BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Minggu, 10 Mei 2026

Polsek Benua Lima Tutup Tapak Prasabhara II, Tanamkan Disiplin dan Jiwa Nasionalisme Generasi Muda

TAMIANG LAYANG- Polsek Benua Lima melalui Unit Binmas menutup kegiatan Tapak Prasabhara II dalam rangka Pra Pelantikan Pramuka Saka Bhayangkara Tahun 2026 di halaman Mako Polsek Benua Lima, Kelurahan Taniran, Minggu (10/5/2026).

Penutupan kegiatan dipimpin Kanit Binmas Polsek Benua Lima, Bripka Body Satria Prawira Diharjo, selaku pembina upacara. Kegiatan tersebut diikuti personel Polsek Benua Lima bersama anggota Pramuka Saka Bhayangkara Ranting Benua Lima.

Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya Polri membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berjiwa nasionalisme, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kegiatan Tapak Prasabhara II, para anggota Saka Bhayangkara mendapatkan pembekalan mental, wawasan kebangsaan, serta pendidikan kedisiplinan sebagai bekal membangun karakter yang bertanggung jawab dan berintegritas.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan pembinaan terhadap anggota Saka Bhayangkara merupakan langkah positif untuk membangun generasi muda yang aktif dan berkarakter.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan agar generasi muda mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, anggota Saka Bhayangkara dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dalam menjaga persatuan, meningkatkan kedisiplinan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (zi/jp). 

Lansia Ampah Barito Timur Ditemukan Meninggal Membusuk di Dalam Rumah

TAMIANG LAYANG- Seorang lanjut usia (lansia) bernama Budiman (79) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di kediamannya di Jalan Murung Baki RT. 042 RW. 008, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh Iskandar bersama rekannya, Bansyah, setelah warga sekitar curiga karena korban sudah tidak terlihat sejak Kamis.

Sebelum penemuan jasad tersebut, Iskandar sempat menanyakan keberadaan korban kepada seorang tukang bengkel di depan rumah korban. Namun, warga mengaku tidak melihat aktivitas korban selama beberapa hari terakhir.

Karena khawatir terjadi sesuatu, Iskandar dan Bansyah kemudian mendatangi rumah korban untuk melakukan pengecekan. Saat tiba di lokasi, pintu rumah diketahui dalam keadaan terbuka setengah dan tercium bau menyengat dari dalam rumah.

Keduanya kemudian memanggil korban, namun tidak ada jawaban. Saat diperiksa ke dalam rumah, korban ditemukan dalam posisi terlentang dan sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh membusuk. 

Usai menemukan korban, keduanya segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dan Ketua RT setempat. Selanjutnya, melapor ke Polsek Dusun Tengah.

Tak berapa lama, aparat kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian, melakukan olah TKP awal. Dari hasil, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi tindak pidana. Kondisi rumah juga dilaporkan rapi dan tidak ada barang berharga yang hilang.

Petugas menemukan cairan hitam kemerahan keluar dari mulut korban yang diduga darah. Namun, hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan adanya luka akibat benda tajam ataupun benda tumpul.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, yakni dua bungkus rokok merek SM Menthol, satu senter warna putih, dan satu botol kaca berisi sedikit minyak urut.

Berdasarkan informasi warga, korban diketahui tinggal seorang diri karena istrinya sedang berada di Banjarmasin untuk mengunjungi anak mereka selama sekitar satu pekan. Korban juga disebut rutin keluar rumah untuk minum kopi, sehingga warga mulai curiga ketika korban tidak terlihat selama dua hari terakhir.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno, Minggu (10/5/2026), mengatakan bahwa anggota telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta membawa korban untuk proses visum.

"Untuk sementara diduga korban meninggal dunia karena faktor usia. Namun, proses penyelidikan tetap dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujarnya. (zi/jp). 

Polres Kapuas Tindak Balap Liar dan Knalpot Brong, Tujuh Pelanggar Ditilang

KUALA KAPUAS- Satuan Lalu Lintas Polres Kapuas menggelar penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas berupa aksi balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) di wilayah hukum Polres Kapuas, Sabtu (9/5/2025) malam hingga Minggu dini hari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kota Kuala Kapuas, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas. 

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dan menindak tujuh pelanggar yang terlibat balap liar maupun menggunakan knalpot brong dengan sanksi tilang.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Lantas Polres Kapuas, AKP Aries Gunawan, mengatakan penindakan dilakukan sebagai upaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas akibat aksi balap liar.

"Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan serta mencegah gangguan ketertiban di wilayah hukum Polres Kapuas,” ujarnya, Minggu (10/5/2026) siang. 

Ia menegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. (fah/jp). 

Sabtu, 09 Mei 2026

Bupati Mura Pimpin Rakor Darurat Tangani Kelangkaan dan Lonjakan Harga BBM

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya bergerak cepat menangani kelangkaan dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah. 

Bupati Murung Raya, Heriyus, memimpin langsung rapat koordinasi (rakor) bersama unsur terkait di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Sabtu (9/10/2026).

Rakor tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah terkait, camat, aparat keamanan, serta sejumlah pemangku kepentingan guna membahas langkah penanganan distribusi dan stabilitas harga BBM di wilayah Murung Raya.

Dalam arahannya, Bupati Heriyus, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin masyarakat terus terbebani akibat kelangkaan maupun lonjakan harga BBM yang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan kebutuhan sehari-hari.

"Persoalan ini harus segera ditangani secara bersama-sama. Pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait harus bergerak cepat mencari solusi agar distribusi BBM kembali normal dan masyarakat tidak kesulitan memperoleh BBM,” tegas Heriyus.

Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah dan pihak kecamatan melakukan pemantauan intensif di lapangan guna memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman serta mencegah praktik penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi.

Dalam rakor tersebut, disepakati pembentukan tim khusus (timsus) yang melibatkan dinas terkait, unsur Forkopimda, dan aparat keamanan untuk mengawasi jalur distribusi BBM agar penyalurannya tepat sasaran serta tidak dimanfaatkan oknum tertentu untuk menaikkan harga secara sepihak.

Selain penanganan jangka pendek, rapat juga membahas langkah strategis jangka panjang melalui koordinasi dengan pihak distributor dan Pertamina regional Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur guna menjaga pasokan BBM di Kabupaten Murung Raya tetap aman dan stabil. (dsk/maya/jp). 

Pilkades Serentak Seruyan 2026 Memasuki Tahap Krusial, Tiga Desa Jalani Seleksi Tambahan

KUALA PEMBUANG- Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Seruyan 2026 mulai memasuki fase krusial. Dari 51 desa peserta Pilkades, mayoritas masih menjalani proses verifikasi administrasi bakal calon kepala desa.

Wakil Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Seruyan, Rusdi Hidayat, mewakili Ketua Panlih Kabupaten dr. Bachrun Abbas, mengatakan hingga saat ini sebagian besar desa masih berada pada tahap penelitian berkas pencalonan.

"Dari total 51 desa yang mengikuti proses pencalonan kepala desa, sebagian besar masih berada pada tahap verifikasi administrasi bakal calon,” kata Rusdi kepada awak media, Sabtu (9/5/2026).

Berdasarkan data rekapitulasi panitia, sebanyak 41 desa atau 80,39 persen masih menjalani proses penelitian dan verifikasi administrasi bakal calon kepala desa.

Sementara itu, tujuh desa harus memasuki masa perpanjangan pendaftaran karena jumlah pendaftar belum memenuhi syarat minimal dua calon.

"Sebanyak tujuh desa harus memasuki masa perpanjangan pendaftaran karena minimnya jumlah pendaftar,” ujarnya.

Di sisi lain, tiga desa dipastikan menjalani seleksi tambahan lantaran jumlah bakal calon melebihi batas maksimal yang ditentukan dalam regulasi Pilkades, yakni lebih dari lima orang.

Ketiga desa tersebut adalah Desa Sungai Perlu, Desa Pematang Panjang, dan Desa Bangkal. Para bakal calon di tiga desa itu wajib mengikuti tahapan seleksi tambahan berupa skoring dan ujian tingkat kabupaten.

"Ketiga desa tersebut wajib mengikuti tahapan seleksi tambahan berupa skoring dan ujian kabupaten,” tegas Rusdi.

Berbeda dengan desa yang dipadati bakal calon, sejumlah desa justru menghadapi minimnya partisipasi pencalonan. Hingga penutupan tahap awal pendaftaran, beberapa desa bahkan belum memiliki satu pun bakal calon kepala desa.

Desa-desa tersebut yakni Desa Bukit Buluh, Desa Ayawan, Desa Ringin Agung, Desa Marandang, Desa Mojang Baru, dan Desa Mongoh Juoi. Sedangkan Desa Sukorejo baru memiliki satu bakal calon.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, panitia Pilkades melalui panitia tingkat desa kembali membuka masa pendaftaran selama 15 hari guna memenuhi ketentuan minimal dua calon di setiap desa.

Secara keseluruhan, jumlah bakal calon kepala desa yang telah mendaftar mencapai 142 orang. Adapun jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pilkades Seruyan 2026 tercatat sebanyak 50.172 jiwa, sehingga rata-rata terdapat hampir tiga bakal calon di setiap desa peserta.

Menurut Rusdi, tingginya jumlah pendaftar di sejumlah desa menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kontestasi politik tingkat desa masih cukup tinggi. Namun, rendahnya minat pencalonan di beberapa wilayah juga menjadi perhatian panitia dan pemerintah daerah.

"Situasi ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam Pilkades 2026. Tetapi di beberapa desa masih minim peminat, dan itu menjadi perhatian kami,” pungkasnya.

Panitia kabupaten memastikan seluruh tahapan Pilkades Serentak Seruyan 2026 tetap berjalan sesuai ketentuan, mulai dari verifikasi administrasi, seleksi kompetensi tambahan, hingga penetapan calon kepala desa definitif.

Pilkades Serentak Seruyan 2026 diprediksi menjadi salah satu kontestasi tingkat desa paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir, terutama di desa-desa dengan jumlah kandidat yang membludak. (gan/jp). 

Kasad Tinjau Stand UMKM Persit Tambun Bungai, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

JAKARTA- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengunjungi stand UMKM Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XXII/Tambun Bungai dalam kegiatan Persit Bisa 2 di Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta, 7–9 Mei 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola anggota Persit Kartika Chandra Kirana dari berbagai daerah di Indonesia dalam rangka peringatan HUT ke-80 Persit KCK Tahun 2026.

Kegiatan Persit Bisa 2 menghadirkan beragam produk unggulan hasil kreativitas anggota Persit, mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga produk fesyen berbasis budaya lokal.

Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung yakni kain Sasirangan motif Todak khas Kalimantan yang dipamerkan UMKM Persit KCK PD XXII/Tambun Bungai. Produk tersebut dinilai memiliki daya tarik tersendiri karena memadukan nilai budaya lokal dengan desain modern yang inovatif.

Kehadiran Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di stand UMKM Persit Tambun Bungai menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperluas inovasi, dan memperkuat daya saing di pasar nasional.

Momentum tersebut juga menjadi ajang promosi strategis bagi produk unggulan daerah agar semakin dikenal masyarakat luas serta membuka peluang pemasaran hingga tingkat internasional.

Melalui kegiatan Persit Bisa 2, Persit Kartika Chandra Kirana menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga prajurit melalui penguatan UMKM yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing. (rls/ali/jp).

Berawal Dari Laporan Warga, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Sabu di Mantangai

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. 

Seorang pria berinisial RK (43) diamankan bersama sejumlah barang bukti narkotika pada Jum'at (8/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Penangkapan dilakukan di sebuah rumah di Jalan Lintas Palangkaraya–Buntok, Desa Lahei Mangkutup, Kecamatan Mantangai, setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di lokasi tersebut.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo, mengatakan pengungkapan kasus berawal dari informasi warga yang diterima personel Satresnarkoba bersama anggota Polsek Mantangai pada Kamis (7/5/2026).

"Setelah menerima informasi dari masyarakat, petugas melakukan penyelidikan dan pendalaman hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku di kediamannya,” ujar AKP Budi Utomo, Sabtu (9/5/2026). 

Dalam proses penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat, polisi menemukan empat paket plastik klip berisi kristal bening diduga sabu dengan berat bruto sekitar 0,65 gram. Barang haram tersebut disimpan di dalam botol Happydent Cool White yang diletakkan di tas selempang warna krem di rak kamar rumah pelaku.

Selain sabu, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam iPhone 16 warna hitam yang diduga digunakan untuk transaksi, uang tunai sebesar Rp1,3 juta, serta sejumlah barang lainnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui menggunakan telepon genggam miliknya untuk melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu.

"Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Kantor Satresnarkoba Polres Kapuas guna proses hukum lebih lanjut. Hasil uji sampel menggunakan alat General Screening Drugs menunjukkan kristal bening tersebut positif mengandung Methamphetamine atau narkotika jenis sabu," ujar AKP Budi Utomo. 

Atas perbuatannya, RK dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (fah/jp). 

Pemkab Bartim Bersama TNI/Polri Cek SPBU Ampah, Pastikan Ketersediaan dan Harga BBM

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama unsur TNI dan Polri melakukan pengecekan di SPBU Ampah, Sabtu (9/5/2026), guna menyikapi persoalan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Kegiatan tersebut diisi dengan diskusi bersama pihak pengelola SPBU, pelangsir, serta masyarakat pembeli BBM lainnya untuk memastikan distribusi dan pelayanan berjalan tertib.

Asisten I Setda Kabupaten Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, mengatakan pemerintah daerah terus memantau harga serta ketersediaan BBM di wilayah tersebut.

Adapun harga BBM di SPBU Ampah saat ini yakni Pertamax Rp12.600 per liter, Dex Rp28.500 per liter, Pertamax Turbo Rp20.350 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan Bio Solar Rp6.800 per liter.

Sementara itu, pengaturan pembelian BBM bagi pelangsir maupun masyarakat umum dibatasi, yakni untuk kendaraan roda empat maksimal Rp300 ribu dan kendaraan roda dua maksimal Rp150 ribu.

Pihak SPBU juga menerapkan tiga jalur antrean, masing-masing untuk kendaraan roda empat, roda dua, dan pelangsir guna mengatur kelancaran distribusi BBM.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap tenang menghadapi situasi kenaikan harga BBM. Pemkab Barito Timur bersama pihak terkait disebut terus melakukan pemantauan terhadap harga maupun stok BBM di lapangan. (zi/jp). 

Dermaga Pasar Saik Rusak Parah, Pedagang Desak Pemkab Seruyan Segera Bertindak

KUALA PEMBUANG- Kondisi dermaga bongkar muat di kawasan Pasar Saik, Kabupaten Seruyan, kembali menjadi sorotan. Pedagang menilai pemerintah daerah lamban menangani kerusakan fasilitas umum yang menjadi akses utama aktivitas perdagangan masyarakat tersebut.

Salah satu perwakilan pedagang Pasar Saik, Dedi, mengungkan kekecewaannya terhadap minimnya perhatian pemerintah terhadap kondisi dermaga yang setiap hari digunakan untuk bongkar muat barang.

"Perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas umum, terutama di Pasar Saik ini, sangat minim dan terkesan tutup mata,” ujar Dedi kepada awak media, Sabtu (9/5/2026).

Menurut dia, kondisi dermaga kini semakin memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna. Padahal, dermaga tersebut merupakan salah satu titik penting perputaran ekonomi masyarakat Kuala Pembuang.

Dedi mengatakan, sejumlah pejabat dan instansi pemerintah daerah sebenarnya telah beberapa kali turun ke lokasi untuk melakukan inspeksi setelah persoalan itu mencuat di media. Namun hingga kini belum ada realisasi perbaikan.

"Sudah beberapa kali utusan dari pemda datang sidak melihat kondisi dermaga ini, dari Setda sampai Disperindagkop. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” katanya.

Kerusakan yang terus dibiarkan memicu keresahan di kalangan pedagang dan masyarakat pengguna dermaga. Mereka khawatir kondisi bangunan yang dinilai tidak lagi layak dapat memicu kecelakaan.

"Jangan sampai menunggu ada korban baru direalisasikan perbaikannya. Kami setiap hari beraktivitas di sini dan sangat membutuhkan respons cepat dari pemerintah,” tegas Dedi.

Sementara itu, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Seruyan membenarkan pihaknya pernah melakukan inspeksi ke lokasi beberapa bulan lalu setelah adanya pemberitaan mengenai kerusakan dermaga Pasar Saik.

Namun, menurutnya, kewenangan penanganan dermaga tersebut berada di instansi lain.

"Kami memang pernah turun melihat kondisi di sana setelah ada pemberitaan media. Tetapi setelah ditelusuri, penanganannya bukan kewenangan Disperindagkop, melainkan Dinas Perhubungan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Dishub,” jelasnya.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait kejelasan penanganan fasilitas umum yang menjadi penunjang utama aktivitas ekonomi warga pesisir itu. Pedagang berharap persoalan kewenangan antarinstansi tidak menjadi alasan tertundanya perbaikan.

Pasar Saik selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan masyarakat pesisir di Kuala Pembuang. Dermaga bongkar muat di kawasan tersebut menjadi akses vital distribusi barang dan kebutuhan pokok masyarakat.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret pemerintah daerah sebelum kondisi dermaga yang rusak itu menimbulkan korban. (gan/jp). 

Bupati HSS Lepas 379 JCH, Tekankan Kekompakan dan Kesehatan di Tanah Suci

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi melepas keberangkatan 379 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 12 dan Kloter 18 Embarkasi Banjarmasin Tahun 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati HSS, H Syafrudin Noor didampingi Ketua TP PKK HSS, Hj Tata Syafrudin Noor di Halaman Pendopo Bupati HSS, Sabtu (9/5/2026) pagi.

Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan yang dihadiri ratusan calon jemaah bersama keluarga. Para jemaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara sebelum bertolak menuju Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.

Berdasarkan data panitia, total jemaah calon haji asal Kabupaten HSS tahun ini berjumlah 379 orang. Rinciannya, Kloter 12 terdiri atas 352 jemaah, dua pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dua Petugas Haji Daerah (PHD), serta petugas kloter. Sementara Kloter 18 berjumlah 19 jemaah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Provinsi Kalimantan Selatan, TGH Akhmad Syairazi, Ketua MUI HSS, Wakil Bupati HSS, H Suriani, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah HSS H Muhammad Noor, jajaran Kementerian Agama, kepala OPD, camat, alim ulama, hingga keluarga calon jemaah haji.

Dalam sambutannya Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para jemaah untuk menunaikan ibadah haji. Menurutnya, kesempatan menjadi tamu Allah SWT merupakan panggilan istimewa yang tidak dimiliki semua orang.

"Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah haji yang tahun ini mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima,” ujarnya.

Bupati berharap, seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan keselamatan selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabruroh.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan saling membantu selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan.

"Jaga kekompakan, saling membantu sesama jamaah, jaga kesehatan, serta ikuti arahan para pembimbing dan petugas haji dengan baik,” pesannya.

Selain itu, Bupati mengingatkan para jemaah agar mempersiapkan kondisi fisik dan mental menghadapi cuaca di Tanah Suci serta padatnya rangkaian ibadah haji. Ia meminta para jemaah memperbanyak dzikir dan doa selama menjalankan ibadah.

Pada kesempatan tersebut, H Syafrudin Noor juga menitipkan doa bagi Kabupaten Hulu Sungai Selatan agar senantiasa aman, damai, dan mendapat keberkahan.

"Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” tutupnya. (ari/jp). 

Jumat, 08 Mei 2026

Bupati HSS Lepas Kajari Lama, Sambut Kajari Baru dalam Malam Pisah Sambut Penuh Keakraban

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar malam pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) HSS dari Rustandi Gustawirya, S.H., M.H. kepada Normadi Elpjar, S.T., S.H., M.H., di Pendopo Bupati HSS, Kandangan, Jum'at (8/5/2026) malam.

Acara berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati HSS, H Syafrudin Noor bersama Ketua TP PKK HSS, Hj Tata Syafrudin Noor, Wakil Bupati H Suriani bersama Ketua GOW HSS Hj Misnawati Suriani, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah HSS, para kepala OPD, camat se-Kabupaten HSS, serta jajaran Kejaksaan Negeri HSS.

Dalam sambutannya Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Rustandi Gustawirya atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat sebagai Kajari HSS.

Menurutnya, Rustandi merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung penegakan hukum, penguatan tata kelola pemerintahan, serta pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan selamat atas amanah baru yang diemban Rustandi Gustawirya serta berharap silaturahmi tetap terjalin meski tidak lagi bertugas di Kabupaten HSS.

Pada kesempatan yang sama, Bupati menyambut kehadiran Kajari HSS yang baru, Normadi Elpjar. 

Ia berharap, sinergi dan kolaborasi antara Kejaksaan Negeri HSS dan Pemerintah Kabupaten HSS terus diperkuat demi mendukung pelayanan publik dan kemajuan daerah.

"Kami berharap hubungan koordinasi dan kerja sama yang selama ini terbangun dapat terus ditingkatkan demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu, suasana penuh keakraban tampak mewarnai rangkaian acara pisah sambut. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, jabat tangan, dan foto bersama antara jajaran pemerintah daerah dan Kejaksaan Negeri HSS. (ari/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Lepas Jemaah Haji Kloter 11 Asal HSU, Supian HK : Jaga Nama Baik Banua

BANJARBARU- Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H Supian HK melepas keberangkatan Jemaah Haji Kloter 11 asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Jum'at (8/5/2026).

Kloter 11 dengan nomor penerbangan GIA 8111 dijadwalkan berangkat menuju Jeddah pada Sabtu (9/5/2026) pukul 02.15 WITA. Seluruh jemaah dalam kloter tersebut berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Sebagai putra daerah HSU, H Supian HK mengaku bangga dapat melepas langsung keberangkatan para jemaah dari kampung halamannya.

"Alhamdulillah, hari ini saya bisa melepas langsung dangsanak-dangsanak dari Hulu Sungai Utara. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi ulun pribadi. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan niatkan ibadah dengan ikhlas,” ujarnya.

H Supian HK juga berpesan agar para jemaah menjaga sikap dan nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Pian-pian ini adalah duta Banua, khususnya duta Hulu Sungai Utara. Tunjukkan akhlak yang baik, saling membantu sesama jemaah, dan patuhi seluruh arahan petugas. InsyaAllah menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Kalsel dalam mendukung peningkatan pelayanan haji bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

"Pemerintah daerah bersama Kementerian Agama sudah menyiapkan pelayanan bagi jemaah. Kami di DPRD akan terus mengawal agar proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah berjalan lancar dan aman,” tegasnya.

Berdasarkan data Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Gelombang II keberangkatan haji tujuan Jeddah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi akan memberangkatkan lima kloter. Setelah Kloter 10 asal Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, Kloter 11 asal HSU menjadi rombongan berikutnya yang masuk asrama haji.

Supian HK turut meminta doa dari para jemaah untuk kemajuan dan keberkahan daerah.

"Ulun titip doa untuk Banua kita. Mudah-mudahan Hulu Sungai Utara dan Kalimantan Selatan selalu aman, damai, dan penuh berkah. Semoga seluruh jemaah sehat wal afiat hingga kembali ke Tanah Air,” pungkasnya. (sar/ali/jp). 

Bupati Mura Suntik Semangat Kontingen FBIM 2026, Tekankan Tampil Maksimal dan Junjung Sportivitas

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus memberikan semangat dan arahan kepada kontingen Kabupaten Murung Raya yang akan berlaga pada Festival Budaya Isen Mulang 2026. 

Arahan tersebut disampaikan saat meninjau langsung persiapan peserta Jagau-Nyai dan Tim Parade Tari Kreasi Daerah di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Ketua TP-PKK Murung Raya, Warnita Heriyus. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan moril bagi para peserta yang akan mewakili daerah pada ajang budaya tahunan tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.

Heriyus menekankan pentingnya tampil maksimal dengan semangat juang tinggi serta tetap menjunjung sportivitas selama mengikuti perlombaan.

"Keikutsertaan kontingen ini bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga membawa nama baik dan mengharumkan Kabupaten Murung Raya,” ujar Heriyus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kontingen, mulai dari seniman, atlet tradisional, pelatih, pendamping, tim kreatif hingga para pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Murung Raya, Jayadie Y. Dadi, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, Bupati dan Ketua TP-PKK Murung Raya terhadap persiapan kontingen FBIM 2026.

Menurut Jayadie, kegiatan tersebut bertujuan untuk memantapkan kesiapan mental dan penampilan para peserta sebelum tampil di ajang pemilihan Jagau-Nyai serta Parade Tari Kreasi Daerah.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan dan uji panggung bagi putra-putri Murung Raya sebelum tampil di FBIM 2026,” pungkasnya. (dsk/maya/jp). 

Bupati Mura Sambut Kajari Baru di Bandara Dirung Lingkin, Tegaskan Penguatan Sinergi Forkopimda

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya yang baru, Herman Kondo Siriwa, di Bandara Dirung Lingkin, Jum'at (8/5/2026). 

Penyambutan turut dihadiri Ketua TP-PKK Murung Raya Warnita Heriyus, Penjabat Sekda Murung Raya Sarwo Mintarjo, sejumlah kepala perangkat daerah, Camat Tanah Siang Selatan, serta jajaran Forkopimda.

Kedatangan Kajari baru beserta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Murung Raya, Herna Herman, disambut dengan prosesi adat Dayak dan tradisi potong hompong sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

Bupati Heriyus menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus menegaskan harapan agar kehadiran pimpinan Kejaksaan Negeri yang baru dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan institusi penegak hukum.

"Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujar Heriyus.

Sementara itu, Kajari Murung Raya, Herman Kondo Siriwa, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Daerah dan jajaran Forkopimda. 

Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional serta mendukung program pembangunan daerah.

"Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Murung Raya,” ungkapnya.

Penyambutan ini menjadi penanda awal penguatan koordinasi antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah. (dsk/maya/jp). 

Gubernur Kalsel Rombak 168 Pejabat, Tekankan Integritas dan Evaluasi Kinerja Tiap Enam Bulan

BANJARMASIN- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin kembali melakukan perombakan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Sebanyak 168 pejabat struktural dan fungsional dilantik dan diambil sumpahnya di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jum'at (8/5/2026).

Selain pelantikan pejabat pemerintahan, Gubernur juga melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalsel periode 2026–2031.

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin, tim ahli gubernur, para asisten, staf ahli, serta kepala SOPD lingkup Pemprov Kalsel.

Perombakan jabatan mencakup pengisian sejumlah posisi strategis, termasuk penempatan tenaga fungsional untuk memperkuat administrasi tata usaha sekolah di seluruh Kalimantan Selatan.

Dua pejabat Eselon II yang dilantik yakni Nasrullah sebagai Kepala Biro Organisasi dan Munazir Hadrani sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Sementara Rusdi Hartono dikukuhkan kembali sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya, Gubernur H Muhidin, menegaskan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan.

"Saya meminta seluruh pejabat yang dilantik tetap menjaga integritas dan loyalitas kepada pimpinan daerah, mulai dari gubernur, wakil gubernur, hingga sekretaris daerah,” ujar Muhidin.

Ia mengakui setiap mutasi, promosi, maupun rotasi jabatan kerap menimbulkan beragam respons. Namun, ia meminta seluruh pejabat menerima keputusan tersebut secara profesional dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

H Muhidin juga menegaskan, seluruh pejabat akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan, meski aturan umum rotasi jabatan dilakukan setelah dua tahun masa kerja.

"Saya meminta Sekda dan kepala SOPD memberikan penilaian kinerja secara objektif. Jika dalam enam bulan pekerjaan dinilai tidak maksimal, maka pejabat tersebut dapat dievaluasi atau ditempatkan kembali pada posisi yang lebih tepat,” katanya.

Menurut H Muhidin, evaluasi berkala diperlukan untuk memastikan efektivitas birokrasi dan percepatan pelayanan publik di lingkungan Pemprov Kalsel.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan keluarga, termasuk peran istri pejabat, dalam mendukung tugas pemerintahan dan program pembangunan daerah.

"Sinergi antara pejabat dan organisasi pendamping diharapkan berjalan selaras demi kelancaran pembangunan di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, kepada pimpinan Baznas Kalsel yang baru dilantik, Muhidin meminta pengelolaan dana zakat masyarakat dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai syariat Islam.

Baznas Provinsi Kalsel periode 2026–2031 dipimpin Ilham S.ThI bersama empat anggota lainnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Noryadi, menjelaskan bahwa dari total pejabat yang dilantik, terdiri atas dua pejabat Eselon II yang dilantik dan satu pejabat dikukuhkan, 39 pejabat administrator (Eselon III), 126 pejabat pengawas (Eselon IV), serta 25 pejabat fungsional dari berbagai jenjang.

Menurut Noryadi, evaluasi enam bulanan dilakukan untuk mengukur capaian kinerja dan objektivitas penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

"Jika kinerjanya sangat baik, rotasi bisa dilakukan lebih cepat meski belum dua tahun menjabat. Sebaliknya, jika kurang maksimal akan dilakukan evaluasi,” ujarnya.

Saat ini, masih terdapat tiga posisi pejabat Eselon II yang kosong, yakni di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Staf Ahli Gubernur, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Pengisian jabatan tersebut masih menunggu arahan gubernur. (sal/ali/jp). 

Gubernur Muhidin Buka Kejurnas Banua Rally 2026, Kalsel Bidik Event Otomotif Internasional

BANJARBARU- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin resmi membuka Banua Rally 2026 yang menjadi seri pembuka Putaran 1 dan 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally Indonesia di kawasan Food Village Citra Mitra City, Palam, Banjarbaru, Jum'at (8/5/2026) sore.

Sebanyak 45 pereli nasional ambil bagian dalam ajang tersebut dengan menaklukkan lintasan sepanjang lebih dari 400 kilometer yang membentang dari Martadah hingga Pelaihari.

Banua Rally 2026 menghadirkan lintasan kombinasi gravel dan aspal khas Kalimantan Selatan yang dikenal cepat dan menantang. Sejumlah mobil reli berspesifikasi internasional seperti Toyota GR Yaris, Skoda RS, dan Hyundai i20 N turut tampil dalam kompetisi tersebut.

Pembukaan Kejurnas Rally Indonesia itu dihadiri Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto, Wakil Ketua IMI Ananda Mikola, Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman selaku Ketua Penyelenggara Banua Rally, serta unsur Forkopimda Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya Gubernur H Muhidin, mengatakan ajang rally tidak hanya menjadi kompetisi olahraga otomotif, tetapi juga sarana promosi daerah di tingkat nasional hingga internasional.

"Kami berharap para pembalap dapat mengharumkan nama daerah sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan,” ujar Muhidin.

Ia optimistis Banua Rally dapat membuka peluang Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah event otomotif berskala lebih besar pada masa mendatang.

"Jika kegiatan ini sukses, insya Allah ke depan dapat kembali dilaksanakan dengan skala yang lebih besar, bahkan hingga tingkat internasional,” katanya.

H Muhidin juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keselamatan selama perlombaan berlangsung dengan tidak memasuki area lintasan rally.

"Jangan melintasi area lintasan karena hal tersebut sangat membahayakan diri sendiri maupun para pembalap,” tegasnya.

Selain menjadi ajang persaingan pereli nasional, Banua Rally 2026 juga menjadi kesempatan bagi pembalap lokal Kalimantan Selatan untuk tampil dan bersaing di level nasional.

Penyelenggaraan Kejurnas Rally tersebut diharapkan memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi, dan promosi daerah, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai destinasi sport tourism nasional. (mr/ali/jp). 

Wabup Kapuas Apresiasi Kinerja DPRD pada Paripurna Penutupan Masa Sidang I 2026

KUALA KAPUAS- Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menghadiri Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 DPRD Kabupaten Kapuas di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kapuas, Jum'at (8/5/2026) pagi.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah, didampingi Wakil Ketua II DPRD Berinto. Agenda paripurna mencakup penyampaian laporan kegiatan legislatif sekaligus penutupan Masa Persidangan I dan pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, jajaran sekretariat daerah, serta kepala organisasiperangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara legislatif dan eksekutif selama masa sidang pertama. Menurutnya, dukungan DPRD berperan penting dalam kelancaran pelaksanaan program pembangunan daerah.

"Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Kapuas atas pelaksanaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 yang berjalan lancar,” ujar Dodo saat membacakan sambutan Bupati Kapuas.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan DPRD pada masa persidangan berikutnya agar setiap kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas, Berinto, memaparkan laporan kinerja alat kelengkapan dewan selama Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026.

Menurut Berinto, laporan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban DPRD kepada masyarakat atas pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

"Laporan ini merupakan wujud pertanggungjawaban kami kepada publik mengenai apa yang telah dikerjakan oleh pimpinan, komisi, badan, hingga fraksi-fraksi pendukung dewan,” tegasnya.

Di akhir rapat, Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah secara resmi menutup Masa Persidangan I dan membuka Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026. Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga sinergi demi mendukung kemajuan daerah.

"Mari kita tingkatkan terus kerja sama dan saling menghormati yang telah terjalin selama ini demi kemajuan daerah menuju Kabupaten Kapuas yang lebih bermartabat dan bersinar,” kata Ardiansah.

Rapat paripurna berlangsung tertib dan menjadi penanda kesiapan DPRD bersama pemerintah daerah untuk melanjutkan agenda kerja serta mengawal aspirasi masyarakat pada masa sidang berikutnya. (fah/hru/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Hadiri Pembukaan Kejurnas Banua Rally 2026, Dorong Kemajuan Otomotif dan Pariwisata Daerah

BANJARBARU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK menghadiri pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Banua Rally 2026 Putaran 1 dan 2 di Food Village Citra Mitra City, Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Jum'at (8/5/2026).

Kejurnas Banua Rally 2026 menjadi ajang balap reli tingkat nasional yang mempertemukan para pereli dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi bagian penting kalender olahraga otomotif nasional, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong promosi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan itu, H Supian HK mengapresiasi panitia pelaksana atas terselenggaranya event otomotif berskala nasional di Banua. Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki potensi lintasan dan kondisi alam yang mendukung perkembangan olahraga otomotif.

"Event seperti ini harus terus didukung agar olahraga otomotif di Kalsel semakin berkembang dan mampu melahirkan pereli-pereli berprestasi,” ujarnya.

DPRD Kalimantan Selatan, lanjut Supian HK, berkomitmen mendukung pengembangan olahraga otomotif, baik melalui dukungan regulasi maupun penyediaan fasilitas penunjang.

"Kami ingin Kalsel menjadi salah satu daerah yang berperan penting dalam kemajuan olahraga otomotif Indonesia. Event ini juga memberi ruang positif bagi generasi muda untuk berprestasi,” katanya.

Ketua Umum Kejurnas Banua Rally 2026, H Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan putaran pertama dan kedua Kejurnas diikuti 45 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. 

Ia berharap, Banua Rally dapat menjadi agenda tahunan yang semakin memperkuat posisi Kalimantan Selatan dalam dunia otomotif nasional.

Pembukaan Kejurnas Banua Rally 2026 turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan, komunitas otomotif, dan masyarakat pecinta reli. Acara berlangsung meriah dengan pengibaran bendera start oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, didampingi unsur Forkopimda lainnya. (sar/ali/jp). 

Pemkab Barito Utara Sambut Kajari Baru, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara yang baru, R. Firmansyah, S.H., bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Ny. Faradilla Firmansyah di Kantor Kejaksaan Negeri Barito Utara, Jum'at (8/5/2026).

Penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kehadiran Kepala Kejaksaan Negeri yang baru diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan Kejaksaan Negeri Barito Utara, terutama dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, penegakan hukum, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin melalui Sekda Muhlis, menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada R. Firmansyah beserta keluarga.

"Kami percaya masyarakat Barito Utara akan memberikan dukungan penuh kepada Bapak dan keluarga. Semoga pengabdian yang dijalankan dengan semangat kebersamaan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar Muhlis.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara, R. Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan seluruh jajaran.

"Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami mohon diterima sebagai bagian dari masyarakat Barito Utara dan berkomitmen membangun sinergi bersama pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan daerah,” katanya.

R. Firmansyah juga mengajak seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Barito Utara menjaga soliditas internal, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memberikan pelayanan hukum yang profesional kepada masyarakat guna mendukung terwujudnya Barito Utara yang maju dan sejahtera. (dsk/emca/jp).

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Razia Blok Hunian, Tegaskan Komitmen Zero Halinar

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggelar apel ikrar dan razia gabungan di blok hunian warga binaan, Jum'at (8/5/2026), sebagai upaya memperkuat pengawasan serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Halinar (handphone ilegal, narkoba, dan penipuan).

Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan media sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Usai apel ikrar, petugas gabungan melakukan penggeledahan menyeluruh di kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). 

Pemeriksaan dilakukan secara humanis dan profesional guna memastikan tidak ada barang terlarang di dalam blok hunian.

Selain razia, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urine bagi petugas dan WBP serta penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika sebagai langkah pencegahan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba di dalam rutan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, seperti sendok logam, alat cukur, botol kaca, kaleng bekas, kabel rakitan, korek api gas, kartu domino, dan barang pecah belah lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan razia gabungan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam pemberantasan Halinar di lingkungan pemasyarakatan.

"Pelaksanaan apel ikrar dan razia gabungan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi wujud komitmen kami menciptakan lingkungan rutan yang bersih dari Halinar. Kami terus meningkatkan pengawasan, memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum, serta memastikan layanan berjalan profesional dan berintegritas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengedepankan langkah preventif dan deteksi dini guna meminimalisasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Seluruh barang hasil temuan selanjutnya akan diinventarisasi dan dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Rutan Tamiang Layang juga berkomitmen memperketat pengawasan, terutama di pintu masuk, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Zero Halinar.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Tamiang Layang berharap tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif sehingga mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal. (zi/jp). 

Muscab HIPMI Bartim 2026 Digelar, Pemkab Dorong Pengusaha Muda Perkuat Investasi dan UMKM

TAMIANG LAYANG- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Barito Timur menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan Barito Timur, Jum'at (8/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Barito Timur, M. Yamin, yang diwakili Asisten II Setda Barito Timur, Amrullah. Acara turut dihadiri jajaran BPD HIPMI Kalimantan Tengah, pengurus caretaker dan panitia Muscab, senior HIPMI, unsur Forkopimda, tamu undangan, serta peserta Muscab.

Dalam sambutan tertulis Bupati M. Yamin yang dibacakan Amrullah, menegaskan pentingnya peran HIPMI sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi di Kabupaten Barito Timur.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pengurus HIPMI, dan seluruh peserta yang telah menyukseskan pelaksanaan Muscab.

Menurutnya, Muscab tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum penting untuk melahirkan kepemimpinan baru, gagasan baru, dan semangat baru dalam memajukan dunia usaha di daerah.

"HIPMI memiliki peran strategis dalam mencetak pengusaha muda yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujar Amrullah. 

Pemerintah Kabupaten Barito Timur, lanjutnya, mendukung keberadaan HIPMI sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan investasi dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Karena itu, kepengurusan HIPMI yang terpilih nantinya diharapkan mampu menghadirkan program kerja yang aktif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, Amrullah mengajak seluruh anggota HIPMI menjaga kekompakan dan persaudaraan selama pelaksanaan Muscab berlangsung.

Ia menekankan pentingnya menjadikan forum tersebut sebagai ajang demokrasi organisasi yang sehat dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan pembangunan daerah. (zi/jp). 

Satreskrim Polres Seruyan Awasi Distribusi BBM Subsidi, Pastikan Tepat Sasaran dan Cegah Penyimpangan

KUALA PEMBUANG- Satreskrim Polres Seruyan melakukan pemantauan dan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Seruyan, Jum'at (8/5/2026), guna memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi berjalan tertib dan tepat sasaran.

Kegiatan tersebut menyasar dua SPBU, yakni SPBU 65.742.001 Buih Seruyan di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Seruyan Hilir, serta SPBU 66.742.01 di Jalan Jenderal Sudirman Km 104, Kecamatan Selunuk.

Kasat Reskrim Polres Seruyan, AKP Muhammad Affandi, S.H., M.M., mengatakan pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM subsidi sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

"Pengawasan ini bertujuan memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan diterima oleh masyarakat yang berhak. Penggunaan QR Code MyPertamina menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga transparansi distribusi,” ujarnya.

Dalam pengecekan tersebut, personel Satreskrim turut memberikan imbauan kepada pengendara agar menggunakan kode QR sesuai nomor polisi kendaraan yang telah terdaftar di aplikasi MyPertamina saat melakukan pengisian BBM.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok BBM jenis Pertalite dan Pertamax di kedua SPBU terpantau masih mencukupi, dengan ketersediaan rata-rata berkisar 6.000 hingga 8.000 liter. Sementara untuk BBM jenis Bio Solar, pihak SPBU telah melakukan pemesanan kepada Pertamina dan saat ini masih menunggu distribusi pasokan.

Untuk menjaga pemerataan distribusi, pengelola SPBU juga menerapkan pembatasan pembelian maksimal 50 liter atau senilai Rp500 ribu per kendaraan.

Meski aktivitas pengisian BBM terpantau cukup ramai, antrean kendaraan tetap berjalan tertib dan lancar. Berdasarkan koordinasi dengan pengelola SPBU, stok BBM yang tersedia diperkirakan masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga hari ke depan.

AKP Muhammad Affandi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna mencegah penimbunan maupun praktik penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah hukum Polres Seruyan.

"Secara umum situasi masih aman dan kondusif. Kami akan terus melakukan monitoring agar distribusi BBM berjalan lancar dan masyarakat merasa nyaman dalam memperoleh kebutuhan energi,” katanya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Seruyan dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait pengawasan distribusi energi bersubsidi sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Seruyan. (gan/jp). 

Satlantas Polres Seruyan Utamakan Edukasi Humanis, Tegur Pengendara demi Tingkatkan Keselamatan

KUALA PEMBUANG- Satlantas Polres Seruyan mengedepankan pendekatan humanis dalam meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di Kota Kuala Pembuang, Jum'at (8/5/2026) pagi. Melalui kegiatan teguran simpatik, petugas memberikan edukasi langsung kepada pengendara yang masih mengabaikan kelengkapan berkendara.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis dan menyasar pelanggaran kasat mata, seperti tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), tidak memasang spion, hingga kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Kasat Lantas Polres Seruyan, Iptu Subronto, S.H., M.A.P., mengatakan pendekatan persuasif dipilih agar masyarakat lebih memahami pentingnya keselamatan saat berkendara, bukan sekadar takut terhadap sanksi tilang.

"Tujuan utama kami bukan semata-mata penindakan hukum, tetapi membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kelengkapan berkendara seperti helm dan spion sangat penting untuk melindungi pengendara,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas mengedepankan komunikasi dua arah dengan pengendara. Petugas memberikan imbauan secara santun dan mengajak masyarakat lebih disiplin dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Adapun fokus utama kegiatan meliputi peningkatan disiplin berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu dan penggunaan sabuk pengaman, pengecekan kelengkapan kendaraan, penumbuhan kesadaran pribadi saat berkendara, serta pengawasan di titik rawan pelanggaran dan kecelakaan.

Selain melalui teguran langsung di lapangan, Satlantas Polres Seruyan juga akan memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui pembagian leaflet, pemasangan spanduk, dan konten informatif di media sosial resmi.

Langkah humanis yang dilakukan Satlantas Polres Seruyan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang berharap budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat di Kabupaten Seruyan. (gan/jp). 

Pegawai Bank Kalteng Divonis 9 Tahun Penjara dalam Kasus Penggelapan Rp16,47 Miliar

PALANGKA RAYA- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara kepada terdakwa Riky dalam kasus penggelapan dana PT BPD Kalteng, Kamis (7/5/2026).

Selain pidana penjara, majelis hakim juga menghukum terdakwa membayar denda sebesar Rp5 miliar. Jika denda tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 410 hari.

"Majelis hakim menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara dan denda Rp5 miliar subsider 410 hari kurungan apabila denda tidak dibayar,” kata penasihat hukum terdakwa, Yohana, saat dikonfirmasi, Jum'at (8/5/2026).

Vonis tersebut lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman 12 tahun penjara.

Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim R Heddy Bellyandi dalam sidang di Pengadilan Negeri Palangka Raya. 

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja membuat atau menyebabkan adanya pencatatan palsu dalam pembukuan, laporan kegiatan usaha, dokumen, dan laporan transaksi rekening bank.

Majelis hakim juga menyatakan pidana denda wajib dibayar paling lambat satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Apabila tidak dibayar, harta kekayaan terdakwa dapat disita dan dilelang untuk menutupi denda tersebut. Jika nilai harta tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana kurungan selama 410 hari.

Menurut Yohana, terdakwa menerima putusan tersebut setelah berdiskusi dengan tim penasihat hukum usai persidangan. Sementara itu, jaksa penuntut umum masih menyatakan pikir-pikir.

Kasus ini bermula dari temuan transaksi mencurigakan pada rekening milik terdakwa yang saat itu bekerja sebagai Asisten Card Center pada Divisi Operasional dan Layanan PT BPD Kalteng pada periode November 2023 hingga Agustus 2024.

Dalam persidangan sebelumnya, jaksa mengungkap terdakwa diduga melakukan 205 transaksi dengan total nilai mencapai Rp16,47 miliar. Dana tersebut diduga dipindahkan dari sejumlah rekening internal bank ke rekening pribadi terdakwa dan digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti membeli barang elektronik, emas, tanah, hingga membangun rumah. (emca/jp). 

PAM Bandarmasih Ganti 2.000 Meter Air Pelanggan di Boster S Parman, Tingkatkan Akurasi Pencatatan

BANJARMASIN- PAM Bandarmasih melakukan penggantian ribuan meter air pelanggan di wilayah layanan Boster S Parman sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan akurasi pencatatan pemakaian air.

Total sekitar 2.000 unit meter air yang telah berusia lebih dari lima tahun diganti secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pembacaan meter tetap akurat serta mencegah potensi kesalahan yang dapat merugikan pelanggan maupun perusahaan.

Supervisor Meter Air PAM Bandarmasih, Rasyidah, menjelaskan bahwa penggantian dilakukan terhadap meter yang sudah tidak optimal, termasuk yang mengalami gangguan fungsi.

"Sehingga meter air yang sudah lama itu kita ganti agar tidak merugikan kedua belah pihak, baik pelanggan maupun PAM Bandarmasih, karena adanya kesalahan pembacaan meter air,” ujarnya, Jum'at (8/5/2026). 

Ia menambahkan, sebagian penggantian juga merupakan meter yang sebelumnya tertunda karena kondisi rumah pelanggan kosong atau adanya penolakan saat pergantian dilakukan.

"Pergantian ini tetap dilakukan meski tidak ada permintaan dari pelanggan, karena ini bagian dari program PAM Bandarmasih untuk menjaga kualitas pelayanan,” jelasnya.

Rasyidah juga menegaskan, bahwa proses penggantian meter tidak dipungut biaya alias gratis, selama posisi instalasi meter memenuhi standar teknis.

Program penggantian ini dijadwalkan berlangsung selama sekitar 10 bulan, dimulai sejak Februari. Hingga April, tercatat sebanyak 535 unit meter telah berhasil diganti.

"Sisanya akan kami lakukan secara bertahap hingga seluruh target selesai,” katanya.

Dengan adanya meter baru, PAM Bandarmasih berharap akurasi pencatatan pemakaian air pelanggan semakin meningkat, sehingga layanan kepada masyarakat menjadi lebih transparan dan optimal.

"Data pemakaian air diharapkan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” pungkasnya. (apr/hru/jp). 

Gratis, Dukcapil Bartim Hadirkan Layanan Jemput Bola Perekaman KTP-el bagi Kelompok Rentan

TAMIANG LAYANG- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Barito Timur menghadirkan layanan jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, warga sakit, hingga masyarakat terdampak bencana. Layanan tersebut dilakukan langsung di lokasi warga, baik di rumah maupun fasilitas kesehatan, tanpa dipungut biaya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Dukcapil Barito Timur, M. Mursalin melalui Kepala Bidang Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), Hajar Gunawan, mengatakan program jemput bola ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat tetap mendapatkan hak administrasi kependudukan secara mudah dan merata. Menurutnya, kelompok rentan sering mengalami kendala mobilitas sehingga membutuhkan pelayanan yang lebih dekat dan cepat.

"Petugas kami siap datang langsung ke rumah warga, rumah sakit, maupun lokasi tertentu untuk melakukan perekaman KTP-el. Semua layanan ini diberikan secara gratis,” ujar Hajar Gunawan, Jum'at (8/5/2026). 

Ia menjelaskan, layanan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang administrasi kependudukan. 

Selain mempermudah masyarakat, langkah ini juga diharapkan dapat mempercepat kepemilikan dokumen kependudukan bagi warga yang belum sempat melakukan perekaman.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat atau pihak keluarga dapat mengajukan permohonan layanan jemput bola kepada Dukcapil Barito Timur dengan melampirkan informasi kondisi warga yang membutuhkan pelayanan. Setelah menerima laporan, petugas akan menjadwalkan kunjungan untuk melakukan proses perekaman data secara langsung.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan tersebut apabila memiliki anggota keluarga yang masuk kategori rentan dan kesulitan datang ke kantor pelayanan. 

Ia berharap, melalui program ini, seluruh warga dapat memperoleh akses administrasi kependudukan secara adil, cepat, dan tanpa hambatan. (zi/jp).

Kamis, 07 Mei 2026

Perkuat Tebing Sungai Hulu, Mahasiswa KKN UIN Antasari dan DLH HST Tanam 1.300 Pohon di Desa Kindingan

BARABAI- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap II UIN Antasari Banjarmasin bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan warga Desa Kindingan menanam 1.300 bibit pohon di sepanjang bantaran sungai Desa Kindingan, Kecamatan Hantakan, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana sekaligus pelestarian lingkungan di kawasan hulu sungai yang dinilai rawan abrasi dan longsor tebing.

Kepala Bidang P2KL DLH HST, Muhammad Erwandi, mengatakan penanaman pohon di wilayah hulu menjadi langkah penting untuk menjaga kestabilan ekosistem dan memperkuat bantaran sungai.

"Penanaman ini penting untuk memperkuat tebing sungai dari kawasan hulu. Kami menyiapkan pohon penahan dan pohon produktif yang ditanam secara selang-seling, seperti rambai, kopi, pete, dan kasturi, sehingga memberikan manfaat lingkungan sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan Mahasiswa KKN UIN Antasari Desa Kindingan Tahap II, Lutfi Arif Jailani, menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan di lokasi pengabdian.

"Kami melihat penguatan tebing sungai menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Desa Kindingan. Kolaborasi mahasiswa, DLH, dan warga melalui penanaman 1.300 pohon ini diharapkan mampu mengurangi risiko abrasi serta mendukung penghijauan kawasan hulu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kindingan, Iwan Kurniawan, mengapresiasi kolaborasi lintas pihak dalam kegiatan penghijauan tersebut. Pemerintah desa, kata dia, siap mendukung keberlanjutan program dengan menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam.

"Kami berterima kasih kepada mahasiswa dan DLH atas kepeduliannya terhadap lingkungan desa. Pemerintah desa berkomitmen merawat pohon-pohon ini agar tumbuh baik dan dapat memperkuat tebing sungai,” ucapnya.

Penanaman dilakukan secara gotong royong di sejumlah titik rawan di sepanjang bantaran sungai dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. (zi/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes