweh.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang rute. Warga yang memanfaatkan momentum Car Free Day tampak menyambut rombongan sambil menikmati aktivitas olahraga dan ruang publik yang bebas dari kendaraan bermotor.

Bupati H Shalahuddin mengatakan, kegiatan gowes bersama tidak sekadar menjadi sarana olahraga, tetapi juga media mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat sekaligus memanfaatkan ruang publik sebagai tempat beraktivitas yang positif," kata H Shalahuddin.

Ia berharap kegiatan Car Free Day dapat terus menjadi agenda yang mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berolahraga secara rutin.

"Selain menumbuhkan budaya hidup sehat, kegiatan ini juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Barito Utara yang sehat, aktif, dan harmonis," pungkasnya. (emca/jp). 

Bupati dan Wakil Bupati HSS Hadiri Tasyakuran Aqiqah Putra Kedua Anggota DPRD

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor bersama Wakil Bupati H Suriani menghadiri tasyakuran aqiqah Hagia Dzulqa Rezqia, putra kedua Anggota Komisi III DPRD Kabupaten HSS, Rizal Nagara, dan Heny Purwanti, di Komplek Bumi Kartika Kencana (ASABRI), Jalan Keramat Hamalau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Minggu (26/7/2026).

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati merupakan bagian dari agenda silaturahmi usai menghadiri sejumlah undangan resepsi pernikahan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten HSS, H Muhammad Noor, bersama sejumlah Anggota DPRD HSS, keluarga besar, kerabat, sahabat, serta tamu undangan lainnya.

Acara tasyakuran aqiqah digelar sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran putra kedua pasangan Rizal Nagara dan Heny Purwanti. Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten HSS pada kegiatan tersebut menjadi wujud terjalinnya silaturahmi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan unsur legislatif serta masyarakat. 

Momentum kebersamaan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (ari/jp). 

Polres Tabalong Amankan One Year Celebration Aurun 2026, 1.218 Pelari Ramaikan Event Sport Tourism

TANJUNG- Polres Tabalong mengamankan pelaksanaan One Year Celebration Aurun Tabalong 2026 yang berlangsung di Tanjung Expo Center, Jalan Jenderal A. Yani, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Minggu (26/7/2026). Kegiatan lari yang diikuti 1.218 peserta tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan dukungan pengamanan dari Polsek Murung Pudak serta Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong.

Event yang menandai satu tahun berdirinya komunitas Aurun Tabalong itu turut dihadiri Bupati Tabalong, Ir. H Muhammad Noor Rifani, S.H., S.T., M.T. beserta istri, Wakil Bupati Tabalong Habib Taufani Alkaf, S.Kom., M.M., Kapolres Tabalong yang diwakili Kasat Samapta AKP I Nyoman Sudharna, S.Ap., unsur Forkopimda atau perwakilan, serta sekitar 3.000 pengunjung dari dalam maupun luar Kabupaten Tabalong.

Dalam sambutannya Bupati Tabalong, HM. Noor Rifani, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, One Year Celebration Aurun Tabalong tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan, membudayakan pola hidup sehat, sekaligus mempromosikan potensi daerah.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada komunitas Aurun Tabalong dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan. Bupati berharap event ini terus berkembang sebagai agenda olahraga yang mampu mengenalkan destinasi wisata, budaya, serta produk UMKM Kabupaten Tabalong kepada masyarakat yang lebih luas.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia menyediakan dua kategori lomba, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer dengan titik start dan finis di kawasan Tanjung Expo Center. Para peserta melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kabupaten Tabalong.

Sebanyak 1.218 pelari ambil bagian dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 712 peserta kategori 5 kilometer, 436 peserta kategori 10 kilometer umum, dan 70 peserta kategori 10 kilometer master.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 09.40 WITA dalam kondisi aman, tertib, dan lancar. Personel Polres Tabalong bersama Polsek Murung Pudak dan Dinas Perhubungan disiagakan di sepanjang rute maupun lokasi kegiatan guna menjamin keamanan peserta serta kelancaran arus lalu lintas.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan Polres Tabalong berkomitmen memberikan pengamanan maksimal pada setiap kegiatan masyarakat agar seluruh rangkaian acara berjalan aman dan kondusif.

"Kami mengapresiasi terselenggaranya One Year Celebration Aurun Tabalong 2026 yang tidak hanya mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga, tetapi juga menjadi media promosi wisata dan UMKM daerah. Personel telah ditempatkan di sepanjang rute maupun lokasi kegiatan sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar. Terima kasih kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif," ujar IPTU Heri.

One Year Celebration Aurun Tabalong 2026 merupakan bagian dari peringatan satu tahun berdirinya komunitas lari Aurun Tabalong. Selain mendorong budaya hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat promosi sektor pariwisata, kuliner, dan produk UMKM sebagai bagian dari pengembangan sport tourism di Kabupaten Tabalong. (fah/jp). 

Satlantas Polresta Banjarmasin Tertibkan Parkir Liar di Kawasan Pasar dan Jalan Protokol

BANJARMASIN- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin bersama instansi terkait menggelar penertiban parkir liar di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Banjarmasin, Sabtu (25/7/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA itu menyasar kawasan Pasar Sudimampir, depan Bakso Pal 1, serta Jalan A. Yani Km 1. Petugas gabungan menindak kendaraan yang parkir di badan maupun bahu jalan karena dinilai menghambat arus lalu lintas dan berpotensi memicu kemacetan.

Kapolresta Banjarmasin, AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Polresta Banjarmasin, IPDA Adi Harry Sucahyo, mengatakan penertiban dilakukan sebagai upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya di kawasan pasar dan jalan protokol.

"Selain mewujudkan Kamseltibcarlantas, kegiatan ini juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas maupun berbelanja di Pasar Sudimampir serta pengguna Jalan A. Yani Km 1. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Satlantas Polresta Banjarmasin dengan instansi terkait dalam menjaga ketertiban umum," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memarkir kendaraan di lokasi yang telah disediakan dan tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir.

"Parkir sembarangan di badan jalan tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya," tegasnya.

Polresta Banjarmasin memastikan kegiatan penertiban parkir akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah preventif untuk menjaga ketertiban lalu lintas serta menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Banjarmasin. (hru/jp).

Cegah Karhutla, Polsek Pematang Karau Imbau Warga Aktif Melapor Jika Temukan Titik Api

TAMIANG LAYANG- Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama pada musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Ricardo Hutahaean, menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Menurutnya, kesadaran bersama sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah bencana kabut asap yang berdampak pada kesehatan, aktivitas masyarakat, dan ekosistem.

Kapolsek juga menekankan sejumlah langkah pencegahan yang wajib dipatuhi masyarakat, yakni tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran, serta mengutamakan metode pengolahan lahan yang ramah lingkungan.

"Kami meminta masyarakat segera melaporkan kepada kepolisian atau aparat setempat apabila menemukan titik api maupun kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan api tidak meluas," ujar IPDA Ricardo Hutahaean, Minggu (26/7/2026). 

Kapolsek juga mengingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan merupakan tindak pidana yang memiliki konsekuensi hukum berat. Berdasarkan Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan Pasal 78 Ayat (3), pelaku pembakaran hutan dapat dikenai pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp15 miliar.

Untuk mempercepat pelaporan dan penanganan keadaan darurat, ujar IPDA Ricardo, masyarakat dapat menghubungi layanan Kepolisian melalui nomor darurat 110 atau melalui akun media sosial resmi Polsek Pematang Karau. (zi/jp). 

Dedy Dhukun dan Mus Mujiono Hibur Ribuan Warga, Bupati Barito Utara Tekankan Persatuan dan Ketertiban

MUARA TEWEH- Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Barito Utara memadati Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Sabtu (25/7/2026) malam, untuk menyaksikan penampilan musisi legendaris Indonesia Dedy Dhukun dan Mus Mujiono dalam Malam Hiburan Rakyat yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-76 Kabupaten Barito Utara. Meski pelaksanaan acara mengalami penyesuaian jadwal, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Sejak sore hari, warga dari sembilan kecamatan mulai memadati lokasi acara.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, mengatakan malam hiburan rakyat digelar sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada masyarakat atas dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Barito Utara.

"Alhamdulillah malam ini kita bisa berkumpul bersama dalam suasana gembira. Ini adalah bentuk terima kasih pemerintah kepada seluruh masyarakat Barito Utara yang selama ini telah mendukung pembangunan daerah," ujar H Shalahuddin.

Ia mengajak masyarakat untuk menikmati hiburan dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersamaan.

"Mari kita nikmati malam ini dengan penuh suka cita, jaga ketertiban, dan jadikan momentum ini untuk semakin menguatkan rasa persatuan kita," katanya.

Turut menghadiri kegiatan tersebut Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Ketua TP PKK, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ribuan warga.

Puncak acara diisi penampilan Dedy Dhukun dan Mus Mujiono yang membawakan sejumlah lagu populer yang membesarkan nama keduanya. Lagu-lagu seperti Cinta Putih, Kasih, dan Jangan Buang Waktuku mengajak ribuan penonton bernostalgia. Sepanjang pertunjukan, penonton tampak ikut bernyanyi dan bergoyang mengikuti irama lagu yang dibawakan.

Selain hiburan musik, panitia juga membagikan doorprize kepada masyarakat. Berbagai hadiah disiapkan, antara lain sepeda motor, motor listrik, sepeda gunung, kulkas, mesin cuci, sepeda, kipas angin, serta ratusan hadiah hiburan lainnya. (emca/jp). 

LENSA FOTO KEGIATAN DPRD KOTA BANJARMASIN JULI 2026

LENSA FOTO KEGIATAN DPRD KOTA BANJARMASIN 
EDISI BULAN JULI TAHUN 2026
 

DPRD KOTA BANJARMASIN MELAKSANAKAN RAPAT PARIPURNA TINGKAT II DENGAN AGENDA PERSETUJUAN BERSAΜΑ ΡΕΝΕΤΑΡΑΝ PERATURAN DAERAH KOTA BANJARMASIN TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN APBD TAHUN ANGGARAN 2025.

KETUA DPRD KOTA BANJARMASIN MENGHADIRI KEGIATAN PENUTUPAN RANGKAIAN KUNJUNGAN PESERTA ADKASI (ASOSIASI DPRD KABUPATEN SELURUH INDONESIA) DI KOTA BANJARMASIN SEBAGAI BENTUK DUKUNGAN TERHADAP TERSELENGGARANYA AGENDA YANG MEMPERERAT SINERGI DAN SILATURAHΜΙ ANTARLEMBAGA LEGISLATIF DARI BERBAGAI DAERAH DI INDONESIA.

KETUA DPRD KOTA BANJARMASIN, RIKVAL FACHRURI, MENGHADIRI PEMBUKAAN RAPAT KOORDINASI WILAYAH (RAKORWIL) ASOSIASI DPRD KABUPATEN SELURUH INDONESIA (ADKASI) SE-PULAU KALIMANTAN TAHUN 2026 SEBAGAI BENTUK KOMITMEN DALAM MEMPERKUAT SINERGI ANTAR LEMBAGA LEGISLATIF DI WILAYAH KALIMANTAN.

KOMISI II DPRD KOTA BANJARMASIN MELAKSANAKAN RAPAT DENGAR PENDAPAT (RDP) SEBAGAI WADAH UNTUK MENYERAP ASPIRASI, MASUKAN, SERTA INFORMASI DARI PARA PELAKU USAHA DAN PEDAGANG TERKAIT PERKEMBANGAN KONDISI PERDAGANGAN DI KOTA BANJARMASIN.
MENINDAKLANJUTI HIMBAUAN WALI KOTA BANJARMASIN UNTUK MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DAN RUANG PUBLIK, DPRD KOTA BANJARMASIN BERSAMA SEKRETARIAT DPRD KOTA BANJARMASIN TURUT BERPARTISIPASI DALAM KEGIATAN AKSI BERSIH-BERSIH DI KAWASAN SIRING 0 KILOMETER DAN MENARA PANDANG BANJARMASIN. 

DPRD KOTA BANJARMASIN MENGGELAR RAPAT PARIPURNA TINGKAT I DAN TINGKAT II PADA KAMIS, 9 JULI 2026, BERTEMPAT DI RUANG RAPAT PARIPURNA DPRD KOTA BANJARMASIN.

KETUA DPRD KOTA BANJARMASIN MENGHADIRI KEGIATAN PERINGATAN HARI KELUARGA NASIONAL (HARGANAS) KE-33 TAHUN 2026 YANG MENGUSUNG TEMA NASIONAL “AYAH WAJIB HADIR”, BERTEMPAT DI AULA KHATIB DAYYAN


 


 
 
 




 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes