BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Senin, 11 Mei 2026

Polsek Muara Uya Pantau Jagung Hibrida Siap Panen, Dukung Ketahanan Pangan di Tabalong

TANJUNG- Polsek Muara Uya, Polres Tabalong melakukan pengecekan dan pemantauan tanaman jagung pakan hibrida milik Kelompok Tani (Poktan) Lumbung Rejeki di Desa Uwie RT. 012, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Senin (11/5/2026) pagi. 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Muara Uya, Ipda Rahmadi Ansya, mengatakan pemantauan dilakukan di lahan pertanian seluas sekitar 1,5 hektare yang dikelola Poktan Lumbung Rejeki.

Pengecekan dilakukan oleh personel Polsek Muara Uya, Aiptu Fredy Rusbana dan Aiptu Wahyudin. Mereka memonitor perkembangan tanaman jagung pakan hibrida guna memastikan kondisi tanaman tetap optimal menjelang masa panen.

Dari hasil pengecekan, tanaman jagung diketahui menggunakan bibit jagung pakan hibrida jenis Syngenta Perkasa Sakti NK6172-Bt11xGA21 yang berasal dari swadaya kelompok tani.

Saat ini, tanaman jagung dalam kondisi siap panen dan masih menjalani proses pengeringan di pohon. Tinggi tanaman berkisar antara 100 hingga 150 sentimeter dengan pertumbuhan yang subur dan merata.

Pola tanam yang diterapkan menggunakan sistem tunggal dengan sumber pengairan berasal dari tadah hujan dan saluran irigasi. Kondisi tersebut dinilai mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh tanaman tumbuh baik dengan dukungan pengairan yang cukup dan musim tanam yang sesuai. Panen diperkirakan berlangsung pada Mei 2026.

Kapolsek Muara Uya menyebut kegiatan pengecekan itu merupakan bentuk pendampingan Polri kepada masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan, mulai dari proses penanaman hingga menjelang panen.

Terpisah, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, mengatakan keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

"Kegiatan monitoring dan pendampingan ini dilakukan untuk memastikan proses pertanian berjalan baik serta memberikan motivasi kepada petani agar hasil panen lebih maksimal,” ujarnya.

Polres Tabalong bersama jajaran Polsek, lanjutnya, akan terus mendukung kegiatan masyarakat, termasuk di sektor pertanian, guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Tabalong. (fah/jp). 

Plt Kepala Kemenag Bartim Baru Fokus Pantau Ujian Madrasah dan Tekankan Disiplin ASN

TAMIANG LAYANG- Mengawali pekan pertama masa jabatannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Timur, Maslan, berkomitmen untuk memperkuat sektor pendidikan dan meningkatkan integritas pegawai di lingkungan kerja Kemenag.

Sejak resmi menjalankan tugas pada Senin (4/5/2026), Maslan menyatakan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memastikan pelaksanaan ujian madrasah berjalan lancar. 

Ia telah melakukan serangkaian kunjungan monitoring ke sejumlah lembaga pendidikan, mulai dari MIN, hingga berbagai pondok pesantren di wilayah tersebut.

"Kami memberikan dukungan kepada dunia pendidikan agar siswa tetap semangat belajar. Harapannya, bagi mereka yang lulus dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi," ujar Maslan kepada wartawan ini, Senin (10/5/2026).

Selain pemantauan ujian, Maslan juga menyoroti pentingnya akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah. 

Ia mengungkapkan adanya peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti Institut Teknologi dan Sains (ITS) yang menawarkan program studi strategis seperti Teknik Lingkungan, Komputer, dan Pertambangan. Bahkan, terdapat rencana untuk memfasilitasi pembukaan kelas di aula Kemenag atau madrasah setempat jika kuota mahasiswa terpenuhi.

Di sisi internal, Maslan menegaskan akan terus mengawal kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Ia menekankan, bahwa peningkatan kualitas pelayanan, bimbingan, dan pembinaan adalah hal mutlak yang harus dijalankan oleh seluruh jajaran Kemenag, termasuk pegawai di Kantor Urusan Agama (KUA).

"Sesuai dengan tupoksi, kami terus menekankan disiplin dan semangat kerja. Pelayanan kepada masyarakat dan pembinaan kepada ASN akan tetap menjadi prioritas dalam masa jabatan ini," pungkasnya. (zi/jp).

Tim Gabungan di Barito Timur Pantau Harga dan Distribusi BBM

TAMIANG LAYANG- Tim gabungan di Kabupaten Barito Timur (Bartim) melakukan patroli dan pengecekan harga serta distribusi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU, Pertashop, hingga kios pengecer, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, dan melibatkan unsur Disperindag dan UMKM Bartim, Polres Bartim, Kejaksaan Negeri Bartim, Batalyon 924 Urea Mapas, serta Satpol PP Bartim.

Dalam pengecekan di SPBU Longkang, tim mendapati pasokan masing-masing jenis BBM mencapai 8.000 liter. 

Adapun harga jual yang berlaku yakni Pertamax Rp12.600 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, Dex Rp26.600 per liter, dan Bio Solar Rp6.800 per liter.

Untuk mengantisipasi penumpukan antrean dan menjaga pemerataan distribusi, petugas memberlakukan pembatasan pembelian BBM. 

Pengisian Pertamax dibatasi maksimal Rp500 ribu untuk kendaraan roda empat dan Rp160 ribu untuk roda dua. Sementara itu, pembelian Pertalite dibatasi Rp400 ribu untuk roda empat dan Rp100 ribu untuk roda dua. Adapun pengisian Bio Solar dibatasi maksimal Rp400 ribu.

Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, menjelaskan bahwa distribusi BBM dari depo Banjarmasin belum sepenuhnya normal menyusul penyesuaian harga baru yang berlaku sejak 30 April 2026. Kondisi tersebut turut memengaruhi biaya distribusi BBM ke daerah.

"Pasokan masih dalam tahap penyesuaian sehingga distribusi belum berjalan optimal,” ujarnya kepada wartawan. 

Di lapangan, antrean kendaraan di SPBU diatur menggunakan empat jalur, terdiri atas dua jalur kendaraan roda empat sesuai posisi tangki kiri dan kanan, serta dua jalur khusus kendaraan roda dua. Pengaturan dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama antrean berlangsung.

Selain memantau SPBU, tim gabungan juga mengecek harga BBM di tingkat pengecer atau kios. Hasil pemantauan menunjukkan harga Pertamax di kios mencapai Rp15 ribu per liter, sedangkan Pertalite dijual sekitar Rp13 ribu per liter.

Petugas mengimbau masyarakat tetap tenang dan tertib saat mengantre BBM di tengah keterbatasan stok. Warga juga disarankan memanfaatkan layanan Pertashop guna mengurangi kepadatan antrean di SPBU, meski kuota BBM di Pertashop hanya sekitar 3.000 liter.

Aparat turut mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi kelangkaan BBM untuk mengambil keuntungan berlebihan dari masyarakat. (zi/jp).

Bhabinkamtibmas Desa Bagok Jadi Pembina Upacara di SDN Bagok, Sampaikan Pesan Anti-Bullying dan Keselamatan Berlalu Lintas

TAMIANG LAYANG- Dalam upaya mempererat kemitraan dengan dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran kamtibmas di kalangan pelajar, Bhabinkamtibmas Desa Bagok Polsek Benua Lima melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa SDN Bagok, Kecamatan Benua Lima, Senin (11/5/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka apel rutin hari Senin, di mana Bhabinkamtibmas Desa Bagok, Bripka Mujiono, bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Bripka Mujiono menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada para siswa dan dewan guru, di antaranya menghindari perilaku bullying dan body shaming di lingkungan sekolah serta pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara bersama orang tua.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan silaturahmi dan sinergitas antara Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, dengan pihak sekolah.

Terpisah, Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar memiliki karakter disiplin, tertib, dan sadar hukum sejak dini.

"Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta menjauhi perilaku negatif di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. (zi/jp). 

Polsek Bintang Ara dan Warga Tuntaskan Renovasi Jembatan Sei Misim, Permudah Akses Ekonomi Masyarakat

TANJUNG- Personel Polsek Bintang Ara, Polres Tabalong bersama masyarakat berhasil merampungkan renovasi Jembatan Merah Putih Sei Misim di Jalan Kampung Misim RT. 05, Desa Dambung Raya, Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong.

Jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar 4 meter tersebut kini mampu menahan beban hingga 4 ton. Renovasi dilaksanakan melalui dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Tamiyang Jaya dan swadaya masyarakat setempat.

Pekerjaan renovasi meliputi perbaikan struktur rangka jembatan, pemasangan lantai, hingga pembangunan pagar pengaman. Proses pengerjaan dimulai sejak pertengahan Maret 2026 dan selesai sepenuhnya pada Minggu (10/5/2026).

Sebelum tahap akhir penyelesaian, personel Polsek Bintang Ara bersama warga Kampung Misim dan perwakilan PT Tamiyang Jaya melaksanakan pemasangan pagar pengaman dan reelban jembatan pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bintang Ara, IPTU Hartanto.

Selanjutnya, pada Minggu (10/5/2026), dilakukan pengecatan pagar pengaman dan reelban hingga proses renovasi dinyatakan selesai 100 persen.

Kegiatan finishing turut dihadiri Ketua Adat Dayak Lawangan Herlianto, Ketua RT. 05 Hartono, perwakilan PT Tamiyang Jaya, serta masyarakat Kampung Misim Desa Dambung Raya.

Keberadaan Jembatan Sei Misim dinilai sangat vital bagi masyarakat karena mempermudah akses pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan warga. Selain itu, jembatan tersebut juga menjadi jalur alternatif menuju Desa Panaan melalui jalan hauling KM 61 milik PT Aya Yayang Indonesia.

Tak hanya mendukung aktivitas ekonomi, jembatan itu juga mempermudah akses warga menuju Pasar Mingguan Misim, Kampung Wanan, Kampung Banian RT 04, Polindes, Kantor Desa Dambung Raya lama, SDN Misim hingga SMP setempat.

Sebelum direnovasi, kondisi jembatan dilaporkan memprihatinkan dan hanya dapat dilalui pejalan kaki serta sepeda motor karena konstruksinya masih menggunakan potongan kayu sederhana.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., Senin (11/5/2026), mengapresiasi semangat gotong royong seluruh pihak dalam pembangunan jembatan tersebut.

"Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan dan membantu masyarakat melalui semangat kebersamaan serta gotong royong. Renovasi jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (fah/jp). 

Minggu, 10 Mei 2026

Mediasi Polemik Pilkades Pematang Panjang Berakhir Damai, Semua Warga Dipastikan Punya Hak Mencalonkan Diri

KUALA PEMBUANG- Polemik dugaan larangan terhadap kelompok suku tertentu untuk mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Pematang Panjang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, akhirnya diselesaikan melalui mediasi yang digelar di Aula Kantor Desa Pematang Panjang, Minggu (10/5/2026) malam.

Mediasi dipimpin Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi, dan dihadiri unsur Dewan Adat Dayak (DAD), Batamat, Damang, Mantir Adat, tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya.

Pertemuan berlangsung tertib dan penuh nuansa kekeluargaan. Seluruh peserta musyawarah sepakat mengedepankan falsafah Huma Betang sebagai dasar menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan masyarakat di tengah keberagaman.

Dalam forum tersebut, ditegaskan bahwa setiap warga memiliki hak politik yang sama untuk mencalonkan diri dalam Pilkades sepanjang memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

"Musyawarah berhasil menemukan kata sepakat. Semua pihak mendukung siapa pun warga yang ingin mencalonkan diri menjadi kepala desa,” kata Harsandi usai mediasi.

Ia menilai penyelesaian melalui dialog adat dan musyawarah menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mencegah potensi konflik sosial di masyarakat.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan tidak boleh ada pembatasan hak politik berdasarkan latar belakang suku maupun golongan tertentu.
Tokoh adat yang hadir dalam pertemuan juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan serta menghindari perpecahan menjelang tahapan Pilkades. Nilai Huma Betang dinilai tetap relevan sebagai pedoman kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kesetaraan.

Harsandi mengapresiasi seluruh pihak yang memilih menyelesaikan persoalan secara damai melalui musyawarah untuk mufakat.

Di akhir pertemuan, peserta mediasi menyampaikan apresiasi kepada unsur DAD, Batamat, Damang, dan Mantir Adat Kabupaten Seruyan yang dinilai berperan aktif membantu menyelesaikan persoalan secara damai dan bermartabat.

Penyelesaian polemik tersebut diharapkan menjadi contoh bahwa dinamika demokrasi di tingkat desa dapat diselesaikan melalui dialog terbuka tanpa mengorbankan persatuan masyarakat. (gan/jp).

Polsek Benua Lima Tutup Tapak Prasabhara II, Tanamkan Disiplin dan Jiwa Nasionalisme Generasi Muda

TAMIANG LAYANG- Polsek Benua Lima melalui Unit Binmas menutup kegiatan Tapak Prasabhara II dalam rangka Pra Pelantikan Pramuka Saka Bhayangkara Tahun 2026 di halaman Mako Polsek Benua Lima, Kelurahan Taniran, Minggu (10/5/2026).

Penutupan kegiatan dipimpin Kanit Binmas Polsek Benua Lima, Bripka Body Satria Prawira Diharjo, selaku pembina upacara. Kegiatan tersebut diikuti personel Polsek Benua Lima bersama anggota Pramuka Saka Bhayangkara Ranting Benua Lima.

Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya Polri membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berjiwa nasionalisme, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kegiatan Tapak Prasabhara II, para anggota Saka Bhayangkara mendapatkan pembekalan mental, wawasan kebangsaan, serta pendidikan kedisiplinan sebagai bekal membangun karakter yang bertanggung jawab dan berintegritas.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan pembinaan terhadap anggota Saka Bhayangkara merupakan langkah positif untuk membangun generasi muda yang aktif dan berkarakter.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan agar generasi muda mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, anggota Saka Bhayangkara dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dalam menjaga persatuan, meningkatkan kedisiplinan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (zi/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Hadiri Halal Bihalal KBB Jabodetabek, Perkuat Persaudaraan Urang Banjar

JAKARTA- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jabodetabek yang digelar di Kraton Majapahit, Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Supian HK didampingi 26 anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mempererat tali persaudaraan masyarakat Banjar di perantauan.

Acara berlangsung meriah dan dihadiri ratusan warga Banjar dari berbagai daerah di Jabodetabek. Hadir pula Gubernur Kalimantan Selatan periode 2016–2024 sekaligus Ketua KBB Sedunia, Sahbirin Noor.

Selain menjadi ajang halal bihalal, kegiatan tersebut juga diramaikan puluhan stan kuliner dan cinderamata khas Banjar yang menghadirkan nuansa budaya Banua di tengah ibu kota.

Dalam sambutannya H Supian HK mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga kelestarian budaya Banjar di perantauan.

"Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersamaan urang Banjar di mana pun berada. Kita berharap kekeluargaan dan budaya Banjar tetap terpelihara serta terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Ia berharap, KBB Jabodetabek terus menjadi wadah pemersatu masyarakat Banjar sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner Kalimantan Selatan kepada masyarakat luas. (sar/ali/jp). 

Lansia Ampah Barito Timur Ditemukan Meninggal Membusuk di Dalam Rumah

TAMIANG LAYANG- Seorang lanjut usia (lansia) bernama Budiman (79) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di kediamannya di Jalan Murung Baki RT. 042 RW. 008, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh Iskandar bersama rekannya, Bansyah, setelah warga sekitar curiga karena korban sudah tidak terlihat sejak Kamis.

Sebelum penemuan jasad tersebut, Iskandar sempat menanyakan keberadaan korban kepada seorang tukang bengkel di depan rumah korban. Namun, warga mengaku tidak melihat aktivitas korban selama beberapa hari terakhir.

Karena khawatir terjadi sesuatu, Iskandar dan Bansyah kemudian mendatangi rumah korban untuk melakukan pengecekan. Saat tiba di lokasi, pintu rumah diketahui dalam keadaan terbuka setengah dan tercium bau menyengat dari dalam rumah.

Keduanya kemudian memanggil korban, namun tidak ada jawaban. Saat diperiksa ke dalam rumah, korban ditemukan dalam posisi terlentang dan sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh membusuk. 

Usai menemukan korban, keduanya segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dan Ketua RT setempat. Selanjutnya, melapor ke Polsek Dusun Tengah.

Tak berapa lama, aparat kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian, melakukan olah TKP awal. Dari hasil, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi tindak pidana. Kondisi rumah juga dilaporkan rapi dan tidak ada barang berharga yang hilang.

Petugas menemukan cairan hitam kemerahan keluar dari mulut korban yang diduga darah. Namun, hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan adanya luka akibat benda tajam ataupun benda tumpul.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, yakni dua bungkus rokok merek SM Menthol, satu senter warna putih, dan satu botol kaca berisi sedikit minyak urut.

Berdasarkan informasi warga, korban diketahui tinggal seorang diri karena istrinya sedang berada di Banjarmasin untuk mengunjungi anak mereka selama sekitar satu pekan. Korban juga disebut rutin keluar rumah untuk minum kopi, sehingga warga mulai curiga ketika korban tidak terlihat selama dua hari terakhir.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno, Minggu (10/5/2026), mengatakan bahwa anggota telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta membawa korban untuk proses visum.

"Untuk sementara diduga korban meninggal dunia karena faktor usia. Namun, proses penyelidikan tetap dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujarnya. (zi/jp). 

Polres Kapuas Tindak Balap Liar dan Knalpot Brong, Tujuh Pelanggar Ditilang

KUALA KAPUAS- Satuan Lalu Lintas Polres Kapuas menggelar penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas berupa aksi balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) di wilayah hukum Polres Kapuas, Sabtu (9/5/2025) malam hingga Minggu dini hari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kota Kuala Kapuas, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas. 

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dan menindak tujuh pelanggar yang terlibat balap liar maupun menggunakan knalpot brong dengan sanksi tilang.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Lantas Polres Kapuas, AKP Aries Gunawan, mengatakan penindakan dilakukan sebagai upaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas akibat aksi balap liar.

"Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan serta mencegah gangguan ketertiban di wilayah hukum Polres Kapuas,” ujarnya, Minggu (10/5/2026) siang. 

Ia menegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. (fah/jp). 

Sabtu, 09 Mei 2026

Grand Final Kucung Diang Pariwisata Seruyan 2026 Meriah, Pemuda Didorong Jadi Duta Promosi Wisata

KUALA PEMBUANG- Grand Final Pemilihan Kucung Diang Pariwisata Kabupaten Seruyan Tahun 2026 berlangsung meriah di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Sabtu (9/5/2026) malam. 

Kegiatan ini menjadi puncak ajang pencarian bakat duta pariwisata yang diikuti pelajar dan mahasiswa terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Seruyan.

Acara tersebut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Bahrun Abbas, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan DPRD, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Seruyan Welduline Ahmad Selanorwanda yang juga bertindak sebagai juri kehormatan.

Dalam sambutannya Bahrun Abbas, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mempercepat promosi potensi daerah, khususnya sektor pariwisata. Menurutnya, kedekatan kaum muda dengan teknologi informasi dan media sosial menjadi kekuatan strategis untuk memperkenalkan destinasi wisata Seruyan ke tingkat nasional hingga internasional.

"Pariwisata merupakan sektor vital bagi perekonomian daerah. Kita perlu terus memperkenalkan destinasi wisata Seruyan, dan generasi muda adalah agen yang paling efektif untuk melakukan itu,” ujarnya.

Ia menilai, Pemilihan Kucung Diang tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat dan kreativitas, tetapi juga bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam menanamkan kecintaan generasi muda terhadap seni, budaya, dan potensi daerah.
Pemerintah daerah, lanjut Bahrun, juga mengapresiasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan Kabupaten Seruyan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Bahrun berharap, para duta wisata yang terpilih mampu memberikan kontribusi nyata dalam mempromosikan potensi daerah. Ia juga menginginkan partisipasi ajang Kucung Diang ke depan dapat menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Seruyan agar promosi pariwisata lebih merata.

"Kepada siapa pun yang terpilih, diharapkan mampu mengemban tugas dengan baik dalam membantu pemerintah mempromosikan potensi daerah kepada masyarakat luas. Teruslah berkarya untuk kemajuan pariwisata kita,” tandasnya.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman para pemenang yang disambut antusias oleh pendukung dan tamu undangan yang memadati lokasi acara. (gan/jp). 

Bupati Mura Pimpin Rakor Darurat Tangani Kelangkaan dan Lonjakan Harga BBM

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya bergerak cepat menangani kelangkaan dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah. 

Bupati Murung Raya, Heriyus, memimpin langsung rapat koordinasi (rakor) bersama unsur terkait di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Sabtu (9/10/2026).

Rakor tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah terkait, camat, aparat keamanan, serta sejumlah pemangku kepentingan guna membahas langkah penanganan distribusi dan stabilitas harga BBM di wilayah Murung Raya.

Dalam arahannya, Bupati Heriyus, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin masyarakat terus terbebani akibat kelangkaan maupun lonjakan harga BBM yang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan kebutuhan sehari-hari.

"Persoalan ini harus segera ditangani secara bersama-sama. Pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait harus bergerak cepat mencari solusi agar distribusi BBM kembali normal dan masyarakat tidak kesulitan memperoleh BBM,” tegas Heriyus.

Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah dan pihak kecamatan melakukan pemantauan intensif di lapangan guna memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman serta mencegah praktik penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi.

Dalam rakor tersebut, disepakati pembentukan tim khusus (timsus) yang melibatkan dinas terkait, unsur Forkopimda, dan aparat keamanan untuk mengawasi jalur distribusi BBM agar penyalurannya tepat sasaran serta tidak dimanfaatkan oknum tertentu untuk menaikkan harga secara sepihak.

Selain penanganan jangka pendek, rapat juga membahas langkah strategis jangka panjang melalui koordinasi dengan pihak distributor dan Pertamina regional Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur guna menjaga pasokan BBM di Kabupaten Murung Raya tetap aman dan stabil. (dsk/maya/jp). 

SMSI Dorong Dewan Pers Adaptif terhadap Media Digital Independen

JAKARTA- Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, mendorong Dewan Pers menyesuaikan regulasi verifikasi perusahaan pers agar lebih adaptif terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut “media homeless” dan media baru.

Pernyataan itu disampaikan Firdaus didampingi Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar, saat menghadiri kegiatan Fun Walk bersama insan pers dan masyarakat dalam rangka peringatan World Press Freedom Day 2026 di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Menurut Firdaus, perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan pola baru penyebaran informasi yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada media konvensional dengan kantor fisik dan struktur organisasi besar.

"Perkembangan media digital saat ini sudah sangat terbuka. Banyak kreator informasi yang bekerja secara mandiri tanpa kantor fisik, tetapi mampu menghadirkan informasi secara cepat dan menjangkau audiens luas. Fenomena ini tidak bisa diabaikan,” kata Firdaus.

Ia menilai keberadaan media digital independen merupakan realitas baru dalam ekosistem pers modern yang perlu mendapat perhatian dan ruang dalam sistem pers nasional.
Fenomena Media Baru

Istilah “media homeless” merujuk pada saluran informasi atau kreator konten digital yang menyajikan informasi layaknya media massa, namun tidak memiliki struktur redaksi konvensional, kantor tetap, maupun sistem administrasi sebagaimana perusahaan pers pada umumnya.

Model media tersebut berkembang melalui berbagai platform digital seperti YouTube, TikTok, Instagram, podcast, dan media sosial lainnya.

Firdaus menilai perkembangan itu menunjukkan masyarakat kini memiliki alternatif baru dalam memperoleh informasi. Karena itu, regulasi pers dinilai perlu mengikuti perubahan pola produksi dan distribusi informasi di era digital.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus juga menyoroti mekanisme verifikasi administrasi perusahaan pers yang diterapkan Dewan Pers. Menurutnya, sejumlah media siber daerah dan perusahaan pers kecil masih menghadapi kendala untuk memenuhi persyaratan verifikasi.
Ia menyebut sejumlah ketentuan administratif dinilai cukup berat di tengah tekanan ekonomi industri media saat ini.

"Banyak media yang tetap menjalankan fungsi jurnalistik dan memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi terkendala syarat administratif yang cukup berat. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Firdaus menilai verifikasi media seharusnya difokuskan pada legalitas perusahaan pers, kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik, serta pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Menurut dia, perusahaan pers tetap wajib berbadan hukum dan terdata di Dewan Pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Namun, mekanisme verifikasi dinilai perlu disederhanakan agar lebih inklusif terhadap media kecil dan media digital independen.

Firdaus berharap, Dewan Pers dapat mengevaluasi sistem verifikasi agar tetap menjaga kualitas dan profesionalisme pers tanpa menjadi hambatan bagi pelaku media baru.

Ia juga menilai penyesuaian regulasi penting agar media digital independen dapat menjadi bagian dari ekosistem pers nasional dan organisasi konstituen Dewan Pers.

"Yang terpenting adalah media tetap menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab, menjunjung etika jurnalistik, dan memiliki legalitas sesuai undang-undang. Regulasi harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” kata Firdaus.

Perdebatan mengenai standar verifikasi media dan keberadaan media digital independen diperkirakan akan terus berkembang seiring pesatnya transformasi teknologi informasi di Indonesia. Di satu sisi, verifikasi dinilai penting untuk menjaga kredibilitas pers, namun di sisi lain muncul tuntutan agar regulasi lebih fleksibel terhadap model media baru berbasis digital. (rls/ali/jp). 

Pilkades Serentak Seruyan 2026 Memasuki Tahap Krusial, Tiga Desa Jalani Seleksi Tambahan

KUALA PEMBUANG- Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Seruyan 2026 mulai memasuki fase krusial. Dari 51 desa peserta Pilkades, mayoritas masih menjalani proses verifikasi administrasi bakal calon kepala desa.

Wakil Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Seruyan, Rusdi Hidayat, mewakili Ketua Panlih Kabupaten dr. Bachrun Abbas, mengatakan hingga saat ini sebagian besar desa masih berada pada tahap penelitian berkas pencalonan.

"Dari total 51 desa yang mengikuti proses pencalonan kepala desa, sebagian besar masih berada pada tahap verifikasi administrasi bakal calon,” kata Rusdi kepada awak media, Sabtu (9/5/2026).

Berdasarkan data rekapitulasi panitia, sebanyak 41 desa atau 80,39 persen masih menjalani proses penelitian dan verifikasi administrasi bakal calon kepala desa.

Sementara itu, tujuh desa harus memasuki masa perpanjangan pendaftaran karena jumlah pendaftar belum memenuhi syarat minimal dua calon.

"Sebanyak tujuh desa harus memasuki masa perpanjangan pendaftaran karena minimnya jumlah pendaftar,” ujarnya.

Di sisi lain, tiga desa dipastikan menjalani seleksi tambahan lantaran jumlah bakal calon melebihi batas maksimal yang ditentukan dalam regulasi Pilkades, yakni lebih dari lima orang.

Ketiga desa tersebut adalah Desa Sungai Perlu, Desa Pematang Panjang, dan Desa Bangkal. Para bakal calon di tiga desa itu wajib mengikuti tahapan seleksi tambahan berupa skoring dan ujian tingkat kabupaten.

"Ketiga desa tersebut wajib mengikuti tahapan seleksi tambahan berupa skoring dan ujian kabupaten,” tegas Rusdi.

Berbeda dengan desa yang dipadati bakal calon, sejumlah desa justru menghadapi minimnya partisipasi pencalonan. Hingga penutupan tahap awal pendaftaran, beberapa desa bahkan belum memiliki satu pun bakal calon kepala desa.

Desa-desa tersebut yakni Desa Bukit Buluh, Desa Ayawan, Desa Ringin Agung, Desa Marandang, Desa Mojang Baru, dan Desa Mongoh Juoi. Sedangkan Desa Sukorejo baru memiliki satu bakal calon.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, panitia Pilkades melalui panitia tingkat desa kembali membuka masa pendaftaran selama 15 hari guna memenuhi ketentuan minimal dua calon di setiap desa.

Secara keseluruhan, jumlah bakal calon kepala desa yang telah mendaftar mencapai 142 orang. Adapun jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pilkades Seruyan 2026 tercatat sebanyak 50.172 jiwa, sehingga rata-rata terdapat hampir tiga bakal calon di setiap desa peserta.

Menurut Rusdi, tingginya jumlah pendaftar di sejumlah desa menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kontestasi politik tingkat desa masih cukup tinggi. Namun, rendahnya minat pencalonan di beberapa wilayah juga menjadi perhatian panitia dan pemerintah daerah.

"Situasi ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam Pilkades 2026. Tetapi di beberapa desa masih minim peminat, dan itu menjadi perhatian kami,” pungkasnya.

Panitia kabupaten memastikan seluruh tahapan Pilkades Serentak Seruyan 2026 tetap berjalan sesuai ketentuan, mulai dari verifikasi administrasi, seleksi kompetensi tambahan, hingga penetapan calon kepala desa definitif.

Pilkades Serentak Seruyan 2026 diprediksi menjadi salah satu kontestasi tingkat desa paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir, terutama di desa-desa dengan jumlah kandidat yang membludak. (gan/jp). 

Kasad Tinjau Stand UMKM Persit Tambun Bungai, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

JAKARTA- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengunjungi stand UMKM Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XXII/Tambun Bungai dalam kegiatan Persit Bisa 2 di Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta, 7–9 Mei 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola anggota Persit Kartika Chandra Kirana dari berbagai daerah di Indonesia dalam rangka peringatan HUT ke-80 Persit KCK Tahun 2026.

Kegiatan Persit Bisa 2 menghadirkan beragam produk unggulan hasil kreativitas anggota Persit, mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga produk fesyen berbasis budaya lokal.

Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung yakni kain Sasirangan motif Todak khas Kalimantan yang dipamerkan UMKM Persit KCK PD XXII/Tambun Bungai. Produk tersebut dinilai memiliki daya tarik tersendiri karena memadukan nilai budaya lokal dengan desain modern yang inovatif.

Kehadiran Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di stand UMKM Persit Tambun Bungai menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperluas inovasi, dan memperkuat daya saing di pasar nasional.

Momentum tersebut juga menjadi ajang promosi strategis bagi produk unggulan daerah agar semakin dikenal masyarakat luas serta membuka peluang pemasaran hingga tingkat internasional.

Melalui kegiatan Persit Bisa 2, Persit Kartika Chandra Kirana menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga prajurit melalui penguatan UMKM yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing. (rls/ali/jp).

Berawal Dari Laporan Warga, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Sabu di Mantangai

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. 

Seorang pria berinisial RK (43) diamankan bersama sejumlah barang bukti narkotika pada Jum'at (8/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Penangkapan dilakukan di sebuah rumah di Jalan Lintas Palangkaraya–Buntok, Desa Lahei Mangkutup, Kecamatan Mantangai, setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di lokasi tersebut.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo, mengatakan pengungkapan kasus berawal dari informasi warga yang diterima personel Satresnarkoba bersama anggota Polsek Mantangai pada Kamis (7/5/2026).

"Setelah menerima informasi dari masyarakat, petugas melakukan penyelidikan dan pendalaman hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku di kediamannya,” ujar AKP Budi Utomo, Sabtu (9/5/2026). 

Dalam proses penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat, polisi menemukan empat paket plastik klip berisi kristal bening diduga sabu dengan berat bruto sekitar 0,65 gram. Barang haram tersebut disimpan di dalam botol Happydent Cool White yang diletakkan di tas selempang warna krem di rak kamar rumah pelaku.

Selain sabu, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam iPhone 16 warna hitam yang diduga digunakan untuk transaksi, uang tunai sebesar Rp1,3 juta, serta sejumlah barang lainnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui menggunakan telepon genggam miliknya untuk melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu.

"Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Kantor Satresnarkoba Polres Kapuas guna proses hukum lebih lanjut. Hasil uji sampel menggunakan alat General Screening Drugs menunjukkan kristal bening tersebut positif mengandung Methamphetamine atau narkotika jenis sabu," ujar AKP Budi Utomo. 

Atas perbuatannya, RK dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (fah/jp). 

Pemkab Bartim Bersama TNI/Polri Cek SPBU Ampah, Pastikan Ketersediaan dan Harga BBM

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama unsur TNI dan Polri melakukan pengecekan di SPBU Ampah, Sabtu (9/5/2026), guna menyikapi persoalan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Kegiatan tersebut diisi dengan diskusi bersama pihak pengelola SPBU, pelangsir, serta masyarakat pembeli BBM lainnya untuk memastikan distribusi dan pelayanan berjalan tertib.

Asisten I Setda Kabupaten Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, mengatakan pemerintah daerah terus memantau harga serta ketersediaan BBM di wilayah tersebut.

Adapun harga BBM di SPBU Ampah saat ini yakni Pertamax Rp12.600 per liter, Dex Rp28.500 per liter, Pertamax Turbo Rp20.350 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan Bio Solar Rp6.800 per liter.

Sementara itu, pengaturan pembelian BBM bagi pelangsir maupun masyarakat umum dibatasi, yakni untuk kendaraan roda empat maksimal Rp300 ribu dan kendaraan roda dua maksimal Rp150 ribu.

Pihak SPBU juga menerapkan tiga jalur antrean, masing-masing untuk kendaraan roda empat, roda dua, dan pelangsir guna mengatur kelancaran distribusi BBM.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap tenang menghadapi situasi kenaikan harga BBM. Pemkab Barito Timur bersama pihak terkait disebut terus melakukan pemantauan terhadap harga maupun stok BBM di lapangan. (zi/jp). 

Dermaga Pasar Saik Rusak Parah, Pedagang Desak Pemkab Seruyan Segera Bertindak

KUALA PEMBUANG- Kondisi dermaga bongkar muat di kawasan Pasar Saik, Kabupaten Seruyan, kembali menjadi sorotan. Pedagang menilai pemerintah daerah lamban menangani kerusakan fasilitas umum yang menjadi akses utama aktivitas perdagangan masyarakat tersebut.

Salah satu perwakilan pedagang Pasar Saik, Dedi, mengungkan kekecewaannya terhadap minimnya perhatian pemerintah terhadap kondisi dermaga yang setiap hari digunakan untuk bongkar muat barang.

"Perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas umum, terutama di Pasar Saik ini, sangat minim dan terkesan tutup mata,” ujar Dedi kepada awak media, Sabtu (9/5/2026).

Menurut dia, kondisi dermaga kini semakin memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna. Padahal, dermaga tersebut merupakan salah satu titik penting perputaran ekonomi masyarakat Kuala Pembuang.

Dedi mengatakan, sejumlah pejabat dan instansi pemerintah daerah sebenarnya telah beberapa kali turun ke lokasi untuk melakukan inspeksi setelah persoalan itu mencuat di media. Namun hingga kini belum ada realisasi perbaikan.

"Sudah beberapa kali utusan dari pemda datang sidak melihat kondisi dermaga ini, dari Setda sampai Disperindagkop. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” katanya.

Kerusakan yang terus dibiarkan memicu keresahan di kalangan pedagang dan masyarakat pengguna dermaga. Mereka khawatir kondisi bangunan yang dinilai tidak lagi layak dapat memicu kecelakaan.

"Jangan sampai menunggu ada korban baru direalisasikan perbaikannya. Kami setiap hari beraktivitas di sini dan sangat membutuhkan respons cepat dari pemerintah,” tegas Dedi.

Sementara itu, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Seruyan membenarkan pihaknya pernah melakukan inspeksi ke lokasi beberapa bulan lalu setelah adanya pemberitaan mengenai kerusakan dermaga Pasar Saik.

Namun, menurutnya, kewenangan penanganan dermaga tersebut berada di instansi lain.

"Kami memang pernah turun melihat kondisi di sana setelah ada pemberitaan media. Tetapi setelah ditelusuri, penanganannya bukan kewenangan Disperindagkop, melainkan Dinas Perhubungan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Dishub,” jelasnya.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait kejelasan penanganan fasilitas umum yang menjadi penunjang utama aktivitas ekonomi warga pesisir itu. Pedagang berharap persoalan kewenangan antarinstansi tidak menjadi alasan tertundanya perbaikan.

Pasar Saik selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan masyarakat pesisir di Kuala Pembuang. Dermaga bongkar muat di kawasan tersebut menjadi akses vital distribusi barang dan kebutuhan pokok masyarakat.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret pemerintah daerah sebelum kondisi dermaga yang rusak itu menimbulkan korban. (gan/jp). 

Bupati HSS Lepas 379 JCH, Tekankan Kekompakan dan Kesehatan di Tanah Suci

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi melepas keberangkatan 379 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 12 dan Kloter 18 Embarkasi Banjarmasin Tahun 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati HSS, H Syafrudin Noor didampingi Ketua TP PKK HSS, Hj Tata Syafrudin Noor di Halaman Pendopo Bupati HSS, Sabtu (9/5/2026) pagi.

Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan yang dihadiri ratusan calon jemaah bersama keluarga. Para jemaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara sebelum bertolak menuju Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.

Berdasarkan data panitia, total jemaah calon haji asal Kabupaten HSS tahun ini berjumlah 379 orang. Rinciannya, Kloter 12 terdiri atas 352 jemaah, dua pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dua Petugas Haji Daerah (PHD), serta petugas kloter. Sementara Kloter 18 berjumlah 19 jemaah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Provinsi Kalimantan Selatan, TGH Akhmad Syairazi, Ketua MUI HSS, Wakil Bupati HSS, H Suriani, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah HSS H Muhammad Noor, jajaran Kementerian Agama, kepala OPD, camat, alim ulama, hingga keluarga calon jemaah haji.

Dalam sambutannya Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para jemaah untuk menunaikan ibadah haji. Menurutnya, kesempatan menjadi tamu Allah SWT merupakan panggilan istimewa yang tidak dimiliki semua orang.

"Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah haji yang tahun ini mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima,” ujarnya.

Bupati berharap, seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan keselamatan selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabruroh.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan saling membantu selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan.

"Jaga kekompakan, saling membantu sesama jamaah, jaga kesehatan, serta ikuti arahan para pembimbing dan petugas haji dengan baik,” pesannya.

Selain itu, Bupati mengingatkan para jemaah agar mempersiapkan kondisi fisik dan mental menghadapi cuaca di Tanah Suci serta padatnya rangkaian ibadah haji. Ia meminta para jemaah memperbanyak dzikir dan doa selama menjalankan ibadah.

Pada kesempatan tersebut, H Syafrudin Noor juga menitipkan doa bagi Kabupaten Hulu Sungai Selatan agar senantiasa aman, damai, dan mendapat keberkahan.

"Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” tutupnya. (ari/jp). 

Jumat, 08 Mei 2026

Bupati HSS Lepas Kajari Lama, Sambut Kajari Baru dalam Malam Pisah Sambut Penuh Keakraban

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar malam pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) HSS dari Rustandi Gustawirya, S.H., M.H. kepada Normadi Elpjar, S.T., S.H., M.H., di Pendopo Bupati HSS, Kandangan, Jum'at (8/5/2026) malam.

Acara berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati HSS, H Syafrudin Noor bersama Ketua TP PKK HSS, Hj Tata Syafrudin Noor, Wakil Bupati H Suriani bersama Ketua GOW HSS Hj Misnawati Suriani, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah HSS, para kepala OPD, camat se-Kabupaten HSS, serta jajaran Kejaksaan Negeri HSS.

Dalam sambutannya Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Rustandi Gustawirya atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat sebagai Kajari HSS.

Menurutnya, Rustandi merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung penegakan hukum, penguatan tata kelola pemerintahan, serta pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan selamat atas amanah baru yang diemban Rustandi Gustawirya serta berharap silaturahmi tetap terjalin meski tidak lagi bertugas di Kabupaten HSS.

Pada kesempatan yang sama, Bupati menyambut kehadiran Kajari HSS yang baru, Normadi Elpjar. 

Ia berharap, sinergi dan kolaborasi antara Kejaksaan Negeri HSS dan Pemerintah Kabupaten HSS terus diperkuat demi mendukung pelayanan publik dan kemajuan daerah.

"Kami berharap hubungan koordinasi dan kerja sama yang selama ini terbangun dapat terus ditingkatkan demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu, suasana penuh keakraban tampak mewarnai rangkaian acara pisah sambut. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, jabat tangan, dan foto bersama antara jajaran pemerintah daerah dan Kejaksaan Negeri HSS. (ari/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Lepas Jemaah Haji Kloter 11 Asal HSU, Supian HK : Jaga Nama Baik Banua

BANJARBARU- Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H Supian HK melepas keberangkatan Jemaah Haji Kloter 11 asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Jum'at (8/5/2026).

Kloter 11 dengan nomor penerbangan GIA 8111 dijadwalkan berangkat menuju Jeddah pada Sabtu (9/5/2026) pukul 02.15 WITA. Seluruh jemaah dalam kloter tersebut berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Sebagai putra daerah HSU, H Supian HK mengaku bangga dapat melepas langsung keberangkatan para jemaah dari kampung halamannya.

"Alhamdulillah, hari ini saya bisa melepas langsung dangsanak-dangsanak dari Hulu Sungai Utara. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi ulun pribadi. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan niatkan ibadah dengan ikhlas,” ujarnya.

H Supian HK juga berpesan agar para jemaah menjaga sikap dan nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Pian-pian ini adalah duta Banua, khususnya duta Hulu Sungai Utara. Tunjukkan akhlak yang baik, saling membantu sesama jemaah, dan patuhi seluruh arahan petugas. InsyaAllah menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Kalsel dalam mendukung peningkatan pelayanan haji bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

"Pemerintah daerah bersama Kementerian Agama sudah menyiapkan pelayanan bagi jemaah. Kami di DPRD akan terus mengawal agar proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah berjalan lancar dan aman,” tegasnya.

Berdasarkan data Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Gelombang II keberangkatan haji tujuan Jeddah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi akan memberangkatkan lima kloter. Setelah Kloter 10 asal Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, Kloter 11 asal HSU menjadi rombongan berikutnya yang masuk asrama haji.

Supian HK turut meminta doa dari para jemaah untuk kemajuan dan keberkahan daerah.

"Ulun titip doa untuk Banua kita. Mudah-mudahan Hulu Sungai Utara dan Kalimantan Selatan selalu aman, damai, dan penuh berkah. Semoga seluruh jemaah sehat wal afiat hingga kembali ke Tanah Air,” pungkasnya. (sar/ali/jp). 

Bupati Mura Suntik Semangat Kontingen FBIM 2026, Tekankan Tampil Maksimal dan Junjung Sportivitas

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus memberikan semangat dan arahan kepada kontingen Kabupaten Murung Raya yang akan berlaga pada Festival Budaya Isen Mulang 2026. 

Arahan tersebut disampaikan saat meninjau langsung persiapan peserta Jagau-Nyai dan Tim Parade Tari Kreasi Daerah di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Ketua TP-PKK Murung Raya, Warnita Heriyus. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan moril bagi para peserta yang akan mewakili daerah pada ajang budaya tahunan tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.

Heriyus menekankan pentingnya tampil maksimal dengan semangat juang tinggi serta tetap menjunjung sportivitas selama mengikuti perlombaan.

"Keikutsertaan kontingen ini bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga membawa nama baik dan mengharumkan Kabupaten Murung Raya,” ujar Heriyus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kontingen, mulai dari seniman, atlet tradisional, pelatih, pendamping, tim kreatif hingga para pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Murung Raya, Jayadie Y. Dadi, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, Bupati dan Ketua TP-PKK Murung Raya terhadap persiapan kontingen FBIM 2026.

Menurut Jayadie, kegiatan tersebut bertujuan untuk memantapkan kesiapan mental dan penampilan para peserta sebelum tampil di ajang pemilihan Jagau-Nyai serta Parade Tari Kreasi Daerah.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan dan uji panggung bagi putra-putri Murung Raya sebelum tampil di FBIM 2026,” pungkasnya. (dsk/maya/jp). 

Bupati Mura Sambut Kajari Baru di Bandara Dirung Lingkin, Tegaskan Penguatan Sinergi Forkopimda

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya yang baru, Herman Kondo Siriwa, di Bandara Dirung Lingkin, Jum'at (8/5/2026). 

Penyambutan turut dihadiri Ketua TP-PKK Murung Raya Warnita Heriyus, Penjabat Sekda Murung Raya Sarwo Mintarjo, sejumlah kepala perangkat daerah, Camat Tanah Siang Selatan, serta jajaran Forkopimda.

Kedatangan Kajari baru beserta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Murung Raya, Herna Herman, disambut dengan prosesi adat Dayak dan tradisi potong hompong sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

Bupati Heriyus menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus menegaskan harapan agar kehadiran pimpinan Kejaksaan Negeri yang baru dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan institusi penegak hukum.

"Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujar Heriyus.

Sementara itu, Kajari Murung Raya, Herman Kondo Siriwa, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Daerah dan jajaran Forkopimda. 

Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional serta mendukung program pembangunan daerah.

"Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Murung Raya,” ungkapnya.

Penyambutan ini menjadi penanda awal penguatan koordinasi antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah. (dsk/maya/jp). 

Gubernur Kalsel Rombak 168 Pejabat, Tekankan Integritas dan Evaluasi Kinerja Tiap Enam Bulan

BANJARMASIN- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin kembali melakukan perombakan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Sebanyak 168 pejabat struktural dan fungsional dilantik dan diambil sumpahnya di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jum'at (8/5/2026).

Selain pelantikan pejabat pemerintahan, Gubernur juga melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalsel periode 2026–2031.

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin, tim ahli gubernur, para asisten, staf ahli, serta kepala SOPD lingkup Pemprov Kalsel.

Perombakan jabatan mencakup pengisian sejumlah posisi strategis, termasuk penempatan tenaga fungsional untuk memperkuat administrasi tata usaha sekolah di seluruh Kalimantan Selatan.

Dua pejabat Eselon II yang dilantik yakni Nasrullah sebagai Kepala Biro Organisasi dan Munazir Hadrani sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Sementara Rusdi Hartono dikukuhkan kembali sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya, Gubernur H Muhidin, menegaskan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan.

"Saya meminta seluruh pejabat yang dilantik tetap menjaga integritas dan loyalitas kepada pimpinan daerah, mulai dari gubernur, wakil gubernur, hingga sekretaris daerah,” ujar Muhidin.

Ia mengakui setiap mutasi, promosi, maupun rotasi jabatan kerap menimbulkan beragam respons. Namun, ia meminta seluruh pejabat menerima keputusan tersebut secara profesional dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

H Muhidin juga menegaskan, seluruh pejabat akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan, meski aturan umum rotasi jabatan dilakukan setelah dua tahun masa kerja.

"Saya meminta Sekda dan kepala SOPD memberikan penilaian kinerja secara objektif. Jika dalam enam bulan pekerjaan dinilai tidak maksimal, maka pejabat tersebut dapat dievaluasi atau ditempatkan kembali pada posisi yang lebih tepat,” katanya.

Menurut H Muhidin, evaluasi berkala diperlukan untuk memastikan efektivitas birokrasi dan percepatan pelayanan publik di lingkungan Pemprov Kalsel.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan keluarga, termasuk peran istri pejabat, dalam mendukung tugas pemerintahan dan program pembangunan daerah.

"Sinergi antara pejabat dan organisasi pendamping diharapkan berjalan selaras demi kelancaran pembangunan di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, kepada pimpinan Baznas Kalsel yang baru dilantik, Muhidin meminta pengelolaan dana zakat masyarakat dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai syariat Islam.

Baznas Provinsi Kalsel periode 2026–2031 dipimpin Ilham S.ThI bersama empat anggota lainnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Noryadi, menjelaskan bahwa dari total pejabat yang dilantik, terdiri atas dua pejabat Eselon II yang dilantik dan satu pejabat dikukuhkan, 39 pejabat administrator (Eselon III), 126 pejabat pengawas (Eselon IV), serta 25 pejabat fungsional dari berbagai jenjang.

Menurut Noryadi, evaluasi enam bulanan dilakukan untuk mengukur capaian kinerja dan objektivitas penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

"Jika kinerjanya sangat baik, rotasi bisa dilakukan lebih cepat meski belum dua tahun menjabat. Sebaliknya, jika kurang maksimal akan dilakukan evaluasi,” ujarnya.

Saat ini, masih terdapat tiga posisi pejabat Eselon II yang kosong, yakni di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Staf Ahli Gubernur, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Pengisian jabatan tersebut masih menunggu arahan gubernur. (sal/ali/jp). 

Gubernur Muhidin Buka Kejurnas Banua Rally 2026, Kalsel Bidik Event Otomotif Internasional

BANJARBARU- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin resmi membuka Banua Rally 2026 yang menjadi seri pembuka Putaran 1 dan 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally Indonesia di kawasan Food Village Citra Mitra City, Palam, Banjarbaru, Jum'at (8/5/2026) sore.

Sebanyak 45 pereli nasional ambil bagian dalam ajang tersebut dengan menaklukkan lintasan sepanjang lebih dari 400 kilometer yang membentang dari Martadah hingga Pelaihari.

Banua Rally 2026 menghadirkan lintasan kombinasi gravel dan aspal khas Kalimantan Selatan yang dikenal cepat dan menantang. Sejumlah mobil reli berspesifikasi internasional seperti Toyota GR Yaris, Skoda RS, dan Hyundai i20 N turut tampil dalam kompetisi tersebut.

Pembukaan Kejurnas Rally Indonesia itu dihadiri Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto, Wakil Ketua IMI Ananda Mikola, Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman selaku Ketua Penyelenggara Banua Rally, serta unsur Forkopimda Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya Gubernur H Muhidin, mengatakan ajang rally tidak hanya menjadi kompetisi olahraga otomotif, tetapi juga sarana promosi daerah di tingkat nasional hingga internasional.

"Kami berharap para pembalap dapat mengharumkan nama daerah sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan,” ujar Muhidin.

Ia optimistis Banua Rally dapat membuka peluang Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah event otomotif berskala lebih besar pada masa mendatang.

"Jika kegiatan ini sukses, insya Allah ke depan dapat kembali dilaksanakan dengan skala yang lebih besar, bahkan hingga tingkat internasional,” katanya.

H Muhidin juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keselamatan selama perlombaan berlangsung dengan tidak memasuki area lintasan rally.

"Jangan melintasi area lintasan karena hal tersebut sangat membahayakan diri sendiri maupun para pembalap,” tegasnya.

Selain menjadi ajang persaingan pereli nasional, Banua Rally 2026 juga menjadi kesempatan bagi pembalap lokal Kalimantan Selatan untuk tampil dan bersaing di level nasional.

Penyelenggaraan Kejurnas Rally tersebut diharapkan memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi, dan promosi daerah, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai destinasi sport tourism nasional. (mr/ali/jp). 

Wabup Kapuas Apresiasi Kinerja DPRD pada Paripurna Penutupan Masa Sidang I 2026

KUALA KAPUAS- Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menghadiri Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 DPRD Kabupaten Kapuas di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kapuas, Jum'at (8/5/2026) pagi.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah, didampingi Wakil Ketua II DPRD Berinto. Agenda paripurna mencakup penyampaian laporan kegiatan legislatif sekaligus penutupan Masa Persidangan I dan pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, jajaran sekretariat daerah, serta kepala organisasiperangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara legislatif dan eksekutif selama masa sidang pertama. Menurutnya, dukungan DPRD berperan penting dalam kelancaran pelaksanaan program pembangunan daerah.

"Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Kapuas atas pelaksanaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 yang berjalan lancar,” ujar Dodo saat membacakan sambutan Bupati Kapuas.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan DPRD pada masa persidangan berikutnya agar setiap kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas, Berinto, memaparkan laporan kinerja alat kelengkapan dewan selama Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026.

Menurut Berinto, laporan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban DPRD kepada masyarakat atas pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

"Laporan ini merupakan wujud pertanggungjawaban kami kepada publik mengenai apa yang telah dikerjakan oleh pimpinan, komisi, badan, hingga fraksi-fraksi pendukung dewan,” tegasnya.

Di akhir rapat, Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah secara resmi menutup Masa Persidangan I dan membuka Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026. Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga sinergi demi mendukung kemajuan daerah.

"Mari kita tingkatkan terus kerja sama dan saling menghormati yang telah terjalin selama ini demi kemajuan daerah menuju Kabupaten Kapuas yang lebih bermartabat dan bersinar,” kata Ardiansah.

Rapat paripurna berlangsung tertib dan menjadi penanda kesiapan DPRD bersama pemerintah daerah untuk melanjutkan agenda kerja serta mengawal aspirasi masyarakat pada masa sidang berikutnya. (fah/hru/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes