BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Jumat, 14 Agustus 2026

Karutan Kelas IIB Tamiang Layang Dukung KNPI CUP 2026, Perkuat Sinergi Kepemudaan dan Olahraga

TAMIANG LAYANG- Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menghadiri pembukaan KNPI CUP 2026 Kabupaten Barito Timur di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Nansarunai Tamiang Layang, Jum'at (14/8/2026).

Kehadiran Karutan Tamiang Layang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), serta sejumlah pemangku kepentingan dalam mendukung kegiatan positif di bidang kepemudaan dan olahraga.

Pembukaan KNPI CUP 2026 turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, peserta, serta tamu undangan. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Barito Timur, M. Yamin.

KNPI CUP 2026 memperlombakan sejumlah cabang olahraga dan permainan, yakni bola basket, tenis meja, menembak, dan domino. Ajang tersebut diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menyalurkan bakat, sekaligus menumbuhkan sportivitas dan semangat kebersamaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novianto, mengatakan kehadiran pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan olahraga yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

"Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti KNPI CUP ini. Selain menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan sportivitas, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi serta sinergitas antara Rutan dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder di Kabupaten Barito Timur,” ujar Agung.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan berbagai unsur masyarakat diperlukan untuk menciptakan kegiatan yang konstruktif serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk berprestasi.

Melalui momentum KNPI CUP 2026, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, KNPI, serta berbagai pihak dalam mendukung program dan kegiatan yang positif, konstruktif, dan bermanfaat bagi masyarakat. (zi/jp). 

Wakil Bupati Kapuas Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden

KUALA KAPUAS- Wakil Bupati Kapuas, Dodo menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kapuas dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kuala Kapuas, Jum'at (14/8/2026).

Rapat paripurna tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk menyimak arah kebijakan pembangunan nasional yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pidato yang disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

Presiden memaparkan sejumlah capaian pemerintah, antara lain penguatan ketahanan pangan dan energi, peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur hingga ke desa, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sektor pertanian, perikanan, UMKM, dan berbagai program pemberdayaan ekonomi rakyat.

Di bidang pembangunan sumber daya manusia, Presiden menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan kualitas pendidikan, serta pembangunan sarana pendidikan. Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan dan kualitas generasi muda, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM.

Presiden juga menekankan pentingnya penguatan pelayanan publik, reformasi BUMN, pemberantasan korupsi, serta pengelolaan sumber daya alam agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Pembangunan, kata Presiden, harus dilaksanakan secara adil dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan Indonesia merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, ASN, dunia usaha, serta masyarakat perlu bergotong royong menghadapi berbagai tantangan, termasuk kemiskinan, pendidikan, lapangan kerja, korupsi, dan pengelolaan sumber daya alam.

Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyatakan momentum tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendukung arah pembangunan nasional serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama DPRD berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan visi Kapuas Bersinar, yakni mewujudkan masyarakat Kabupaten Kapuas yang berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kapuas turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kapuas Berinto, unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan dan gotong royong dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. (fah/hru/jp). 

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkab Kapuas Bersihkan Stadion Panunjung Tarung

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menggelar kurve kebersihan di kawasan Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas, Jum'at (14/8/2026), sebagai bagian dari persiapan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan dipimpin Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas, Kusmiatie, dan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kapuas.

Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kabupaten Kapuas yang juga Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kapuas, Yanmarto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antar-OPD untuk memastikan kesiapan lokasi dan kelancaran seluruh agenda peringatan kemerdekaan.

"Pada tahun ini semangatnya adalah membangun kebersamaan dan kolaborasi untuk menyukseskan berbagai event dalam rangka memperingati HUT RI ke-81,” kata Yanmarto.

Menurut dia, keterlibatan seluruh OPD tidak hanya diperlukan dalam pelaksanaan agenda, tetapi juga dalam menyiapkan lingkungan dan fasilitas yang akan digunakan selama rangkaian kegiatan.

"Kita membantu teman-teman OPD terkait, khususnya dalam membersihkan dan menyiapkan berbagai hal agar seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Selain kegiatan kurve kebersihan, Pemkab Kapuas juga menyiapkan agenda khusus berupa nonton bersama detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Yanmarto mengatakan, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Indoor Lapangan Basket yang baru. Agenda ini diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat dan jajaran pemerintah daerah untuk menyaksikan momentum bersejarah Proklamasi Kemerdekaan.

"Yang lebih khusus tahun ini akan diadakan nonton bersama detik-detik Proklamasi di Indoor Lapangan Basket yang baru,” katanya.

Pemkab Kapuas berharap persiapan yang dilakukan secara bersama-sama dapat mendukung pelaksanaan seluruh rangkaian HUT ke-81 RI agar berlangsung tertib, lancar dan meriah, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di Kabupaten Kapuas. (fah/hru/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Gelar Aksi Bersih Kemerdekaan Sambut HUT ke-81 RI

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggelar Aksi Bersih Kemerdekaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jum'at (14/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto dan diikuti jajaran pejabat struktural, pegawai, CPNS, PPNPN, peserta magang HUB Batch 1 Angkatan 2, serta perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Aksi bersih dilakukan secara gotong royong dengan menyasar halaman depan Rutan, lingkungan sekitar, fasilitas umum, hingga pemotongan rumput di badan Jalan Munsit. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan, terutama pada area yang menjadi ruang publik.

Dengan mengenakan pakaian olahraga, para peserta tampak antusias membersihkan lingkungan. Keterlibatan perwakilan WBP juga menjadi bagian dari pembinaan untuk menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, disiplin, dan gotong royong.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga perlu ditunjukkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

"Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui tindakan nyata. Melalui kegiatan gotong royong ini, kita ingin menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antara petugas, peserta magang, dan warga binaan,” ujar Agung.

Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, ia berharap semangat menjaga kebersihan tidak hanya muncul saat momentum peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan secara berkelanjutan.

Aksi Bersih Kemerdekaan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Rutan Kelas IIB Tamiang Layang membangun lingkungan yang bersih dan nyaman serta memperkuat nilai gotong royong dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (zi/jp). 

Ketua DPRD Barito Timur Imbau Masyarakat Tidak Membuka Lahan Dengan Cara Membakar

TAMIANG LAYANG- Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau panjang dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Nursulistio mengatakan, pihaknya telah mengikuti koordinasi bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait untuk mengantisipasi dampak musim El Nino yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

"Musim El Nino tahun ini melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Karena itu, kita melakukan koordinasi untuk mengantisipasi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya, Jum'at (14/8/2026). 

Menurutnya, kondisi cuaca yang lebih panas dan periode kekeringan yang berlangsung lebih cepat berpotensi meningkatkan kerawanan terjadinya kebakaran. Selain ancaman karhutla, kekeringan juga dapat berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak, khususnya petani dan masyarakat yang memiliki kebun atau lahan, agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar.

"Masyarakat, petani, dan kita semua agar menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar,” tegas Nursulistio.

Ia menambahkan, penanganan karhutla juga melibatkan berbagai unsur, termasuk BPBD, TNI, Polri, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pemantauan titik panas juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi satelit untuk mendeteksi potensi kebakaran.

Namun, kata dia, penanganan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, seperti akses menuju lokasi kebakaran, jangkauan wilayah, serta ketersediaan sumber air.

Nursulistio juga mengingatkan masyarakat mengenai konsekuensi hukum apabila pembakaran lahan menimbulkan kerusakan lingkungan. Menurutnya, aparat dapat mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang menyebabkan kerusakan akibat pembakaran.

Selain merusak lingkungan, asap akibat karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas penerbangan. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi mencegah terjadinya kebakaran.

"Mari bersama-sama kita saling berkolaborasi untuk menghindari pembakaran lahan dan hutan. Cuaca saat ini benar-benar panas, masa kekeringannya juga cepat sekali,” pungkasnya. (zi/jp).

Semarak HUT ke-81 RI, Polres Barito Timur Gelar Jalan Sehat dan Lomba Kemerdekaan

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Resor (Polres) Barito Timur menggelar jalan sehat, senam bersama, dan sejumlah perlombaan khas kemerdekaan di halaman Mapolres Barito Timur, Jum'at (14/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti personel perwakilan Bagian, Satuan, Seksi, Polsek jajaran, serta Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur bersama anggota Bhayangkari. Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana meriah dan penuh kebersamaan.

Kegiatan diawali dengan jalan sehat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso. Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, kekompakan, dan kebersamaan keluarga besar Polres Barito Timur.

Setelah jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama dan berbagai perlombaan. Sejumlah lomba yang digelar di antaranya balap karung, menangkap bebek, memasukkan paku ke dalam botol, serta memasukkan air ke dalam botol.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga sebagai sarana memperkuat soliditas dan kebersamaan antara personel Polri dan keluarga besar Bhayangkari.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari semangat kita dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menjaga kesehatan melalui jalan sehat, perlombaan ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, kekompakan, dan soliditas seluruh keluarga besar Polres Barito Timur,” ujar Eddy Santoso.

Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kebersamaan, sportivitas, dan sikap saling menghargai.

"Yang terpenting bukan hanya menang atau kalah, tetapi bagaimana kita dapat menikmati kegiatan ini bersama-sama. Jadikan momentum HUT Kemerdekaan ini untuk memperkuat persaudaraan dan kekompakan kita,” katanya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang perlombaan. Sorak-sorai dan dukungan dari peserta maupun penonton menambah semarak kegiatan yang dipusatkan di halaman Mapolres Barito Timur tersebut.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta. Pembagian hadiah tersebut semakin menambah kegembiraan sekaligus menjadi penutup kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Polres Barito Timur.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Barito Timur tidak hanya memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, sportivitas, kesehatan, dan soliditas internal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (zi/jp). 

Bupati Murung Raya Sematkan Satyalancana Karya Satya kepada 27 ASN

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus menyerahkan dan menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Jum'at (14/8/2026).

Penganugerahan tersebut diberikan kepada ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun. Acara berlangsung di Aula Gedung B Kantor Bupati Murung Raya.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, para penerima penghargaan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Heriyus, mengatakan Satyalancana Karya Satya merupakan tanda kehormatan yang dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dinilai telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, serta prestasi kerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan masyarakat.

"Pemberian tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada ASN merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Heriyus.

Ia menjelaskan, penerima Satyalancana Karya Satya harus memenuhi persyaratan, di antaranya telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara dan pemerintah, serta menunjukkan pengabdian, kejujuran, kecakapan dan kedisiplinan secara terus-menerus selama masa kerja yang ditentukan.

Heriyus berpesan kepada seluruh ASN agar menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

"Kiranya penganugerahan tanda kehormatan ini dapat menumbuhkan kebanggaan, sikap keteladanan, semangat perjuangan dan motivasi untuk meningkatkan darma bakti kepada bangsa dan negara, serta dapat menjadi teladan bagi ASN lainnya,” ujarnya.

Heriyus juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh ASN yang menerima Satyalancana Karya Satya. Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas masa pengabdian, tetapi juga mendorong peningkatan kinerja dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dari 27 ASN penerima penghargaan, sebanyak 19 orang menerima Satyalancana Karya Satya masa pengabdian 10 tahun, enam orang untuk masa pengabdian 20 tahun, dan dua orang untuk masa pengabdian 30 tahun. (maya/jp). 

Polres Kapuas Perkuat Kampung Tangguh Bebas Narkoba Lewat Lomba Yel-Yel HUT ke-81 RI

KUALA KAPUAS- Polres Kapuas melalui Satuan Reserse Narkoba terus memperkuat peran masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Salah satunya melalui perlombaan yel-yel Kampung Tangguh Bebas dari Narkoba yang digelar di Desa Anjir Mambulau Tengah, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Jum'at (14/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang bahaya narkoba.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta bebas dari narkoba.

Perlombaan diikuti perwakilan warga dan RT dari wilayah Kampung Tangguh Bebas dari Narkoba, anak-anak sekolah, guru PAUD, serta ibu-ibu PKK. Peserta menyampaikan pesan-pesan antinarkoba melalui yel-yel yang kreatif dan penuh semangat.

Pesan yang disampaikan tidak hanya mengajak masyarakat menjauhi narkoba, tetapi juga mendorong penguatan persatuan, kepedulian sosial, serta terciptanya lingkungan yang tertib dan kondusif.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin pesan pencegahan narkoba dapat disampaikan dengan cara yang menarik sehingga mudah diterima masyarakat. Pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya tugas kepolisian," ujar AKP Budi Utomo.

Ia menambahkan, keberadaan Kampung Tangguh Bebas dari Narkoba diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.

Dalam perlombaan tersebut, penilaian dilakukan berdasarkan kekompakan, kreativitas, semangat dan ekspresi, kesesuaian tema, serta artikulasi dan kekuatan suara.

Polres Kapuas berharap kegiatan serupa dapat semakin memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Upaya tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polres Kapuas untuk terus mendorong terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba melalui pendekatan edukasi serta pemberdayaan masyarakat. (fah/jp). 

Pemkab Batola Gelar Syukuran Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) menggelar syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan diisi dengan salat Isya dan salat hajat berjamaah di Rumah Dinas Bupati Barito Kuala, Kamis (13/8/2026) malam.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan serta tokoh masyarakat di lingkungan Kabupaten Barito Kuala.

Rangkaian acara semakin semarak dengan pembacaan Burdah bersama yang dibawakan grup habsyi dari Kecamatan Mekarsari. Grup tersebut dipimpin langsung Plt. Camat Mekarsari, Syahrian, yang turut membawa rombongan untuk mengikuti rangkaian syukuran.

Sejumlah pejabat dan unsur pemerintahan turut hadir, di antaranya Camat Mandastana, Kepala Desa Belandean, serta para lurah dan kepala desa se-Kabupaten Barito Kuala.
Setelah rangkaian ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan Guru Achmad Mubarak. 

Dalam tausiyahnya, ia mengajak jemaah untuk senantiasa mensyukuri nikmat kemerdekaan sekaligus menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat di Bumi Selidah.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat rasa syukur, persatuan, dan kebersamaan dalam membangun daerah. (ali/jp). 

Kamis, 13 Agustus 2026

DAD Murung Raya Perkuat Sinergi Pemangku Adat dan Tata Kelola Hinting Pali

PURUK CAHU- Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Murung Raya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus peningkatan kapasitas pemangku adat se-Kabupaten Murung Raya di Kantor DAD Murung Raya, Rabu-Kamis, 12-13 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema "Transformasi Organisasi Dewan Adat Dayak serta Penguatan Nilai Adat dan Budaya Menuju Murung Raya HEBAT yang Maju, Damai dan Sejahtera".

Rakerda diikuti damang kepala adat, sekretaris damang, mantir adat kecamatan, mantir desa, dan mantir adat kelurahan se-Kabupaten Murung Raya. Kegiatan juga dihadiri Pengurus DAD Provinsi Kalimantan Tengah, Pengurus DAD Kabupaten Murung Raya yang terdiri atas Dewan Pertimbangan dan Dewan Pakar, DAD kecamatan, Batamad, Kejaksaan Negeri Murung Raya, Polres Murung Raya, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Murung Raya.

Turut hadir sejumlah peninjau dari penggiat adat Dayak dan organisasi masyarakat Dayak yang diundang panitia.

Ketua Umum DAD Kabupaten Murung Raya, Perdie M. Yoseph, mengatakan sinergi seluruh perangkat adat menjadi hal penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menyelesaikan berbagai persoalan adat.

Menurutnya, Rakerda menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, sekaligus meningkatkan kapasitas para pemangku adat dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Rapat kerja ini menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas para pemangku adat dalam menjalankan tugas dan fungsinya di tengah masyarakat,” kata Perdie.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam Rakerda adalah penerapan **hinting pali** di lapangan. Perdie menilai perlu ada pemahaman yang seragam mengenai mekanisme, prosedur, serta kewenangan dalam pemasangan hinting pali.

Ia menyebut, bahwa dalam praktiknya terdapat pemasangan hinting pali yang dilakukan sesuai prosedur. Namun, ada pula pemasangan yang dipicu faktor emosional atau kepentingan tertentu, termasuk dalam persoalan yang melibatkan pihak ketiga maupun perusahaan.

Karena itu, Perdie meminta jajaran DAD Murung Raya memperjelas mekanisme dan kewenangan terkait penerapan hinting pali. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah perbedaan persepsi maupun keputusan antarlembaga adat, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten hingga kecamatan.

"Hal ini harus dijelaskan supaya ke depan tidak ada lagi kejadian yang serupa dan tidak terjadi ketidaksambungan antara persepsi maupun keputusan lembaga DAD provinsi, kabupaten sampai kecamatan. Kita harus menjaga marwah dan wibawa lembaga adat Dayak,” tegasnya.

Perdie juga meminta seluruh peserta mengikuti Rakerda secara serius dan aktif menyerap materi yang disampaikan para narasumber. Ia berharap hasil kegiatan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas para pemangku adat di tengah masyarakat.

Rakerda tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menghasilkan penguatan kapasitas, koordinasi, dan pemahaman bersama para pemangku adat dalam menyelesaikan persoalan adat secara tepat sesuai ketentuan yang berlaku. (maya/jp). 

Polresta Banjarmasin Gagalkan Peredaran 5.179 Butir Ekstasi, Tiga Pelaku Diamankan

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin menggagalkan peredaran 5.179 butir pil ekstasi berlogo Singapura dengan berat total 2.019,81 gram di Kota Banjarmasin. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang tersangka.

Ketiga tersangka diamankan Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat di Jalan Ukhuwah Islamiyah, Gang Rahmah, RT. 01/RW. 01, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Jum'at (7/8/2026) sekitar pukul 21.00 WITA.

Mereka masing-masing berinisial MK dan M, keduanya perempuan, serta Z, seorang laki-laki.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, mengatakan selain 5.179 butir ekstasi, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti lain. Di antaranya satu kemasan plastik bening, satu plastik bening, satu plastik silver bertuliskan "Fresh Roasted" yang dilakban cokelat pada kedua sisinya, serta dua kantong kresek berwarna hitam.

Hal itu disampaikan Riza saat konferensi pers di halaman Mapolresta Banjarmasin, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR dan jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin.

"Pengungkapan ini wujud nyata komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Banjarmasin. Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun untuk peredaran narkoba," tegas Riza.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Kota Banjarmasin.

"Kayuh baimbai jaga banua, bersama kita wujudkan Kota Banjarmasin jauh dari bahaya narkoba. Jika mengetahui adanya peredaran narkoba, segera laporkan kepada kami melalui layanan call center 110 Polri. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional," tuturnya.

Polresta Banjarmasin menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkoba serta mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan dugaan tindak pidana narkotika. (fah/jp). 

Polresta Banjarmasin Musnahkan 16 Ribu Bungkus Rokok Ilegal

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin mengungkap peredaran rokok ilegal tanpa peringatan kesehatan berupa tulisan dan gambar yang dipersyaratkan sesuai ketentuan perundang-undangan. Sebanyak 16 ribu bungkus rokok ilegal dari berbagai merek yang dikemas dalam 200 karton diamankan dalam pengungkapan tersebut.

Barang bukti itu kemudian dimusnahkan setelah perkara dinyatakan telah melalui seluruh tahapan hukum dan memiliki kekuatan hukum tetap.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, mengatakan pemusnahan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus mencegah rokok ilegal kembali beredar dan dikonsumsi masyarakat.

"Langkah ini tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga merupakan upaya Kepolisian mencegah barang ilegal kembali beredar dan dikonsumsi masyarakat,” kata Riza saat konferensi pers di halaman Mapolresta Banjarmasin, Kamis (13/8/2026).

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin dan jajaran Forkopimda setempat.

Riza menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari informasi mengenai sebuah truk yang bergerak dari Surabaya menuju Banjarmasin dan diduga membawa rokok ilegal.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Sat Reskrim Polresta Banjarmasin melakukan pemantauan hingga akhirnya mengamankan truk tersebut di kawasan Pelabuhan Trisakti, Jalan Barito Hilir, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.

Dalam penindakan itu, polisi mengamankan sekitar 16 ribu bungkus rokok ilegal yang dikemas dalam 200 karton. Selain barang bukti tersebut, petugas juga mengamankan dua orang yang berada di dalam truk serta dua lembar surat jalan yang diketahui tidak sesuai dengan barang yang dibawa.

Riza menegaskan pengungkapan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polresta Banjarmasin dalam mengawasi peredaran barang yang diduga melanggar ketentuan hukum.

"Pengungkapan kasus ini menjadi salah satu bentuk komitmen Kepolisian dan commander wish ‘Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan’ yang saya gaungkan di jajaran Polresta Banjarmasin untuk mengawasi peredaran barang yang diduga melanggar ketentuan hukum,” ujarnya. (fah/jp). 

Polresta Banjarmasin Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Saat Korban Salat

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin menangkap seorang pria berinisial T, warga Kabupaten Barito Kuala (Batola), yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di kawasan Alalak Utara, Banjarmasin Utara.

T diamankan di kediamannya setelah polisi menerima laporan dari keluarga korban terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Riza Muttaqin, mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban sedang melaksanakan salat zuhur di rumahnya pada Kamis (9/8/2026).

Menurut Riza, pelaku tiba-tiba masuk ke rumah korban dan memeluk korban dari arah samping. Korban kemudian berusaha melepaskan diri, tetapi pelaku kembali memeluk dari arah depan dan diduga mencium pipi korban secara paksa.

"Tiba-tiba pelaku masuk ke rumah korban dan memeluk dari arah samping. Saat korban berusaha melepaskan diri, T kembali memeluk dari depan hingga mencium pipi korban secara paksa," ujar Riza saat konferensi pers di halaman Mapolresta Banjarmasin, Kamis (13/8/2026).

Aksi tersebut terhenti setelah ayah korban datang. Pelaku kemudian melarikan diri meninggalkan rumah korban.

Usai kejadian, korban menceritakan peristiwa tersebut kepada orang tuanya. Pihak keluarga kemudian melaporkannya ke Mapolresta Banjarmasin.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satreskrim Polresta Banjarmasin melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan T di kediamannya.

Riza mengapresiasi keberanian korban dan keluarganya untuk melapor. Ia mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana.

"Jangan pernah takut melapor. Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan. Polresta Banjarmasin akan bertindak cepat dan profesional dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat," tegas Riza.

Dalam konferensi pers tersebut, turut hadir Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin. (fah/jp). 

Camat Pematang Karau Kukuhkan Paskibra Tingkat Kecamatan

TAMIANG LAYANG- Camat Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Setia Murni, mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat kecamatan di wilayah setempat, Kamis (13/8/2026).

Pengukuhan tersebut dihadiri perwakilan Koramil 1012/06 Pematang Karau, Kapolsek Pematang Karau, IPDA Ricardo Hutahaean bersama sejumlah anggota kepolisian, serta belasan anggota Paskibra putra dan putri.

Dalam amanatnya, Camat Pematang Karau, Setia Murni berpesan kepada para anggota Paskibra agar senantiasa menjaga disiplin dan kekompakan selama menjalankan tugas.

"Jaga disiplin, kekompakan, dan laksanakan tugas pengibaran bendera nanti dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan,” pesannya.

Setia Murni juga meminta para anggota Paskibra menunjukkan semangat sebagai generasi muda yang memiliki rasa cinta tanah air, berkarakter, serta mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.

"Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi muda yang cinta tanah air, berkarakter, dan siap menjadi teladan,” ujar Setia Murni.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di tingkat Kecamatan Pematang Karau. (zi/jp).

Raih Juara II KBDN, Dirresnarkoba Polda Kalteng Apresiasi Polres Kapuas

KUALA KAPUAS- Prestasi Polres Kapuas meraih juara II Lomba Kampung Bebas dari Narkoba (KBDN) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 mendapat apresiasi dari Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kalimantan Tengah.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo menghadap Dirresnarkoba Polda Kalteng di ruang kerjanya, Kamis (13/8/2026). Pertemuan itu sekaligus menjadi momentum untuk melaporkan langsung capaian Polres Kapuas dalam pembinaan program KBDN.

Dirresnarkoba Polda Kalteng menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Polres Kapuas meraih posisi juara II. Pencapaian tersebut dinilai menjadi bukti adanya upaya serius dalam membangun lingkungan masyarakat yang memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Namun, prestasi tersebut tidak boleh berhenti pada capaian perlombaan. Jajaran Polres Kapuas diminta menjaga konsistensi program pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah binaan.

Dirresnarkoba juga mendorong agar berbagai inovasi yang telah diterapkan dalam program KBDN terus dikembangkan. Inovasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah binaan, tetapi juga dapat menjadi contoh dan ditularkan ke wilayah lain.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatresnarkoba AKP Budi Utomo, menyatakan bahwa apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi jajaran untuk terus memperkuat program pencegahan narkoba berbasis masyarakat.

"Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan dan menjaga keberlanjutan program Kampung Bebas dari Narkoba,” ujar AKP Budi Utomo.

Polres Kapuas berkomitmen menjadikan KBDN sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di tingkat desa. (fah/jp). 

Bupati Kapuas Hadiri Rakor Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi Se-Kalimantan

PALANGKA RAYA- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hargatin, serta Inspektur Kabupaten Kapuas Arnes Satyari menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah se-Wilayah Kalimantan.

Rakor yang mempertemukan pemangku kepentingan dari lima provinsi di Kalimantan, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara, digelar secara hibrida di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti secara serentak oleh gubernur, bupati, wali kota, serta sekretaris daerah se-Kalimantan.

Dalam Diskusi Panel I, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Dr. Ely Kusumastuti memaparkan peta risiko dan strategi pencegahan korupsi melalui pemetaan area strategis di lingkungan pemerintah daerah. Ia juga menekankan pentingnya penguatan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pada kesempatan itu, KPK RI mengapresiasi langkah proaktif sejumlah pemerintah daerah di Kalimantan, termasuk Pemerintah Kabupaten Kapuas, dalam melakukan evaluasi dan deteksi dini (early warning) terhadap sejumlah area yang dinilai memiliki risiko korupsi.

Area tersebut antara lain perencanaan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD, penataan belanja hibah dan bantuan sosial (bansos), serta konsolidasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Rakor kemudian dilanjutkan dengan Diskusi Panel II yang menghadirkan Deputi Bidang PPKD BPKP RI, Dr. Setya Nugraha. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP).

Sementara itu, Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah LKPP Setya Budi Arijanta membahas strategi mitigasi risiko dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam rakor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Pemkab Kapuas berkomitmen menindaklanjuti arahan serta rekomendasi lembaga pembina nasional sebagai langkah pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. (fah/hru/jp). 

Polresta Banjarmasin Ungkap Peredaran Pod Getar Diduga Mengandung Etomidate

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin mengungkap dugaan peredaran pod getar yang mengandung etomidate, zat yang disebut masuk dalam golongan narkotika. Pengungkapan ini menjadi yang pertama dilakukan di Kota Banjarmasin.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial A (34), warga Antasan Raden, Gang Harmoni, Kecamatan Teluk Dalam. A diamankan Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin pada Jum'at (31/7/2026) sekitar pukul 01.40 Wita di kawasan Antasan Raden, Gang Harmoni.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Riza Muttaqin, mengatakan dari tangan tersangka, petugas menyita lima cartridge yang diduga berisi cairan etomidate.

Selain itu, polisi turut mengamankan satu unit mesin erpam dan satu unit telepon seluler sebagai barang bukti.

"Selain itu kami juga mengamankan satu buah mesin erpam dan satu buah handphone sebagai barang bukti lainnya," ujar Kombes Riza saat konferensi pers di Banjarmasin, Kamis (13/8/2026). Konferensi pers tersebut turut dihadiri Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin dan jajaran Forkopimda.

Menurut Kombes Riza, penggunaan pod getar yang diduga berisi cairan etomidate merupakan modus baru dalam peredaran narkotika di Banjarmasin. Etomidate sendiri dikenal sebagai obat anestesi yang penggunaannya harus berdasarkan ketentuan medis.

Riza menegaskan, Polresta Banjarmasin akan terus melakukan pemberantasan terhadap segala bentuk peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

"Pengungkapan pod getar bernarkoba ini yang pertama di Kota Banjarmasin. Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat, 'Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan' dan memberantas peredaran narkoba. Jangan ragu untuk melaporkan kepada kami," tegasnya.

Polresta Banjarmasin juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah peredaran narkotika dengan melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada kepolisian. (fah/jp). 

Bhabinkamtibmas Bersama Warga dan Unsur Terkait Cari Warga Hilang di Desa Balawa

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Desa Balawa, Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, Aipda I Dewa Gede Dharma Putra Atmaja, bersama warga dan unsur terkait melaksanakan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di Desa Balawa, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (13/8/2026).

Warga yang dicari diketahui bernama Marpanus, 68 tahun, seorang petani dan warga Desa Balawa RT. 01. Berdasarkan informasi yang diterima, Marpanus diketahui tidak pulang ke rumah sejak Senin (10/8/2026).

Dalam pencarian tersebut, Bhabinkamtibmas bersama masyarakat, perangkat desa, Bhabinsa, dan BPBD melakukan penyisiran di sejumlah lokasi, terutama di sekitar tempat terakhir Marpanus terlihat oleh warga pada Selasa siang (11/8/2026).

Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, warga yang terlibat sepakat membagi tim menjadi tiga kelompok. Masing-masing kelompok melakukan penyisiran di lokasi yang telah ditentukan berdasarkan informasi dan petunjuk yang diperoleh.

Selain membantu proses pencarian, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan warga agar tetap mengutamakan keselamatan selama berada di lapangan. Mengingat kondisi saat ini sedang musim kemarau, warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hingga Kamis sore, upaya pencarian terhadap Marpanus masih terus dilakukan. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas bersama masyarakat dalam pencarian tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan.

"Kami mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Kami juga berharap Marpanus segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya. (zi/jp). 

Bupati Barito Utara Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi dalam Rakor Integritas Pemda

PALANGKA RAYA- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (13/8/2026).

Rakor yang dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran tersebut diikuti para kepala daerah se-Kalimantan. Dalam kegiatan itu, Bupati Barito Utara didampingi Sekretaris Daerah Muhlis, Inspektur Kabupaten Barito Utara, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Penguatan integritas juga dinilai penting untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai ketentuan serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Barito Utara, rakor ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan langkah pencegahan korupsi, sekaligus meningkatkan kualitas pengawasan dalam pelaksanaan program pemerintahan dan pembangunan daerah.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan bahwa pencegahan korupsi harus menjadi komitmen bersama dan tidak sebatas pemenuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Kehadiran kami hari ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk terus memperkuat integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” kata Shalahuddin.

Menurutnya, pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab moral pemerintah untuk memastikan setiap program pembangunan dan pelayanan publik memberikan manfaat yang luas serta tepat sasaran bagi masyarakat.

"Melalui sinergi yang kuat antarpemerintah daerah dan arahan dari Bapak Gubernur, kami optimistis tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi dapat terus kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Ia berharap penguatan integritas dan pencegahan korupsi dapat terus diimplementasikan dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Barito Utara, sehingga pelayanan publik semakin efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. (emca/jp).

Camat Dusun Tengah Apresiasi Polri, Jembatan Merah Putih Presisi Buka Akses Penting Warga Netampin

TAMIANG LAYANG- Camat Dusun Tengah, Prismayandi, mengapresiasi peran Polres Barito Timur bersama Kompi Pelopor Brimob dalam menghadirkan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Netampin, Kecamatan Dusun Tengah.

Prismayandi menilai keberadaan jembatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, jembatan itu memberikan dampak langsung terhadap aktivitas pertanian, perekonomian warga, hingga akses pendidikan bagi anak-anak di Desa Netampin.

"Atas nama pemerintah kecamatan dan masyarakat, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi serta terima kasih sebesar-besarnya kepada Polres Barito Timur dan Kompi Pelopor Brimob atas kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi ini,” ujar Prismayandi usai mengikuti peresmian Jembatan Merah Putih di Desa Netampin kepada wartawan ini, Kamis (13/8/2026). 

Menurut dia, manfaat jembatan paling dirasakan masyarakat yang selama ini bergantung pada akses penghubung untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Bagi petani, keberadaan jembatan mempermudah mobilitas dalam mengangkut hasil panen maupun sarana produksi pertanian.

Kemudahan akses tersebut dinilai dapat memangkas waktu perjalanan sekaligus menekan biaya operasional petani.

"Jembatan ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam memperlancar jalur pertanian dan aktivitas ekonomi warga,” katanya.

Tidak hanya sektor pertanian, Jembatan Merah Putih Presisi juga memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan. Akses menuju SMP Netampin menjadi lebih dekat sehingga para pelajar dapat menempuh perjalanan dengan lebih cepat, mudah, dan aman.

Prismayandi menegaskan, pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat harus dijaga bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh warga Desa Netampin untuk ikut merawat dan menjaga kondisi jembatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

"Saya mengimbau seluruh warga Desa Netampin untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini. Jangan sampai fasilitas yang sudah memberikan banyak manfaat justru tidak terpelihara. Mari kita jaga agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka waktu yang lama,” pungkasnya. (zi/jp). 

Polresta Banjarmasin Ungkap Kasus Pornografi Berbasis AI, Tujuh Perempuan Jadi Korban

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin mengungkap kasus penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk merekayasa foto menjadi video bermuatan pornografi. Dalam kasus tersebut, tujuh perempuan dilaporkan menjadi korban.

Polisi mengamankan seorang pria berinisial MF di kawasan Belitung Darat, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin pada Rabu (12/8/2026).

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Riza Muttaqin, mengatakan kasus tersebut terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari sejumlah korban.

"Dalam kasus ini, sebanyak tujuh orang perempuan dilaporkan menjadi korban. Para korban menerima pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal yang mengirimkan video hasil suntingan AI seolah-olah korban tidak menggunakan busana," kata Riza saat konferensi pers, Kamis (13/8/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polresta Banjarmasin melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan MF. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa telepon genggam dan kartu memori berkapasitas 16 GB.

Penggeledahan kemudian dilakukan di kediaman MF. Dalam proses tersebut, petugas menemukan barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika, yakni 36 butir ekstasi berlogo tengkorak, satu paket sabu dengan berat bersih 2,28 gram, timbangan digital, serta dua klip plastik.

Kombes Riza mengatakan, penyidik masih mendalami motif MF menyebarkan konten pornografi hasil rekayasa AI. Polisi sementara menduga tindakan tersebut dilakukan di bawah pengaruh narkotika.

"Untuk sementara diduga karena pengaruh narkotika. Narkoba yang ditemukan diakui MF untuk konsumsi pribadi," ujarnya.

Polresta Banjarmasin mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah membagikan data atau foto pribadi kepada pihak lain.

Riza juga meminta masyarakat yang menjadi korban kejahatan digital untuk segera melapor kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.

"Saya mengajak 'Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan' dan mencegah aksi kejahatan, termasuk di ruang digital," pungkasnya. (fah/jp). 

Kades Bagok Apresiasi TNI dan Masyarakat Bangun Jembatan Garuda, Akses Pertanian Warga Kini Lebih Mudah

TAMIANG LAYANG- Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan masyarakat. Jembatan yang dibangun TNI bersama masyarakat itu dinilai memperlancar akses warga menuju kawasan pertanian sekaligus mendukung aktivitas ekonomi desa.

Kepala Desa Bagok, Risa Ramayati, mengatakan keberadaan jembatan memberikan kemudahan bagi warga dalam bermobilisasi menuju lahan pertanian. Sebelumnya, akses menuju areal pertanian menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

"Atas nama warga Desa Bagok, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI bersama masyarakat yang sudah membangun Jembatan Garuda Merah Putih,” kata Risa kepada wartawan ini usai mengikuti peresmian Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Bagok, Kamis (13/8/2026). 

Menurutnya, jembatan tersebut tidak sekadar menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi warga yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian.

"Dengan adanya jembatan ini, masyarakat Desa Bagok sangat terbantu, baik untuk mobilisasi maupun akses menuju areal pertanian masing-masing. Ini sangat membantu warga dalam menjalankan aktivitas pertanian,” ujarnya.

Risa menilai pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat di desa. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama TNI dan masyarakat Desa Bagok.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto atas program pembangunan yang menjadikan Desa Bagok sebagai salah satu penerima manfaat.

"Atas nama masyarakat Desa Bagok, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas program yang diberikan kepada desa kami,” tuturnya.

Risa berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat terus dilakukan untuk memperkuat akses masyarakat, khususnya menuju sentra-sentra pertanian di Desa Bagok.

Ia menegaskan, pemerintah desa menyambut baik pembangunan tersebut karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam memperlancar akses menuju kawasan pertanian.

Sementara itu, Camat Benua Lima, Mahadani, turut menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan penghubung antardesa memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kelancaran mobilitas warga.

"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas terbangunnya jembatan penghubung antardesa ini. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Mahadani.

Peresmian Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bagian dari kegiatan pemerintah pusat yang mencakup pembangunan jembatan dan sarana air bersih. Peresmian utama dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto dan diikuti masyarakat dari lokasi pembangunan melalui sambungan Zoom.

Di Desa Bagok, prosesi peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, yang ditandai dengan pengguntingan pita setelah mengikuti peresmian yang dilakukan Presiden secara terpusat. 

Turut hadir jajaran TNI, Kapolsek Benua Lima beserta jajaran, Camat Benua Lima beserta jajaran, Kades Bagok beserta perangkat desa, BPD, RT dan warga serta tamu undangan lainnya. (zi/jp).

DPRD Kalsel Perketat Pengawasan, Pastikan Proses Pemerintahan Sesuai Aturan

PALANGKA RAYA- DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmennya memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pengawasan akan dilakukan lebih ketat, termasuk memastikan setiap proses telah melalui review Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalsel, H Kartoyo, usai menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah se-Kalimantan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kamis (13/8/2026).

H Kartoyo mengatakan, penguatan integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan harus dibarengi dengan pelaksanaan fungsi pengawasan secara konsisten. DPRD, menurutnya, perlu memastikan setiap kebijakan dan kegiatan pemerintah daerah berjalan sesuai mekanisme serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Ke depannya dewan akan lebih ketat lagi dalam pengawasan, termasuk proses review. Kalau memang review tidak dilakukan oleh APIP, kita tidak akan bisa bahas, daripada kita bermasalah semua,” tegas H Kartoyo.

Ia menjelaskan, review oleh APIP menjadi bagian penting dalam memastikan suatu kebijakan atau kegiatan pemerintah daerah telah melewati tahapan pengawasan internal yang diperlukan.

"Ini bagian dari kehati-hatian kita. Semua proses harus jelas dan sesuai aturan, sehingga ketika dibahas dan dilaksanakan, semuanya memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menurut H Kartoyo, fungsi pengawasan DPRD tidak semata-mata untuk mengontrol jalannya pemerintahan, tetapi juga menjadi instrumen pencegahan agar potensi penyimpangan dapat diantisipasi sejak awal.

Karena itu, ia menilai sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan APIP perlu terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang tertib, transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Rapat koordinasi se-Kalimantan tersebut menjadi forum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya integritas dan mencegah korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.

Melalui penguatan pengawasan dan sinergi antarlembaga, penyelenggaraan pemerintahan daerah diharapkan semakin taat aturan serta mampu meminimalkan potensi penyimpangan dalam setiap proses pengambilan kebijakan. (sar/ali/jp). 

Perkuat Pencegahan Korupsi, Bupati Barito Timur Ikuti Rakor Integritas se-Kalimantan

PALANGKA RAYA- Bupati Barito Timur, M. Yamin bersama Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio dan Sekretaris Daerah Misnohartaku mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah se-Kalimantan di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (13/8/2026).

Keikutsertaan pimpinan daerah Barito Timur dalam forum regional tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pencegahan korupsi.

Rakor membahas sejumlah isu strategis terkait penguatan integritas dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk strategi pencegahan korupsi berbasis pemetaan risiko pada area strategis pemerintahan.

Peserta juga mendapat pemaparan mengenai penguatan budaya integritas dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan daerah. Materi tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si.

Pembahasan selanjutnya menyoroti penerapan pengawasan berbasis risiko serta penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam mengawal program strategis daerah.

Pengawasan tidak hanya ditempatkan sebagai fungsi pemeriksaan, tetapi juga sebagai instrumen untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai ketentuan, dikelola secara akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rakor juga membahas pentingnya kepemimpinan kepala daerah yang berintegritas dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, efektif, dan akuntabel. Penguatan integritas kepala daerah dinilai perlu berjalan seiring dengan perbaikan sistem tata kelola, pengendalian intern, serta manajemen risiko.

Bagi Pemerintah Kabupaten Barito Timur, forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepala daerah, perangkat daerah, dan unsur pengawasan dalam membangun sistem pemerintahan yang semakin tertib dan berintegritas.

Bupati M. Yamin bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu dan Sekda Misnohartaku diharapkan dapat terus memperkuat langkah pencegahan korupsi serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Barito Timur berlangsung efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rapat koordinasi diikuti unsur pemerintah daerah se-Kalimantan dan berlangsung di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan RTA Milono Nomor 1, Palangka Raya. (zi/jp).

Puncak Hari Jadi ke-76, DPRD Kalsel Dorong Penguatan Kebersamaan dan Pembangunan Banua

BANJARBARU- Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel di pelataran Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, kompleks perkantoran Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Kamis (13/8/2026) pagi.

Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Dr. H Supian HK, S.H., M.H., mengatakan peringatan Hari Jadi ke-76 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan Banua yang semakin maju dan sejahtera.

Menurut H Supian HK, tema Hari Jadi ke-76, “Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju”, mencerminkan tekad bersama untuk menjaga persatuan dan terus bekerja keras mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kalsel.

"Momentum Hari Jadi ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi atas capaian pembangunan yang telah diraih serta komitmen bersama untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Banua,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalsel, tokoh masyarakat, ulama, pelaku usaha, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pada rangkaian puncak peringatan tersebut, Gubernur Kalsel, H Muhidin juga meresmikan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang berada di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel, Banjarbaru.

Peresmian masjid ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kalsel sebagai simbol diresmikannya penggunaan rumah ibadah tersebut.

Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banua. (sar/ali/jp). 

Bupati Barito Timur Imbau Warga Tak Bakar Lahan dan Buang Puntung Rokok Sembarangan

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah antisipasi menyusul potensi meningkatnya risiko kebakaran di wilayah tersebut.

Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengatakan pemerintah daerah telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang status siaga karhutla. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama TNI dan Polri dalam mencegah serta menangani potensi kebakaran hutan dan lahan.

Hal itu disampaikan M. Yamin saat dihubungi wartawan melalui WhatsApp, Kamis (13/8/2026).

"Untuk Kabupaten Barito Timur, kita sudah berstatus siaga karhutla. Pemerintah daerah juga telah mengeluarkan SK terkait siaga karhutla,” ujar M. Yamin.

Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

Karena itu, ia mengimbau warga tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan dengan vegetasi kering yang mudah terbakar.

"Jangan membakar lahan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Mari sama-sama menjaga Kabupaten Barito Timur agar terhindar dari kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

M. Yamin menambahkan, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri akan terus melakukan pencegahan dan pemantauan di lapangan untuk mengantisipasi terjadinya karhutla.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.

"Pemerintah bersama TNI dan Polri akan terus bergerak melakukan pencegahan. Namun, dukungan dan kesadaran masyarakat sangat penting. Mari kita bersama-sama menjaga daerah kita,” pungkasnya. (zi/jp). 

DPMDSos Barito Timur Gaspol Benahi Aset Desa, Data Harus Tertib dan Bisa Dipertanggungjawabkan

TAMIANG LAYANG- Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Sosial (PMDSos) Kabupaten Barito Timur memperkuat tata kelola aset desa melalui sosialisasi Sistem Pengelolaan Aset Desa bagi Kaur Umum Desa dan admin kecamatan se-Kabupaten Barito Timur, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini diarahkan untuk menyamakan pemahaman perangkat desa dalam pencatatan, pengelolaan, pemanfaatan, hingga pelaporan aset desa sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa.

Plt. Kepala Dinas PMDSos Barito Timur, Osa Awatanu, melalui Kepala Bidang Informasi, Pembangunan dan Kawasan Perdesaan, Peri Rusiani, mengatakan tertib administrasi menjadi hal penting agar setiap belanja yang bersumber dari anggaran desa dan menghasilkan aset dapat tercatat dengan baik.

"Setiap anggaran yang dikeluarkan dari anggaran desa dapat tercatat dengan baik menjadi aset desa yang dapat dimanfaatkan dan dipertanggungjawabkan penggunaannya,” kata Peri, Kamis (13/8/2026). 

Menurut dia, pelaporan aset desa tidak hanya menjadi bagian dari pertanggungjawaban pemerintah desa, tetapi juga merupakan kewajiban pelaporan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

Pelaporan aset tahun ini, lanjut Peri, mencakup aset yang diperoleh dari penggunaan anggaran desa tahun 2025. Pemerintah desa juga diminta memperbaiki dan melengkapi data aset yang masih bermasalah dari tahun-tahun sebelumnya.

"Penginputan aset desa juga harus memperbaiki data aset dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Persoalan pengelolaan aset di tingkat desa turut menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut. Salah satunya terkait peminjaman aset desa oleh masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerusakan atau kehilangan apabila tidak disertai pemahaman mengenai tanggung jawab penggunaannya.

Peri mengatakan, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Kaur Umum yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan aset desa. Karena itu, sosialisasi kepada masyarakat dinilai penting agar aset desa dapat digunakan sesuai ketentuan dan tetap terjaga.

"Permasalahan itu bisa terjadi karena minimnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat, atau kurangnya sosialisasi dari perangkat desa kepada masyarakat,” katanya.

Kegiatan sosialisasi juga menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi di masing-masing desa sekaligus bertukar pengalaman dalam pengelolaan aset.

Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB, sedangkan sesi kedua dilaksanakan pukul 13.00–15.00 WIB.

Melalui sosialisasi tersebut, Peri mendorong seluruh pemerintah desa memperbaiki pencatatan dan pelaporan aset sehingga setiap aset yang bersumber dari anggaran desa memiliki data yang jelas, dapat dimanfaatkan secara optimal, serta dapat dipertanggungjawabkan. (zi/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes