BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Jumat, 17 Juli 2026

Kajari Barito Kuala Lantik Rendy Bahar Putra sebagai Kasi Intelijen, Tekankan Deteksi Dini AGHT

MARABAHAN- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Kuala, Dr. Andrianto Budi Santoso, melantik Rendy Bahar Putra, sebagai Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Barito Kuala dalam upacara pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) pejabat eselon IV, Jum'at (17/7/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Barito Kuala itu dihadiri seluruh jajaran pegawai, mulai dari pejabat struktural, fungsional, hingga pelaksana. Rendy menggantikan Dikan Fadhli Nugraha, yang mendapat promosi sebagai Kepala Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejaksaan Negeri Sampang.

Dalam sambutannya Kajari Batola, Andrianto Budi Santoso, menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan pejabat merupakan bagian dari kebijakan organisasi Kejaksaan Republik Indonesia untuk melakukan penyegaran organisasi, memperkuat kinerja, sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Menurutnya, jabatan yang diemban bukan sekadar pergantian administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan yang bertanggung jawab.

"Kepemimpinan harus diwujudkan melalui kinerja nyata dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan," ujarnya.

Kajari juga menekankan pentingnya peran Seksi Intelijen sebagai salah satu fungsi strategis di lingkungan kejaksaan. Selain mendukung kegiatan pengamanan dan penggalangan, intelijen kejaksaan dituntut mampu melakukan deteksi dini terhadap berbagai Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) yang berpotensi memengaruhi penegakan hukum, ketertiban umum, maupun citra institusi.

Karena itu, pejabat yang baru dilantik diharapkan memiliki kemampuan analisis yang tajam, kepekaan terhadap dinamika yang berkembang, serta kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas.

"Kasi Intelijen harus mampu membaca setiap potensi persoalan sejak dini agar dapat dilakukan langkah antisipatif secara tepat," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Andrianto juga menyampaikan apresiasi kepada Dikan Fadhli Nugraha atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Kejaksaan Negeri Barito Kuala. Ia berharap pengalaman yang telah dibangun dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas di tempat yang baru.

Kepada Rendy Bahar Putra, Kajari berpesan agar segera beradaptasi dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta loyalitas, sembari tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Kejaksaan Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan dan penegakan hukum kepada masyarakat. (hru/jp). 

ASN Barito Timur Raih Beasiswa LPDP 2026, Jadi Wakil Tunggal Kalteng di Pembekalan Nasional

JAKARTA- Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Asa Arya Sudarman, berhasil meraih Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI Tahun 2026 untuk melanjutkan studi Magister di Universitas Indonesia.

ASN yang bertugas di Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Barito Timur itu diterima pada Program Magister Teknik Elektro dengan peminatan Telekomunikasi dan Sistem Nirkabel Cerdas. Bidang tersebut dipilih untuk memperkuat kompetensi dalam mendukung transformasi digital, pengembangan teknologi komunikasi, serta peningkatan layanan publik berbasis teknologi, khususnya di Kalimantan Tengah.

Selain menjalankan tugas sebagai ASN, Asa juga aktif di Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), organisasi profesi internasional di bidang teknologi. Ia terlibat dalam pengembangan Internet of Things (IoT) serta Student Activities Committee IEEE Indonesia Section yang berkolaborasi dalam berbagai kegiatan pengembangan teknologi dan sumber daya manusia.

Sebagai penerima LPDP, Asa mengikuti Program Persiapan Keberangkatan (PK) Angkatan 278 yang berlangsung pada 13–18 Juli 2026 di Asrama Haji Jakarta Timur. Kegiatan tersebut diikuti 236 awardee LPDP, terdiri atas 102 penerima beasiswa tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan 134 penerima beasiswa luar negeri.

Dalam kegiatan tersebut, Asa menjadi satu-satunya peserta yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah. Ia juga berkesempatan berdialog langsung dengan Wakil Menteri Keuangan RI, Jodi Mahardi Agung, bersama jajaran Direksi LPDP mengenai pengembangan sumber daya manusia melalui program beasiswa.

Menurut Asa, kesempatan itu dimanfaatkannya untuk menyampaikan harapan agar semakin banyak putra-putri Kalimantan Tengah memperoleh akses terhadap Beasiswa LPDP.

"Saya berharap semakin banyak generasi muda Kalimantan Tengah yang berani bermimpi, melanjutkan pendidikan tinggi, dan menjadi bagian dari keluarga besar LPDP sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing global," ujarnya.

Tidak hanya menjadi peserta, Asa juga dipercaya panitia LPDP menjadi moderator pada sesi Sosialisasi Budaya Antikorupsi. Dalam sesi tersebut, ia mendampingi Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si., Wakil Rektor Bidang Research & Technology Transfer BINUS University sekaligus Guru Besar Psikologi Sosial, sebagai narasumber.

Kepercayaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang ditunjukkan Asa selama mengikuti rangkaian kegiatan pembekalan.

Pada penutupan PK, Jum'at (17/7/2026), Asa turut memperkenalkan budaya Kalimantan Tengah melalui busana rancangan desainer daerah, Aboza by Anto Namiabdi. Busana tersebut memadukan motif batik khas Kalimantan Tengah dengan ornamen bulu burung enggang yang melambangkan kehormatan, kebijaksanaan, persatuan, dan semangat masyarakat Dayak.

Asa berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program beasiswa, khususnya LPDP.

"Pendidikan merupakan dasar dari arah kehidupan dan arah perubahan menjadi sesuatu yang lebih baik. Melalui pendidikan, kita dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul untuk mewujudkan Kalimantan Tengah sebagai Smart Province yang maju, inovatif, dan berdaya saing global," tutupnya. (zi/jp).

Bhabinkamtibmas Desa Sarapat Hadiri Pembentukan Panitia Festival Memancing Ranu Lemang II, Siap Dukung Keamanan Acara

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Desa Sarapat, Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, Bripda Darma Andika, menghadiri rapat pembentukan Panitia Festival Memancing Ranu Lemang II (Kades Cup II Tahun 2026) di Aula Balai Desa Sarapat, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (17/7/2026).

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap penyelenggaraan kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelaksanaan festival yang aman, tertib, dan kondusif.

Rapat dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Barito Timur, Ketua Karang Taruna Kabupaten Barito Timur, Kepala Desa Sarapat, Ketua BPD Desa Sarapat, perangkat desa, anggota Karang Taruna Desa Sarapat, serta warga setempat.

Melalui musyawarah, peserta rapat menetapkan susunan panitia dengan Nindy Putri sebagai Ketua, Yanto sebagai Sekretaris, dan Sri Dewi sebagai Bendahara. Selain itu, Elin dan Sely ditunjuk sebagai Seksi Acara, Amarto sebagai Seksi Perlombaan, Heros sebagai Seksi Perlengkapan, Debora sebagai Seksi Dokumentasi, serta Bripda Darma Andika dipercaya mengemban tugas sebagai Seksi Keamanan.

Bripda Darma Andika menyampaikan komitmen Polri untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan agar berlangsung dengan aman dan lancar. Menurutnya, koordinasi yang baik antara panitia, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan festival.

"Kami berharap seluruh tahapan persiapan berjalan dengan baik melalui koordinasi yang solid serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung," ujarnya.

Pembentukan panitia menjadi tahap awal persiapan Festival Memancing Ranu Lemang II yang tidak hanya menjadi ajang rekreasi dan kebersamaan masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mengangkat potensi wisata Desa Sarapat serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Barito Timur melalui kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan Polri. (zi/jp). 

Apel HKN, ASN Barito Timur Diminta Perkuat Disiplin dan Percepatan Program Pembangunan

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, menegaskan Apel Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin bulanan, melainkan momentum untuk memperkuat disiplin, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Bupati Barito Timur, M. Yamin melalui sambutan yang dibacakan Sekda Misnohartaku saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional Pemerintah Kabupaten Barito Timur di halaman Kantor Bupati, Jum'at (17/7/2026).

Apel tersebut diikuti para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.

Dalam kesempatan itu, Misnohartaku meminta seluruh jajaran organisasi perangkat daerah memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026 agar semakin fokus dalam menjalankan program kerja yang telah direncanakan. Kepala OPD diminta mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah agar target pembangunan dapat tercapai sesuai dengan rencana.

Selain percepatan program, seluruh organisasi perangkat daerah juga diminta meningkatkan kualitas penyerapan anggaran secara akuntabel, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan setiap kegiatan dilaksanakan secara efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui Apel HKN tersebut, Sekda berharap seluruh ASN terus menjaga profesionalisme dan semangat pengabdian. 

"Dengan kedisiplinan dan tanggung jawab bersama, pelaksanaan pembangunan serta pelayanan publik di Kabupaten Barito Timur diharapkan semakin optimal," tandasnya. (zi/jp). 

AKBP Rina Perwitasari Resmi Jabat Kapolres Kapuas, Wabup dan Forkopimda Sambut dengan Prosesi Adat Dayak

KUALA KAPUAS- Wakil Bupati Kapuas, Dodo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kapuas menyambut kedatangan Kapolres Kapuas yang baru, AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA, dalam acara penyambutan yang digelar di Kuala Kapuas, Jum'at (17/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Kapuas sebelumnya, AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P., beserta jajaran Polres Kapuas dan sejumlah tamu undangan.

Penyambutan diawali dengan prosesi adat Potong Pantan, tradisi khas masyarakat Dayak Kalimantan Tengah yang menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan selamat datang bagi pejabat atau tamu yang memasuki wilayah setempat. Prosesi tersebut menandai diterimanya AKBP Rina Perwitasari sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Kabupaten Kapuas.

Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan tarian khas Dayak Kalimantan Tengah yang menampilkan nilai budaya dan kearifan lokal daerah.

Wakil Bupati Kapuas, Dodo bersama unsur Forkopimda menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap kepemimpinan AKBP Rina Perwitasari mampu memperkuat sinergi antara Polres Kapuas, Pemerintah Kabupaten Kapuas, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Forkopimda Kapuas juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AKBP Gede Eka Yudharma atas dedikasi serta pengabdian selama menjabat sebagai Kapolres Kapuas. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan semakin memperkuat soliditas antarinstansi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (fah/hru/jp). 

Wabup Barito Utara Hadiri Upacara Hari Jadi Palangka Raya, Perkuat Sinergi Pembangunan Kalteng

PALANGKA RAYA- Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya yang digelar di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jum'at (17/7/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta berbagai unsur terkait. 

Peringatan hari jadi ini menjadi momentum memperkuat sinergi dan kolaborasi antarpemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan Kalimantan Tengah yang maju, berkah, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Palangka Raya atas perjalanan pembangunan yang telah berlangsung selama ini.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya. Semoga semangat Isen Mulang terus menjadi inspirasi dalam memperkuat kebersamaan dan membangun daerah,” ujarnya.

Kehadiran Wakil Bupati Barito Utara dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mempererat hubungan kerja sama serta membangun sinergi antarwilayah demi kemajuan Kalimantan Tengah. (emca/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Tegaskan Komitmen Zero Pungli, Warga Binaan Didorong Aktif Awasi Layanan Pemasyarakatan

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang memperkuat komitmen mewujudkan layanan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas melalui sosialisasi pencegahan pungutan liar (pungli) kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jum'at (17/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di blok hunian tersebut menekankan pentingnya transparansi layanan, larangan praktik pungli dan gratifikasi, serta optimalisasi fungsi kotak pengaduan sebagai sarana penyampaian aspirasi dan laporan secara aman.

Sosialisasi dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Junaidi, dengan melibatkan Kasubsi Pengelolaan, Komandan Jaga, jajaran petugas pengamanan, serta seluruh warga binaan.

Dalam arahannya, Junaidi, menegaskan bahwa seluruh layanan pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Tamiang Layang diberikan secara gratis dan tidak dibenarkan adanya pungutan dalam bentuk apa pun.

"Seluruh layanan pemasyarakatan diberikan secara gratis tanpa pungutan apa pun. Kami juga mengingatkan agar tidak ada praktik pungli maupun gratifikasi, baik yang dilakukan oleh petugas maupun antarwarga binaan," tegas Junaidi.

Materi sosialisasi mencakup penjelasan mengenai larangan pungli dan gratifikasi, mekanisme layanan pemasyarakatan tanpa biaya, termasuk layanan kesehatan, kunjungan, hingga pengusulan hak integrasi. Selain itu, warga binaan juga diberikan pemahaman terkait penggunaan kotak pengaduan sebagai media penyampaian keluhan, saran, maupun laporan dengan tetap menjaga kerahasiaan pelapor.

Kegiatan turut diisi dengan dialog interaktif antara petugas dan warga binaan. Melalui sesi tersebut, warga binaan diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan serta memperoleh penjelasan mengenai prosedur pengaduan dan pengawasan layanan di lingkungan Rutan.

Junaidi menyampaikan bahwa pembangunan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk warga binaan sebagai penerima layanan.

"Apabila terdapat dugaan penyimpangan, kami mengajak seluruh warga binaan untuk memanfaatkan sarana pengaduan yang telah disediakan. Bersama-sama kita menjaga integritas demi menciptakan pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan terpercaya," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang berharap seluruh warga binaan semakin memahami hak dan kewajibannya, sekaligus turut berperan dalam mendukung terwujudnya Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). (zi/jp). 

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Kecamatan Pematang Karau Gelar Nobar Gratis untuk Warga

TAMIANG LAYANG- Antusiasme menyambut laga final Piala Dunia FIFA 2026 akan terasa hingga Kecamatan Pematang Karau. Pemerintah Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur memastikan menggelar nonton bareng (nobar) gratis bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan perebutan gelar juara dunia antara Tim Nasional Spanyol dan Argentina.

Kegiatan nobar tersebut akan berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Pematang Karau, Jalan Dress RT. 03, Desa Pinang Baru, Kecamatan Pematang Karau.

Pertandingan final yang mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia itu dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium, Amerika Serikat, dan akan disiarkan langsung pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

Camat Pematang Karau, Setia Murni, mengajak masyarakat dan para pencinta sepak bola untuk hadir bersama-sama menyaksikan laga puncak tersebut. Menurutnya, kegiatan nobar ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan antarwarga.

"Kami ingin memfasilitasi antusiasme masyarakat Pematang Karau terhadap sepak bola. Nobar ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi wadah berkumpul, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat sportivitas,” ujar Setia Murni, Jum'at (17/7/2026). 

Untuk mendukung kenyamanan masyarakat, pihak Kecamatan Pematang Karau telah menyiapkan sejumlah fasilitas, di antaranya layar lebar, perangkat tata suara, serta area menonton yang nyaman dan dapat dinikmati berbagai kalangan.

Setia Murni juga mengimbau warga yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan selama acara berlangsung, mengingat pertandingan digelar pada waktu dini hari menjelang subuh.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kanal resmi Kecamatan Pematang Karau melalui Instagram @kecamatan_pematangkarau; Facebook Kecamatan Pematang Karau; dan WhatsApp 0812-3456-7890. (zi/jp). 

Wakili Bupati, Asisten I Setda Barito Timur Hadiri Puncak Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya, Perkuat Sinergi Antar Daerah

PALANGKA RAYA- Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat hubungan antardaerah dengan menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya, Jum'at (17/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Barito Timur, M. Yamin diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu.

Puncak peringatan Hari Jadi Kota Palangka Raya dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah, para kepala daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta ratusan masyarakat yang turut memeriahkan rangkaian acara.

Tahun ini, peringatan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya mengusung tema "Palangka Raya Kota Kolaborasi". Tema tersebut menjadi refleksi pentingnya kolaborasi lintas sektor dan sinergi antarpemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Barito Timur pada momentum tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya mempererat hubungan kelembagaan dan kerja sama antardaerah di Kalimantan Tengah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di masing-masing wilayah.

Pada kesempatan itu, Ari Panan Putut Lelu menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kota Palangka Raya dan seluruh masyarakat atas bertambahnya usia ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut. Ia berharap Kota Palangka Raya terus berkembang menjadi daerah yang maju, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan di Kalimantan Tengah.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Timur, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya. Semoga semangat kolaborasi yang diusung pada peringatan tahun ini semakin memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah, sehingga Kota Palangka Raya semakin maju, sejahtera, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," ujar Ari. (zi/jp).

Jelang Hari Jadi ke-24, Bupati Barito Timur Instruksikan OPD Tingkatkan Kebersihan dan Pelayanan Publik

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan kesiapan menjelang Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur yang diperingati pada 3 Agustus 2026. Seluruh organisasi perangkat daerah diminta menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kantor serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Timur, M. Yamin melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Timur, Misnohartaku saat Apel Hari Kesadaran Nasional Pemerintah Kabupaten Barito Timur di halaman Kantor Bupati, Jum'at (17/7/2026).

Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun para tamu yang datang ke Kabupaten Barito Timur. Kesiapan lingkungan kantor dan kualitas pelayanan dinilai menjadi bagian penting dalam menyambut momentum hari jadi daerah.

Selain persiapan Hari Jadi Kabupaten Barito Timur, pemerintah daerah juga mulai melakukan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai rangkaian kegiatan diminta dipersiapkan sejak dini agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Persiapan tersebut meliputi pelaksanaan upacara kemerdekaan, pembinaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul, serta pelaksanaan kegiatan sosial, olahraga, seni budaya, dan gotong royong yang melibatkan masyarakat.

Apel Hari Kesadaran Nasional tersebut diikuti para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, camat, serta ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.  (zi/jp). 

Pria Umur 30 di Batola Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

MARABAHAN- Seorang pria berusia 30 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Jalan Panglima Batur, Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.

Peristiwa tersebut telah ditangani Polsek Marabahan bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Barito Kuala setelah menerima laporan dari warga. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban diketahui merupakan warga setempat. Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya seutas tali, surat keterangan berobat dari Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, serta obat yang masih dikonsumsi korban sebagai bagian dari pengobatan.

Berdasarkan keterangan ibu korban, ia menemukan anaknya telah meninggal dunia saat pulang ke rumah setelah berkunjung ke kediaman tetangga. Ia kemudian meminta pertolongan warga yang selanjutnya menghubungi pihak kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan indikasi tindak pidana. Keluarga juga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat menjalani perawatan di rumah sakit jiwa dan masih menjalani pengobatan secara rawat jalan.

Kasi Humas Polres Barito Kuala, IPTU Budi, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah TKP sesuai prosedur, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab kejadian.

"Pemeriksaan di lokasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penanganan dilakukan sesuai prosedur kepolisian," ujarnya, Jum'at (17/7/2026).

Pihak keluarga korban menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam berita acara sesuai ketentuan yang berlaku. (hru/jp). 

Polsek Dusun Tengah Panen 34 Ton Jagung, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah menggelar Panen Raya Jagung Kuartal II sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Jum'at (17/7/2026). Dari panen di dua lokasi, diperoleh sekitar 34 ton jagung tongkol atau belum dipipil.

Panen raya dilaksanakan di lahan milik Sehono di Desa Batuah, Kecamatan Raren Batuah, seluas sekitar 3,5 hektare, serta di lahan milik Ansori di Desa Malintut, Kecamatan Raren Batuah, dengan luas sekitar 5 hektare.

Kapolres Barito Timur, AKBP Edi Santoso melalui Kapolsek Dusun Tengah Iptu Stefanus Rantealo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Panen raya ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dan pimpinan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," ujar Kapolsek.

Ia menegaskan, Polsek Dusun Tengah akan terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui pendampingan yang dilakukan para Bhabinkamtibmas dengan bersinergi bersama pemerintah desa, kelompok tani, dan instansi terkait.

Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kapolsek Dusun Tengah didampingi Wakapolsek Iptu Abadi Rahmad bersama personel Polsek Dusun Tengah. Kegiatan itu juga dihadiri perangkat desa dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Raren Batuah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Baruyan dan PPL Kecamatan Raren Batuah atas dukungan yang diberikan sehingga Panen Raya Jagung Kuartal II dapat berlangsung lancar dan menghasilkan panen yang optimal.

Dengan capaian sekitar 34 ton jagung tongkol dari dua lokasi panen, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan produksi pangan di Kabupaten Barito Timur sekaligus memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. (zi/jp). 

Kapolsek Pematang Karau Bersama Personel Pastikan Batas Aset Mako Jelas, Perkuat Pengamanan Aset Negara

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean bersama jajaran personel melaksanakan pengecekan, survei, dan pembersihan batas lahan Markas Komando (Mako) Polsek Pematang Karau guna memastikan kejelasan aset negara yang berada dalam pengelolaan Polri, Jum'at (17/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean tersebut dilaksanakan di area lahan Mako Polsek Pematang Karau dengan melibatkan seluruh personel.

Dalam kegiatan itu, personel melakukan verifikasi kondisi fisik lahan berdasarkan dokumen kepemilikan resmi, yakni Sertifikat Tanda Bukti Hak Nomor 15.14.01.04.1.00167 dan Sertifikat Hak Pakai Nomor P.166 dengan pemegang hak Pemerintah Republik Indonesia cq. Kepolisian Negara Republik Indonesia. Lahan tersebut tercatat memiliki luas 4.977 meter persegi.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen sertifikat dengan kondisi di lapangan, termasuk memastikan posisi batas-batas lahan, keberadaan patok, serta kondisi lingkungan sekitar Mako Polsek Pematang Karau.

Usai melakukan survei, personel bersama-sama melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan area sepanjang jalur batas lahan. Pembersihan tersebut bertujuan agar tanda batas tanah tetap terlihat jelas, mudah dilakukan pemeriksaan, serta mendukung pengawasan terhadap aset negara agar tetap terjaga.

Kapolsek Pematang Karau IPDA Rikardo Hutahaean, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan mengamankan aset negara yang menjadi tanggung jawab institusi Polri.

"Pengecekan dan pembersihan batas lahan ini penting dilakukan agar seluruh personel mengetahui secara pasti batas aset Mako Polsek Pematang Karau serta dapat melakukan pengawasan secara optimal sesuai dokumen resmi yang ada,” ujarnya.

Dari hasil kegiatan, seluruh personel telah mengetahui secara jelas letak dan batas lahan Mako Polsek Pematang Karau. Selain itu, jalur di sekitar batas tanah telah dibersihkan sehingga patok-patok lahan dapat terlihat dan lebih mudah dilakukan pemantauan.

Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen Polsek Pematang Karau dalam menjaga, mengamankan, serta mengelola aset negara secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab. (zi/jp). 

Apel HKN, Bupati Bartim Instruksikan OPD dan ASN Percepat Kinerja Serta Tingkatkan Pelayanan Publik

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan disiplin, mempercepat kinerja, serta memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat sasaran pada semester kedua Tahun Anggaran 2026. Seluruh OPD juga diminta segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Arahan tersebut disampaikan Bupati M. Yamin melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Timur, Misnohartaku, saat Apel Kesadaran Nasional Pemerintah Kabupaten Barito Timur di halaman Kantor Bupati, Jum'at (17/7/2026).

Apel diikuti para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah, camat, dan ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur. 

Misnohartaku menegaskan, Apel Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin bulanan, tetapi momentum untuk memperkuat disiplin, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab seluruh ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, seluruh kepala OPD diminta mempercepat pelaksanaan program prioritas, meningkatkan kualitas penyerapan anggaran secara akuntabel, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan seluruh target pembangunan tercapai sesuai perencanaan.

"Keberhasilan pembangunan tidak diukur dari besarnya anggaran yang dihabiskan, tetapi dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.

Sekda juga menekankan agar seluruh OPD segera menyelesaikan tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sesuai batas waktu yang ditetapkan. Selain itu, setiap temuan harus menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang pada pelaksanaan anggaran tahun 2026.

Ia mengingatkan seluruh ASN untuk mengubah pola pikir dari sekadar menjalankan rutinitas menjadi birokrasi yang berorientasi pada hasil, mampu beradaptasi terhadap perubahan, inovatif, responsif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.

Selain mendorong peningkatan kinerja birokrasi, Sekda meminta seluruh organisasi perangkat daerah memperkuat koordinasi menghadapi musim kemarau dengan meningkatkan langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menjaga ketahanan pangan, mengendalikan inflasi daerah, mempercepat digitalisasi pelayanan publik, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Menjelang Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur pada 3 Agustus 2026, seluruh OPD diinstruksikan menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kantor, memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun tamu yang datang ke Barito Timur.

Persiapan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga diminta dilakukan sejak dini, mulai dari pelaksanaan upacara, pembinaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul, hingga penyelenggaraan kegiatan sosial, olahraga, seni budaya, dan gotong royong yang melibatkan masyarakat.

Mengakhiri arahannya, Sekda mengajak seluruh OPD dan ASN menjaga integritas, memperkuat sinergi antarlembaga, menghilangkan ego sektoral, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. 

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas daerah, memperkuat persatuan dan toleransi, serta bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial. (zi/jp). 

Kamis, 16 Juli 2026

Majelis Burdah Rutin di Rumah Jabatan Bupati Batola Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) terus memperkuat pembinaan nilai-nilai keagamaan dan hubungan silaturahmi antara pemerintah, ulama, serta masyarakat melalui kegiatan Majelis Burdah rutin yang digelar setiap malam Jum'at di Rumah Jabatan Bupati Batola, Kamis (16/7/2026) malam. 

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri jajaran pejabat daerah, tokoh agama, serta masyarakat. Selain menjadi wadah mempererat ukhuwah islamiyah, majelis ini juga menjadi sarana doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kebaikan bagi Kabupaten Barito Kuala.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Isya berjemaah. Selanjutnya, para jemaah bersama-sama membaca Surah Yasin dan Manakib Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan) sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengenang keteladanan ulama besar Kalimantan Selatan tersebut.

Suasana majelis semakin khidmat saat pembacaan Burdah dilantunkan bersama. Pembacaan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW itu dipimpin Grup Burdah pimpinan Tuan Guru Yahya dari Kecamatan Mandastana.

Pada acara inti, tausiyah agama disampaikan oleh Tuan Guru Achmad Mubarak. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Camat Mandastana, Siti Khadijah. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan tokoh agama mencerminkan sinergi antara umara dan ulama dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius.

Camat Mandastana  Siti Khadijah, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat dan para ulama dari Kecamatan Mandastana dalam kegiatan majelis tingkat kabupaten tersebut.

"Kami bersyukur dan bangga karena para alim ulama serta Grup Burdah dari Kecamatan Mandastana dapat ikut berkontribusi dalam majelis rutin di Rumah Jabatan Bupati Batola ini," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta menjadi bagian dari upaya menjaga suasana daerah yang aman, damai, dan penuh keberkahan.

"Majelis ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini terus membawa keberkahan serta menjaga kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Barito Kuala, khususnya di Kecamatan Mandastana," tambahnya.

Kegiatan Majelis Burdah rutin tersebut ditutup dengan doa bersama. Para jemaah memohon keberkahan, perlindungan, serta kebaikan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Barito Kuala agar tetap berada dalam kondisi aman, kondusif, dan sejahtera. (dsk/ali/jp). 

SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung, Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Desa

LAMPUNG- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melanjutkan Safari Nasional pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa dengan melantik dan mengukuhkan kepengurusan tingkat Provinsi Lampung serta kabupaten/kota di Yunna Hotel Lampung, Kamis (16/7/2026). Program ini bertujuan memperkuat pendampingan, pengawasan, dan literasi hukum bagi pemerintah desa guna mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, serta bebas dari penyimpangan hukum.

Pelantikan Pokja Newsroom Jaga Desa tingkat Provinsi Lampung dilakukan langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus. Sementara kepengurusan tingkat kabupaten/kota dikukuhkan oleh Ketua SMSI Provinsi Lampung, Donny Irawan.

Program Pokja Newsroom Jaga Desa merupakan bagian dari implementasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang digagas Kejaksaan Agung RI. Melalui program ini, SMSI berperan sebagai mitra strategis dalam memberikan pendampingan, pengawalan, serta edukasi hukum kepada aparatur desa dalam pengelolaan dana dan aset desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, menjelaskan bahwa Pokja Newsroom Jaga Desa dibangun melalui sistem jejaring terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah. Sistem tersebut memungkinkan setiap persoalan yang muncul di desa terdeteksi lebih dini sehingga dapat diselesaikan sebelum berkembang menjadi persoalan hukum.

"Di tingkat pusat ada Newsroom Nasional, kemudian koordinator Pokja di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan yang melibatkan berbagai desa. Program ini dibentuk untuk mengurai persoalan di desa agar tidak berujung pada proses hukum," ujar Firdaus.

Menurutnya, seluruh informasi mengenai kondisi desa akan terhubung dalam sistem nasional melalui jejaring Pokja Newsroom Jaga Desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Seluruh persoalan yang berkembang di desa akan terintegrasi ke pusat. Program ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Agung untuk memastikan pengelolaan pembangunan dan aset negara di desa berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai aturan," katanya.

Firdaus menegaskan, pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa mengedepankan langkah preventif dalam mencegah penyimpangan penggunaan dana desa maupun aset desa.

"Program ini bertujuan mencegah penyimpangan dan tindak pidana korupsi, sekaligus memastikan pembangunan desa berjalan secara akuntabel. SMSI bersama APEDNAS menjadi bagian dari implementasi program Jaga Desa yang digagas Jamintel Kejaksaan Agung RI," tegasnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Lampung, Donny Irawan, berharap kepengurusan Pokja Newsroom Jaga Desa dapat menjadi jembatan informasi sekaligus mitra pemerintah dan Kejaksaan dalam mengawal pembangunan desa.

"Kehadiran Pokja Newsroom Jaga Desa bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memberikan edukasi, pendampingan, dan membangun kesadaran hukum agar tata kelola pemerintahan desa semakin baik serta pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Donny.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus Pokja di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar menjalankan tugas secara profesional, menjaga independensi, dan mengedepankan pemberitaan yang objektif serta edukatif.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menyambut baik pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa. Menurutnya, sinergi pemerintah, Kejaksaan, dan media menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang transparan dan tepat sasaran.

"Kami berharap Pokja Newsroom Jaga Desa menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung program gubernur yang menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi melalui swasembada pangan," katanya.

Ganjar menjelaskan, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui Program Desaku Maju, di antaranya dengan pengembangan pupuk hayati cair dan pupuk organik cair yang dibagikan kepada petani, penguatan hilirisasi komoditas unggulan seperti gabah, singkong, karet, dan kopi, penyediaan mesin pengering gabah, pengembangan fasilitas penggilingan padi, hingga penerapan teknologi pertanian modern menggunakan drone.

"Melalui penguatan ekonomi desa dan tata kelola pemerintahan yang baik, kami optimistis kesejahteraan masyarakat desa akan terus meningkat. Karena itu, kami menyambut baik kehadiran Pokja Newsroom Jaga Desa sebagai bagian dari pengawasan yang bersifat preventif dan partisipatif," ujarnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Wakil Ketua Umum SMSI Yono Hartono, Direktur Umum SMSI Arif Zen Mustofa, Ketua SMSI Provinsi Lampung Donny Irawan, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, perwakilan Kejaksaan Tinggi Lampung Wilson, serta pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Lampung.

Melalui Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa), Kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berperan sebagai mitra dan konsultan bagi pemerintah desa. Pendekatan preventif tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan dan aset desa secara profesional, transparan, dan berintegritas. (ali/jp). 

Bupati Batola Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla, Dorong Respons Cepat hingga Tingkat Desa

MARABAHAN- Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi mengajak pemerintah, perusahaan, dan masyarakat memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Ajakan itu disampaikan H Bahrul Ilmi saat menghadiri Apel Siaga Penanggulangan Karhutla dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Masyarakat Peduli Api (MPA) di Lapangan Utama PT Putra Bangun Bersama, Kecamatan Cerbon, Kamis (16/7/2026).

Bupati H Bahrul Ilmi mengapresiasi inisiatif PT Putra Bangun Bersama yang menggelar apel siaga karhutla. Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mengantisipasi bencana karhutla di Kabupaten Barito Kuala.

Bupati juga menginstruksikan seluruh kepala desa untuk memperkuat koordinasi dengan masyarakat di wilayah masing-masing. Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan pelaporan cepat apabila ditemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas.

"Kepala desa harus aktif berkoordinasi dengan masyarakat. Jika ada tanda-tanda munculnya api, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar," tegasnya.

Apel siaga dipimpin Manager PT Putra Bangun Bersama, Bambang Nurdiansyah, selaku pembina apel. Ia menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya memasuki musim kemarau.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pencegahan karhutla. Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan sarana pemadam kebakaran secara simbolis kepada enam desa, yakni Desa Sinar Baru, Desa Rasau, Desa Simpang Nungki, Desa Sungai Salai, Desa Sungai Salai Hilir, dan Desa Keladan.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Bupati Barito Kuala bersama Kapolres Barito Kuala, perwakilan PT Putra Bangun Bersama, serta Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan inspeksi pasukan dan peralatan untuk memastikan kesiapan personel serta armada pemadam kebakaran dalam menghadapi potensi karhutla. Kegiatan ditutup dengan simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang diperagakan oleh tim pemadam kebakaran PT Putra Bangun Bersama.

Melalui apel siaga ini, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif. (dsk/ali/jp). 

Bupati Murung Raya Dorong Investasi Berkelanjutan Melalui Raperda TJSLB

JAKARTA- Bupati Murung Raya, Heriyus mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan dunia usaha untuk menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan. 

Hal itu disampaikan Bupati Heriyus saat membuka Dialog Publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLB) serta Forum Koordinasi Investor, DPRD, dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya di Grand Mercure Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Heriyus menegaskan, bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor usaha yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, perkembangan investasi di Kabupaten Murung Raya harus memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

"Investasi yang berkembang di Murung Raya harus mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Heriyus.

Ia menjelaskan, penyusunan Raperda TJSLB menjadi langkah strategis untuk mengarahkan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan agar sejalan dengan prioritas pembangunan daerah. Di antaranya, penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan angka stunting, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pelestarian lingkungan.

Selain mengatur pelaksanaan TJSLB, Raperda tersebut juga memuat pembentukan Forum Koordinasi sebagai ruang komunikasi dan sinergi antara investor, DPRD, dan pemerintah daerah.

“Forum koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan dunia usaha, sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan,” katanya.

Bupati Heriyus menegaskan, Raperda TJSLB bukan merupakan bentuk pembebanan baru bagi pelaku usaha, melainkan upaya menghadirkan kepastian hukum, memperjelas mekanisme tanggung jawab sosial perusahaan, serta memperkuat kemitraan dalam pembangunan daerah.

Melalui dialog publik tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap memperoleh berbagai masukan konstruktif dari para pemangku kepentingan untuk menyempurnakan Raperda TJSLB.

"Dengan regulasi yang tepat, diharapkan investasi dapat terus tumbuh, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan kelestarian lingkungan tetap terjaga,” pungkasnya. (dsk/maya/jp).

Kades Kali Napu Apresiasi Dukungan Pemda untuk Pekerjaan Pemeliharaan Titian Jembatan

TAMIANG LAYANG- Kepala Desa Kali Napu, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Hairollah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman bidang Bina Marga terkait atas dukungan bantuan yang diberikan untuk pekerjaan pemeliharaan titian jembatan di wilayahnya.

Menurut Hairollah, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat Desa Kali Napu karena fasilitas titian jembatan yang telah diperbaiki dapat menunjang aktivitas warga sehari-hari. Ia mengaku bangga atas perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan infrastruktur desa.

"Bantuan ini sangat kami apresiasi, terutama oleh warga masyarakat Desa Kali Napu yang selama ini memanfaatkan titian jembatan tersebut,” ujar Hairollah, Kamis (16/7/2026). 

Selain digunakan oleh masyarakat setempat, keberadaan titian jembatan itu juga menjadi fasilitas pendukung bagi para pengunjung yang datang untuk melakukan aktivitas memancing di kawasan tersebut.

Hairollah berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dapat terus terjalin, sehingga berbagai kebutuhan infrastruktur maupun pelayanan masyarakat di Desa Kali Napu dapat terus ditingkatkan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang serta memberikan manfaat bagi warga dan pengunjung.

Terpisah, Kadis PUPR Perkim Barito Timur, Yumail J Paladuk, S.T., M.A.P., melalui Kabid Bina Marga, Hewuyanto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut merupakan itu menggunakan dana UPR tahun anggaran 2026.

"Pekerjaan pemeliharaan titian itu bersumber dari dana UPR tahun anggaran 2026," ujar Hewuyanto, Jum'at (17/7/2026). 

Hewuyanto berharap, fasilitas yang telah diperbaiki tersebut dapat menunjang mobilitas masyarakat serta memberikan manfaat bagi warga Desa Kali Napu dalam jangka panjang. (zi/jp).

Pemkab Barito Utara-Kejari Perkuat Pengawasan Pengelolaan APBD, Dorong Tata Kelola Keuangan yang Transparan

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Utara memperkuat sinergi dalam pengelolaan keuangan daerah guna memastikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penguatan kerja sama tersebut mengemuka dalam Rapat Sinergitas Pengelolaan Keuangan Daerah yang berlangsung di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (16/7/2026). Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Barito Utara, H Shalahuddin.

Dalam arahannya, Bupati H Shalahuddin, menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran daerah merupakan amanah masyarakat yang harus dikelola secara tepat sasaran, efektif, efisien, dan penuh tanggung jawab.

Ia meminta seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan program dan kegiatan, serta menjadikan Kejaksaan sebagai mitra strategis dalam konsultasi dan pencegahan potensi permasalahan hukum.

"Pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan secara profesional dan berpedoman pada aturan yang berlaku. Pencegahan menjadi langkah penting agar pelaksanaan pembangunan berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati H Shalahuddin. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara, R. Firmansyah, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung pemerintah daerah melalui pendampingan hukum dan penerangan hukum, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban anggaran.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum diperlukan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih serta meminimalkan risiko hukum dalam penggunaan anggaran negara.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan pengelolaan APBD semakin tertib, transparan, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat. (emca/jp). 

Pemkab Kapuas Bahas Penetapan Tujuh Objek Cagar Budaya, Perkuat Perlindungan Warisan Sejarah

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyidangkan tujuh objek diduga cagar budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan dan pelestarian warisan sejarah daerah. 

Sidang Penetapan Cagar Budaya Kabupaten Kapuas Tahun 2026 yang digelar selama 16–18 Juli 2026 itu dibuka Wakil Bupati Kapuas, Dodo di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, staf ahli bupati, para asisten Setda, kepala organisasi perangkat daerah, serta Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Kapuas.

Tim Ahli Cagar Budaya dipimpin Dr. Ida Bagus Putu Prajna Yogi, S.S., M.A. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), didampingi Sekretaris TACB Gauri Vidya Dhaneswara, S.Psi., S.Ant. dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam sambutan tertulis Bupati Kapuas, HM. Wiyatno yang dibacakan Wakil Bupati Dodo, pemerintah daerah menegaskan komitmennya menjaga dan melestarikan cagar budaya sebagai bagian dari visi Kapuas Bersinar dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, bermartabat, dan berbudaya.

Menurutnya, cagar budaya merupakan identitas daerah yang memiliki nilai sejarah sekaligus potensi sebagai destinasi wisata budaya yang dapat mendorong pembangunan dan perekonomian daerah.

"Cagar budaya harus kita jaga bersama, dilestarikan, dan diperkenalkan kepada pelajar, mahasiswa, serta masyarakat luas. Saya juga berharap para juru pelihara dapat memberikan pelayanan terbaik sehingga memberikan kesan positif bagi wisatawan lokal maupun mancanegara," ujar Dodo.

Sebelumnya, Plt. Kepala Disparbudpora menjelaskan, sidang penetapan dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan regulasi pemajuan kebudayaan. Kegiatan tersebut bertujuan mengidentifikasi, menetapkan, serta mendaftarkan objek cagar budaya ke dalam Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas telah mengusulkan empat objek cagar budaya ke tingkat provinsi dan nasional, yakni Gereja GKE Immanuel Mandomai, Rumah Hai Amos Akaya, Rumah Juang Anjir Serapat Km 10, serta Makam Temanggung Nicodemus Ambu Jaya Negara.

Pada sidang tahun ini, TACB mengkaji tujuh objek diduga cagar budaya yang terdiri atas dua bangunan, yakni Rumah Hai Amos Akaya dan Rumah Segitiga di Mandomai, serta lima benda bersejarah di kompleks Gereja Mandomai, meliputi harmonium asal Swiss/Jerman, terompet gereja, peralatan perjamuan kudus, mozaik gereja yang tergolong langka di dunia, serta sakristi Makam Misionaris C.C. Hendrich.

Disparbudpora juga mengidentifikasi sejumlah tantangan dalam pelestarian cagar budaya, antara lain keterbatasan fasilitas penyimpanan koleksi benda bersejarah milik masyarakat, persoalan administrasi lahan di kawasan Situs Kuno Bataguh seluas sekitar lima hektare, serta upaya penyelamatan peninggalan bersejarah di kawasan Kota Baru.

Melalui sidang ini, pemerintah daerah berharap proses penetapan cagar budaya dapat memperkuat perlindungan aset sejarah Kabupaten Kapuas sekaligus mendorong keterlibatan camat, lurah, kepala desa, dan masyarakat dalam menginventarisasi objek-objek yang berpotensi menjadi cagar budaya di wilayah masing-masing. (fah/hru/jp). 

Pansus DPRD Kalsel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi, Gandeng BPKP Susun Rekomendasi Tepat Sasaran

BANJARMASIN- Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi DPRD Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat langkah pengawasan terhadap tata kelola penyaluran BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran, transparan, dan efektif.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Selatan yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi III, Gedung A Lantai 4 DPRD Provinsi Kalsel, Kamis (16/7/2026).

Ketua Pansus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Kalsel, HM. Syaripuddin, mengatakan koordinasi dengan BPKP dilakukan untuk mendapatkan masukan strategis terkait arah kerja Pansus dalam menyusun rekomendasi perbaikan sistem distribusi BBM bersubsidi di Kalimantan Selatan.

Menurutnya, keterlibatan lembaga pengawasan diperlukan agar rekomendasi yang nantinya dihasilkan memiliki dasar kajian yang kuat dan mampu menjawab berbagai persoalan dalam distribusi BBM bersubsidi di lapangan.

"Hari ini Pansus mengundang BPKP untuk meminta pandangan terhadap arah kerja Pansus ke depan. Kami ingin berdiskusi terkait kewenangan serta mendapatkan masukan agar rekomendasi yang disusun benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bang Dhin, sapaan akrab HM. Syaripuddin.

Ia menjelaskan, selama proses pembahasan Pansus terus mengumpulkan data, informasi, serta masukan dari berbagai pihak terkait. Koordinasi dengan para pemangku kepentingan akan terus dilakukan guna memperkuat hasil kajian dan memastikan rekomendasi yang disampaikan nantinya dapat diterapkan secara optimal.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Kalsel, H Jahrian, menekankan bahwa perbaikan distribusi BBM bersubsidi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, Pertamina, pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), serta masyarakat.

"Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga kepentingan masyarakat. Dengan koordinasi yang baik dan komitmen bersama, distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan lebih optimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak,” katanya.

Pansus DPRD Kalsel berharap proses pengawasan dan penyusunan rekomendasi ini dapat menjadi langkah konkret dalam mewujudkan sistem distribusi BBM bersubsidi yang lebih tertib, adil, dan sesuai dengan peruntukannya. (sar/ali/jp). 

PPDB 2026/2027, SMAN 1 Alalak Hanya Terima 185 Siswa Akibat Penurunan Lulusan SMP

MARABAHAN- SMAN 1 Alalak, Kabupaten Batola menerima sebanyak 185 peserta didik baru pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut belum mencapai target awal sekolah yang menargetkan pembukaan tujuh rombongan belajar (rombel).

Kepala SMAN 1 Alalak, H Muhammad Rasyidi, mengatakan pada tahun ajaran baru ini pihaknya hanya mampu membuka enam rombel. Padahal, apabila target tujuh rombel terpenuhi, sekolah diperkirakan dapat menampung sekitar 252 siswa baru.

"Target kami sebenarnya tujuh rombel, tetapi sampai proses penerimaan berakhir jumlah siswa yang diterima sebanyak 185 orang," ujar H Muhammad Rasyidi saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, penurunan jumlah peserta didik baru tidak terlepas dari berkurangnya jumlah lulusan SMP, terutama dari SMP Negeri 2 Alalak yang selama ini menjadi salah satu sumber utama siswa baru bagi SMAN 1 Alalak.

"Karena SMP 2 Alalak merupakan input utama kami, ketika jumlah lulusan mereka berkurang, otomatis berdampak pada jumlah siswa yang masuk ke SMA. Apalagi kedua sekolah masih berada dalam satu wilayah," jelasnya.

Ia menambahkan, fenomena tersebut tidak hanya terjadi pada jenjang SMP, tetapi juga dipengaruhi oleh menurunnya jumlah anak usia sekolah sejak tingkat pendidikan dasar. Kondisi itu terlihat dari berkurangnya jumlah peserta didik di sejumlah sekolah dasar (SD) di wilayah Alalak.

Meski demikian, pihak sekolah tetap optimistis jumlah penerimaan siswa baru akan meningkat pada tahun berikutnya. Berdasarkan data yang dimiliki sekolah, jumlah lulusan SMP pada tahun depan diperkirakan lebih banyak dibandingkan tahun ini.

"Harapannya, karena SMAN 1 Alalak masih menjadi pilihan utama bagi lulusan SMP 2 Alalak, kuota penerimaan siswa tahun depan dapat kembali terpenuhi," katanya.

Di bidang akademik, SMAN 1 Alalak tetap menerapkan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam. Metode tersebut bertujuan mendorong siswa lebih aktif dalam proses belajar sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan meningkatkan pemahaman peserta didik.

Untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi, sekolah juga telah memiliki dua unit smart board. Fasilitas digital tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain penguatan kualitas pembelajaran, sekolah juga terus mendorong peningkatan sarana dan prasarana. Salah satu rencana prioritas adalah perbaikan lapangan bola voli yang mengalami penurunan permukaan tanah beberapa sentimeter akibat genangan air pada tahun sebelumnya.

"Kondisi lapangan sempat mengganggu aktivitas olahraga siswa maupun guru. Kami sudah mengusulkan perbaikannya dan mendapat perhatian setelah kunjungan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Konsultan juga telah melakukan peninjauan, tinggal menunggu proses selanjutnya," ungkapnya.

SMAN 1 Alalak juga berencana membangun kantin secara bertahap. Saat ini, kondisi kantin sekolah masih berupa bangunan semi permanen yang mulai mengalami kerusakan sehingga perlu ditingkatkan agar lebih layak dan nyaman bagi warga sekolah.

Selain itu, pihak sekolah telah mengusulkan pembangunan aula kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. Usulan tersebut dinilai penting mengingat posisi SMAN 1 Alalak yang berada di lokasi strategis, yakni jalur penghubung Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.

"Lokasi sekolah kami cukup strategis dan selama ini sering menjadi tempat pelaksanaan kegiatan dari Dinas Pendidikan Provinsi maupun sejumlah SKPD. Karena itu, keberadaan aula sangat diperlukan untuk mendukung berbagai kegiatan tersebut," pungkas H Muhammad Rasyidi. (lim/jp).

SWI Kalteng Jajaki Sinergi Publikasi Sektor Perkebunan dengan Dinas Perkebunan

PALANGKA RAYA- Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Wartawan Indonesia (DPW SWI) Kalimantan Tengah menjajaki kerja sama publikasi dengan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah melalui audiensi yang berlangsung di Kantor Dinas Perkebunan Kalteng, Jalan Jenderal Soedirman No. 18, Palangka Raya.

Audiensi tersebut dipimpin Ketua DPW SWI Kalimantan Tengah, Harapan Wahyudi, bersama jajaran pengurus dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, H Rizky Ramadhana Badjuri.

Selain mempererat silaturahmi, pertemuan itu membahas peluang kolaborasi dalam penyebarluasan informasi mengenai program, potensi, serta capaian pembangunan sektor perkebunan di Kalimantan Tengah.

"Ke depan SWI dan Dinas Perkebunan dapat berkolaborasi dan bersinergi dalam publikasi sektor perkebunan guna mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah Berkah," ujar Harapan Wahyudi, Kamis (16/7/2026). 

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat membangun sinergi untuk menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan konstruktif kepada masyarakat melalui berbagai platform media.

Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah, H Rizky Ramadhana Badjuri, menyambut positif inisiatif yang digagas SWI Kalteng. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pemerintah sekaligus mempromosikan komoditas perkebunan unggulan daerah.

Ia berharap kolaborasi tersebut mampu memperkuat publikasi pembangunan sektor perkebunan di Kalimantan Tengah sehingga semakin dikenal luas, mendorong peningkatan kesejahteraan petani, serta memperkuat posisi Kalimantan Tengah sebagai salah satu daerah penghasil komoditas perkebunan unggulan di Indonesia. (gan/jp). 

SMSI Kalsel Perkuat Sinergi dengan Pemkot Banjarmasin, Dorong Informasi Publik Berkualitas

BANJARMASIN- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin guna mendukung penyebaran informasi publik yang berkualitas serta pembangunan daerah.

Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi pengurus SMSI Kalsel dengan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, di Ruang Sekda Pemkot Banjarmasin, Kamis (16/7/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan membahas peluang kolaborasi antara SMSI Kalsel dan Pemkot Banjarmasin, terutama dalam memperkuat keterbukaan informasi publik, menyosialisasikan program pembangunan, serta menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Ketua SMSI Kalimantan Selatan, Anang Fadilah, mengatakan audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi mempererat komunikasi dengan pemerintah daerah sebagai mitra strategis media siber.

"SMSI Kalsel berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Kami ingin membangun sinergi yang positif agar media siber dapat berkontribusi mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kualitas informasi di ruang digital," ujar Anang.

Ia menegaskan, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan media menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program-program pembangunan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menyambut baik kunjungan jajaran pengurus SMSI Kalsel.

Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

"Pemerintah Kota Banjarmasin terbuka untuk terus bersinergi dengan SMSI. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat penyebaran informasi yang objektif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Ichrom.

Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak berharap sinergi yang terjalin dapat diwujudkan dalam berbagai program kolaboratif untuk meningkatkan kualitas informasi publik, menangkal penyebaran hoaks, serta memperkuat ekosistem media siber yang profesional dan sehat di Kalimantan Selatan. (ali/jp). 

Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Satresnarkoba Polres Kapuas Edukasi Peserta MPLS SMP Katolik Santo Paulus

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang diberikan kepada siswa-siswi peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026 di Aula SMP Katolik Santo Paulus, Kabupaten Kapuas, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin personel Satresnarkoba Polres Kapuas tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam mendukung implementasi delapan program prioritas (Asta Cita) Pemerintahan Prabowo–Gibran, khususnya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, materi yang disampaikan juga mencakup penguatan nilai-nilai empat pilar kebangsaan serta edukasi mengenai bahaya judi online yang kini turut menyasar kalangan remaja.

Dalam sosialisasi tersebut, para peserta dibekali pengetahuan mengenai berbagai jenis narkotika beserta ciri-cirinya, dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga risiko rusaknya masa depan akibat ketergantungan narkotika. Para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai ketentuan hukum yang mengatur tindak pidana narkotika, termasuk ancaman pidana bagi pengguna, pengedar, kurir maupun bandar.

Kasat Resnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, mengatakan bahwa pelajar merupakan kelompok yang rentan menjadi sasaran peredaran gelap narkoba sehingga edukasi sejak dini menjadi langkah penting dalam membangun ketahanan generasi muda.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar agar memahami bahaya narkoba, berani mengatakan tidak terhadap penyalahgunaan narkotika, serta memiliki kepedulian untuk melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pemberantasan narkoba tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan, orang tua, dan para pelajar sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Satresnarkoba Polres Kapuas berharap para peserta MPLS tidak hanya memahami bahaya narkoba secara teori, tetapi juga memiliki karakter, keberanian, dan ketahanan diri untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta bijak dalam menggunakan teknologi digital agar terhindar dari praktik judi online dan berbagai pengaruh negatif lainnya. (fah/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes