BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Jumat, 12 Juni 2026

Camat Paju Epat Apresiasi Kepedulian Perusahaan Bantu Perbaikan Jalan

TAMIANG LAYANG- Camat Paju Epat, Fredi Tangkasiang, mengapresiasi kepedulian PT Indopenta Sejahtera Abadi dan PT AEP Nusantara Plantations yang telah memberikan bantuan material untuk perbaikan jalan berlubang di wilayah Kecamatan Paju Epat.

Menurut Fredi, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat mengingat kondisi jalan di beberapa titik mengalami kerusakan cukup parah dan terdapat lubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

"Pemerintah Kecamatan Paju Epat mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada PT Indopenta Sejahtera Abadi dan PT AEP Nusantara Plantations atas kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki beberapa titik jalan yang berlubang,” ujarnya, Jum'at (12/6/2026). 

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa enam rit material timbunan, masing-masing tiga rit dari PT Indopenta Sejahtera Abadi dan tiga rit dari PT AEP Nusantara Plantations. Penyaluran bantuan tersebut juga melibatkan unsur TNI dan Polri sebagai bentuk sinergi dalam membantu masyarakat.
Fredi mengatakan, sebelumnya telah diajukan permohonan bantuan mengingat kondisi jalan yang rusak dan memerlukan penanganan segera. Sejumlah lubang yang cukup dalam dinilai dapat mengganggu kelancaran arus transportasi warga.

"Melalui bantuan ini, akses masyarakat yang melintas menuju wilayah Paju Epat maupun Tamiang Layang diharapkan menjadi lebih aman dan nyaman,” katanya.

Lebih lanjut, Fredi menilai dukungan perusahaan terhadap penanganan infrastruktur jalan merupakan wujud tanggung jawab sosial yang patut diapresiasi. 

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, serta unsur TNI-Polri dapat terus terjalin demi mendukung kebutuhan masyarakat.

"Kami berharap sinergi seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari,” pungkasnya. (zi/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Tinjau Pengerukan Jalur Sungai Baru di Danau Panggang, Dukung Percepatan Akses dan Ekonomi Warga

HSU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK, meninjau langsung pengerukan jalur sungai baru di Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jum'at (12/6/2026).

Pengerukan jalur sungai tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat Danau Panggang yang menginginkan akses transportasi air lebih efisien. Selama ini warga harus menempuh jalur yang lebih jauh untuk menjalankan aktivitas sehari-hari maupun mendistribusikan hasil pertanian dan perikanan.

Dalam peninjauan itu, H Supian HK, mengatakan jalur sungai baru akan memangkas waktu tempuh masyarakat secara signifikan sehingga mobilitas warga menjadi lebih cepat dan efektif.

"Ini jalan pintas air bagi masyarakat. Dari yang biasanya harus memutar jauh, kini bisa lebih cepat mencapai tujuan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jalur sungai baru juga akan memperlancar distribusi barang dari dan ke wilayah Danau Panggang. Akses logistik yang lebih baik diyakini dapat menekan biaya transportasi, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta memperkuat rantai pasok di daerah tersebut.

"Dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Distribusi menjadi lancar, biaya angkut berkurang, harga lebih stabil, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” kata politisi senior Partai Golkar tersebut.

H Supian HK menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pengerjaan jalur sungai hingga selesai dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Ia juga meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait melakukan pemeliharaan secara berkelanjutan agar fungsi jalur sungai tetap terjaga.

"Ini bukan sekadar pengerukan sungai, tetapi upaya membuka akses, menghemat waktu perjalanan, dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Aspirasi warga yang diperjuangkan harus memberikan manfaat nyata. Jalur ini juga menjadi akses penghubung dari Kabupaten Tabalong menuju Hulu Sungai Utara yang terhubung langsung ke Sungai Barito,” tegasnya.

Masyarakat Danau Panggang menyambut positif perhatian dan dukungan Ketua DPRD Kalsel terhadap pembangunan jalur sungai tersebut. Warga berharap pengerukan dapat segera rampung sehingga aktivitas transportasi serta pengangkutan hasil pertanian dan perikanan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. (sar/ali/jp). 

Bukan Sekadar Sembako, Polri Hadir Membawa Harapan bagi Masyarakat yang Membutuhkan di Momen HUT Bhayangkara ke-80

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Bhabinkamtibmas Desa Balawa, Kecamatan Paju Epat, Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di Desa Balawa, Jum'at (12/6/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Balawa, Aipda I Dewa Gede Dharma Putra Atmaja, kepada warga RT. 02 yang membutuhkan. Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan silaturahmi dan dialog bersama warga guna mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan kegiatan sosial tersebut sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat serta bagian dari pengabdian dalam momentum HUT Bhayangkara ke-80.

Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas juga melakukan pendataan dan verifikasi penerima bantuan agar tepat sasaran. Masyarakat turut diberikan imbauan kamtibmas untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan secara bersama-sama.

Sebanyak satu paket sembako disalurkan kepada warga kurang mampu di wilayah tersebut. 

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari perangkat desa dan masyarakat, yang menilai bantuan tersebut sangat membantu serta mempererat komunikasi antara Polri, pemerintah desa, dan warga.

Bakti sosial ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran dan pengabdian Polri kepada masyarakat. (zi/jp). 

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bartim Serahkan Kursi Roda untuk Warga Desa Haringen

TAMIANG LAYANG- Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang warga Desa Haringen yang mengalami keterbatasan mobilitas, Jum'at (12/6/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur, serta Wakapolres Barito Timur Kompol Alexsander F. Sitepu, Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial Polres Bartim dalam menyambut Hari Bhayangkara.

AKBP Eddy Santoso mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus bentuk pengabdian yang sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara.

"Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga kesempatan untuk berbagi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami berharap bantuan kursi roda ini dapat membantu aktivitas sehari-hari penerima dan memberikan semangat untuk tetap menjalani kehidupan dengan optimis," ujar Kapolres.

Menurutnya, Polri akan terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap persoalan sosial yang dihadapi warga.

Bantuan kursi roda tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat dan mempermudah aktivitas sehari-hari. Selain menyerahkan bantuan, rombongan juga berdialog dengan keluarga penerima untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan yang dihadapi.

Penerima bantuan, Ibu Pulles, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Kapolres Bartim beserta jajaran. Ia menilai bantuan kursi roda tersebut sangat membantu dan menjadi solusi atas keterbatasan yang selama ini dialaminya.

Kegiatan itu juga menunjukkan sinergi Polres Bartim dan Bhayangkari dalam menjalankan program sosial dan kemanusiaan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Polres Barito Timur berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga melalui aksi nyata yang bermanfaat. (zi/jp). 

Satpolairud Polres Barito Kuala Gelar Bakti Bersih Sungai, Dukung Program ASRI Sambut Hari Bhayangkara ke-80

MARABAHAN- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Satpolairud Polres Barito Kuala menggelar kegiatan bakti sosial berupa aksi bersih-bersih sungai sebagai bentuk dukungan terhadap Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Jum'at (12/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Sungai Jalan Gusti M. Seman, Marabahan, tersebut melibatkan personel Satpolairud dan personel Polres Barito Kuala.

Sebelum pelaksanaan aksi bersih sungai, kegiatan diawali dengan apel dan konsolidasi yang dipimpin Wakapolres Barito Kuala, Kompol Zaenuri, S.H., didampingi para pejabat utama Polres Barito Kuala. Apel diikuti seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan.

Usai apel, seluruh peserta bergotong royong membersihkan sungai dan bantaran sungai dengan mengangkat sampah yang berpotensi mencemari lingkungan serta menghambat aliran air.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Barito Kuala terhadap pelestarian lingkungan, khususnya menjaga kebersihan sungai yang menjadi salah satu sarana penting bagi aktivitas dan kehidupan masyarakat Kabupaten Barito Kuala.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Barito Kuala juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Sungai yang bersih tidak hanya menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, tetapi juga membantu mencegah pencemaran serta mengurangi risiko banjir akibat tersumbatnya aliran air oleh sampah.

Selain memberikan dampak positif bagi lingkungan, kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah sesuai semangat Program ASRI. Semangat gotong royong yang ditunjukkan para peserta mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

Kapolres Barito Kuala, AKBP Anib Bastian, melalui Kasi Humas IPTU Mego Budi Susanto, mengatakan bahwa kegiatan bakti kebersihan sungai merupakan salah satu rangkaian kegiatan sosial kemasyarakatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan hidup. Kami ingin memberikan contoh bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sungai yang bersih akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan masyarakat, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mengurangi potensi banjir dan pencemaran lingkungan,” ujar IPTU Mego Budi Susanto.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjadikan kebersihan sungai sebagai bagian dari budaya hidup sehat.

Lebih lanjut, IPTU Mego Budi Susanto menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung.

"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya berkontribusi melalui program sosial dan lingkungan yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (hru/jp). 

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Bartim Donor Darah Pertama, Sambut Hari Bhayangkara ke-80

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur menjadi pendonor pertama dalam kegiatan donor darah yang digelar Polres Barito Timur di Aula Pratisarawirya, Jum'at (12/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Donor darah diikuti personel Polri, personel TNI, dan anggota Bhayangkari sebagai bentuk kepedulian sosial serta kontribusi nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat.

Kehadiran Kapolres dan Ketua Bhayangkari sebagai pendonor pertama menjadi simbol semangat kemanusiaan dan kebersamaan yang diusung dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Langkah tersebut juga memotivasi peserta lain untuk turut berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.

Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, dan kondisi kesehatan lainnya guna memastikan kelayakan donor.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat dukungan penuh dari personel TNI yang turut ambil bagian sebagai pendonor. Partisipasi tersebut mencerminkan sinergitas TNI-Polri yang tidak hanya terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan donor darah merupakan salah satu bentuk pengabdian yang memiliki nilai kemanusiaan tinggi serta sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara.

"Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat. Melalui donor darah ini, kami ingin memberikan manfaat nyata karena setetes darah dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, baik dari jajaran Polres Bartim, Bhayangkari maupun rekan-rekan TNI yang telah berpartisipasi. Sinergitas yang terbangun tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," katanya.

Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, kegiatan donor darah juga bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat dan budaya berbagi kepada sesama.

Donor darah menjadi salah satu agenda sosial yang digelar Polres Barito Timur menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Melalui berbagai kegiatan sosial, bakti kesehatan, dan pelayanan masyarakat, Polres Bartim berupaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi warga.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar serta menjadi momentum mempererat solidaritas dan semangat pengabdian dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. (zi/jp). 

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bartim Salurkan 150 Paket Bansos melalui Bhabinkamtibmas

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur menyalurkan 150 paket bantuan sosial (bansos) kepada warga kurang mampu melalui jajaran Bhabinkamtibmas dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Pelepasan rombongan Bhabinkamtibmas dilakukan langsung oleh Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, didampingi Wakapolres Kompol Alexsander F. Sitepu, serta Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur di halaman Mapolres Bartim, Jum'at (12/6/2026).

Sebagai ujung tombak Polri di tingkat desa, para Bhabinkamtibmas ditugaskan menyalurkan bantuan kepada warga yang telah didata sebelumnya di wilayah binaan masing-masing. Penyaluran dilakukan secara langsung guna memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan kegiatan bakti sosial merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

"Hari Bhayangkara menjadi momentum bagi kami untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dan memberikan manfaat nyata kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga," katanya.

Menurut Kapolres, peran Bhabinkamtibmas sangat strategis karena menjadi personel Polri yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, selain menyalurkan bantuan, para Bhabinkamtibmas juga diharapkan terus membangun komunikasi yang baik dan mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Sementara itu, Wakapolres Bartim, Kompol Alexsander F. Sitepu, menegaskan bahwa kegiatan sosial merupakan bagian dari implementasi pengabdian Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Bhayangkari Cabang Barito Timur. Kehadiran Ketua Bhayangkari beserta pengurus mencerminkan sinergi dan kepedulian dalam mendukung program-program sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan Polres Bartim.

Usai pelepasan, para Bhabinkamtibmas bergerak menuju desa binaan masing-masing untuk menyalurkan bantuan secara door to door kepada penerima manfaat. Metode tersebut dilakukan agar bantuan dapat diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polres Barito Timur berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penyaluran 150 paket bantuan sosial tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Bartim untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan yang berdampak langsung bagi warga. (zi/jp). 

Polres Bartim Gelar Nobar Piala Dunia, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur (Bartim) menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia di Aula Lounge D'Bartim, Jumat (12/6/2026) dini hari. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui momentum olahraga yang menyatukan berbagai kalangan.

Nobar yang dimulai sekitar pukul 02.30 WIB itu dipimpin langsung Kapolres Bartim, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres, pejabat utama, personel Polres Bartim, serta masyarakat di sekitar lingkungan Polres.

Peserta tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan yang ditayangkan melalui layar besar. Suasana akrab dan penuh kebersamaan tercipta sepanjang kegiatan, ditandai dengan sorak dukungan dari para penonton yang memeriahkan jalannya laga.

Kapolres Bartim, AKBP Eddy Santoso, mengatakan nobar tidak sekadar menjadi sarana hiburan bagi personel dan masyarakat, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat komunikasi serta membangun kedekatan antara Polri dan warga.

"Kegiatan nonton bareng ini merupakan salah satu bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat. Melalui momentum olahraga yang digemari berbagai kalangan, kami ingin mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang positif antara anggota Polres Bartim dengan warga," ujarnya.

Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat tanpa memandang latar belakang. Karena itu, momentum Piala Dunia dimanfaatkan untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia menegaskan, Polres Bartim tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga terus mendorong terjalinnya hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, olahraga, dan kemasyarakatan.

Sejumlah warga yang hadir mengapresiasi kegiatan tersebut karena selain menjadi sarana hiburan, juga membuka ruang interaksi yang lebih dekat dengan jajaran kepolisian.

Melalui kegiatan nobar Piala Dunia ini, Polres Bartim menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Kamis, 11 Juni 2026

Wabup dan Sekda HSS Hadiri Haul Syekh As-Samman Al-Madani dan Datu Syekh Ali Ahmad di Padang Batung

KANDANGAN- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani, bersama Sekretaris Daerah HSS, H Muhammad Noor menghadiri Haul Syekh As-Samman Al-Madani dan Datu Syekh Ali Ahmad yang dirangkai dengan tasyakuran aqiqah putra Syekh Siraj Ahmad Al-Azhary, Pimpinan Majelis Ta’lim Azzawiyah, di Desa Tabihi, Jalan Bilui Indah, Karang Jawa Muka, Kecamatan Padang Batung, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti para ulama, habaib, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah yang hadir untuk mengikuti rangkaian doa dan pembacaan manaqib.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati HSS, H Suriani, enyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Ia menilai haul tidak hanya menjadi sarana mengenang keteladanan para ulama, tetapi juga memperkuat nilai spiritual, silaturahmi, dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Selain menghadiri haul, Wabup dan Sekda HSS juga turut mendoakan putra Syekh Siraj Ahmad Al-Azhary yang dilaksanakan aqiqah agar tumbuh menjadi anak saleh, berbakti kepada orang tua, serta memberi manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten HSS dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi keagamaan serta penguatan nilai-nilai religius yang telah lama hidup dan berkembang di masyarakat Hulu Sungai Selatan. (ari/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Hadiri Pisah Sambut Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA- Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang bersama jajaran menghadiri acara pisah sambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan di lingkungan Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah sekaligus ajang memperkuat sinergi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kalimantan Tengah dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Acara dihadiri para kepala UPT Pemasyarakatan beserta jajaran dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama atas pengabdian dan dedikasinya, kegiatan ini juga menjadi sarana penyambutan bagi Kepala Kantor Wilayah yang baru untuk melanjutkan program dan kebijakan pemasyarakatan di wilayah tersebut.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mendukung setiap kebijakan dan arahan Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah guna mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

"Kami menyampaikan apresiasi atas dedikasi Kakanwil sebelumnya dan menyambut baik kehadiran Kepala Kantor Wilayah yang baru. Rutan Tamiang Layang siap bersinergi dan mendukung penuh berbagai program serta kebijakan demi kemajuan pemasyarakatan di Kalimantan Tengah,” ujar Agung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan kolaborasi antara Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah dengan seluruh UPT Pemasyarakatan semakin kuat, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, dan pengamanan secara optimal bagi masyarakat. (zi/jp). 

Panen Ikan Nila di Puruk Cahu Seberang, Pemkab Murung Raya Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) melaksanakan panen bersama ikan nila milik Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Pakat Sasama di Kelurahan Puruk Cahu Seberang, Kamis (11/6/2026).

Panen bersama tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Murung Raya, Heriyus. 

Dalam sambutannya Bupati Heriyus mengapresiasi semangat dan kerja keras anggota Pokdakan Pakat Sasama bersama Distanik Murung Raya yang telah berhasil mengembangkan usaha budidaya ikan nila, mulai dari penebaran benih, pemberian pakan, pemeliharaan kolam hingga memasuki masa panen.

"Keberhasilan panen ini menjadi bukti bahwa budidaya ikan nila mampu menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis protein ikan, khususnya di Kelurahan Puruk Cahu Seberang,” ujar Heriyus.

Ia menegaskan, Pemkab Murung Raya terus mendukung pengembangan sektor perikanan budidaya sebagai salah satu upaya meningkatkan produksi perikanan daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya ikan.

"Melalui budidaya ikan, kita berharap produksi perikanan terus meningkat dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di seluruh kecamatan, termasuk Kecamatan Murung,” tambahnya.

Bupati juga mengingatkan anggota Pokdakan Pakat Sasama untuk terus menjaga kualitas hasil budidaya agar memiliki daya saing dan nilai jual yang baik di pasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Murung Raya, Sri Karyawati, mengatakan pihaknya akan terus berkomitmen mendukung pengembangan sektor perikanan melalui berbagai program bantuan dan pendampingan.

Menurutnya, pada tahun 2025 Pokdakan Pakat Sasama telah menerima bantuan berupa 20.000 ekor benih ikan nila, pakan benih produksi I sebanyak 400 kilogram, pakan produksi II sebanyak 1.200 kilogram, serta pakan produksi III sebanyak 3.660 kilogram.

"Melalui program budidaya ikan ini, kami tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anggota kelompok pembudidaya ikan,” kata Sri Karyawati.

Program budidaya ikan nila yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Murung Raya tersebut diharapkan terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional di sektor perikanan. (maya/jp). 

Ketua TP PKK HSS Tinjau Kebun HATINYA PKK Desa Sirih, Dorong Ketahanan Pangan Keluarga

KANDANGAN- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj Mustaidah Syafruddin Noor, bersama Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Hj Misnawati Suriani, meninjau Kebun HATINYA PKK di Desa Sirih, Kecamatan Kalumpang, Kamis (11/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pembinaan administrasi PKK sekaligus evaluasi pelaksanaan Program Aku Hatinya PKK di tingkat desa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TP PKK HSS untuk memastikan program pemanfaatan pekarangan rumah berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Hj Mustaidah dan Hj Misnawati melihat langsung berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan oleh kader PKK Desa Sirih. Keduanya juga berdialog dengan pengurus dan kader PKK setempat mengenai pengelolaan kebun, pemanfaatan hasil panen, serta pengembangan tanaman yang bernilai guna bagi kebutuhan rumah tangga.

Hj Mustaidah mengatakan, Program Aku Hatinya PKK merupakan salah satu langkah strategis dalam mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

Selain memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, pemanfaatan pekarangan juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi keluarga, memperkuat kemandirian pangan rumah tangga, serta mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Melalui kegiatan pembinaan dan monitoring tersebut, TP PKK HSS berharap Program Aku Hatinya PKK terus berkembang dan menjadi percontohan bagi masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga yang berkelanjutan. (ari/jp). 

315 Mahasiswa UPR Siap KKN di 21 Desa Barito Timur, Bupati Dorong Lahirnya Inovasi Pembangunan Desa

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 315 mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 21 desa yang tersebar di Kabupaten Barito Timur. Program pengabdian masyarakat tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi pembangunan desa sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kepastian pelaksanaan KKN tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembekalan Mahasiswa KKN UPR yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (11/6/2026). Kegiatan itu dihadiri Bupati Barito Timur, M. Yamin, Asisten I Setda Barito Timur, Hadi Suprapto dari Tim Percepatan Pembangunan Daerah, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Barito Timur, Camat Paku, perwakilan mahasiswa, serta jajaran Universitas Palangka Raya yang diwakili Jorgen Kaharap Nahan.

Sebanyak 315 mahasiswa akan diterjunkan ke 21 desa dengan pendampingan 21 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Mereka dijadwalkan menjalankan program KKN selama satu bulan, mulai 18 Juli hingga 18 Agustus 2026.

Dalam sambutannya Bupati Barito Timur, M. Yamin, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Palangka Raya yang kembali mempercayakan Barito Timur sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, program tersebut menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.

"KKN merupakan wadah yang sangat baik untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar dari kehidupan masyarakat,” kata M. Yamin.

Ia menegaskan, kehadiran mahasiswa di desa tidak hanya bertujuan menjalankan program akademik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah.

Bupati mendorong para mahasiswa untuk menghadirkan program yang kreatif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Selain itu, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan yang membantu meningkatkan kapasitas masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan desa.

M. Yamin juga mengingatkan pentingnya menjaga etika selama berada di tengah masyarakat. Mahasiswa diminta menghormati adat istiadat dan budaya lokal, membangun komunikasi yang baik dengan warga, serta menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Barito Timur yang SEGAH (Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis).

Program KKN ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat desa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah dalam kondisi nyata di lapangan.

Dengan dukungan 21 dosen pembimbing lapangan, pelaksanaan KKN Universitas Palangka Raya di Barito Timur diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan program pemberdayaan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemitraan antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis pengetahuan. (zi/jp). 

Pemprov Kalsel Raih Opini WTP ke-13 Berturut-turut, Gubernur Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan

BANJARMASIN- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi opini WTP ke-13 secara berturut-turut yang diraih Pemprov Kalsel sejak 2013.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI tersebut diserahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kalimantan Selatan di Ruang Rapat Paripurna H Mansyah Addrian, Gedung DPRD Kalsel, Banjarmasin, Kamis (11/6/2026). LHP diterima langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin dan Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK.

Dalam sambutannya Gubernur H Muhidin, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, opini WTP ke-13 berturut-turut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

"Opini ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Seluruh rekomendasi BPK akan kami tindak lanjuti secara serius dan tepat waktu sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan,” ujar H Muhidin.

Ia juga mengungkapkan, bahwa hasil pemeriksaan tahun ini menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. BPK mencatat 10 temuan dengan 25 rekomendasi, menurun dari 19 temuan dan 45 rekomendasi pada tahun sebelumnya.

"Penurunan jumlah temuan dan rekomendasi menjadi indikator meningkatnya kualitas pengelolaan keuangan daerah di Kalimantan Selatan,” katanya.

H Muhidin menambahkan, nilai temuan dalam pemeriksaan tahun ini mencapai Rp2,8 miliar. Namun, sebagian besar telah ditindaklanjuti melalui pengembalian ke kas daerah.

Sementara itu, Staf Ahli BPK RI Bidang Keuangan Pemerintah Daerah, Dr. Slamet Kurniawan, menyatakan LKPD Pemprov Kalsel telah disajikan sesuai standar akuntansi pemerintahan dan didukung bukti pemeriksaan yang memadai.

"Pemprov Kalsel mampu menyajikan laporan keuangan sesuai standar, didukung kecukupan bukti, kelengkapan, serta efektivitas pengendalian intern,” ujarnya.

Menurut Slamet, hasil pemeriksaan menunjukkan laporan keuangan Pemprov Kalsel bebas dari salah saji material sehingga layak memperoleh opini WTP. Meski demikian, BPK masih menemukan sejumlah catatan terkait pengendalian internal dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

BPK juga menyoroti beberapa aspek yang perlu ditindaklanjuti, antara lain pengelolaan retribusi pemanfaatan aset daerah yang belum sepenuhnya sesuai ketentuan serta pemanfaatan aset Lapangan Golf Swargaloka Banjarbaru yang belum memberikan penerimaan optimal bagi daerah.

Selain itu, dari total 2.066 rekomendasi yang pernah disampaikan BPK kepada Pemprov Kalsel, sebanyak 1.515 rekomendasi atau 73,33 persen telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi. Sementara 390 rekomendasi (18,88 persen) masih dalam proses penyelesaian dan 161 rekomendasi (7,79 persen) belum ditindaklanjuti.

Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H Supian HK, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung penyelesaian seluruh rekomendasi BPK RI.

"Kami akan mengawal dan mendorong percepatan tindak lanjut atas seluruh rekomendasi yang masih harus diselesaikan,” tegasnya.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan BPK RI, Wakapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Kabinda Kalsel, Danlanal, Danlanud, serta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Capaian opini WTP ke-13 berturut-turut ini menjadi salah satu indikator keberhasilan Pemprov Kalsel dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah serta memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan. (md/ali/jp). 

DPRD Bartim Dorong Kontraktor Lokal Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

TAMIANG LAYANG- Ketua DPRD Barito Timur (Bartim), Nursulistio, menegaskan pentingnya memberikan ruang dan kesempatan yang lebih besar kepada kontraktor lokal untuk terlibat dalam pelaksanaan proyek pembangunan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Nursulistio usai menghadiri pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Barito Timur dengan asosiasi pengusaha dan kontraktor lokal yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Tamiang Layang, Kamis (11/6/2026). 

Pertemuan itu dipimpin langsung oleh Bupati Barito Timur, M. Yamin dan dihadiri unsur legislatif, jajaran pemerintah daerah, serta puluhan pelaku usaha lokal.

Menurut Nursulistio, aspirasi yang disampaikan para kontraktor lokal pada dasarnya menginginkan adanya pembinaan dan kesempatan yang adil untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Kami sepakat bahwa kontraktor lokal harus diberikan kesempatan untuk berperan dalam pembangunan daerah sesuai dengan kemampuan dan klasifikasi badan usaha yang mereka miliki. Baik melalui kegiatan penunjukan langsung maupun melalui proses tender yang tetap mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Politisi Golkar itu mengatakan, keterlibatan kontraktor lokal tidak hanya berdampak pada perkembangan dunia usaha di daerah, tetapi juga memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan, perusahaan lokal umumnya berdomisili di Barito Timur sehingga aktivitas usahanya akan memberikan manfaat langsung bagi daerah. Mulai dari pembayaran pajak, penggunaan tenaga kerja lokal, hingga pembelian material dan jasa pendukung yang sebagian besar berasal dari wilayah setempat.

"Ketika kontraktor lokal mendapatkan pekerjaan, maka perputaran ekonomi juga terjadi di daerah. Tenaga kerja yang digunakan mayoritas masyarakat Barito Timur, begitu pula kebutuhan material dan jasa lainnya. Dampaknya tentu akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah, DPRD, dan perwakilan asosiasi kontraktor lokal juga menandatangani kesepakatan yang memuat sejumlah poin strategis terkait penguatan peran pelaku usaha daerah dalam pembangunan.

Nursulistio menilai kesepakatan itu menjadi langkah awal yang positif untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha lokal. Namun demikian, ia menekankan pentingnya tindak lanjut dari jajaran eksekutif melalui pembinaan dan penguatan kapasitas usaha agar kontraktor lokal mampu bersaing secara profesional.

"Kami berharap ada langkah teknis yang konkret dari pemerintah daerah untuk mengakomodasi dan membina para kontraktor lokal. Tujuannya agar mereka semakin berkembang, profesional, dan mampu berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan Barito Timur,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada asosiasi kontraktor yang telah menyampaikan aspirasi secara terbuka kepada pemerintah daerah. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pelaku usaha dan pemerintah merupakan bagian penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui forum tersebut, ia berharap keterlibatan kontraktor lokal dalam proyek pembangunan daerah dapat semakin meningkat sehingga manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan dari sisi infrastruktur, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. (zi/jp). 

Nekat Gasak Mesin Traktor di Tengah Persawahan Dadahup, Petani Ini Berakhir di Sel Tahanan

KUALA KAPUAS- Kepolisian Sektor (Polsek) Kapuas Murung berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan (curat) mesin traktor yang terjadi di area persawahan Desa Bentuk Jaya A5, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Dalam kasus tersebut, seorang petani berinisial MF (37), warga Kecamatan Mantangai, ditangkap polisi.

MF diamankan pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kapolsek Kapuas Murung IPDA Yus Ferdinanto, mengatakan kasus itu bermula dari laporan kehilangan mesin diesel traktor tangan jenis Kubota Quick Seva G3000-2S milik korban.

Menurut Yus, mesin penggerak traktor tersebut terakhir kali digunakan untuk membajak sawah pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah selesai digunakan, traktor diparkir di areal persawahan Desa Bentuk Jaya A5 dengan kondisi mesin masih terpasang.

"Namun saat korban kembali ke lokasi pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, mesin diesel traktor tersebut sudah tidak berada di tempat,” kata Yus, Kamis (11/6/2026).

Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kapuas Murung. Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan menangkap terduga pelaku.

Dalam pengembangan perkara, polisi turut mengamankan dua pria lainnya berinisial MHD (27) dan HR (32). Keduanya diketahui telah lebih dahulu ditahan dalam perkara berbeda.

Dari hasil penindakan, petugas menyita satu unit mesin penggerak traktor Quick merek Kubota warna merah yang diduga merupakan hasil curian. Polisi juga mengamankan satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam bernomor polisi AB 1963 RX yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

"Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Kapuas Murung untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Yus.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan. (fah/jp). 

Pentas Seni dan Pelepasan TK Kemala Bhayangkari 12 Tabalong Berlangsung Meriah dan Haru

TANJUNG- Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai Pentas Seni dan Pelepasan Peserta Didik TK Kemala Bhayangkari 12 Cabang Tabalong yang digelar di Aula Polres Tabalong, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., selaku Penasihat Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tabalong, didampingi Wakapolres Tabalong Kompol H Hasanuddin, S.H., Ketua Bhayangkari Cabang Tabalong Ny. Vio Ismoyo, pejabat utama Polres Tabalong, pengurus Bhayangkari, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, kepala sekolah, guru, wali murid, serta para siswa.

Acara diawali dengan pemutaran video perjalanan pendidikan siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari 12. Selanjutnya, peserta didik Kelompok B menampilkan pembacaan surah-surah pendek yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan orang tua.

Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Sekolah Kemala Bhayangkari, lagu “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, hingga penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi.

Dalam sambutannya Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang telah membimbing anak-anak dengan penuh dedikasi.

"Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, akhlak, dan kemampuan anak untuk menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” ujarnya.

Kapolres juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik yang mengikuti pelepasan tahun ini. Ia berpesan agar para siswa terus semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.

"Hari ini bukan akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari langkah baru menuju pendidikan yang lebih tinggi,” katanya.

Selain memberikan motivasi kepada siswa, Kapolres juga mengapresiasi peran orang tua yang selama ini mendampingi proses pendidikan anak. Menurutnya, sinergi antara keluarga dan sekolah menjadi faktor penting dalam mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan peserta didik, penampilan seni Madihin yang dibawakan guru dan murid, pembacaan puisi, serta penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan orang tua dan siswa yang menambah suasana haru.

Kapolres berharap para lulusan TK Kemala Bhayangkari 12 Cabang Tabalong dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.

"Kami berharap anak-anak yang hari ini dilepas dapat tumbuh menjadi generasi yang membanggakan serta siap menghadapi masa depan. Terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah berperan besar dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak,” pungkasnya. (fah/jp). 

Pansus DPRD Kalsel Soroti Kuota dan Antrean BBM Subsidi, Siapkan Rekomendasi Perbaikan Distribusi

BANJARMASIN- Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terus mengintensifkan penggalian data dan informasi guna menyusun rekomendasi perbaikan tata kelola distribusi BBM subsidi di daerah.

Langkah tersebut dilakukan melalui rapat kerja bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Banjarmasin serta PT AKR Corporindo Tbk Cabang Banjarmasin, Kamis (11/6/2026).

Ketua Pansus BBM DPRD Kalsel, HM. Syaripuddin, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses pengawasan yang dilakukan Pansus sebelum merumuskan rekomendasi akhir kepada pemerintah dan pihak terkait.

Dalam rapat bersama Hiswana Migas, Pansus menerima berbagai masukan mengenai kondisi penyaluran BBM bersubsidi di Kalimantan Selatan. Salah satu persoalan utama yang mengemuka adalah ketidakseimbangan antara kuota BBM subsidi yang ditetapkan pemerintah pusat dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Menurut paparan Hiswana Migas, pertumbuhan jumlah kendaraan angkutan, aktivitas sektor perikanan, serta meningkatnya jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyebabkan kebutuhan BBM bersubsidi terus meningkat setiap tahun.

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), karena kuota yang tersedia belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat.

"Masukan ini menjadi bahan penting bagi kami untuk melihat persoalan distribusi BBM subsidi secara lebih komprehensif dan objektif,” ujar Syaripuddin yang akrab disapa Bang Dhin.

Sementara itu, dalam rapat bersama PT AKR Corporindo Tbk Cabang Banjarmasin, Pansus memperoleh gambaran mengenai mekanisme distribusi BBM subsidi serta sejumlah usulan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan agar penyaluran BBM semakin tepat sasaran.

Bang Dhin menegaskan, seluruh informasi yang diperoleh dari berbagai pemangku kepentingan akan dihimpun dan dianalisis sebagai dasar penyusunan rekomendasi yang nantinya disampaikan kepada instansi terkait.

Ia mengungkapkan, sejak dibentuk pada 26 Mei 2026, Pansus telah menemukan sejumlah fakta dan persoalan yang memerlukan perhatian serius. Di antaranya adanya SPBU yang telah menerima peringatan dari Pertamina terkait pelaksanaan distribusi BBM bersubsidi.

Selain itu, antrean kendaraan yang masih terjadi di sejumlah SPBU juga menjadi perhatian utama Pansus karena berdampak langsung terhadap akses masyarakat dalam memperoleh BBM subsidi.

Untuk memperkuat hasil pengawasan, Pansus berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi BBM setelah seluruh agenda rapat dan pengumpulan data dari stakeholder selesai dilaksanakan.

"Yang pertama kami mengharapkan adanya perbaikan tata distribusi BBM bersubsidi. Yang kedua, kami tidak ingin lagi ada antrean panjang di SPBU. Yang ketiga, SPBU harus menyalurkan BBM bersubsidi kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya,” tegas Bang Dhin.

Melalui serangkaian pengawasan tersebut, Pansus berharap tata kelola distribusi BBM subsidi di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaat subsidi benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. (sar/ali/jp). 

18 Kebakaran Terjadi dalam Empat Bulan, Kapolres Tabalong Bentuk Langkah Antisipasi dan Pendalaman Penyebab

TANJUNG- Sedikitnya 18 kasus kebakaran terjadi di Kabupaten Tabalong selama periode Februari hingga Juni 2026. Tingginya angka kejadian tersebut menjadi perhatian serius Polres Tabalong yang kini melakukan pendalaman terhadap sejumlah kasus serta memperkuat langkah pencegahan di tingkat masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 12 kasus kebakaran terjadi di Kecamatan Tanta, lima kasus di Kecamatan Murung Pudak, dan satu kasus di Kecamatan Tanjung. Kecamatan Tanta menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak selama periode tersebut.

Menyikapi kondisi itu, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, memimpin rapat evaluasi bersama pejabat utama Polres Tabalong di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026), guna membahas fenomena kebakaran yang belakangan meningkat.

Dalam rapat tersebut, Kapolsek Tanta IPDA Aris Sufahriadi, memaparkan perkembangan dan hasil analisis awal sejumlah kejadian kebakaran di wilayahnya. Dari keseluruhan kasus yang terjadi, terdapat sembilan kejadian yang mendapat perhatian khusus, termasuk lima kasus yang menjadi prioritas pendalaman lebih lanjut.

Untuk mengungkap penyebab kebakaran secara ilmiah dan objektif, Satreskrim Polres Tabalong telah berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan yang melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi kejadian.

Kapolres Tabalong menegaskan, bahwa upaya penanganan tidak hanya berfokus pada penyelidikan, tetapi juga langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sebagai tindak lanjut, Kabag Ops Polres Tabalong, Kompol Abdul Fatah, menginstruksikan seluruh Kapolsek jajaran untuk memperkuat koordinasi dengan Forkopimca dalam mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling), menginventarisasi rumah kosong atau tidak berpenghuni, serta berkoordinasi dengan PLN terkait pemeriksaan keamanan instalasi listrik.

Selain itu, Polres Tabalong juga mendorong peningkatan kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran dan mengaktifkan kembali ronda malam di lingkungan masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting mengingat sebagian besar kejadian kebakaran terjadi pada malam hari.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

"Masyarakat diharapkan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kebakaran. Pencegahan kebakaran membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya. 

Polres Tabalong menegaskan akan terus melakukan langkah preventif, edukasi kepada masyarakat, serta penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab rangkaian kebakaran yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir demi menjaga keamanan dan keselamatan warga. (fah/jp). 

Kalsel Raih Opini WTP ke-13 Berturut-turut, BPK Serahkan LHP LKPD 2025

BANJARMASIN- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi opini WTP ke-13 yang diraih Pemprov Kalsel secara berturut-turut.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (11/6/2026), yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, didampingi Wakil Ketua Kartoyo dan Desy Oktavia Sari.

Rapat paripurna turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, Staf Ahli BPK RI Bidang Keuangan Pemerintah Daerah Slamet Kurniawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Kalsel.

Dalam sambutannya Gubernur H Muhidin, menyampaikan bahwa raihan opini WTP merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

"Syukur alhamdulillah, atas ikhtiar dan kerja keras kita bersama, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atas laporan keuangan Tahun Anggaran 2025,” ujar H Muhidin.

Ia menegaskan, bahwa pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara transparan dan bertanggung jawab karena setiap penggunaan anggaran merupakan amanah masyarakat yang wajib dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.

Menurut H Muhidin, keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta pengawasan yang dilakukan BPK RI. Namun demikian, ia menekankan bahwa opini WTP bukan tujuan akhir, melainkan landasan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

"Seluruh rekomendasi dan catatan yang diberikan BPK akan kami tindak lanjuti secara serius dan tepat waktu sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

H Muhidin menambahkan, penguatan tata kelola keuangan yang bersih dan akuntabel menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian visi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rapat paripurna tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama antara DPRD, Pemprov Kalimantan Selatan, dan BPK RI dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (sar/ali/jp). 

Euforia Piala Dunia 2026, Polsek Dusun Timur Ajak Warga Nobar dan Tegaskan Perang Melawan Judi

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Timur menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan di Markas Komando (Mako) Polsek Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (12/6/2026) dini hari.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 02.00 WIB tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan nobar sengaja digelar untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dan harmonis dengan masyarakat.

"Kami mengundang masyarakat, khususnya warga Kecamatan Dusun Timur, untuk bersama-sama menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 di Mako Polsek. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan yang dikemas secara santai dan penuh kebersamaan tersebut dapat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Ia menilai hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Selain menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, kegiatan nobar juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas perjudian yang kerap muncul saat perhelatan olahraga berskala internasional berlangsung.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menikmati pertandingan secara sehat dan positif. Jangan sampai euforia Piala Dunia dimanfaatkan untuk kegiatan perjudian yang melanggar hukum dan dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," tegas IPDA Sulkhan.

Ia menambahkan, Polri akan terus mengedukasi masyarakat agar olahraga menjadi sarana hiburan, mempererat persaudaraan, serta memperkuat persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Dusun Timur berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin solid serta situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. (zi/jp). 

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kapuas Gelar Turnamen Domino Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat

KUALA KAPUAS- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kapuas menggelar Turnamen Orado (Domino) tingkat Polres yang berlangsung di halaman parkir Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kapuas, Rabu (10/6/2026) malam.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, selaku Ketua Seksi Turnamen Orado (Domino) Hari Bhayangkara ke-80. Turnamen diikuti oleh personel Polres Kapuas. 

AKP Budi Utomo mengatakan, bahwa penyelenggaraan turnamen domino merupakan salah satu rangkaian kegiatan positif dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Selain sebagai ajang hiburan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan antara anggota Polri dan masyarakat.

"Turnamen ini menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat sportivitas, memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta menciptakan suasana yang humanis dan kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari pendekatan kepada masyarakat atau cooling system, sehingga masyarakat dapat berinteraksi secara langsung dengan aparat kepolisian dalam suasana yang santai dan penuh keakraban.

Selain itu, turnamen domino diharapkan dapat menjadi sarana hiburan sekaligus wadah penyaluran bakat dan hobi bagi para penggemar permainan domino di wilayah Kabupaten Kapuas.

Pelaksanaan babak penyisihan tingkat Polres berlangsung dengan lancar, aman, dan terkendali hingga kegiatan berakhir.

Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, Polres Kapuas berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kedekatan dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kapuas. (fah/jp). 

Bupati M. Yamin : Kontraktor Lokal Harus Jadi Tuan Rumah Pembangunan di Bartim

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, menegaskan bahwa kontraktor lokal memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati M. Yamin saat menghadiri pertemuan dan silaturahmi bersama Asosiasi Kontraktor Lokal Barito Timur di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Tamiang Layang, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD Barito Timur, Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten Setda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, pelaku jasa konstruksi lokal, serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati M. Yamin menekankan, bahwa pembangunan daerah tidak dapat dijalankan pemerintah sendiri. Menurutnya, diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk para kontraktor lokal yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan berbagai sektor.

"Pembangunan yang kita cita-citakan membutuhkan kebersamaan dan kerja sama semua pihak. Para kontraktor lokal merupakan bagian penting dalam mewujudkan kemajuan Barito Timur,” ujarnya.

M. Yamin menjelaskan, arah pembangunan daerah mengacu pada visi Barito Timur SEGAH (Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis) menuju Gumi Jari Janang Kalalawah. Visi tersebut diwujudkan melalui program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur berkualitas, penguatan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, dan pelayanan publik yang optimal.

Untuk mendukung visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Timur telah menetapkan 20 program unggulan yang mencakup pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, pengembangan ekonomi masyarakat, dukungan bagi UMKM dan sektor pertanian, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

M. Yamin menegaskan, kontraktor lokal tidak hanya berperan sebagai pelaksana proyek, tetapi juga menjadi mitra strategis yang ikut menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal agar berkembang dan mampu bersaing secara profesional.

"Kami ingin pelaku jasa konstruksi lokal semakin maju, profesional, dan mampu bersaing. Putra-putri daerah memiliki kemampuan dan pengalaman yang tidak kalah dengan pelaku usaha dari luar daerah,” katanya.

Ia juga mendorong para kontraktor untuk terus meningkatkan kompetensi, kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta menjunjung tinggi etika dan integritas dalam setiap pekerjaan.

Selain itu, Pemkab Barito Timur berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, dan akuntabel. Dalam pelaksanaan pembangunan, pemerintah mengedepankan kemitraan yang sehat dengan pelaku jasa konstruksi melalui keterbukaan, persaingan usaha yang sehat, dan kepatuhan terhadap peraturan.

Menurut M. Yamin, pembangunan infrastruktur tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, gedung, dan fasilitas publik lainnya. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta membuka lapangan kerja.

Karena itu, ia mengajak seluruh kontraktor lokal menjadikan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, keselamatan kerja, dan akuntabilitas sebagai budaya kerja dalam setiap proyek pembangunan.

"Pembangunan harus berorientasi pada manfaat, kualitas, dan keberlanjutan, bukan sekadar penyelesaian proyek,” tegasnya.

Melalui forum tersebut, M. Yamin berharap terjalin komunikasi yang semakin terbuka antara pemerintah daerah dan pelaku jasa konstruksi sehingga berbagai kendala dan masukan terkait pembangunan dapat dibahas bersama demi kepentingan masyarakat.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontraktor lokal atas kontribusi yang telah diberikan selama ini.

Ia berharap, sinergi yang terjalin dapat semakin kuat untuk mendukung terwujudnya Barito Timur yang maju, sejahtera, dan bermartabat. (zi/jp). 

Diduga Aniaya Istri dengan Air Panas, Pria di Kapuas Ditangkap di Banjarmasin

KUALA KAPUAS- Seorang pria berinisial AJ (42) ditangkap aparat kepolisian terkait dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap istrinya di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Penangkapan dilakukan oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas yang membantu Polsek Selat, dengan dukungan Polsek Banjarmasin Selatan.

"Pelaku berhasil diamankan pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Tembus Mantuil Gang Gandapura, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan," Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Reskrim AKP Danny Arrizal Saputra, Kamis (11/6/2026). 

Ia menjelaskan, kasus penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di depan sebuah salon di Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

Korban, seorang perempuan berusia 47 tahun, melaporkan bahwa peristiwa bermula ketika dirinya mengajak berpisah dengan suaminya akibat persoalan rumah tangga. Namun, ajakan tersebut diduga memicu kemarahan pelaku.

"Terlapor diduga melakukan pemukulan serta menyiramkan air panas dari dalam termos ke tubuh korban," ujar AKP Danny. 

Usai kejadian, pelaku langsung meninggalkan lokasi. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan, serta luka melepuh di kepala sebelah kanan akibat siraman air panas. Korban kemudian mendapatkan perawatan di rumah sakit di Kuala Kapuas sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Selat.

Dalam penanganan perkara ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu buah termos air panas dalam kondisi pecah yang diduga digunakan saat penganiayaan terjadi.

Atas perbuatannya, AJ disangkakan melanggar Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penganiayaan.

Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka juga pernah menjalani proses hukum dalam perkara penganiayaan pada 2006 dengan vonis 1,5 tahun penjara. 

Selain itu, pada 2018 yang bersangkutan juga pernah diproses dalam kasus kepemilikan senjata tajam dan dijatuhi hukuman 10 bulan penjara.

Saat ini, tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (fah/jp). 

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bartim Gelar Doa Bersama Perkuat Komitmen Pengabdian

TAMIANG LAYANG- Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Barito Timur menggelar doa bersama di Masjid Al Haris Polres Bartim, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., dan diikuti personel Polres Bartim yang beragama Islam.

Doa bersama digelar sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan pengabdian Polri selama delapan dekade sekaligus memohon perlindungan, keselamatan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dzikir, dan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan personel serta keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolres Bartim, AKBP Eddy Santoso, mengatakan peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

"Melalui doa bersama ini, kami memohon kepada Allah SWT agar seluruh anggota Polri, khususnya Polres Barito Timur, diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi pengingat untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya Polri yang Presisi," ujar Kapolres.

Ia menegaskan, doa merupakan bagian dari ikhtiar spiritual yang penting untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan soliditas internal di lingkungan Polres Bartim.

Kapolres juga mengajak seluruh personel menjadikan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai motivasi untuk memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Melalui doa bersama ini, Polres Barito Timur berharap seluruh rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat berjalan lancar serta semakin memperkuat komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (zi/jp). 

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes