BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 30 Juni 2026

Polsek Sabangau dan Inafis Evakuasi Jenazah Mr. X yang Ditemukan di Sabaru, Palangka Raya

PALANGKA RAYA- Kepolisian Sektor (Polsek) Sabangau bersama Unit Identifikasi Forensik (Inafis) Satreskrim Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng, mengevakuasi sesosok jenazah pria tanpa identitas (Mr. X) yang ditemukan di wilayah Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Selasa (30/6/2026) siang.

Penemuan jenazah terjadi di kawasan Jalan Mahir Mahar Kilometer 1 sekitar pukul 14.00 WIB, setelah warga melaporkan adanya tubuh pria dalam kondisi tidak bernyawa dan telah mengalami pembusukan di lokasi.

Kapolsek Sabangau, Iptu Agung Setiyanto, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban berjenis kelamin laki-laki dengan ciri mengenakan jaket hoodie hitam merek Antom serta celana jeans biru.

"Jenazah ditemukan dalam posisi terlentang oleh warga setempat. Setelah menerima laporan, kami bersama Unit Inafis langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan evakuasi,” ujarnya.

Evakuasi jenazah dilakukan menggunakan ambulans relawan Fatwati Motor dan Keranda Balap, sebelum dibawa ke RSUD Doris Sylvanus, Kota Palangka Raya, untuk keperluan visum et repertum.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan proses identifikasi guna mengetahui identitas korban serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menemukan keluarga korban.

“Jenazah akan dilakukan visum untuk mengetahui penyebab kematian, sekaligus upaya identifikasi lebih lanjut,” tambah Kapolsek.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Sabangau bersama Polresta Palangka Raya. (emca/zi/jp). 

Kalsel Jadi Tuan Rumah Pertama di Indonesia Seminar Academic Engagement Pembentukan Adhyaksa Chamber 2026

BANJARMASIN- Kalimantan Selatan mencatat sejarah sebagai provinsi pertama di Indonesia yang menjadi tuan rumah Seminar Academic Engagement dalam rangka pembentukan Adhyaksa Chamber 2026. Kegiatan ini digelar oleh Kejaksaan Agung RI di Aula Prof. H. Idham Zarkasy Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Selasa (30/06/2026).

Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin hadir dalam kegiatan tersebut bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H Muhammad Syarifuddin, Kepala Inspektorat Kalsel Ahmad Fedayyen, serta Rektor ULM Prof. Achmad Alim Bachri.

Kegiatan ini juga dihadiri Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LLM yang sekaligus menjadi keynote speaker pada pembukaan seminar.

Dalam sambutannya Gubernur H Muhidin, menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung RI atas kepercayaan menjadikan Kalsel dan ULM sebagai lokasi pelaksanaan perdana kegiatan tersebut di Indonesia. Ia juga menilai ULM terus menunjukkan perkembangan signifikan di tingkat nasional maupun internasional.

"Kami atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Agung. Kegiatan ini merupakan kehormatan bagi Kalimantan Selatan,” ujar H Muhidin usai acara.

Sementara itu, Jamdatun R. Narendra Jatna, menegaskan bahwa ULM menjadi kampus pertama di Indonesia yang melaksanakan Seminar Academic Engagement dalam rangka pembentukan Adhyaksa Chamber. Menurutnya, Adhyaksa Chamber merupakan ruang mediasi dan arbitrase untuk penyelesaian sengketa di luar pengadilan.

Ia menjelaskan, sebelumnya Kejaksaan Agung telah meresmikan revitalisasi Gedung Adhyaksa Chamber di Jakarta sebagai bagian dari penguatan transformasi kelembagaan kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Tyas Widiarto, menyebutkan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur akademisi, kejaksaan tinggi dan negeri, BUMN, BUMD, serta insan pers.

Seminar Academic Engagement sendiri merupakan forum pelibatan akademisi dan pakar hukum yang diselenggarakan Kejaksaan RI untuk menghimpun masukan ilmiah, normatif, dan konseptual terkait rencana strategis pembentukan Adhyaksa Chamber.

Program ini menjadi bagian dari transformasi Kejaksaan RI sebagai pusat layanan, koordinasi, serta mediasi sengketa di masa mendatang. (sal/ali/jp).

Dari Daun Pisang, Solidaritas Terbangun, Polsek Dusun Timur Rayakan Kenaikan Pangkat Personel

TAMIANG LAYANG- Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, dalam kegiatan syukuran kenaikan pangkat AIPTU Sabet Nukaryus, Selasa (30/6/2026). Momen sederhana tersebut menjadi ajang penguatan solidaritas antarpersonel melalui tradisi makan bersama di atas daun pisang.

Berbeda dari perayaan formal, syukuran digelar dengan konsep sederhana. Seluruh personel duduk melingkar menikmati hidangan tanpa menggunakan piring, beralaskan daun pisang sebagai simbol kebersamaan, kesederhanaan, dan rasa syukur.

Tradisi tersebut tidak hanya menghadirkan suasana akrab, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kekompakan di lingkungan Polsek Dusun Timur.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian anggota dalam menjalankan tugas kepolisian.

"Syukuran ini bukan hanya ungkapan rasa syukur, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan keharmonisan antaranggota. Dengan soliditas yang baik, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan sederhana seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun komunikasi yang sehat dan memperkuat hubungan kerja di internal kepolisian.

Sementara itu, AIPTU Sabet Nukaryus, menyampaikan rasa syukur atas kenaikan pangkat yang diterimanya. Ia mengaku pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan pimpinan dan rekan-rekan kerja.

"Kenaikan pangkat ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kinerja, mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Kegiatan syukuran ditutup dengan suasana penuh keakraban, disertai canda tawa antarpersonel. Polsek Dusun Timur berharap tradisi kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan sebagai upaya memperkuat soliditas, semangat pengabdian, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat. (zi/jp). 

PAM Bandarmasih Pertahankan WTP 26 Tahun, Perkuat Transparansi dan Layanan

BANJARMASIN- PAM Bandarmasih menggelar ekspose neraca komparatif hasil audit per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2025 di Aula PAM Bandarmasih, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Utama PAM Bandarmasih Zulbadi, didampingi Direktur Operasional Irwan Firmana serta Direktur Umum dan Pemasaran Hj Yulia Riana Sari. Hadir pula Ketua Dewan Komisaris H Edy Wibowo.

Ekspose ini merupakan bentuk akuntabilitas perusahaan sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang transparan, profesional, dan berlandaskan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Hasil audit menunjukkan laba PAM Bandarmasih pada tahun buku 2025 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan juga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), sehingga berhasil mempertahankan predikat tersebut selama 26 tahun berturut-turut.

Direktur Utama Zulbadi mengatakan, kinerja perusahaan turut mengalami peningkatan berdasarkan penilaian Kementerian PUPR, dari 4,12 pada 2024 menjadi 4,23 pada 2025. Sementara evaluasi Kementerian Dalam Negeri menempatkan perusahaan pada kategori sehat.

"Capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara yang belum terlayani 24 jam,” ujarnya.

Ia menegaskan, peningkatan layanan di wilayah tersebut menjadi prioritas perusahaan ke depan.

Ketua Dewan Komisaris H Edy Wibowo menambahkan, keterbatasan layanan 24 jam dipengaruhi kondisi jaringan pipa yang telah berusia tua serta tingginya kepadatan penduduk di wilayah tersebut.

"Ke depan, seluruh masyarakat diharapkan dapat terlayani dengan baik dan distribusi air semakin lancar,” katanya.

Ia juga memastikan peningkatan layanan tidak akan dibarengi kenaikan tarif air pelanggan.

Selain itu, PAM Bandarmasih tetap berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui dividen kepada Pemerintah Kota Banjarmasin serta memenuhi kewajiban perpajakan secara tertib dan tepat waktu. (hru/jp). 

Gerak Cepat Polres Bartim Tangani Kebakaran Rumah Makan Bakul Daun, Penyebab Masih Diselidiki

TAMIANG LAYANG- Rumah Makan Bakul Daun di Jalan A. Yani, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, terbakar pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu kelalaian saat mengganti tabung gas elpiji ketika kompor masih menyala.

Bangunan rumah makan berukuran 20 x 4 meter milik Ajat Sudrajat (45) hangus dilalap api. Kobaran api juga merembet ke sebuah toko kue berukuran 10 x 4 meter yang berada di samping rumah makan dengan jarak sekitar satu meter dari lokasi awal kebakaran.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika karyawan rumah makan, Ilyas Muhammad Ramdani (27), mengganti tabung gas elpiji 3 kilogram. Saat proses pergantian, regulator diduga terlepas sehingga gas menyembur dan langsung tersambar api dari kompor yang masih menyala.

Karyawan sempat berupaya menyelamatkan tabung gas dengan mengangkatnya keluar. Namun api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan menggunakan material bambu dan beratap daun rumbia yang mudah terbakar.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 13.20 WIB. Api berhasil dipadamkan berkat kerja sama personel gabungan dari Relawan Sulung Rescue, Remuk, Matabu Jaya, BPBD, serta dua unit mobil pemadam dari Yon-TP.

Akibat kejadian tersebut, dua orang mengalami luka bakar dan mendapat perawatan di IGD RSUD Tamiang Layang. Ajat Sudrajat mengalami luka bakar pada kedua kaki dan siku kanan, sedangkan Ilyas Muhammad Ramdani mengalami luka bakar pada tangan kanan serta tangan dan kaki kiri.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kasi Humas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno, mengatakan personel telah bergerak cepat melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), sekaligus mendata korban serta saksi-saksi.

"Kami turut prihatin atas peristiwa ini. Bapak Kapolres memerintahkan personel segera turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, pengamanan TKP, dan membantu korban. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat kelalaian saat mengganti tabung gas dalam kondisi kompor masih menyala. Untuk penyebab pasti maupun besaran kerugian materiil masih menunggu hasil olah TKP dan penyelidikan," ujar AKP Eko.

Selain melakukan penyelidikan, Satintelkam Polres Barito Timur juga melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), memonitor situasi kamtibmas, serta mengawasi penyebaran informasi di media sosial guna mengantisipasi beredarnya informasi yang tidak benar.

Usai proses pemadaman dan pendinginan, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif. Polres Barito Timur juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tabung gas elpiji, khususnya memastikan kompor dalam kondisi mati sebelum mengganti tabung, guna mencegah kejadian serupa. (zi/jp). 

H Supian HK Terima Kunjungan DPM UNISM, Bahas Fungsi DPRD dan Penyerapan Aspirasi

BANJARMASIN- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK, menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Sari Mulia (UNISM) di Gedung DPRD Kalsel, Rabu (30/6/2026).

Kunjungan puluhan mahasiswa tersebut bertujuan mempelajari lebih dekat tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Dalam dialog, pembahasan difokuskan pada mekanisme penyerapan aspirasi masyarakat, proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta peran DPRD dalam pengawasan kebijakan publik di Kalimantan Selatan.

H Supian HK menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa DPRD terbuka terhadap masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, sebagai bagian dari pendidikan politik dan demokrasi.

"Kami menyambut baik adik-adik DPM UNISM. DPRD adalah rumah rakyat, dan pintu kami selalu terbuka bagi mahasiswa yang ingin belajar tentang lembaga legislatif. Semoga kunjungan ini menambah pemahaman tentang bagaimana aspirasi masyarakat diterjemahkan menjadi kebijakan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, keterlibatan generasi muda diperlukan untuk memperkuat kontrol sosial dan kualitas kebijakan publik.

"Mahasiswa adalah agen perubahan. Dengan memahami fungsi DPRD sejak dini, saya yakin mereka akan tumbuh menjadi generasi yang kritis, solutif, dan peduli terhadap pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPM UNISM 2026, Dita Damayanti, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan DPRD Kalimantan Selatan. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai kerja-kerja lembaga legislatif.

"Terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Kami berharap setelah ini mahasiswa UNISM semakin memahami peran DPRD sehingga dapat menjadi penghubung aspirasi kampus dengan lembaga legislatif,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan sesi dialog interaktif, penyerahan cendera mata, serta sesi foto bersama di depan ruang rapat paripurna DPRD Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp). 

Wakil Ketua DPRD Kalsel Hadiri Rakernas II ADPSI, Dorong Penguatan Peran DPRD dalam Pembangunan Daerah

DENPASAR- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Kartoyo, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) yang digelar pada 28 Juni hingga 1 Juli 2026 di Ballroom Prime Plaza Sanur Hotel, Bali.

Rakernas yang diikuti pimpinan dan anggota DPRD provinsi se-Indonesia ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antarlembaga legislatif daerah, menyamakan persepsi terhadap berbagai kebijakan nasional, serta merumuskan langkah bersama dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan fungsi DPRD.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Pada kegiatan tersebut, H Kartoyo mewakili DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Turut mendampingi dari unsur Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian, Riswan Erfa.

H Kartoyo menilai Rakernas ADPSI menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga legislatif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.

"Melalui Rakernas ini, kami memperoleh banyak masukan sekaligus bertukar pengalaman dengan DPRD dari berbagai provinsi. Hasil pembahasan tersebut menjadi bekal untuk terus meningkatkan pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," ujarnya.

Selain membahas sejumlah isu strategis terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah, Rakernas II ADPSI juga menghasilkan berbagai rekomendasi yang diharapkan menjadi acuan dalam memperkuat kapasitas kelembagaan DPRD serta meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Keikutsertaan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dalam forum nasional tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif kelembagaan sekaligus mendorong peningkatan kualitas kinerja DPRD dalam menjalankan fungsi representasi, legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi mendukung percepatan pembangunan serta pelayanan publik di Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp). 

Desa Bagok Catat Zero Stunting, Rembuk Tahunan Perkuat Komitmen Pertahankan Capaian

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, mencatat capaian membanggakan dengan tidak ditemukannya balita yang mengalami stunting atau zero stunting di wilayahnya. Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Aula Kantor Desa Bagok, Selasa (30/6/2026).

Kepala Desa Bagok, Risa Ramayati, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, serta seluruh elemen masyarakat yang secara konsisten menjalankan berbagai program pencegahan stunting.

"Berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan, saat ini Desa Bagok berada pada kondisi zero stunting, sehingga tidak ada balita yang terdata mengalami stunting," ujarnya.

Selain memaparkan capaian tersebut, Rembuk Stunting juga menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi untuk mempertahankan keberhasilan yang telah diraih. Berbagai program percepatan penurunan stunting dibahas, mulai dari pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) hingga penguatan intervensi kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Benua Lima, Kepala Puskesmas beserta Koordinator PLKP, tenaga ahli, pendamping desa, pendamping lokal desa, serta unsur terkait lainnya.

Kehadiran para pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam mempertahankan status Desa Bagok sebagai desa bebas stunting, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Rembuk Stunting merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mengevaluasi pelaksanaan program, menyusun langkah strategis, serta memastikan seluruh intervensi pencegahan dan penanganan stunting berjalan secara terpadu, efektif, dan berkelanjutan. (zi/jp). 

Fraksi DPRD Seruyan Sampaikan Pandangan Umum atas Pertanggungjawaban APBD 2025

KUALA PEMBUANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan menggelar Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Paripurna DPRD Seruyan, Selasa (30/6/2026).

Rapat tersebut mengagendakan penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap pidato pengantar Bupati Seruyan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2025.

Paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi, dan dihadiri Wakil Bupati Seruyan, H Supian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Penyampaian pandangan umum fraksi merupakan salah satu tahapan penting dalam pembahasan Raperda pertanggungjawaban APBD. Agenda ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan penggunaan anggaran daerah selama Tahun Anggaran 2025.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas pidato pengantar yang sebelumnya disampaikan pihak eksekutif. Melalui pembahasan ini, DPRD menilai efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang telah dibiayai melalui APBD.
Dalam kesempatan itu, masing-masing fraksi menyampaikan sejumlah catatan, masukan, dan evaluasi terhadap realisasi APBD 2025. Seluruh pandangan umum fraksi akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut dan akan dijawab secara resmi oleh pihak eksekutif pada rapat paripurna berikutnya.

Melalui rangkaian pembahasan tersebut, DPRD berharap pengelolaan keuangan daerah tetap berjalan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan. (gan/jp). 

Bupati Barito Timur Sambut Kunker Pemkab Gunung Mas, Bahas Strategi Optimalisasi PAD

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Gunung Mas, Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si., beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Gunung Mas di Tamiang Layang, Selasa (30/6/2026). Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antardaerah sekaligus bertukar pengalaman dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam sambutannya M. Yamin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kerja sama antardaerah menjadi langkah strategis untuk menghadapi tantangan penyelenggaraan pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Sinergi antardaerah menjadi sarana berbagi pengalaman, memperkuat jejaring kerja sama, serta membangun inovasi bersama demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

M. Yamin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berkomitmen mewujudkan visi pembangunan BARTIM SEGAH (Barito Timur Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis) melalui peningkatan pelayanan publik, pembangunan sumber daya manusia, penguatan sektor kesehatan dan pendidikan, percepatan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan pertanian dan UMKM, transformasi digital pemerintahan, peningkatan investasi, serta tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kemampuan pemerintah meningkatkan kapasitas fiskal, salah satunya melalui optimalisasi PAD.

"Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah bukan sekadar mengejar target penerimaan, tetapi menjadi instrumen penting dalam mewujudkan kemandirian daerah dan mempercepat pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

Menurut M. Yamin, tema kunjungan kerja tersebut sangat relevan karena seluruh pemerintah daerah menghadapi tantangan serupa dalam menggali potensi pendapatan. Setiap daerah, lanjutnya, memiliki pengalaman dan inovasi yang dapat menjadi pembelajaran bersama.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Barito Timur telah melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan PAD, di antaranya memperkuat basis data objek pajak dan retribusi, memperluas digitalisasi layanan, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, menyempurnakan regulasi, memperketat pengawasan, serta meningkatkan kapasitas aparatur pengelola pendapatan.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu terus disempurnakan. Karena itu, kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Gunung Mas diharapkan menjadi forum berbagi praktik terbaik (best practices) dan inovasi pengelolaan pendapatan daerah.

M. Yamin berharap seluruh organisasi perangkat daerah yang mengikuti kegiatan tersebut dapat memanfaatkan forum diskusi secara optimal sehingga hasilnya dapat diterapkan sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah.

"Kami berharap dari kegiatan ini lahir berbagai gagasan baru untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia juga berharap hubungan kerja sama antara Kabupaten Barito Timur dan Kabupaten Gunung Mas semakin erat melalui kolaborasi di berbagai sektor pembangunan, sehingga mampu mendorong kemajuan kedua daerah sekaligus mendukung pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah. (zi/jp). 

Diduga Dipicu Ledakan Tabung Gas, Dua Bangunan Terbakar di Tamiang Layang

TAMIANG LAYANG- Kebakaran menghanguskan dua bangunan di RT. 005, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa itu diduga dipicu ledakan tabung gas di Warung Makan Bakul Daun, namun penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Api pertama kali muncul dari Warung Makan Bakul Daun. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merembet ke bangunan warung yang berada tepat di sampingnya hingga kedua bangunan ludes terbakar.

Salah seorang saksi, Abadi, pemilik usaha jahit yang berada di dekat lokasi kejadian, mengaku sempat mendengar suara ledakan sebelum api berkobar semakin besar.

"Sebelum api membesar, kami mendengar suara ledakan. Dugaan sementara berasal dari tabung gas yang meledak di Warung Makan Bakul Daun," ujar Abadi di lokasi kejadian.

Mendapat laporan kebakaran, petugas pemadam kebakaran bersama sejumlah relawan segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Peristiwa tersebut menarik perhatian warga yang memadati lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran serta nilai kerugian material masih dalam pendataan dan penyelidikan pihak berwenang. (zi/jp). 

Kejari Barito Timur Setorkan Rp666,84 Juta Hasil Lelang Barang Rampasan Negara ke Kas Negara

TAMIANG LAYANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Timur menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp666.841.000 ke kas negara melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dana tersebut berasal dari hasil lelang barang rampasan negara dan penjualan langsung barang rampasan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Penyerahan PNBP dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Barito Timur, Selasa (30/6), sebagai tindak lanjut pelaksanaan lelang barang rampasan negara melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palangka Raya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi penyelesaian barang rampasan negara sekaligus mendukung peningkatan penerimaan negara.

Kegiatan dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Rahmad Isnaini, serta dihadiri Kepala Seksi Intelijen Sodiq Suksmana Hadi, Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Andi Rosadi Hamri, Kepala Subbagian Pembinaan Syalehenoor, jajaran Seksi PAPBB, dan perwakilan Bank BRI.

Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Rahmad Isnaini melalui Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Barito Timur, Sodiq Suksmana Hadi, mengatakan sebagian besar PNBP tersebut berasal dari hasil lelang barang rampasan berupa batubara berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Tamiang Layang Nomor 82/Pid.Sus-LH/2023/PN Tml.

"Lelang dilaksanakan melalui KPKNL Palangka Raya dengan nilai limit sebesar Rp494.341.000 dan berhasil terjual senilai Rp654.341.000," ujarnya.

Selain hasil lelang batubara, Kejari Barito Timur juga melaksanakan penjualan langsung terhadap sejumlah barang rampasan negara berupa telepon genggam, timbangan, dan barang lainnya dengan total nilai Rp12.500.000. Seluruh hasil penjualan tersebut kemudian disetorkan sebagai PNBP ke kas negara melalui Bank BRI.

Objek lelang berupa batubara yang berhasil dijual mencapai 2.044,792 metrik ton, yang tersebar di tiga lokasi di Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur. Rinciannya meliputi tumpukan batubara sebanyak 300,054 metrik ton di Desa Batuah, 262,235 metrik ton di Desa Batuah, serta 1.482,503 metrik ton di Desa Tangkum. Seluruh batubara tersebut telah berstatus sebagai barang rampasan negara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Sodiq juga menyatakan, keberhasilan pelaksanaan lelang dan penyetoran PNBP tersebut merupakan wujud komitmen Kejari Barito Timur dalam mengoptimalkan pengelolaan barang rampasan negara secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, sinergi antara Kejari Barito Timur, KPKNL Palangka Raya, dan Bank BRI menjadi faktor penting dalam memastikan setiap proses penyelesaian barang rampasan negara berjalan efektif, efisien, serta memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan negara.

"Kami akan terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan barang bukti dan barang rampasan negara, memperkuat sinergi antarlembaga, serta menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan negara serta pelayanan kepada masyarakat," kata Sodiq. (zi/jp). 

67 Personel Polres Tabalong Naik Pangkat, Kapolres : Tanggung Jawab Semakin Besar

TANJUNG- Sebanyak 67 personel di lingkungan Polres Tabalong menerima kenaikan pangkat pada upacara laporan kenaikan pangkat yang dipimpin Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla di halaman Mapolres Tabalong, Selasa (30/6/2026) pagi.

Dari jumlah tersebut, 66 personel Polri menerima kenaikan pangkat periode 1 Juli 2026, sementara satu orang PNS Polri memperoleh kenaikan pangkat periode 1 April 2026.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolres Tabalong, Kompol Hasanuddin, para pejabat utama, kapolsek jajaran, personel Polres Tabalong, pengurus Bhayangkari Cabang Tabalong, serta keluarga personel yang menerima kenaikan pangkat.

Adapun rincian kenaikan pangkat personel Polri meliputi satu personel dari Ipda ke Iptu, 10 personel dari Aipda ke Aiptu, 10 personel dari Bripka ke Aipda, dua personel dari Brigadir ke Bripka, tujuh personel dari Briptu ke Brigadir, dan 35 personel dari Bripda ke Briptu.

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Wahyu Ismoyo J., menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan dari institusi, tetapi juga amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar.

"Kenaikan pangkat harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, meningkatkan semangat pengabdian, menjaga nama baik institusi Polri, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas AKBP Wahyu Ismoyo.

Ia mengatakan, penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan prestasi kerja yang telah ditunjukkan para personel. Karena itu, setiap anggota diharapkan terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, memperkuat disiplin, serta memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada Polri Presisi.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga personel yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan anggota menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Menurutnya, doa, kesabaran, dan dukungan keluarga menjadi sumber motivasi bagi personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat oleh Kapolres Tabalong didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tabalong, dilanjutkan Wakapolres, pejabat utama, para kapolsek, dan seluruh peserta upacara. Momentum tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (fah/jp). 

35 Personel Polres Barito Timur Naik Pangkat, Kapolres : Pangkat Naik, Kinerja dan Integritas Harus Meningkat

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 35 personel Polres Barito Timur (Bartim) menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi pada periode 1 Juli 2026. 

Momentum menjelang Hari Bhayangkara ke-80 itu dimanfaatkan Kapolres Bartim, AKBP Eddy Santoso, untuk menegaskan bahwa kenaikan pangkat harus dibarengi peningkatan kinerja, profesionalisme, dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kenaikan pangkat tersebut ditandai melalui Upacara Korps Rapor yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Barito Timur, Selasa (30/6/2026), dipimpin langsung Kapolres Bartim selaku Inspektur Upacara.

Turut hadir Wakapolres Bartim, Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur beserta pengurus, para Pejabat Utama (PJU), perwira, Kapolsek jajaran, PNS Polres Bartim, serta seluruh personel.

Dari total 35 personel yang menerima kenaikan pangkat, terdiri atas satu personel dari IPTU menjadi AKP, sembilan personel dari Aipda menjadi Aiptu, 12 personel dari Bripka menjadi Aipda, dan 13 personel dari Bripda menjadi Briptu.

Dalam amanatnya, AKBP Eddy Santoso mengucapkan selamat kepada seluruh personel beserta keluarga yang selama ini memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Menurutnya, kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, disiplin, loyalitas, integritas, dan prestasi kerja yang telah ditunjukkan personel.

"Atas nama pimpinan Polres Barito Timur, saya mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Kapolres.

Ia menekankan bahwa setiap jenjang kepangkatan membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang semakin besar. Karena itu, seluruh personel dituntut mampu meningkatkan kualitas kinerja di tengah tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Kapolres juga mengingatkan seluruh anggota agar tetap menjaga disiplin, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta terus menjaga nama baik institusi Polri melalui pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Kenaikan pangkat berarti bertambah pula tanggung jawab yang harus diemban. Saya berharap seluruh personel mampu menunjukkan kinerja yang lebih optimal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri," ujarnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi Korps Rapor sebagai simbol rasa syukur sekaligus penyemangat bagi personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Suasana haru dan bangga mewarnai prosesi tersebut, terlebih dengan kehadiran keluarga yang turut memberikan doa dan dukungan.

Melalui kenaikan pangkat ini, Polres Barito Timur berharap seluruh personel semakin termotivasi meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan yang semakin prima guna mewujudkan Polri yang Presisi serta semakin dipercaya masyarakat. (zi/jp). 

Senin, 29 Juni 2026

Bupati H Shalahuddin Tinjau BATARA Expo 2026, Dorong Produk Lokal Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Daerah

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan meninjau sejumlah stan peserta BATARA Expo 2026 di kawasan Eks Bandara Lama Muara Teweh, Senin (29/6/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua GOW Barito Utara Mira Apriyantinada, Sekda Muhlis bersama Ketua DWP Marsiana Muhlis, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Barito Utara.

Saat berkeliling, Bupati dan rombongan mengunjungi berbagai stan yang menampilkan produk unggulan daerah, inovasi pelayanan publik, serta potensi yang dimiliki perangkat daerah, instansi vertikal, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga sektor swasta. Bupati juga berdialog langsung dengan para peserta untuk menyerap informasi mengenai perkembangan produk, layanan, dan inovasi yang dipamerkan.

Bupati H Shalahuddin mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam BATARA Expo 2026. Menurutnya, pameran tersebut menjadi wadah strategis untuk mempromosikan hasil pembangunan daerah sekaligus memperluas pasar bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal dan mampu bersaing.

"BATARA Expo merupakan sarana strategis untuk mempromosikan hasil pembangunan, memperkenalkan produk lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar H Shalahuddin.

Ia menegaskan, BATARA Expo tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga ruang bagi pemerintah daerah untuk menampilkan berbagai inovasi, capaian pembangunan, serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan BATARA Expo 2026, Bupati berharap produk unggulan Barito Utara semakin dikenal di pasar yang lebih luas, mampu menarik minat investor, serta memperkuat kemitraan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. (emca/jp). 

Bupati dan Wabup Murung Raya Hadiri Peringatan HUT Ke-76 Barito Utara

MUARA TEWEH- Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, bersama Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin, menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Kabupaten Barito Utara di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026). Turut mendampingi Penjabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah.

Gubernur Agustiar Sabran bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia mengapresiasi capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Barito Utara selama 76 tahun serta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat untuk mempercepat pembangunan yang merata di Kalimantan Tengah.

Kehadiran Bupati Heriyus dan Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya terhadap peringatan hari jadi Kabupaten Barito Utara sekaligus memperkuat hubungan antardaerah dalam mendukung pembangunan regional.

"Momentum Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Barito Utara diharapkan semakin mempererat hubungan antardaerah di Kalimantan Tengah serta memperkuat kerja sama dalam berbagai sektor pembangunan," ujar Heriyus.

Peringatan HUT Ke-76 Kabupaten Barito Utara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat semangat persatuan, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan daerah menuju masyarakat yang lebih maju dan sejahtera. (dsk/maya/jp). 

Polres Lamandau Musnahkan 3,1 Kilogram Sabu, Ungkap Dua Kasus Besar Peredaran Narkotika

NANGA BULIK- Kepolisian Resor (Polres) Lamandau memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 3.181,77 gram atau sekitar 3,1 kilogram, Senin (29/6/2026). Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan dua kasus tindak pidana narkotika yang terjadi sepanjang Juni 2026.

Pemusnahan dilakukan setelah barang bukti memperoleh penetapan status barang sitaan dari Kepala Kejaksaan Negeri Lamandau. Sebagian barang bukti telah disisihkan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium dan pembuktian di persidangan, sedangkan sisanya dimusnahkan sesuai ketentuan hukum.

Pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, dan dihadiri pihak kejaksaan, TNI, pemerintah daerah, jajaran Polres Lamandau dan tamu undangan lainnya. 

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, menyampaikan dua perkara tersebut berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polres Lamandau dalam rentang waktu Juni 2026 dengan mengamankan tiga orang tersangka.

Kasus pertama diungkap pada Minggu, 7 Juni 2026, sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Lintas Trans Kalimantan, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau. Dalam perkara ini, polisi mengamankan dua tersangka berinisial AR dan LH. 

Dari kedua tersangka, petugas menyita enam bungkus plastik klip berisi kristal putih yang diduga narkotika golongan I jenis sabu dengan berat kotor 605,48 gram. Jika dihitung berdasarkan estimasi harga Rp1,5 juta per gram, nilai ekonomis barang bukti tersebut mencapai sekitar Rp908,22 juta. Dengan asumsi satu gram sabu dikonsumsi oleh sepuluh orang, pengungkapan kasus ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 6.054 jiwa dari penyalahgunaan narkotika.

Kasus kedua diungkap pada Selasa, 16 Juni 2026, sekitar pukul 17.20 WIB di Jalan Lintas Trans Kalimantan Kilometer 18, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau. Polisi menangkap seorang tersangka berinisial F. 

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan 31 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat bersih 2.626,30 gram. Nilai barang bukti diperkirakan mencapai Rp3,94 miliar, sementara jumlah masyarakat yang berpotensi terselamatkan diperkirakan mencapai sekitar 26.263 jiwa.

Berdasarkan hasil penyidikan, para tersangka diduga memperoleh sabu dari Pontianak, Kalimantan Barat, melalui jalur darat. Narkotika tersebut rencananya akan diedarkan ke sejumlah daerah, yakni Pangkalan Bun, Sampit, Palangka Raya, dan Banjarmasin.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta ketentuan penyesuaian pidana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Para tersangka terancam pidana penjara paling lama 20 tahun hingga pidana mati, serta pidana denda paling banyak Rp10 miliar.

Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, Satresnarkoba Polres Lamandau telah mengungkap 15 kasus tindak pidana narkotika dengan total 26 tersangka, seluruhnya laki-laki.

Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 49.688,33 gram (49,6 kilogram) sabu, 15.378 butir pil inex, serta lima cartridge etomidate.

Hasil pemetaan kepolisian menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkotika yang beroperasi di wilayah hukum Polres Lamandau merupakan bagian dari jaringan internasional. Jalur peredarannya diduga berasal dari Malaysia, masuk melalui perbatasan Kalimantan Barat, kemudian didistribusikan melalui Pontianak menuju Lamandau sebelum diteruskan ke sejumlah daerah di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, hingga Kalimantan Timur.

Rute distribusi yang berhasil dipetakan meliputi Pontianak–Lamandau–Pangkalan Bun, Pontianak–Lamandau–Sampit, Pontianak–Lamandau–Palangka Raya, serta Pontianak–Lamandau–Banjarmasin hingga Samarinda.

Kapolres juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pemberantasan peredaran gelap narkotika melalui penegakan hukum yang tegas, sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. (emca/zi/jp). 

Murung Raya Juara Umum MTQ VIII KORPRI Kalteng 2026, Raih Nilai Tertinggi 138

PURUK CAHU- Kabupaten Murung Raya (Mura) menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai Juara Umum I pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Selain sukses sebagai tuan rumah, Murung Raya meraih nilai tertinggi, yakni 138 poin.

Penutupan MTQ VIII KORPRI Kalimantan Tengah berlangsung meriah di Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, Sabtu (27/6/2026) malam. Acara dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Hj Sunarti yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Bupati Murung Raya Heriyus, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, unsur Forkopimda, seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, serta masyarakat.

Dalam sambutannya Hj Sunarti mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang dinilai berhasil menyelenggarakan MTQ VIII KORPRI dengan baik. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus, menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan hakim, official, peserta, serta masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

"Berkat kerja sama seluruh pihak, pelaksanaan MTQ berlangsung lancar, aman, dan sukses. Semoga semangat mencintai Al-Qur'an terus tumbuh di lingkungan KORPRI dan masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kabupaten Murung Raya ditetapkan sebagai Juara Umum I dengan perolehan 138 poin. Posisi kedua diraih Kabupaten Kotawaringin Barat dengan 125 poin, sedangkan Kota Palangka Raya menempati peringkat ketiga dengan 90 poin.

Penutupan MTQ semakin semarak dengan penampilan artis religi Hadad Alwi yang menghibur ribuan masyarakat yang memadati Alun-Alun Jorih Jerah.

Keberhasilan Murung Raya menjadi juara umum sekaligus tuan rumah dinilai menjadi bukti komitmen pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menyukseskan ajang syiar Islam serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan ASN dan masyarakat Kalimantan Tengah. (dsk/maya/jp). 

Bupati Heriyus Tinjau Kesiapan Rest Area KM 52 Sambut Peserta Sinode Umum XXV GKE

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus, meninjau kesiapan rest area di KM 52, Desa Sei Rahayu, Kabupaten Barito Utara, Minggu (28/6/2026). Lokasi yang berada di ruas jalan poros tengah Puruk Cahu–Muara Teweh itu dipersiapkan sebagai titik persinggahan bagi peserta Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) yang akan berlangsung di Puruk Cahu.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung dalam kondisi siap digunakan, mulai dari kebersihan lingkungan, kenyamanan area istirahat, hingga sarana penunjang lainnya yang dibutuhkan peserta selama perjalanan menuju lokasi kegiatan.

Bupati Heriyus menegaskan, kesiapan fasilitas bagi tamu dan peserta menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengingat Sinode Umum XXV GKE merupakan agenda gerejawi berskala besar yang akan dihadiri peserta dari berbagai daerah di Kalimantan maupun wilayah lain di Indonesia.

Menurutnya, rest area KM 52 memiliki posisi strategis sebagai titik transit bagi rombongan peserta sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Puruk Cahu, sehingga kenyamanan dan kelayakan fasilitas harus dipastikan sejak dini.

"Seluruh fasilitas harus dipersiapkan dengan baik agar peserta dapat beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi kegiatan," ujar Heriyus.

Sinode Umum XXV GKE dijadwalkan berlangsung pada 7–11 Juli 2026 di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya. Kegiatan ini menjadi forum tertinggi GKE yang mempertemukan peserta dari berbagai wilayah untuk memperkuat persekutuan, persatuan, dan pelayanan gereja.

Heriyus berharap seluruh persiapan, baik infrastruktur, akomodasi, maupun pelayanan kepada peserta, dapat diselesaikan secara optimal sehingga pelaksanaan Sinode berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk mendukung penuh penyelenggaraan Sinode Umum XXV GKE 2026, sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu yang datang ke Bumi Tana Malai Tolung Lingu. (dsk/maya/jp). 

Bupati Barito Utara dan Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi dengan Kepala Desa, Tekankan Tata Kelola Lahan dan Akurasi Data

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, khususnya terkait pengelolaan lahan, akurasi data, dan pembangunan desa.

Penegasan tersebut disampaikan H Shalahuddin saat memimpin Dialog Interaktif bersama Kepala Desa se-Kabupaten Barito Utara yang digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedi, selaku Ketua Tim Provinsi sekaligus Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah, didampingi sejumlah kepala perangkat daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Turut hadir Wakil Bupati Barito Utara, Felix Soenadi Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, unsur Forkopimda, kepala OPD, para camat, seluruh kepala desa se-Barito Utara, serta tamu undangan lainnya.

Dalam dialog tersebut, Bupati H Shalahuddin menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas pemerintahan guna memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan didukung data yang akurat. Menurutnya, validitas data serta tata kelola lahan yang baik menjadi fondasi penting dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Selain itu, forum juga membahas berbagai isu strategis yang dihadapi pemerintah desa, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan desa, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan keuangan desa, pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, hingga upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Barito Utara.

Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dan membangun komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

"Semoga pertemuan ini mampu menghasilkan pemerintahan yang lebih baik serta membawa masyarakat Barito Utara menjadi semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan," pungkas Bupati H Shalahuddin. (emca/jp). 

Bupati Barito Kuala Luncurkan ATM Beras, 1.126 Warga di Belawang dan Jejangkit Jadi Penerima Perdana

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) meluncurkan program inovasi ATM Beras sebagai sistem penyaluran bantuan pangan berbasis otomatis. 

Program tersebut diresmikan Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi di halaman Kantor Kecamatan Belawang, Senin (29/6/2026).

Pada tahap awal, program menyasar 1.126 penerima manfaat di dua kecamatan, yakni 817 warga di Kecamatan Belawang dan 309 warga di Kecamatan Jejangkit.

Dalam sambutannya Bupati H Bahrul Ilmi, menegaskan bahwa ATM Beras menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kurang mampu.

"Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjawab kesulitan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan," kata H Bahrul Ilmi.

Ia juga meminta seluruh kepala desa aktif melakukan verifikasi dan validasi data penerima manfaat agar bantuan benar-benar diterima warga yang berhak. Ke depan, Pemkab Barito Kuala menargetkan program ATM Beras diperluas secara bertahap hingga menjangkau seluruh 17 kecamatan.

Sebelumnya, Kepala DKPP Barito Kuala, H Suwartono Susanto, mengatakan setiap penerima akan memperoleh bantuan sebanyak 5 liter beras per bulan selama empat bulan berturut-turut.

"Program ini merupakan wujud komitmen Bupati Barito Kuala dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan pangan bagi warga yang membutuhkan," ujarnya.

Menurut Suwartono, ATM Beras dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan pangan sehingga distribusi dapat berlangsung lebih tepat sasaran.

Peluncuran program ditandai dengan pengguntingan pita, tapping kartu ATM Beras, serta penyerahan kartu ATM Beras secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat oleh Bupati didampingi Kepala DKPP.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Barito Kuala, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), staf khusus Bupati, Camat Belawang beserta Forkopimcam, serta para kepala desa se-Kecamatan Belawang. (dsk/ali/jp). 

Bupati Batola Lantik 74 ASN, Dorong Penguatan Kinerja dan Pelayanan Publik

MARABAHAN- Bupati Barito Kuala (Batola), H Bahrul Ilmi, melantik dan mengambil sumpah/janji 74 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, di Aula Selidah, Marabahan, Senin (29/6/2026). 

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi birokrasi yang mencakup Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, penyesuaian Jabatan Fungsional, hingga penugasan tenaga kesehatan di puskesmas se-Kabupaten Barito Kuala.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan pengambilan sumpah/janji jabatan, dilanjutkan penandatanganan berita acara oleh perwakilan pejabat yang dilantik. 

Penandatanganan disaksikan Inspektur Kabupaten Barito Kuala selaku saksi I dan Kepala BKPP Kabupaten Barito Kuala sebagai saksi II. Sebagai simbol pengukuhan, Bupati turut menyematkan tanda jabatan kepada perwakilan pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya Bupati H Bahrul Ilmi, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bentuk kepercayaan pemerintah daerah kepada ASN yang dinilai memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan pribadi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya. Kepercayaan ini diberikan berdasarkan kemampuan, kapasitas, serta kualitas dan integritas yang telah saudara tunjukkan dalam menjalankan tugas," ujar H Bahrul Ilmi.

Ia berharap, para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tugas barunya sehingga mampu meningkatkan kinerja organisasi serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, penyegaran birokrasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan publik di Kabupaten Barito Kuala berjalan lebih optimal.

Pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam memperkuat birokrasi dan mendukung percepatan pembangunan daerah. (dsk/ali/jp). 

Disporbudpar Batola Paparkan Strategi Dongkrak PAD, Capaian 2026 Jadi Sorotan Apel ASN

MARABAHAN- Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporbudpar) Kabupaten Barito Kuala memaparkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta sejumlah capaian di berbagai sektor saat menjadi pelaksana apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Senin (29/6/2026).

Kepala Disporbudpar Barito Kuala, H Sirpan, yang bertindak sebagai pembina apel menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Kuala telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebagai perubahan kedua atas Perda Nomor 1 Tahun 2024. Kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat keuangan daerah di tengah berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.

Sebagai salah satu organisasi perangkat daerah penghasil PAD, Disporbudpar bergerak cepat dengan melaksanakan empat langkah sosialisasi, yakni berkoordinasi dengan SKPD terkait, melakukan sosialisasi kepada unit pengelola PAD, memanfaatkan media sosial, media massa, dan televisi daerah sebagai sarana publikasi, serta memasang spanduk dan baliho di sejumlah objek retribusi yang dikelola.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Hingga 25 Juni 2026, realisasi PAD Disporbudpar telah mencapai 96,64 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun 2025.

Dalam arahannya, H Sirpan juga menekankan pentingnya profesionalisme ASN. Menurutnya, profesionalisme ditentukan oleh dua aspek utama, yakni komitmen dan kompetensi.

"Profesionalisme seseorang dalam bekerja dapat dilihat dari komitmen atau kemauan serta kompetensi atau kemampuan yang dimiliki. Kedua indikator ini menjadi dasar dalam menilai kualitas kinerja," ujarnya.

Selain menyampaikan strategi peningkatan PAD, Disporbudpar turut memaparkan sejumlah program dan prestasi di bidang kepemudaan, olahraga, kebudayaan, dan pariwisata sepanjang 2026.

Pada bidang kepemudaan, Disporbudpar akan melaksanakan sosialisasi wirausaha muda pemula, Program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP), serta pembaruan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan. Program tersebut ditargetkan mampu mempertahankan prestasi Barito Kuala yang sebelumnya masuk tiga besar terbaik di Kalimantan Selatan.

Di bidang olahraga, atlet dayung asal Barito Kuala berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perak pada Asian Games ke-33 di Thailand.

Sementara itu, pada bidang kebudayaan, Kabupaten Barito Kuala memperoleh pengakuan nasional melalui Sertifikat Warisan Budaya Kuriding dan Sertifikat Budaya Adat Badewa dari Menteri Kebudayaan.

Adapun di sektor pariwisata, Disporbudpar menegaskan komitmennya mendukung program prioritas Bupati Barito Kuala melalui pengembangan Destinasi Wisata Jembatan Barito yang saat ini masih dalam tahap proses.

Melalui apel gabungan tersebut, Disporbudpar berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala semakin termotivasi meningkatkan profesionalisme dan kinerja guna mendukung pembangunan daerah serta kemajuan Bumi Ije Jela. (dsk/ali/jp). 

Tanah Laut Dicanangkan Jadi Sentra Jagung Kalsel, DPRD : Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Pangan

TANAH LAUT- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK memberikan apresiasi atas pencanangan Kabupaten Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Provinsi Kalsel yang digelar di lahan pertanian setempat, Senin (29/6/2026).

Ia menilai program tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong terwujudnya ketahanan pangan di Banua.

"Ini kabar baik untuk Kalsel. Tanah Laut memiliki potensi lahan dan petani yang luar biasa. Dengan dicanangkan sebagai sentra jagung, kita berharap produksi meningkat, harga lebih stabil, dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak,” ujar H Supian HK.

Politisi senior DPRD Kalsel itu juga menegaskan bahwa jagung merupakan komoditas strategis, tidak hanya untuk pakan ternak, tetapi juga mendukung kebutuhan industri pangan serta berbagai program pemerintah.

Menurutnya, keberhasilan pengembangan sentra jagung membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat kepolisian, dan kelompok tani.

"DPRD Kalsel siap mendukung melalui fungsi anggaran dan pengawasan. Kami akan memastikan adanya keberpihakan pada pembangunan infrastruktur pertanian, penyediaan bibit unggul, alat dan mesin pertanian, hingga akses pasar bagi petani jagung di Tanah Laut,” tegasnya.

Ia berharap, kolaborasi antara Polri, Pemerintah Provinsi Kalsel, dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dapat menjadi model penguatan ekonomi kerakyatan di daerah.

"Selamat untuk Tanah Laut. Mari kita wujudkan Kalsel sebagai lumbung jagung Kalimantan. Satu langkah, satu semangat untuk ketahanan pangan Banua,” pungkasnya. (sar/ali/jp). 

Bamus DPRD Kalsel Kaji Penyusunan Agenda Kerja ke DPRD Jawa Barat

BANDUNG- Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Jawa Barat, Senin (29/6/2026), dalam rangka memperkuat efektivitas perencanaan dan pelaksanaan agenda kerja tahunan dewan.

Kunjungan tersebut menjadi forum sharing dan studi komparasi terkait tugas, fungsi, serta implementasi penyusunan agenda kerja DPRD. Rombongan Bamus DPRD Kalsel diterima oleh jajaran Sekretariat DPRD Jawa Barat untuk membahas strategi penyusunan agenda yang terencana, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Dari pihak DPRD Kalsel, diskusi dipimpin oleh Habib Hamid Bahasyim. Sementara dari Sekretariat DPRD Jawa Barat hadir Gatot Rahardja, Analis Hukum Ahli Muda, serta Ahmda Irfan, Perisalah Legislatif Ahli Muda.

Salah satu fokus pembahasan adalah mekanisme penyusunan agenda tahunan DPRD Jawa Barat yang dilakukan secara sistematis melalui koordinasi lintas alat kelengkapan dewan. Pola tersebut dinilai mampu memastikan setiap kegiatan tersusun terukur dan sesuai prioritas pembangunan daerah.

Selain itu, kedua pihak juga membahas peran strategis Bamus dalam menetapkan, mengoordinasikan, dan mengendalikan agenda kerja DPRD agar seluruh kegiatan kedewanan, termasuk rapat dan persidangan, dapat berjalan efektif dan tepat waktu.

Diskusi turut menyoroti penentuan skala prioritas kegiatan DPRD berdasarkan urgensi, kebutuhan masyarakat, target kinerja lembaga, serta sinkronisasi dengan program pemerintah daerah.

Melalui kunjungan ini, Bamus DPRD Kalsel berharap memperoleh referensi dan praktik terbaik dalam penyusunan agenda kerja tahunan, sekaligus memperkuat koordinasi antaralat kelengkapan dewan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara profesional dan akuntabel. (sar/ali/jp). 

BK DPRD Kalsel Perkuat Penegakan Etik, Pelajari Sistem Pengawasan DPRD DKI Jakarta

JAKARTA- Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat mekanisme penegakan kode etik sebagai upaya meningkatkan kualitas pengawasan internal serta memastikan penanganan dugaan pelanggaran etik anggota dewan berjalan profesional, akuntabel, dan sesuai prosedur.

Langkah penguatan tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja ke DPRD DKI Jakarta, Senin (29/6/2026), untuk mempelajari pembaruan regulasi, tata tertib, dan mekanisme persidangan Badan Kehormatan.

Ketua BK DPRD Kalsel, HM. Rosehan Noor Bahri, mengatakan penguatan pemahaman regulasi penting agar BK memiliki pedoman yang jelas dalam menangani setiap dugaan pelanggaran etik. Hal itu diperlukan agar setiap keputusan memiliki dasar hukum yang kuat dan terukur.

"Banyak perubahan aturan dan tata tertib yang harus kami pelajari kembali agar ketika ada persoalan, kami sudah siap dengan mekanismenya,” ujarnya.

HM. Rosehan menegaskan, BK berperan sebagai penjaga marwah lembaga legislatif dengan memastikan setiap proses pemeriksaan berjalan objektif dan tidak didasarkan pada opini publik.

"BK harus mendengar semua pihak, baik pelapor maupun pihak terlapor,” katanya.

Ia menambahkan, setiap dugaan pelanggaran harus melalui proses klarifikasi dan pemeriksaan yang memberikan ruang bagi semua pihak untuk menyampaikan keterangan sebelum diambil keputusan.

Dalam kesempatan tersebut, Tenaga Ahli BK DPRD DKI Jakarta, Amir Hamzah, memaparkan sejumlah inovasi penguatan integritas kelembagaan, termasuk rencana penerapan Human Resources Information System (HRIS) untuk mendukung digitalisasi administrasi kedewanan.

Selain itu, BK DPRD DKI Jakarta juga menerapkan mekanisme pengaduan tertulis yang harus disampaikan kepada pimpinan DPRD dengan tembusan ke BK serta disertai identitas pelapor dan bukti awal. Mekanisme ini bertujuan memastikan setiap laporan dapat diverifikasi sejak awal sehingga penanganan dilakukan berbasis fakta.

Model tersebut dinilai menjadi praktik baik yang dapat diadopsi BK DPRD Kalsel untuk memperkuat kepastian hukum, melindungi para pihak, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan kode etik di lingkungan DPRD. (sar/ali/jp). 

Ramah Tamah HUT ke-76 Barito Utara Penuh Keakraban, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

MUARA TEWEH- Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara ramah tamah Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara yang digelar usai Upacara Peringatan di Arena Tiara Batara, Senin (29/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar pemerintah daerah di Kalimantan Tengah.

Acara tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, Bupati Barito Utara Shalahuddin, Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph, serta Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri. 

Turut hadir pula Wakil Bupati Barito Utara Felix Soenadi Y. Tingan, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis, jajaran organisasi perangkat daerah Provinsi Kalimantan Tengah, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Dalam sambutannya Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Kalimantan Tengah beserta para kepala daerah dan seluruh tamu undangan yang turut memeriahkan peringatan hari jadi daerah tersebut.

"Hari Jadi ke-76 ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kebersamaan seluruh masyarakat. Mari kita terus bergandengan tangan, menjaga semangat gotong royong, serta bersama-sama mewujudkan Barito Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujar H Shalahuddin.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga budaya silaturahmi sebagai fondasi penting dalam membangun daerah.

Ia menegaskan, bahwa kebersamaan antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan di Kalimantan Tengah, termasuk di Kabupaten Barito Utara.

Acara ramah tamah berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya hubungan antardaerah serta komitmen bersama untuk terus membangun Kalimantan Tengah yang lebih maju dan berkelanjutan. (emca/jp). 

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes