BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Sabtu, 11 April 2026

Gubernur Kalsel Resmikan Dermaga Pasar Terapung di TMII, Angkat Budaya Banua ke Tingkat Nasional

JAKARTA- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, meresmikan Dermaga Pasar Terapung Air Tawar di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita di lokasi dermaga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Roy Rizali Anwar, jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan, serta para bupati dan wali kota se-Kalsel.

Dalam sambutannya Gubernur Muhidin, menegaskan bahwa kehadiran dermaga pasar terapung di TMII merupakan langkah strategis untuk melestarikan budaya sungai khas Kalimantan Selatan sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas.

"Melalui dermaga ini, masyarakat dari berbagai daerah dapat mengenal lebih dekat budaya sungai Kalimantan Selatan. Ini sekaligus memperkuat posisi Kalsel sebagai salah satu pusat warisan budaya sungai di Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pasar terapung merupakan tradisi yang telah ada sejak masa Kesultanan Banjar, ketika sungai menjadi jalur utama transportasi, interaksi sosial, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Tradisi tersebut hingga kini masih dapat disaksikan di kawasan wisata Pasar Terapung Lok Baintan, Kabupaten Banjar.

Menurutnya, keberadaan dermaga di TMII menjadi representasi budaya sungai Banua di tingkat nasional. Selain itu, fasilitas ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung langsung ke Kalimantan Selatan.

"Kami berharap masyarakat tidak hanya mengenal, tetapi juga tertarik datang ke Kalsel untuk merasakan langsung kehidupan masyarakat sungai yang masih lestari,” katanya.

Gubernur juga mengajak seluruh kepala daerah dan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalsel untuk aktif meramaikan kawasan tersebut melalui berbagai kegiatan seni dan budaya secara rutin.

Sementara itu, Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mengembangkan dan memanfaatkan warisan budaya daerah.

"Ini contoh baik pengembangan budaya berbasis daerah. Ke depan, diharapkan ada warisan budaya tak benda dari Kalsel yang dapat diusulkan ke UNESCO,” ujarnya.

Usai peresmian, Gubernur Muhidin bersama Hj Fathul Jannah meninjau aktivitas pasar terapung dengan membeli produk dagangan para pedagang perahu (acil dan paman). Ketua TP PKK Kalsel juga mengunjungi stan UMKM dan Dekranasda yang turut meramaikan kegiatan.

Acara mengusung tema “Pesona Pasar Terapung: Lestarikan Budaya, Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan, dan Perkuat Hilirisasi Industri Kreatif Banua". Kegiatan turut dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional Banjar, simulasi pasar terapung, pameran UMKM, kuliner khas Banua, fashion show wastra daerah, serta pemutaran film.

Pembangunan dermaga ini didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Kalsel sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mendukung pengembangan budaya dan pariwisata.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap keberadaan dermaga pasar terapung di TMII dapat memperluas promosi budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan industri kreatif di daerah. (rin/ali/jp). 

Ratusan Jamaah Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Kapuas

KUALA KAPUAS- Ratusan jamaah menghadiri peringatan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Sabtu (11/4/2026) malam. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Peringatan haul ini diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Kabupaten Kapuas bersama Perkumpulan Angkatan Muda Zuriyah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Kapuas, serta dihadiri Bupati Kapuas, HM. Wiyatno yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Masjid Agung Al Mukarram.

Sejak sore hari, jamaah mulai memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pembacaan maulid, zikir, tahlil, serta tausiyah agama. Suasana khusyuk terasa saat jamaah bersama-sama mendoakan dan mengenang jasa ulama besar yang dikenal sebagai Datu Kalampayan dalam penyebaran Islam di Kalimantan.

Dalam sambutannya Bupati HM. Wiyatno mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Ia menilai, haul tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

"Peringatan haul ini mengingatkan kita untuk meneladani akhlak dan perjuangan para ulama dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung tertib hingga selesai, dengan para jamaah mengikuti seluruh rangkaian acara secara khusyuk. (fah/hru/jp). 

Karyawan PT BBP Tuntut Gaji Belum Dibayar, Aksi di Upau Berlangsung Tertib

TANJUNG- Sekitar 150 karyawan PT BBP menggelar aksi penyampaian aspirasi terkait gaji yang belum dibayarkan di kantor perusahaan, Desa Kaong, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Sabtu (11/4/2026). Aksi berlangsung aman dan tertib di bawah pengamanan aparat kepolisian.

Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WITA dan mendapat pengamanan dari personel Polsek Upau, Polres Tabalong, yang dipimpin Kapolsek Upau, Ipda Mateus Torance, S.E. Turut hadir Kanit Provost Aiptu Eko Saputro, Ps Kanit IK Bripka M. Mahyuni, serta Bripda Andriko P.

Dalam aksi tersebut, para karyawan menuntut kejelasan pembayaran gaji yang belum diterima. Informasi yang dihimpun menyebutkan, tertundanya pembayaran gaji diduga akibat terhambatnya operasional perusahaan setelah adanya penindakan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Petugas kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memfasilitasi mediasi antara karyawan dan pihak perusahaan. Namun, hingga siang hari, pihak manajemen atau pengambil keputusan tidak berada di lokasi.

Sekitar pukul 12.00 WITA, massa aksi akhirnya membubarkan diri secara tertib setelah menerima penjelasan dari pihak terkait. Aksi resmi berakhir pada pukul 13.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.

Pihak perusahaan dijadwalkan akan menggelar pertemuan lanjutan dengan karyawan pada Selasa (14/4/2026) di kantor PT BBP untuk membahas tuntutan tersebut.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyatakan pihak kepolisian berkomitmen mengawal setiap penyampaian aspirasi masyarakat.

"Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Kami juga mengimbau semua pihak menahan diri serta mengutamakan dialog dalam menyelesaikan permasalahan,” ujarnya. (fah/jp). 

Futsal Petugas dan WBP Warnai Pembukaan Pekan Olahraga HBP ke-62 di Rutan Tamiang Layang

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggelar pertandingan futsal persahabatan antara petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai pembuka Pekan Olahraga dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan blok hunian tersebut menjadi awal rangkaian perlombaan yang bertujuan mempererat kebersamaan di lingkungan rutan. Pertandingan futsal mempertemukan tim gabungan petugas dan WBP, yang berlangsung dalam suasana meriah dan penuh semangat.

Sorak dukungan dari penonton turut menyemarakkan jalannya pertandingan. Meski berlangsung kompetitif, seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Kegiatan yang dilaksanakan pada sore hari ini mendapat sambutan antusias dari seluruh jajaran, baik pegawai maupun WBP. Momentum tersebut dinilai mampu menciptakan suasana harmonis serta memperkuat interaksi positif di dalam rutan.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menyampaikan bahwa Pekan Olahraga merupakan bagian dari upaya pembinaan yang tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga pembentukan karakter.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat sportivitas sekaligus mempererat hubungan antara petugas dan WBP dalam suasana yang positif,” ujarnya.

Dengan dimulainya pertandingan pembuka ini, seluruh rangkaian Pekan Olahraga HBP ke-62 diharapkan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi kesehatan, kekompakan, dan kebersamaan di lingkungan Rutan Kelas IIB Tamiang Layang. (zi/jp). 

Rutan Tamiang Layang Gelar Senam Bersama dan Buka Pekan Olahraga Sambut HBP ke-62

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggelar senam bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka Pekan Olahraga yang diikuti oleh WBP dan seluruh jajaran pegawai.

Kegiatan berlangsung di lapangan blok hunian dan diikuti oleh pejabat manajerial, pegawai pemerintah non-pegawai negeri (PPNPN), serta peserta magang. Sejak awal, suasana tampak penuh semangat dan kebersamaan, dengan peserta mengikuti senam secara antusias.

Senam bersama ini merupakan bagian dari program pembinaan yang berfokus pada peningkatan kesehatan jasmani dan kebugaran warga binaan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana rekreatif untuk menciptakan suasana yang lebih humanis serta mempererat hubungan antara petugas dan WBP.

Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Pekan Olahraga yang ditandai secara simbolis oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Junaidi, bersama Pelaksana Harian Kepala Kesatuan Pengamanan Dhimas Calandra Anggita, dan Kepala Subseksi Pengelolaan Sri Rahayu.

Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa Pekan Olahraga ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan sportivitas, meningkatkan kekompakan, serta memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Rutan Tamiang Layang, khususnya dalam momentum HBP ke-62.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif di bawah pengawasan regu pengamanan. Kegiatan ditutup dengan sesi silaturahmi antara pegawai dan WBP yang berlangsung dalam suasana hangat dan akrab. (zi/jp). 

Karnaval Budaya Kapuas Bersinar Meriahkan HUT ke-220 Kuala Kapuas dan HUT ke-75 Pemkab Kapuas

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Karnaval Budaya Kapuas Bersinar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan Hari Ulang Tahun ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan berlangsung tertib dan meriah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Karnaval secara resmi dilepas oleh Bupati Kapuas, HM. Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas, Dodo di depan Rumah Jabatan Wakil Bupati Kapuas, Jalan Patih Rumbih.

Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kapuas, Sekretaris Daerah Usis I Sangkai, para kepala organisasi perangkat daerah, serta organisasi perempuan di antaranya TP PKK, GOW, dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya Bupati HM. Wiyatno, menegaskan bahwa peringatan hari jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-75 Pemkab Kapuas mencerminkan perjalanan panjang pembangunan daerah serta semangat kebersamaan masyarakat.

"Angka 220 dan 75 bukan sekadar bilangan, tetapi bukti sejarah perjuangan dan ketangguhan masyarakat Kapuas dalam membangun daerah yang harmonis di tengah keberagaman,” ujarnya.

Ia menyebut, bahwa karnaval budaya menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat untuk menampilkan kekayaan tradisi dan identitas daerah. Berbagai etnis seperti Dayak, Banjar, Jawa, dan lainnya turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

"Karnaval ini menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan. Budaya merupakan identitas kita, dan bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai akar budayanya,” tambahnya.

Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kreativitas terbaik dengan tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Adapun rute karnaval dimulai dari Jalan Patih Rumbih, melintasi Jalan Tambun Bungai, Jalan Kenanga, Jalan Melati, Jalan Teratai, Jalan Ahmad Yani, kembali ke Jalan Tambun Bungai, dan berakhir di Jalan Maluku.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap semangat persatuan dalam keberagaman budaya dapat terus terjaga sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman. (fah/hru/jp). 

DWP Murung Raya Gelar Pelatihan Pastry, Dorong Lahirnya Wirausaha Kuliner Baru

PURUK CAHU- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Murung Raya terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan berbasis keterampilan. Salah satunya dengan menggelar pelatihan pastry dan bakery di Aula Gedung Cahai Ondu Tingang, Sabtu (11/4/2026).

Pelatihan ini diikuti pengurus dan anggota DWP Murung Raya, Ketua Bhayangkari Murung Raya, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari sejumlah desa di wilayah setempat. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dewi Kania dari Bandung yang berpengalaman di bidang pastry dan bakery.

Program ini bertujuan memberikan keterampilan praktis dalam pembuatan roti dan produk bakery, sehingga peserta memiliki peluang mengembangkan usaha mandiri di sektor kuliner.

Ketua DWP Murung Raya, Dra. Lynda Kristiane, M.Tr.IP, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi anggota melalui pengembangan usaha rumahan.

Menurutnya, sektor kuliner, khususnya produk bakery, memiliki potensi pasar yang besar dan terus berkembang. Karena itu, peserta diharapkan mampu menguasai teknik pembuatan roti serta menciptakan produk yang inovatif dan berkualitas.

"Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal komprehensif bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan teknis sekaligus memperkuat kemandirian usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguasaan teknik bakery yang baik akan mendorong peserta menghadirkan produk roti yang lezat, berkualitas, dan memiliki daya saing di pasaran.

Melalui pelatihan ini, DWP Murung Raya menegaskan komitmennya dalam memperkuat SDM serta membuka peluang lahirnya wirausaha baru di sektor kuliner. (maya/jp). 

Motor Tanpa Pelat Ditemukan di Semak-semak, Polisi Evakuasi ke Polsek Murung Pudak

TANJUNG- Sepeda motor jenis Honda Scoopy ditemukan warga dalam kondisi terbengkalai di semak-semak di Jalan Batuah RT. 12, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 10.10 WITA.

Kendaraan tersebut pertama kali ditemukan pada Rabu (8/4) sekitar pukul 14.00 WITA oleh Mulyadi (50) saat mencari daun pisang di sekitar lokasi. Saat itu, ia melihat sepeda motor berada di dalam semak-semak.

Namun, setelah tiga hari berselang, motor tersebut masih berada di lokasi yang sama. Mulyadi kemudian melaporkan temuan itu kepada rekannya yang diteruskan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Mabuun, Bripka Eddy Kurniawan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Polisi kemudian mengevakuasi sepeda motor menggunakan mobil patroli bersama anggota piket Polsek Murung Pudak.

Adapun identitas kendaraan yakni Honda Scoopy warna hitam merah tanpa nomor polisi, dengan nomor rangka MH1JFL112EK076210 dan nomor mesin JFI1E1077788.

Saat ini, kendaraan telah diamankan di Polsek Murung Pudak untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, mengimbau masyarakat yang merasa memiliki kendaraan tersebut atau mengetahui informasi terkait agar segera menghubungi Polsek Murung Pudak dengan membawa bukti kepemilikan sah seperti STNK dan BPKB. (fah/jp). 

Yonif 829/Bumi Antaludin Panen Raya Cabai di HSS, Produksi Ditargetkan Capai 2,5 Ton

KANDANGAN- Batalyon Infanteri (Yonif) TP 829/Bumi Antaludin menggelar panen raya cabai keriting di Desa Madang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sebagai bagian dari program ketahanan pangan, Sabtu (11/4/2026). 

Komandan Yonif 829 menyampaikan, budidaya cabai keriting dilakukan di lahan seluas 1,2 hektare. Hingga saat ini, panen telah memasuki tahap ke-12 dengan total produksi mencapai sekitar 1,7 ton.

"Panen sudah berjalan hingga tahap ke-12. Kami perkirakan masih ada sekitar lima kali panen lagi, dengan target total produksi mencapai 2,5 ton,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan pertanian di Yonif 829 tidak hanya terfokus pada cabai. Satuan tersebut memiliki Kompi Pertanian yang terbagi dalam beberapa peleton, meliputi tanaman padi dan palawija, buah dan sayur, serta tanaman industri.

"Saat ini, untuk sektor buah dan sayur, kami memprioritaskan pengembangan cabai keriting, khususnya di wilayah ini,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengapresiasi kontribusi Yonif 829 dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Program ini dinilai sebagai bentuk nyata kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah.

"Kami bersyukur dan bangga. Ini bukti konkret sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan. Cabai merupakan komoditas strategis yang juga berpengaruh terhadap inflasi daerah,” ujar Kadis Pertanian HSS, Hj Lutfiana. 

Disebutkan, harga cabai saat ini relatif stabil, salah satunya didukung oleh pengelolaan demplot pertanian yang optimal. Hal ini menjadi indikator bahwa sektor hortikultura di daerah berjalan dengan baik.

Ke depan, Pemkab HSS membuka peluang kerja sama lanjutan dengan Yonif 829, terutama dalam pengembangan komoditas jagung. Pemasaran hasil pertanian seperti jagung, padi, dan kedelai juga telah didukung melalui penyerapan oleh Bulog dengan harga yang telah ditetapkan, sehingga memberikan kepastian bagi petani.

Melalui sinergi tersebut, ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan. (ari/jp). 

Jumat, 10 April 2026

Sekda Tutup Seleksi Paskibraka Barito Kuala 2026, Tekankan Semangat Pengabdian Generasi Muda

MARABAHAN- Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, H Zulkipli Yadi Noor, secara resmi menutup seleksi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan penutupan berlangsung di Aula Selidah, Jum'at (10/4/2026).

Dalam sambutannya Sekda H Zulkipli Yadi Noor, menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan semangat para peserta yang mengikuti seluruh tahapan seleksi sejak awal hingga akhir. 

Ia menilai, proses seleksi ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.

"Atas nama Pemkab Barito Kuala, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para peserta yang telah menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi selama mengikuti seleksi,” ujarnya.

Sekda berharap, pengalaman selama seleksi dapat menjadi bekal awal pengabdian bagi para siswa, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai Paskibraka pada peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.

Ia juga meyakini seluruh peserta telah memberikan kemampuan terbaiknya dalam setiap tahapan seleksi. Menurutnya, peserta yang terpilih merupakan putra-putri terbaik yang memenuhi kriteria dan standar yang telah ditetapkan.

Selain itu, Sekda menyampaikan terima kasih kepada panitia seleksi, pelatih, dan pembimbing atas dedikasi dalam membina para calon anggota Paskibraka. Apresiasi juga diberikan kepada Badan Kesbangpol Kabupaten Barito Kuala, pihak sekolah, guru, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh.

Kepada peserta yang dinyatakan lolos, Sekda berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga dalam membentuk jati diri sebagai generasi unggul daerah.

Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil, ia mengimbau agar tidak berkecil hati dan tetap bersemangat dalam meraih prestasi di bidang lainnya.

"Anggap ini sebagai keberhasilan yang tertunda. Masa depan masih panjang, teruslah belajar dan berprestasi,” pesannya.

Acara penutupan turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol beserta jajaran, pelatih dari unsur Polres Barito Kuala dan Kodim 1005 Barito Kuala, serta para pendamping Purna Paskibraka tingkat kabupaten. (dsk/ali/jp). 

Bupati Heriyus Hadiri Peringatan Jumat Agung, Paskah, dan HUT ke-187 GKE di Puruk Cahu

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus, menghadiri peringatan Jumat Agung, Paskah, dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-187 Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) di Gereja Hosana Puruk Cahu, Jum'at (10/4/2026).

Dalam sambutannya Bupati Heriyus mengajak jemaat memaknai momentum keagamaan tersebut sebagai panggilan untuk pembaruan diri dan kemanusiaan. 

Ia mengutip tema Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) tahun 2026, “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”.

Menurutnya, makna kebangkitan Kristus tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Kebangkitan Kristus mengajak kita untuk memperbarui kehidupan, meninggalkan hal-hal yang tidak baik, dan membangun relasi yang penuh kasih dengan sesama,” ujar Heriyus.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-187 GKE. 

Ia menilai perjalanan panjang GKE tidak terlepas dari peran sejarah pekabaran Injil di Kalimantan sejak 1835.

"GKE telah tumbuh dari benih kecil menjadi gereja yang besar dan berperan penting dalam pembangunan sosial, termasuk di Murung Raya, jauh sebelum daerah ini terbentuk,” katanya.

Ia menambahkan, GKE turut berkontribusi dalam bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, serta penanaman nilai-nilai kasih dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Bupati juga mengapresiasi Jemaat GKE Hosana Puruk Cahu atas dedikasi dalam pelayanan, serta panitia yang telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan, mulai dari ibadah, perlombaan hingga aksi sosial.

Heriyus berharap, semangat kebangkitan Kristus tidak hanya dimaknai dalam ibadah, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Semangat kebangkitan harus hadir dalam keluarga, pekerjaan, dan kehidupan bermasyarakat. Mari kita saling mengasihi dan memperkuat persatuan tanpa sekat,” pesannya. (dsk/maya/jp). 

Bupati Heriyus Dorong Murung Raya Kembangkan Varietas Unggul Padi Gogo Lokal

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus, mendorong pengembangan varietas unggul padi gogo lokal sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri panen bersama padi gogo di Desa Karali, Kecamatan Tanah Siang.

Kegiatan panen bersama ini merupakan bagian dari uji varietas padi gogo tahun anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Kabupaten Murung Raya bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB).

Kepala Distanik Murung Raya, Sri Karyawati, menjelaskan uji varietas dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Murung bersama Kelompok Tani Bina Usaha, Kecamatan Tanah Siang bersama Kelompok Tani Danta Bandu di Desa Karali, serta Kecamatan Tanah Siang Selatan bersama Kelompok Tani Kojeri Sama.

"Uji varietas ini bertujuan memberikan pendampingan teknis budidaya padi gogo, menilai pertumbuhan berbagai varietas, serta mencari varietas yang adaptif terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim. Harapannya, akan lahir varietas unggul lokal yang dapat didaftarkan ke Kementerian Pertanian,” ujar Sri.

Bupati Heriyus mengapresiasi kerja sama dengan IPB, termasuk keterlibatan mahasiswa yang melakukan penelitian di Desa Karali. Ia menegaskan kegiatan tersebut sejalan dengan program strategis nasional dalam mewujudkan swasembada pangan.

Menurutnya, produktivitas padi gogo di Murung Raya masih dapat ditingkatkan. Selama ini panen umumnya hanya sekali dalam setahun, namun ke depan diharapkan dapat ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali panen.

"Kita dorong peningkatan frekuensi panen untuk efisiensi pemanfaatan lahan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, sehingga tidak perlu membuka lahan baru dengan cara yang merusak,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan tidur dan kebun secara optimal guna meningkatkan produksi pertanian. Selain itu, Bupati mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kelompok tani mengembangkan komoditas lain seperti kakao, peternakan, dan hortikultura.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya legalitas kelembagaan bagi kelompok tani. 

"Kelompok tani harus berbadan hukum, termasuk memiliki akta notaris, agar dapat mengakses program dan dukungan anggaran secara resmi,” ujarnya.

Bupati berharap, melalui program uji varietas ini, Murung Raya dapat memiliki varietas unggul padi gogo lokal yang terdaftar di Kementerian Pertanian paling lambat tahun 2027.

"Dengan varietas unggul sendiri, kita bisa menjaga stabilitas produksi dan pasokan beras di daerah,” tandasnya. (dsk/maya/jp). 

Bupati Heriyus Tutup Grand Final Bakah Bawe Pariwisata Murung Raya 2026

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus, menutup secara resmi Grand Final Pemilihan Bakah Bawe (Putera Puteri Pariwisata) Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 di GPU Tira Tangka Balang, Jum'at (10/4/2026) malam.

Dalam sambutannya Bupati Heriyus menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendukung kegiatan kepariwisataan yang berdampak positif, khususnya dalam pembinaan generasi muda dan peningkatan partisipasi masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar ajang penampilan, tetapi sarana melahirkan generasi muda yang cerdas, kreatif, inovatif, serta memiliki wawasan luas tentang potensi pariwisata dan budaya daerah,” ujar Heriyus.

Ia juga mendorong para finalis terpilih agar menjadi duta pariwisata yang aktif mempromosikan kekayaan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Murung Raya, baik secara langsung maupun melalui platform digital.

"Manfaatkan media sosial untuk memperkenalkan destinasi wisata kita agar semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional,” tambahnya.

Pada ajang tersebut, gelar Bakah 2026 diraih Alviano dari Kecamatan Permata Intan dan Bawe 2026 diraih Cladira Sasmita dari Kecamatan Laung Tuhup. Keduanya unggul dalam aspek wawasan, penampilan, dan kemampuan komunikasi.

Sementara itu, Wakil I Bakah diraih Endru Nakaharapen dari Kecamatan Barito Tuhup Raya dan Wakil I Bawe diraih Zefanya Putri Kartini dari Kecamatan Uut Murung. 

Adapun posisi Wakil II Bakah diraih M. Mirazul Haq dari Kecamatan Laung Tuhup dan Wakil II Bawe diraih Marisa dari Kecamatan Seribu Riam.

Para pemenang berhasil melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari administrasi, pembekalan, hingga penilaian pada malam grand final. (dsk/maya/jp). 

SMSI Nyatakan Empat Sikap atas Perjanjian Dagang Digital Prabowo–Trump

JAKARTA- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyampaikan empat poin sikap terkait perjanjian Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya pada sektor perdagangan digital dan teknologi.

Pernyataan tersebut merupakan hasil Rapat Pimpinan Nasional SMSI yang digelar pada 6–7 Maret 2026 di Jakarta, dipimpin Ketua Umum SMSI, Firdaus, dan dihadiri para ketua SMSI daerah, termasuk Ketua SMSI Kalimantan Selatan, Anang Fadilah.

SMSI memandang perjanjian dagang antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ditandatangani pada 19 Februari 2026 di Washington DC sebagai bagian dari dinamika geopolitik global yang tidak dapat dihindari.

Dalam konteks hubungan internasional dan persaingan penguasaan teknologi digital, SMSI menilai pendekatan konfrontatif, seperti pembatalan atau renegosiasi sepihak, bukan solusi yang efektif.

Sebaliknya, perjanjian tersebut dinilai menjadi momentum untuk mendorong kemandirian dan kedaulatan digital Indonesia, baik bagi pemerintah maupun ekosistem pers nasional.

Atas dasar itu, SMSI menyampaikan empat poin sikap Mendesak pemerintah bersama DPR RI segera merumuskan undang-undang atau regulasi terkait kedaulatan digital.

Mendorong pembangunan infrastruktur teknologi digital guna mempercepat kemandirian nasional di sektor tersebut.

Mengusulkan integrasi media layanan publik dalam satu platform digital nasional untuk memperkuat daya saing pers Indonesia.

Mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk industri media, untuk berkolaborasi dalam memperkuat ekosistem digital nasional.

SMSI menegaskan bahwa langkah strategis tersebut diperlukan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pelaku utama dalam ekonomi digital global. (rls/ali/jp). 

Jelang May Day, Polres Bartim Gandeng Serikat Pekerja Jaga Kondusivitas

TAMIANG LAYANG- Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, Polres Barito Timur memperkuat sinergi dengan serikat pekerja melalui kegiatan silaturahmi dan halal bihalal di Aula D’Lounge Polres Bartim, Jum'at (10/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres, perwakilan serikat pekerja dari SPSI dan FSP KEP-KSPI, serta insan pers.

Kapolres AKBP Eddy Santoso, menegaskan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara kepolisian dan pekerja guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang May Day.

"Melalui silaturahmi yang kuat, kami optimistis situasi kamtibmas di Barito Timur tetap kondusif,” ujarnya.

Ia juga menekankan komitmen Polri melalui program Desk Ketenagakerjaan sebagai mediator dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial serta penanganan pengaduan pekerja secara humanis.

Ketua DPC SPSI Barito Timur, Dominikus Dominggo Fernandez, mengapresiasi langkah Polres Bartim dalam membangun hubungan harmonis dengan pekerja. Ia mengajak seluruh buruh menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi isu yang berpotensi memecah persatuan.

Hal senada disampaikan Koordinator Wilayah FSP KEP-KSPI Bartim–Tabalong–Balangan, Syahrul, yang menegaskan komitmen pekerja untuk menjaga situasi tetap aman serta menolak provokasi dan paham radikal menjelang May Day.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan serikat pekerja dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama di wilayah dengan aktivitas industri perkebunan dan pertambangan yang cukup tinggi. (zi/jp). 

Bupati Barito Kuala Lantik 25 Kepala Sekolah, Total 107 Pejabat Pendidikan Resmi Dikukuhkan

MARABAHAN- Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, melantik dan mengambil sumpah jabatan 25 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Jum'at (10/4/2026), di Aula Dinas Pendidikan.

Pelantikan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya sebanyak 82 kepala sekolah dilantik pada 26 Januari 2026. Dengan demikian, total kepala sekolah yang telah dikukuhkan mencapai 107 orang.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat tata kelola dan kepemimpinan di sektor pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bahrul Ilmi, menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai ujung tombak peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Ia berharap, para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menjalankan amanah jabatan secara profesional, berintegritas, serta mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan.

"Jabatan ini adalah kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepala sekolah diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan pendidikan di Barito Kuala,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menilai penguatan kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan visi pembangunan daerah di bidang pendidikan. (dsk/ali/jp). 

Sekretariat DPRD Batola Rutin Gelar Jum'at Bersih, Jaga Produktivitas di Tengah WFH 50 Persen

MARABAHAN- Sekretariat DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di lingkungan kantor, sebagai upaya menjaga kebersihan sekaligus mempertahankan produktivitas kerja di tengah penerapan sistem Work From Home (WFH) sebesar 50 persen, Jum'at (10/4/2026). 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD, M. Haris, dan diikuti oleh seluruh pegawai yang bertugas secara langsung di kantor. Para peserta tampak membersihkan halaman dan area sekitar perkantoran guna menciptakan lingkungan kerja yang rapi dan nyaman.

M. Haris menegaskan, bahwa Jum'at Bersih merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga memperkuat koordinasi dan kebersamaan antarpegawai.

"Meski saat ini diterapkan WFH 50 persen, produktivitas tidak boleh menurun. Melalui kegiatan ini, kita tetap menjaga disiplin, kebersamaan, dan semangat kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan sistem kerja fleksibel tidak menjadi hambatan bagi pegawai untuk tetap aktif dan berkontribusi optimal dalam menjalankan tugas.

Kegiatan Jum'at Bersih diharapkan mampu mendukung terciptanya suasana kerja yang kondusif, sehingga berdampak positif terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan.

Sekretariat DPRD Batola berkomitmen untuk terus menjaga kualitas lingkungan kerja serta meningkatkan kinerja kelembagaan melalui kegiatan-kegiatan positif yang berkelanjutan. (hru/jp). 

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Bamban, Camat Benua Lima Sampaikan Keprihatinan

TAMIANG LAYANG- Kebakaran melanda satu unit rumah milik warga di Desa Bamban, RT. 005, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Rumah milik Surtekusuma terbakar hebat hingga sebagian besar bangunan tidak dapat diselamatkan. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

Camat Benua Lima, Mahadani, S.AP., M.M, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warganya.

"Kami turut prihatin atas kebakaran yang menimpa rumah warga di Desa Bamban tersebut,” ujarnya kepada wartawan ini melalui sambungan whatsapp, Jum'at (10/4/2026). 

Mahadani juga mengapresiasi Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, yang telah memberikan bantuan kepada warga terdampak.

"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Pak Wabup dan seluruh pihak yang telah memberikan bantuan pasca kebakaran, baik berupa tenaga, logistik, maupun dukungan moril kepada korban," tambahnya.

Ia berharap, warga yang terdampak musibah diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

"Kami berharap warga tetap tabah atas musibah yang terjadi,” pungkasnya. (zi/jp). 

Polsek Dusun Tengah Tanam Jagung di Lahan 4,5 Hektare, Dukung Ketahanan Pangan

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah bersama warga Desa Unsum, Kecamatan Raren Batuah, menanam jagung di lahan seluas 4,5 hektare, Jum'at (10/4/2026), sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan berlangsung di lahan milik warga bernama Yudi dan melibatkan Kapolsek Dusun Tengah IPTU Suprayitno, jajaran personel, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta kelompok tani setempat.

Dalam kegiatan tersebut, ditanam sebanyak 60 kilogram bibit jagung pakan. Polsek Dusun Tengah juga menyalurkan bantuan berupa 100 kilogram pupuk dan empat kantong bibit jagung guna mendukung keberlanjutan produksi.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan bahwa penanaman jagung ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor pangan.

"Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan bersama masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, petani, dan penyuluh pertanian menjadi kunci dalam mengoptimalkan lahan produktif di wilayah tersebut.

Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan pertanian masyarakat.

Diharapkan penanaman jagung ini dapat meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Polisi Tangkap Pria 24 Tahun dengan 8 Paket Sabu di Kuala Kapuas

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba Polres Kapuas menangkap seorang pria berinisial MM (24) yang diduga terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Pelaku MM yang merupakan warga Jalan Mawar Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas itu ditangkap di sebuah rumah di kawasan Perumahan NSD (New Site Development), Jalan Handel Berkat Makmur, RT 008, Kecamatan Selat Utara, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut.

"Setelah menerima informasi, anggota melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan satu orang laki-laki yang diduga sebagai pelaku,” ujarnya, Jum'at (10/4/2026).

Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas menemukan barang bukti berupa delapan paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu dengan berat bruto 5,17 gram. Barang tersebut ditemukan di saku celana sebelah kiri yang dikenakan tersangka.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang lain, antara lain satu unit telepon genggam, satu wadah warna biru, satu celana panjang jeans, serta satu unit sepeda motor beserta kunci kontak.

AKP Budi Utomo menyebutkan, bahwa saat ini tersangka beserta barang bukti dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Kapuas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, serta ketentuan terkait dalam KUHP, dengan ancaman pidana penjara. (fah/jp). 

Satresnarkoba Polres Kapuas Tangkap Perempuan 22 Tahun, Diduga Edarkan Sabu di Kuala Kapuas

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba Polres Kapuas mengamankan seorang perempuan berinisial NN (22) yang diduga terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Perempuan itu ditangkap di rumahnya di kawasan Perumahan NSD Jalan Handel Berkat Makmur, RT. 008, Kecamatan Selat Utara, Kabupaten Kapuas.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut.

"Menindaklanjuti informasi itu, anggota melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan satu orang perempuan yang diduga sebagai pelaku,” ujarnya, Jum'at (10/4/2026). 

Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam kamar tersangka. Barang bukti tersebut antara lain dua paket plastik klip berisi kristal bening diduga sabu dengan berat bruto 1,60 gram.

Selain itu, turut diamankan satu unit timbangan digital, alat bantu berupa sendok sabu dari sedotan plastik, satu pack plastik klip, uang tunai sebesar Rp1.950.000, serta satu unit telepon genggam.

AKP Budi Utomo menyebutkan, bahwa saat ini tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Kapuas untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta ketentuan terkait dalam KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara. (fah/jp). 

Pemdes Gumpa Salurkan BLT-DD Triwulan I 2026 kepada 8 KPM

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Desa Gumpa, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk periode Januari hingga Maret 2026 kepada delapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bantuan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah desa dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengurangi dampak ekonomi bagi warga kurang mampu.

Kepala Desa Gumpa, Imanuel, mengatakan bahwa proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran sesuai dengan data yang telah diverifikasi sebelumnya. 

Ia menegaskan, bahwa seluruh penerima merupakan warga yang memenuhi kriteria dan telah melalui tahapan musyawarah desa.

"Bantuan ini diberikan kepada delapan KPM yang telah ditetapkan berdasarkan hasil pendataan dan kesepakatan bersama. Kami memastikan penyaluran dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujar Imanuel kepada wartawan ini melalui sambungan whatsapp, Jum'at (10/4/2026). 

Setiap KPM menerima bantuan sesuai ketentuan yang berlaku untuk tiga bulan sekaligus, yakni Januari, Februari, dan Maret 2026. 

Pemdes berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Selain itu, Imanuel juga mengingatkan para penerima agar menggunakan dana bantuan secara bijak dan tepat guna. 

Dengan penyaluran BLT-DD ini, Imanuel berharap dapat meringankan beban masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat desa. (zi/jp). 

Pemkab Tabalong Rilis Hasil Seleksi JPT Pratama, 16 Peserta Ikuti Tahap Makalah dan Wawancara

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong mengumumkan hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk tiga Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD). Pengumuman tersebut memuat nilai penulisan makalah dan wawancara dari 16 peserta.

Tiga jabatan yang diperebutkan dalam seleksi ini meliputi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Berdasarkan hasil penilaian, Fauzan meraih nilai tertinggi untuk jabatan Kepala BKPSDM dengan skor makalah 16,56 dan wawancara 29,05. Pada formasi Kepala Dinas Kesehatan, nilai tertinggi diraih Ahmad Baihaki dengan skor makalah 16,24 dan wawancara 28,49. Sementara itu, untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Gusti Judid Ihsan Permana mencatatkan nilai tertinggi dengan skor makalah 16,32 dan wawancara 28,70.

Dalam pengumuman resmi disebutkan, keputusan panitia seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Kepala Bidang Mutasi dan Penilaian Kinerja Aparatur, Maman Suherman, menyatakan seluruh hasil penilaian akan diproses melalui mekanisme resmi sesuai prosedur Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Setelah seluruh tahapan selesai, nilai akan diinput ke dalam aplikasi ASN Karier. Selanjutnya, melalui Bupati, kami mengajukan permohonan rekomendasi kepada Kepala BKN secara daring. Jika berkas dinyatakan lengkap, rekomendasi akan diterbitkan paling lambat lima hari kerja,” ujar Maman.

Setelah rekomendasi dari BKN terbit, panitia seleksi akan mengumumkan hasil akhir untuk menetapkan kandidat terpilih yang akan menduduki tiga jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut. (fah/jp). 

Polsek Pematang Karau Gelar Gerakan Indonesia ASRI di KUA, Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

TAMIANG LAYANG- Personel Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur, melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Kantor KUA dan Balai Nikah Kecamatan Pematang Karau, Jum'at (10/4/2026). 

Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat setempat. 

Aksi ini difokuskan pada pembersihan lingkungan kerja dan area terbuka guna menciptakan suasana yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pelayanan publik.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya berorientasi pada kebersihan semata, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.

"Gerakan ini bertujuan meningkatkan kepedulian semua pihak agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, khususnya dalam mendukung kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang menekankan pentingnya penanganan sampah secara serius dan terintegrasi, sebagaimana menjadi perhatian pemerintah pusat. (zi/jp). 

Kapolsek Dusun Timur Turut Ambil Bagian Wujudkan Lingkungan Bersih dalam Aksi Indonesia Asri

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, bersama jajaran turut ambil bagian dalam kegiatan Indonesia Asri yang digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. 

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait, Jum'at (10/4/2026). 

Dalam kegiatan tersebut, terlihat sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah (Pemda), TNI, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para relawan. Mereka bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih di sejumlah titik yang telah ditentukan, mulai dari fasilitas umum hingga lingkungan permukiman warga.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan bahwa keterlibatan pihak kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Ia juga menekankan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan Indonesia Asri ini juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga ekosistem. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang diselenggarakan.

Kehadiran TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus ditingkatkan. 

Kapolsek Dusun Timur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan mendukung program-program positif demi terciptanya Indonesia yang lebih asri. (zi/jp). 

Pria Asal Barito Timur Tewas Tersengat Kabel Listrik Saat Memancing di Pinggir Jalan

BUNTOK- Seorang pria asal Kabupaten Barito Timur, Darmansyah, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat memancing di pinggir Jalan Teluk Cambai, Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa bermula ketika korban pergi memancing bersama dua rekannya, Sukran dan Asnawi. Dalam perjalanan pulang, ketiganya melihat lokasi yang dinilai potensial untuk memancing di pinggir jalan dan memutuskan untuk berhenti.

Sukran dan Asnawi turun mendekati sungai, sementara korban memilih memancing dari atas, tepat di pinggir jalan.

Tak lama kemudian, terdengar suara letupan keras dari arah atas. Kedua saksi yang kembali ke lokasi mendapati korban sudah tergeletak.

Korban diduga tersengat aliran listrik dari kabel yang berada sekitar empat meter di atasnya. Dugaan tersebut diperkuat dengan posisi joran fiber milik korban yang tersangkut pada kabel listrik.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar di telapak kaki kiri dan tangan kanan, serta mengeluarkan darah dari hidung dan mulut. Saat ditemukan, korban masih sempat bernapas namun dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kedua saksi berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi pihak keluarga. Tim medis dari Puskesmas Desa Kandris juga sempat dipanggil ke lokasi. Namun, sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Karau Kuala yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Kapolsek Karau Kuala, AKP Budi Susanto, menyampaikan bahwa pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan visum.

"Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Desa Kandris, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur,” ujarnya. (zi/jp). 

Polsek Benua Lima Laksanakan Kurvei Dukung Program Gerakan Indonesia Asri

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka mendukung program pemerintah Gerakan Indonesia Asri, jajaran Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan kurvei di lingkungan Mako Polsek Benua Lima, Jum'at (10/4/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto bersama seluruh personel. Sasaran kurvei meliputi ruangan kerja serta area sekitar markas komando.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia Asri bukan sekadar kegiatan bersih-bersih rutin, melainkan bagian dari upaya strategis dalam mendukung program pemerintah terkait pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup.

"Gerakan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan peran institusi dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya di bidang lingkungan,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan kurvei ini selain menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan sehat, juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran personel terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. (zi/jp).

Pemkab Barito Timur Gencarkan “Indonesia Asri”, Warga Diingatkan Tak Tutup Selokan

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Timur menggelar kegiatan “Giat Indonesia Asri Bartim” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan permukiman, Jum'at (10/4/2026). 

Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, mengungkapkan masih ditemukan sejumlah warga yang menutup selokan di depan rumah mereka. 

Penutupan tersebut dilakukan karena warga enggan membangun jembatan kecil sebagai akses masuk, sehingga aliran air menjadi tersumbat.

"Praktik ini berpotensi menyebabkan genangan air saat hujan turun karena drainase tidak berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa kondisi tersebut dapat memicu berbagai permasalahan lingkungan, mulai dari banjir kecil hingga munculnya sumber penyakit akibat air tergenang.

Melalui kegiatan ini, ia mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal, termasuk menjaga fungsi selokan agar tetap lancar.

"Warga diharapkan tidak menutup saluran air dan rutin membersihkan lingkungan, sehingga tidak menimbulkan genangan saat musim hujan,” tambahnya.

Ia berharap gerakan “Indonesia Asri Bartim” dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan Indonesia Asri di Barito Timur ini melibatkan unsur TNI-Polri, OPD dan relawan bencana. (zi/jp).

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran, Satu Rumah Warga di Desa Bamban Ludes

TAMIANG LAYANG- Kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik warga di Desa Bamban, RT. 05, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Rumah milik Surtekusuma tersebut terbakar hebat hingga sebagian besar bangunan tidak dapat diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Berdasarkan keterangan saksi, Hendrik, api pertama kali diketahui oleh korban saat terbangun dari tidur dan melihat kobaran api berasal dari bagian tengah rumah. Korban kemudian meminta bantuan kepada saksi yang tinggal di depan rumahnya.

Saat keduanya kembali ke lokasi, api sudah membesar sehingga barang-barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan. Saksi hanya berhasil mengevakuasi dua unit sepeda motor yang terparkir di teras rumah.

Sejumlah relawan pemadam kebakaran yang datang ke lokasi berhasil memadamkan api sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Benua Lima, Ipda Ichvan Herianto, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dugaan awal, api berasal dari korsleting listrik di bagian tengah rumah. Kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp100 juta,” ujarnya, Jum'at (10/4/2026). 

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran. (zi/jp). 

Kamis, 09 April 2026

Kejurcab Domino ORADO Barito Timur 2026 Resmi Dibuka, Polsek Dusun Timur Lakukan Pengamanan Maksimal

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada pembukaan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Domino Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Barito Timur Tahun 2026, yang digelar di Story Coffee, Jalan Nansarunai, Tamiang Layang, Kamis (9/4/2026) sore. 

Pengamanan dilakukan untuk memastikan kelancaran kegiatan yang dihadiri panitia penyelenggara, pengurus cabang ORADO Barito Timur, peserta lomba, serta tamu undangan. 

Selain itu, personel juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Adapun personel yang terlibat dalam pengamanan tersebut, yakni AIPTU Cipto Handoyo, AIPDA Muhammad Sahruji, dan BRIPDA Anas Rizky Indrawan.

Kegiatan ini bertujuan sebagai ajang pembinaan dan pengembangan olahraga domino di Kabupaten Barito Timur sekaligus menjadi sarana seleksi atlet untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi di Palangka Raya.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya di bidang olahraga, agar dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"Selain pengamanan, petugas juga memberikan imbauan keselamatan berkendara kepada peserta dan undangan," ujarnya. 

Sekedar informasi, Kejurcab Domino di Barito Timur dijadwalkan final pada hari ini, Jum'at (10/4/2026). (zi/jp). 

Wabup Kapuas Saksikan Lomba Besei Kambe, Puluhan Tim Ramaikan Perayaan HUT Kapuas

KUALA KAPUAS- Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyaksikan secara langsungl lomba Besei Kambe yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan Hari Ulang Tahun  ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas, di Pelabuhan KP3, Jalan Sudirman, Kamis (9/4/2026).

Perlombaan olahraga tradisional khas Dayak Ngaju ini diikuti puluhan peserta, terdiri dari 32 tim putra kategori umum dan pelajar serta 21 tim putri kategori yang sama. Kegiatan tersebut juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati lokasi acara.

Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kapuas, Vitrianson, Camat Selat, Syarifullah, serta para peserta lomba.

Besei Kambe merupakan olahraga tradisional yang bermakna “dayung arwah” atau “dayung leluhur”. Dalam praktiknya, dua regu berada dalam satu perahu dan saling tarik-menarik dayung hingga melewati batas tertentu, menyerupai tarik tambang di atas air.

Wakil Bupati Dodo menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. 

Ia menilai, lomba Besei Kambe tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian penting dalam pelestarian budaya lokal.

"Melalui kegiatan ini, kita mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat kecintaan terhadap budaya warisan leluhur,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak generasi muda, sehingga budaya daerah tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Wabup juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga keamanan selama perlombaan berlangsung.

"Selamat berlomba, semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. Dirgahayu Kota Kuala Kapuas ke-220 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke-75. Semoga Kapuas semakin BERSINAR,” tutupnya. (fah/hru/jp). 

Menteri Imipas Tegaskan Komitmen Berantas Narkotika di Lapas dan Rutan

JAKARTA- Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). 

Penegasan ini disampaikan menyusul sorotan Anggota Komisi III DPR RI terkait masih adanya praktik peredaran narkotika di dalam lapas, Kamis (9/4/2026). 

Agus mengapresiasi perhatian dan masukan Komisi III DPR RI sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap sistem pemasyarakatan.

"Ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam memperkuat pemberantasan narkotika. Segala bentuk peredaran narkotika, baik yang melibatkan warga binaan maupun oknum petugas, adalah pelanggaran serius dan tidak akan ditoleransi,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, pemerintah terus melakukan langkah konkret untuk memperketat pengawasan dan menutup celah peredaran narkotika. Upaya tersebut antara lain melalui penguatan sistem keamanan berbasis teknologi, termasuk pemasangan CCTV terintegrasi, serta peningkatan razia rutin dan insidentil bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Kementerian Imipas juga memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk penindakan terpadu.

Dalam aspek internal, Agus menegaskan pentingnya penegakan disiplin dan integritas petugas. Ia memastikan setiap pelanggaran oleh oknum petugas akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

"Kami menindak tanpa pandang bulu. Petugas yang terbukti terlibat akan dikenai sanksi tegas hingga proses hukum,” tegasnya.

Agus mengungkapkan, sejumlah oknum petugas telah dijatuhi sanksi disiplin berat hingga pemecatan karena terbukti terlibat peredaran narkotika. Selain itu, sebanyak 2.284 warga binaan kategori bandar dan berisiko tinggi telah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.

Menurutnya, pemindahan tersebut bertujuan memutus jaringan peredaran narkotika di lapas dan rutan sekaligus menjadi langkah represif dan rehabilitatif bagi warga binaan berisiko tinggi.

"Pemindahan ini diharapkan dapat membersihkan lapas dan rutan dari aktivitas narkotika, sekaligus mendorong warga binaan mengikuti program pembinaan secara optimal,” jelasnya.

Selain penindakan, Kementerian Imipas juga memperkuat program pembinaan, termasuk rehabilitasi dan pembinaan kepribadian, bekerja sama dengan instansi pemerintah dan organisasi nonpemerintah.

Agus menekankan, bahwa peredaran narkotika di lapas dan rutan merupakan persoalan kompleks yang membutuhkan penanganan menyeluruh dan kolaboratif. Ia membuka ruang masukan dari berbagai pihak untuk meningkatkan efektivitas penanganan.

"Kami akan terus melakukan evaluasi agar lapas dan rutan menjadi tempat pembinaan yang aman, bersih dari narkotika, dan mendukung reintegrasi sosial warga binaan,” pungkasnya. (zi/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes