TAMIANG LAYANG- Budidaya ikan skala rumah tangga semakin diminati warga di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Aktivitas ini tidak hanya berkembang di wilayah pedesaan, tetapi juga mulai marak di kawasan perkotaan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menambah penghasilan keluarga.
Salah satu pelaku budidaya, Ahil Hijjah (47), warga Kelurahan Tamiang Layang, telah menjalankan usaha tersebut secara mandiri selama beberapa tahun terakhir.
Ia memanfaatkan lahan terbatas di sekitar rumah untuk membangun kolam ikan, baik dari terpal maupun beton.
Awalnya, Ahil membudidayakan ikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga. Namun, seiring waktu, ia melihat peluang ekonomi dari kegiatan tersebut.
"Awalnya untuk kebutuhan rumah tangga, tapi ke depan kami ingin hasil panen bisa dijual agar menambah penghasilan keluarga,” ujar Ahil saat ditemui di sela panen, Minggu (3/5/2026).
Saat ini, Ahil telah menambah jumlah kolam sebagai upaya meningkatkan produksi. Ia berharap, adanya dukungan dari pemerintah daerah, terutama bagi pembudidaya kecil, agar sektor perikanan rumah tangga dapat berkembang lebih optimal.
Sementara itu, Penyuluh Perikanan Kabupaten Barito Timur, Pardiono, menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan kepada masyarakat yang ingin mengembangkan budidaya ikan. Pendampingan meliputi pemilihan jenis kolam, penyediaan benih, hingga penanganan pascapanen.
"Kami siap mendampingi masyarakat, mulai dari tahap awal hingga pascapanen, agar hasil budidaya lebih maksimal,” katanya.
Ia menambahkan, layanan konsultasi bagi masyarakat terbuka setiap saat guna mendukung pengembangan sektor perikanan berbasis rumah tangga.
Dengan dukungan penyuluh dan meningkatnya partisipasi warga, budidaya ikan di Barito Timur diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penguatan ketahanan pangan sekaligus sumber ekonomi baru bagi masyarakat. (zi/jp).










































