BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Kamis, 12 Februari 2026

Tutup Konsultasi Publik RKPD 2027, Wabup Barito Utara Tekankan Pembangunan Berbasis Data dan Percepatan RDTR

MUARA TEWEH- Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan menutup Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Kamis (12/2/2026). 

Dalam arahannya, Felix menegaskan pentingnya pembangunan daerah berbasis data yang akurat dan terukur.

Menurutnya, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan, mulai dari data kependudukan hingga distribusi hibah dan bantuan sosial.

"Pembangunan tidak bisa berdasarkan asumsi atau ‘katanya’. Semua harus berbasis angka dan data yang jelas. Data BPS adalah acuan kita,” tegasnya.

Selain menekankan pentingnya validitas data, Wakil Bupati juga menyoroti urgensi penyusunan dan percepatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. RDTR dinilai menjadi kunci dalam memberikan kepastian investasi dan arah pengembangan wilayah.

Ia juga menginstruksikan organisasi perangkat daerah teknis untuk segera merampungkan Detail Engineering Design (DED) pada setiap proyek infrastruktur. Menurutnya, perencanaan teknis yang matang akan memastikan pembangunan jembatan, jalan, dan fasilitas publik lainnya tepat sasaran serta berdampak langsung pada peningkatan mobilitas dan perekonomian desa.

"Setiap proyek harus dirancang detail sejak awal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir arahannya Wakil Bupati meminta Sekretariat Daerah memperkuat sinkronisasi dengan kementerian terkait untuk mendukung pelaksanaan proyek strategis daerah. Ia juga menginstruksikan camat dan lurah agar melibatkan lembaga adat dan tokoh masyarakat dalam proses pembangunan.

Ia menegaskan, keberhasilan Program GASPOL 11.12 harus terukur dan dibuktikan melalui dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Forum Konsultasi Publik RKPD ini menjadi bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah untuk menyelaraskan program prioritas pemerintah dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan pembangunan nasional. (dsk/emca/jp). 

Bupati Barito Utara Buka Konsultasi Publik RKPD 2027, Tekankan Sinkronisasi Visi dan Peningkatan Kualitas ASN

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menutup secara resmi Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2027, Kamis (12/2/2026). 

Forum ini menjadi tahapan strategis dalam penyusunan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah tahun 2027.

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin, menegaskan bahwa seluruh rencana pembangunan harus selaras dengan visi dan misi kepala daerah serta program prioritas dan unggulan yang telah ditetapkan. Menurutnya, konsistensi perencanaan menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

"Semua rencana pembangunan harus sejalan dengan visi, misi, dan program prioritas yang telah kita sepakati bersama,” tegasnya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya aparatur sipil negara (ASN), dalam mendukung keberhasilan program pembangunan. Ia menyatakan bahwa kualitas pelaksana program sangat menentukan capaian hasil pembangunan.

"Sehebat apa pun program yang dirancang, jika tidak didukung oleh ASN yang profesional dan berkualitas, maka hasilnya tidak akan maksimal. Karena itu, peningkatan kinerja ASN terus menjadi perhatian,” ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan, bahwa evaluasi 100 hari kerja yang telah dilakukan menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan dan percepatan program ke depan. Hasil evaluasi tersebut, lanjutnya, menjadi bahan penguatan pada sektor-sektor yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

Melalui forum konsultasi publik ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap tercipta perencanaan pembangunan yang terintegrasi dari tingkat desa hingga ibu kota kabupaten, serta berjalan secara terprogram, sinkron, dan akuntabel.

Forum ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Barito Utara yang lebih maju dan sejahtera. (dsk/emca/jp). 

Bupati Bartim Teken Berita Acara Verifikasi IPPR dan RDTR di Kementerian ATR/BPN

JAKARTA- Bupati Barito Timur, M. Yamin menandatangani Berita Acara Verifikasi Penanganan Indikasi Pelanggaran Pemanfaatan Ruang (IPPR) dalam rangka implementasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Ampah di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Penandatanganan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam memperkuat pengendalian pemanfaatan ruang serta meningkatkan kualitas penataan ruang daerah secara berkelanjutan.

Bupati M. Yamin menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pembinaan dari Kementerian ATR/BPN dalam mendorong penguatan tata kelola pemanfaatan ruang di daerah. 

Menurutnya, RDTR memiliki peran strategis sebagai instrumen utama untuk mewujudkan pembangunan wilayah yang terarah, berkelanjutan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan dunia usaha.

"Keberadaan IPPR kami pahami sebagai instrumen pengendalian yang adaptif dalam merespons dinamika kebutuhan pembangunan, namun tetap menjunjung tinggi konsistensi terhadap struktur ruang, pola ruang, dan ketentuan peraturan zonasi yang telah ditetapkan,” ujar Yamin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus mendorong penanganan IPPR yang transparan, akuntabel, dan berbasis pada pertimbangan teknis yang komprehensif, termasuk aspek daya dukung lingkungan, kesiapan infrastruktur kawasan, serta keselarasan dengan arah pengembangan wilayah.

Lebih lanjut Yamin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan efektivitas implementasi RDTR, khususnya di Kawasan Perkotaan Ampah, agar pengendalian pemanfaatan ruang berjalan optimal sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif. (zi/jp). 

Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia, Diskominfo Banjarbaru Gelar Bimtek Visualisasi Data Statistik Sektoral

BANJARBARU- Dalam upaya meningkatkan kualitas penyajian dan pemanfaatan data statistik sektoral sebagai fondasi pembangunan daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjarbaru melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Visualisasi Data Statistik Sektoral, Kamis (12/2/2026), di Ruang Aula SINERGI Lantai 3 BAPPERIDA Kota Banjarbaru.

Kegiatan ini diikuti oleh 32 operator data dari seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Bimtek tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia serta memperkuat tata kelola data yang akurat, terstandar, dan terintegrasi.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam mengolah dan menyajikan data melalui visualisasi yang informatif, komunikatif, serta mudah dipahami. Data yang tersaji dengan baik diharapkan mampu mendukung proses perencanaan, monitoring, evaluasi, serta pengambilan kebijakan berbasis data.

Dalam sambutannya, Plt Kepala Diskominfo yang diwakili Sekretaris Diskominfo, Ahmad Syarief Nizami, menegaskan bahwa di era digital, data memiliki peran strategis dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan. Namun, data harus disajikan secara jelas, informatif, dan mudah dipahami agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Visualisasi data yang baik akan mempercepat pemahaman, meningkatkan kualitas analisis, serta mendorong lahirnya kebijakan publik yang berbasis data,” ujarnya.

Selain pemaparan mengenai visualisasi statistik sektoral, pada kesempatan tersebut, juga disosialisasikan mengenai sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan secara serentak pada bulan Mei hingga Juli 2026 oleh BPS kota banjarbaru.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola data demi mendukung pembangunan yang lebih terarah, transparan, dan berkelanjutan bagi masyarakat, serta mendukung penuh pelaksanaan sensus ekonomi 2026. (mc/jp). 

101 JCH Bartim Ikuti Manasik 1447 H, Kepala Kemenhaj Tekankan Pentingnya Kemandirian dan Kepatuhan Syariat

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 101 jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Barito Timur mengikuti bimbingan manasik haji tingkat kabupaten dan kecamatan musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dipusatkan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Barito Timur, Kamis (12/2/2026).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Barito Timur, H Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa bimbingan manasik merupakan tahapan krusial dalam persiapan ibadah haji.

"Bimbingan manasik sangat penting untuk memberikan pemahaman dan simulasi teknis kepada jemaah agar mampu melaksanakan ibadah haji secara mandiri, aman, tertib, dan sesuai syariat,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Menurut H Ahmad Fauzi, manasik tingkat kabupaten dilaksanakan satu kali, sedangkan manasik tingkat kecamatan digelar empat kali dan dipusatkan secara terintegrasi di Kecamatan Dusun Timur. Selain itu, manasik tingkat nasional telah dilaksanakan secara daring pada Rabu (11/2/2026).

Dari total 103 peserta, sebanyak 101 orang merupakan jemaah asal Kabupaten Barito Timur. Sedangkan dua orang dari Palangka Raya. 

Berdasarkan sebaran kecamatan, Dusun Timur tercatat paling banyak dengan 53 orang, disusul Dusun Tengah 36 orang, Pematang Karau 13 orang, Banua Lima lima orang, serta Patangkep Tutui dua orang.

Manasik tahun ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas layanan dan pembinaan jemaah, khususnya bagi kelompok rentan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah, H Hasan Basri, S.Ag., M.A. 

Turut hadir Ketua PW IPHI Provinsi Kalimantan Tengah H Ridwan Syahrani, Kepala Kantor Kementerian Agama Barito Timur H Ahmadi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Timur Therisea Novianti, perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI), jajaran Kemenhaj Barito Timur, serta tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan manasik mengacu pada Surat Keputusan Kepala Kantor Kemenhaj Barito Timur tentang Pengangkatan Panitia Manasik Haji Tahun 1447 H/2026 M. Pembiayaan kegiatan bersumber dari Biaya Operasional Haji (BIOPSI) Tahun 2026 serta dukungan pihak ketiga yang tidak mengikat, di antaranya BSI Cabang Tanjung dan Amitra Cabang Tanjung.

Melalui kegiatan ini, Fauzi berharap seluruh jemaah calon haji dapat mengikuti rangkaian pembinaan dengan serius, sehingga mampu menjalankan ibadah secara lancar dan meraih predikat haji mabrur. (zi/jp). 

Polsek Dusun Timur Perketat Sistem Keamanan, Pasang 8 CCTV di Mako dan Rutan

TAMIANG LAYANG- Kepolisian Sektor (Polsek) Dusun Timur, Polres Barito Timur memperketat sistem keamanan di Markas Komando (Mako), khususnya pada ruang tahanan (rutan) serta area sekitar kantor. 

Langkah tersebut dilakukan dengan pemasangan delapan unit kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan bahwa pemasangan CCTV bertujuan untuk meningkatkan pengawasan dan mencegah potensi gangguan keamanan, terutama di area rutan. 

Selain itu, keberadaan kamera pengawas juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Pemasangan CCTV ini tidak hanya untuk memperkuat sistem keamanan Mako, tetapi juga sebagai bentuk transparansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolsek IPDA Sulkhan kepada wartawan, Kamis (12/2/2026). 

Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Kapolri melalui program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), yang menekankan profesionalitas dan keterbukaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dengan sistem pengawasan yang lebih optimal, Polsek Dustim berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (zi/jp). 

Dukung Swasembada Pangan 2026, Kapolsek Pematang Karau Pimpin Penanaman Jagung Kuartal I di Desa Bambulung

TAMIANG LAYANG- Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polres Barito Timur. Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, bersama unsur pemerintah dan masyarakat melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal I dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026, Kamis (12/2/2026), di Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan milik warga binaan Polri, Sdr. Ego Taufan Hidayat, dengan luas sekitar 2 hektare. Penanaman dilakukan bersama BPP Kecamatan Pematang Karau, Pemerintah Desa Bambulung, Karang Taruna, para petani serta warga setempat.

Dalam kegiatan itu, ditanam sebanyak 10 bungkus benih jagung pakan kemasan 1 kilogram. Selain itu, Polri juga menyalurkan bantuan sosial berupa 10 kilogram benih jagung pakan merek TITAN 19, dua ret abu bakar, serta dua ret jangkos kelapa sawit sebagai bentuk dukungan nyata terhadap petani binaan.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.

"Penanaman jagung Kuartal I ini menjadi bukti bahwa Polri hadir dan siap mendukung setiap program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. Kami berharap melalui sinergi antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan masyarakat, hasil pertanian dapat meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, bahwa pendampingan terhadap petani binaan akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mendukung stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah hukum Polsek Pematang Karau. (zi/jp). 

Bupati Barito Utara Tegaskan Disiplin Jadi Kunci, Perkimtan Harus Menjadi Superteam Pembangunan

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menekankan pentingnya disiplin kerja di lingkungan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan). 

Hal itu disampaikannya saat bertemu langsung dengan jajaran pegawai dinas tersebut, Kamis (12/2/2026). 

"Jangan alergi dengan disiplin. Kelengkapan seragam dan kerapian adalah cermin kesiapan kita. Kalau diri sendiri saja tidak tertib, bagaimana bisa mengurus permukiman dan pertanahan rakyat," tegas Bupati.

Shalahuddin menekankan bahwa pembangunan di Barito Utara bukanlah tugas seorang “Superman”, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan oleh sebuah “Superteam”. 

Menurutnya, disiplin hadir dalam bentuk kedisiplinan waktu, ketertiban administrasi, kemampuan bekerja sama antarpegawai, dan semangat membangun daerah.

Bupati juga mengajak seluruh pegawai Perkimtan untuk menanamkan budaya kerja yang tangguh, tertib hukum, dan selalu siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Barito Utara.

"Mari kita tunjukkan bahwa Dinas Perkimtan adalah tim yang solid, disiplin, dan siap mengabdi untuk Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” pungkasnya. (dsk/emca/jp). 

Musrenbangcam Patangkep Tutui Hasilkan 50 Usulan Prioritas Pembangunan 2027

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Patangkep Tutui, Kamis (12/2/2026), merumuskan 50 usulan prioritas pembangunan untuk tahun 2027. 

Kegiatan digelar di Aula Kantor Kecamatan Patangkep Tutui dan menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Acara dibuka Staf Ahli Bupati, Osa Awatanu, mewakili Bupati M. Yamin. Hadir dalam forum tersebut kepala organisasi perangkat daerah, Forkopimcam, kepala desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Patangkep Tutui.

Camat Patangkep Tutui, Simon Stevin Oktavianus, menegaskan Musrenbangcam penting untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah. 

"Setiap desa mengajukan lima usulan prioritas, sehingga dari 10 desa terkumpul 50 usulan utama. Mayoritas usulan masih didominasi pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan untuk menunjang konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Musrenbangcam dipimpin Kepala Bappelitbangda Barito Timur, Franz Sila Utama. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diberikan kesempatan menanggapi usulan desa sekaligus memberikan masukan balik kepada peserta.

Melalui forum ini, pemerintah daerah berharap perencanaan pembangunan lebih tepat sasaran, partisipatif, dan sesuai kebutuhan riil masyarakat Kecamatan Patangkep Tutui. (zi/jp). 

Pemkot Banjarmasin Jalin Nota Kesepakatan dan PKS dengan Imigrasi untuk Perkuat Layanan Keimigrasian

BANJARMASIN- Pemerintah Kota Banjarmasin resmi menjalin sinergi dengan jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Selatan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama terkait penyelenggaraan layanan keimigrasian di Kota Banjarmasin.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (12/2/2026) siang ini, diawali dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Selatan tentang Sinergitas Penyelenggaraan Bidang Keimigrasian di Wilayah Pemerintah Kota Banjarmasin. 

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Selatan, Yan Wely Wiguna.

Selanjutnya, dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Banjarmasin tentang Pelaksanaan Penyelenggaraan Pelayanan Paspor di Kota Banjarmasin. 

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Banjarmasin, Ari Yani, bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Yogo Aria Prakoso Wardoyo.

Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, menyampaikan bahwa kerja sama ini memberikan dampak positif tidak hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi masyarakat luas. 

Ia mengapresiasi Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kalimantan Selatan beserta jajaran, serta Kantor Imigrasi Banjarmasin atas terjalinnya kolaborasi tersebut.

"Dampaknya tentu sangat positif, juga untuk masyarakat luas. Pemko mengapresiasi kepada Kepala Kantor Wilayah Kalsel dan Imigrasi Banjarmasin beserta seluruh jajaran. Ini merupakan langkah awal dari program nyata yang bermanfaat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang keimigrasian, termasuk pelayanan paspor yang lebih mudah dan terintegrasi bagi masyarakat Kota Banjarmasin.

Selain itu, Wali Kota juga menyinggung komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam penanganan isu strategis daerah, seperti pengurangan sampah dan penanganan sungai. 

Ia berharap kerja sama lintas sektor, termasuk dengan instansi vertikal, dapat diperluas dalam bentuk sosialisasi maupun program kolaboratif lainnya.

Dengan adanya nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama ini, diharapkan pelayanan keimigrasian di Kota Banjarmasin semakin optimal, efektif, serta mampu mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (prkm/ali/jp). 

Kepala Kemenhaj Bartim Apresiasi IPHI Kalteng atas Dukungan Penyelenggaraan Ibadah Haji

TAMIANG LAYANG- Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Barito Timur (Bartim), H Ahmad Fauzi, memberikan apresiasi kepada Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kalimantan Tengah atas peran aktifnya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji.

Hal itu disampaikan H Ahmad Fauzi dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan manasik haji tingkat kabupaten dan kecamatan tahun haji 1447 H/2026 M di Barito Timur, Kamis (12/2/2026) di aula PLHUT setempat. 

Menurut H Ahmad Fauzi, IPHI Kalteng rutin berkontribusi setiap tahun, baik melalui pendampingan maupun bantuan langsung kepada jemaah haji. 

"Kami sangat mengapresiasi langkah IPHI yang konsisten membantu kelancaran ibadah haji bagi masyarakat kita," ujarnya. 

Selain dukungan administratif, IPHI juga membantu secara finansial dan logistik bagi jemaah yang membutuhkan. 

"Bantuan tersebut cukup sangat berarti, terutama bagi jemaah lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi," jelas H Ahmad Fauzi. 

Manasik tahun ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas layanan dan pembinaan jemaah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah, H Hasan Basri, S.Ag., M.A. Turut hadir Ketua PW IPHI Provinsi Kalimantan Tengah, H Ridwan Syahrani, Kepala Kantor Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, Kepala Kantor Kementerian Agama Barito Timur, H Ahmadi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Timur, Therisea Novianti, perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI), jajaran Kemenhaj Barito Timur, serta tamu undangan lainnya. (zi/jp).

Kepala Kanwil Kemenhaj Kalteng Buka Manasik Haji Kabupaten dan Kecamatan di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Tengah, H Hasan Basri, membuka manasik haji tingkat kabupaten dan kecamatan di Barito Timur, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Barito Timur itu diikuti 101 jemaah haji (JCH) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Manasik tahun ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”.

Turut hadir Ketua PW IPHI Kalteng, H Ridwan Syahrani, Kepala Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, Kepala Kantor Kementerian Agama Barito Timur, H Ahmadi, Kabag Kesra Setda Barito Timur, Therisea Novianti, perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI), serta jajaran Kemenhaj setempat.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Tengah, H Hasan Basri, bahwa hari ini di Barito Timur melalui Kantor Kementerian Haji dan Umrah telah melaksanakan manasik haji tingkat kabupaten dan kecamatan. 

Ia menyampaikan beberapa hal penting. Di antaranya meminta para jemaah calon haji meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT serta bersungguh-sungguh mengikuti seluruh rangkaian manasik.

"Pertama, luruskan niat. Kemudian, dalami ilmu manasik yang diberikan hari ini dan beberapa hari ke depan. Setelah itu terus dipelajari, sehingga saat di Arab Saudi nanti seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar dan maksimal,” ujarnya kepada wartawan usai pembukaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan. Menurutnya, kesiapan kesehatan menjadi faktor penentu kelancaran ibadah haji.

"Jaga pola makan, istirahat yang cukup, dan persiapkan fisik sejak sekarang,” tegasnya.

Sejalan dengan tema haji tahun ini, Kakanwil juga menekankan agar para jemaah menanamkan sikap peduli, terutama kepada lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

"Tahun ini mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Karena itu, mulai sekarang tanamkan sikap siap menolong dan peduli kepada sesama jemaah,” katanya.

Ia berharap, nilai kepedulian tersebut tidak hanya diterapkan selama di Tanah Suci, tetapi juga terus tumbuh setelah kembali ke daerah.

"Bahkan setelah pulang haji, kepedulian itu harus terus meningkat. Dengan begitu, predikat haji mabrur tidak hanya menjadi harapan, tetapi tercermin dalam sikap dan perilaku sepanjang hayat,” tandasnya. (zi/jp). 

Kanwil Kemenhaj Kalteng Tekankan Niat dan Kepedulian pada Manasik Haji Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Tengah, H Hasan Basri, menekankan pentingnya meluruskan niat dan memperkuat kepedulian antarsesama.

Hal itu diungkapkan H Hasan Basri usai membuka manasik haji tingkat kabupaten dan kecamatan di Barito Timur, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Barito Timur itu diikuti 101 jemaah haji (JCH) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Manasik tahun ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”.

Turut hadir Ketua PW IPHI Kalteng, H Ridwan Syahrani, Kepala Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, Kepala Kantor Kementerian Agama Barito Timur, H Ahmadi, Kabag Kesra Setda Barito Timur, Therisea Novianti, perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI), serta jajaran Kemenhaj setempat.

H Hasan Basri meminta para jemaah calon haji meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT serta bersungguh-sungguh mengikuti seluruh rangkaian manasik.

"Pertama, luruskan niat. Kemudian, dalami ilmu manasik yang diberikan hari ini dan beberapa hari ke depan. Setelah itu terus dipelajari, sehingga saat di Arab Saudi nanti seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar dan maksimal,” ujarnya kepada wartawan usai pembukaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan. Menurutnya, kesiapan kesehatan menjadi faktor penentu kelancaran ibadah haji.

"Jaga pola makan, istirahat yang cukup, dan persiapkan fisik sejak sekarang,” tegasnya.

Sejalan dengan tema haji tahun ini, Kakanwil juga menekankan agar para jemaah menanamkan sikap peduli, terutama kepada lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

"Tahun ini mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Karena itu, mulai sekarang tanamkan sikap siap menolong dan peduli kepada sesama jemaah,” katanya.

Ia berharap, nilai kepedulian tersebut tidak hanya diterapkan selama di Tanah Suci, tetapi juga terus tumbuh setelah kembali ke daerah.

"Bahkan setelah pulang haji, kepedulian itu harus terus meningkat. Dengan begitu, predikat haji mabrur tidak hanya menjadi harapan, tetapi tercermin dalam sikap dan perilaku sepanjang hayat,” tandasnya. (zi/jp). 

Kemenhaj Bartim Gelar Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten dan Kecamatan Bagi JCH 1447 H

TAMIANG LAYANG- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, menggelar bimbingan manasik haji tingkat kabupaten dan kecamatan untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (12/2/2026). Kegiatan dipusatkan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Barito Timur dan diikuti 103 jemaah calon haji (JCH).

Manasik tahun ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas layanan dan pembinaan jemaah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah, H Hasan Basri, S.Ag., M.A. Turut hadir Ketua PW IPHI Provinsi Kalimantan Tengah, H Ridwan Syahrani, Kepala Kantor Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, Kepala Kantor Kementerian Agama Barito Timur, H Ahmadi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Timur, Therisea Novianti, perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI), jajaran Kemenhaj Barito Timur, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Kantor Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, menjelaskan manasik tingkat kabupaten dilaksanakan satu kali, sedangkan manasik tingkat kecamatan digelar empat kali dan dipusatkan secara terintegrasi di Kecamatan Dusun Timur. Selain itu, manasik tingkat nasional telah dilaksanakan secara daring pada Rabu (11/2/2026).

"Bimbingan manasik sangat krusial untuk memberikan pemahaman dan simulasi teknis kepada jemaah agar mampu melaksanakan ibadah haji secara mandiri, aman, dan sesuai syariat,” ujarnya.

Ia merinci, dari 103 peserta, sebanyak 101 orang merupakan jemaah asal Kabupaten Barito Timur dan dua orang berasal dari Kota Palangka Raya. Berdasarkan sebaran kecamatan, Dusun Timur tercatat paling banyak dengan 53 orang, disusul Dusun Tengah 36 orang, Pematang Karau 13 orang, Banua Lima lima orang, serta Patangkep Tutui dua orang.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menyediakan fasilitas khusus bagi jemaah lanjut usia dan pengguna kursi roda melalui ruang terintegrasi dengan jaringan siaran kegiatan, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian manasik secara optimal.

Pelaksanaan manasik mengacu pada Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Timur tentang Pengangkatan Panitia Manasik Haji Tahun 1447 H/2026 M. Pembiayaan kegiatan bersumber dari Biaya Operasional Haji (BIOPSI) Tahun 2026 serta dukungan pihak ketiga yang tidak mengikat, di antaranya BSI Cabang Tanjung dan Amitra Cabang Tanjung.

Melalui kegiatan ini, H Ahmad Fauzi berharap seluruh jemaah calon haji dapat melaksanakan ibadah dengan lancar dan meraih predikat haji mabrur. (zi/jp). 

Bupati Barito Utara Perkuat Sinergi P4GN hingga Desa, Gandeng BNN Provinsi Kalteng

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat komitmen dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) hingga ke tingkat desa. 

Hal tersebut ditegaskan Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, saat menerima kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah, di Muara Teweh, baru-baru ini.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati turut mengumpulkan para camat se-Barito Utara sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sinergi lintas sektor untuk memerangi narkoba.

"Perang melawan narkoba tidak boleh hanya dilakukan di perkotaan. Desa-desa harus menjadi benteng yang kuat dalam upaya pencegahan,” tegas H Shalahuddin.

Menurutnya, langkah pencegahan menjadi kunci utama dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Ia menekankan pentingnya edukasi dan pengawasan sejak dini agar anak-anak dan remaja tidak terjerumus pada penyalahgunaan zat terlarang.

"Lebih baik kita berlelah-lelah mengedukasi dan menjaga generasi muda sekarang daripada kehilangan satu generasi di masa depan. Kita ingin anak muda Barito Utara berprestasi dan gemilang, bukan terpuruk karena narkoba,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, tokoh masyarakat, hingga aparat desa, untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dari narkoba atau “Bersinar” (Bersih Narkoba).

Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama BNN Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen memperkuat koordinasi, sosialisasi, serta langkah preventif dan represif guna mewujudkan Barito Utara yang bebas dari narkoba. (dsk/emca/jp). 

Kapolsek Dusun Timur Pimpin Penanaman Jagung 1,8 Hektare, Dukung Swasembada Pangan 2026

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah bersama petani binaan melaksanakan kegiatan penanaman jagung Kuartal I dalam rangka mendukung program swasembada pangan tahun 2026, Kamis (12/2/2026) di Desa Sarapat, Kecamatan Dusun Timur. 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E., didampingi Kanit Binmas, dan Bhabinkamtibmas Desa Sarapat. Kegiatan dilaksanakan secara gotong royong di lahan milik warga binaan Polri, Tony, seluas 1,8 hektare.

Sebanyak delapan bungkus benih jagung pakan kemasan 1 kilogram ditanam pada kegiatan tersebut. 

Selain itu, Polri juga menyalurkan bantuan sosial berupa dua bungkus benih jagung pakan merek BISI 1B dan enam bungkus jagung hibrida merek TITAN 19 kepada petani binaan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.

"Kami siap mendukung dan mengawal program swasembada pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (zi/jp). 

Bupati Barito Timur Dorong MUI Perkuat Peran Strategis dan Dakwah Digital

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Timur masa khidmat 2025–2030 dapat memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam pembinaan mental, spiritual, dan literasi digital masyarakat.

Harapan itu disampaikan Bupati M. Yamin melalui Asisten II Setda Barito Timur, Amrullah, saat menghadiri acara ta’aruf dan pengukuhan Pengurus MUI Kabupaten Barito Timur di GPU Mantawara Tamiang Layang, Kamis (12/2/2026).

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum MUI Provinsi Kalimantan Tengah, Khairil Anwar, unsur forkopimda Barito Timur, jajaran pejabat setda, staf ahli bupati, kepala OPD, Ketua NU, Ketua MUI beserta pengurus MUI dan tamu undangan lainnya.

"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Pengurus MUI Kabupaten Barito Timur masa khidmat 2025–2030 yang baru saja dikukuhkan. Semoga momentum ini semakin memantapkan kiprah MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah,” kata Amrullah. 

Ia menegaskan, peran MUI sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia dan selaras dengan norma sosial, agama, kesusilaan, kesopanan, serta hukum yang berlaku.

Ia juga mengapresiasi berbagai kontribusi MUI selama ini, antara lain penerbitan buku penelitian Jejak Islam di Barito Timur pada 2025, serta penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Muallaf bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Barito Timur.

"Berbagai inovasi dan kegiatan yang telah dilakukan MUI merupakan hasil kerja bersama dan sinergi dengan banyak pihak. Saya berharap kepengurusan baru dapat mempertahankan dan melanjutkan hal-hal positif tersebut,” imbuhnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua elemen masyarakat untuk mewujudkan visi Barito Timur yang SEGAH: Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis. Ia juga mengajak MUI untuk berperan sebagai penyejuk masyarakat dengan menjaga kerukunan antarumat beragama serta aktif membantu penyelesaian persoalan sosial-keagamaan.

Secara khusus, ia menyoroti tantangan di era digital. Ia meminta pengurus MUI meningkatkan literasi digital masyarakat dan bijak dalam penggunaan teknologi informasi.

"Di era digital ini, saya mengharapkan pengurus MUI menjadi penggerak di lingkungannya masing-masing untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan teknologi informasi secara bijak, aman, etis, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia mengingatkan maraknya hoaks dan ujaran kebencian di media sosial yang dapat mengganggu keharmonisan dan pembangunan. MUI didorong memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah digital yang mencerahkan dan moderat.

"Mari kita manfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten edukatif, kreatif, menyejukkan, dan berbasis literasi keagamaan yang kuat,” ujarnya.

Ia berharap, kepengurusan baru MUI mampu membawa semangat perubahan yang lebih positif dan inovatif, sekaligus menjaga independensi dan marwah organisasi. Pemerintah Kabupaten Barito Timur berkomitmen mendukung program MUI melalui anggaran dan fasilitas.

"Semoga seluruh ikhtiar dan pekerjaan yang kita lakukan untuk kemaslahatan umat diterima dan dicatat sebagai amal saleh di sisi Allah SWT,” pungkasnya. (zi/jp). 

Rabu, 11 Februari 2026

Musrenbangcam Awang Bahas 173 Usulan, Infrastruktur Jalan dan Jembatan Jadi Prioritas 2027

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapplitbangda) kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam). Kali ini kegiatan berlangsung di Kecamatan Awang, Rabu (11/2/2026).

Musrenbangcam dibuka Bupati Barito Timur, M. Yamin, yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Osa Awatanu. Turut hadir Anggota DPRD Barito Timur, Kariato, Rayanto, dan Trisna Andrilawitni, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimcam, kepala desa dan ketua BPD se-Kecamatan Awang, tokoh adat, dan tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Camat Awang, Fernando, mengatakan Musrenbangcam menjadi forum strategis untuk menghimpun dan menyepakati usulan prioritas dari desa dan instansi tingkat kecamatan sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

"Tahun ini terdapat 173 usulan yang disampaikan melalui Musrenbangcam Kecamatan Awang,” ujar Fernando.

Dari jumlah tersebut, 27 usulan berasal dari kecamatan dan instansi terkait, seperti Polsek, Koramil, Puskesmas, dan UPT pendidikan. Sementara 146 usulan lainnya berasal dari 11 desa di Kecamatan Awang.

Menurut Fernando, sejumlah usulan dinilai mendesak dan menjadi prioritas utama, terutama di sektor infrastruktur. Salah satunya lanjutan pelebaran dan peningkatan ruas jalan Tamiang Layang–Hayaping (Hayabin) yang sebelumnya telah dianggarkan pada 2025.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur serta organisasi perangkat daerah atas realisasi pelebaran jalan tersebut yang dinilai memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kami mengusulkan agar pada 2027 dilakukan pelebaran dan peningkatan lanjutan ruas Tamiang Layang–Hayaping,” tegasnya.

Selain itu, pembangunan Jembatan Sei Awang kembali diusulkan. Saat ini jembatan tersebut masih berbahan kayu dan dinilai perlu diganti dengan konstruksi beton untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran transportasi warga.
Perbaikan dan peningkatan jalan antar desa juga menjadi perhatian. 

Adapun beberapa ruas yang diusulkan antara lain Hayaping–Binwan, Binwan–Danau–Janah Masawui, Hayaping–Ampari–Piango–Ampah Batu, Hayaping–Takan, Bantir Raya, serta Hayaping–Janah Nyari.

"Sejumlah jalan antar desa dalam kondisi rusak dan membutuhkan penanganan, baik melalui perbaikan sementara maupun pembangunan permanen,” kata Fernando.

Ia juga mengapresiasi peran kepala desa dan masyarakat yang melakukan perbaikan sementara secara swadaya pada sejumlah ruas jalan.

Dari masing-masing desa, telah ditetapkan satu usulan prioritas utama. Di antaranya pembangunan parkir dan halaman Kantor Desa Tangkan; pembangunan dua jembatan di Desa Bangkirai; pengaspalan jalan Binalagi–Hayaping sepanjang kurang lebih dua kilometer; pembangunan jembatan di Desa Piango; perbaikan jembatan Semangat dan Berundung di Desa Ampah Batu; pembangunan Jembatan Gorton di Janah Masawui; perbaikan jembatan di Desa Binwan; pembangunan drainase di Desa Danau dan Bukit Raya; serta pembangunan beronjong dan siring di Desa Ampari.

Fernando menegaskan, usulan tersebut sejalan dengan program prioritas kepala daerah, khususnya Program Nomor 16 yang menargetkan 100 persen jalan dalam kondisi layak.

"Kami berharap usulan prioritas ini dapat terealisasi pada 2027 dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kecamatan Awang,” pungkasnya. (zi/jp). 

Wali Kota Banjarmasin Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Perumda Pasar

BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin selaku Kuasa Pemilik Modal Perumda Pasar Kota Banjarmasin memimpin Rapat Penyampaian Laporan Kinerja Direksi Triwulan 4  dan Laporan Hasil Pengawasan oleh Dewan Pengawas Perumda Pasar di Ruang Rapat Wali Kota Banjarmasin, Rabu (11/02/2026) sore. 

Laporan kinerja Direksi yang terdiri dari Laporan Keuangan dan Laporan Operasional disampaikan oleh Direktur Utama didampingi direksi lainnya. Demikian juga dengan Laporan Dewan pengawas (Dewas)  yang disampaikan oleh Ketua Dewas sebagai hasil evaluasi kinerja Perumda Pasar. 

Dalam rapat ini, Wali Kota selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan SDA meminta agar Perumda Pasar dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Penyampaian laporan triwulan 4 Perumda Pasar dan Evaluasi Kinerja ini merupakan salah satu upaya Wali Kota Banjarmasin untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan Perumda Pasar yang merupakan BUMD milik Pemkot Banjarmasin. (prkm/ali/jp). 

PT Ciptatani Kumai Sejahtera Salurkan Rp160 Juta Hasil Panen Sawit ke Petani Plasma di Seruyan

KUALA PEMBUANG- PT Ciptatani Kumai Sejahtera (CKS) menyalurkan hasil panen kelapa sawit senilai Rp160.231.683 kepada anggota Koperasi Padang Tagari Sejahtera untuk dua periode panen, yakni 16 November–15 Desember 2025 dan 16 Desember 2025–15 Januari 2026. Penyaluran dilakukan secara simbolis melalui buku rekening masing-masing anggota, Rabu (11/2/2026), di Gedung Pertemuan Desa Derawa, Seruyan Tengah. 

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Bachrun Abbas, dan disaksikan jajaran manajemen PT CKS, termasuk Mulyanto, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Ashadi, Kapolsek Seruyan Tengah IPDA Martono, perwakilan Danramil 1015-17/Seruyan Tengah–Batu Ampar Lettu Cba Muhyidin, Camat Batu Ampar Prenggo, Damang Adat Kecamatan Seruyan Tengah–Batu Ampar Harlido, Pj Kepala Desa Derawa Antonius, serta anggota koperasi dan tokoh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Seruyan menilai penyaluran hasil panen ini sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi berbasis kemitraan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat. Realisasi hasil produksi diharapkan memotivasi petani untuk menjaga produktivitas sekaligus kualitas pengelolaan kebun.

Manajemen PT CKS, Mulyanto, menyatakan distribusi hasil panen akan dilakukan secara bertahap ke delapan desa mitra kebun plasma. Ia juga memberikan apresiasi atas peran koperasi dalam mempercepat realisasi hasil panen.
"Kami berkomitmen terus memperkuat kemitraan dengan koperasi demi keberlanjutan usaha sekaligus peningkatan kesejahteraan petani plasma,” tegas Mulyanto.

Sementara itu, Ketua Koperasi Padang Tagari Sejahtera menekankan bahwa realisasi hasil panen merupakan buah dari kerja kolektif anggota koperasi dalam mengelola kebun secara profesional dan berkelanjutan.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dalam suasana kekeluargaan, menegaskan komitmen bersama pemerintah daerah, perusahaan, dan koperasi untuk membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan di Kabupaten Seruyan. (gan/jp). 

Plt. Kadis Dukcapil Barito Timur Imbau Warga Waspada Penipuan Layanan Kependudukan

TAMIANG LAYANG- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Barito Timur mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan layanan kependudukan.

Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Barito Timur, M. Mursalin, menegaskan agar warga tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menghubungi dengan dalih membantu urusan kependudukan.

"Jangan sekali-kali percaya, dikhawatirkan itu merupakan penipuan,” kata M. Mursalin kepada wartawan ini, Rabu (11/2/2026). 

Ia menambahkan, aksi penipuan tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk mengambil data pribadi warga.

Menurutnya, pihak Dukcapil telah menerima laporan warga yang menjadi korban penipuan. 

"Untuk itu, kami mengimbau masyarakat lebih waspada dan berhati-hati,” tegas M. Mursalin.

M. Mursalin menekankan, warga yang membutuhkan layanan kependudukan sebaiknya langsung mengunjungi kantor Dukcapil Barito Timur agar mendapatkan pelayanan resmi dan aman.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu memverifikasi informasi layanan melalui saluran resmi.

"Hal ini guna mengantisipasi penipuan yang kerap terjadi terkait kependudukan," jelas M. Mursalin.

Ia juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada biaya untuk kepengurusan data kependudukan, dan semua pelayanan gratis. 

Selain itu, M. Mursalin mengingatkan kepada para jajaran agar selalu ramah, dan santun dalam melayani masyarakat yang mengurus data kependudukan. 

"Kemudian menghormati masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa, mengingat dalam beberapa hari ke depan kita sudah memasuki bulan Suci Ramadan," demikian M. Mursalin. (zi/jp). 

Bupati Kapuas Lantik 33 Penjabat Kepala Desa dan 6 Anggota BPD PAW Tahun 2026

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas,H Muhammad Wiyatno melantik 33 Penjabat (Pj) Kepala Desa dan 6 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengganti Antar Waktu (PAW) Tahun 2026, di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Rabu (11/2/2026) pagi.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kapuas, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kapuas, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, para camat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, mengucapkan selamat kepada para Pj Kepala Desa dan anggota BPD yang telah dilantik serta berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Semoga momen ini menjadi motivasi saudara-saudara untuk melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dalam rangka memajukan pembangunan di desa masing-masing" ujar Bupati.

Bupati menegaskan, bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. la juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel, transparan, profesional, efektif, dan efisien.

Selain itu, Bupati berpesan agar Pemerintah Desa dan BPD dapat berjalan harmonis, berdiri di atas semua golongan dan kepentingan, serta senantiasa berkoordinasi dengan camat dan pemerintah kabupaten. Penggunaan anggaran desa juga diminta benar-benar berorientasi pada skala prioritas untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Sebelumnya, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas menyampaikan bahwa pelantikan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas berakhirnya masa jabatan kepala desa, adanya kekosongan jabatan, serta penyesuaian kebijakan terkait pemilihan kepala desa. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan desa tetap berjalan optimal.

Adapun 33 Pj Kepala Desa yang dilantik berasal dari 11 kecamatan, antara lain Kecamatan Kapuas Hilir, Kapuas Kuala, Kapuas Barat, Kapuas Murung, Basarang, Mantangai, Kapuas Tengah, Tamban Catur, Pasak Telawang, Dadahup, dan Bataguh. 

Sementara itu, 6 anggota BPD PAW berasal dari Desa Batu Nindan, Panarung, Bungai Jaya, Pulau Mambulau, dan Menteng Karya. (fah/hru/jp). 

Sekda Sampaikan Kegiatan Pemkot Banjarbaru Prioritas Memberikan Manfaat Langsung Kepada Masyarakat

BANJARBARU- Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, menyampaikan dibalik efisiensi yang terjadi sekarang, kegiatan-kegiatan prioritas Pemko Banjarbaru harus memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Hal tersebut Sekda sampaikan saat membuka Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2027 Kota Banjarbaru, di Aula Gawi Sabarataan, Rabu (11/2/2026).

"Kami bersama jajaran memprioritaskan kepada kegiatan-kegiatan yang langsung (memberikan manfaat) kepada masyarakat, rapat saja kita sekarang snack saja, kalau dulu makan (nasi kotakan), kita sekarang snack. Jadi efisiensi segala lini kita coba upayakan demi memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat kita Banjarbaru,” katanya.

Dalam RKPD 2027, Pemerintah Kota Banjarbaru menetapkan empat prioritas pembangunan, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, peningkatan produktivitas perekonomian sektor tersier, pemerataan infrastruktur dan konektivitas perkotaan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan reformasi birokrasi.

Diinformasikan, penyusunan RKPD 2027 mengusung tema “Penguatan Produktivitas Ekonomi Berbasis Daya Saing SDM dan Penataan Kota yang Terintegrasi". Tema ini disusun berdasarkan evaluasi capaian pembangunan, kondisi ekonomi daerah, serta isu strategis yang dihadapi Banjarbaru ke depan.

Forum yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, serta perwakilan pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan bertujuan menjaring masukan dan saran terhadap rancangan awal RKPD Kota Banjarbaru Tahun 2027.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru yang dipaparkan dalam forum tersebut, pertumbuhan ekonomi Banjarbaru pada tahun 2024 mencapai 6,71 persen dan menjadi yang tertinggi di Kalimantan Selatan. Struktur ekonomi Banjarbaru didominasi oleh sektor transportasi dan pergudangan dengan kontribusi sebesar 29,72 persen, disusul sektor konstruksi dan perdagangan.

Selain pertumbuhan ekonomi, indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan tren positif. Angka kemiskinan Kota Banjarbaru pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,44 persen atau sekitar 11.065 jiwa, lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Kalimantan Selatan dan nasional. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga mengalami penurunan menjadi 4,75 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 82,2 dan menjadi yang tertinggi se-Kalimantan Selatan.

Meski demikian, pemerintah daerah mengidentifikasi sejumlah permasalahan strategis yang masih perlu mendapat perhatian, di antaranya pemerataan infrastruktur dan konektivitas wilayah, pengelolaan lingkungan hidup dan mitigasi bencana, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola pemerintahan. (mc/jp). 

Evaluasi 100 Hari Kerja, Bupati Barito Utara Pastikan Program GASPOL 11–12 Sesuai Target dan Regulasi

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar evaluasi 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, Rabu (11/2/2026). Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program prioritas “GASPOL 11–12” berjalan sesuai target, tepat sasaran, dan taat terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan bahwa percepatan pembangunan menjadi fokus utama dalam 100 hari pertama kepemimpinan. 

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa akselerasi program tidak boleh mengabaikan prinsip profesionalisme, transparansi, dan kepatuhan hukum.

"Kita bekerja cepat untuk mengejar ketertinggalan dan mempercepat pembangunan. Tetapi cepat bukan berarti mengabaikan prosedur. Semua program harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi,” tegasnya.

Program GASPOL 11–12 mencakup sejumlah agenda prioritas daerah, antara lain pembangunan infrastruktur strategis seperti jembatan dan peningkatan akses jalan, penguatan layanan kesehatan, serta program pelayanan publik lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Melalui evaluasi ini, pemerintah daerah melakukan peninjauan capaian kinerja, identifikasi kendala di lapangan, serta penyusunan langkah perbaikan guna memastikan keberlanjutan program berjalan optimal pada tahap berikutnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat selama 100 hari pertama masa kerja. Partisipasi dan pengawasan publik dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

"Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi pembangunan demi mendorong kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan," demikian Bupati H Shalahuddin. (dsk/emca/jp). 

Bupati Barito Utara Tekankan Pembangunan Manusia Saat Pimpin Apel di Disdalduk KB P3A

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan bahwa pembangunan manusia merupakan fondasi utama dalam kemajuan daerah. 

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB P3A), Rabu (11/2/2026).

Bupati juga menyampaikan, bahwa selain pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia dan penguatan ketahanan keluarga harus menjadi prioritas.

"Kalau sebelumnya kita berbicara soal infrastruktur, hari ini kita berbicara tentang hal yang paling mendasar, yaitu manusia dan keluarga. Kemajuan daerah dimulai dari ketahanan keluarga,” ujar Shalahuddin.

Ia menekankan, bahwa Disdalduk KB P3A memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam mencetak generasi unggul melalui program keluarga berencana dan pengendalian penduduk yang terencana. Selain itu, dinas tersebut juga berperan dalam memastikan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, karakter, serta kesejahteraan keluarga.

"Mari kita bangun Barito Utara tidak hanya fisiknya, tetapi juga jiwa dan karakternya,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran Disdalduk KB P3A untuk terus meningkatkan kinerja dan sinergi dalam mewujudkan keluarga sejahtera di Barito Utara. (dsk/emca/jp). 

Polsek Dusun Timur Tanam Jagung 1 Hektare, Dukung Swasembada Pangan

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil di lahan seluas satu hektare milik Sdri. Natalina, di Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Rabu (11/2/2026). 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E., dan diikuti Ketua RT. 08 Kelurahan Tamiang Layang, pemilik lahan, Aipda Sabet Nukaryus, Aipda I Dewa G., serta Brigpol Deden Esa Pratama selaku Bhabinkamtibmas.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung pipil ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong peningkatan produksi jagung pipil di wilayah Kecamatan Dusun Timur agar dapat membantu memenuhi suplai ke Bulog Buntok," ujar Kapolsek. 

"Selain itu, juga smemberikan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat ekonomi dari budidaya jagung,” tambah Kapolsek IPDA Sulkhan Sururi. 

Menurut dia, selain sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah hukum Polsek Dusun Timur. (zi/jp). 

Wabup Kapuas Buka Forum Konsultasi Publik MPP, Dorong Sinergi dan Reformasi Pelayanan

KUALA KAPUAS- Wakil Bupati Kapuas, Dodo didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I Sangkai membuka Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kapuas di MPP Kapuas, Jalan Jepang, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kapuas, Teguh Yunianto, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, perwakilan BUMN/BUMD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wabup Dodo, mengatakan forum tersebut bertujuan mengajak instansi vertikal, perangkat daerah, BUMN/BUMD, serta pihak terkait lainnya untuk bergabung sebagai penyelenggara layanan di MPP Kabupaten Kapuas.

"Bangunlah sistem kerja dan sinergi yang utuh, serta budaya kerja yang melayani. Tampilkan wajah birokrasi yang mengadopsi konsep The New Public Service, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Dodo.

Ia menegaskan, pembentukan MPP membutuhkan komitmen kuat dari seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga staf. Menurutnya, keberhasilan MPP tidak dapat dicapai oleh satu atau dua orang, melainkan memerlukan sinergi lintas instansi dan perubahan pola pikir seluruh aparatur sipil negara (ASN).

"Jika seluruh ASN melayani dengan sepenuh hati, maka publik akan merasakan pelayanan yang luar biasa di Kabupaten Kapuas,” katanya.

Dodo berharap, penerapan konsep The New Public Service melalui MPP dapat menjawab harapan masyarakat terhadap kemudahan perizinan dan percepatan pelayanan. Hal tersebut dinilai akan berdampak pada kemudahan berusaha serta mendorong pertumbuhan industri mikro dan ekonomi makro di Kabupaten Kapuas.

Selain itu, ia juga mengharapkan MPP mampu menghapus ego sektoral antarinstansi dan menggantinya dengan kerja kolaboratif yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. 

MPP diharapkan menjadi inkubator inovasi pelayanan berbasis teknologi sekaligus wadah pembinaan kepemimpinan ASN yang profesional dan berjiwa melayani. (fah/hru/jp). 

101 Jemaah Calon Haji Barito Timur Ikuti Manasik Haji Nasional Secara Daring

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 101 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Barito Timur mengikuti Bimbingan Manasik Haji Nasional yang digelar Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia, Rabu (11/2/2026). Kegiatan terpusat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dan diikuti secara hybrid oleh jemaah dari seluruh Indonesia.

Di Barito Timur, kegiatan manasik diikuti secara daring melalui Zoom Meeting dari Aula PLHUT. Turut hadir Kepala Kantor Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, Kasubbag TU, serta jajaran staf.

Bimbingan manasik nasional tersebut dipandu langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Gus Irfan Yusuf. 

Dalam arahannya, Menhaj menegaskan, bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan bentuk penguatan peran negara dalam memberikan layanan yang lebih fokus dan terarah kepada jemaah.

"Pembentukan Kemenhaj adalah wujud kehadiran negara untuk melayani jemaah haji Indonesia secara lebih fokus, terarah, dan berkelanjutan,” ujar Gus Irfan.

Ia menekankan, bahwa penyelenggaraan haji merupakan layanan publik yang harus menjamin keamanan, ketertiban, serta menjaga martabat jemaah sejak tahap persiapan hingga kembali ke tanah air.

Menurutnya, sejumlah program strategis tengah diperkuat, di antaranya penurunan biaya haji, pemerataan daftar tunggu secara lebih berkeadilan, serta optimalisasi peran haji dalam mendorong ekspor produk dalam negeri guna memenuhi kebutuhan jemaah di Arab Saudi. Selain itu, konsep Kampung Haji terus dikembangkan sebagai bagian dari layanan terintegrasi.

Kemenhaj juga menegaskan komitmen terhadap penyelenggaraan haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan melalui penguatan pendampingan, perhatian terhadap kondisi kesehatan, serta perlindungan keamanan dan kenyamanan jemaah.

Dalam kesempatan itu, Menhaj mengingatkan pentingnya manasik sebagai bekal utama sebelum keberangkatan.

“Manasik haji menjadi ruang untuk menyiapkan pemahaman ibadah, kesiapan mental, kedisiplinan, dan kebersamaan agar jemaah dapat menjalankan haji dengan tenang dan tertib,” katanya.

Ia juga menyinggung konsep istithaah yang mencakup kesiapan finansial, kesehatan, dan pemahaman syariat sebagai dasar kemampuan berhaji.

"Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan pemahaman yang dibangun sejak dini, karena haji adalah ibadah sakral dengan masa tunggu panjang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengatakan bahwa manasik berjenjang dari tingkat kabupaten hingga nasional bertujuan memantapkan kesiapan jemaah secara menyeluruh.

"Manasik haji massal ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan persiapan yang matang bagi para jemaah,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu sore.

Ia menambahkan, bimbingan manasik membantu jemaah memahami seluruh rangkaian ibadah sesuai tuntunan syariat, termasuk aspek teknis dan nilai spiritual dari setiap rukun dan sunnah haji.

Selain itu, ia mengingatkan jemaah agar mempersiapkan diri secara mental dan spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci.

"Jemaah harus membersihkan niat, fokus pada ibadah, dan menyiapkan diri untuk melaksanakan haji dengan ikhlas,” tandasnya. (zi/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes