BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 17 Februari 2026

Polsek Pematang Karau Tanam Jagung Kuartal I, Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan 2026

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka mendukung program swasembada pangan tahun 2026, jajaran Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal I pada Selasa, 17 Februari 2026, bertempat di Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, bersama BPP Kecamatan Pematang Karau, Kepala Desa Bambulung, Pemerintah Desa Bambulung, Karang Taruna, warga serta para petani setempat.

Penanaman jagung dilaksanakan di lahan milik warga binaan Polri, Sdra. Suparman, dengan luas kurang lebih 2 hektare. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, Polri turut memberikan bantuan berupa bibit jagung sebanyak 10 bungkus (100 kilogram); pupuk dolomit sebanyak 4 karung, dan pupuk kandang sebanyak 20 karung.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung setiap program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

"Penanaman jagung Kuartal I ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami ingin memastikan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian,” ujarnya.

Diharapkan melalui sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat, program swasembada pangan tahun 2026 dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Polsek Dusun Tengah Tanam Jagung di Desa Sibung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

TAMIANG LAYANG- Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung di lahan masyarakat Desa Sibung, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah pada Selasa, 17 Februari 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh personel Polsek Dusun Tengah, yaitu BRIPDA Afrizal Wahyudi dan BRIPDA M. Aditya Ramadan, serta pihak Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Raren Batuah dan para petani jagung pakan Desa Sibung.

Penanaman dilaksanakan di lahan milik Sdr. Sahruldi seluas sekitar 3 hektare dengan jumlah bibit jagung pakan yang ditanam sebanyak 45 kilogram. Selain itu, Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, turut menyerahkan pupuk urea sebanyak 2 karung untuk mendukung kesuburan lahan dan hasil panen yang optimal.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata Polri dalam mendukung program ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia. 

Polsek Dusun Tengah bersinergi dengan instansi terkait, terutama BPP Kecamatan Raren Batuah, untuk memastikan program ini berjalan lancar dan strategis dalam menghadapi tantangan global di sektor pangan.

"Penanaman jagung di lahan masyarakat Desa Sibung ini menunjukkan kehadiran Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Sinergi dengan petani dan instansi terkait menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujar Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno. 

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung pakan di wilayah Desa Sibung sekaligus menjadi contoh nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah yang pro-rakyat dan mensejahterakan masyarakat. (zi/jp). 

Sambut Ramadan 1447 H, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Gelar Kerja Bakti di Masjid Jabal Nur

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tamiang Layang melaksanakan kerja bakti (korve) di Masjid Jabal Nur, Selasa (17/2/2026). 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang pelaksanaan kebersihan/kerja bakti bagi insan pemasyarakatan menjelang Ramadhan.

Kerja bakti diikuti seluruh pejabat struktural dan pegawai rutan. Sejak pagi, peserta bergotong royong membersihkan area dalam dan luar masjid guna menciptakan lingkungan ibadah yang bersih, rapi, dan nyaman.

Pembersihan meliputi halaman, teras, tempat wudhu, hingga ruang utama salat. Seluruh sudut masjid ditata dan dirapikan sebagai persiapan pelaksanaan ibadah selama Ramadhan.

Kegiatan ini turut melibatkan dua warga binaan yang berada dalam pengawasan ketat petugas sesuai prosedur keamanan yang berlaku.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan kerja bakti tersebut tidak sekadar rutinitas, tetapi bentuk komitmen dalam menindaklanjuti arahan pimpinan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.

"Kerja bakti ini menjadi wujud kesiapan kami menyambut Ramadhan dengan lingkungan yang bersih dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebersihan lingkungan turut mendukung kekhusyukan dalam beribadah serta menjaga kesehatan bersama. (zi/jp). 

Jafarudin Resmi Pimpin SMSI DIY Masa Bakti 2026–2030, Buku Ambang Sandyakala Jurnalisme Dibedah

YOGYAKARTA- Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (SMSI DIY) resmi memiliki ketua umum baru.

Pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi beritajogja.com, Jafarudin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua SMSI DIY masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) SMSI DIY yang berlangsung pada Selasa, 17 Februari, di Warung Inyong, Sleman.

Jafarudin menggantikan Ketua SMSI DIY periode 2022–2026, Sihono HT yang dalam susunan pengurus baru ini, menjabat Ketua Dewan Pembina SMSI DIY.

Secara simbolik, Sihono menyerahkan Pataka SMSI DIY kepada Jafarudin sebagai tanda serah terima jabatan.

Dalam sambutannya Jafarudin, menyatakan siap mengemban tugas yang diamanahkan.

"Program prioritas saya adalah bagaimana menguatkan peran organisasi dan ekosistem media siber sebagaimana tujuan SMSI, yaitu mewujudkan ekosistem industri media siber yang sehat, mandiri, dan bermartabat serta mewujudkan masyarakat Indonesia yang demokratis, cerdas, tertib, adil, makmur, dan sejahtera,” kata wartawan yang akrab disapa Fafa ini.

Acara penutupan Musprov SMSI DIY dirangkai dengan bedah buku karya Fafa, yang berjudul Ambang Sandyakala Jurnalisme, Salam Sayang untuk Dewan Pers. Bertindak sebagai pembedah buku dua wartawan senior, yakni Sihono HT dan Hudono yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY.

Fafa menjelaskan, buku yang telah dilaunching pada momentum Hari Pers Nasional, 9 Februari  2026 ini membahas problematika pers digital sekaligus tawaran solusi. 

Menurutnya, di era digital ini tantangan pers semakin kompleks. Algoritma platform global, dominasi influencer dan buzzer politik, disinformasi berbasis kecerdasan buatan (AI), ketergantungan anggaran pemerintah, hingga kebijakan Dewan Pers dinilainya turut berkontribusi menyempitkan ruang gerak pers profesional.

Ia menyoroti kebijakan verifikasi oleh Dewan Pers yang dinilai memberatkan media-media startup atau UMKM. Padahal media startup banyak didirikan oleh wartawan profesional, di antaranya korban PHK perusahaan pers besar.

Media mereka juga banyak yang telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam UU Pers, yakni berbadan hukum pers. 

"Konsepnya profit sharing atau equity sharing, bukan gaji. Ini adalah model bisnis modern yang sudah bertumbuh sejak ledakan industri teknologi digital. Anggota SMSI DIY rata-rata adalah media startup, namun tetap setia dengan jurnalisme berkualitas, professional dan menjaga etika,” ungkapnya.

Fafa meyakini pers profesional, termasuk yang dilaksanakan media-media lokal, tetap menjadi satu-satunya institusi sosial yang memiliki mekanisme verifikasi, koreksi, dan akuntabilitas di tengah gempuran disrupsi informasi.

*Jika negara abai akan hal ini, maka sesungguhnya yang dipertaruhkan bukan masa depan Pers, melainkan demokrasi itu sendiri. Tidak selalu regulator, dalam hal ini Dewan Pers, merupakan pemegang kebenaran absolut. Jika kita selalu taat kepada pemegang otoritas tanpa mengkritisi, maka tidak ada kontrol publik. Maka rusaklah demokrasi,” ucapnya.

Fafa menegaskan, tidak bermaksud melawan Dewan Pers, justru ingin mengembalikan marwah Dewan Pers kepada mandatnya sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, di mana tugasnya hanya mendata, bukan memverifikasi. Perlindungan pers bersifat konstitusional, bukan administratif.

"Solusi yang saya tawarkan dalam buku saya di antaranya adalah agar Dewan Pers justru memberikan mandat kepada organisasi perusahaan pers yang menjadi konstituennya, seperti SMSI, untuk memverifikasi perusahaan pers, lalu Dewan Pers mendata, bukan sebaliknya. Tentu verifikasi mengacu pada ketentuan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers,” tegasnya.

Fafa menegaskan, meski diberi judul Ambang Sandyakala Jurnalisme, bukunya tidak dimaksudkan untuk menebar pesimisme terhadap masa depan pers Indonesia. Sandyakala dimaknai sebagai transisi menuju fajar yang lebih cerah. Ia meyakini melalui integritas, inovasi, dan keberpihakan pada kepentingan publik, pers akan tetap hidup.

Sementara itu, selaku pembedah buku, Sihono menilai buku ini lahir dari kegelisahan seorang praktisi media yang merasakan bagaimana kebebasan pers yang diperjuangkan dengan pengorbanan besar pasca-Reformasi 1998 perlahan bergeser, bukan oleh larangan terang-terangan, melainkan oleh mekanisme administratif, tafsir regulatif yang melebar, serta kuasa ekonomi-politik yang kian halus namun efektif.

"Buku ini menegaskan verifikasi idealnya memperkuat ekosistem, bukan menyisihkan. Ketika syarat administratif dan finansial diseragamkan tanpa empati pada realitas media kecil dan daerah, yang tereduksi bukan hanya jumlah perusahaan pers, tetapi juga keberagaman suara publik. Jurnalisme tumbuh dari kedekatan dengan warga, dari kerja tekun di lapangan, bukan semata dari neraca keuangan yang tebal,” jelas Sihono.

Hal senada diungkapkan Hudono. Menurutnya, verifikasi yang terlalu menekankan struktur perusahaan pers dikhawatirkan justru mengabaikan inti jurnalisme, sementara fungsi yang diamanatkan dalam UU Pers hanyalah mendata perusahaan pers, bukan memverifikasi.

"Dalam konteks itulah saya mengapresiasi terbitnya buku Ambang Sandyakala Jurnalisme, Salam Sayang untuk Dewan Pers yang ditulis sahabat saya Mas Fafa. Dalam bukunya ini, beliau mencoba menyampaikan kegelisahannya ketika Dewan Pers berperan bak ‘wasit’ yang menentukan hidup matinya media. Kalau dulu, zaman Orde Baru, media bisa hidup berbekal Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP). Kini, setelah rezim perizinan terbit dihapus, giliran dicekam kekhawatiran keberlanjutan hidupnya terhenti, terutama media level UMKM, lantaran belum mengantongi label verifikasi Dewan Pers,” pungkasnya. (rls/ali/jp). 

Perkuat SOP dan Kesiapsiagaan, Pengamanan Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Siap Sambut Ramadan 2026

TAMIANG LAYANG- Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas IIB Tamiang Layang menggelar rapat kesiapan dan kesiagaan menjelang Bulan Ramadan 1447 H/2026 M, Selasa (17/2/2026), di aula rutan setempat. 

Rapat ini difokuskan pada penguatan koordinasi dan penyelarasan standar operasional prosedur (SOP) guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama bulan suci.

Kegiatan dipimpin jajaran pejabat struktural dan diikuti para komandan regu serta seluruh anggota regu pengamanan. Forum tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus konsolidasi strategi untuk mengantisipasi potensi dinamika keamanan yang kerap meningkat menjelang dan selama Ramadhan.

Dalam arahannya, pejabat struktural menekankan pentingnya keseragaman pelaksanaan SOP, mulai dari pola penjagaan, mekanisme kontrol blok hunian, hingga pengawasan layanan kunjungan dan aktivitas warga binaan. Penyelarasan juga mencakup optimalisasi pelayanan kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Setiap regu diberi kesempatan menyampaikan kendala teknis di lapangan serta usulan langkah antisipatif. Penekanan diberikan pada peningkatan kedisiplinan, ketelitian administrasi, serta kewaspadaan petugas tanpa mengabaikan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Selain aspek pengamanan, rapat turut membahas penguatan sinergi antar subseksi agar seluruh layanan pembinaan dan administrasi tetap berjalan optimal selama Ramadhan. Koordinasi yang solid dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan antara keamanan, pembinaan, dan pelayanan publik.

Rapat berlangsung kondusif dan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan responsif demi terciptanya situasi rutan yang aman dan tertib sepanjang Ramadan 2026. (zi/jp). 

Ketua Satgas MBG Batola : Dari 32 Titik MBG 3T, Baru Satu Beroperasi

MARABAHAN- Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Joko Sumitro, mengungkapkan hingga saat ini baru satu titik MBG 3T yang beroperasi, yakni di Desa Sekata, Kecamatan Tamban.

Ia menjelaskan, berdasarkan data sementara terdapat 21 titik MBG 3T. Namun, sesuai Surat Keputusan (SK) terbaru dari Badan Gizi Nasional (BGN), jumlah titik yang telah ditetapkan bertambah menjadi 32 lokasi.

"Dari 32 titik tersebut, baru satu yang beroperasi. Beberapa lainnya sudah menunjukkan progres, tetapi ada juga yang belum ada perkembangan,” ujar Joko Sumitro kepada wartawan ini usai kegiatan silaturahmi antara Satgas MBG Batola, bersama Kadis PMD, Anggota DPRD Batola, Hj Arfah dengan kades yang dapat Titik dapur MBG 3T di Hotel LEX Kayutangi, Selasa (17/2/2026).

Joko mengatakan, pihaknya masih menunggu batas waktu 60 hari sesuai SK dari Badan Gizi Nasional untuk proses pembangunan. Jika dalam kurun waktu tersebut tidak ada perkembangan, Satgas akan mengusulkan peninjauan kembali SK penetapan.

Ia menegaskan, tugas dan fungsi Satgas adalah membantu percepatan realisasi MBG 3T di daerah. Namun hingga kini, belum ada investor yang melapor langsung ke Satgas terkait perkembangan pembangunan di 32 titik tersebut.

"Dari hasil rapat, ternyata ada beberapa investor yang sudah melapor ke kepala desa dan camat, tetapi belum ke Satgas,” katanya.
Terkait hal itu, Joko menegaskan pihaknya tidak dapat memberikan sanksi apabila tidak ada laporan kepada Satgas. Meski demikian, jika ke depan tidak ada perkembangan, pihaknya akan mengusulkan kembali penetapan lokasi tersebut.

Sementara itu, terkait operasional dapur MBG 3T, Joko menyebut, bahwa hal tersebut menjadi kewenangan BGN karena seluruh persyaratan dan proses verifikasi berada di instansi tersebut.

"Satgas hanya memastikan program itu berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia berharap, dapur MBG 3T yang telah ditetapkan dapat segera beroperasi serta aktif melaporkan kegiatan kepada kepala desa dan camat guna mengantisipasi pertanyaan dari masyarakat.

Selain 32 titik MBG 3T, tambah Joko, terdapat 21 titik dapur MBG reguler, dan tujuh diantaranya telah berjalan, sementara sisanya masih dalam tahap proses. (ali/jp). 

Manasik Haji Tingkat Kabupaten dan Kecamatan Selesai, Kepala Kemenhaj Bartim Tekankan Kedisiplinan dan Kekompakan Jemaah

TAMIANG LAYANG- Manasik haji tingkat kabupaten dan kecamatan resmi berakhir dengan lancar dan antusiasme diikuti 101 jemaah calon haji Barito Timur, Selasa (17/2/2026). 

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Timur selama lima hari dan dipusatkan di Aula PLHUT setempat ini menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Fauzi, menekankan pentingnya menjaga niat, kesehatan, serta kekompakan selama menjalankan ibadah haji. 

Ia mengingatkan, bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran dan kedisiplinan tinggi.

"Manasik ini bukan sekadar seremoni. Apa yang telah dipelajari, mulai dari tata cara tawaf, sa’i, wukuf, hingga lempar jumrah, harus benar-benar dipahami dan dipraktikkan sesuai tuntunan,” ujar H Ahmad Fauzi kepada wartawan ini. 

Selama pelaksanaan manasik di tingkat kecamatan hingga kabupaten tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan materi terkait rukun dan wajib haji, praktik ibadah, kesehatan, hingga teknis perjalanan dan aturan selama berada di Arab Saudi. Para pembimbing juga memberikan simulasi langsung agar jemaah lebih siap menghadapi situasi di lapangan.

H Ahmad Fauzi juga mengingatkan pentingnya mematuhi arahan petugas, menjaga ketertiban, serta saling membantu antarjemaah.

"Jaga kebersamaan. Jangan berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi. Ikuti arahan ketua kloter dan petugas haji agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan lancar,” pesannya.

Dengan berakhirnya manasik haji di tingkat kabupaten dan kecamatan ini, H Ahmad Fauzi berhapara jemaah calon haji semakin siap, baik secara ilmu, mental, maupun fisik. 

Selain kesiapan mental dan pengetahuan, H Ahmad Fauzi juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan. 

Ia mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta rutin memeriksakan kesehatan.

"Kami berharap berangkat 101 orang, pulang pun tetap 101 orang dalam keadaan sehat. Semoga seluruh jemaah dapat meraih haji yang mabrur dan mabrurah,” tegasnya.

Diketahui, sebanyak 101 jemaah calon haji asal Barito Timur dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun 1447 H/2026 M ini. Pemerintah daerah dan Kementerian Haji dan Umrah setempat terus melakukan pendampingan guna memastikan kesiapan administrasi, kesehatan, serta pemahaman manasik seluruh jemaah. (zi/jp).

101 JCH Bartim Ikuti Manasik Haji Tingkat Kecamatan Hari Terakhir, Bekali Pemahaman Tawaf hingga Sa’i

TAMIANG LAYANG- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Barito Timur menutup pelaksanaan manasik haji tingkat kecamatan pada hari keempat atau terakhir, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula PLHUT Tamiang Layang tersebut diikuti 101 jemaah calon haji (JCH) 1447 Hijriah/2026 Masehi asal Kabupaten Barito Timur.

Pada sesi penutup, panitia menghadirkan narasumber H Aspahani yang menyampaikan materi teknis seputar pelaksanaan tawaf dan sa’i, termasuk tata cara tawaf ifadah. 

Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tahalul tsani, penggabungan tawaf ifadah dengan tawaf wada, serta ketentuan barang bawaan selama berada di Tanah Suci.

H Aspahani memaparkan materi secara rinci, mulai dari niat, tata urutan pelaksanaan, hingga hal-hal yang perlu diperhatikan jemaah agar ibadah berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Secara terpisah, Kepala Kemenhaj Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengatakan bahwa manasik haji bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada jemaah terkait rukun, wajib, dan sunah haji.

"Melalui manasik ini, kami berharap seluruh JCH memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan benar, sehingga dapat menjalankannya secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, manasik tingkat kecamatan merupakan bagian dari rangkaian pembinaan sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. 

"Selain pendalaman materi, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi serta penguatan kesiapan fisik dan mental jemaah," demikian H Ahmad Fauzi.  (zi/jp). 

Senin, 16 Februari 2026

Bupati Kapuas Pimpin Rapat Lintas Instansi Matangkan Persiapan Ramadan 1447 H

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, memimpin rapat koordinasi persiapan menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kapuas. Rapat digelar di Warung Makan Al Maida, Jalan Patih Rumbih, Kuala Kapuas, Senin (16/2/2026).

Rapat tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, H Hamdhan, Kepala Dinas Pendidikan H Suwarno Muriyat, Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo, pengurus Masjid Agung Al Mukarram, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kapuas Robby Cahyadi.

Dalam arahannya, Bupati HM. Wiyatno, menekankan pentingnya sinergi lintas instansi guna memastikan pelaksanaan ibadah Ramadhan berjalan tertib, aman, dan khusyuk. 

Koordinasi tersebut mencakup dukungan terhadap kegiatan keagamaan, pengaturan aktivitas masyarakat, hingga langkah-langkah menjaga ketertiban umum selama bulan suci.

"Kita ingin seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman. Karena itu, perlu kolaborasi semua pihak agar persiapan Ramadhan benar-benar matang,” ujar Wiyatno.

Selain itu, dibahas pula penguatan peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial, serta dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai agenda Ramadan di Kabupaten Kapuas.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Kapuas berharap seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat selama Ramadan 1447 H dapat berlangsung lancar serta semakin mempererat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (fah/hru/jp). 

Bhabinkamtibmas Polsek Dusun Tengah Fasilitasi Mediasi Sengketa Tanah di Desa Turan Amis

TAMIANG LAYANG- Personel Bhabinkamtibmas Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur, melaksanakan kegiatan mediasi terkait sengketa sertifikat tanah hak milik di Desa Turan Amis, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin, 16 Februari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Turan Amis dengan tujuan menyelesaikan permasalahan sertifikat tanah atas nama SUBAIRI yang menjadi objek sengketa antara Sdri. Engkan Kartika dan Sdra. Eko Purwanto di RT 03 Desa Turan Amis.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Turan Amis, Ketua BPD, Ketua RT. 03, pihak yang bersengketa, saksi bertambitan, serta Litmas, sebagai bagian dari upaya transparansi dan penyelesaian yang adil.

Mediasi yang difasilitasi oleh Bhabinkamtibmas Desa Turan Amis, AIPDA M. Nisfi, berhasil memperoleh kesepakatan bersama antara kedua pihak terkait hak kepemilikan tanah. Kesepakatan ini diharapkan mampu mencegah timbulnya konflik lanjutan dan menjaga situasi tetap aman di lingkungan Desa Turan Amis.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi fasilitator dalam penyelesaian masalah masyarakat secara damai.

"Melalui mediasi yang dipandu Bhabinkamtibmas, masyarakat dapat menyelesaikan sengketa secara kekeluargaan dan kondusif," ujarnya. 

"Kehadiran polisi di tengah masyarakat selain memberikan rasa aman juga menjadi jembatan komunikasi untuk penyelesaian masalah secara damai,” tandasnya. (zi/jp). 

Satresnarkoba Polres Barito Kuala Tangkap Pengedar 5,02 Gram Sabu di Alalak

MARABAHAN- Satuan Reserse Narkoba Polres Barito Kuala menangkap seorang perempuan berinisial NH (31) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

Tersangka diamankan di pinggir Jalan Mawar Raya, Kelurahan Handil Bakti, setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di kawasan tersebut.

Kapolres Barito Kuala AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Marum, Senin (16/2/2026), membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebutkan, operasi penindakan dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Iptu Joko Sunarwan.

“Petugas melakukan observasi berdasarkan laporan masyarakat. Tim kemudian mencurigai seorang perempuan yang melintas menggunakan sepeda motor Honda Genio warna hitam sesuai ciri-ciri yang diperoleh,” ujar AKP Marum.

Saat tersangka berhenti di tepi jalan yang diduga untuk menunggu pembeli, petugas segera melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu paket sabu seberat bruto 5,02 gram yang disimpan dalam plastik hitam dan dimasukkan ke bekas kotak pulpen, lalu diletakkan di dashboard kiri sepeda motor.

NH yang diketahui beralamat di Jalan Sutoyo S, Kota Banjarmasin, diduga hendak mengantarkan sabu kepada pemesan. Kepada petugas, tersangka mengakui barang tersebut rencananya akan diserahkan kepada pembeli.

Selain sabu, polisi turut menyita satu unit telepon genggam Infinix Hot 30i, satu bekas kotak pulpen, satu lembar plastik hitam, serta satu unit sepeda motor Honda Genio warna hitam yang digunakan tersangka.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Barito Kuala untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, NH dijerat Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana berat sesuai ketentuan yang berlaku. (hru/jp). 

Wali Kota Tinjau Aksi Bersih Sungai Lumbah di Banjarmasin Timur

BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR meninjau langsung kegiatan aksi bersih-bersih di Sungai Lumbah, tepatnya di Jalan Mahatkasan, Komplek Permata Hijau Ujung, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Senin (16/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Camat Banjarmasin Timur, pihak kelurahan terkait, warga sekitar, hingga sejumlah instansi seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam peninjauannya, Wali Kota HM. Yamin, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai bagian dari upaya mencegah banjir dan menjaga kelestarian lingkungan. Sungai Lumbah yang terletak di Kelurahan Kuripan diketahui terhubung dengan Kelurahan Sungai Lulut dan Kelurahan Pengambangan, sehingga kebersihannya menjadi tanggung jawab bersama lintas wilayah.

"Kegiatan seperti ini bukan hanya seremonial, tetapi harus menjadi gerakan bersama dan berkelanjutan. Sungai adalah urat nadi kota kita, sehingga perlu dijaga agar tetap bersih dan berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih tersebut difokuskan pada pengangkatan sampah, pembersihan sedimentasi ringan, serta penataan bantaran sungai. Petugas gabungan bersama warga tampak bergotong royong membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.

Camat Banjarmasin Timur, Roenissa, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut. 

Ia berharap, kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan semakin meningkat, terutama karena Sungai Lumbah menjadi jalur penghubung antarwilayah yang cukup vital.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai, sekaligus mengantisipasi potensi genangan dan banjir di kawasan Banjarmasin Timur. (prkm/ali/jp). 

101 JCH Bartim Ikuti Manasik Hari Ketiga, Bahas Tata Cara Lempar Jumrah dan Pengelolaan Dam

TAMIANG LAYANG- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Barito Timur melaksanakan manasik haji tingkat kecamatan memasuki hari ketiga, Senin (16/2/2026). 

Kegiatan berlangsung di Aula PLHUT Tamiang Layang dan diikuti 101 jemaah calon haji (JCH) 1447 Hijriah/2026 Masehi asal Kabupaten Barito Timur.

Pada sesi kali ini, panitia menghadirkan narasumber H Aspahani yang menyampaikan materi seputar rangkaian kegiatan jemaah haji di Mina. 

Materi tersebut meliputi ketentuan melontar Jumrah Aqabah pada 10 Dzulhijjah, tahapan tahallul atau cukur rambut, hingga ketentuan melontar jumrah bagi jemaah yang uzur.

Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai Tanazul Mina, Nafar Awal dan Nafar Tsani, serta tata cara dan pengelolaan dam sesuai ketentuan syariat.

Secara terpisah, Kepala Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan manasik ini bertujuan membekali jemaah calon haji agar memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji secara benar, tertib, dan sesuai aturan, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan mandiri. (zi/jp). 

Manasik Haji 1447 H, 113 Jemaah Barito Utara Ikuti Pembekalan Sebelum ke Tanah Suci

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan pentingnya manasik haji sebagai tahapan krusial dalam mempersiapkan jemaah calon haji sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembekalan menyeluruh agar jemaah memahami tata cara ibadah sesuai tuntunan pembimbing.

Hal itu disampaikan Bupati Barito Utara, H Shalahuddin melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara, H Moch. Ikhsan saat membuka Manasik Haji Kabupaten Barito Utara 1447 Hijriah/2026 Masehi di Aula Bappedarida Muara Teweh, Senin (16/2/2026).

H Moch. Ikhsan menyebut, bahwa manasik haji sebagai “gladi resik” sebelum pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, persiapan yang matang, baik secara fisik, mental, maupun pengetahuan, menjadi kunci kelancaran ibadah haji.

"Selain sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT, ibadah haji juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat persatuan dan persaudaraan sesama jemaah Indonesia, khususnya dari Kabupaten Barito Utara,” ujarnya.

Ia mengingatkan jemaah agar mempersiapkan diri secara teratur sebelum berangkat ke Mekkah Al-Mukarramah. Dengan persiapan yang baik, diharapkan jemaah dapat meraih haji yang mabrur dan maqbul.

Ia juga menekankan sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan jemaah, antara lain menjaga kesehatan, mengatur pola makan, memanfaatkan waktu istirahat dengan baik, serta mematuhi ketentuan barang bawaan dan tidak membawa barang terlarang.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Utara, Alpiansah, menyampaikan bahwa pada musim haji 1447 H/2026 M, Kabupaten Barito Utara akan memberangkatkan 113 jemaah, terdiri atas 57 laki-laki dan 56 perempuan.

"Jumlah tersebut berkurang sekitar 10 orang dibandingkan tahun sebelumnya yang berkisar antara 123 hingga 125 jemaah,” ujarnya.

Ia menerangkan, penyesuaian kuota merupakan dampak kebijakan percepatan masa tunggu yang diterapkan secara nasional, sehingga setiap daerah menyesuaikan dengan kuota yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dari sisi usia, jemaah termuda tahun ini berusia 21 tahun dan tertua 95 tahun. Alpiansah menegaskan, keberangkatan jemaah usia muda bukan karena perlakuan khusus, melainkan hasil pelimpahan porsi dari anggota keluarga yang meninggal dunia atau mengalami sakit permanen sesuai regulasi yang berlaku. (dsk/emca/jp). 

Warga Tamiang Layang Minta Peningkatan dan Perawatan Jalan Permukiman Sepanjang 2 Km

TAMIANG LAYANG- Warga RT. 022, Jalan Komplek Perumahan DPR tembus Bangi Wao Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur meminta pemerintah setempat segera melakukan peningkatan dan perawatan infrastruktur jalan di kawasan tersebut.

Salah satu warga, M. Haris, menyampaikan bahwa kondisi jalan di lingkungan mereka memerlukan perhatian serius. 

Ruas jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer itu dinilai membutuhkan perkerasan serta pembenahan agar lebih layak dilalui, terutama saat musim hujan.

Menurutnya, selain perbaikan fisik jalan, warga juga berharap adanya pengembangan kawasan permukiman secara menyeluruh. Hal ini dinilai penting untuk menunjang kenyamanan, keselamatan, serta aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Kami berharap ada peningkatan jalan, perawatan rutin, dan pengembangan kawasan permukiman agar akses warga lebih baik,” ujar M. Haris kepada wartawan ini, Senin (16/2/2026). 

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera menindaklanjuti aspirasi tersebut guna mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Tamiang Layang. (zi/jp). 

Bupati Barito Timur Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H

TAMIANG LAYANG- Kabupaten Barito Timur resmi mengatur penyesuaian jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Pengaturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Barito Timur Nomor 000.8.3/82/ORG/2026 tentang Jam Kerja pada Bulan Ramadan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.

Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai Aparatur Sipil Negara, serta mempertimbangkan kelancaran pelaksanaan ibadah puasa tanpa mengganggu pelayanan publik.

Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa jumlah jam kerja ASN selama Ramadhan ditetapkan sebanyak 32 jam 30 menit per minggu, tidak termasuk waktu istirahat.

Adapun rincian jam kerja. Yakni Unit kerja dengan 5 hari kerja; Senin–Kamis: pukul 08.00–15.00 WIB; Istirahat: pukul 12.00–12.30 WIB; Jumat: pukul 08.00–15.30 WIB; dan Istirahat: pukul 11.30–12.30 WIB

Unit kerja dengan 6 hari kerja; Senin–Kamis dan Sabtu: pukul 08.00–14.00 WIB; Istirahat: pukul 12.00–12.30 WIB; Jumat: pukul 08.00–14.30 WIB; dan Istirahat: pukul 11.30–12.30 WIB.

Bupati M. Ya min menegaskan, khusus bagi unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti rumah sakit, puskesmas, pemadam kebakaran, serta unsur keamanan dan ketertiban, agar mengatur jadwal penugasan pegawai secara proporsional. Penyesuaian jam kerja diminta tidak mengganggu kualitas pelayanan publik selama Ramadhan.

Selain itu, kegiatan upacara dan olahraga untuk sementara ditiadakan dan akan kembali dilaksanakan seperti biasa setelah bulan Ramadhan berakhir.

ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga diimbau untuk tetap menjaga suasana kerja yang kondusif serta saling menghormati, khususnya terhadap pegawai yang menjalankan ibadah puasa. (zi/jp). 

Minggu, 15 Februari 2026

Wali Kota Banjarmasin Pantau Kerja Bakti Bersihkan Sungai Benawa

BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin, memantau kerja bakti atau gotong royong membersihkan Sungai Benawa di kawasan Kampung Gadang Banjarmasin Tengah, Minggu (15/2/2026). 

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Banjarmasin meninjau langsung kondisi sungai dan bangunan di sekitarnya, serta memantau sampah dan gaya hidup warga setempat.

Wali Kota Banjarmasin berencana membuat 3R (Reduce, Reuse, Recycle) agar lebih aktif lagi dan membangun semacam rumah pengelolaan sampah tersendiri di ujung Kampung Gadang. 

"Kami ingin warga dapat mengelola sampah sendiri dan mendapatkan manfaat dari hasil penjualan sampah tersebut," ujarnya.

Gotong royong ini dibantu oleh Pasukan Turbo Dinas PUPR Kota Banjarmasin, yang terdiri dari 6 tim dengan kekuatan 42 orang. Mereka akan terus membersihkan Sungai Benawa yang sudah dipantau oleh Wali Kota Banjarmasin.

Untuk menarik perhatian masyarakat, Lurah Gadang Anisa  memberikan doorprize pada kegiatan bersih-bersih ini. 

"Kami ingin masyarakat aktif dalam gotong royong dan peduli dengan kebersihan lingkungan," katanya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Wali Kota Banjarmasin dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup warga Banjarmasin. (prkm/ali/jp). 

Puncak HUT ke-53, PAM Bandarmasih Tegaskan Komitmen Tingkatkan Distribusi Air hingga Ujung Jaringan

BANJARMASIN- Memperingati puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, PAM Bandarmasih menggelar kegiatan family gathering di halaman kantor setempat, Minggu (15/2/2026) pagi.

Momentum ini dimanfaatkan manajemen untuk menegaskan komitmen peningkatan pelayanan distribusi air bersih hingga ke wilayah ujung jaringan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, Dewan Komisaris, jajaran direksi, serta seluruh karyawan. Dalam acara itu, manajemen juga membagikan sejumlah hadiah kepada karyawan, mulai dari voucher belanja hingga dua unit sepeda motor sebagai hadiah utama.

Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-53 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan semangat baru bagi seluruh jajaran perusahaan daerah tersebut.

"Sesuai tema ‘Back To The Future’, pengalaman yang telah dilalui harus menjadi pembelajaran untuk memperbaiki sistem pelayanan ke depan, khususnya dalam penyaluran air bersih hingga ke ujung jaringan,” ujarnya.

Menurut Yamin, seiring perkembangan zaman, perusahaan dituntut menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam meningkatkan kualitas layanan. Ia menyoroti masih adanya laporan masyarakat terkait distribusi air bersih, kebocoran pipa, hingga pencurian meter air.

"Permasalahan tersebut harus menjadi fokus pembenahan agar pelayanan semakin optimal dan merata,” tegasnya.

Sementara itu, Komisaris Utama, Edy Wibowo, menyebutkan bahwa kegiatan kebersamaan seperti family gathering penting untuk memperkuat soliditas internal perusahaan.

"Perusahaan tidak akan maju jika berjalan sendiri. Seluruh karyawan, dari tingkat bawah hingga pimpinan, harus bersatu dan saling mendukung,” katanya.

Plh Direktur Utama, Zulbadi, menambahkan bahwa pada 2026 pihaknya akan memprioritaskan tujuh program strategis yang difokuskan pada pemerataan distribusi air bersih.

"Salah satu program yang akan dijalankan adalah peningkatan pelayanan di wilayah Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Barat agar distribusi air lebih merata hingga ke ujung pelayanan,” jelasnya.

Ia menekankan, pelaksanaan program strategis tersebut membutuhkan dukungan lintas sektor. 

"Peningkatan pelayanan tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama, koordinasi, dan komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya. (hru/jp). 

Pemkab HSS Ucapkan Selamat Kepada Ketua MUI Kalsel Terpilih


JURNALISPOST.ONLINE-Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya KH. Ahmad Syairazi sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dengan masa khidmat 2026-2031.

Jurnalis Post Ucapkan Selamat Kepada Ketua MUI Kalsel Terpilih


JURNALISPOST.ONLINE-Keluarga Besar Media Siber Jurnalispost.Online mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya KH. Ahmad Syairazi sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dengan masa khidmat 2026-2031.

"Maju Banuanya. Baiman Warganya."

Polres Tabalong Amankan Dua Motor Tak Standar, Cegah Balap Liar hingga Dini Hari

TANJUNG- Polres Tabalong menindak tegas kendaraan bermotor yang tidak sesuai standar serta mengantisipasi aksi balap liar melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (14/2/2026) malam hingga Minggu (15/2/2026) dini hari.

Kegiatan yang berlangsung pukul 23.00 hingga 04.00 Wita itu dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) IPTU Adi Lesmana, S.H., dengan melibatkan personel Samapta, UKL, anggota piket satuan fungsi, serta jajaran Polsek Murung Pudak. 

Patroli menyasar titik-titik keramaian dan lokasi yang dinilai rawan terjadinya balap liar di wilayah hukum Polres Tabalong.

Selain patroli dialogis, petugas juga menggelar Blue Light Patrol sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari.

Dari hasil patroli, petugas mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau standar pabrikan. Kendaraan tersebut diamankan guna mencegah potensi balap liar maupun gangguan ketertiban lainnya.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menegaskan bahwa KRYD akan terus dilaksanakan secara berkala untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Tabalong.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan aksi balap liar karena membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Mari bersama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Polres Tabalong memastikan kegiatan patroli dan penindakan akan terus ditingkatkan guna menekan potensi gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat. (fah/jp). 

101 JCH Bartim Ikuti Manasik Hari Kedua, Bahas Rangkaian Perjalanan hingga Mabit di Mina

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 101 jemaah calon haji (JCH) 1447 H/2026 M mengikuti manasik haji hari kedua tingkat kecamatan yang digelar oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Timur, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula PLHUT Tamiang Layang tersebut menghadirkan narasumber, H Ustuhri, S.Ag, yang menyampaikan materi terkait rangkaian perjalanan ibadah haji, mulai dari keberangkatan menuju Makkah hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Dalam pemaparannya, Ustuhri, menjelaskan tahapan pelaksanaan umrah wajib, meliputi fiqih thawaf, sa’i, dan tahalul. 

Ia juga menguraikan keutamaan beribadah di Kota Suci Makkah serta pentingnya menjaga sikap dan kekhusyukan selama menjalankan ibadah.

Selain itu, materi mencakup antisipasi berbagai kemungkinan kasus yang dapat terjadi selama di Tanah Suci, serta persiapan menjelang wukuf di Arafah. 

Para JCH juga dibekali pemahaman tentang niat ihram, rangkaian kegiatan di Arafah, hingga ketentuan mabit di Mina, termasuk tanazul, murur, dan ketentuan hukumnya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengatakan manasik haji bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para JCH agar dapat melaksanakan ibadah secara mandiri dan sesuai tuntunan.

"Melalui manasik ini, kami berharap seluruh jemaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji, sehingga dapat menjalankan setiap rukun dan wajib haji dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan manasik akan terus dilaksanakan sesuai jadwal sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. (zi/jp). 

Polres Barito Kuala Ringkus Dua Pelaku Curas, Modus Kenalan Suami Gasak Rp6 Juta dan Aniaya Korban di Anjir Muara

MARABAHAN- Kurang dari tiga hari setelah kejadian, jajaran Polsek Anjir Muara yang dibackup Tim Opsnal Satreskrim Polres Barito Kuala dan Unit Reskrim Polsek Binuang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan juncto pencurian dengan kekerasan (curat–curas) di Desa Anjir Muara Lama, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala.

Peristiwa terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 09.30 Wita di Jalan Trans Kalimantan No. 14 RT. 004. Korbannya adalah Jaliha (44), ibu rumah tangga asal Kabupaten Katingan. 

Kapolres Barito Kuala, AKBP Anib Bastian melalui Kasi Humas AKP Marum, menjelaskan pelaku berinisial BK (38), warga Kota Pasuruan, Jawa Timur, dan NH (50), warga Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, masuk ke rumah korban setelah memperkenalkan diri dan mengaku sebagai kenalan suaminya.


"Korban merasa curiga dan sempat menghubungi saksi untuk datang ke rumah. Namun sebelum saksi tiba, kedua pelaku sudah berada di dalam rumah korban,” ujar AKP Marum kepada wartawan ini, Minggu (15/2/2026). 

Tak lama kemudian, kedua pelaku pamit. Saat itu korban hendak memberikan sejumlah uang dan masuk ke kamar untuk mengambilnya. Namun korban mendapati uang tunai Rp6.000.000 yang disimpan di dalam dompet telah raib.

Korban langsung mengejar pelaku hingga ke halaman rumah dan menarik tas milik BK. Saat ditegur, pelaku pria memaki dan memukul tangan serta dada korban agar tasnya terlepas. Setelah berhasil merebut kembali tasnya, kedua pelaku melarikan diri berboncengan menggunakan sepeda motor.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp6 juta dan trauma akibat kekerasan fisik. Laporan resmi dibuat ke Polsek Anjir Muara pada pukul 14.00 Wita di hari yang sama.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pelacakan, tim gabungan memperoleh informasi keberadaan pelaku di Desa Tungkap, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.

Selanjutnya, pada Jum'at, 13 Februari 2026 sekitar pukul 21.03 Wita, tim bergerak cepat ke lokasi dan berhasil mengamankan kedua terduga pelaku tanpa perlawanan. Keduanya langsung dibawa ke Polres Barito Kuala untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Selain itu, turut diamankan barang bukti satu dompet kecil warna putih tanpa merek, dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang digunakan saat melarikan diri.

AKP Marum menyebutkan, bahwa saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku serta kemungkinan keterlibatan dalam tindak pidana serupa di wilayah lain. 

"Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal pencurian dengan pemberatan juncto pencurian dengan kekerasan sesuai ketentuan KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun," demikian AKP Marum. (ali/jp). 

Penanganan Anak Jalanan di Kota Banjarmasin Dinilai Belum Komprehensif, Pemkot Didesak Susun Strategi Humanis dan Berkelanjutan

BANJARMASIN- Penanganan persoalan anak jalanan, pengamen, dan pengemis di Kota Banjarmasin dinilai belum dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Sejumlah pihak menyampaikan keprihatinan sekaligus evaluasi terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemko) yang dianggap masih bertumpu pada penertiban sementara.

Meningkatnya keberadaan anak jalanan, pengamen, dan pengemis di sejumlah titik kota disebut menjadi indikator bahwa pendekatan yang diterapkan selama ini belum menyentuh akar persoalan. Penertiban tanpa diikuti program pembinaan berkelanjutan dinilai hanya memindahkan masalah dari satu lokasi ke lokasi lain.

Persoalan tersebut dinilai tidak semata-mata berkaitan dengan ketertiban umum, melainkan juga menyangkut aspek kemanusiaan dan perlindungan sosial. Anak-anak yang berada di jalanan disebut sebagai kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan, akses pendidikan, serta jaminan masa depan yang lebih layak.

"Anak-anak di jalan bukan objek razia, tetapi subjek yang harus diberdayakan melalui kebijakan yang tepat dan berkelanjutan,” ujar Mukarramah, S.Pd, Ketua Kopri PMII Komisariat UIN Antasari Banjarmasin

Untuk itu, Pemkot Banjarmasin didorong menyusun strategi terpadu dengan melibatkan dinas sosial, dinas pendidikan, aparat penegak peraturan daerah, serta bersinergi dengan lembaga sosial dan tokoh masyarakat. 

Program pemberdayaan keluarga, pelatihan keterampilan, pendampingan psikososial, serta perluasan akses bantuan sosial dinilai perlu diperkuat guna menghadirkan solusi jangka panjang.

Selain penguatan program ujar Mukarramah, transparansi pelaksanaan kebijakan juga dianggap penting agar masyarakat mengetahui langkah konkret yang telah dan akan dilakukan pemerintah. Evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan penanganan sosial yang berjalan saat ini dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

"Kami meminta Pemerintah Kota Banjarmasin untuk menghadirkan pendekatan yang lebih humanis, terukur, dan berorientasi pada pemberdayaan. Penanganan kelompok rentan dinilai menjadi indikator penting bagi kemajuan sebuah kota, tidak hanya dari aspek ketertiban fisik, tetapi juga dari sisi perlindungan dan peningkatan kesejahteraan warganya," demikian Mukarramah. (rls/zi/jp). 

Polwan Polres Barito Timur Gelar Minggu Kasih di Gereja Immanuel Haringen, Sampaikan Pesan Kamtibmas Humanis

TAMIANG LAYANG- Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) dari Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Immanuel Haringen, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan dan kemitraan Polri dengan masyarakat lintas agama. Kehadiran para Polwan disambut hangat oleh jemaat yang tengah mengikuti ibadah Minggu.

Dalam kesempatan itu, Polwan berdialog langsung dengan jemaat, baik orang tua maupun anak-anak. Mereka menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara persuasif, serta mengajak warga menjaga toleransi antarumat beragama dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.

Selain itu, jemaat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, seperti pencurian, penyalahgunaan narkotika, dan kenakalan remaja. Warga juga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program Minggu Kasih merupakan komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang terbuka dan humanis dengan masyarakat.

"Kami ingin memastikan Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Melalui Minggu Kasih, kami mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi, serta menyampaikan pesan kamtibmas secara santun dan empatik,” ujarnya.

Ia menambahkan, stabilitas kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama antara kepolisian dan masyarakat. Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Barito Timur.

Melalui kegiatan ini, Polres Barito Timur berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin erat serta kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat. (zi/jp). 

Kapolres Barito Timur Tegaskan Hindari Judi Online, Ancaman Masa Depan dan Keluarga

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk menjauhi praktik judi online yang semakin marak dan meresahkan. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan solusi masalah ekonomi, justru berisiko merusak masa depan dan keharmonisan keluarga.

"Stop judi online karena merusak masa depan. Sekali terjebak, sulit keluar dari lingkarannya,” tegas AKBP Eddy Santoso kepada wartawan, Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan, banyak orang awalnya hanya mencoba-coba, namun kebiasaan tersebut dapat berkembang menjadi kecanduan yang sulit dihentikan. Selain itu, judi online berpotensi menimbulkan kerugian finansial yang besar dan dapat menghancurkan hubungan keluarga.

"Judi online dapat membuat seseorang kehilangan uang, harta benda, bahkan keluarga,” ujar Kapolres.

AKBP Eddy Santoso juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas judi online, baik bermain, mempromosikan, maupun mendukungnya. Warga diminta waspada terhadap tawaran dan iklan judi online yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan, serta tidak memberikan data pribadi atau informasi keuangan kepada pihak tidak dikenal.

Melalui imbauan ini, Eddy berharap masyarakat semakin memahami dampak negatif judi online dan mampu melindungi diri serta keluarga. Polres Barito Timur pun akan terus meningkatkan patroli dan sosialisasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pilih kerja keras, bukan jalan pintas. Hentikan sekarang, lindungi diri dan keluarga,” pungkas AKBP Eddy Santoso. (zi/jp). 

Sabtu, 14 Februari 2026

Bersama Ulama dan Jemaah, Wagub Kalsel Hadiri Haul Abah Guru Zuhdi

BANJARMASIN- Wakil Gubernur Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman nampak khusyuk dan khidmat mengikuti rangkaian peringatan haul ke-6 almarhum KH Zuhdiannor atau Abah Guru Zuhdi, Sabtu (14/2/2026) malam di kawasan kubah belakang Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin.

Peringatan haul yang diawali dengan salat magrib itu dipimpin Adik kandung Abah Guru Zuhi, KH Muhammad As'ad atau Guru As 'ad, dihadiri para habib dan ulama serta ribuan masyarakat Kalsel dan sekitarnya.

Abah Guru Zuhdi meninggal dunia pada tanggal 2 Mei 2020 atau bertepatan dengan 9 Ramadan 1441 Hijriah. Waktu pelaksanaan sengaja dimajukan dari tanggal wafat, yakni  memasuki bulan ramadan 1447 hijriah tahun ini.

Semasa hidup, Abah Guru Zuhdi mengisi banyak pengajian agama Islam seperti di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Masjid Harun Aliyah, Masjid Ar-Raudhah, dan Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin. Sosok ulama ini pun banyak disukai masyarakat, dalam dan luar Provinsi Kalsel.

Sebelum pelaksanaan haul, Wagub Hasnuryadi menyampaikan imbauan kepada jemaah yang akan hadir, selain mendoakan para ulama yang telah wafat, juga menjadikan momentum ini untuk mempererat persatuan dan kebersamaan umat.

Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov), Wagub Hasnuryadi berharap seluruh jemaah dapat menjaga keselamatan, kesehatan, dan keamanan, mengingat jumlah jemaah yang sangat banyak itu.

Prosesi haul diawali pembacaan syair manawi yang mengisahkan riwayat hidup, akhlak, dan karomah Abah Guru Zuhdi, dilanjutkan pelantunan shalawat Fatih yang menjadi salah satu amalan khas. Pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan tahlil yang ditujukan untuk almarhum, dirangkai doa-doa.

Kehadiran Wagub Hasnuryadi di haul Guru Zahdi ini bukan kali pertama, pada momentum sebelumnya pun turut hadiri. Seperti peringatan haul ke-5 tahun lalu, Wagub Hasnuryadi mendatangi kegiatan dengan menaiki speed boat. (sal/ali/jp). 

Manasik Tingkat Kecamatan, Abdi Muhaimin Beri Pembekalan Persiapan Haji Bagi 101 JCH Barito Timur 1447 H/2026 M

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 101 jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Barito Timur mengikuti manasik haji tingkat kecamatan yang digelar oleh Kantor Kementerian Haji da Umrah (Kemenhaj) Barito Timur, Sabtu (14/2/2026), di Aula PLHUT Tamiang Layang.

Kegiatan ini menghadirkan Abdi Muhaimin, S.Ag, yang menyampaikan materi persiapan keberangkatan haji 1447 H/2026 M, dengan fokus pada kesiapan fisik, mental, dan spiritual para jemaah.

Dalam pemaparannya, Abdi menekankan sejumlah hal penting. Antara lain Bekal fisik dan pengetahuan: menjaga kebugaran tubuh dan memahami tata cara ibadah haji.

Manasik haji, praktik langsung ibadah, termasuk tayamum dan salat qashar selama di pesawat.

Persiapan perjalanan: meliputi dokumen, obat-obatan, dan adat safar dari keberangkatan rumah hingga Madinah.

Ibadah di Madinah: kegiatan Arbain, salat berjamaah di Masjid Nabawi, dan kunjungan ke Raudhah.

Persiapan Ihram, niat Ihram di Bir Ali.

Kasus fiqih, solusi bagi jemaah yang tidak bisa mengikuti Arbain, wanita haid yang ingin memasuki Raudhah, dan kondisi lainnya.

Terpisah, Kepala Kantor Kemenhaj Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengimbau kepada para jemaah calon haji agar mengikuti kegiatan manasik tersebut dengan bersungguh-sungguh. 

Selain itu, H Ahmad Fauzi juga meminta agar jemaah calon haji selalu menjaga kesehatan, memahami prosedur ibadah, dan mempersiapkan mental sebelum keberangkatan.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memastikan jemaah calon haji Barito Timur siap secara fisik, mental, dan spiritual dalam menunaikan ibadah haji,” ujar H Ahmad Fauzi. (zi/jp). 

Pemkab Barito Utara Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H, Pelayanan Publik Tetap Optimal

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menetapkan penyesuaian jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran resmi sebagai langkah untuk mendukung kelancaran ibadah puasa pegawai, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penyesuaian jam kerja dilakukan dengan mempertimbangkan efektivitas pelaksanaan tugas serta optimalisasi kinerja perangkat daerah. Pemerintah daerah menegaskan bahwa meskipun terdapat perubahan waktu kerja, disiplin pegawai dan standar pelayanan publik harus tetap terjaga.

"Penyesuaian ini bertujuan memberikan ruang bagi ASN untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi pemerintah daerah.

Pemkab Barito Utara juga mengimbau seluruh ASN untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan integritas, etos kerja, dan komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Dengan kebijakan ini, diharapkan keseimbangan antara pelaksanaan ibadah dan tanggung jawab sebagai pelayan publik dapat berjalan seiring selama bulan suci Ramadan. (dsk/emca/jp). 

Wali Kota Banjarmasin Tekankan Kolaborasi dan Kepemimpinan untuk Perkuat Layanan Publik Tingkat RT

BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, menekankan pentingnya kolaborasi dan kepemimpinan dalam penguatan tata kelola layanan publik di tingkat RT. 

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Layanan Publik Lingkup RT, yang digelar di Aula Kayuh Baimbai Pemkot Banjarmasin, Sabtu (14/2/2026) siang, dihadiri kepala dinas, kepala badan, camat, lurah, perwakilan RT, dan LPMK se-Kota Banjarmasin.

Narasumber rapat, Dr. Taufiq Supriadi, S.E., S.H., M.T., Ak., memaparkan pengalaman dan studi kasus pengelolaan lingkungan di tingkat RT. 

Ia menegaskan, keberhasilan tata kelola di level paling dasar pemerintahan ditentukan oleh empat kunci utama: kolaborasi, transparansi, insentif, dan kepemimpinan. Pendekatan partisipatif dari warga menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan bersih dan tertata.

Wali Kota Yamin menyoroti sejumlah isu strategis, termasuk pembangunan TPS3R yang sempat ditolak warga. Sebagai alternatif, Pemkot mendorong pengolahan sampah organik secara mandiri melalui pembuatan kompos di rumah tangga.

"Kita akan lebih agresif dalam pengelolaan sampah organik di Banjarmasin. Jika tidak diolah, sampah menimbulkan bau dan masalah lingkungan. Namun jika dikelola menjadi kompos, bisa menjadi pupuk untuk pemanfaatan sendiri atau bahkan bernilai jual,” kata Wali Kota.

Ia menegaskan, bahwa Surat Edaran Darurat Sampah masih berlaku karena persoalan pengelolaan sampah belum tuntas. Seluruh elemen diminta aktif menyosialisasikan pengolahan sampah organik menjadi kompos, khususnya di kelurahan yang belum mampu memproduksi kompos secara mandiri.

Wali Kota juga menyoroti laporan LPMK mengenai satuan tugas kebersihan di salah satu kelurahan yang dinilai belum optimal, sebagai catatan evaluasi untuk segera diperbaiki.

Saat ini, Kota Banjarmasin memiliki 52 kelurahan, 52 LPMK, dan 1.563 RT. Wali Kota menegaskan, seluruh lurah dan RT harus menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Banjarmasin yang bersih dan tertata.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kominfo, serta para kepala bagian di lingkungan Pemkot.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkot Banjarmasin berharap penguatan tata kelola layanan publik di tingkat RT dapat berjalan lebih efektif, responsif, dan berkelanjutan, demi peningkatan kualitas hidup masyarakat. (prkm/ali/jp). 

SMSI Kalsel Bagikan Ratusan Sajadah dan Kopiah Sambut Haul ke-6 Akhmad Zuhdiannor

BANJARMASIN- Menyambut Haul ke-6 Akhmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan membagikan ratusan sajadah, kopiah, dan tasbih kepada para jemaah, Sabtu (14/2/2026).

Pembagian suvenir Islami tersebut dilaksanakan usai Salat Asar di kawasan perempatan Pasar Lama, Banjarmasin. Kegiatan dipimpin langsung Ketua SMSI Kalsel, Anang Fadilah didampingi Sekretaris SMSI Kalsel, Hamdani, serta anggota Munawar Khalil dan Nanang Shalokal.

Ketua SMSI Kalsel, Anang Fadilah, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para jemaah yang datang dari berbagai daerah untuk menghadiri haul.

"Semoga ini menjadi amal ibadah bagi kita semua dan semakin mempererat persaudaraan sesama muslim, sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota SMSI,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota SMSI Kalsel yang telah berpartisipasi dan menyisihkan rezeki demi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, SMSI tidak hanya berperan menyajikan informasi dan berita yang edukatif kepada masyarakat, tetapi juga berupaya menghadirkan aksi sosial yang memberi manfaat langsung.

"Kami berharap SMSI terus konsisten memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tutupnya. (ali/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes