BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 21 April 2026

119 Pelajar Ikuti Seleksi Paskibraka Barito Timur 2026, Disaring Ketat Jadi 30 Calon Terbaik

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 119 pelajar tingkat SMA/SMK/MA dari berbagai sekolah di Kabupaten Barito Timur mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Kegiatan ini resmi dibuka di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Muntawara, Selasa (21/4/2026).

Ketua Panitia Seleksi Paskibraka Kabupaten Barito Timur, Anda Kriselina, diwakili Heryudiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalis, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

"Seleksi ini tidak hanya mencari peserta terbaik secara fisik, tetapi juga membentuk calon pemimpin bangsa yang memiliki wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta semangat patriotisme,” ujarnya.

Pelaksanaan seleksi berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 April 2026, dengan serangkaian tahapan ketat. Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi, tes kesehatan, tes fisik, pengetahuan umum dan wawasan kebangsaan, keterampilan baris-berbaris, hingga wawancara.

Dari total peserta yang terdiri atas 66 putra dan 53 putri, panitia akan menyeleksi 30 orang terbaik, masing-masing 15 putra dan 15 putri, untuk menjadi calon anggota Paskibraka Kabupaten Barito Timur tahun 2026.

Selain itu, enam peserta terbaik terdiri dari tiga putra dan tiga putri akan dikirim untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 8 Mei 2026.

Tim penilai dalam seleksi ini melibatkan berbagai unsur profesional, antara lain perwakilan Dinas Kesehatan, TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Barito Timur.

Para peserta yang terpilih nantinya akan menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan secara intensif sebagai persiapan menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Panitia berharap, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mampu menghasilkan anggota Paskibraka yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. (zi/jp). 

Bupati Barito Utara Targetkan RSUD Muara Teweh Jadi Terbaik di Kalteng, Rehab Gedung Dimulai Mei

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, memimpin apel pagi di RSUD Muara Teweh dengan menegaskan komitmen peningkatan kualitas layanan kesehatan, Selasa (21/4/2026). 

Dalam arahannya, Bupati H Shalahuddin, menargetkan RSUD Muara Teweh menjadi rumah sakit terbaik di Kalimantan Tengah.
Selain peningkatan kualitas pelayanan, pembenahan infrastruktur juga menjadi perhatian utama. 

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam upaya perbaikan fasilitas rumah sakit.

Bupati menyampaikan, bahwa proses rehabilitasi gedung RSUD Muara Teweh dijadwalkan mulai awal Mei 2026. Renovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pasien serta mendukung kinerja tenaga kesehatan.

"Masyarakat Barito Utara menunggu hasil kerja kita. Ini bukan sekadar persaingan antar-instansi, tetapi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan manusiawi,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan semangat pelayanan kepada masyarakat.

Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas layanan kesehatan di Barito Utara semakin baik dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal. (dsk/emca/jp). 

Bupati Lantik Gema Topandas Tidja sebagai Kadisdukcapil Murung Raya

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus, melantik Gema Topandas Tidja sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Murung Raya. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di aula rumah jabatan Bupati, Selasa (21/4/2026).

Dalam sambutannya Bupati Heriyus, menyampaikan ucapan selamat sekaligus menekankan pentingnya tanggung jawab dalam mengemban jabatan tersebut. Ia berharap, Gema mampu menjalankan amanah dengan dedikasi tinggi, khususnya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Jabatan pimpinan tinggi pratama merupakan posisi strategis sebagai ujung tombak dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan daerah,” ujar Heriyus.

Ia juga meminta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, melakukan konsolidasi internal, serta membangun kolaborasi di lingkungan kerja yang baru. Menurutnya, langkah tersebut penting guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal.

Selain itu, Heriyus menekankan pentingnya kepemimpinan yang inovatif. Ia mendorong setiap pejabat untuk memiliki inisiatif dalam menciptakan program yang mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan di unit kerja masing-masing.

"Seorang pemimpin harus mampu menghadirkan inovasi serta menjaga disiplin dan etos kerja, termasuk dalam perencanaan kegiatan dan serapan anggaran,” tegasnya.

Heriyus juga mengingatkan agar seluruh aparatur tetap taat terhadap aturan dan kebijakan yang berlaku. Ia mengajak untuk bekerja dengan semangat “5 AS”, yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan kerja berkualitas.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, pegawai Disdukcapil, serta tamu undangan lainnya. (maya/jp). 

Disdik Bartim Tinjau Pelaksanaan TKA SD, Pastikan Berjalan Lancar dan Sesuai Pedoman

TAMIANG LAYANG- Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sejumlah sekolah dasar guna memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan pelaksanaan TKA tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 95/M/2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan jenjang sekolah dasar.

Plt. Kadis Pendidikan Barito Timur, H Bunyamin melalui Kabid SD, Erik Bimantara yang disampaikan Kasi kurikulum dan Peserta Didik SD, Justinus Purba, menjelaskan bahwa TKA dilaksanakan dalam rentang waktu 20 hingga 30 April 2026. Tes ini bertujuan untuk mengukur secara objektif capaian pembelajaran, pengetahuan, serta kompetensi dasar siswa secara terstandar.

"Melalui TKA, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang akurat mengenai kemampuan akademik siswa, khususnya pada mata pelajaran utama,” ujar Justinus Purba usai melakukan monitoring di salah satu sekolah dasar, Selasa (21/4/2026). 

Adapun mata pelajaran yang diujikan dalam TKA meliputi Matematika dan Bahasa Indonesia. Kedua mata pelajaran tersebut dinilai sebagai fondasi penting dalam penguasaan kompetensi dasar siswa.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pelaksanaan TKA pada hari pertama dan kedua berlangsung lancar dan tertib. Siswa mengikuti ujian dengan baik, sementara pihak sekolah telah mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung secara optimal.

Justinus Purba menegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring selama pelaksanaan TKA berlangsung untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. (zi/jp). 

Seleksi Paskibraka Barito Timur 2026 Resmi Dibuka, Tekankan Nasionalisme dan Integritas Generasi Muda

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur resmi membuka seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. 

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekda Barito Timur, Misnohartaku, yang diwakili Asisten II, Amrullah, dan dihadiri staf ahli bupati, TNI, Polri, dan ratusan peserta seleksi Paskibraka, Selasa (21/4/2026) di GPU Mantawara Tamiang Layang. 

Dalam sambutannya Asisten II Setda Barito Timur, Amrullah mengajak seluruh peserta dan undangan untuk memanjatkan puji syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Ia menegaskan, bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berjiwa nasionalisme, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan kegiatan ini, khususnya para pelatih dan pembina yang telah membimbing peserta dengan penuh dedikasi,” ujarnya.

Menurutnya, para peserta yang berhasil lolos seleksi nantinya akan mengemban tugas mulia sebagai pengibar bendera pusaka pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, proses seleksi harus menjadi ajang pembuktian kemampuan sekaligus pembentukan karakter.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti seleksi dengan semangat juang tinggi, menjunjung sportivitas, serta menampilkan kemampuan terbaik.

"Jadikan momentum ini sebagai sarana untuk mengasah diri, menambah pengalaman, dan mempererat persaudaraan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Amrullah turut menekankan pentingnya peran tim penilai dalam menjaga kualitas hasil seleksi. Ia meminta agar proses penilaian dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional.

"Kami berharap tim penilai dapat memilih putra-putri terbaik Barito Timur yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat,” tegasnya.

Seleksi Paskibraka 2026 ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang siap menjadi teladan serta membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi. 

Sebelumnya, Panitia Pelaksana, Haryudiansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa seleksi Paskibraka 2026 ini diikuti 119 siswa yang berasal dari SMA, SMK, dan MAN di wilayah setempat. 

"Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 21 sampai dengan 23 April 2026," ujarnya. (zi/jp).

Polres Tabalong Gelar Upacara HKN, Beri Penghargaan Kebersihan dan Personel Berprestasi

TANJUNG- Polres Tabalong menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) sekaligus pemberian penghargaan bagi satuan dan personel berprestasi, Selasa (21/4/2026) pagi di halaman Mapolres Tabalong.

Upacara berlangsung tertib dan khidmat, dipimpin Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., dan diikuti pejabat utama, perwira, bintara, ASN Polri, serta seluruh peserta upacara.

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Wahyu Ismoyo J, menekankan pentingnya peningkatan disiplin, integritas, dan kualitas pengabdian anggota Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk bersikap responsif, adaptif, dan proaktif menghadapi dinamika situasi yang terus berkembang.

"Profesionalisme Polri harus tercermin dari kemampuan menjaga situasi tetap kondusif melalui langkah pencegahan, didukung soliditas dan dedikasi,” ujarnya.

Kapolres juga menyoroti dampak dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dalam negeri. Karena itu, ia meminta jajarannya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, termasuk menjelang peringatan Hari Buruh dengan mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan aspirasi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Polres Tabalong memberikan sejumlah penghargaan. Dalam lomba kebersihan tingkat satuan, Satresnarkoba meraih nilai tertinggi, sementara SI TIK memperoleh nilai terendah. Untuk kategori polsek, Polsek Murung Pudak menjadi yang terbaik, sedangkan Polsek Bintang Ara mendapat nilai terendah.

Penghargaan juga diberikan kepada tiga personel atas keberhasilan pengungkapan kasus menonjol dengan korban meninggal dunia, yakni Aiptu Ida Setyawan, Bripka Ahmad Fauzi, dan Bripka Akhmad Setiawan.

Selain itu, Aiptu Saderi menerima penghargaan sebagai personel inspiratif atas perannya membina Rumah Tahfiz An-Nur di Kelurahan Jangkang, Kecamatan Tanjung. 

Penghargaan Bhabinkamtibmas terbaik diberikan kepada Aiptu Edy Sunendro dan Bripka Sehat Pangestu, sementara kategori operator terbaik diraih Bripka Jati Trilaksana dan Bripda Muhammad Dwi Firnanda.

Kapolres berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme, sekaligus mendorong terciptanya kompetisi yang sehat di lingkungan Polres Tabalong.

"Prestasi yang diraih diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta terjaganya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tutupnya. (fah/jp). 

Ribuan Warga Seruyan Desak Realisasi Plasma 20 Persen, DPRD Minta PT STP Segera Teken MoU

KUALA PEMBUANG- Ribuan anggota plasma menghadiri konsolidasi untuk mendorong realisasi pembagian plasma 20 persen dari perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Seruyan. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Senin (20/4/2026) malam.

Konsolidasi ini mempertemukan tiga koperasi, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah guna memperkuat tuntutan terhadap perusahaan perkebunan, khususnya PT STP (Sarana Titian Permata).

Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi, mengatakan forum tersebut bertujuan memperkuat posisi masyarakat dalam memperjuangkan hak plasma yang hingga kini belum terealisasi.

Ia mengungkapkan, dua koperasi yakni Koperasi Limau Manis dari Desa Pematang Limau dan Koperasi Tanjung Jaya dari Desa Tanjung Rangas menyatakan komitmennya untuk berbagi sebagian hak plasma kepada anggota Koperasi Amanah Sawit Mandiri di Kuala Pembuang.

"Langkah ini patut diapresiasi karena kedua koperasi bersedia mengalokasikan sebagian haknya untuk masyarakat kurang mampu di wilayah Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur,” ujar Harsandi.

Distribusi plasma tersebut direncanakan berada di bawah naungan Koperasi Amanah Sawit Mandiri yang dipimpin Ery Anshori, dengan jumlah anggota sekitar 2.600 kepala keluarga.

Namun demikian, Harsandi menjelaskan bahwa realisasi program masih menunggu penetapan Hak Guna Usaha (HGU) sebagai dasar legal pelaksanaan.

Menurutnya, program plasma ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan, khususnya di wilayah Seruyan Hilir.

Selain itu, DPRD juga mendesak pihak perusahaan agar tidak menunda penyelesaian administrasi dan kebijakan terkait plasma.

"Kami meminta agar perusahaan segera mengambil langkah konkret sehingga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) plasma 20 persen dengan tiga koperasi dapat segera dilakukan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah tokoh daerah turut hadir, di antaranya Syarif Hidayatullah, Badrun, Reja Pahlefi, serta Kepala Bagian Ekonomi Setda Seruyan, Ashadi.

Harsandi menambahkan, hubungan antara pemerintah daerah dan perusahaan sejauh ini masih berjalan baik. Ia optimistis tekanan publik melalui konsolidasi ini dapat mempercepat realisasi program.

"Harapan kami, paling lambat 1 Mei sudah ada kepastian dari pihak perusahaan. Masyarakat sangat menunggu realisasi program ini,” ujarnya.

Konsolidasi ini menjadi sinyal kuat bahwa tuntutan keadilan distribusi plasma sawit terus menguat dan melibatkan berbagai pihak, dengan harapan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat secara lebih adil dan merata. (gan/jp). 

Senin, 20 April 2026

Sekda Batola Resmikan Jembatan Desa 2026, Tingkatkan Akses Antarwilayah

MARABAHAN- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Kuala, H Zulkipli Yadi Noor, meresmikan jembatan penghubung RT. 11 dan RT. 13 Desa Tatah Mesjid, Kecamatan Alalak, Batola yang dibangun dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026, sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur desa, Senin (20/4/2026). 

Peresmian berlangsung dalam suasana sederhana dan dihadiri beberapa kepala OPD, kades, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang menyambut positif keberadaan jembatan tersebut.

Jembatan sepanjang 41 meter dengan lebar 1,85 meter itu dibangun dengan anggaran Rp112.110.000. Infrastruktur ini diharapkan memperlancar mobilitas warga, termasuk untuk aktivitas pertanian, perdagangan, dan akses antarwilayah desa.

Dalam sambutannya Sekda Barito Kuala, H Zulkipli Yadi Noor, mengapresiasi pemanfaatan Dana Desa yang dinilai tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. 

Ia menegaskan, bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga desa.

Kepala Desa Tatah Mesjid, Merry Apriansyah, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam pembangunan tersebut. Ia berharap, jembatan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat.

"Jembatan ini menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong warga desa,” ujarnya.

Warga menyebut keberadaan jembatan sangat membantu memperpendek jarak tempuh dan mempermudah aktivitas, terutama saat musim hujan.

Pemerintah desa berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat terus berlanjut guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat pembangunan desa. (udin/jp). 

Diduga Curi 5 Kg Cabai, Pria di Tabalong Diamankan Warga, Kasus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

TANJUNG- Seorang pria berinisial JAI (32) diamankan warga setelah diduga tertangkap tangan mencuri cabai di Desa Catur Karya, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Minggu (19/4/2026) sore. Perkara tersebut kemudian difasilitasi kepolisian untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WITA di kebun cabai milik KA (43), yang berlokasi tidak jauh dari rumah korban di Desa Catur Karya.

Kejadian bermula saat korban melakukan pengecekan rutin tanaman cabainya. Setibanya di lokasi, korban melihat sepeda motor terparkir di belakang pondok kebun. Karena curiga, korban memeriksa area kebun dan mendapati seorang pria tengah memetik cabai.

Korban kemudian menghubungi warga sekitar. Dua saksi, ZA dan RI, datang ke lokasi dan bersama-sama mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan. Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Haruai.

Petugas yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal. Dari hasil pemeriksaan, terduga pelaku diketahui telah mengambil cabai seberat sekitar 5 kilogram. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp250 ribu, dengan harga cabai sekitar Rp50 ribu per kilogram.

Kasus tersebut kemudian dimediasi oleh Polsek Haruai dengan menghadirkan kedua belah pihak serta kepala desa Kembang Kuning dan Kepala Desa Catur Karya. Dalam pertemuan itu, korban dan terduga pelaku sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.

Terduga pelaku mengakui perbuatannya, menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan pihak terkait, serta bersedia pindah domisili dari Kecamatan Haruai. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bersama.

Selain itu, terduga pelaku juga menyatakan siap diproses secara hukum apabila mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Mediasi yang berlangsung di Polsek Haruai pada Senin (20/4/2026) sore itu berjalan aman dan kondusif. (fah/jp). 

Bupati Barito Utara Beri Motivasi Siswa SDN Melayu 5 di Hari Pertama TKA, Tekankan Kejujuran

MUARA TEWEH- Hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SDN Melayu 5 Muara Teweh berlangsung dengan suasana berbeda. Bupati Barito Utara hadir langsung untuk memberikan motivasi kepada para siswa yang mengikuti ujian.

Kehadiran Bupati pada Senin (20/4/206) pagi tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta didik. 

Dalam arahannya, Bupati H Shalahuddin menekankan pentingnya kejujuran dalam mengikuti ujian, selain pencapaian akademik.

"Prestasi itu penting, tetapi kejujuran adalah yang utama. Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Pelaksanaan TKA di SDN Melayu 5 dijadwalkan berlangsung dalam empat gelombang hingga 30 April 2026. Sekolah memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan tertib dan kondusif.

Sementara itu, orang tua siswa diimbau untuk terus memberikan dukungan dan doa agar anak-anak dapat mengikuti ujian dengan tenang dan optimal.

Dengan semangat dan persiapan yang matang, diharapkan para siswa dapat meraih hasil terbaik dalam pelaksanaan TKA tahun ini. (dsk/emca/jp). 

Wabup HSS Hadiri Peringatan HUT ke-27 Banjarbaru, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

KANDANGAN- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani, menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru yang digelar di Lapangan Dr. Murdjani, Banjarbaru, Senin (20/4/2026). 

Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten HSS, Hj Misnawati Suriani.

Peringatan HUT ke-27 Banjarbaru tahun ini mengusung tema “Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas”, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mendorong pembangunan kota.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, Menteri UMKM Maman Abdurachman, Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, serta jajaran pemerintah daerah dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 27 tahun Kota Banjarbaru sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat rasa memiliki terhadap daerah.

"Dengan mensyukuri perjalanan 27 tahun ini, insya Allah penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kota Banjarbaru akan semakin berkah. Keberkahan tersebut mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, hingga seluruh aspek pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberkahan pembangunan menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Kehadiran Wakil Bupati HSS dalam peringatan ini menjadi wujud dukungan dan sinergi antar daerah di Kalimantan Selatan dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi menuju daerah yang maju dan berdaya saing. (ari/jp). 

Bupati HSS Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026, Siapkan Langkah Antisipasi Sektor Pertanian

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian tersebut dipimpin Menteri Pertanian dan diikuti kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Rakornas ini merupakan tindak lanjut atas prediksi kekeringan ekstrem pada 2026 oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Selain itu, forum ini juga mendukung arahan pemerintah pusat dalam upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta menyiapkan data rencana usulan kegiatan yang telah diverifikasi terkait mitigasi kekeringan, khususnya di sektor pertanian dan irigasi. Langkah ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi kekeringan yang berisiko menurunkan produksi pangan.

Kehadiran Bupati HSS menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam mendukung program nasional, terutama dalam menjaga ketahanan pangan daerah melalui pengelolaan sumber daya air dan lahan pertanian secara optimal.

Melalui rakornas ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun langkah strategis guna mengantisipasi dampak kekeringan serta memastikan keberlanjutan sektor pertanian nasional. (ari/jp). 

Pemkab Barito Utara Gelar Entry Meeting Evaluasi Anggaran 2026, Tekankan Akuntabilitas dan Prioritas Pembangunan

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di Rumah Jabatan Bupati, Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, bersama tim, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Dalam arahannya, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan pentingnya memastikan setiap perencanaan dan penganggaran daerah tahun 2026 tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"Setiap rupiah anggaran merupakan amanah rakyat, sehingga harus dipertanggungjawabkan secara administratif maupun moral,” tegasnya.

Pemerintah daerah menetapkan lima sektor prioritas dalam perencanaan pembangunan tahun 2026, yakni pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, penurunan prevalensi stunting, serta ketahanan pangan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Barito Utara berkomitmen memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan efektif guna mendukung percepatan pembangunan.

Entry meeting ini menjadi langkah awal dalam proses evaluasi untuk memastikan program dan kegiatan yang direncanakan berjalan sesuai regulasi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (dsk/emca/jp).

Wabup Barito Utara Hadiri Rakornas Antisipasi Kekeringan dan Perkuat Swasembada Pangan 2026

JAKARTA- Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).

Rakornas tersebut diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas prediksi BMKG terkait potensi kekeringan ekstrem pada 2026, sekaligus memperkuat upaya swasembada pangan berkelanjutan. Wabup didampingi Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, H Adi Haryadi.

Kegiatan dipimpin langsung Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kondisi iklim 2026 diprediksi mengalami musim kemarau lebih panjang dengan curah hujan di bawah normal di sebagian besar wilayah Indonesia.

"Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan yang berdampak pada sektor pertanian,” ujarnya.

Dalam Rakornas tersebut, pemerintah memfokuskan sejumlah langkah strategis, antara lain penguatan sistem irigasi, optimalisasi lahan pertanian, serta penerapan teknologi pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Selain itu, pemerintah daerah diminta segera mengusulkan kebutuhan penanganan kekeringan, seperti pembangunan jaringan irigasi, bangunan konservasi air, hingga pengembangan irigasi perpompaan dan perpipaan.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan ketersediaan air bagi petani selama musim kemarau, sehingga produksi pertanian tetap terjaga.

Rakornas ini dihadiri kepala daerah dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya sinergi nasional menghadapi tantangan iklim dan menjaga ketahanan pangan. (dsk/emca/jp).

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Gandeng Disperpusip Bartim Perkuat Layanan Literasi WBP

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang memperkuat layanan pembinaan berbasis literasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Barito Timur.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pinjam pakai bahan pustaka yang berlangsung di ruang kerja Kepala Rutan Tamiang Layang, Senin (20/4/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, bersama perwakilan Disperpusip Barito Timur.

Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian WBP melalui perluasan akses bahan bacaan.

"Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan pembinaan yang lebih humanis, khususnya dalam pemenuhan hak rekreatif dan edukatif warga binaan,” ujarnya.

Selain penandatanganan PKS, kegiatan juga dirangkaikan dengan serah terima simbolis bahan pustaka sebagai tahap awal implementasi kerja sama. Kedua pihak turut membahas mekanisme pertukaran koleksi buku secara berkala (rolling collection) guna menjaga keberagaman dan keberlanjutan minat baca di lingkungan Rutan.

Melalui program ini, WBP diharapkan memperoleh akses bacaan yang lebih luas dan berkualitas, sehingga dapat meningkatkan wawasan, keterampilan, serta kesiapan dalam proses reintegrasi sosial setelah menjalani masa pidana. (zi/jp). 

Oknum ASN Disnakertrans Bartim Terbukti Langgar Disiplin, Akan Dijatuhi Sanksi Berat

TAMIANG LAYANG- Inspektorat Kabupaten Barito Timur memastikan menjatuhkan sanksi disiplin berat kepada seorang aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) berinisial SA. ASN tersebut terbukti melanggar ketentuan disiplin terkait integritas jabatan.

Kepala Inspektorat Barito Timur, Josmar Lambok Banjar Nahor, mengatakan keputusan itu diambil setelah dilakukan pemeriksaan mendalam atas laporan pengaduan masyarakat serta tindak lanjut arahan Bupati Barito Timur.

"Pemeriksaan kami lakukan berdasarkan laporan penasihat hukum pelapor dan tindak lanjut arahan Bupati. Hasilnya, yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran,” ujar Josmar, Senin (20/4/2026).

Dari hasil audit investigasi, SA terbukti melanggar ketentuan larangan bagi PNS untuk menerima pemberian dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan jabatan maupun pekerjaannya.

Menurut dia, perbuatan tersebut mencederai integritas dan profesionalisme ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, khususnya Pasal 8 ayat (4), pelanggaran tersebut dikategorikan sebagai pelanggaran disiplin tingkat berat.

Sebagai sanksi, SA dijatuhi hukuman berupa pembebasan dari jabatan dan dialihkan menjadi jabatan pelaksana (staf) selama 12 bulan.

"Rekomendasi hasil pemeriksaan sudah kami serahkan ke BKPSDM untuk diproses melalui sistem aplikasi kepegawaian dan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati,” jelas Josmar.

Kasus ini sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial dan sejumlah pemberitaan, menyusul dugaan keterlibatan pejabat eselon III Disnakertrans Barito Timur dalam penerimaan imbalan dari pihak perusahaan. Informasi tersebut turut memicu perhatian publik dan beragam tanggapan. (zi/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Apresiasi 27 Tahun Banjarbaru, Tekankan Kolaborasi Pembangunan

BANJARBARU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H Supian HK, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Banjarbaru, Minggu (20/4/2026). 

Dalam momentum tersebut, ia mengapresiasi capaian pembangunan kota sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen.

Perayaan yang berlangsung meriah itu mengusung tema “Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas”, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mendorong kemajuan daerah.

Turut hadir Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Supian HK menilai, perkembangan Banjarbaru selama 27 tahun tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.

"Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi dan komitmen bersama untuk mewujudkan Banjarbaru yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menegaskan, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan akan terus mendukung program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Banjarbaru dan wilayah sekitarnya.

Menurutnya, tema peringatan tahun ini relevan dengan tantangan pembangunan ke depan yang menuntut kerja bersama.

"Semangat gawi sabarataan dan bakurinah menjadi kunci agar Banjarbaru terus berkembang menjadi kota modern dan sejahtera menuju Banjarbaru emas,” katanya.

Peringatan HUT ke-27 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam melanjutkan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (sar/ali/jp). 

Bayi 4 Bulan Asal Batola Dirujuk ke RS Harapan Kita Jakarta untuk Operasi Jantung

MARABAHAN- Bayi berusia 4 bulan, M. Nazhan Qamil, asal Desa Murung Raya, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, resmi dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, untuk menjalani operasi akibat kelainan jantung bawaan.

Sebelumnya, Nazhan telah menjalani serangkaian pemeriksaan di daerah. Ia pertama kali diperiksa di Puskesmas Bakumpai, kemudian dirujuk ke RSUD H. Abdul Aziz Marabahan. Karena keterbatasan fasilitas, penanganan dilanjutkan ke RS Ulin Banjarmasin, khususnya di poli jantung.

Berdasarkan diagnosis tim medis RS Ulin, kondisi Nazhan memerlukan tindakan operasi segera yang hanya dapat dilakukan di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta.

Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas menjadi perhatian pemerintah daerah. Melalui Baznas Kabupaten Barito Kuala, bantuan dana diberikan untuk mendukung proses pengobatan bayi tersebut.

Selama menjalani pengobatan di Jakarta, Nazhan akan didampingi oleh tim yang terdiri dari bidan desa yang ditugaskan Dinas Kesehatan serta tenaga medis dari RSUD H. Abdul Aziz Marabahan. Pendamping juga membantu pengurusan administrasi dan kebutuhan tempat tinggal keluarga selama berada di Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Kuala, Sugimin, mengatakan tahap awal pengobatan di Jakarta dijadwalkan berlangsung selama 10 hari. 

"Setelah itu akan dilakukan evaluasi untuk menentukan langkah medis selanjutnya. Kami berharap Nazhan segera pulih,” ujarnya.

Namun, keberangkatan yang dijadwalkan pada 16 April 2026 pukul 12.00 Wita sempat tertunda. Saat berada di bandara, kondisi Nazhan mengalami sesak napas hilang timbul.

Berdasarkan rekomendasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), pasien harus mendapatkan persetujuan dari dokter spesialis dan menggunakan oksigen terstandar selama penerbangan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan Barito Kuala memfasilitasi konsultasi lanjutan ke RS Siloam Banjarmasin pada hari yang sama pukul 17.00 Wita. 

Selain itu, direncanakan pula perubahan maskapai penerbangan yang menyediakan fasilitas oksigen medis sesuai standar. (dsk/ali/jp). 

Sarang Sabu di Mabuun Digulung, Tiga Pelaku Tak Berkutik di Tangan Polisi

TANJUNG- Satuan Reserse Narkoba Polres Tabalong mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika golongan I jenis sabu di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Sabtu (18/4/2026) malam.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa dalam penggerebekan tersebut petugas mengamankan tiga orang terduga pelaku, yakni RW (38), warga Kelurahan Jangkung, Kecamatan Tanjung, JAH (22), warga Desa Masukau, Kecamatan Murung Pudak, serta RT (25), pemilik rumah yang menjadi lokasi kejadian.

"Ada tiga terduga pelaku yang kita amankan," ujar IPTU Heri Siswoyo, Senin (20/4/2026). 

Ia menjelaskan, kronologis pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat melalui layanan Polri 110 terkait aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Satresnarkoba Polres Tabalong melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan penggerebekan.

Saat petugas tiba di lokasi, RW diduga sempat membuang satu paket plastik klip berisi serbuk bening yang diduga sabu. Sementara itu, RT sempat berupaya melarikan diri, namun berhasil diamankan.

Dari hasil pemeriksaan di dalam rumah, petugas juga menemukan JAH yang diduga baru saja mengonsumsi sabu. Kepada petugas, JAH mengaku memperoleh barang tersebut dari RW.

Selain itu, RW diduga mengaku sempat menjual satu paket sabu seharga Rp300 ribu. Sementara RT diduga berperan membantu mencarikan barang atas perintah dan modal dari RW untuk dijual kembali maupun digunakan bersama.

Dari tangan RW dan RT, polisi menyita barang bukti berupa tiga paket sabu dengan berat bersih 0,57 gram, alat hisap (bong), pipet kaca, sekop dari sedotan, korek api gas, timbangan digital, kotak penyimpanan, plastik klip, serta dua unit telepon genggam.

Sementara dari JAH, diamankan barang bukti berupa pipet kaca, sekop dari sedotan, korek api gas, bong, dan satu unit telepon genggam.

IPTU Heri menyebutkan, bahwa saat ini ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tabalong untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polres Tabalong mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. (fah/jp). 

Aksi Residivis Sabu Berakhir Dini Hari, Ditangkap Saat Hendak Transaksi

TANJUNG- Seorang pria berinisial MH (26), yang diduga sebagai pengedar sabu, diamankan jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Tabalong saat hendak melakukan transaksi pada Minggu (19/4/2026) dini hari di Desa Tanta Hulu, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Penangkapan tersebut dibenarkan Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, Senin (20/4/2026). MH diketahui merupakan residivis dalam kasus serupa.

Menurut IPTU Heri, pelaku diamankan di depan rumahnya saat akan menyerahkan sabu kepada pemesan. Transaksi tersebut diduga telah disepakati sebelumnya, dengan total uang sebesar Rp500 ribu yang telah ditransfer, terdiri dari Rp300 ribu untuk pembelian sabu dan Rp200 ribu untuk membayar utang.

"Pelaku diamankan saat hendak menyerahkan barang kepada pembeli,” ujar IPTU Heri.

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim Satresnarkoba Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Andi Prakteknjo segera melakukan penyelidikan.

Setelah memastikan informasi, petugas kemudian melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain sembilan paket plastik klip berisi kristal bening diduga sabu dengan berat bersih 0,56 gram, satu pak plastik klip, satu lembar tisu, satu pipet kaca, satu alat hisap (bong), serta satu unit telepon genggam.

Saat ini, MH telah diamankan di Polres Tabalong untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan jaringan peredaran narkotika yang lebih luas. (fah/jp).

Pemkab Barito Kuala Targetkan Naik ke Predikat Nindya pada Evaluasi KLA 2026

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) yang dirangkaikan dengan workshop finalisasi pengisian evaluasi mandiri KLA Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Bahalap, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Wahyu Adibawono.

Dalam sambutannya Wahyu, menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Barito Kuala yang berhasil meraih predikat Kategori Madya pada tahun 2025 dengan skor 668,17.

Ia menjelaskan, terjadi peningkatan signifikan pada dua klaster utama dibandingkan tahun 2023, yakni Klaster Kelembagaan yang naik dari 56 persen menjadi 69,5 persen serta Klaster I (Hak Sipil dan Kebebasan) yang meningkat dari 45 persen menjadi 73,91 persen.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi dorongan sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pemenuhan hak anak.

"Capaian ini patut disyukuri, namun juga menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pemenuhan hak anak. Diperlukan komitmen aktif seluruh perangkat daerah sesuai indikator masing-masing klaster agar predikat Madya dapat meningkat menjadi Nindya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Barito Kuala menargetkan peningkatan predikat KLA pada tahun 2026 dengan memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dan optimalisasi pemenuhan indikator penilaian. (dsk/ali/jp). 

Pembangunan Jembatan Garuda di Batu Benawa Capai 50 Persen, TNI dan Warga Percepat Pengerjaan

BARABAI- Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Paya Besar, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, telah mencapai progres sekitar 50 persen pada Senin (20/4/2026). Proyek ini terus dipercepat karena menjadi akses vital bagi masyarakat setempat.

Pengerjaan jembatan melibatkan sinergi antara TNI dan warga melalui kegiatan gotong royong di lapangan. Kolaborasi tersebut dinilai berkontribusi signifikan terhadap percepatan progres pembangunan.

Komandan Kodim (Dandim) 1002/HST, Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah, mengatakan capaian 50 persen tidak lepas dari kerja sama yang solid antara personel TNI dan masyarakat.

"Progres pembangunan Jembatan Garuda saat ini telah mencapai 50 persen. Kami terus mengoptimalkan tenaga di lapangan agar pengerjaan dapat selesai sesuai target waktu,” ujarnya.

Menurut dia, percepatan dilakukan dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia, termasuk partisipasi aktif masyarakat yang terlibat setiap hari dalam proses pembangunan.

"Gotong royong menjadi kunci utama. TNI dan masyarakat bekerja bersama untuk mempercepat penyelesaian jembatan ini,” katanya.

Setelah rampung, jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta meningkatkan akses transportasi dan aktivitas ekonomi antarwilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Pembangunan Jembatan Garuda juga menjadi bagian dari upaya TNI mendukung pemerintah daerah dalam peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. (hru/jp). 

Bupati Barito Utara Tegaskan Integritas ASN Harga Mati dalam Apel Gabungan Awal Pekan

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara  H Shalahuddin, menegaskan bahwa integritas aparatur sipil negara (ASN) merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. 

Penegasan tersebut disampaikan H Shalahuddin saat memimpin Apel Gabungan jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Senin (20/4/2026) pagi.

Dalam amanatnya, Bupati mengingatkan seluruh ASN agar bekerja secara profesional dengan tetap berpegang pada aturan hukum yang berlaku. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan tugas agar tidak terjadi pelanggaran yang berujung pada persoalan hukum.

"Bekerjalah dengan cerdas, tetapi tetap dalam koridor hukum. Saya tidak ingin ada pegawai yang bermasalah karena kelalaian terhadap aturan,” tegasnya.

Selain integritas, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kekompakan di lingkungan kerja. Menurutnya, keberagaman latar belakang, suku, maupun agama tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun sinergi antarpegawai.

Ia menilai profesionalisme dan dedikasi dalam melayani masyarakat merupakan faktor utama dalam mendukung kemajuan daerah. 

"Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalankan tanggung jawab secara profesional demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Apel gabungan tersebut diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin dan koordinasi kerja di awal pekan.

Pemerintah daerah berharap pesan yang disampaikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja serta menjaga soliditas dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik. (dsk/emca/jp). 

Wakapolres Tabalong Hadiri Upacara Hari Kesadaran Nasional

TANJUNG- Upacara Hari Kesadaran Nasional Kabupaten Tabalong berlangsung khidmat di Halaman Pendopo Bersinar, Jalan H. Dandung Suchowardi, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Senin (20/4/2026) pagi. Kegiatan ini mengusung tema “Smart Tabalong: Akselerasi Inovasi dan Digitalisasi Layanan Publik".

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, S.Kom., M.M., bertindak sebagai inspektur upacara. 

Dalam amanatnya, ia menegaskan pentingnya momentum Hari Kesadaran Nasional untuk memperkuat komitmen aparatur negara, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Hari Kesadaran Nasional menjadi pengingat bagi seluruh ASN akan peran dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Tema yang diangkat menekankan adaptasi teknologi, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kompetensi menuju transformasi ASN,” ujarnya.

Upacara dihadiri Wakapolres Tabalong, Kompol H. Hasanuddin, S.H., Pasi Ops Kodim 1008 Tabalong, Kapten Inf Dwi Prayitno, perwakilan Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Tabalong, Kepala BNNK Tabalong AKBP HM. Tukiman, S.H., M.H., serta jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya.

Peserta upacara terdiri dari personel Polres Tabalong, Kodim 1008 Tabalong, Satpol PP, Damkar, Linmas, serta ASN Pemerintah Kabupaten Tabalong yang mengikuti kegiatan dengan tertib.

Selain upacara, kegiatan juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja, ke-107 Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabalong, serta ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). 

Peringatan ini menjadi bentuk apresiasi atas peran strategis ketiga institusi tersebut dalam menjaga ketertiban umum dan keselamatan masyarakat.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyatakan dukungan Polres terhadap program digitalisasi layanan publik yang dicanangkan pemerintah daerah.

"Polres Tabalong siap bersinergi mendukung inovasi dan digitalisasi pelayanan publik guna memberikan layanan yang lebih efektif dan modern kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, seluruh instansi diharapkan dapat meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih efisien dan berkualitas di Kabupaten Tabalong. (fah/jp). 

Pemantauan Gabungan Ungkap Lonjakan Harga BBM di Bartim, Stok Bio Solar Kosong

TAMIANG LAYANG- Pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri, dan Satpol PP melaksanakan pemantauan ketersediaan dan harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Barito Timur, Senin (20/4/2026). 

Kegiatan gabungan ini difokuskan pada sejumlah titik distribusi, termasuk SPBU Longkang, guna memastikan stabilitas pasokan dan mencegah potensi penyimpangan di lapangan.

Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, menyampaikan bahwa pasokan BBM di SPBU Longkang diajukan setiap hari ke Depo Banjarmasin. Berdasarkan hasil pemantauan, harga BBM di SPBU tersebut tercatat sebagai berikut: Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.600 per liter, dan Dexlite Rp24.150 per lite mengalami kenaikan signifikan dari sebelumnya Rp14.500 per liter. Sementara itu, Bio Solar dilaporkan tidak tersedia.

Pembatasan juga diberlakukan terhadap pelansir, yakni maksimal 20 liter per hari dan tidak diperkenankan menggunakan jeriken.
Di tingkat eceran, harga BBM terpantau lebih tinggi. 

Di Kios Sayuti, Desa Matabu, Pertalite dijual Rp14.000 per liter (dibeli dari pelansir Rp12.500), sementara Pertamax dijual Rp16.000 per liter (modal Rp14.500). Adapun di Pom Mini Tiga Putri, Pertalite dijual Rp13.500 per liter dan Pertamax Rp15.500 per liter, dengan harga beli yang sama dari pelansir.

SPBU Longkang juga menerapkan penjualan pada malam hari mulai pukul 18.00 WIB apabila masih terdapat sisa stok.

Dalam kesempatan tersebut, tim gabungan mengimbau pengelola SPBU untuk mengatur antrean secara tertib guna menghindari keributan antarwarga akibat waktu tunggu yang panjang. 

Pengelola juga diminta memberikan informasi secara terbuka apabila stok BBM hampir habis, terutama kepada masyarakat yang telah lama mengantre.

Selain itu, masyarakat dan pihak terkait diingatkan untuk tidak memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan atau memainkan harga BBM.

Sebagai tindak lanjut, disarankan agar pemerintah daerah segera mengeluarkan surat atau imbauan resmi guna menjaga ketertiban distribusi BBM di wilayah tersebut.

Sementara itu, usulan penambahan kuota BBM untuk Barito Timur yang sebelumnya diajukan ke Depo Banjarmasin hingga kini belum mendapat tanggapan. (zi/jp). 

Minggu, 19 April 2026

Tabligh Akbar HUT ke-75 Kapuas dan ke-220 Kota Kuala Kapuas Hadirkan Ustadz Das’ad Latif, Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Tabligh Akbar 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kapuas dan ke-220 Kota Kuala Kapuas. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Agung Al Mukarram Amanah, Minggu (19/4/2026) malam, berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jamaah.

Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai wilayah Kabupaten Kapuas telah memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan yang menghadirkan penceramah nasional Ustadz Das’ad Latif.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Kalimantan Tengah periode 2016–2021 Habib Ismail bin Yahya, Wakil Bupati Pulang Pisau A. Jayadikarta bersama Ketua GOW Pulang Pisau, serta Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekda Kapuas Usis I Sangkai, unsur Forkopimda, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya Bupati Kapuas, HM. Wiyatno, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

"Alhamdulillah, masyarakat Kapuas sangat heterogen, namun kehidupan antarumat beragama tetap terjaga dengan baik, aman, dan kondusif. Kondisi ini harus terus kita pertahankan,” ujarnya.

Ia berharap, kehadiran Ustadz Das’ad Latif dapat memberikan pencerahan dan memperkuat nilai keagamaan masyarakat Kapuas.

Selain itu, Bupati juga menegaskan, bahwa Kabupaten Kapuas sebagai daerah lumbung pangan di Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan di sektor pertanian. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga terus melakukan penataan kota dan pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat desa.

"Motto kita Kapuas Bersinar, yaitu berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius. Semoga Kapuas ke depan semakin maju,” katanya.

Sementara itu, Ustadz Das’ad Latif dalam tausiah menyampaikan pesan tentang pentingnya memperkuat iman, menjaga persatuan, serta mengamalkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Gaya ceramah yang lugas dan diselingi humor membuat jamaah antusias mengikuti kegiatan hingga akhir.

Tabligh Akbar tersebut tidak hanya menjadi sarana syiar keagamaan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan lantunan salawat yang menggema, menciptakan suasana religius dan penuh kekhusyukan di Masjid Agung Al Mukarram Amanah. (fah/hru/jp). 

Wakil Ketua DPRD Kalsel Apresiasi Penguatan Nilai Pancasila di Desa Ida Manggala

HSS- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Kartoyo, mengapresiasi pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh masyarakat Desa Ida Manggala, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. 

Apresiasi tersebut disampaikan saat kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (SOSREV), Minggu (19/4/2026).

Dalam kegiatan itu, Kartoyo menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan sebagai upaya menjaga nilai luhur bangsa di tengah dinamika sosial masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga mengingatkan masyarakat agar terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menekankan, bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai konsep atau hafalan, melainkan harus tercermin dalam sikap dan perilaku, mulai dari nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, hingga gotong royong.

H Kartoyo mengaku terkesan dengan tingkat pemahaman masyarakat. Ia mencontohkan seorang guru sekolah dasar di desa tersebut yang mampu menjelaskan implementasi nilai Pancasila secara konkret dalam kehidupan sehari-hari.

"Ini menunjukkan nilai Pancasila masih hidup dan terjaga di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga menilai kegiatan tersebut relevan dengan semangat perjuangan R.A. Kartini yang diperingati setiap April. Menurutnya, semangat Kartini tidak hanya terkait emansipasi perempuan, tetapi juga pendidikan dan pembentukan kesadaran sosial.

"Semangat Kartini adalah semangat mencerdaskan bangsa dan membangun kebersamaan. Apa yang kita lihat hari ini merupakan wujud nyata dari nilai tersebut,” jelasnya.

Selain itu, H Kartoyo menyoroti kuatnya budaya gotong royong di Desa Ida Manggala yang dinilai sebagai cerminan pengamalan Pancasila. Ia menyebut, bahwa kondisi tersebut juga dipengaruhi latar belakang masyarakat yang berasal dari daerah transmigrasi sehingga terjadi akulturasi budaya.

Ia berharap, semangat kebersamaan di desa tersebut dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga persatuan.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Bintara Tinggi Tata Usaha Urusan Dalam (TUUD) Koramil 1003-05 Sungai Raya, Pelda Shodiqul Zakaria, menilai kondisi sosial masyarakat setempat sudah harmonis.

"Masyarakat di sini memiliki keakraban, silaturahmi, dan kepedulian yang tinggi. Ini mencerminkan nilai kehidupan bermasyarakat yang baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan SOSREV yang dinilai memberikan dampak positif bagi penguatan nilai kebangsaan.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” tutupnya. (sar/ali/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Tuntaskan Retret Nasional di Magelang, Tekankan Sinergi dan Kepemimpinan Daerah

MAGELANG- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK, menuntaskan kegiatan Retret Ketua DPRD se-Indonesia yang digelar di Akademi Militer Magelang selama lima hari, 15–19 April 2026.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia. Para peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber, mulai dari jajaran TNI AD, akademisi, hingga arahan langsung dari 
Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo, menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pemerintah pusat, tetapi juga bergantung pada kepemimpinan daerah yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. 

Ia juga menekankan pentingnya persatuan dalam mewujudkan visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, meskipun terdapat perbedaan latar belakang.

Meski sempat mengalami pembengkakan pada kaki saat mengikuti kegiatan lapangan, Supian HK tetap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

"Sedikit kendala di kaki tidak menyurutkan semangat kami. Justru ini menguji mental dan komitmen sebagai pimpinan. Jika ingin memimpin daerah, harus siap ditempa,” ujar Supian HK usai penutupan kegiatan.

Ia menilai, retret tersebut memberikan banyak pembelajaran praktis yang dapat diterapkan di daerah, khususnya dalam memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif, menjaga stabilitas pemerintahan, serta membangun komunikasi publik yang efektif dalam menghadapi isu strategis.

"Kami dibekali cara berpikir taktis dan strategis ala militer, namun tetap dalam koridor demokrasi. Ini menjadi bekal penting agar DPRD Kalsel semakin responsif dan solutif bagi masyarakat,” katanya.

Retret secara resmi ditutup oleh Gubernur Lemhanas RI melalui upacara parade. Sebanyak 503 Ketua DPRD dinyatakan lulus dan menerima sertifikat. 

Supian HK berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna menyamakan visi dan memperkuat semangat kepemimpinan daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional sesuai Asta Cita Presiden. (sar/ali/jp). 

Trombosit Turun saat DBD Tak Perlu “Dikejar”, Ini Penjelasan Medisnya

BANJARMASIN- Banyak masyarakat panik ketika mendapat diagnosis demam berdarah dengue (DBD), terutama saat hasil laboratorium menunjukkan trombosit menurun. Kondisi ini kerap memicu upaya instan untuk menaikkan trombosit, seperti mengonsumsi jus jambu merah, sari kurma, hingga jus daun pepaya.
Padahal, secara medis, penurunan trombosit merupakan bagian dari perjalanan alami infeksi dengue.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Meldy Muzada Elfa, menjelaskan bahwa virus dengue memengaruhi tubuh dengan menekan produksi trombosit di sumsum tulang serta meningkatkan penghancurannya di dalam tubuh. Pada fase tertentu, juga terjadi kebocoran plasma yang menjadi ciri khas penyakit ini.

"Penurunan trombosit bukan karena kurang konsumsi makanan tertentu, melainkan proses alami penyakit,” ujarnya, Minggu (19/4/2026). 

Ia menambahkan, fase paling kritis pada dengue justru sering terjadi saat demam mulai turun. Pada fase ini, jumlah trombosit biasanya berada di titik terendah sehingga pasien memerlukan pemantauan ketat.

Meski demikian, kondisi tersebut umumnya akan membaik seiring pemulihan tubuh. Trombosit akan meningkat secara alami ketika sumsum tulang kembali berfungsi normal dan infeksi mulai mereda. Artinya, kenaikan trombosit bukan semata-mata dipengaruhi oleh konsumsi makanan atau minuman tertentu.

"Trombosit akan naik ketika pasien melewati fase kritis, bukan karena intervensi instan,” kata dr. Meldy.

Ia menegaskan, konsumsi jus jambu merah, sari kurma, atau bahan alami lainnya tetap diperbolehkan untuk membantu menjaga kondisi tubuh. Namun, masyarakat diimbau tidak menganggapnya sebagai terapi utama.

Lebih penting, lanjutnya, adalah mengenali tanda bahaya dengue. Gejala seperti nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan, lemas berat, hingga penurunan kesadaran harus segera ditangani tenaga medis.

Selain itu, pemantauan rutin oleh tenaga kesehatan, termasuk pemeriksaan laboratorium berkala, menjadi faktor utama dalam penanganan pasien DBD.

"Yang harus dikejar bukan sekadar angka trombosit, tetapi memastikan pasien melewati fase kritis dengan aman,” tegasnya.

Dengan pemahaman yang tepat, masyarakat diharapkan tidak panik berlebihan, namun tetap waspada dan mengambil langkah penanganan yang benar. (rls/jp). 

Ketua DPRD Bartim Ikuti KPPD di Lemhannas, Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Pusat–Daerah

TAMIANG LAYANG- Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada 15–19 April 2026.

Kegiatan ini mempertemukan seluruh Ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan serta menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah di tengah dinamika global.

Keikutsertaan Nursulistio merupakan tindak lanjut undangan Kementerian Dalam Negeri. Sebelum pelaksanaan di Magelang, peserta terlebih dahulu mengikuti agenda koordinasi di Jakarta pada 12 April 2026.

Selama KPPD, peserta mendapat pembekalan dari berbagai narasumber, mulai dari purnawirawan TNI, akademisi, hingga sejumlah menteri. Materi difokuskan pada penguatan ketahanan nasional, kepemimpinan strategis, serta sinkronisasi program prioritas pemerintah.

"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan global,” ujar Nursulistio kepada wartawan ini melalui sambungan via whatsapp, Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, forum tersebut juga menjadi ruang bagi daerah untuk menyampaikan kondisi riil sekaligus memperoleh respons langsung dari pemerintah pusat.

Sepulang dari kegiatan, Nursulistio berkomitmen mengimplementasikan hasil pembekalan di Barito Timur, terutama dalam memperkuat kolaborasi antara legislatif dan eksekutif.

"Kami siap mendukung program nasional dengan menyesuaikannya pada kebutuhan daerah serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, optimalisasi potensi daerah menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Barito Timur. (zi/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes