BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 20 Oktober 2026

TP PKK Provinsi Kalsel Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Hulu Sungai Selatan

KANDANGAN- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti evaluasi 10 Program Pokok PKK yang dilaksanakan TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan di Pendopo Bupati HSS, Selasa (20/10/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor.

Evaluasi ini bertujuan meninjau pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kabupaten HSS sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan agar program berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pelaksanaan program PKK diharapkan semakin terarah dan berkelanjutan, sesuai kebutuhan masyarakat. Evaluasi juga menjadi sarana untuk melihat pelaksanaan program serta memperkuat peran kader PKK dalam menjalankan berbagai kegiatan pemberdayaan keluarga.

Ketua TP PKK HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, bersama jajaran pengurus diharapkan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan. Langkah tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program serta kapasitas kader PKK di berbagai tingkatan.

Evaluasi 10 Program Pokok PKK ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi organisasi tersebut sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (ari/jp). 

Bupati Barito Timur Ajak ASN dan Masyarakat Tuntaskan Vaksinasi HPV Dosis Ketiga

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk menuntaskan rangkaian vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) sebagai upaya pencegahan kanker serviks. 

Ajakan tersebut disampaikan Bupati M. Yamin saat pelaksanaan vaksinasi HPV dosis ketiga bagi ASN dan keluarga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Selasa (20/10/2026).

M. Yamin mengapresiasi partisipasi ASN dan masyarakat yang telah mengikuti program vaksinasi HPV hingga tahap dosis ketiga. Ia menilai, partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan penyakit akibat infeksi HPV, termasuk kanker serviks.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN dan masyarakat di Barito Timur yang telah bersedia mengikuti vaksinasi HPV dosis ketiga. Vaksinasi ini merupakan langkah penting dalam mencegah penyakit akibat infeksi HPV, termasuk kanker serviks,” ujar M. Yamin.

Ia menegaskan, peserta vaksinasi perlu mengikuti jadwal dan melengkapi dosis sesuai rekomendasi tenaga kesehatan agar memperoleh perlindungan yang optimal.

"Jangan berhenti pada satu dosis. Ikuti rangkaian vaksinasi sesuai jadwal dan anjuran tenaga kesehatan. Kelengkapan dosis penting untuk mendukung perlindungan terhadap infeksi HPV,” tegasnya.

Melalui program “Sejuta Vaksinasi HPV”, Pemerintah Kabupaten Barito Timur mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks. Bupati juga mengajak seluruh jajaran pemerintah, ASN, dan masyarakat untuk saling mengingatkan mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Menurutnya, upaya pencegahan penyakit perlu dilakukan secara bersama-sama melalui peningkatan kesadaran, partisipasi dalam program kesehatan, serta kepatuhan terhadap anjuran tenaga kesehatan.

"Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan diri, keluarga, dan generasi masa depan. Ajak keluarga dan orang-orang terdekat untuk peduli terhadap kesehatan. Lindungi diri sejak dini demi masa depan yang lebih sehat,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi HPV dapat terus meningkat sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker serviks. (zi/jp). 

Pemkab Bartim Jajaki Kerja Sama Beasiswa dengan UMP, Bahas Skema dan Sasaran Penerima

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur menjajaki kerja sama program beasiswa dengan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah. 

Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi yang dipimpin Bupati Barito Timur, M. Yamin bersama Wakil Rektor III UMP Guntur Satrio Pratomo, M.Si., diruang rapat kantor bupati setempat, Selasa (20/10/2026).

Audiensi itu dihadiri jajaran UMP, Asisten I dan II Sekretariat Daerah Barito Timur, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) beserta jajaran, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, sejumlah kepala bagian Setda, serta tamu undangan lainnya.

Bupati M. Yamin menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut. Menurutnya, program beasiswa dapat menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi masyarakat dan aparatur di Kabupaten Barito Timur.

Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam, tetapi juga pada kualitas pendidikan, keterampilan, dan karakter sumber daya manusianya.

Karena itu, M. Yamin meminta agar rencana kerja sama disusun berdasarkan kebutuhan riil dan prioritas pembangunan daerah. Program pendidikan yang ditawarkan, katanya, perlu selaras dengan kebutuhan sektor pemerintahan, pendidikan, pelayanan kesehatan, pengembangan ekonomi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi dan potensi lokal.

Bupati juga menekankan perlunya pembahasan lebih lanjut mengenai mekanisme kerja sama, persyaratan dan proses seleksi penerima beasiswa, pilihan program studi, skema pembiayaan, serta hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Menurutnya, pelaksanaan program harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran, serta memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kemampuan keuangan daerah.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMP, Guntur Satrio Pratomo memaparkan sejumlah pilihan program pascasarjana dan doktor yang dapat dipertimbangkan dalam pengembangan SDM Barito Timur.

Pembahasan mengenai peluang dan mekanisme kerja sama kemudian dipandu Asisten II Setda Barito Timur, Amrullah, untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditindaklanjuti oleh kedua pihak.

M. Yamin berharap penjajakan tersebut dapat berlanjut menjadi kerja sama yang terencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui program beasiswa yang sesuai dengan kebutuhan daerah, putra-putri Barito Timur diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk menempuh pendidikan tinggi dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah. (zi/jp). 

Cegah Karhutla Meluas, Ketua DPRD Seruyan Minta Pemkab Siapkan Sumur Bor dan Embung

KUALA PEMBUANG- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan perkebunan dan pertanian milik masyarakat. Ia mendorong penyediaan sarana pemadaman serta pembangunan sumur bor dan embung air di wilayah rawan kebakaran.

Permintaan tersebut disampaikan Zuli Eko Prasetyo seusai menghadiri Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Rapat Paripurna DPRD Seruyan, Selasa (20/10/2026).

Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Eko itu menilai, pemetaan titik rawan kebakaran perlu dilakukan sejak dini agar langkah antisipasi dapat diarahkan secara tepat. Terlebih, kebakaran yang terjadi di sekitar perkebunan warga berpotensi merusak tanaman dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

"Saya sudah sampaikan ke pemerintah daerah untuk menginventarisasi titik-titik atau potensi api di wilayah perkebunan masyarakat. Bantuan seperti alat pemadam dan mesin pompa air harus difokuskan dan dimaksimalkan di wilayah tersebut,” tegas Eko.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas. Warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran dapat berperan dalam penanganan awal, terutama apabila didukung peralatan pemadaman yang memadai.

"Masyarakat pasti akan ikut membantu pemadaman ketika api mendekati lahan atau lingkungan mereka. Akan terjadi kekompakan untuk bersama-sama menjaga agar api tidak meluas,” ujarnya.

Eko menambahkan, karhutla merupakan ancaman yang berulang dan perlu diantisipasi melalui perencanaan yang terukur. Kondisi cuaca kering, termasuk dampak fenomena El Niño apabila terjadi, dapat meningkatkan risiko kebakaran sehingga kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat perlu diperkuat.

Selain penyediaan peralatan pemadam, ia mendorong pembangunan infrastruktur sumber air berupa sumur bor dan embung di sejumlah titik rawan karhutla. Menurutnya, fasilitas tersebut diperlukan untuk mendukung ketersediaan air ketika terjadi kebakaran, khususnya di kawasan yang jauh dari sumber air.

Ia menegaskan, pembangunan fasilitas pencegahan dan penanggulangan karhutla tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah melalui perencanaan program dan penganggaran yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah.

"Kalau dibebankan ke masyarakat tentu tidak mungkin karena terkendala biaya. Oleh karena itu, kita minta pemerintah daerah menyiapkan sumur bor dan membangun embung-embung air di titik-titik rawan karhutla. Anggaran dan program daerah harus diarahkan ke sana agar ketika kebakaran terjadi ke depannya, kita sudah sepenuhnya siap,” jelasnya.

Eko berharap, langkah antisipasi yang terencana, didukung ketersediaan sarana pemadaman dan partisipasi masyarakat, dapat menekan risiko karhutla serta melindungi perkebunan dan lahan pertanian warga di Kabupaten Seruyan. (gan/jp). 

DPRD Seruyan Gelar Paripurna Raperda APBD 2027, Penyesuaian Dana Transfer Jadi Perhatian

KUALA PEMBUANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan menggelar Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda penyampaian pidato pengantar Bupati Seruyan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027, Selasa (20/10/2026).

Rapat yang berlangsung di Gedung Rapat Paripurna DPRD Seruyan itu dipimpin Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, didampingi Wakil Ketua Harsandi dan Muhtadin. Hadir pula Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Pidato pengantar Bupati Seruyan disampaikan Wakil Bupati Seruyan, H Supian, yang hadir mewakili bupati. Dalam pidato tersebut, pemerintah daerah menyatakan bahwa penyampaian Raperda APBD 2027 merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) antara pihak eksekutif dan legislatif.

"Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang terarah, terukur, dan berkelanjutan. APBD tidak hanya instrumen pengelolaan keuangan, tetapi juga menjadi landasan pelaksanaan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar H Supian. 

Ia menjelaskan, penyusunan APBD 2027 diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta mendorong kesejahteraan masyarakat. Seluruh prioritas tersebut tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam penyusunan Raperda APBD 2027 adalah kemungkinan penyesuaian struktur dan besaran anggaran, terutama berkaitan dengan dinamika alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Menurut H Supian, perubahan alokasi pendapatan transfer dapat berdampak pada komposisi belanja daerah, sehingga diperlukan rasionalisasi maupun pergeseran anggaran agar tetap selaras dengan kemampuan fiskal daerah dan prioritas pembangunan.
"Penyesuaian alokasi belanja daerah, baik berupa rasionalisasi, pergeseran program prioritas, maupun skala belanja operasi dan modal, akan dibahas secara mendalam dan detail antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD,” katanya.

Wabup berharap pembahasan Raperda APBD 2027 bersama DPRD dapat berlangsung secara konstruktif dan transparan. Pembahasan tersebut diharapkan menghasilkan kebijakan anggaran yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Seruyan.

Raperda APBD 2027 selanjutnya akan dibahas bersama DPRD sesuai mekanisme yang berlaku sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah. (gan/jp). 

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Panen Jagung Hibrida dan Gelar Pasar Murah di Mampuak I

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan menghadiri panen bersama jagung hibrida dan kegiatan pasar murah di Desa Mampuak I, Kecamatan Teweh Timur, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Selain panen jagung hibrida dan pasar murah, rombongan pemerintah daerah juga meninjau kelompok tani serta kondisi infrastruktur jalan Datan–Benangin.

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin mengapresiasi kerja keras petani dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Barito Utara. Menurutnya, keberhasilan panen merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan kerja sama.

"Panen bersama hari ini bukan sekadar memetik hasil pertanian, melainkan bukti nyata dari proses panjang yang membutuhkan kesabaran, mulai dari pengolahan lahan, pemilihan benih, penanaman, pemeliharaan, hingga pengendalian hama. Keberhasilan ini patut kita syukuri dan jadikan motivasi untuk terus mengembangkan potensi pertanian di Kabupaten Barito Utara,” ujar H Shalahuddin.

Ia menegaskan, ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen mendorong pengembangan jagung hibrida secara berkelanjutan melalui penggunaan benih unggul, penerapan teknologi tepat guna, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan sarana dan prasarana pertanian.

H Shalahuddin juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, dunia usaha, serta masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan potensi pertanian lokal.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan agar pengembangan sektor pertanian tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga berdampak pada peningkatan pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di lokasi yang sama, pemerintah daerah menggelar pasar murah sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami berharap Desa Mampuak I dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan pertanian berbasis potensi lokal. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat menuju Barito Utara yang semakin maju, sejahtera, mandiri, dan berdaya saing,” katanya.

Rangkaian kegiatan di Kecamatan Teweh Timur ditutup dengan peninjauan jalan Datan–Benangin. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi infrastruktur dan memastikan akses transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian di wilayah tersebut. (emca/jp). 

Komisi I DPRD Kalsel Matangkan Raperda Pemberdayaan Ormas ke Kemendagri

JAKARTA- Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan berkonsultasi dengan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mematangkan substansi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Selasa (20/10/2026).

Konsultasi tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kalsel, H Rais Ruhayat, bersama jajaran Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalsel. Rombongan diterima Nur Sabar, Kepala Subdirektorat Wilayah I pada Direktorat Produk Hukum Daerah, Ditjen Otda Kemendagri.

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, H Rais Ruhayat, mengatakan konsultasi ini dilakukan untuk memastikan substansi Raperda sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan dapat menjadi landasan yang efektif bagi pemberdayaan ormas di Kalimantan Selatan.

"Harapan kami, Raperda tentang Pemberdayaan Ormas ini bisa segera dirampungkan. Karena itu, kami ingin memastikan substansinya benar-benar matang, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar H Rais.

Selain menjabat Ketua Komisi I, H Rais juga memimpin Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Pemberdayaan Ormas. Ia mendorong agar pembahasan rancangan regulasi tersebut berjalan optimal dengan mempertimbangkan masukan dari Kemendagri sebagai bahan penyempurnaan.

Menurut H Rais, keberadaan regulasi tersebut diharapkan dapat memperjelas landasan pemberdayaan ormas sekaligus mendorong peningkatan peran organisasi kemasyarakatan dalam memperkuat partisipasi masyarakat, menjaga keharmonisan sosial, dan mendukung pembangunan daerah.

Sementara itu, Nur Sabar menyatakan dukungannya terhadap proses penyusunan Raperda tentang Pemberdayaan Ormas. Ia menyatakan siap turut mengawal proses tersebut sesuai kapasitas dan kewenangannya agar penyusunannya tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Nur Sabar juga mengapresiasi sinergi DPRD dan pemerintah daerah dalam penyusunan Raperda tersebut. Kolaborasi legislatif dan eksekutif dinilai penting untuk menghasilkan produk hukum daerah yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui konsultasi ini, Komisi I DPRD Kalsel berharap penyempurnaan Raperda tentang Pemberdayaan Ormas dapat berjalan lebih terarah sehingga rancangan regulasi tersebut siap dilanjutkan ke tahapan pembahasan berikutnya sesuai mekanisme yang berlaku. (sar/ali/jp). 

Ketua LASQI Bartim Bangga, Kafilah Raih Tiga Prestasi di FSQ XII Kalteng, Vokalis Gambus Anak Melaju ke Nasional

TAMIANG LAYANG- Kafilah Kabupaten Barito Timur menorehkan prestasi pada Festival Seni Qasidah (FSQ) XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas. Dari 12 utusan yang diberangkatkan, kafilah Barito Timur berhasil meraih tiga prestasi, termasuk predikat Terbaik I kategori Vokalis Bintang Gambus tingkat anak-anak yang dipersiapkan untuk mewakili Kalimantan Tengah pada ajang tingkat nasional.

Ketua Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk meningkatkan pembinaan seni qasidah di Barito Timur.

“Alhamdulillah, dari 12 utusan yang kita bawa ke Kabupaten Kapuas, ada tiga nomor yang berhasil diraih peserta kita. Salah satunya Vokalis Bintang Gambus tingkat anak-anak meraih Terbaik I dan insyaallah akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang tingkat nasional,” ujar Nursulistio kepada wartawan ini, Selasa (20/10/2026). 

Ia mengapresiasi kerja keras para peserta yang telah mengikuti kompetisi, serta peran pelatih, pembina, dan pendamping yang mendampingi kafilah sejak masa persiapan hingga pelaksanaan festival berakhir.

Nursulistio juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur, para orang tua peserta, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan, doa, serta semangat kepada kafilah selama mengikuti FSQ XII.

Menurutnya, keikutsertaan dalam festival tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana mengasah kemampuan, meningkatkan kualitas seni budaya Islami, membangun sportivitas, dan mempererat silaturahmi antardaerah.

"Harapannya, kegiatan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kemampuan, membina seni dan budaya, serta memperkuat silaturahmi,” katanya.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Nursulistio memastikan seluruh rombongan kafilah Barito Timur telah kembali ke daerah dan kediaman masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat.

Ia berharap prestasi yang diraih di Kabupaten Kapuas menjadi dorongan bagi LASQI Barito Timur untuk terus meningkatkan pembinaan dan mempersiapkan peserta agar mampu bersaing pada ajang yang lebih tinggi.

HUT ke-62 Golkar, Nursulistio Tegaskan Kader Harus Hadir dengan Kerja Nyata untuk Rakyat

TAMIANG LAYANG- Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, menegaskan komitmen partainya untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui kerja nyata, penyerapan aspirasi, dan dukungan terhadap pembangunan daerah. 

Penegasan itu disampaikan Nursulistio usai peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, yang digelar secara sederhana di tengah kondisi karhutla dan kabut asap, Selasa (20/10/2026). 

Peringatan tersebut dilaksanakan secara terbatas dengan rangkaian kegiatan berupa ziarah ke Taman Makam Pahlawan di Ampah, dilanjutkan doa bersama dan syukuran sederhana.

Nursulistio mengatakan, keterbatasan pelaksanaan akibat kondisi lingkungan yang kurang mendukung tidak mengurangi makna peringatan HUT partai. Momentum tersebut justru menjadi kesempatan bagi seluruh kader untuk melakukan evaluasi, memperkuat soliditas organisasi, dan meneguhkan komitmen dalam melayani masyarakat.

"Bagi kami, HUT Partai Golkar bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, mendengarkan aspirasi rakyat, serta menghadirkan karya nyata yang manfaatnya bisa dirasakan secara langsung,” ujar Nursulistio.

Ia menekankan, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui integritas, tanggung jawab, dan tindakan konkret. Karena itu, kader Golkar di Barito Timur diminta tidak hanya menyampaikan komitmen, tetapi juga membuktikannya melalui kontribusi yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, peran Partai Golkar harus diwujudkan melalui kerja organisasi dan fraksi di lembaga pemerintahan, terutama dalam menyerap aspirasi, memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta mendukung pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan warga.

Nursulistio juga mengajak seluruh kader menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan membangun sinergi dengan pemerintah demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera.

"Kepercayaan masyarakat harus kita jaga melalui kerja nyata. Kader Partai Golkar harus terus hadir bersama masyarakat, memberikan solusi, menguatkan kebersamaan, dan mendukung pembangunan,” tegasnya.

Ia berharap momentum HUT ke-62 menjadi penguat konsolidasi internal sekaligus dorongan bagi seluruh kader untuk menjaga nama baik partai melalui pengabdian yang berorientasi pada kepentingan publik.

Nursulistio turut meminta doa dan dukungan masyarakat agar Partai Golkar terus berkontribusi dalam mendorong kemajuan Kabupaten Barito Timur.

Menurutnya, kebesaran partai tidak cukup diukur dari perayaan dan kegiatan seremonial, tetapi juga dari kemampuan kader menjalankan tanggung jawab politik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Mohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat agar bersama-sama Partai Golkar mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan Barito Timur,” pungkasnya. (zi/jp). 

Pemkab Kapuas Verifikasi Capaian SPM Triwulan III, OPD Diminta Tuntaskan Pelaporan

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas melakukan verifikasi capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Triwulan III Tahun 2026 untuk memastikan keakuratan data pelaporan dan mengevaluasi pemenuhan pelayanan dasar kepada masyarakat. Seluruh organisasi perangkat daerah pengampu SPM diminta segera memvalidasi data dan menuntaskan pelaporan sebelum batas waktu 20 Oktober 2026.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dan verifikasi pelaporan SPM yang dipimpin Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Fery Noah, di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas, Senin (19/10/2026). Rapat dihadiri sejumlah kepala dan perwakilan organisasi perangkat daerah yang bertanggung jawab atas penerapan SPM.

Dalam rapat tersebut, dibahas perkembangan capaian penerapan SPM Kabupaten Kapuas dari Triwulan I hingga Triwulan III 2026. Meski menunjukkan perkembangan di sejumlah bidang pelayanan, evaluasi lanjutan tetap diperlukan untuk mengidentifikasi indikator yang belum mencapai target serta memastikan data yang dilaporkan sesuai dengan kondisi faktual.

Fery Noah menekankan pentingnya kesamaan pemahaman antarperangkat daerah dalam menyusun laporan SPM, terutama terkait validitas data penerima layanan dan mutu pelayanan dasar yang diberikan kepada masyarakat.

Ia meminta seluruh perangkat daerah segera melakukan validasi data, menindaklanjuti hasil verifikasi Inspektorat, serta menyampaikan kendala dan langkah konkret untuk menyelesaikan indikator yang belum memenuhi target maupun data yang belum lengkap.

Menurut Fery, ketepatan dan kelengkapan pelaporan menjadi perhatian karena batas waktu penyampaian laporan SPM Triwulan III Tahun 2026 ditetapkan pada 20 Oktober 2026. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta memastikan seluruh proses pelaporan diselesaikan tepat waktu.

Ia juga mengingatkan bahwa evaluasi SPM tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi dan angka pelaporan, tetapi harus menjadi bahan penilaian terhadap kualitas pelaksanaan pelayanan dasar kepada masyarakat.

"Data SPM ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita sebagai perangkat daerah dalam menyelenggarakan standar pelayanan minimal kepada masyarakat. Saya berharap melalui penilaian ini, kita bisa mengevaluasi diri, sejauh mana pelayanan yang telah kita berikan kepada masyarakat. Karena tugas dan fungsi pemerintah pada dasarnya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi dan verifikasi tersebut, Pemkab Kapuas berharap kualitas pelaporan SPM semakin akurat dan akuntabel, disertai tindak lanjut yang terukur dari setiap perangkat daerah. Dengan demikian, evaluasi SPM dapat menjadi dasar untuk memperbaiki pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat secara berkelanjutan. (fah/hru/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Perkuat Integritas Pegawai, Tegaskan Komitmen Berantas Pungli dan Peredaran Barang Terlarang

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang memperkuat komitmen integritas dan profesionalisme pegawai melalui kegiatan penguatan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Aula PANGUNRAUN, Selasa (20/10/2026). Kegiatan dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, dan diikuti jajaran pejabat struktural serta seluruh pegawai.

Kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Penguatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah praktik yang bertentangan dengan aturan di lingkungan rutan.

Dalam kegiatan itu, Agung Novarianto bersama seluruh jajaran menegaskan komitmen untuk menolak dan mencegah segala bentuk pungutan liar (pungli), gratifikasi, peredaran narkoba dan telepon genggam ilegal, serta penyalahgunaan kewenangan.

Komitmen tersebut menuntut setiap pegawai menjalankan tugas secara jujur, disiplin, transparan, dan akuntabel. Seluruh petugas juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan, saling mengingatkan, serta menjalankan pengawasan sesuai kewenangan untuk meminimalkan potensi pelanggaran.

"Menjaga integritas bukan hanya tanggung jawab pimpinan, melainkan kewajiban kita bersama. Seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang sama untuk menolak pungli, gratifikasi, peredaran narkoba dan HP ilegal, serta segala bentuk penyalahgunaan kewenangan. Komitmen ini harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Agung.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang menegaskan upaya membangun budaya kerja yang berintegritas melalui kepatuhan terhadap aturan, penguatan pengawasan internal, dan pelaksanaan tugas secara profesional. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih dari penyimpangan, serta mampu memberikan pelayanan yang profesional dan bertanggung jawab kepada masyarakat. (zi/jp). 

Korem 101/Antasari Salurkan 21.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Banjarmasin

BANJARMASIN- Korem 101/Antasari menyalurkan 21.000 liter air bersih untuk membantu warga yang terdampak kekeringan di Kota Banjarmasin, Selasa (20/10/2026). Penyaluran dipimpin langsung Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., di kawasan Jalan Mantuil, Kelurahan Mantuil, sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah terbatasnya akses air bersih.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Dandim 1007/Banjarmasin, Direktur Utama Bangun Banua, dan Kasiter Kasrem 101/Antasari. Distribusi air menyasar warga di Jalan Mantuil RT 03, RT 16, dan RT 17.

Sejak pagi, warga tampak antusias mengantre sambil membawa jeriken, galon, ember, hingga tandon untuk menampung air bersih yang dibagikan. Bantuan ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya.

Selain di Kelurahan Mantuil, penyaluran air bersih juga dilakukan di Kelurahan Basirih, Pelambuan, dan Basirih Selatan. Kegiatan serupa dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan melalui Kodim jajaran Korem 101/Antasari.

Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, menegaskan TNI berkomitmen hadir membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan, termasuk memenuhi kebutuhan air bersih akibat kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

"TNI harus hadir untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Karena itu, kami akan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui distribusi air bersih agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” tegas Ilham.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG yang diterimanya, hujan diperkirakan mulai turun pada minggu pertama atau kedua November 2026. Meski demikian, masyarakat di sejumlah wilayah masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih, sementara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga masih terjadi.

"Berdasarkan kondisi di lapangan, masih ada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Oleh karena itu, ketersediaan air bersih harus menjadi perhatian bersama agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Hari ini kami mendistribusikan 21.000 liter air bersih,” ungkapnya.

Salah seorang warga Mantuil, Muhammad Ramli, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Korem 101/Antasari dalam membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.

"Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Korem 101/Antasari atas bantuan air bersih yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari karena di desa kami PDAM belum masuk. Harapannya, ke depan layanan PDAM dapat segera menjangkau wilayah kami sehingga warga lebih mudah mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Korem 101/Antasari bersama satuan jajarannya menyatakan akan terus melaksanakan distribusi air bersih untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga dan keperluan mandi, cuci, kakus (MCK). (penrem/ali/jp). 

Bid Propam Polda Kalsel Gelar Gaktibplin di Polres Tabalong, Tes Urine Personel Negatif

TANJUNG- Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Selatan menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polres Tabalong di halaman apel Mapolres Tabalong, Selasa (20/10/2026). Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel yang menjalani tes urine dinyatakan negatif, sementara petugas masih menemukan sejumlah personel dengan penampilan yang kurang rapi.

Kegiatan yang dipimpin Kompol Suprihatin dan AKP Erikson tersebut didampingi Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengawasan internal Polri untuk memastikan personel mematuhi ketentuan disiplin, menjaga sikap tampang, serta menjalankan tugas secara profesional.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa sikap tampang, kerapian seragam dan atribut, serta kelengkapan administrasi personel, termasuk pemeriksaan khusus terhadap polisi wanita (Polwan). Pemeriksaan juga meliputi kendaraan dinas, senjata api beserta kelengkapannya, tes urine untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba, serta telepon genggam personel.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh personel yang menjalani tes urine dinyatakan negatif. Petugas juga tidak menemukan pelanggaran dalam pemeriksaan kebersihan dan kelengkapan administrasi senjata api. Selain itu, pemeriksaan telepon genggam tidak menemukan aplikasi judi online. Namun, sejumlah personel masih ditemukan kurang rapi dalam hal sikap tampang dan penggunaan seragam dinas atau gampol.

Personel yang ditemukan belum memenuhi ketentuan tersebut diberikan arahan dan pembinaan agar segera memperbaiki penampilan serta meningkatkan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawarda melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa Gaktibplin menjadi bagian penting dari pembinaan dan pengawasan internal guna menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme anggota Polri.

"Gaktibplin ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai sarana evaluasi dan pembinaan agar setiap personel semakin tertib, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami menekankan kepada seluruh anggota untuk mematuhi aturan, menjaga sikap tampang, melengkapi administrasi, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil tes urine yang seluruhnya negatif merupakan hal positif. Meski demikian, disiplin dan kepatuhan terhadap aturan harus terus dijaga secara konsisten.

"Pembinaan dan pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Setiap personel harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Melalui kegiatan Gaktibplin, Polres Tabalong menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab personel, sekaligus menjaga integritas institusi serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya personel Polri yang disiplin, profesional, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat. (fah/jp).

Sekda Barito Timur Resmikan dan Tahbiskan Gereja Sion Jemaat GKE Ampah

TAMIANG LAYANG- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Timur, Misnohartaku, meresmikan Gedung Gereja Sion Jemaat Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Ampah, Resort Karau Ampah, Selasa (20/10/2026). Peresmian ini diharapkan tidak hanya menjadi tonggak pelayanan keagamaan, tetapi juga memperkuat kerukunan antarumat beragama dan mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Barito Timur.

Bupati M. Yamin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Misnohartaku, menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan, pengurus jemaat, dan seluruh warga Jemaat GKE Ampah atas rampungnya pembangunan gedung gereja tersebut.

Menurutnya, penyelesaian pembangunan Gereja Sion merupakan hasil kebersamaan, kerja keras, dan kemitraan antara jemaat, panitia, serta pemerintah.

"Peresmian dan pentahbisan Gedung Gereja Sion hari ini tidak hanya menandai selesainya pembangunan secara fisik, tetapi juga merupakan wujud nyata kemitraan, kebersamaan, serta kerja keras seluruh jemaat bersama panitia dan pemerintah,” ujarnya.

Misnohartaku menegaskan, rumah ibadah memiliki peran strategis yang tidak terbatas pada kegiatan keagamaan. Gereja juga menjadi tempat pembinaan mental, spiritual, dan karakter umat untuk membentuk sumber daya manusia yang bertakwa, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi toleransi.

Karena itu, ia berharap keberadaan Gereja Sion dapat memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan keharmonisan di Barito Timur.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berkomitmen mendukung pembinaan kehidupan beragama sebagai bagian dari upaya mewujudkan daerah yang Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis (SEGAH).

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga mengajak warga Jemaat GKE Ampah untuk menjaga dan merawat gedung gereja agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Ia turut menekankan pentingnya memelihara kerukunan antarumat beragama, khususnya di Kecamatan Dusun Tengah, melalui sikap saling menghormati, toleransi, gotong royong, dan menjaga kedamaian.

Selain menjaga kerukunan, Sekda mendorong masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan. Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ia berharap gereja tersebut dapat menjadi pusat pertumbuhan iman sekaligus mempererat persaudaraan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Barito Timur, Asisten III Setda Barito Timur, Ketua Umum Majelis Sinode GKE, Sekretaris Umum Majelis Sinode GKE Pdt. Gunedi, M.Th., kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD), unsur TNI-Polri, Camat Dusun Tengah, para ketua resort se-Barito Timur, serta pendeta, vikaris, penatua, diakon, panitia, dan jemaat GKE Ampah. (zi/jp). 

Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Tabalong Kumpulkan 20 Kantong Darah

TANJUNG- Memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Tabalong menggelar aksi donor darah di Aula Polres Tabalong, Selasa (20/10/2026) pagi. Kegiatan yang bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah RSUD H. Badaruddin Kasim tersebut berhasil mengumpulkan 20 kantong darah dari 25 personel yang mengikuti pemeriksaan awal.

Dari 25 calon pendonor yang terdiri atas personel Polres Tabalong dan Polsek jajaran, sebanyak 20 orang dinyatakan dapat mendonorkan darah, sedangkan lima lainnya tidak memenuhi persyaratan berdasarkan hasil pemeriksaan awal.

Kegiatan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri”, ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sesama sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan transfusi.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa donor darah tersebut menjadi salah satu wujud pengabdian Polri melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat peran kehumasan, tetapi juga mendorong pelaksanaan kegiatan sosial yang mencerminkan kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat.

Momentum tersebut juga menjadi pengingat pentingnya peran Humas Polri dalam membangun komunikasi yang positif, menyampaikan informasi secara akurat, serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Melalui kegiatan donor darah ini, Polres Tabalong berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan kepolisian. Selain memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah serta memperkuat komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (fah/jp). 

Operasi Sarang Narkoba di Banjarmasin, Polisi Amankan Pria dan 11 Paket Diduga Sabu

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan unit K9 menggencarkan Operasi Sarang Narkoba di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial M (44) beserta 11 paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu di Kelurahan Kelayan Tengah, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Barang bukti yang diamankan memiliki berat bersih 4,32 gram dan berat kotor 6,30 gram, termasuk plastik klip pembungkus.

Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono. Personel gabungan dikerahkan untuk menyisir sejumlah kawasan yang menjadi sasaran operasi.

Pria berinisial M beserta barang bukti selanjutnya diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, menegaskan pihaknya akan terus mengintensifkan upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dalam mengungkap dugaan peredaran narkoba, termasuk dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

"Bagi masyarakat yang mengetahui atau melihat dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitarnya, dapat menghubungi layanan Polisi 110 untuk menyampaikan laporan atau informasi yang membutuhkan penanganan kepolisian,” tegasnya, Selasa (20/10/2026). 

Melalui operasi berkelanjutan dan sinergi dengan masyarakat, Polresta Banjarmasin berharap upaya pemberantasan narkoba semakin efektif guna menjaga keamanan serta melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkotika. (fah/jp). 

Senin, 19 Oktober 2026

Gubernur Kalsel Serahkan Usulan Bantuan Karhutla kepada BNPB, KSAD dan Kepala BNPB Tinjau Lokasi Kebakaran

BANJAR- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin menyerahkan kembali usulan bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat mendampingi kunjungan kerja Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi di Kabupaten Banjar, Senin (19/10/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kondisi karhutla sekaligus mengevaluasi penanganan di lapangan dan mengidentifikasi kebutuhan tambahan guna mempercepat pemadaman.

Rombongan tiba sekitar pukul 09.30 WITA di VIP Room Bandara Internasional Syamsudin Noor menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara bernomor A7306. Selanjutnya, rombongan menuju kawasan Booster Lingkar Utara PT AM Intan Banjar, Kabupaten Banjar, tempat Gubernur H Muhidin telah menunggu untuk menyambut sekaligus mendampingi peninjauan.

Dalam kesempatan itu, H Muhidin kembali mengajukan usulan bantuan penanganan karhutla bagi wilayah yang belum memperoleh dukungan. Dari 12 kabupaten yang sebelumnya diusulkan menerima bantuan, baru enam kabupaten yang telah mendapatkannya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat sekaligus memperkuat penanganan di daerah melalui pemadaman api dan pembasahan lahan, terutama di kawasan gambut.

"Jadi, ada pemadaman api, ada pembasahan,” ujar H Muhidin.

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemprov Kalsel bersama Polda Kalsel menyiapkan cairan surfaktan. Pasokan berikutnya direncanakan diperbanyak dan didistribusikan ke kabupaten yang membutuhkan.

Pemprov Kalsel juga merencanakan pembangunan embung kecil sebagai sumber air untuk pembasahan lahan, termasuk mendukung operasi pemadaman melalui helikopter dengan metode water bombing.

Menurut Muhidin, pembasahan lahan menjadi langkah penting dalam penanganan karhutla di kawasan gambut karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah meskipun api di permukaan telah dipadamkan.

"Karena api di dalam masih ada. Itu kalau daerah gambut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan untuk menginventarisasi kebutuhan penanganan karhutla sekaligus menentukan dukungan yang dapat diberikan pemerintah pusat.

"Pertama kita inventarisir dulu kebutuhan-kebutuhan apa yang masih dibutuhkan di lapangan,” ujarnya.

Kristomei menegaskan, penanganan harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi untuk mencegah kebakaran meluas. Kebutuhan personel, peralatan pemadam, tangki air, hingga dukungan anggaran akan dipetakan berdasarkan kondisi aktual di lapangan.

"Jam per jam, menit per menit kita harus segera merespons, jangan sampai api itu semakin meluas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, Polri, dan pihak swasta. Koordinasi diperlukan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan serta dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung pemadaman.

Selain penanganan langsung di lapangan, BNPB menjajaki penerapan teknologi modifikasi cuaca untuk membantu mengatasi karhutla. Kristomei menyebut penggunaan dry ice akan dicoba untuk mendukung proses pembentukan hujan, kemudian dilanjutkan dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan bahan semai yang sesuai.

"Di Sumsel kita sudah berhasil seperti itu, dan saat ini di Kalimantan akan kita coba lagi seperti itu sehingga hujan bisa turun baik di Kalimantan Tengah maupun di Kalsel,” ungkapnya.

Terkait tawaran bantuan dari sejumlah negara tetangga, BNPB masih menginventarisasi bentuk dukungan yang tersedia. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang diterima benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan memberikan dampak langsung terhadap penanganan kebakaran.

"Jadi bantuan itu harus benar-benar bantuan yang memang kita butuhkan dan bisa langsung berdampak untuk memadamkan api ini,” katanya.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Kepala BIN Daerah Kalsel Kombes Pol. Sentot Adi Dharmawan, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Danlanal Banjarmasin Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra, serta Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P.

Usai meninjau lokasi karhutla di Kalsel, KSAD dan Kepala BNPB beserta rombongan bertolak menuju Kalimantan Tengah untuk melanjutkan kunjungan kerja. (rfq/ali/jp). 

Pemkab Batola Siapkan Kawasan Wisata Bawah Jembatan Barito, Bidik Destinasi Regional

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) mulai mematangkan rencana pengembangan kawasan wisata bawah Jembatan Barito melalui penyusunan dokumen masterplan Tahun Anggaran 2026. Kawasan seluas sekitar 50–60 hektare di sekitar Pulau Bakut dan kaki Jembatan Barito itu dirancang menjadi destinasi wisata terpadu yang menggabungkan rekreasi, ruang terbuka publik, fasilitas komersial, dan aktivitas berbasis sungai.

Rencana tersebut dibahas dalam paparan dan diskusi penyusunan dokumen Masterplan Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Bawah Jembatan Barito Kuala di Aula Mufakat, Marabahan, Senin (19/10/2026). Kegiatan mengusung tema “Barito River Gateway – The River, The City, The Gathering”.

Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi hadir bersama Sekretaris Daerah Batola, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporbudpar) beserta jajaran, para asisten Sekda, pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Batola, Direktur Akparnas Banjarmasin, tim konsultan, serta para camat dan kepala desa se-Kecamatan Alalak.

Dalam pemaparannya, konsultan PT Kinarya Alam Raya, Yayan Indrayana, menjelaskan bahwa pengembangan kawasan dirancang dengan sungai sebagai elemen utama yang menghubungkan berbagai fungsi ruang. Konsep tersebut mencakup zona penerima, kawasan komersial berupa hotel, gedung serbaguna dan area ritel, fasilitas rekreasi keluarga, jalur tepi sungai (river walk), jalur joging, serta ruang terbuka publik atau central lawn seluas sekitar 11,8 hektare.

"Tema kita menjadikan sungai sebagai focal point yang mengikat kawasan kota dan titik kumpul berbagai kegiatan. Harapannya, kawasan ini tidak hanya menjadi milik Barito Kuala, tetapi juga menjadi landmark regional Kalimantan Selatan,” ujar Yayan.

Bupati Bahrul Ilmi menyambut positif paparan awal tersebut. Ia berharap pengembangan kawasan wisata bawah Jembatan Barito dapat meningkatkan daya tarik pariwisata daerah, mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, serta membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut H Bahrul Ilmi, keberadaan Jembatan Barito menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Karena itu, kawasan di sekitarnya diharapkan mampu menjadi ruang publik sekaligus lokasi penyelenggaraan kegiatan berskala regional hingga nasional.

"Potensi wisata di Batola harus terus dipacu agar mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebagaimana keberhasilan daerah wisata lain di Indonesia. Kita memiliki keunggulan dengan hadirnya ikon Jembatan Barito. Ke depan, dengan fasilitas ruang terbuka dan lapangan seluas 11,8 hektare ini, kawasan bawah Jembatan Barito siap menjadi tuan rumah berbagai acara besar dan menjadi pusat keramaian baru di Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Bahrul Ilmi juga memberikan sejumlah masukan untuk penyempurnaan rancangan kawasan. Masukan tersebut meliputi penyediaan area parkir berkapasitas besar, pengembangan taman bunga khas rawa, wahana permainan keluarga dan air, serta fasilitas pendukung seperti musala dan toilet yang bersih dan ramah lingkungan.

Selain pengembangan kawasan wisata, Bupati turut menyampaikan rencana integrasi dengan kawasan permukiman seluas 2.500 hektare dari arah Handil Bakti. Integrasi tersebut diarahkan untuk mendukung pemerataan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi daerah.

Pembahasan masterplan juga melibatkan masukan dari instansi teknis dan kalangan akademisi. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian antara lain dukungan ketersediaan lahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, fasilitas kesehatan, keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan aspek keamanan lingkungan yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen perencanaan kawasan wisata bawah Jembatan Barito. Melalui perencanaan terpadu, Pemkab Batola berharap kawasan ini dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang memiliki daya tarik regional, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. (dsk/ali/jp). 

1.427 Kendaraan Dinas di Batola Menunggak Pajak, Bupati Minta ASN Jadi Teladan

MARABAHAN- Sebanyak 1.427 kendaraan dinas di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, tercatat masih menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Dari jumlah tersebut, baru 31 unit yang telah menyelesaikan pembayaran. Kondisi ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam peluncuran program Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (19/10/2026).

Peluncuran program tersebut dirangkai dengan upacara yang diikuti aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai satuan organisasi perangkat daerah (SOPD). Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi selaku pembina upacara secara resmi meluncurkan program itu dengan memukul gong.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Kuala, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja, Kepala UPPD Samsat Marabahan, serta Kasat Lantas Polres Barito Kuala.

Dalam amanatnya, H Bahrul Ilmi, menegaskan bahwa kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor harus dimulai dari lingkungan pemerintahan. Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

"Jangan sampai kita mengajak masyarakat untuk taat pajak, sementara kendaraan dinas yang kita gunakan justru belum memenuhi kewajiban perpajakannya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penerimaan dari PKB serta opsen PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Untuk meningkatkan kepatuhan, Bupati menginstruksikan seluruh kepala SOPD dan camat agar segera menindaklanjuti sejumlah langkah strategis. Pertama, menyosialisasikan program pemutihan pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat hingga tingkat desa. Program tersebut berlangsung sampai 30 November 2026.

Kedua, menyelesaikan tunggakan dan memenuhi kewajiban pembayaran pajak seluruh kendaraan dinas di lingkungan masing-masing. Ketiga, melaporkan kendaraan yang telah dihibahkan, dilelang, mengalami kerusakan berat, atau hilang kepada Samsat Marabahan agar status dan data registrasinya dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Sebagai bentuk apresiasi, BP2RD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemkab Batola juga akan memberikan penghargaan kepada SKPD dan kecamatan yang menunjukkan tingkat kepatuhan pajak terbaik, memiliki tunggakan terendah, serta aktif melaporkan kondisi kendaraan dinas yang rusak, dihibahkan, atau hilang.

Sementara itu, Kepala BP2RD Provinsi Kalimantan Selatan, H Subhan Nor Yaumil, menyampaikan bahwa pemerintah provinsi turut menghadirkan program diskon pajak daerah tahun 2026 untuk mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak.

Dalam program Gebyar Panutan Pajak 2026, masyarakat dan ASN yang memenuhi ketentuan pembayaran pajak berkesempatan memperoleh kupon undian. Pengundian dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027, dengan hadiah berupa satu paket umrah, tiga unit sepeda listrik, tiga unit sepeda gunung, serta delapan bingkisan lainnya.

Usai memimpin upacara dan meluncurkan program, Bahrul Ilmi bersama jajaran meninjau pelayanan pembayaran pajak kendaraan melalui mobil pelayanan keliling BP2RD yang beroperasi di halaman Kantor Bupati Barito Kuala.

Melalui program ini, Pemkab Batola berharap kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor, khususnya kendaraan dinas milik pemerintah daerah, semakin meningkat sehingga dapat mendukung optimalisasi penerimaan daerah sekaligus memperkuat keteladanan ASN kepada masyarakat. (dsk/ali/jp). 

BPR Tapin Sejahtera Buka Kantor Kas di Marabahan, Perluas Akses Layanan Keuangan

MARABAHAN- PT BPR Tapin Sejahtera (Perseroda) resmi membuka Kantor Kas Marabahan di halaman Kantor Bank Tapin, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Senin (19/10/2026). Kehadiran kantor kas ini diharapkan memperluas akses layanan perbankan sekaligus mendukung pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Barito Kuala, H Herman Susilo, SM, bersama Direktur Utama BPR Tapin Sejahtera Rina Yuanti, ditandai dengan pemotongan pita dan disaksikan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Barito Kuala serta perwakilan sektor perbankan.

Dalam sambutannya H Herman Susilo menyambut positif kehadiran BPR Tapin Sejahtera di Marabahan. Menurutnya, bertambahnya layanan perbankan menjadi salah satu peluang untuk memperkuat aktivitas ekonomi daerah dan meningkatkan pelayanan keuangan bagi masyarakat.

"Pembangunan di Barito Kuala dalam dua tahun ini sungguh luar biasa. Dulu bangunan ini kosong, sekarang sudah berjejer bank-bank yang mengisinya,” ujarnya.

Ia juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk memanfaatkan layanan BPR Tapin Sejahtera sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan badan usaha milik daerah (BUMD) di sektor perbankan.

"Bank ini milik daerah. Siapa lagi yang mengembangkan kalau bukan kita,” tegasnya.

H Herman menambahkan, Pemkab Batola memiliki sejumlah program strategis, termasuk program perumahan bagi ASN. Ia berharap sektor perbankan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung berbagai program pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama BPR Tapin Sejahtera, Rina Yuanti mengatakan, pembukaan Kantor Kas Marabahan merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membutuhkan akses permodalan.

Menurut Rina, BPR Tapin Sejahtera memprioritaskan pemberdayaan UMKM melalui penyaluran kredit usaha dengan proses yang cepat dan persyaratan yang mudah. Selain layanan kredit, kantor kas tersebut juga melayani produk tabungan dan deposito.

Ia menyampaikan bahwa BPR Tapin Sejahtera beroperasi dengan izin dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta mengikuti ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Rina juga mengingatkan seluruh staf Kantor Kas Marabahan agar mengedepankan prinsip pelayanan 3S, yakni senyum, sapa, dan salam, serta menjaga integritas dalam memberikan layanan kepada nasabah.

Usai peresmian, Wakil Bupati Herman Susilo meninjau fasilitas kantor sekaligus melakukan transaksi perdana dengan membuka rekening tabungan di Kantor Kas Marabahan BPR Tapin Sejahtera.

Pembukaan kantor kas ini diharapkan dapat memperluas inklusi keuangan di Kabupaten Barito Kuala, meningkatkan akses permodalan bagi pelaku UMKM, serta memperkuat kontribusi sektor perbankan terhadap perekonomian daerah. (dsk/ali/jp). 

Alur Sungai Danau Panggang Dangkal, Ketua DPRD Kalsel Desak Normalisasi untuk Lindungi Ekonomi Warga

HSU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK, meninjau langsung kondisi alur sungai di Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (19/10/2026). Ia mendesak percepatan normalisasi sungai menyusul pendangkalan yang menghambat transportasi air dan berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Peninjauan bersama jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalsel tersebut dilakukan setelah adanya laporan warga mengenai pendangkalan alur sungai yang diperparah penurunan debit air. Kondisi ini menjadi perhatian karena sungai merupakan jalur transportasi utama bagi masyarakat di kawasan Danau Panggang hingga Paminggir, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian dan perikanan.

Di lokasi, H Supian HK melihat langsung sedimentasi yang menyebabkan alur sungai semakin dangkal, disertai tumpukan eceng gondok dan gulma air. Kondisi tersebut menyulitkan pergerakan kapal penumpang dan angkutan barang, bahkan membuat sejumlah kelotok warga berisiko kandas saat melintasi jalur tersebut.

"Hari ini kami turun langsung bersama Dishub Provinsi. Kita lihat sendiri, alurnya dangkal sekali. Ditambah debit air turun drastis karena El Niño ini, kelotok warga nyangkut, distribusi hasil pertanian dan perikanan terganggu. Ini tidak bisa dibiarkan, ini soal ekonomi rakyat,” ujar H Supian HK saat melakukan peninjauan.

Menurutnya, pembersihan gulma air yang selama ini dilakukan perlu diikuti langkah penanganan yang lebih menyeluruh. Ia mengapresiasi upaya Dishub Kalsel yang rutin membantu membersihkan alur sungai menggunakan kapal pembersih, tetapi menilai pengerukan dan normalisasi diperlukan untuk mengatasi pendangkalan akibat sedimentasi.

"Pembersihan eceng gondok itu sifatnya situasional. Yang kita butuhkan sekarang adalah pengerukan dan normalisasi kanal secara menyeluruh. Dulu aspirasi ini sudah pernah kita perjuangkan dan manfaatnya sangat dirasakan warga untuk mencegah banjir dan melancarkan perikanan. Sekarang harus kita lanjutkan lagi,” tegasnya.

Dari pihak Dishub Kalsel, Kepala Seksi Pengendalian Operasional (Dal Ops), Weidyael Fitrin, menyatakan bahwa kondisi alur sungai di Danau Panggang menjadi perhatian instansinya. Menurutnya, karakteristik wilayah yang didominasi rawa dan danau membuat masyarakat sangat bergantung pada transportasi air untuk menunjang mobilitas dan kegiatan ekonomi.

"Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan, dan selanjutnya akan kami tindak lanjuti dengan melakukan normalisasi sungai Danau Panggang di tahun ini,” ungkap Weidyael seusai peninjauan.

Dalam kesempatan tersebut, H Supian HK juga berdialog dengan para Danramil, kapolsek, dan operator kelotok di Dermaga Danau Panggang untuk menyerap keluhan serta masukan terkait kondisi jalur transportasi air.

Peninjauan ini diharapkan menjadi dasar tindak lanjut lintas instansi dalam menangani pendangkalan sungai. Normalisasi yang terencana diperlukan untuk menjaga kelancaran transportasi air, mendukung distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta mempertahankan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Danau Panggang dan sekitarnya. (sar/ali/jp). 

Wakil Ketua DPRD Kalsel Dukung Penguatan Data Geospasial untuk Perencanaan Pembangunan Kalsel

BANJARBARU- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari, mengapresiasi penyelenggaraan Geospasial Banua Award 2026 sebagai upaya mendorong pemanfaatan data geospasial yang akurat dan terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah. Penguatan informasi geospasial dinilai penting untuk mendukung transformasi digital, Kebijakan Satu Peta, dan Satu Data Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan Desy usai menghadiri penganugerahan Geospasial Banua Award 2026 di Banjarbaru, Senin (19/10/2026). Menurutnya, penghargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pengelolaan data yang berkualitas.

"Kami dari pimpinan dan jajaran DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi dan menyambut baik terselenggaranya Geospasial Banua Award Tahun 2026,” ujar Desy.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni pemberian penghargaan, tetapi mampu mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan pemanfaatan data dalam setiap tahapan pembangunan.

"Kami berharap acara ini bukan hanya seremonial, melainkan wujud nyata sinergi pemerintah daerah dengan legislatif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Kami mendukung percepatan transformasi digital, Kebijakan Satu Peta, dan Satu Data Indonesia menuju pembangunan yang lebih baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan dan pihak yang telah berkontribusi meningkatkan kualitas penyelenggaraan informasi geospasial di daerah.

Ia menegaskan, bahwa keberhasilan pengelolaan informasi geospasial merupakan hasil kerja bersama, mulai dari pimpinan, pengelola data, hingga jajaran staf yang mendukung pelaksanaan program. Apresiasi juga disampaikan kepada peserta yang belum meraih penghargaan atas upaya dan komitmen mereka.

Sementara itu, Deputi Bidang Infrastruktur Informasi Geospasial, Ibnu Sofian, menyoroti pentingnya pemanfaatan data geospasial dalam menghadapi tantangan pembangunan, termasuk perubahan iklim. Menurutnya, dinamika fenomena iklim seperti El Niño dan La Niña menuntut pemerintah daerah untuk memperbarui data secara berkala agar perencanaan pembangunan dapat disesuaikan dengan kondisi terkini.

Ia juga menekankan tiga unsur penting dalam membangun ekosistem informasi geospasial, yakni ketersediaan data berkualitas, keterhubungan simpul jaringan informasi geospasial antarsatuan kerja, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan informasi geospasial.

Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Suprapti Tri Astuti, menambahkan bahwa Geospasial Banua Award menjadi momentum untuk meningkatkan keterlibatan pemerintah kabupaten/kota dan perangkat daerah dalam penyelenggaraan serta pemanfaatan informasi geospasial.

Menurutnya, penggunaan data geospasial sebagai dasar perencanaan pembangunan di sejumlah daerah masih perlu ditingkatkan. Karena itu, penghargaan ini diharapkan mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota dan satuan kerja perangkat daerah agar lebih optimal memanfaatkan data spasial dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan.

"Acara hari ini saya berharap menjadi titik balik bagi 13 kabupaten/kota untuk melaksanakan perencanaan dengan data yang berbasis geospasial. Mudah-mudahan setelah acara hari ini, kawan-kawan yang belum aktif, baik dari kabupaten/kota maupun dari SOPD, nanti bisa menggunakan data geospasial lebih baik lagi,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Geospasial Banua Award 2026, penguatan koordinasi, integrasi, dan pemanfaatan data geospasial diharapkan semakin optimal sehingga kebijakan pembangunan di Kalimantan Selatan dapat disusun secara lebih terukur, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan daerah. (dsk/ali/jp).

Ketua TP PKK HSS Dampingi Penilaian Lomba Sekolah Sehat di SDN Tabihi Kanan

KANDANGAN- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, mendampingi tim penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan saat melakukan verifikasi dan penilaian di SDN Tabihi Kanan, Kecamatan Padang Batung, Senin (19/10/2026).

Kehadiran Ketua TP PKK HSS bersama jajaran pengurus merupakan bentuk dukungan terhadap upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, nyaman, dan ramah anak.

Dalam kesempatan tersebut, Hj Mustaidah mengapresiasi kesiapan kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah, serta para siswa dalam memenuhi berbagai indikator penilaian Sekolah Sehat.

Menurutnya, keterlibatan seluruh warga sekolah menjadi faktor penting dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), kata dia, tidak semestinya hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penilaian lomba, tetapi perlu menjadi kebiasaan sehari-hari yang diterapkan secara berkelanjutan.

Penilaian ini diharapkan dapat mendorong SDN Tabihi Kanan untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan sekolah sekaligus memperkuat penerapan PHBS di kalangan peserta didik.

Dukungan TP PKK Kabupaten HSS dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari sinergi dengan dunia pendidikan untuk menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini, guna mendukung tumbuh kembang anak dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, serta berkualitas. (ari/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes