BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Sabtu, 04 Juli 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Benua Lima Pantau Tanaman Jagung Pakan di Taniran, Dukung Ketahanan Pangan

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Kelurahan Taniran, Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, melaksanakan sambang sekaligus memantau perkembangan tanaman jagung pakan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan oleh AIPDA Binadi dengan meninjau langsung lahan pertanian warga di Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur. Pemantauan dilakukan untuk melihat kondisi tanaman sekaligus memastikan proses budidaya berjalan optimal.

Selain melakukan pengecekan, petugas juga berdialog dengan para petani terkait perkembangan tanaman serta kendala yang dihadapi di lapangan. Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas turut memberikan motivasi agar warga terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari pendampingan Polri kepada masyarakat, khususnya petani, dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan serta memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat desa.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan bahwa peran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah.

"Melalui kegiatan sambang dan pendampingan ini, kami berupaya mendorong produktivitas pertanian masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan warga,” ujarnya.

Polsek Benua Lima menegaskan akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung pembangunan di wilayah desa. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. (zi/jp). 

Sempat Kabur Lintas Provinsi, Resmob Polres Kapuas Tangkap Pelaku Dugaan Pencabulan Anak di Samarinda

KUALA KAPUAS- Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Kapuas Murung, didukung Unit Resmob Polresta Samarinda dan Polsek Samarinda Ulu, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Pelaku berinisal M ditangkap di Jalan Wijaya Kesuma XII, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Jum'at (3/7/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. 

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma
melalui Kasat Reskrim AKP Danny Arrizal Saputra, Sabtu (4/7/2026), menyampaikan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan laporan masyarakat yang masuk ke Polsek Kapuas Murung.

AKP Danny menjelaskan, kronologis kejadian dugaan pencabulan tersebut terjadi pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah rumah kosong di wilayah Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Berdasarkan keterangan awal, korban yang masih di bawah umur diduga dibujuk oleh pelaku hingga berada di lokasi kejadian. Korban kemudian diduga diberikan minuman hingga mengalami penurunan kesadaran. Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga melakukan tindakan asusila terhadap korban.

Atas kejadian tersebut, pelapor atau ibu korban tidak terima dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Kapuas Murung untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.

Berbekal laporan tersebut, polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil melacak pelaku hingga akhirnya menangkap pelaku M di wilayah Kota Samarinda. 

"Saat ini pelaku M sudah diamankan guna proses hukum lebih lanjut," demikian AKP Danny. (fah/jp).

Tikam Gadis 18 Tahun demi Rampas Motor, Buronan Curas di Tabalong Akhirnya Dibekuk

TANJUNG- Satreskrim Polres Tabalong berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang disertai penusukan terhadap seorang gadis berusia 18 tahun. Pelaku berinisial SG alias UG (26) berhasil ditangkap tim gabungan setelah sekitar sepekan menjadi buronan.

SG ditangkap di sebuah rumah di Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, pada Sabtu (4/7/2026). Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah menikam korban demi menguasai sepeda motor yang dikendarainya.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, Sabtu (4/7/2026), mengatakan pengungkapan kasus tersebut dilakukan oleh Tim Gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Tabalong, Unit I Tipidum Satreskrim Polres Tabalong, dan Polsek Muara Harus yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo.

Pelaku SG disangkakan melanggar Pasal 479 ayat (2) huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

IPTU Heri menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (25/6/2026) sore di kawasan kebun karet Kampung Duhat, Desa Walangkir, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Korban berinisial HN (18). Berdasarkan keterangan saksi SM, korban pada siang hari berpamitan kepada keluarga untuk membeli kue menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna biru-krem milik bibinya.

Saat melintas di Jalan Raya Desa Masintan, Kecamatan Kelua, korban dihentikan seorang pria tak dikenal. Pelaku yang bertubuh tinggi kurus dan mengenakan pakaian abu-abu mengaku berasal dari Ampah serta meminta diantarkan ke suatu tempat.

Namun sesampainya di kawasan kebun karet, pelaku diduga langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam. Setelah menikam korban beberapa kali, pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban.

Sekitar pukul 17.00 WITA, korban ditemukan warga yang melintas dalam kondisi bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kelua sebelum dirujuk ke RSUD H. Badaruddin Kasim Maburai sekitar pukul 18.15 WITA.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk di dada sebelah kanan, paha kiri, dan tangan kanan. Pada pukul 19.30 WITA korban menjalani operasi. Kondisinya dinyatakan stabil, namun saat itu belum dapat dimintai keterangan secara maksimal karena masih menjalani perawatan intensif dan membutuhkan transfusi darah.

Berbekal hasil penyelidikan serta keterangan sejumlah saksi, tim gabungan akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap SG di Kelurahan Pembataan.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu unit Honda Scoopy warna biru-krem milik korban, satu unit sepeda motor Kawasaki Blitz, satu buah obeng tespen listrik warna kuning, satu lembar baju wearpack warna biru navy, satu buah helm bogo warna biru tosca, satu buah tas ransel warna hitam, sepasang sepatu safety warna cokelat, serta Surat Keterangan Permintaan Visum et Repertum.

Hasil pemeriksaan penyidik mengungkap motif pelaku diduga karena terlilit utang sehingga nekat merampas sepeda motor korban.

IPTU Heri mengapresiasi kerja keras tim gabungan yang berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu relatif singkat. 

"Terduga pelaku telah diamankan dan saat ini menjalani proses penyidikan lebih lanjut," ujarnya. 

IPTU Heri juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, tidak mudah memberikan tumpangan kepada orang yang tidak dikenal.

"Selain itu, juga segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana agar dapat segera ditindaklanjuti," demikian IPTU Heri Siswoyo. (fah/jp). 

Modus Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Terduga Pelaku Penggelapan Ditangkap Resmob Polres Kapuas di Samarinda

KUALA KAPUAS- Pelarian seorang pria berinisial U (33), yang diduga menggelapkan sepeda motor milik warga Kabupaten Kapuas dengan modus meminjam kendaraan untuk membeli rokok, berakhir setelah ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Selat dengan dukungan Unit Resmob Polresta Samarinda, Kamis (2/7/2026).

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Reskrim AKP Danny Arrizal Saputra, mengatakan terduga pelaku ditangkap sekitar pukul 14.30 WITA di Jalan HM Rifadin, tepatnya di depan pintu masuk Stadion Palaran, Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

"Terduga pelaku berhasil diamankan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan pelacakan oleh anggota. Saat ini yang bersangkutan telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," kata AKP Danny, Sabtu (4/7/2026).

Kasus tersebut bermula pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Patih Rumbih, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

Korban, Nurhidayat (20), warga Desa Teluk Palinget, Kecamatan Pulau Petak, didatangi U yang mengaku sedang mencari pekerjaan. Setelah berbincang, U meminjam sepeda motor Honda Vario 125 warna putih milik korban dengan alasan hendak membeli rokok.

Namun, setelah membawa sepeda motor tersebut, U tidak kembali. Korban berupaya menghubungi dan mencari keberadaan terduga pelaku, tetapi tidak membuahkan hasil. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp25 juta dan melaporkannya ke Polsek Selat.

Berdasarkan laporan korban dan hasil penyelidikan, polisi akhirnya melacak keberadaan U di Kota Samarinda. Tim gabungan kemudian bergerak dan menangkap terduga pelaku tanpa perlawanan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu lembar STNK sepeda motor Honda Vario 125 atas nama Suriansyah, satu kaus lengan panjang warna kuning merek MBN, serta satu celana pendek warna abu-abu.

Penyidik menjerat U dengan Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang dugaan tindak pidana penggelapan.

Polisi masih melanjutkan penyidikan untuk melengkapi berkas perkara sekaligus menelusuri keberadaan sepeda motor yang hingga kini belum ditemukan.

Berdasarkan catatan kepolisian, U juga pernah menjalani proses hukum dalam perkara narkotika pada 2016. Informasi tersebut merupakan bagian dari riwayat penegakan hukum dan tidak berkaitan dengan perkara dugaan penggelapan yang saat ini sedang ditangani. (fah/jp). 

Bhabinkamtibmas Desa Tuyau Intensifkan Patroli dan Sosialisasi Pencegahan Karhutla Jelang Musim Kemarau

TAMIANG LAYANG- Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Bhabinkamtibmas Desa Tuyau, Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur, BRIGPOL Yunus Ardianto, S.H., melaksanakan apel siaga, patroli, serta sosialisasi pencegahan karhutla di wilayah Desa Tuyau, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan diawali dengan mengikuti Apel Siaga Karhutla Masyarakat Peduli Api se-Kalimantan Tengah di Poslap Posko Relawan Darul Wustha Desa Tuyau. Apel tersebut menjadi langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman karhutla selama periode kemarau.

Usai apel, Bhabinkamtibmas melakukan patroli ke sejumlah titik rawan untuk memastikan tidak adanya titik panas (hotspot) maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kondisi lingkungan sekitar yang rentan terbakar.

Selain itu, petugas turut mengecek ketersediaan sumber air seperti irigasi dan embung sebagai langkah antisipasi apabila diperlukan dalam penanganan awal kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, BRIGPOL Yunus Ardianto juga berkoordinasi dengan warga serta memberikan imbauan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda kebakaran hutan atau lahan.

Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan titik panas di wilayah Desa Tuyau. Kegiatan berlangsung aman dan mendapat respons positif dari masyarakat yang mendukung upaya pencegahan karhutla.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polri dalam menjaga lingkungan dan meminimalkan risiko karhutla selama musim kemarau.

"Polri bersama masyarakat terus berupaya menjaga wilayah tetap aman dan bebas dari kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan potensi karhutla di Kecamatan Pematang Karau dapat dicegah sejak dini sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (zi/jp). 

Pinjam Motor untuk Temui Orang Tua, Pria di Seruyan Diduga Gelapkan Kendaraan, Ditangkap di Sampit

KUALA PEMBUANG- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Seruyan berhasil mengungkap kasus dugaan penggelapan satu unit sepeda motor yang dilaporkan warga. Seorang pria berinisial RF ditangkap di Kabupaten Kotawaringin Timur setelah diduga membawa kabur sepeda motor yang dipinjam dari korban dengan alasan hendak menemui orang tuanya.

Penangkapan dilakukan pada Jum'at (3/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di sebuah rumah di kawasan Perumahan Wahana Citra, Jalan Al Hidayah, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. RF diamankan berkat hasil penyelidikan Satreskrim Polres Seruyan yang berkoordinasi dengan Unit Resmob Polres Kotawaringin Timur.

Kasus ini bermula pada Sabtu (20/6/2026), saat RF mendatangi rumah korban berinisial KI di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kuala Pembuang I, Kecamatan Seruyan Hilir. Pelaku meminjam sepeda motor Yamaha Jupiter MX King warna hitam dengan alasan akan mengunjungi orang tuanya di wilayah Kereng Pangi.

Kepada korban, RF berjanji mengembalikan kendaraan tersebut dalam waktu tiga hari. Namun hingga batas waktu yang disepakati, sepeda motor tidak kunjung dikembalikan. Berbagai upaya korban menghubungi pelaku juga tidak membuahkan hasil.

Korban kemudian mendatangi rumah keluarga RF di Jalan Raya Pematang Kambat, Kecamatan Seruyan Hilir. Namun pihak keluarga mengaku tidak mengetahui keberadaan pelaku, sehingga korban memutuskan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Seruyan.

Menindaklanjuti laporan itu, penyidik Satreskrim Polres Seruyan melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan menelusuri keberadaan pelaku. Hasil penyelidikan mengarah ke Kabupaten Kotawaringin Timur.

Berbekal informasi tersebut, Unit Resmob Polres Seruyan berkoordinasi dengan Unit Resmob Polres Kotawaringin Timur untuk melakukan penangkapan. Tim gabungan bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan RF tanpa perlawanan sebelum membawanya ke Mapolres Seruyan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi melalui Kasi Humas Aipda Ronny, mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja sama yang solid antara Polres Seruyan dan Polres Kotawaringin Timur.

"Keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antarjajaran kepolisian serta dukungan informasi dari masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat meminjamkan barang berharga kepada orang lain dan segera melapor apabila menjadi korban tindak pidana," ujarnya, Sabtu (4/7/2026). 

Polres Seruyan menegaskan akan terus meningkatkan penegakan hukum terhadap setiap tindak pidana guna memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi masyarakat. (gan/jp). 

Jumat, 03 Juli 2026

Polres Seruyan Musnahkan 30,32 Gram Sabu, Tegaskan Perang Tanpa Ampun terhadap Narkoba

KUALA PEMBUANG- Polres Seruyan memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 30,32 gram bruto hasil pengungkapan tujuh perkara tindak pidana narkotika sebagai bentuk komitmen dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya.

Pemusnahan dilakukan di depan Aula Patriatama 95 Polres Seruyan, Jum'at (3/7/2026). Kegiatan dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Seruyan, AKP Adhy Heriyanto, serta disaksikan perwakilan Kejaksaan Negeri Seruyan, Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, dan personel Polres Seruyan sebagai wujud transparansi dalam penanganan barang bukti.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penyitaan dari tujuh laporan polisi berupa 93 bungkus plastik klip bening berisi narkotika golongan I jenis sabu dengan berat bruto 30,32 gram. Seluruh barang bukti telah memperoleh penetapan dari Kejaksaan Negeri Seruyan untuk dimusnahkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Proses pemusnahan dilakukan dengan membuka kemasan barang bukti yang telah disegel, kemudian melarutkan sabu ke dalam air yang dicampur cairan pembersih lantai hingga tidak dapat digunakan kembali. Larutan tersebut selanjutnya dibuang ke lubang yang telah disiapkan dan ditimbun dengan tanah.

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi melalui Kasat Narkoba AKP Adhy Heriyanto, menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

"Pemusnahan barang bukti ini merupakan bukti nyata komitmen Polres Seruyan dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum kami. Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Kami akan terus melakukan penindakan secara tegas sekaligus mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi dan sinergi bersama seluruh elemen masyarakat," tegasnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kepolisian sehingga sejumlah kasus narkotika berhasil diungkap.

"Keberhasilan pengungkapan kasus-kasus narkotika ini tidak lepas dari dukungan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Seruyan untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Bersama, kita wujudkan Seruyan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba," ujarnya.

Polres Seruyan menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika melalui penegakan hukum yang tegas, profesional, dan berkelanjutan guna melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (gan/jp). 

Hadiri Musda V Golkar Seruyan, Bupati Dorong Sinergi Politik untuk Percepatan Pembangunan

KUALA PEMBUANG- Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang, Jum'at (3/7/2026).

Musda tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, beserta jajaran pengurus Golkar provinsi. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Seruyan, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dan DPRD Kabupaten Seruyan, pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pengurus partai politik di Kabupaten Seruyan.

Dalam sambutannya Bupati Ahmad Selanorwanda mengapresiasi pelaksanaan Musda V Golkar Seruyan. Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merumuskan program dan arah kebijakan partai ke depan.

"Musyawarah Daerah merupakan forum tertinggi di tingkat daerah yang memiliki peran strategis untuk melakukan evaluasi, merumuskan program kerja, dan menentukan arah kebijakan ke depan melalui mekanisme yang demokratis," ujarnya.

Bupati menegaskan, partai politik memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demokrasi yang turut menopang keberhasilan pembangunan daerah. Melalui fungsi pendidikan politik dan penyaluran aspirasi masyarakat, partai diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia juga mengajak seluruh elemen politik untuk terus menjaga stabilitas, persatuan, dan kondusivitas daerah di tengah dinamika politik yang berkembang.

"Perbedaan pandangan hendaknya menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat, dengan tetap mengedepankan kebersamaan dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan lainnya," tegasnya.
Pada kesempatan itu, Ahmad Selanorwanda turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan yang terus diberikan kepada Kabupaten Seruyan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Selain agenda konsolidasi organisasi, Musda V Golkar Kabupaten Seruyan juga dirangkai dengan kegiatan pasar murah bagi masyarakat. Program tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Seruyan karena dinilai mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Pasar murah ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat," katanya.

Diakhir sambutannya Bupati mengucapkan selamat bermusyawarah kepada seluruh kader Partai Golkar Kabupaten Seruyan. Ia berharap Musda V mampu menghasilkan kepengurusan dan program kerja yang semakin memperkuat kontribusi partai dalam mendukung pembangunan daerah.

"Sinergi antara pemerintah daerah, partai politik, dan seluruh elemen masyarakat merupakan kunci untuk mewujudkan Seruyan yang berkelanjutan, sejahtera, adil, maju, dan amanah," pungkasnya. (gan/jp). 

Hashim Lantik Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, SMSI Siap Kawal Program Strategis Desa

JAKARTA- Pendiri Srikandi Jaga Desa yang juga Utusan Khusus Presiden RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Hashim S. Djojohadikusumo, secara resmi melantik dan mengukuhkan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa dari seluruh Indonesia di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jum'at (3/7/2026).

Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Desa Sejahtera”, pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa sekaligus mendukung berbagai program strategis pemerintah yang berpihak kepada masyarakat desa.

Srikandi Jaga Desa merupakan organisasi sayap resmi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional yang dibentuk untuk memperkuat partisipasi perempuan dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pengawasan program pemerintah, serta tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Pada kesempatan itu, Ella Nurlaela Tubagoes resmi dilantik sebagai Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa bersama seluruh jajaran pengurus tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Acara turut dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Wakil Jaksa Agung RI, para menteri dan wakil menteri, komisaris serta direksi BUMN, hingga kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Tampak hadir pula Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Gubernur Maluku Sherly Laos yang juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 18.30 WIB dengan penampilan tari tradisional, dilanjutkan pembacaan berita acara, Surat Keputusan, serta susunan pengurus DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa oleh Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana.

Selanjutnya, Hashim S. Djojohadikusumo didampingi Prof. Dr. Reda Manthovani memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengukuhan seluruh pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia.

Dalam sambutannya Hashim memberikan apresiasi kepada seluruh perempuan yang tergabung dalam Srikandi Jaga Desa atas komitmen dan dedikasi mereka dalam mendukung pembangunan desa.

Menurutnya, pelantikan tersebut berlangsung pada momentum yang tepat karena bertepatan dengan mulai dijalankannya berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ia menyebut, bahwa sejumlah program strategis pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta Sekolah Rakyat membutuhkan dukungan dan pengawasan bersama agar berjalan optimal.

"Program-program pemerintah dengan tujuan mulia sudah mulai berjalan, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan menumbuhkan kesehatan anak-anak di desa-desa. Namun, jika pelaksanaannya tidak diawasi dan dibina dengan baik, hasilnya tentu tidak akan maksimal,” ujar Hashim.

Hashim juga menegaskan bahwa keberhasilan setiap program pemerintah sangat bergantung pada pengawasan seluruh elemen masyarakat.

"Program yang tujuan mulia jangan sampai gagal karena lemahnya pengawasan. Mari kita kawal bersama agar setiap program berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” katanya.

Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional dan Serikat Media Siber Indonesia di atas panggung utama yang disaksikan seluruh peserta dan tamu undangan.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H Indra Utama, M.PWK., IPU bersama Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat publikasi, edukasi, serta penyebarluasan informasi mengenai berbagai program pembangunan desa yang dijalankan pemerintah.

Dalam kerja sama itu, Serikat Media Siber Indonesia yang beranggotakan sekitar 3.181 perusahaan media siber di seluruh Indonesia menyatakan komitmennya mendukung pelaksanaan program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Tidak hanya itu, Serikat Media Siber Indonesia bersama ABPEDNAS juga akan membentuk Pokja News Room Jaga Desa di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia guna memperkuat sinergi informasi dan pengawasan pembangunan desa.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempererat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), media massa, serta masyarakat dalam mewujudkan tata kelola desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Pelantikan nasional Srikandi Jaga Desa sekaligus penandatanganan kerja sama antara ABPEDNAS dan Serikat Media Siber Indonesia menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran perempuan dan media siber sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan desa menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Sebelum acara ditutup, kegiatan juga diisi dengan penyerahan penghargaan, hiburan, dan sesi foto bersama. Acara yang digelar Cahaya Professional Muda berlangsung megah dan meriah. (ali/jp). 

Kakek di Kapuas Jadi Tersangka, Diduga Aniaya Cucu Berusia Empat Tahun

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kapuas menetapkan seorang pria berinisial T (49) sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak. Korban merupakan cucu kandung tersangka yang masih berusia empat tahun.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Reskrim AKP Danny Arrizal Saputra, mengatakan perkara tersebut ditangani berdasarkan dugaan pelanggaran Pasal 80 juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Peristiwa itu diduga terjadi di sebuah mess di wilayah Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Hasil penyelidikan menunjukkan korban telah tinggal bersama kakeknya sejak Januari 2026 setelah dititipkan oleh ibu kandungnya yang bekerja di Kabupaten Lamandau.

"Awalnya penitipan tersebut direncanakan hanya berlangsung selama dua bulan. Namun hingga Juni 2026, korban belum dijemput kembali," ujar AKP Danny Arrizal Saputra di Kuala Kapuas, Jum'at (3/7/2026).

Menurut AKP Danny, tersangka diduga berulang kali melakukan kekerasan fisik terhadap korban saat emosi. Bentuk kekerasan yang diduga dilakukan antara lain mencubit, memukul menggunakan selang air dan sapu bergagang besi, serta menyulutkan maupun melempar puntung rokok yang masih menyala ke tubuh korban.

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, korban mengalami memar, bengkak, dan luka melepuh di sejumlah bagian tubuh.

Dalam penyidikan, polisi mengamankan barang bukti berupa satu sapu lantai bergagang besi berbahan stainless dan satu selang plastik berwarna biru yang diduga digunakan untuk menganiaya korban.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, kami menduga tindakan itu dipicu rasa kesal tersangka terhadap ibu korban yang dinilai tidak menepati kesepakatan penitipan anak serta tidak memberikan biaya hidup selama korban tinggal bersamanya," kata AKP Danny.

Selain itu, lanjutnya, kondisi ekonomi keluarga tersangka diduga turut memengaruhi emosinya. Namun, ia menegaskan dugaan motif tersebut masih didalami dan tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindak pidana yang disangkakan.

"Saat ini kami masih melengkapi proses penyidikan untuk penanganan perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya. (fah/jp). 

Bupati Barito Utara Pimpin Senam dan Gowes Bersama, Tinjau Progres Pembangunan Islamic Center

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin memimpin kegiatan senam pagi dan gowes bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Jum'at (3/7/2026). Selain memperkuat kebugaran dan kebersamaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau langsung progres pembangunan jalan di kawasan Komplek Islamic Center.

Kegiatan diawali dengan senam pagi di halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati. Turut hadir Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Direktur Utama Perusda H Purman Jaya, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Dalam arahannya, Bupati H Shalahuddin, menegaskan bahwa olahraga bersama tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antarpimpinan daerah dan seluruh perangkat pemerintah.

"Kesehatan merupakan modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan kondisi fisik yang prima dan koordinasi yang semakin solid, kinerja pemerintah daerah dalam membangun Barito Utara akan semakin optimal," ujar Bupati.

Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan gowes santai menempuh rute dari Jalan Tumenggung Surapati menuju Karang Jawa, Pasar Pendopo, kawasan Water Front City (WFC), melintasi Jembatan KH Hasan Basri, menuju Pasar Ipu, Kelurahan Lanjas, Jalan Meranti Dermaga, dan kembali finis di Rumah Jabatan Bupati di Jalan Yetro Sinseng.

Di sela perjalanan, Bupati bersama rombongan meninjau langsung pembangunan jalan di kawasan Komplek Islamic Center. Peninjauan dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai jadwal, memenuhi spesifikasi teknis, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

"Kita ingin memastikan seluruh pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai kualitas yang telah ditetapkan. Sinergi antara semangat menjaga kesehatan dan pengawasan pembangunan yang konsisten menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Barito Utara yang lebih maju," tegas Bupati H Shalahuddin. (emca/jp). 

Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Gugur Saat Operasi Narkotika, Polres Barito Timur Sampaikan Duka Mendalam

TAMIANG LAYANG- Kepolisian Resor (Polres) Barito Timur menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Aipda Yudi Perdana Putra, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan, yang meninggal dunia saat melaksanakan operasi penindakan jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Katingan, Rabu (1/7/2026) dini hari.

Ucapan duka tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum yang gugur dalam menjalankan tugas negara di lapangan. Peristiwa ini menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi Polres Katingan, tetapi juga jajaran Kepolisian di wilayah Kalimantan Tengah.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mewakili jajaran menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus penghormatan atas dedikasi almarhum dalam upaya pemberantasan tindak pidana narkotika.

"Aipda Yudi Perdana Putra telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian terbaiknya dalam menjalankan tugas negara,” ujar AKBP Eddy Santoso, Jum'at (3/7/2026). 

Dalam operasi tersebut, Aipda Yudi dinyatakan gugur saat tim kepolisian melakukan penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Katingan. Hingga kini, pihak kepolisian belum merilis secara rinci kronologi lengkap peristiwa yang menyebabkan gugurnya anggota tersebut.

Selain Aipda Yudi Perdana Putra, dua personel lainnya yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana dilaporkan masih belum ditemukan.

"Mudah-mudahan dua personel yang masih hilang segera ditemukan dalam keadaan selamat,” harap AKBP Eddy Santoso.

Ia juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

“Semoga almarhum di terima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga diberi ketabahan serta kesabaran,” tutupnya. (zi/jp). 

Ketua DPRD Barito Timur : Keakuratan Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

TAMIANG LAYANG- Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang akurat kepada petugas Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya, keakuratan data menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pemerintah yang tepat sasaran.

Ajakan tersebut disampaikan Nursulistio sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan petugas BPS melalui metode pendataan dari rumah ke rumah (door-to-door).

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas BPS yang telah melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Mari kita bersama-sama mendukung sensus ini dengan memberikan informasi dan data yang sebenarnya sesuai kondisi di lapangan," kata Nursulistio di Tamiang Layang, Jum'at (3/7/2026). 

Ia menegaskan, hasil sensus akan memberikan gambaran riil mengenai kondisi perekonomian masyarakat Barito Timur maupun nasional. Data tersebut selanjutnya menjadi dasar pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan, mulai dari perencanaan program hingga penyaluran berbagai bentuk bantuan dan pemberdayaan ekonomi.

"Data yang diperoleh nantinya akan menentukan arah kebijakan pemerintah. Karena itu, data yang disampaikan masyarakat harus benar agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat," ujarnya.

Menurut Nursulistio, partisipasi masyarakat dalam memberikan data yang jujur dan lengkap merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan data yang valid, pemerintah akan lebih mudah mengukur kondisi ekonomi masyarakat dan menetapkan program yang efektif serta tepat sasaran.

Ia berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. 

"Semoga seluruh rangkaian sensus berjalan baik dan menghasilkan data yang berkualitas sehingga pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang berpihak serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (zi/jp). 

Kamis, 02 Juli 2026

Ketua TP PKK Barito Utara Apresiasi Dukungan Bupati terhadap Stan Dekranasda dan PKK di Batara Expo 2026

MUARA TEWEH- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Barito Utara atas kunjungan serta dukungan yang diberikan kepada stan TP PKK dan Dekranasda pada ajang Batara Expo 2026.

Menurut Hj Maya Savitri Shalahuddin, perhatian yang diberikan pemerintah daerah merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta promosi produk-produk unggulan daerah.

"Atas nama TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Barito Utara, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Barito Utara atas kunjungan, apresiasi, dan dukungan yang diberikan kepada stan kami di Batara Expo 2026. Dukungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkarya dan membina para pelaku UMKM," ujarnya, Kamis (2/7/2026) malam. 

Ia menegaskan, TP PKK bersama Dekranasda akan terus berkomitmen melakukan pembinaan, pendampingan, dan promosi terhadap produk-produk lokal agar semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara.

Hj Maya juga berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara, TP PKK, Dekranasda, dan para pelaku UMKM terus diperkuat sehingga produk-produk lokal semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar.

"Semoga kolaborasi yang telah terjalin selama ini semakin kuat. Mari bersama-sama bangga menggunakan dan memajukan produk lokal Barito Utara sebagai wujud dukungan terhadap kemajuan daerah," tuturnya.

Batara Expo 2026 menjadi momentum bagi TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Barito Utara untuk memperkenalkan beragam produk unggulan hasil karya pelaku UMKM binaan kepada masyarakat sekaligus memperluas peluang pemasaran produk lokal. (emca/jp). 

Bupati Barito Utara Apresiasi Antusiasme Warga pada Parade Band Rock Klasik di Eks Bandara Beringin

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan eks Bandara Beringin, Muara Teweh, pada malam kedua Parade Band Rock Klasik, Kamis (2/7/2026) malam. 

Kegiatan tersebut menjadi ajang hiburan sekaligus wadah bagi musisi lokal untuk menampilkan kreativitas mereka.

Bupati H Shalahuddin hadir didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah, Direktur Perusda H Purman Jaya, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung meriah, tertib, dan kondusif.

"Saya sangat senang melihat antusiasme masyarakat yang begitu luar biasa. Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi ruang bagi para musisi lokal untuk berekspresi. Musik rock klasik memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat kita, dan melalui acara ini kita melihat semangat kebersamaan serta kegembiraan dapat terbangun dengan baik," ujar H Shalahuddin.

Menurutnya, kegiatan seni dan hiburan yang melibatkan masyarakat memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif daerah.

Ia berharap penyelenggaraan kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas maupun skala pelaksanaannya, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Barito Utara.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, komunitas musik, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses," tambahnya.

Parade Band Rock Klasik yang digelar di kawasan eks Bandara Beringin menjadi salah satu agenda hiburan yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. 

Hingga acara berakhir, ribuan penonton tetap menikmati penampilan para grup band dalam suasana aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, panitia, dan masyarakat dalam menghadirkan ruang publik yang positif dan menghibur. (emca/jp). 

Kapolda Kalteng Ungkap Duka : Satu Polisi Tewas, Dua Hilang Saat Operasi Narkoba di Katingan

PALANGKA RAYA- Operasi penindakan jaringan narkoba yang dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) di Kabupaten Katingan berakhir duka. Satu personel dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari (1/7/2026) saat tim kepolisian melaksanakan operasi penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengungkapkan korban meninggal dunia adalah Aipda Yudi Perdana Putra. Sementara dua personel lainnya, yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, hingga kini belum ditemukan.

"Mudah-mudahan yang masih hilang bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Kapolda dalam sambutannya pada acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Kalteng, Kamis (2/7/2026).

Sebelum menyampaikan sambutan, Kapolda mengajak seluruh tamu undangan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada korban yang gugur dalam tugas.

Operasi tersebut dilakukan dalam rangka penindakan jaringan narkoba di wilayah Kabupaten Katingan. Namun, hingga kini pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci kronologi kejadian yang menyebabkan jatuhnya korban.

Hingga Kamis (2/7/2026), Polda Kalteng masih melakukan upaya pencarian dan penyisiran di lokasi kejadian untuk menemukan dua personel yang hilang. (gan/jp). 

Dekranasda dan TP PKK Barito Utara Raih Penghargaan pada BATARA Expo 2026

MUARA TEWEH- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Utara berhasil meraih Juara Terbaik II untuk kategori stan Dekranasda, sementara Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Barito Utara memperoleh Juara Harapan I untuk kategori stan TP PKK pada ajang BATARA Expo 2026.

Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja sama, kekompakan, dan dedikasi seluruh pengurus, kader, pelaku UMKM, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan masyarakat.

"Prestasi ini merupakan buah dari kerja sama, kekompakan, dan dedikasi seluruh pengurus, kader, pelaku UMKM, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan seluruh masyarakat," ujar Hj Maya, Kamis (2/7/2026) malam. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi dalam mempersiapkan stan hingga berhasil meraih penghargaan pada ajang tersebut.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Dekranasda serta TP PKK Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan memberikan dukungan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya, berinovasi, serta mendukung pengembangan UMKM dan kerajinan lokal agar semakin maju dan mampu bersaing," katanya.

Hj Maya berharap prestasi yang diraih dapat menjadi penyemangat bagi seluruh pihak untuk terus mengembangkan potensi daerah, khususnya produk-produk unggulan Kabupaten Barito Utara.

"Semoga langkah kecil ini menjadi semangat untuk terus mengangkat potensi dan produk unggulan Kabupaten Barito Utara menuju daerah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera," tutupnya. (emca/jp). 

Komisi III DPRD Kalsel Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik, Pastikan Gangguan Tak Berlarut

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bergerak cepat merespons banyaknya keluhan masyarakat terkait gangguan jaringan listrik yang terjadi di sejumlah daerah. Melalui rapat kerja bersama PT PLN (Persero), Komisi III meminta penjelasan menyeluruh sekaligus mendesak percepatan pemulihan agar pasokan listrik kembali normal dan pelayanan kepada masyarakat tidak terus terganggu.

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Komisi III DPRD Kalsel, Kamis (2/7/2026), dihadiri Wakil Ketua DPRD Kalsel, HM. Alpiya Rakhman, jajaran PT PLN (Persero) UID Kalselteng, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalsel, Yayasan Lembaga Konsumen Intan Kalimantan (YLKIK), Ombudsman Kalimantan Selatan, serta anggota Komisi III DPRD Kalsel.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, S.Farm., mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas berbagai aduan masyarakat yang mengeluhkan pemadaman listrik berulang dalam beberapa waktu terakhir.

"Komisi III memanggil pihak PLN untuk meminta penjelasan terkait aduan masyarakat. Berdasarkan penjelasan PLN, gangguan tersebut disebabkan kerusakan turbin yang berdampak terhadap sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah," ujarnya.

Dari hasil rapat, Komisi III memperoleh kepastian mengenai perkembangan penanganan gangguan. Kesepahaman yang dicapai dituangkan dalam notulensi rapat, termasuk informasi bahwa kondisi sistem kelistrikan mulai membaik.

"Alhamdulillah, dari pertemuan hari ini kita mendapatkan titik terang. Berdasarkan notulensi rapat, besok status sistem akan menjadi siaga. Kami berharap kondisi ini terus membaik sehingga masyarakat dapat kembali menikmati layanan listrik yang stabil," kata Apt. Mustaqimah.

Ia menegaskan, Komisi III akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses pemulihan yang dilakukan PLN hingga pasokan listrik benar-benar kembali normal.

"Kami berharap persoalan ini tidak berkepanjangan karena sangat memengaruhi aktivitas masyarakat, termasuk perekonomian di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Dampaknya cukup besar sehingga membutuhkan penanganan yang cepat, tepat, dan terukur," tegasnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi. Ia menjelaskan, PLN terus melakukan berbagai langkah perbaikan untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan.

Berdasarkan hasil rapat, sistem kelistrikan kini berada pada status siaga dengan cadangan daya yang terus diperkuat. Adapun proses perbaikan pembangkit ditargetkan rampung dalam beberapa bulan mendatang.

Melalui fungsi pengawasannya, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelayanan publik, khususnya sektor kelistrikan, agar kembali optimal. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran aktivitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp). 

Optimalkan Aplikasi Jaga Desa, Kejari Tanah Laut Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Desa Cegah Korupsi

TANAH LAUT- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanah Laut terus mengoptimalkan implementasi aplikasi Jaga Desa sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel sekaligus mencegah tindak pidana korupsi. Melalui aplikasi tersebut, Kejari berharap sinergi antara pemerintah desa dan kejaksaan semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan dana desa yang bersih dan sesuai ketentuan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanah Laut, Andi M. Fachry, S.H., M.H, mengatakan hingga saat ini tingkat partisipasi desa dalam pengisian aplikasi Jaga Desa baru mencapai sekitar 30 hingga 40 persen.

Menurutnya, rendahnya tingkat partisipasi tersebut dipengaruhi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan anggaran untuk pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek), minimnya pemahaman aparatur desa terhadap penggunaan aplikasi, hingga persoalan jaringan internet di sejumlah wilayah.

"Masih banyak aparatur desa yang membutuhkan pendampingan dalam pengisian aplikasi. Selain itu, keterbatasan akses internet di beberapa desa juga menjadi kendala dalam mengoperasikan aplikasi Jaga Desa," ujar Andi kepada wartawan ini, Kamis (2/7/2026).

Andi menjelaskan, pelaksanaan bimbingan teknis sebelumnya dilakukan secara per kecamatan karena banyaknya jumlah desa serta keterbatasan anggaran. Namun, evaluasi menunjukkan metode tersebut masih perlu ditingkatkan agar pendampingan kepada aparatur desa lebih optimal.

Ia juga menilai pelaksanaan bimtek secara daring kurang efektif karena minim interaksi, terutama untuk materi yang membutuhkan praktik secara langsung. Karena itu, Kejari Tanah Laut berkomitmen memperbanyak pendampingan tatap muka agar aparatur desa lebih memahami penggunaan aplikasi.

"Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi pemerintah desa yang memerlukan pendampingan, khususnya dari bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Kejaksaan siap memberikan pendampingan agar pemerintah desa dapat menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Lebih lanjut, Andi menegaskan, bahwa sesuai arahan Kejaksaan Agung, pendekatan pembinaan menjadi prioritas dalam pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa. Kepala desa tidak lagi dikedepankan sebagai objek penindakan hukum, melainkan diberikan kesempatan untuk memperbaiki administrasi melalui pembinaan.

Apabila terdapat laporan mengenai dugaan pelanggaran yang bersifat administratif, lanjutnya, Kejaksaan akan berkoordinasi dengan Inspektorat untuk dilakukan pemeriksaan, pembinaan, dan perbaikan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Pendekatan yang kami kedepankan adalah pencegahan. Dengan pembinaan yang baik, potensi pelanggaran dapat diminimalkan sehingga tata kelola pemerintahan desa menjadi lebih akuntabel," katanya.

Ke depan, Kejari Tanah Laut menargetkan seluruh desa di wilayah Kabupaten Tanah Laut telah mengimplementasikan aplikasi Jaga Desa secara optimal pada 2027. Target tersebut akan didukung melalui penyuluhan hukum, bimbingan teknis yang lebih intensif, serta penguatan kolaborasi antara kejaksaan, pemerintah daerah, dan pemerintah desa.

Melalui optimalisasi aplikasi Jaga Desa, Kejari Tanah Laut berharap terbangun sinergi yang semakin erat dengan pemerintah desa sehingga pengelolaan pemerintahan desa menjadi lebih transparan, profesional, dan bebas dari praktik korupsi. (lim/fah/jp).

Naik Pangkat Jadi AKP, Kasatlantas Polres Tanah Laut Tegaskan Profesionalisme dan Keselamatan Berlalu Lintas Jadi Prioritas

TANAH LAUT- Kenaikan pangkat menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP) menjadi momentum bagi Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Tanah Laut, AKP A.R.R. Dikav, S.Tr.K., S.I.K., untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan profesionalisme personel serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan AKP A.R.R. Dikav saat diwawancarai awak media ini di ruang kerjanya, Kamis (2/7/2026). Menurutnya, kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan dari institusi, tetapi juga amanah yang harus diimbangi dengan tanggung jawab yang lebih besar.

"Kenaikan pangkat harus dimaknai sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik. Semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Ia mengajak seluruh personel Satlantas Polres Tanah Laut untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, sehingga mampu memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan berintegritas.

Menurut Dikav, penghargaan berupa kenaikan pangkat diberikan kepada personel yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta kinerja yang baik. Karena itu, setiap anggota diharapkan terus meningkatkan kualitas kerja dan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan lalu lintas di lapangan.

"Kenaikan pangkat merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap personel yang bekerja dengan baik. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.

Selain mendorong peningkatan profesionalisme, Satlantas Polres Tanah Laut juga terus menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya.

Dikav mengungkapkan, Kabupaten Tanah Laut pada 2025 masih mencatat angka kecelakaan lalu lintas yang relatif tinggi di Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius jajaran Satlantas untuk memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi, penegakan hukum, serta berbagai inovasi pelayanan.

"Kami terus menyusun berbagai inovasi agar angka kecelakaan dapat ditekan. Edukasi kepada masyarakat akan terus kami tingkatkan sehingga kesadaran untuk tertib dan berhati-hati saat berlalu lintas semakin meningkat," jelasnya.

Ia menegaskan, terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat sebagai pengguna jalan.

"Kami berharap masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan kesadaran dari seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan demi mengurangi risiko kecelakaan," demikian Dikav. (lim/fah/jp).

Pemkab Murung Raya Raih Penghargaan Tunas Inspirasi KPI 2026, Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Diakui Nasional

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Tunas Inspirasi pada ajang Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui kolaborasi, inovasi, dan pengembangan jejaring.

Penghargaan diserahkan kepada Bupati Murung Raya, Heriyus, yang diwakili Wakil Bupati Rahmanto Muhiddin, dalam rangkaian Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 yang digelar di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (1/7/2026).

Kategori Tunas Inspirasi diberikan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat sejak awal kepemimpinannya untuk terus belajar, membangun jejaring, dan berkolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhiddin, mengatakan penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas berbagai langkah strategis yang telah dilakukan Pemkab Murung Raya dalam membenahi sektor pendidikan.

"Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang menunjukkan komitmen kuat untuk belajar, berjejaring, dan berkolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerahnya," kata Rahmanto saat dihubungi dari Puruk Cahu, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, salah satu indikator utama yang mengantarkan Murung Raya meraih penghargaan tersebut adalah kemampuan pemerintah daerah dalam mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang peningkatan kualitas pendidikan.

Selain itu, Pemkab Murung Raya juga dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam memperkuat sektor pendidikan melalui pembelajaran berkelanjutan, pembangunan kemitraan, serta kolaborasi lintas sektor guna mendorong peningkatan mutu pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Rahmanto juga dipercaya menjadi narasumber pada dialog Konferensi Pendidikan Indonesia yang mempertemukan para pemangku kepentingan bidang pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada kesempatan itu, ia memaparkan sejumlah kebijakan inovatif dan langkah strategis Pemkab Murung Raya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, termasuk komitmen pemerataan akses pendidikan hingga ke wilayah terpencil.

"Kami memastikan anggaran pendidikan dialokasikan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Sekolah-sekolah di wilayah paling terpencil menjadi prioritas agar manfaat pembangunan pendidikan benar-benar dirasakan oleh anak-anak di daerah tersebut," tegasnya.

Rahmanto mengungkapkan, tahun 2026 menjadi periode yang cukup menantang bagi Murung Raya akibat penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) sektor sumber daya alam (SDA) sebesar 79,08 persen, dari Rp1,51 triliun pada 2025 menjadi Rp316,14 miliar pada 2026.

Meski menghadapi tekanan fiskal, lanjutnya, Pemkab Murung Raya tetap menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Murung Raya melalui optimalisasi program pemberdayaan masyarakat.

"Keterbatasan anggaran tidak mengurangi komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi salah satu solusi agar program pendidikan tetap berjalan optimal," ujarnya.

Rahmanto menegaskan, penghargaan Tunas Inspirasi KPI 2026 menjadi bukti bahwa implementasi sembilan Program Kartu Hebat di bidang pendidikan telah berjalan efektif, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendapat pengakuan di tingkat nasional.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Murung Raya," pungkasnya. (maya/jp). 

DPRD Batola Ucapkan Selamat Memperingati HUT Bhayangkara ke-80


JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Selamat Memperingati HUT Bhayangkara ke-80 tahun pada tanggal 01 Juli 2026

DPRD Banjarmasin Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80


JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin mengucapkan Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun pada tanggal 01 Juli 2026

Pemdes Belandean Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun


JURNALISPOST.ONLINE-Pemerintah Desa Belandean, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 tahun pada tanggal 01 Juli 2026.

Jurnalis Post Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80 Tahun


JURNALISPOST.ONLINE-Keluarga Besar Media Siber Jurnalispost.Online mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 tahun pada tanggal 01 Juli 2026.

80 tahun mengabdi. Polri untuk masyarakat.

SMSI Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80 Tahun


JURNALISPOST.ONLINE-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Polisi Republik Indonesi ke-80 tahun.

"Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin Presisi, profesional, dan dicintai rakyat dalam menjaga keamanan dan persatuan bangsa."

Pemkab Barito Timur Dorong UMKM Masuk E-Katalog, Permudah Kemitraan Pengadaan Barang dan Jasa

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendaftarkan produknya ke E-Katalog. Langkah ini dilakukan untuk memperluas peluang UMKM lokal menjadi mitra pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa sekaligus meningkatkan penggunaan produk daerah.

Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kabupaten Barito Timur, Supian Effendi, mengatakan keberadaan produk UMKM di E-Katalog akan mempermudah organisasi perangkat daerah dalam proses pengadaan sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

"Bagi UMKM yang ingin bermitra dengan pemerintah, kami mendorong agar masuk dalam E-Katalog," ujar Supian Effendi di Tamiang Layang, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, E-Katalog merupakan sistem pengadaan pemerintah yang menerapkan prinsip efektif, efisien, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel. Melalui sistem tersebut, organisasi perangkat daerah dapat melakukan pengadaan lebih cepat karena produk telah tersedia dalam katalog elektronik.

Menurutnya, semakin banyak produk UMKM yang terdaftar, semakin besar pula peluang produk lokal digunakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD). Kondisi itu diharapkan mampu meningkatkan penjualan UMKM, memperluas jangkauan pemasaran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Semakin banyak UMKM yang masuk E-Katalog, semakin besar pula peluang produk lokal digunakan oleh organisasi perangkat daerah. Hal ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing UMKM," katanya.

Dorongan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang memberikan afirmasi kepada UMKM untuk berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kebijakan itu diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021, serta Peraturan LKPP Nomor 9 Tahun 2021 tentang Toko Daring dan Katalog Elektronik.

Supian berharap semakin banyak produk UMKM Barito Timur yang masuk ke E-Katalog sehingga menjadi pilihan utama dalam pengadaan pemerintah sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia juga mengimbau pelaku UMKM yang membutuhkan informasi maupun pendampingan agar datang langsung ke Bagian PBJ Setda Kabupaten Barito Timur.

"Datang saja ke Bagian PBJ Setda, kami siap membantu pelaku UMKM yang ingin mendaftarkan usahanya ke dalam E-Katalog," tandasnya. (zi/jp).

Diburu Lintas Provinsi, Resmob Seruyan Ringkus Dua Pelaku Penggelapan Motor hingga Kalbar

KUALA PEMBUANG- Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Seruyan bersama Polsek Hanau berhasil mengamankan dua terduga pelaku tindak pidana penggelapan sepeda motor yang sempat melarikan diri hingga ke wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di sebuah barak di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan terduga pelaku berinisial M.Y.D. tanpa perlawanan.

Peristiwa penggelapan bermula saat korban meninggalkan rumah pada Senin (15/6/2026) untuk keperluan belanja ke Kabupaten Kotawaringin Timur. Sebelum berangkat, korban mempercayakan rumahnya kepada M.Y.D. yang bekerja sebagai karyawan.

Namun, pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, korban mendapati satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna merah dengan nomor polisi KH 42XX QM telah hilang dari rumah. Upaya pencarian terhadap M.Y.D. tidak membuahkan hasil, bahkan seluruh barang milik pelaku di rumah korban juga telah raib.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Hanau. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Resmob Polres Seruyan berkoordinasi dengan Resmob Polres Ketapang dan melakukan pelacakan hingga diketahui keberadaan pelaku di wilayah Delta Pawan.

Tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan M.Y.D. serta seorang rekannya berinisial C yang diduga terlibat dalam upaya penjualan kendaraan hasil penggelapan tersebut. Keduanya kini telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan, diketahui M.Y.D. merupakan residivis kasus narkoba di Kalimantan Barat, sementara rekannya C juga pernah terlibat kasus penggelapan.

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, mengapresiasi kerja cepat dan sinergi tim gabungan dalam pengungkapan kasus tersebut.

“Sinergi lintas wilayah menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus ini. Tidak ada kejahatan yang tidak dapat diungkap selama dilakukan dengan kerja sama, integritas, dan kesungguhan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menjadi korban tindak pidana agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya, Kamis (2/7/2026). 

Kedua terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Hanau untuk proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. (gan/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes